Articles by "Pemko Padang"

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Agam Agama Artikel Bank Nagari Baru Batam Bawaslu Tanah Datar Beeita DPRD Tanah Datar berita DPRD Maklumatnews berita DPRD Tanah Datar Berita DPRD Tanah Datat berita DPRD TD berita Maklumatnews Tanah Datar berita Pemkab Tanah Datar berita Tanah Daftar Berita Tanah Datar Berita Tanah Datar Maklumatnews berita TanahaDatar Maklumatnews berura DPRD Tanah Datar Beruta Tanah Datar Box Redaksi bpjs Bukit Tinggi Dharmasraya Dirlantas Polda Sumbar Ditkrimsus Polda Sumbar Dovy Djanas DPR RI DPRD DPRD Kota Padang Dprd payakumbuh DPRD Sumbar DPRD Tanah Datar DPRD TD Epyardi Asda Jabar Jakarta Jakarta. Jawa Tengah Kab. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Selatan. Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Solok KAI Sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Solok Selatan kejadian Kodim 0312/Padang Kota Padang Kota Padang. Kota Pariaman Kriminal Legis Legislatif Liputan Khusus Luak Limopuluah Maklumatnews Maklumatnews Tanah Datar Medan MUA NasDem Nasional Nasional. Olahraga Opini Otomotif Padang padang panjang. Padang Pariaman Pariwara Bank Nagari Pasaman Barat pasaman. pay Payakumbuh PD TIDAR Sumbar PDAM Pembangunan Pemkab Pemko Padang Pemko Padang. Pendidikan Peristiwa Perpani Sumbar PoldaSumbar Politik Polres Polres Pasaman Barat PolresDharmasraya Polresta Padang Polri Polri. Sawahlunto Sijunjung Solok Sosial dan Budaya Sport Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Tanag Datar Tanah Data Maklumatnew Tanah Datar Tanah Datar Maklumatnews Terbaru TNI Uin Utama
Showing posts with label Pemko Padang. Show all posts



PADANG — Wali Kota Padang, Fadly Amran meninjau progres penataan kawasan kumuh di Kelurahan Pasie Nan Tigo, Pasir Jambak, Senin (19/1/2026) siang. Kunjungan dilakukan untuk memastikan pekerjaan yang didukung Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) berjalan sesuai target. 

Saat peninjauan tersebut, Wali Kota melihat langsung perkembangan pembangunan infrastruktur dasar yang bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat setempat. 

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Swadaya dan Kawasan Kumuh, Aliasmi Zesra, saat dikonfirmasi menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian langsung dari Wali Kota Padang. Ia mengakui adanya tantangan selama proses pekerjaan, namun optimistis proyek dapat diselesaikan sepenuhnya. 

“Kami bersyukur pekerjaan ini dikunjungi langsung Pak Wali Kota. Walaupun sempat terkendala bencana alam dan persoalan sosial masyarakat, pekerjaan tetap kami tuntaskan," ujar Aliasmi. 

Aliasmi menjelaskan, terdapat empat item utama pekerjaan yang dilaksanakan, yakni pembangunan saluran, jalan lingkungan, sanitasi, dan rumah tidak layak huni. Rinciannya, pembangunan saluran sepanjang 3.167 meter, jalan lingkungan 712 meter, 11 unit rumah, serta 52 unit sanitasi. 

“Saat ini progres sudah mencapai 98 persen. Tinggal dua persen lagi, berupa penutupan U-ditch dan finishing,” jelasnya. 

Ia menambahkan, seluruh pekerjaan ditargetkan rampung dalam waktu dekat. 

“Insyaallah selesai tahun ini juga, target kami tanggal 29 Januari,” tutup Aliasmi. 

Penataan kawasan ini diharapkan mampu mengurangi delineasi kawasan kumuh di Kota Padang sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat, aman, dan layak huni bagi masyarakat Pasie Nan Tigo.(Viqi / Charlie)



Padang - Kota Padang dilanda bencana banjir besar pada akhir November 2025 lalu. Tidak saja lumpur yang mengalir di sungai, akan tetapi juga gelondongan kayu. 

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengatakan, sejak kecil hingga dewasa, baru kali ini dirinya melihat dahsyatnya banjir bandang. Banjir membawa kayu besar dan menghantam jembatan dan irigasi. 

"Banjir sekarang membuat kita miris," ungkap Maigus Nasir di sela-sela kegiatan Pelatihan Kelurahan Siaga Bencana di salah satu hotel berbintang di Padang, Senin (19/1/2026). 

Kayu besar yang turun melalui arus sungai itu bermuara di laut. Banyak yang menilai, kayu tersebut hasil dari pembalakan liar di bukit maupun gunung. 

"Alam kita sedang tidak baik-baik saja. Dulu waktu kecil saya selalu diberi nasehat oleh nenek, gunung itu sebagai pasak bumi," ungkap Wawako Maigus. 

Gunung disebut sebagai pasak bumi karena penstabil kerak bumi. Gunung dapat mencegah bumi berguncang atau gempa.  Di mana gunung memiliki "akar" yang menancap dalam ke bawah permukaan, mirip pasak yang memaku lempeng-lempeng bumi agar tetap kokoh. 

"Kini gunung justru didatarkan. Diambil batunya, pohon dikuras habis. Kalau gunung sebagai pasak bumi, ketika digunduli, otomatis bumi hilang keseimbangan," terang Maigus Nasir. 

Wawako Maigus mengimbau kepada siapa saja untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan. Gunung dan bukit dijaga dengan baik. Tidak digunduli. Ketika ada yang menebang pohon, harus terlebih dahulu menanam bibit pohon baru dan tumbuh.(Charlie)



Padang - Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Darul Ulum tahun ini terbilang berbeda. Ketika peringatan berlangsung, dua pimpinan daerah datang ke pondok pesantren tersebut, Minggu (18/1/2026). 

Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir nampak hadir di pondok pesantren yang berada di Jalan Pintu Angin Lori, RT 003 RW 003, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah. Kedatangan kedua pimpinan daerah itu menambah semarak peringatan Isra Mi'raj di ponpes tersebut  

Tentunya kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ponpes Darul Ulum yang konsisten menjadi benteng pendidikan moral dan agama di Kota Padang," ucap Fadly Amran saat berpidato di depan undangan yang hadir. 

