Articles by "Pemko Padang"

Showing posts with label Pemko Padang. Show all posts




Padang - RT 1 RW 4 Kelurahan Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat didatangi Wali Kota Fadly Amran, Selasa siang (18/11/2025). Kedatangannya tak disangka-sangka. Ada apa? 

Begitu tiba di lokasi, Fadly Amran langsung berjumpa Ketua RT setempat, Untung Susanto. Setelah berbincang, Fadly Amran menyusuri Jalan Karet. 

Melihat kedatangan Wali Kota, warga menyambutnya. Wali Kota disalami. Warga nampak senang didatangi. 

"Lai tau manga ambo kamari? (apakah tahu mengapa saya ke sini?)," tanya Fadly Amran ke beberapa ibu-ibu yang berdiri berkerumun. 

Tak banyak yang mengetahui. Semua saling bertanya-tanya. Dari sekian banyak ibu-ibu, salah seorang di antaranya menyeletuk. 

"Lai, Lomba Padang Rancak Award (tahu, Lomba Padang Rancak Award)," kata seorang ibu. 

RT 1 RW 4 Kelurahan Padang Pasir merupakan RT dengan nilai tertinggi dalam penjurian tahap kedua Padang Rancak Award. RT ini meraih nilai 116,472. Tertinggi di antara tiga RT lainnya di kelurahan itu. 

Wali Kota Padang sengaja mendatangi RT tersebut. Melihat kondisi daerah serta ingin mengetahui animo warga dalam mengikuti Padang Rancak Award. 

"Kalau tanaman iko sia yang msnyuruah mananam? Buk RW nan manyuruah? (Kalau tanaman ini siapa yang menyuruh menanam? Buk RW yang menyuruh?)," tanya Fadly Amran ke seorang warga. 

Ibu yang ditanya pun menggeleng. Dirinya mengaku bahwa tanaman itu ditanam karena kesadaran sendiri. 

"Kami nan mananamnyo pak (kami yang menanamnya pak)," aku ibu tersebut. 

Fadly Amran beserta rombongan menyampaikan rasa terimakasih kepada warga atas kepedulian dalam menjaga kebersihan lingkungan. 

Diketahui, lomba Padang Rancak Award 2025 memasuki tahap ketiga penilaian. Sebanyak 300 mahasiswa Unes-AAI ikut terlibat menilai RT terbersih. Setelah melakukan penilaian tahap ketiga, nantinya pada tanggal 24 November dilakukan penilaian tahap empat. RT terbersih akan mendapat penghargaan dari Wali Kota Padang.(Charlie)

 


Padang – Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Perhubungan secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Peningkatan Kualitas Juru Parkir di Ocean Beach Hotel, Selasa (18/11/25). Program yang digelar selama dua hari ini diikuti 150 juru parkir dari berbagai titik pelayanan parkir di Kota Padang.

Kegiatan perdana ini bertujuan menyamakan persepsi antara juru parkir dan Pemerintah Kota Padang agar pelayanan parkir semakin tertib, aman, dan sesuai aturan. 

Selain meningkatkan profesionalisme para juru parkir, program ini juga diharapkan mampu mengangkat standar pelayanan publik, terutama di sektor perparkiran yang menjadi wajah penting pariwisata kota.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan bahwa juru parkir adalah garda terdepan yang pertama kali berinteraksi dengan masyarakat maupun wisatawan. 

Ia menyebut kualitas pelayanan para juru parkir memiliki dampak langsung terhadap kenyamanan pengunjung dan turut memperkuat posisi Padang sebagai kota tujuan wisata, termasuk dalam upaya meraih predikat City of Gastronomy.

“Pelayanan publik kita harus berada pada level terbaik. Tidak hanya soal pengawasan, tetapi juga pembinaan dan komunikasi dua arah agar juru parkir dapat bekerja profesional dan memberi rasa aman bagi masyarakat,” kata Fadly. 

Ia juga menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah sektor parkir dari Rp3 miliar tahun ini menjadi sekitar Rp5 miliar pada tahun depan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang menekankan bahwa kenyamanan, keamanan, dan suasana yang tenteram merupakan faktor utama yang menentukan minat wisatawan. 

Ia mengingatkan bahwa perilaku juru parkir sangat berpengaruh pada citra kota, mengingat kasus-kasus negatif mudah viral dan dapat merusak reputasi Padang.

“Melalui edukasi dan penyamaan persepsi ini, kami ingin juru parkir menjadi lebih ramah, bekerja sesuai aturan, dan mampu membangun kembali kepercayaan masyarakat serta wisatawan bahwa Padang adalah kota yang aman dan bersahabat,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Ances Kurniawan menambahkan bahwa sosialisasi ini dilaksanakan berdasarkan Perda Kota Padang No. 1 Tahun 2004 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. 

Tujuannya adalah memberikan pemahaman mendalam kepada juru parkir agar pelaksanaan parkir di lapangan semakin tertib, profesional, dan sesuai ketentuan.

“Parkir adalah etalase pariwisata Kota Padang. Juru parkir sering menjadi pihak pertama yang ditemui masyarakat. Karena itu, peningkatan kualitas pelayanan dan etika kerja menjadi sangat penting, sekaligus untuk memperkuat kontribusi sektor parkir terhadap PAD,” jelasnya.

Sosialisasi yang berlangsung hingga 19 November ini mengusung tema “Juru Parkir Garda Terdepan Pelayanan Publik di Ruang Kota.” 

Melalui kegiatan ini, diharapkan para juru parkir memahami aturan, etika pelayanan, dan peran strategis mereka dalam menciptakan ketertiban berlalu lintas serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan. (**/Fera Susanti/Taufik)




Padang - Setelah melalui penjurian yang ketat, akhirnya 600 Rukun Tetangga (RT) di Padang lolos lomba Padang Rancak Award 2025. Seluruh RT tersebut melaju ke tahap ketiga penilaian. 

"Iya, ada 600 RT yang lolos ke tahap ketiga," ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Fadelan Fitra Masta kepada Diskominfo, Senin (17/11/2025). 