Fadly Amran menekankan, peringatan Isra Mi'raj bukan sekadar ritual tahunan. Tetapi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya mendirikan salat sebagai tiang agama dan fondasi pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak mulia. 

"Masjid harus kita jadikan pusat peradaban Islam sesuai dengan program unggulan  'smart surau' dan 'subuh mubarokah', kedua program ini  bertujuan mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat peradaban dan pembinaan generasi muda, meneladani konsep pendidikan Islam," ungkap Wali Kota. 

Sisi lain, Fadly Amran menyinggung tentang lonjakan partisipasi siswa sekolah di kegiatan subuh berjamaah. Menurutnya, hingga saat ini sekitar 25 ribu siswa SD dan SMP rutin datang ke masjid untuk melaksanakan salat subuh berjamaah. 

"Alhamdulillah, dari yang awalnya hanya 3.000 hingga 5.000 anak, kini tercatat sekitar 25.000 siswa SD dan SMP meramaikan masjid di waktu subuh. Ini hampir sepertiga dari total siswa di Padang," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir turut menyampaikan apresiasi atas dukungan program "smart surau". Menurutnya program ini telah menggaungkan "kembali ke surau" secara massif di tengah masyarakat. 

"Ini merupakan 'cita-cita besar' untuk memakmurkan masjid, tidak hanya sebagai tempat ibadah ritual, tetapi sebagai sentra pendidikan dan pembangunan umat," ungkap Maigus. 

Semangati Daerah Terdampak Bencana. 

Lubuk Minturun merupakan salah satu daerah terdampak bencana banjir. Daerah sepanjang aliran sungai Air Dingin itu dihondoh air sungai yang sangat deras pada 28 November 2025 lalu. 

Saat pelaksanaan Peringatan Isra Mi'raj di Ponpes Darul Ulum, Wali Kota Fadly Amran sempat menyemangati korban bencana. Menurutnya, pemerintah pusat terus berkomitmen untuk membangun hunian bagi korban bencana. 

"Kita sedang mengusahakan solusi di pascabencana ini," ujarnya. 

Fadly berpesan kepada warga sekitar, apabila air masih keruh atau ada yang kekurangan air, agar segera melapor ke perangkat pemerintahan di kecamatan dan kelurahan. 

"Kami siap mengirimkan bantuan air tangki sebagai solusi sementara sembari menunggu perbaikan sistem selesai," sebut Fadly. 

Peringatan Isra Mi'raj di Ponpes Darul Ulum tidak saja dihadiri Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang. Akah tetapi juga hadir Ketua MTI Jaho Padangpanjang, keluarga besar Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI), Camat Koto Tangah, Lurah Lubuk Minturun dan lainnya. 

Peringatan Isra Mi'raj diisi dengan tausiyah agama yang mengupas hikmah perjalanan Isra Mi'raj dan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan Kota Padang dan kemajuan pendidikan Islam.(Defri / Charlie)



Padang - Sinar Pagi Sport Community (SPSC) Padang merayakan hari jadinya yang ke-23 tahun. Perayaan hari jadi digelar di Hotel Rangkayo Basa Padang, Minggu (18/1/2026) siang, dan dihadiri Wali Kota Padang, Fadly Amran. 

“Komunitas seperti SPSC ini sejalan dengan visi Kota Padang, yakni membangun masyarakat yang sehat melalui olahraga, sekaligus memiliki kepedulian sosial yang kuat,” ujar Fadly Amran saat perayaan hari jadi. 

SPSC dinilai konsisten selama lebih dari dua dekade dalam menggali potensi masyarakat. Tidak hanya aktif dalam kegiatan olahraga, SPSC juga dikenal memiliki kontribusi nyata dalam membantu korban bencana alam di Kota Padang. 

Di kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyinggung berbagai isu strategis kota. Mulai dari penanganan pascabencana dan pembangunan infrastruktur, relokasi serta bantuan rumah bagi masyarakat terdampak, hingga program-program unggulan Pemerintah Kota Padang. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat gotong royong serta kebersihan lingkungan sebagai fondasi membangun kota yang nyaman dan menarik. 

“Mudah-mudahan piala Adipura di tahun ini bisa kita dapatkan," harap Fadly. 

Fadly menuturkan, soal kebersihan, pihaknya memang telah menggelontorkan anggaran cukup besar. Saat ini ada beberapa armada truk sampah yang baru. 

"Itu semua demi mewujudkan kota yang rancak (bagus), bersih, dan ramai dikunjungi," ungkapnya. 

Diketahui, perayaan 23 tahun SPSC menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen komunitas olahraga dalam berkontribusi bagi pembangunan Kota Padang. Melalui semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, SPSC diharapkan terus menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya dalam menjaga gaya hidup sehat dan mempererat solidaritas masyarakat.(Viqi/Charlie)



Padang – Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Padang dinilai memiliki peran vital sebagai tulang punggung komunikasi cadangan yang menentukan keberhasilan mitigasi bencana di Kota Padang. 

Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat mengukuhkan kepengurusan ORARI Lokal Padang Masa Bakti 2025–2028 di Palanta Rumah Dinas Wali Kota, Minggu (18/01/2026).

Fadly Amran menyampaikan bahwa kepiawaian para anggota ORARI dalam mengoperasikan frekuensi radio adalah aset berharga bagi daerah. Terutama dalam situasi darurat bencana, ketika infrastruktur telekomunikasi seluler sering kali mengalami gangguan atau kelumpuhan total, radio amatir menjadi satu-satunya jalur koordinasi yang tetap berdiri tegak.

"Kita semua tahu, dalam kondisi darurat seringkali jaringan komunikasi umum terputus. Di sinilah peran strategis ORARI muncul sebagai jembatan informasi yang tak tergantikan, baik untuk pengiriman data korban maupun koordinasi logistik," ujar Fadly Amran di hadapan jajaran pengurus.

Wali Kota Fadly Amran juga menekankan bahwa penguatan mitigasi bencana tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Ia menaruh harapan besar agar kepengurusan baru ini mampu mengajak lebih banyak pihak, mulai dari sektor swasta hingga tokoh masyarakat, untuk peduli terhadap kesiapsiagaan komunikasi di lingkungan masing-masing.