Sebanyak 600 RT telah melalui tahapan kedua penjurian. Seluruh RT itu sebelumnya dinilai oleh camat, lurah dan RW di daerah masing-masing. 

"Penjurian tahap dua dilakukan pada 10-17 November kemarin," jelas Fadelan. 

Indikator penilaian bagi RT di tahap kedua lalu yakni melihat aspek kebersihan, keindahan dan ketertiban. Kemudian kondisi lingkungan bersih tanpa sampah dan rumput liar. Tidak ada pembakaran sampah, bangunan liar, rumah warga tertata, rapi dan indah. Serta dilayani LPS. 

"Di tahap ketiga nanti, mahasiswa akan turun untuk melihat langsung kondisi 546 RT tersebut," ungkap Kadis LH. 

Verifikasi lapangan di tahap ketiga akan melibatkan 300 mahasiswa dari Universitas Eka Sakti (Unes). Mereka akan mendatangi setiap RT mulai 18-21 November 2025. 

Indikator penilaian di tahap ketiga ini cukup banyak. Di antaranya seperti melihat keaktifan gotong royong warga dan kepemimpinan RW / RT. Selanjutnya melihat layanan penuh pengumpulan sampah. Kebersihan jalan dan drainase, serta indikator lainnya. 

Kecamatan Koto Tangah Terbanyak. 

Setelah melalui tahapan kedua penilaian, akhirnya didapat 600 RT yang dianggap bersih dan indah. Dari sebelas kecamatan itu, di Koto Tangah terdapat 86 RT terbersih. Kemudian diikuti Kecamatan Lubeg sebanyak 78 RT, Kecamatan Padang Timur sebanyak 62 RT, Padang Utara dan Padang Selatan sebanyak 54 RT. 

Kemudian Kecamatan Padang Barat dan Nanggalo masing-masingnya sebanyak 47 RT. Kecamatan Lubuk Kilangan dan Pauh masing-masing 38 RT. Selanjutnya Bungus Teluk Kabung sebanyak 24 RT dan Kuranji sebanyak 70 RT. (Charlie)

 


Tangerang - Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) memegang peranan penting di tengah masyarakat. Tidak saja menjadi jembatan informasi publik, akan tetapi juga sebagai "buzzer" (penyebar informasi) bagi pemerintah. 

"KIM tidak saja hadir sebagai jembatan informasi antara pemerintah dengan masyarakat, akan tetapi juga berperan penting sebagai 'buzzer'," terang Kepala Bidang IKP Diskominfo Padang, Wismeiliar Teinike Yulvera saat menghadiri Puncak Festival Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) 2025 atau KIMFest 2025 di Kota Tangerang, Jumat - Sabtu (14-15/11/2025). 

Pentingnya keberadaan KIM sebagai "buzzer" karena KIM merupakan sekumpulan masyarakat dari berbagai latar belakang pekerjaan. Di antaranya seperti pelaku usaha, nelayan, kelompok sadar wisata, penyuluh pertanian, dan lainnya. 

"Informasi yang kita (Diskominfo) produksi dapat disebarkan secara masif melalui KIM yang dibina secara baik," ujar Teinike yang didampingi Fungsional Pranata Humas Ahli Muda, Charlie Ch. Legi, serta staf pelaksana Heru Putra Gunawan itu. 

Diakui Teinike, selama ini peranan KIM memang sangat membantu sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menyebarkan informasi. Apalagi setiap KIM memiliki akun media sosial maupun akun resmi yang akan melakukan penetrasi informasi. 

Teinike menyebut, KIM Kota Padang memang sempat terbentuk di tahun 2019 silam. Namun akhirnya terhenti karena pandemi Covid-19 yang melanda setiap daerah. 

"Kita berencana akan membentuk kembali KIM Kota Padang, karena itu kita hadir di KIMFest 2025 untuk melihat langsung bagaimana pengelolaan KIM di tiap daerah," jelasnya. 

Selain melihat pengelolaan KIM, Kabid IKP Diskominfo beserta rombongan juga melakukan pengenalan secara mendalam tentang website Indonesia.go.id milik Komdigi. Website itu akan menjadi perpanjangan tangan informasi daerah. Rombongan Diskominfo Padang juga berkesempatan singgah ke Ditjen KPM, Komdigi di Jakarta Pusat. 

Puncak KIMFest 2025.

Puncak Festival Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) 2025 atau KIMFest 2025 di Kota Tangerang menegaskan kembali peran penting KIM sebagai jembatan informasi publik yang menentukan keberhasilan program-program prioritas pemerintah di seluruh Indonesia. Melalui jaringan yang menjangkau hingga tingkat desa, KIM dinilai mampu memastikan manfaat kebijakan Asta-Cita Presiden Prabowo Subianto dirasakan masyarakat secara merata.

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Fifi Aleyda Yahya, dalam sambutannya pada Malam Anugerah KIMFest 2025 di Alun-alun Kota Tangerang, menyampaikan bahwa pemerintah memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh anggota KIM atas kontribusi strategis mereka dalam komunikasi publik nasional.

“Di era informasi yang bergerak begitu cepat, kehadiran KIM bukan hanya penting, tapi menentukan arah kualitas ruang publik kita. Saat ini, banyak program prioritas Prabowo Subianto yang manfaatnya langsung dirasakan. Agar informasi baik itu sampai dan dimanfaatkan masyarakat, di situlah kita butuh dukungan teman-teman KIM,” tegas Fifi.

Ia menambahkan bahwa peran KIM semakin krusial di tengah penetrasi internet Indonesia yang telah mencapai 80 persen atau setara 229 juta jiwa. Dengan pergeseran perilaku masyarakat yang kini banyak belajar, bekerja, dan berinteraksi melalui ruang digital, KIM menjadi aktor kunci dalam memastikan pesan pemerintah tersampaikan secara akurat dan tepat sasaran melalui berbagai kanal digital yang mereka kelola.