"Saya berharap ORARI dapat menjadi payung organisasi yang mendorong semakin banyak pihak terlibat dalam kegiatan sosial. Sinergi lintas sektor sangat kita butuhkan untuk memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap bencana di Kota Padang," lanjutnya.

Sementara itu, Ketua ORARI Lokal Padang yang baru dikukuhkan, Yusril menyatakan kesiapan organisasinya untuk menjadi garda terdepan dalam sistem peringatan dini dan penyampaian informasi darurat. Menurutnya, anggota ORARI tersebar di berbagai titik yang memungkinkan pemantauan kondisi lapangan secara real-time.

"Kami berkomitmen untuk memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah. Fokus kami adalah memastikan informasi tersampaikan dengan cepat, akurat, dan tentunya bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya dalam meminimalisir risiko jatuhnya korban saat bencana," tegas Yusril.

Yusril juga berharap adanya dukungan teknis berkelanjutan dari Pemko Padang agar jangkauan frekuensi ORARI semakin luas menjangkau titik-titik blank spot di pesisir maupun perbukitan. Dukungan tersebut dinilai sangat penting untuk memastikan jalur komunikasi kemanusiaan tetap aktif 24 jam.

Prosesi pengukuhan ini diakhiri dengan diskusi mengenai penguatan posko-posko komunikasi di tingkat kecamatan. Kehadiran wajah-wajah baru dalam kepengurusan periode 2025–2028 ini diharapkan membawa inovasi dalam teknologi radio amatir demi keselamatan warga Kota Padang. (Taufik/Zahra)

 






Padang, 7 Desember 2025 – Semangat kebersamaan dan kepedulian kembali menyala di Kota Padang pasca-bencana banjir bandang dan longsor yang melanda pekan lalu. Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Padang menunjukkan komitmen tinggi mereka dalam tahap pemulihan dengan menggelar aksi gotong royong massal.

Aksi heroik ini dipusatkan di salah satu lokasi terdampak parah, yaitu kawasan SMAN 12 Padang, Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo. Kawasan ini menjadi simbolisasi upaya kolektif pemerintah untuk memastikan fasilitas publik dan pendidikan dapat kembali berfungsi normal secepatnya.

Kegiatan diawali dengan apel bersama yang membakar semangat, langsung dipimpin oleh Wakil Wali Kota Padang, Bapak Maigus Nasir. Kehadiran dan arahan beliau menjadi dorongan moral yang kuat bagi seluruh peserta.

 Komitmen Pemimpin: Maigus Nasir Ajak Semua Pihak Bersatu

Dalam amanatnya, Wakil Wali Kota Padang, Bapak Maigus Nasir, menegaskan bahwa penanganan pasca-bencana adalah tanggung jawab bersama. Beliau mengapresiasi tinggi dedikasi para ASN yang rela mengorbankan waktu akhir pekan untuk kepentingan masyarakat.

"Banjir dan longsor ini adalah ujian bagi kita semua. Namun, kita tidak boleh menyerah. Hari ini, ratusan ASN membuktikan bahwa Pemerintah Kota Padang hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pelayanan rutin, tetapi juga dalam kondisi darurat," ujar Maigus Nasir dengan nada penuh optimisme.

Bapak Maigus Nasir juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan warga. "Gotong royong ini bukan sekadar membersihkan lumpur, tapi juga membersihkan trauma dan membangun kembali harapan. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, dan relawan untuk terus bersatu. Dengan persatuan, kita pastikan Padang Bangkit Lebih Cepat," tambahnya, sembari memimpin langsung proses pembersihan.

 Fokus Pemulihan Infrastruktur Pendidikan

Pemilihan lokasi di SMAN 12 Padang menunjukkan fokus utama Pemko Padang untuk segera memulihkan sektor pendidikan. Lumpur tebal yang menyelimuti area sekolah, ruang kelas, hingga fasilitas olahraga menjadi target utama pembersihan. Diharapkan, dengan upaya ini, kegiatan belajar mengajar dapat segera dimulai kembali tanpa hambatan berarti bagi ribuan pelajar.

Aksi gotong royong ini menjadi bukti nyata bahwa semangat "Basamo Mangko Manjadi" (Bersama Baru Terwujud) benar-benar diimplementasikan oleh jajaran Pemko Padang dalam merespons tantangan bencana.(SRP)



Padang - Jasa Raharja Putera selaku anak perusahaan Jasa Raharja ikut meringankan beban korban bencana hidrometeorologi di Kota Padang dengan mengantarkan bantuan ke Posko Bantuan Utama di Palanta Rumah Dinas Walikota Padang, Kamis (4/12/2025). 

Bantuan diserahkan Branch Manager Padang Jasa Raharja Putera, Fitri Suryadi dan langsung diterima Wali Kota Padang, Fadly Amran. 

"Bantuan ini dimaksudkan untuk turut meringankan beban saudara kita yang menjadi korban banjir di Kota Padang. Hari ini bantuan yang disalurkan ialah berupa sembako, seperti beras, mie instan, telur dan lain-lain," kata Fitri Suryadi. 

Perusahaan Jasa Raharja Putera, kata dia, sudah bergerak sejak 28 November lali, dimana membantu para mahasiswa yang terdampak di area Pasar Baru. 

"Kami berkolaborasi denga mahasiswa politeknik negeri padang," ujarnya. 

Setelah menyerahkan bantuan ke Posko Bantuan Utama Kota Padang, pihaknya akan langsung menuju ke Lubung Alung dengan berkerjasama dengan salah satu komunitas Rafting, yakni Lubuk Alung Rafting guna penyaluran bantuan ke daerah-daerah pelosok yang belum tersentuh oleh bantuan. Bantuannya masih berupa sembako untuk dapur umum yang akan di buat disana.

"Sebelumnya juga kami telah memberikan bantuan di Batu Taba Singkarak, Tanah Datar, bantuan masih sama dalam bentuk sembako dan diberikan ke dua dapur umum disana dengan berkolaborasi dengan Minang Geopark Run. Sering nya kami berkolaborasi guna bantuan yang disalurkan lebih banyak dan lebih mengena ke masyarakat terdampak," katanya. 

Dia berharap, bantuan yang diserahkan dapat bermanfaat bagi masyarakat terdampak. 

"Kami berharap bencana ini segera berakhir dan saudara-saudara kita yang terdampak bisa menjalankan aktivitas normalnya kembali," pungkasnya.