Selain menyosialisasikan program-program prioritas seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Sekolah Rakyat, Fifi menekankan bahwa KIM memiliki tanggung jawab penting dalam menjaga ruang digital tetap aman bagi anak. Ia mengingatkan bahwa 48 persen pengguna internet di Indonesia merupakan anak di bawah 18 tahun yang rentan terpapar konten berbahaya.

Sebab itu, pemerintah mendorong KIM berpartisipasi aktif dalam sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Sistem Elektronik Perlindungan Anak atau PP Tunas. Regulasi tersebut memastikan platform digital menyediakan lingkungan yang aman bagi generasi muda Indonesia.(Charlie)




Padang - Padang Command Center (PCC) 112 sebagai layanan kedaruratan terintegrasi di Kota Padang jadi rujukan berbagai daerah di Indonesia. 

Salah satu daerah yang berkunjung langsung ke Kota Padang untuk mempelajari penerapan PCC 112 adalah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur. 

Rombongan Pemkab Lampung Timur yang dipimpin Wakil Bupati Azwar Hadi dengan didampingi Kepala Dinas Kominfo Mansyur Syah disambut langsung Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir dan Kepala Dinas Kominfo Kota Padang Bobby Firman bersama jajaran. 

Rombongan Pemkab Lampung Timur dibawa langsung ke ruang command center di Lantai II Balai Kota Padang, Aie Pacah, Senin (17/11/2025). 

Di situ, rombongan Pemkab Lampung Timur mendapat penjelasan dari tim Diskominfo Kota Padang terkait bagaimana berjalannya PCC 112 dalam menangani berbagai situasi darurat di tengah-tengah masyarakat. 

"Kami hari ini study tiru terkait dengan call center 112 yang diterapkan di Kota Padang. Kami (Pemkab Lampung Timur) baru-baru ini juga launching call center pada 22 Oktober 2025 lalu," kata Kadis Kominfo Kabupaten Lampung Timur, Mansyur Syah. 

Dikatakannya, dalam kunjungan kali ini banyak pelajaran yang dapat, tidak saja terkait penerapan PCC 112 tapi juga penerapan sejumlah program unggul (Progul) Pemko Padang lain yang dilihatnya dapat menyentuh langsung terhadap masyarakat. 

"Banyak hal yang kami peroleh. Bukan hanya call center, tapi banyak program-progam lain yang sudah berjalan di Kota Padang, mungkin akan kami adopsi sesuai kebutuhan di daerah kami," katanya. 

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir menyampaikan komitmennya untuk mendukung dan memberikan bantuan yang dibutuhkan Pemkab Lampung Timur terkait penerapan command center. 

"Pemko Padang siap berkolaborasi dan membantu sesuai kebutuhan," katanya. 

Melalui kerja sama ini, kedua pemerintah daerah berharap mewujudkan layanan publik yang lebih responsif sehingga mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (*)

 


Padang - Rektor Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB), Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M.Pd bangga. Pasalnya, dukungan Pemerintah Kota Padang untuk pendidikan semakin nyata. 

Bukti dukungan itu terlihat jelas ketika Pemerintah Kota Padang melakukan pengaspalan jalan menuju kampus tersebut. Rekrut UIN IB pun mengucapkan terimakasih. 

"Pemko Padang telah merealisasikan bantuan tahap pertama berupa pengaspalan jalan menuju gerbang kampus sepanjang 600 meter," ucap Rektor, kemarin. 

Diakui Rektor, dukungan ini telah memberikan dampak signifikan terhadap kenyamanan akses bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat sekitar. Jalan yang sebelumnya tidak rata, kini mulus tak berlubang. 

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wali Kota Padang atas perhatian dan dukungannya terhadap UIN Imam Bonjol Padang. Pengaspalan jalan menuju kampus ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam memperlancar aktivitas akademik dan mobilitas sivitas kampus,” ujar Rektor.

Rektor menyebut, bantuan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih baik.(Charlie)


 

Padang - Salah satu ruas jalan di Kota Padang telah mengalami kerusakan parah. Pemerintah Kota Padang bakal memuluskan jalan tersebut. 

Ruas jalan itu yakni jalan Mangunsarkoro. Jalan yang menghubungkan antara simpang Ujung Gurun dengan jalan Perintis Kemerdekaan itu termasuk jalan yang cukup rindang. 

"Jalan Mangunsarkoro sebenarnya sudah rusak parah, termasuk jalur dengan kerusakan berat," jelas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (DPUPR), Tri Hadiyanto kepada Diskominfo, Sabtu (15/11/2025). 

Diakui Tri, jalan Mangunsarkoro tidak dapat lagi dilakukan patching (penambalan). Karena kontur tanah sudah keriting dan butuh perbaikan yang maksimal. 

"Kita akan lakukan 'overlay' total untuk jalan itu," terang Tri Hadiyanto. 

Dinas PUPR merencanakan, pengelupasan jalan dilakukan pada Sabtu ini hingga Rabu mendatang. Setelah itu dilakukan 'overlay' pada Kamis depan. 

"Kita ingin pengendara merasa nyaman saat melintasi jalan itu, kita muluskan jalan itu segera," tegas Kepala DPUPR Kota Padang. 

Diketahui selama ini, jalan Mangunsarkoro memang telah keriting. Keriting akibat telah sering dilakukan penambalan dan akhirnya berlubang kembali. Hal ini membuat pengendara tak nyaman. Bahkan beberapa kali terjadi insiden kecelakaan di jalur itu.(Charlie)

 


Padang - Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir mengungkapkan bahwa Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) ke-3 Kecamatan Kuranji jadi salah satu wadah untuk memberikan ruang prestasi kepada pelajar. 

Pentas PAI ke-3 Kecamatan Kuranji yang secara resmi ditutup Maigus Nasir di SDN 48 Kota Padang, Jumat (14/11/2025) ini diikuti siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar (SD) dengan mengikuti berbagai cabang lomba, di antaranya Lomba Tahfiz Juz 30, Lomba Pidato, Olimpiade PAI, serta Lomba Tilawatil Qur’an.

Maigus Nasir menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan Pentas PAI ke-3 ini. 

Ia menyatakan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota (Pemko) Padang serta Program Unggulan Wali Kota, yaitu Padang Balomba. 

"Melalui kegiatan lomba seperti ini, kita memberikan ruang kepada anak-anak untuk berprestasi, sekaligus menumbuhkan motivasi dan semangat mereka. Sesuai sunnatullah, setiap manusia memiliki kodrat ingin dihargai dan diakui prestasinya. Dari sanalah lahir motivasi intrinsik yang sangat penting bagi perkembangan mereka," ujar Maigus Nasir.

Dia juga berharap kegiatan serupa dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kota Padang.

"Termasuk memperkuat program BKSDPI, MKDT, dan pengembangan sekolah lainnya. Ini semua adalah tanggung jawab kita bersama untuk mewujudkan generasi emas 2045," tegasnya," tambahnya.

Penutupan Pentas PAI ke-3 ini turut hadir di kesempatan itu Camat Kuranji, Rido Satria, lurah se-Kecamatan Kuranji, serta Kepala Sekolah SDN 48 Kuranji beserta majelis guru. (Taufik/Ara)




Padang - Wali Kota Padang, Fadly Amran menuntut Aparat Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk menjadi agen perubahan dalam hal menegakkan disiplin dan pelayanan terhadap masyarakat. 

Hal itu disampaikan Fadly Amran pada Pengangkatan dan Pengambilan Sumpah Janji PN Formasi Ikatan Dinas Tahun 2024 dan Peyerahan SK Pengangkatan PPPK Paruh Waktu di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (13/11/2025). 

"Sudah banyak yang diberikan negara kepada kita. Perbaiki niatan, jadi agen perubahan. Lihat kantor tidak bersih atau rapi dan jangan dibiarkan. Jadilah pembeda, disiplin kan diri," katanya. 

Terkait disiplin, dia menegaskan bahwa bekerja sesuai jam kerja menjadi sangat penting untuk memastikan pelayanan masyarakat dapat maksimal. 

"Jangan dikorupsi waktu kerjanya. Kalau aturannya bekerja 8 jam sehari, bekerja lah 8 jam. Selain itu, ASN juga harus selalu untuk masyarakat 24 jam, ini bentuk pengabdian," tegas Fadly Amran. 

Menurut dia, ASN juga tidak perlu sibuk nyari-nyari muka. Yang terpenting adalah menuntaskan pekerjaan sebaik mungkin. 

"Berikan yang terbaik karena kita selalu menjalanan sistem meritokrasi . Tidak perlu cari muka. Kalau dalam bekerja sudah maksimal, pimpinan akan mengetahui dan mengapresiasi," terangnya. 

Kepala BKPSDM Kota Padang, Mairizon menyebut, pada kesempatan ini ada 8 PNS Ikatan Dinas Tahun 2024 yang diambil sumpahnya dan penyerahan SK untuk 126 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemko Padang. (Taufik/Nindy/Wiki).




Padang - Generasi muda diimbau untuk terus melestarikan Bahasa Minangkabau yang tidak hanya sekadar alat komunikasi tapi juga sebagai jantung kebudayaan sekaligus identitas masyarakat Minangkabau. 

Hal itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Syamdani pada kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025 tingkat SD dan SMP se-Kota Padang di Aula Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Sumatera Barat, Rabu (12/11/2015).

Dalam sambutannya, dia menilai bahwa pelestarian Bahasa Minangkabau menjadi tanggung jawab bersama, termasuk generasi muda. 

"Bahasa Minangkabau bukan sekedar alat komunikasi, tetapi adalah jantung kebudayaan sekaligus identitas masyarakat kita," ujarnya.

Dia juga menyoroti filosofi Minangkabau “Alam Takambang Jadi Guru” yang mengandung makna mendalam dan relevan dengan upaya pelestarian nilai-nilai lokal.

"Ungkapan Alam Takambang Jadi Guru mengajarkan kita untuk selalu belajar dari alam dan lingkungan sekitar. Nilai ini perlu kita hidupkan kembali agar generasi muda memahami dan menerapkan kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari," tambahnya.

Dia menyebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah mengedarkan surat edaran ke sekolah-sekolah di Kota Padang untuk menerapkan program satu hari berbahasa Minangkabau, yaitu setiap Selasa.

Festival Tunas Bahasa Ibu sendiri menjadi wadah bagi pelajar untuk menyalurkan kreativitas dalam menggunakan bahasa daerah melalui berbagai lomba dan kegiatan edukatif. Diharapkan kegiatan ini dapat memperkuat semangat pelestarian bahasa dan budaya Minangkabau di kalangan generasi muda. (Taufik/Aysha)




Padang - Ikon pariwisata Kota Padang, Pantai Air Manis, menjadi sasaran aksi bersih dan penghijauan dalam sebuah kegiatan kolaborasi lintas sektoral pada Rabu (12/11/2025).

Kegiatan ini melibatkan jajaran Komando Daerah Maritim (Kodaeral) II bersama Pemerintah Kota (Pemko) Padang, yang bersatu padu membersihkan kawasan pantai sekaligus menanam 100 bibit pohon kelapa hibrida.

Aksi bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Armada RI tahun 2025.

Perwira Pembantu (Paban) Komsos Kodaeral II, Letkol Laut (PM) Enriko Sandro, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah wujud kolaborasi nyata antara TNI AL dan pemerintah daerah.

"Kami dari Kodaeral II berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Padang melaksanakan pembersihan Pantai Air Manis, yang kita ketahui bersama merupakan satu objek wisata terkenal di Kota Padang," ujar Letkol Enriko Sandro di lokasi kegiatan.

Ia menjelaskan, selain membersihkan pantai, penanaman 100 pohon kelapa hibrida juga telah dilaksanakan. Kegiatan ini turut didukung penuh oleh berbagai jajaran terkait, seperti Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP, dan berbagai organisasi kemasyarakatan.

"Ini adalah pembersihan yang kedua. Sebelumnya, kami juga melaksanakan pembersihan pantai di Kota Pariaman satu minggu yang lalu," tambahnya.