Wali Kota Padang, Fadly Amran menyampaikan apresiasi terhadap jajaran Jasa Raharja Putra yang senantiasa bergerak membantu korban terdampak bencana. 

"Bergeraknya semua elemen ini tentu akan mempercepat proses recovery masyarakat yang terdampak bencana," kata Fadly Amran. (Ari/Taufik)




Padang - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau akrab disapa KDM, akhirnya mendaratkan kakinya di Kota Padang. Rasa empati membawanya terbang ke Ranah Minang untuk melihat kondisi negeri yang luluhlantak akibat banjir besar. 

Begitu tiba di Padang, Kamis (4/12/2025), KDM disambut Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir. Sejumlah daerah terdampak bencana di Padang dikunjunginya. Termasuk di Gunung Nago, Kecamatan Kuranji. 

Melihat kondisi Kota Padang dan warganya yang harus kehilangan tempat tinggal, KDM tergerak hati membantu. Gubernur Jawa Barat itu ingin membangun satu kampung di Padang. 

"Alhamdulillah tadi pak KDM menyampaikan keinginannya untuk membangun satu kampung di sini (Padang)," ungkap Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir usai mendampingi KDM ke sejumlah lokasi bencana. 

Saat bersama KDM, Wawako Maigus Nasir mendengarkan langsung keluhan dan harapan warga kepada KDM. Gubernur Jawa Barat minta, untuk pembangunan satu kampung diperlukan lahan. 

"Ketika itu KDM minta kita (Pemko) untuk mencarikan lahan supaya di kampung itu dapat menampung warga yang terkena musibah banjir," kata Maigus. 

Kota Padang memang tengah berusaha memfasilitasi warga terdampak bencana. Rumah khusus (Rusus) yang terdapat di Kecamatan Koto Tangah sedang disiapkan untuk menampung korban terdampak. 

"Tentunya kita sangat mendukung dan berterimakasih jika pak KDM membangun satu kampung," sebut Wawako Maigus. 

Tentunya, jika Gubernur Jawa Barat membangun satu kampung di Padang, akan dapat memfasilitasi warga yang terimbas bencana Jumat pekan lalu.(Charlie)




Padang – Istri Wali Kota Padang, Ny Dian Puspita Fadly Amran berada di tengah pengungsian warga yang terdampak bencana banjir bandang, Rabu (3/12/2025). Di Posko Pengungsian di Guo, Kecamatan Kuranji, istri wali kota mendapati seorang wanita lansia yang sedang sakit.

“Ibu sakit apa?,” tanya Dian Puspita ke seorang ibu yang tengah duduk di ruang tengah rumah yang dijadikan posko itu.

Yuliana yang berusia 86 tahun mengaku sakit. Dirinya mengalami sakit jantung. Penyakitnya itu telah lama dirasakan, sejak lima tahun lalu.

“Jantung saya sakit, sudah sering keluar masuk rumah sakit,” ujarnya.

Istri Wali Kota Padang yang merupakan dokter spesialis jantung langsung tergerak hati. Ibu tua kemudian diperiksa kesehatannya.

“Kebetulan saya dokter jantung, kita periksa kesehatan ibu dulu ya,” kata Dian Puspita.

Yuliana kemudian mengangguk. Dian Puspita meminta ibu lansia itu berbaring. Steteskop pun dipasang di telinga.

Steteskop kemudian ditempel ke dada Yuliana. Detak jantungnya didengar Dian Puspita. Setelah itu Yuliana didudukkan.

“Jantung ibu stabil, ibu harus rutin kontrol dan minum obat,” ujar Dian Puspita.

Dian Puspita mendapati obat yang sering dikonsumsi Yuliana sudah hampir habis. Istri wali kota memberikan obat yang kurang selama sepuluh hari dan meminta agar Yuliana segera kembali kontrol ke rumah sakit.

“Mudah-mudahan semua lekas membaik ya Bu,” ujar Dian Puspita.

Di rumah pengungsian itu, cukup banyak anak-anak, ibu dan lansia. Semuanya berkumpul di satu rumah cukup besar. Seluruh pengungsi dan logistik dipusatkan di sini.

Selain mendapati Yuliana yang sakit jantung, istri wali kota juga mendapati seorang lelaki lansia lain yang tengah sakit. Melihat kondisi tersebut, Dian Puspita memastikan lelaki itu memiliki riwayat penyakit paru-paru dan penyakit jantung. Obat jantung lelaki itu hanyut terbawa arus banjir. Dian Puspita kemudian memeriksa kondisi kesehatannya dan memberikan obat jantung selama sepuluh hari. Dian Puspita menyarankan lelaki itu untuk kontrol kembali ke dokter spesialis jantung di RSUD Rasidin Padang.

Kedatangan istri wali kota di pengungsian sambil menyerahkan bantuan bagi seluruh korban terdampak. Bersama seluruh pengurus Dekranasda Kota Padang, bantuan diberikan kepada warga terdampak bencana banjir bandang yang terjadi Jumat pekan lalu.(Charlie)




Padang – Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Sumatera Barat, Ridwan Hosen, datang ke Posko Bencana Pemko Padang, Rabu (3/12/2025). Kedatangannya disambut Wali Kota Padang, Fadly Amran.

Saat kunjungan itu, Ridwan Hosen sempat menyampaikan rasa duka citanya kepada korban bencana banjir bandang yang terjadi pada Jumat pekan lalu. Menurutnya, kejadian ini sangat tidak disangka-sangka.

“Kejadian ini betul-betul di luar perkiraan, saat kita takut pantai dan lari ke arah perbukitan, ternyata di tempat tinggi ada banjir bandang yang datang, ini semua tidak disangka-sangka,” ungkapnya.

Ridwan Hosen berharap seluruh korban bencana banjir bandang tetap semangat. Tidak kenal lelah meski saat ini banyak yang berada di pengungsian.

“Tetap semangat dan tidak kenal lelah,” pesannya.

Di kesempatan itu, Hiswana Migas menyalurkan bantuan bagi korban terdampak banjir bandang. Organisasi mitra resmi Pertamina itu menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan air bersih bagi masyarakat yang hingga saat ini belum mendapatkan air bersih.

“Mudah-mudahan dapat membantu meringankan beban warga tertimpa bencana,” harap Ridwan Hosen.