Letkol Enriko berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas tentang pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari iman dan gaya hidup sehat. "Semoga ke depan kita tetap bersinergi dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk kemajuan Kota Padang," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syani, menyebut kegiatan hari itu sebagai sesuatu yang istimewa dan bukan sekadar gotong royong biasa.

"Ini adalah sebuah wujud nyata kolaborasi dan sinergi lintas sektoral yang luar biasa. Secara khusus, kami ingin menghaturkan apresiasi yang mendalam kepada seluruh jajaran Kodaeral II," kata Yudi.

Menurut Yudi, inisiatif Kodaeral II dalam menyambut Hari Armada RI ini memberikan semangat baru dan bukti konkret bahwa TNI Angkatan Laut hadir tidak hanya menjaga kedaulatan di lautan, tetapi juga di tengah masyarakat.

Kegiatan yang diikuti oleh total 125 peserta dari berbagai unsur ini, termasuk para pedagang di Pantai Air Manis, bertujuan untuk meningkatkan kebersihan dan kesehatan di daya tarik wisata tersebut.

"Kebersihan dan kenyamanan destinasi adalah 'wajah' dari pariwisata kita. Kita tidak bisa bekerja sendiri," tegas Yudi.

Ia menekankan bahwa pariwisata Padang tidak hanya ditargetkan ramai, tetapi juga harus berkualitas dan berkelanjutan. Yudi berharap gerakan ini tidak berhenti sebagai seremoni, melainkan menjadi momentum membangun kesadaran kolektif.

"Wisatawan yang pulang harus membawa kenangan indah akan pantai yang bersih dan tertata. Semoga sinergi ini terus terjalin," tutupnya.(RelPar/Charlie)

 

 





Padang - Wali Kota Padang Fadly Amran mengajak generasi muda untuk lebih aktif di masa muda. Mencari pekerjaan sesuai kemampuan tanpa malas-malasan. 

Agar anak muda angkatan kerja mendapat pekerjaan, Pemko Padang menggelar kegiatan Padang Job Fair, 12-13 November 2025 Kegiatan ini merupakan ajang bursa kerja yang melibatkan puluhan perusahaan dan membutuhkan banyak pekerja. 

Sayangnya, dari sekian banyak anak muda, ada yang antipati dengan kegiatan Job Fair. Menganggap kegiatan ini hanya formalitas belaka. Ungkapan itu bahkan disampaikan melalui akun media sosial Wali Kota Padang.

"Siapa bilang job fair yang diadakan pemerintah hanya formalitas dan tidak ada peluang, saya sampaikan ini bukan buat anda, ini buat pencari kerja yang betul-betul ingin memperjuangkan masa mudanya," jelas Fadly Amran di Pembukaan Padang Job Fair 2025, di Gedung Youth Center, Rabu (12/11/2025). 

Kegiatan Padang Job Fair 2025 diikuti 2.000 pelamar kerja. Pencari kerja langsung bertemu dengan perwakilan perusahaan. Menyerahkan data diri dan melakukan wawancara awal di tempat. 

"Ada 1.141 formasi lowongan kerja yang berasal dari 44 perusahaan, tentu ini menarik," jelas Fadly. 

Wako menilai, job fair dapat memediasi antara pelamar (pencari kerja) dengan pemberi kerja. Apalagi saat ini cukup banyak lowongan pekerjaan di dalam maupun luar negeri. 

"Ini sesuai dengan progran unggulan kita yakni Padang Melayani, salah satunya adalah pelatihan pencari kerja," ungkap wali kota.

"Jadi siapa bilang Job Fair hanya formalitas-formalitas, ini yang malas saja ini," tambahnya.(Charlie)



PADANG - Harmoni keberagaman budaya yang menyatu dan terintegrasi dalam toleransi di Kelurahan Berok Nipah ditampilkan dalam Alek Nagari Berok Nipah, Selasa (11/11/2025).

Mengangkat tema Menuju Integrasi Masyarakat Multikultural, Alek Nagari Berok Nipah ini ditampilkan keberagaman yang dibalut dengan nuansa toleransi di Kota Padang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Andree Harmadi Algamar menyampaikan apresiasi terhadap Anggota DPRD Kota Padang, Iswanto Kwara yang menggelar Alek Nagari ini melalui pokok-pokok pikirannya sebagai wakil rakyat. 

"Ini bentuk perhatian DPRD kita yang bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat. Terimakasih Pak Iswanto Kwara," kata Andree Algamar. 

Menurut dia, kegiatan ini juga aktivasi dari Program Unggulan (Progul) Pemko Padang, yaitu Jelajah Padang dan Padang Melayani. 

"Kegiatan ini salaha satu cara menjalin rasa antar suku, agama, dan ras yang sudah terintegrasi di Kelurahan Berok Nipah ini," ujarnya. 

Ketua Pelaksana Alek Nagari Berok Nipah, Sri Utari menyebut, kegiatan ini adalah bagian untuk melestarikan adat budaya dan etnis di Berok Nipah

"Di sini kita menampilkan seni budaya dari berbagai etnis yang ada di Berok Nipah ini. Melalui kegiatan ini, Alek Nagari ini juga untuk menggairahkan UMKM di Kelurahan Berok Nipah," katanya. 

Dia pun, mengapresiasi dukungan seluruh unsur masyarakat di Kelurahan Berok Nipah yang saling bahu membahu untuk mensukseskan kegiatan itu. 

Camat Padang Barat, Pagara menyebut, Alek Nagari ini merupakan bukti nyata keanekaragaman budaya dalam rangka sinergi antar warga. 

"Alek Nagari menuju masyarakat multikultural yang harusnya makin menguatkan. Kita punya kesempatan saling belajar dan berbagi pengalaman antar sesama dengan terus memupuk toleransi," jelasnya. (Taufik/Wiki)

 


Padang - Pencari kerja (pencaker) di Kota Padang ramai-ramai urus kartu tanda pencari kerja (AK 1). Sebab, Pemerintah Kota Padang akan menggelar "Padang Job Fair 2025". 

"Iya, sejak dua hari ini kita bantu para pencari kerja mengurus kartu kuning (AK 1)," ungkap Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakerin) Kota Padang, Fadly Syahrial menjawab Diskominfo Padang, Selasa (11/11/2025). 

Diakuinya, ratusan pencaker mendatangi Kantor Disnakerin sejak dua hari ini (Senin dan Selasa). Akibatnya, Disnakerin harus menambah jam buka layanan hingga pukul 18.00 WIB. 

"Pencaker membludak, kita terima pelayanan pembuatan kartu AK 1 hingga pukul enam sore," jelas Fadly. 

Selain menambah jam layanan, Disnakerin juga menambah sarana prasarana, seperti komputer dan lainnya. Sebab, untuk melayani pembuatan AK 1 butuh peralatan yang banyak. 

"Biasanya dua komputer yang disiapkan, kali ini kita tambah dua unit lagi," aku Fadly. 

Dijelaskan Fadly, di hari Senin lalu, jumlah pencaker yang mengurus kartu kuning mencapai 110 orang. Kemudian di hari kedua mencapai 188 orang. 

"Sebelum Job Fair dibuka, pencaker yang mengurus AK 1 tidak banyak, paling hanya 10 orang saja, Alhamdulillah sejak Job Fair akan dibuka, banyak yang berminat untuk mencari kerja," sebutnya. 

Pelaksanaan Padang Job Fair 2025 ditabuh 12-13 November 2025 esok. Kegiatan ini dipusatkan di Gedung Youth Center. Sebanyak 50 perusahaan ternama membuka lowongan kerja bagi talenta muda.

"Kita imbau kepada pencaker untuk mengurus AK 1 terlebih dahulu di Kantor Disnakerin di jalan Rasuna Said," ajak Kabid Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja itu (Charlie)







Padang - Wali Kota Padang, Fadly Amran sepemahaman dengan DPRD setempat terkait sejumlah langkah strategis yang mesti diambil dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Diakuinya, pemangkasan dana transfer dari pusat untuk 2026 mesti disikapi dengan arif bijaksana agar program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dapat terealisasi dengan maksimal. 

"Tentunya memang perlu kekreatifitasan dalam mengelola APBD di tahun 2026 mendatang," kata Fadly Amran usai memghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Padang Dalam Rangka Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap RAPBD Tahun Anggaran 2026 di Ruang Sidang DPRD Kota Padang, Senin (10/11/2025). 

Rapat penyampaian Pandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap RAPBD Tahun Anggaran 2026 dipimpin langsung Ketua DPRD kota Padang, Muharlio dengan dihadiri anggota DPRD Kota Padang, serta seluruh jajaran OPD di lingkungan Pemerintahan Kota (Pemko) Padang.

Dalam pandangan umumnya, masing-masing perwakilan dari Fraksi DPRD. Sejumlah fraksi memberi apresiasi terhadap kerja keras Pemko Padang dalam menyusun RAPBD 2026 ini.

Juga ditegaskan bahwa dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026 diperlukan peningkatan efektivitas. 

Seperti yang disampaikab Fraksi Gerindra dan Fraksi PAN. Kedua fraksi itu menilai bahwa pemangkasan dari pusat tidak boleh menjadi halangan bagi Pemko Padang dalam memberikan pelayanan maksimal, justru kebijakan pemerintah pusat itu harus dijadikan sebagai motivasi tambahan dalam mencari sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) lain dengan mengoptimalkan setiap sumber daya yang ada. 

APBD 2026 juga tetap harus memprioritaskan bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan penanggulangan bencana.

"Mudah-mudahan dengan saran, masukan, dan pertanyaan ini dapat kami jadikan bahan untuk memberikan jawaban dari Pemko Padang nantinya," terang Fadly Amran. 

Setelah mendengarkan pandangan umum fraksi kali, Pemko Padang akan menyampaikan tanggapan resmi pada rapat paripurna berikutnya. (Taufik/Aysha)

 


Padang - Pencari kerja di Kota Padang nampak masih lesu darah. Begitu "Padang Job Fair 2025" dibuka secara hybrid (melalui daring maupun tatap muka), akan tetapi para pencari kerja masih "malu-malu kucing" untuk mendaftarkan diri. 

"Hingga Senin sore ini, pencari kerja yang mendaftar lewat aplikasi 'Padang Mobile' baru sekitar 161 orang," ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Padang, Ferri Erviyan Rinaldy, saat rapat terakhir "Padang Job Fair 2025" di Balai Kota Padang, Senin (10/11/2025) sore. 

Diketahui, "Padang Job Fair 2025" merupakan bursa kerja bagi para pencari kerja. Memudahkan para pencari kerja, Pemko Padang menggelar bursa kerja secara daring serta secara tatap muka. Pelaksanaan secara daring dilakukan melalui aplikasi "Padang Mobile". 

"Kita buka pendaftaran secara daring untuk menghindari kerumunan saat dilakukan tatap muka nanti," ungkap Ferri. 

Sementara, pelaksanaan "Padang Job Fair 2025" secara tatap muka dilaksanakan pada 12-13 November di Gedung Youth Center. 
Sebanyak 50 perusahaan ternama membuka kesempatan bagi para generasi muda angkatan kerja untuk ikut bergabung. Sebanyak 1.377 lowongan pekerjaan tersedia. 

Namun begitu, menjelang hari-H pelaksanaan "Padang Job Fair 2025" secara tatap muka, jumlah pendaftar secara online di aplikasi "Padang Mobile" masih minim. Angka pencari kerja baru sekitar seratus limapuluhan orang.

"Angka ini masih jauh dari harapan, padahal kita sangat berkeinginan untuk menekan angka pengangguran," jelasnya. 

Sementara, Asisten II Setdako Padang, Didi Aryadi melihat, masih minimnya angka pencari kerja di Kota Padang menimbulkan asumsi beragam. Didi menilai hal ini bisa saja dikarenakan tidak banyaknya jumlah pencari kerja di Padang. Atau dikarenakan para lulusan Perguruan Tinggi (PT) telah banyak yang membuka usaha sendiri. 