Bantuan yang diantarkan Hiswana Migas langsung diterima Wali Kota Padang, Fadly Amran. Bantuan berupa air bersih dan uang tunai berada di Posko Bencana Pemko Padang di Rumah Dinas Wali Kota.

“Terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, tentunya ini akan meringankan beban yang terdampak bencana,” kata wali kota.(Charlie)

 






Padang – Posko Bencana di Guo, Kecamatan Kuranji, Kota Padang nampak berbeda dari biasa pada Rabu siang (3/12/2025). Anak-anak riuh bergembira. Pasalnya, Ketua Dekranasda Kota Padang, Ny Dian Puspita Fadly Amran datang membawa mainan.

“Waahh, ada mainan!,” ujar seorang anak dengan suara lantang.

Dian Puspita membawa sejumlah mainan bagi anak-anak terdampak bencana banjir bandang. Hati mereka riang bergembira. Mereka berebut.

Selain membawa mainan, Ketua Dekranasda Kota Padang juga membawa susu kotak. Susu tersebut dibagi-bagikan kepada anak-anak.

Kehadiran Ny Dian Puspita Fadly Amran di Posko Bencana Guo untuk memberikan bantuan kepada korban terdampak bencana banjir. Bantuan dari Dekranasda Kota Padang berupa susu kotak, pembalut wanita, pampers, makanan ringan, beras, mainan lego, buku mewarnai, pensil warna, sandal, jilbab, pakaian dalam perempuan, dan baju kaos laki-laki. Semua bantuan itu diserahkan ke Ketua Posko Bencana di Guo.

Selain melihat kondisi warga dan memberi bantuan, Ny Dian Puspita Fadly Amran juga melihat kesiapan dapur umum di Posko Bencana. Ibu-ibu nampak sibuk memasak.

“Bagaimana di dapur ibu, apa ada kekurangan bahan memasak?,” tanya istri wali kota kepada seorang ibu yang sedang berada di dekat tungku masak.

Si Ibu kemudian menjawab bahwa hingga saat ini tidak kekurangan bahan memasak. Bahan memasak cukup untuk beberapa waktu ke depan.

Di Posko Bencana ini berkumpul sebanyak 313 jiwa. Sebanyak 263 orang dewasa dan 50 orang balita dan anak-anak. Mereka berasal dari empat RT yang ada di Guo, Kecamatan Kuranji.

Saat penyerahan bantuan, nampak hadir Sekretaris Disnakerin Padang Destri Mulyati yang juga pengurus Dekranasda Kota Padang. Selain itu juga hadir mendampingi yakni Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setdako, Eka Putra Bukhari, serta sejumlah pengurus Dekranasda dan PKK Kecamatan.(Charlie)




Padang – Bencana banjir bandang di sejumlah kecamatan di Kota Padang mengakibatkan rusaknya infrastruktur. Salah satunya yakni bendungan irigasi yang mengairi sawah penduduk. Kota Padang terancam kekeringan.

Kekeringan di sejumlah sawah warga dipastikan akan menurunkan produksi beras selama beberapa waktu ke depan. Beruntung, Badan Pangan Nasional (Bapanas) datang membawa beras untuk warga Kota Padang.

Beras sebanyak 95 ton datang ke Posko Bencana Pemko Padang di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu (3/12/2025). Beras itu akan dibagikan kepada warga terdampak bencana.

“Bantuan beras sebanyak 95 ton ini bagi warga Kota Padang yang terdampak bencana banjir,” ucap Pengawas Mutu Hasil Pertanian, Direktorat Perumusan Standar Keamanan dan Mutu Pangan, Bapanas, Andang Rahmatullah kepada Diskominfo, Rabu (3/12/2025).

Bantuan beras ini untuk sementara telah diserahkan sebanyak 21 ton. Beras itu nantinya menyasar warga.

“Jumlah beras yang diberikan sesuai dengan angka jiwa yang terdampak, setiap orang mendapatkan 250 gram beras,” ungkap Andang.

Beras itu disalurkan hingga masa tanggap darurat selesai. Andang berharap, beras tersebut dapat meringankan beban warga terdampak bencana dan dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Kami turut prihatin atas bencana yang terjadi, semoga setelah ini segalanya kembali pulih,” harap Andang.

Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran mengucapkan terimakasih kepada Bapanas yang telah menggelontorkan 95 ton beras bagi warganya. Nantinya seluruh beras bantuan itu diserahkan kepada warga terdampak.

“Saya sudah pastikan supaya beras ini sampai ke warga,” ucap Fadly Amran.

Diketahui, ribuan hektare sawah di Padang terancam kekeringan. Dua bendungan irigasi, Koto Tuo dan Bendungan Gunung Nago rusak berat setelah dihantam banjir bandang pekan lalu.(Charlie)



Padang – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang membuka posko layanan pengurusan administrasi kependudukan di lokasi bencana banjir. Posko layanan itu sudah dimulai sejak Senin (1/12/2025) kemarin.

Kepala Disdukcapil Kota Padang, Teddy Antonius saat ditemui Diskominfo mengatakan bahwa animo warga terdampak bencana dalam mengurus adminduk meningkat pesat.

“Animo warga yang mengurus adminduk membludak saat kita buka posko layanan,” ucapnya, Rabu (3/12/2025).

Teddy mengatakan, pada hari pertama dibukanya posko layanan, sebanyak 133 warga terdampak langsung mengurus keperluan adminduknya. Saat itu juga seluruh administrasi mereka langsung dicetak di tempat.

“Di hari kedua kita buka posko layanan di Tabiang Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, ada 151 dokumen yang diterbitkan,” jelas Kadisdukcapil itu.

Teddy mengatakan, pengurusan adminduk sangat penting bagi warga terdampak bencana. Saat dokumen hilang, Diskducapil datang membantu.

“Intinya bagaimana hak kependudukan korban bencana pulih kembali, karena adminduk itu penting bagi korban bencana untuk pengurusan dokumen lain, KTP dan KK merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat,” ulas Teddy.

Rencananya, Disdukcapil akan membuka posko layanan di kecamatan lain. Kecamatan Pauh menjadi target selanjutnya, karena di kecamatan ini banyak warga yang menjadi korban banjir bandang.