"Atau bisa saja karena banyak yang gagap teknologi (gaptek), itu asumsi sementara kita," ujar Didi. 

Asisten II mengimbau seluruh pencari kerja untuk tidak melewatkan kesempatan bursa kerja yang digagas Pemko Padang. Pencari kerja diharapkan segera mendownload aplikasi "Padang Mobile" lewat Playstore. Kemudian mendaftarkan diri di aplikasi tersebut. 

"Bagi yang belum mendapatkan pekerjaan sesuai harapan, ayo buka aplikasi 'Padang Mobile' dan daftarkan diri, atau ikuti pendaftaran secara tatap muka di Gedung Youth Center, pada 12-13 November ini," imbau Didi. 

Dinas Kominfo sebagai penyedia aplikasi "Padang Mobile" mencatat, hingga Senin sore sebanyak 151 orang sudah mendaftarkan diri melalui aplikasi tersebut. Pencari kerja terbanyak adalah perempuan sebanyak 87 orang dan laki-laki sebanyak 74 orang. 

Pelamar kerja berdasarkan pendidikan terbanyak yakni S-1/D-IV/Profesi sebanyak 120 orang. Kemudian diikuti pelamar dari tingkat pendidikan D-III sebanyak 24 orang, SLTA sederajat sebanyak 14 orang, S-2 sebanyak 3 orang.(Charlie)

 


Padang - Kota Padang lagi-lagi mencatatkan dirinya sebagai kota dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di Sumatera Barat. Angka IPM ibu kota provinsi itu jauh di atas daerah lain. 

"Alhamdulillah, IPM kita terus meningkat dan teratas dibanding kabupaten / kota lain di Sumbar,' ujar Wali Kota Padang, Fadly Amran, Senin (10/11/2025). 

IPM merupakan indikator untuk mengukur kualitas hidup masyarakat suatu wilayah berdasarkan tiga dimensi dasar. Seperti umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, serta standar hidup layak. 

IPM memberikan gambaran komprehensif tentang pencapaian pembangunan manusia di suatu daerah, di mana semakin tinggi nilai IPM, semakin baik pencapaiannya. 

Sementara, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang, Dessi Febriyanti saat dikonfirmasi Diskominfo Padang menjelaskan, pihaknya mencatat, IPM Kota Padang berada di angka 84,93 (November 2025). Angka ini naik dibanding tahun 2024 (84,38). 

"Kota Padang sudah empat tahun belakangan ini mencatatkan IPM tertinggi di Sumbar," jelasnya. 

Terus menanjaknya IPM di Padang selama kurun waktu empat tahun belakangan menandakan kota ini telah memenuhi tiga dimensi dasar. Yakni tingkat kesehatan, pendidikan dan ekonomi masyarakat yang terus membaik. 

"Tentunya ini membuktikan kalau pembangunan manusia di Padang terus bergerak ke arah yang lebih baik," ungkap Dessi. 

Disebut Dessi, sebenarnya Kota Padang memang pantas menjadi kota tertinggi IPM dibanding daerah lain. Status sebagai ibukota provinsi membuat daerah ini memiliki fasilitas yang lengkap. Seperti rumah sakit yang banyak, sekolah lengkap, serta perputaran ekonomi yang terus bergerak kencang.  

"Ini tentunya normal saja terjadi di ibukota provinsi," jelasnya. 

Dessi berharap, IPM Kota Padang tidak turun di tahun depan. Menurutnya ada satu dimensi yang harus menjadi perhatian lebih agar IPM tidak turun. Seperti angka perekonomian yang harus tetap terjaga. 

"Ketiga dimensi itu saling keterkaitan sebenarnya, dan ketiganya harus terjaga agar IPM tetap membaik setiap waktunya," ujar Kepala BPS Padang itu.

Peningkatan IPM tidak hanya mencerminkan keberhasilan pembangunan suatu daerah, tetapi juga menjadi indikator penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, ketika masyarakat Indonesia diharapkan hidup lebih sehat, cerdas, dan sejahtera.(Charlie)

 


Padang - Pasar Alai di Kota Padang tidak saja dikenal sebagai pasar tradisional yang bersih dan nyaman untuk dikunjungi. Akan tetapi pasar ini juga dikenal sebagai pasar berstandar SNI. 

Terbukti, tahun ini Pasar Alai kembali mendapat penilaian dari Tim SNI Kementerian Perdagangan. Pasar ini meraih nilai Dengan Pujian. 

"Alhamdulillah, kita mendapat nilai 100 (dengan pujian)," terang Kepala UPTD Pasar Alai, Refsi Antria kepada Diskominfo Padang, Minggu (9/11/2025). 

Penilaian dilakukan Kementerian Perdagangan pada 5-6 November 2025 lalu. Nilai yang diraih jauh tinggi dibanding tahun sebelumnya (2023). Ketika itu, Pasar Alai hanya meraih nilai 94,44 persen. Serta hanya memenuhi 17 kriteria persyaratan teknis penunjang. 

"Di tahun ini (2025) kita melengkapi 19 kriteria yang disyaratkan," ungkap Refsi. 

Refsi Antria menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari peran penting Pemko Padang da­lam mendorong modernisasi pasar tradisional. Termasuk dukungan penuh dari Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Syahendri Barkah dan sesuai instruksi Wali Kota Padang Fadly Amran untuk memprioritaskan Revitalisasi Pasar. 

Refsi juga mengucapkan terimakasih atas dukungan banyak pihak hingga akhirnya Pasar Alai mendapat nilai tertinggi. Memperjuangkan tanda SNI ini tak terlepas dari dukungan sejumlah OPD, seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dishub, Dinas Kesehatan/Puskesmas Alai, SatpolPP, DPUPR dan Damkar. 

"Kita juga berkolaborasi dengan BBPOM Padang, Babinsa dan Babinkhatibmas," terang Refsi. 

Kementerian Perdagangan memberi catatan khusus bagi Pasar Alai. Pasar ini telah menerapkan SNI 8152:2021 dengan baik dan terdokumentasi. Kemudian Kepala UPTD Pasar Alai telah bertanggungjawab dalam implementasi SNI dengan baik serta didukung oleh personal yang memadai. Pasar juga telah memenuhi klausul SNI 8152:2021. 

Keunggulan Pasar Alai.

Pasar Alai memenuhi sejumlah keunggulan. Seperti kebersihan dan pengelolaan limbah karena memiliki sistem Instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang mampu mengolah limbah, seperti air limbah ikan, sehingga ramah lingkungan.

Pasar Alai juga memiliki fasilitas kesehatan yang tersedia di area pasar dan dapat memberikan pelayanan kesehatan memadai bagi pedagang dan pengunjung. Selanjutnya, pa­sar ini juga memiliki fasilitas ramah anak dengan tersedianya tempat bermain anak yang membuat pasar menjadi lebih ramah keluarga.

Faktor keamanan dan kenyamanan di Pasar Alai juga dinilai sangat memuaskan karena menerapkan tata kelola yang rapi, aman, dan nyaman, sehingga pengunjung merasa lebih tenang saat berbelanja. Pasar ini juga ramah lingkungan dengan semua fasilitas pasar yang dikelola dengan mempertimbangkan kelestarian ling­kungan sesuai dengan stan­dar SNI.(Charlie)




Padang - Komisi Informasi (KI) Sumatera Barat mendatangi badan publik yang masuk dalam tiga besar penilaian keterbukaan informasi publik tahun 2025. Kedatangan ini dalam rangka visitasi badan publik yang meraih nilai tertinggi dalam penilaian tahun ini. 

Pemerintah Kota Padang termasuk badan publik yang dikunjungi. Ketua KI Sumbar, Musfi Yendra beserta jajaran mendatangi ruang PPID di Balai Kota Padang, Jumat (7/11/2025). 

Kedatangan KI Sumbar disambut Wali Kota Padang Fadly Amran beserta Kepala Dinas Kominfo, Boby Firman dan jajaran. Saat berbincang hangat, Musfi Yendra menyampaikan progres kinerja badan publik secara keseluruhan. 

"Kalau untuk Kota Padang, lompatannya jauh tinggi," ungkap Musfi Yendra.  

Kota Padang sempat berada di peringkat kedelapan saat penilaian keterbukaan informasi publik tahun lalu. Ketika itu Kota Padang masih berada di level menuju informatif. Sedangkan tahun sebelumnya, Kota Padang justru jauh terlempar dari sepuluh besar. 

"Kota Padang kemudian memaksimalkannya di tahun ini, sejak awal tahun 2025 terus aktif mengelola PPID dan melakukan konsultasi ke tempat kami (KI)," jelas Musfi. 

Musfi berpesan kepada PPID utama yang ada di seluruh Sumbar untuk terus aktif. Merekapitulasi Daftar Informasi Publik (DIP) secara baik. 

Wali Kota Padang Fadly Amran saat menerima KI Sumbar mengucap terimakasih atas kedatangan. Menurutnya, kedatangan KI ke Pemko Padang menjadi sebuah tindakan nyata untuk lebih baik ke depannya. 

"Komitmen kami di Padang bagaimana agar program Padang Amanah berjalan baik," jelas Fadly Amran. 

Menurut wali kota, keterbukaan informasi baginya bukanlah jargon atau slogan belaka. Tetapi menjadi aksi nyata dan akan dikupas hingga ke internal Pemko Padang. 

"Tentunya agar lebih baik ke depannya, kita butuh masukan dari Komisi Informasi," kata wali kota. 

Kunjungan KI Sumbar tidak saja melihat ruang pelayanan PPID di Lantai II Balai Kota. Akan tetapi juga melihat langsung dashboard Padang Command Center (PCC) di Balai Kota. Di sini, Tim KI Sumbar banyak mendapat informasi tentang aplikasi "Lapor Padang", "Padang Mobile" dan lainnya. Semua itu merupakan layanan pengaduan bagi warga kepada Pemko Padang.

Diketahui, saat ini tiga daerah masuk ke dalam tiga besar penilaian keterbukaan informasi tahun 2025. Ketiga daerah itu yakni Padang, Pesisir Selatan dan Solok Selatan.(Charlie)



Padang – Kota Padang bakal melaksanakan latihan / simulasi evakuasi mandiri gempa dan tsunami. Kegiatan ini dilakukan 5 November 2025 nanti.

Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton menyebut, kesiapan simulasi gempa dan tsunami mendekati rampung. Pihaknya bahkan telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang berada di zona merah tsunami.

“Iya, kesiapan sudah kita lakukan jauh-jauh hari dan kini mendekati rampung,” ungkap Hendri Zulviton kepada Diskominfo Padang, Senin (3/11/2025).

Hendri mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Kemudian melaksanakan seminar, workshop, gladi peta dan gladi ruang, serta kegiatan lainnya. Termasuk melakukan edukasi kepada seluruh warga.

“Pamflet juga sudah kita sebar ke masyarakat, sehingga nantinya masyarakat dapat mengetahui apa yang harus dilakukan saat itu,” jelas Hendri Zulviton.

Nantinya, pada tanggal 5 November, seluruh warga Kota Padang (di zona merah), akan melakukan latihan simulasi. Tepat pada pukul 10.00 WIB akan dibunyikan sirene tanda terjadinya gempa. Kemudian setelah itu dilanjutkan dengan bunyi sirene tanda tsunami. Warga berjalan cepat ke Tempat Evakuasi Sementara (TES) yang telah ditetapkan.

“Warga silahkan membuka website padang.go.id untuk melihat langsung di mana titik tempat evakuasi sementara,” kata Kalaksa.

Hendri mengimbau kepada warga Padang yang berada di  zona merah untuk dapat mengikuti kegiatan simulasi tersebut dengan serius dan tertib. Menghindari terjadinya kecelakaan atau kejadian yang dapat membahayakan.

“Kegiatan yang kita lakukan ini adalah edukasi pendidikan kebencanaan yang secara serentak di 55 kelurahan,” ucap Kalaksa BPBD Padang itu.(Charlie)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.