“Silahkan warga Pauh untuk datang pada Jumat besok dan Senin pekan depan, dokumen warga akan kita pulihkan kembali,” tutur Kadisdukcapil.

Sementara itu, Kadisdukcapil juga sempat mengantarkan bantuan ke Posko Bencana Kota Padang di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu pagi. Di kesempatan itu diserahkan bantuan berupa bahan pokok dan pakaian bekas layak pakai.

“Bantuan ini kita bantu salurkan dari warga di Seberang Padang, semoga dapat meringankan beban korban terdampak bencana,” ujar Kadisdukcapil Padang.(Charlie)



Padang — Upaya pemulihan pasca banjir di Kota Padang terus dikebut. Hingga Senin (01/12/25), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemerintah Kota Padang telah menurunkan 23 unit alat berat untuk membersihkan lumpur dan sedimen yang menumpuk di 21 titik wilayah terdampak. 

Untuk mempercepat proses, pemerintah juga menyiapkan 5 unit alat berat tambahan yang saat ini masih dalam proses pengiriman ke lokasi.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Tri Hadiyanto, mengatakan bahwa pengerahan alat berat menjadi langkah utama karena volume sedimen yang tebal dan tersebar di banyak lokasi. Jenis alat yang diturunkan mulai dari ekskavator, loader, hingga dump truck.

“Hari ini 23 alat berat bekerja di 21 titik. Sedimen menumpuk cukup tebal sehingga pembersihan harus dipercepat menggunakan alat berat,” ujar Tri.

Pembersihan dilakukan secara bergiliran di sejumlah lokasi seperti :
-Perumahan Graha 3 Sungai Lareh
-Gurun Laweh
-Lumin Park
-Batu Gadang – Balai Gadang
-Guo
-Kampung Apa KPIK Lubuk Buaya
-Pasar Baru menuju Unand
-Batu Busuk
-SMAN 12 Padang
-Surau Gadang 
- Intake PDAM Kampung Koto Gunung Pangilun
-Intake Palukahan Gadang
-Kampung Lapai Nanggalo, btg aia dingin
-Air Dingin, koto tangah 
-Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah
- Kp apa KPIK, lubuk buaya
- Komplek indah permata (KIP) surau gadang
- Kurao Pagang
- Batu Gadang, Balai gadang
- Pasar Baru jalan ke Unand
- Cek Dam Limau Manis

Selain 23 unit yang telah bekerja, Tri menyebutkan akan ada 5 alat berat tambahan yang sedang dalam proses pengiriman untuk mempercepat penanganan di lapangan.

“Dengan penambahan 5 unit nanti, cakupan pembersihan bisa lebih luas dan waktu penyelesaian jauh lebih cepat,” tambahnya.

PUPR juga mengerahkan 100 tenaga manual untuk menangani bagian-bagian yang tidak bisa dijangkau alat berat, terutama di gang sempit dan area rumah warga.

Tri menegaskan bahwa percepatan pembersihan ini bertujuan mengembalikan akses publik dan memulihkan aktivitas masyarakat secepat mungkin. (**)


 

Padang - Gerak cepat ditunjukkan semua stakeholder untuk memastikan semua korban bencana hidrometeorologi di Kota Padang dapat menerima bantuan.

Pendistribusian bantuan pun senantiasa dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang yang menghimpun bantuan melalui Posko Bantuan Utama Palanta Rumah Dinas Walikota.

"Setiap bantuan yang masuk ke Posko Utama ini langsung kita distribusikan kepada korban terdampak," kata Kepala BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, Selasa (2/12/2025).

Berdasarkan rekap data BPBD Kota Padang, pada Senin (1/12/2025) dilakukan pendistribusian di 14 titik posko darurat yang tersebar di kecamatan dan kelurahan.

Diantara bantuan yang sudah disalurkan adalah ke posko Relawan PMI dengan rincian mie instant sebanyak 12 dus minyak goreng 2 kotak, biskuit roma 1 dus, dan gula 40 kg.

Selanjutnya, posko bantuan Kecamatan Koto Tangah dengan rincian bantuan nasi kotak 150, pakaian layak pakai 9 dus, mie instan 10 dus, beras 10 kg sebanyak 10 karung, handuk 20 helai, seprai 25 helai, dan biskuit/roti hatari 5 dus.

Untuk Posko Kecamatan Kuranji, paket sembako BNPB 20 paket, biskuit roma 5 dus, beras 10 kg sebanyak 5 karung, pakaian layak pakai 4 kantong, mie instan 10 dus, seprai 25 helai, handuk 10 helai, nasi 30 bungkus, mie instan 10 dus.

Posko Kecamatan Koto Tangah, beras 10 kg sebanyak 5 karung, roti hatari 2 dus, susu 3 kotak, handuk 25 lembar. Posko Panti Asuhan Jasmin Kelurahan Padang Utara, beras 10 kg sebanyak 5 karung, paket sembako BNPB 25 paket, biskuit/roti hatari 2 dus, paket sembako bantuan BNPB 55 ras paket.

Pos Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Kecamatan Lubuk Kilangan, mie 20 dus. Posko X Lapai Kec. Nanggalo/ Polri dengan bantuan beras 15 karung, sarden 5 dus, sarden 4 kaleng, minyak goreng 6 dus, roti 4 dus, air mineral 20 dus, dan beras 10 kg sebanyak 5 karung.

Dapur Umum Rumah Dinas Wakil Walikota Padang, bantuan berupa indomie sebanyak 15 dus, air mineral (330 ml) 5 dus, gula 1 kg 4 bungku. Posko PDB Kota Padang, teh Sariwangi 2 kotak, kopi Goodday 1 bungkus, air mineral (330 ml) 3 dus, roti Hatari 5 bungkus, mie instant 15 dus.

Posko Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, biskuit roma 2 dus, gula (1 kg) 1 karung, Teh Sari Murni 1 dus, minyak goreng 2 dus, beras 10 kg 5 karung, air mineral 1,5 L 2 dus, mie instan 5 dus.

Posko Kelurahan Lubuk Minturun bantuan berupa biskuit Crackers 2 dus, biskuit Hatari 3 dus, paket Sembako BNPB 5 paket, kasus/matras 100 lembar.

Posko Kecamatan Kuranji, bantuan sebanyak 86 dus, teh 2 dus, gula 5 dus, minyak goreng 2 dus, paket sembako 16 paket, kasus/matras 30 Lembar.

Posko Kecamatan Koto Tangah, paket sembako 10 paket, mie 5 dus, beras 15 karung, susu 5 dus, roti/biskuit 5 dus, beras 10 karung. Posko Kecamatana Padang Timur, mie 2 dus, beras 10 karung. Kemudian Pokso Dapur Wawako, susu 3 dus.

"Dari 28 November kita sudah mendistribusikan bantuan di 107 posko bantuan," terang Hendri Zulviton. (Raju/Taufik)




Padang - Bencana hidrometeorologi yang melanda Kota Padang mengakibatkan kerusakan terhadap 22 sekolah, masing-masing 8 PAUD/TK, 12 SD, dan 2 SMP. Total kerugian mencapai Rp6,8 M.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, 8 PAUD yang mengalami kerusakan adalah TK Kak Zahara di Jl. Maransi Kelurahan Air Pacah Kecamatan Koto Tangah Koto Tangah, TK Bunda Musnidar di Jl. Parak Anau Saiyo 3 No. 14.

PAUD KB Mekarsari Jl. Parkit Ujung Kelurahan Air Tawar Barat. TK Tunas Kemala Jl. MH. Thamrin Kelurahan Alang lawas. TK Islam Shabrina Jl. Gurun Laweh No. 26 Kecamatan Nanggalo.

PAUD SPS Bustanul Ulum Paud Batu Busuk RT 01 RW 03 Kelurahan Lambung Bukit. TK Al Witri Jalan Kampung Tanjung No 47 Kuranji. Terakhir, TK Al Mursalat 1 Jalan Lapau Manggis No. 46 Kuranji.

Untuk SD yang mengalami kerusakan adalah SDN 49 Batang Kabung Jl. Pulai Batang Kabung Ganting Koto Tangah. SDN 20 Dadok Tunggul Hitam Jl. Mandala No 16 Koto Tangah. SD Negeri 04 Baringin Jl. Hidayah Kelurahan Balai Gadang. SDN 16 Air Tawar Timur Jl. Pinang Sori I Air Tawar Timur.

Kemudian SDIT Nurul Ikhlas Jl. Pinang sori No. 15 Padang Utara. SDN 26 Air Tawar Timur Jl. Pinang Sori I Air Tawar Timur Padang Utara. SDN 28 Air Tawar Timur Jl. Pinang Sori I Air Tawar Timur Padang Utara. SDIT International Al-Amin Jl. Guru Laweh RT 02/RW 02 Kecamatan Nanggalo.

Selanjutnya, SD Negeri 12 Kampung Lapai Jl. Pulau Talena RT 06 RW 04 Kelurahan Lapai Nanggalo. SD Negeri 14 Tabing Banda Gadang Jln. Permata II Komp Bayamas Nanggalo. SDN 33 Kalumbuk Jl. Wisma Bunda Kuranji. Terakhir, SDN 32 Kuranji Jl. Guo Kuranji.

Sementara untuk SMP IT Al Amin Padang Jl. Gurun Laweh Kecamatan Nanggalo. SMP Islam Darul Quran Jl. Gadung Koto Panjang Ikua Koto Koto Tangah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova menyebut bahwa proses belajar mengajar sudah berlangsung di sejumlah sekolah di Kota Padang. Sementara untuk sekolah terdampak masih menyesuaikan.

"Keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik adalah yang utama. Jadi untuk sekolah yang tidak terdampak sudah mulai Senin (1/12/2025) kemarin," katanya. (Taufik)




Padang – Istri Wakil Wali Kota Padang, Ny Srihayati Maigus Nasir meneteskan air mata saat melihat warga terdampak bencana banjir di Kecamatan Nanggalo, Senin (1/12/2025). Matanya berair melihat warga di Kompleks Griya Permata I dan II, Kelurahan Tabing Banda Gadang. 

Saat mengunjungi daerah itu, tingginya lumpur membuat kendaraan sulit melalui medan. Lumpur tebal setinggi hampir satu meter itu menutupi jalan. Hingga akhirnya istri wakil wali kota harus menaiki mobil double cabin type dakkar agar bisa sampai di lokasi bencana. 

Ny Srihayati tergugu hingga akhirnya meneteskan air mata ketika mendapati rumah warga yang masih tergenang lumpur setinggi pinggang orang dewasa. Air hujan yang terkurung di dalam rumah warga belum sempat dikeluarkan. Sebab seluruh warga harus berada di pengungsian.   

“Saya tak bisa berkata-kata melihat ini semua, saya merasa kasihan dengan warga yang tidak dapat tidur di rumah karena air dan lumpur masih menggenang, lumpur sepinggang juga masih berada di dalam rumah warga,” tutur Ny Srihayati Maigus Nasir kepada Diskominfo. 

Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Padang itu juga mendapati perubahan arus sungai yang ada di dekat perumahan yang dikunjungi. Kencangnya arus banjir bandang membentuk jalur aliran baru (shortcut). 

“Sebelumnya aliran sungai cukup jauh dari perumahan ini, akan tetapi setelah banjir kemarin, aliran sungai berada tepat di belakang rumah warga,” ucap Ny Srihayati. 

Sepanjang melihat lokasi itu, Ny Srihayati tak kuasa menahan tangis. Terlebih melihat rumah-rumah warga yang terendam, jalan yang tertutup lumpur, serta wajah warga yang masih shock dengan kondisi yang didapati. 

“Saya menangis deras setelah memberi bantuan di satu titik tempat yang terisolasi. Luar biasa ketika melihat kondisi warga yang tiga hari terkurung, tidak mendapatkan bantuan, mengungsi dan tidur di masjid,” terangnya. 

Saat kunjungan itu, Ny Srihayati menyerahkan bantuan kepada warga terdampak di Tabing Banda Gadang. Bantuan diterima langsung oleh warga.(Charlie)




Padang – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Padang ikut peduli bencana banjir di Padang. Begitu mendapat kabar banyaknya warga yang terdampak, organisasi wanita ini kemudian mengunjungi korban banjir di sejumlah lokasi. 

Tak ingin warga terdampak banjir menderita karena tidak mendapat asupan makanan, pengurus GOW gerak cepat membungkus nasi. Nasi bungkus disiapkan untuk kemudian diantarkan ke lokasi bencana, Senin (1/12/2025). 

Lokasi pertama yang dikunjungi yakni Perumahan Grand Batara, Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo. Di lokasi ini, Ketua GOW Kota Padang, Ny Srihayati Maigus Nasir beserta pengurus disambut warga setempat serta Lurah Kurao Pagang. Bantuan kemudian disalurkan kepada warga. 

Setelah itu Ketua GOW beserta rombongan menuju Komplek Perumdak 3, RT 3 RW 5, Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo. Nasi bungkus kemudian diserahkan kepada warga terdampak bencana. Kemudian bantuan juga diserahkan di Komplek Taruko, Jalan Merdeka 3, Kelurahan Tabing Banda Gadang, serta Komplek Griya Permata II, Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo.  

Setelah di Kecamatan Nanggalo, pengurus GOW Kota Padang kemudian menuju Kelurahan Guo, Kecamatan Kuranji. Di lokasi ini, GOW Kota Padang tidak hanya membagikan nasi bungkus, tetapi juga menyerahkan selimut, sembako, terpal, serta air mineral bagi masyarakat yang mengalami dampak lebih luas akibat bencana.

Di kesempatan itu, istri Wakil Wali Kota Padang, yang juga Ketua GOW Kota Padang, Ny Srihayati Maigus Nasir, menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa memperbanyak zikir, istighfar, dan doa, sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam menghadapi musibah. Ketua GOW juga mengajak masyarakat untuk berdoa bersama agar dampak bencana segera teratasi, keadaan kembali pulih, serta kota dapat tertata dengan baik kembali.

“Melalui kegiatan GOW Peduli ini, kita berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban masyarakat serta memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial di tengah ujian bencana yang melanda,” harap Ketua GOW Kota Padang itu.(Charlie)







Padang - Pemerintah Kota (Pemkot) Padang menyiapkan 80 unit rumah sebagai hunian sementara bagi warga yang masih berada di pengungsian pascabencana. Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengatakan bahwa fasilitas ini diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak memungkinkan tinggal lebih lama di lokasi pengungsian karena alasan kesehatan maupun kondisi lingkungan.

“Saat ini kami memiliki sekitar 80 rumah pasca-COVID yang bisa digunakan sementara sebagai tempat penampungan warga,” ujar Fadly, Selasa (2/12/2025) saat meninjau lokasi terdampak banjir di Tabing Banda Gadang, Nanggalo, Kota Padang.

Selain penyediaan hunian sementara, Pemkot Padang juga telah mengajukan pembangunan hunian tetap kepada pemerintah pusat. 

Proses koordinasi dengan sejumlah kementerian terus dilakukan agar pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak dapat dipercepat.

Untuk memastikan seluruh bantuan tepat sasaran, Fadly telah menginstruksikan camat dan lurah untuk melakukan pendataan menyeluruh terhadap rumah warga yang mengalami rusak berat, rusak sedang, hingga tidak layak huni.

“Pendataan ini bagian penting dari proses pemulihan. Kami ingin memastikan bahwa bantuan diberikan sesuai kebutuhan di lapangan dan tepat sasaran,” tegasnya.

*Komdigi Bangun Posko dan Media Center*

Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus memastikan pemulihan konektivitas jaringan serta infrastruktur telekomunikasi di wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatra.

Selain pemulihan teknis, Komdigi juga mendirikan sejumlah Posko sebagai Pusat Informasi dan Media Center untuk mendukung komunikasi darurat dan koordinasi penanganan bencana.

Di Aceh, posko dipusatkan di Gedung Sekretariat Daerah Provinsi Aceh, sementara di Sumatra Barat posko ditempatkan di Komplek Kantor Gubernur Sumbar.

Untuk Sumatra Utara, Posko Komdigi beroperasi di tiga titik, yakni Gedung Kwarda Gerakan Pramuka Sumut, Gelanggang Olahraga (GOR) Pandan Tapanuli Tengah), serta Posko Dukungan Psikososial di Hamparan Perak, Deli Serdang.

Posko tersebut berfungsi sebagai ruang kerja bagi jurnalis, pusat penyelenggaraan konferensi pers, serta titik koordinasi lapangan bagi satuan Komdigi, operator seluler, pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan terkait.

Selain itu, posko menjadi lokasi pemantauan jaringan telekomunikasi oleh Balai Monitoring (Balmon) di tingkat wilayah, sekaligus ruang redaksi bersama untuk penyusunan narasi, informasi publik, dan berbagai konten terkait penanganan bencana.



Padang – Istri Wakil Wali Kota Padang, Ny Srihayati Maigus Nasir meneteskan air mata saat melihat warga terdampak bencana banjir di Kecamatan Nanggalo, Senin (1/12/2025). Matanya berair melihat warga di Kompleks Griya Permata I dan II, Kelurahan Tabing Banda Gadang. 

Saat mengunjungi daerah itu, tingginya lumpur membuat kendaraan sulit melalui medan. Lumpur tebal setinggi hampir satu meter itu menutupi jalan. Hingga akhirnya istri wakil wali kota harus menaiki mobil double cabin type dakkar agar bisa sampai di lokasi bencana. 

Ny Srihayati tergugu hingga akhirnya meneteskan air mata ketika mendapati rumah warga yang masih tergenang lumpur setinggi pinggang orang dewasa. Air hujan yang terkurung di dalam rumah warga belum sempat dikeluarkan. Sebab seluruh warga harus berada di pengungsian.   

“Saya tak bisa berkata-kata melihat ini semua, saya merasa kasihan dengan warga yang tidak dapat tidur di rumah karena air dan lumpur masih menggenang, lumpur sepinggang juga masih berada di dalam rumah warga,” tutur Ny Srihayati Maigus Nasir kepada Diskominfo. 

Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Padang itu juga mendapati perubahan arus sungai yang ada di dekat perumahan yang dikunjungi. Kencangnya arus banjir bandang membentuk jalur aliran baru (shortcut). 

“Sebelumnya aliran sungai cukup jauh dari perumahan ini, akan tetapi setelah banjir kemarin, aliran sungai berada tepat di belakang rumah warga,” ucap Ny Srihayati. 

Sepanjang melihat lokasi itu, Ny Srihayati tak kuasa menahan tangis. Terlebih melihat rumah-rumah warga yang terendam, jalan yang tertutup lumpur, serta wajah warga yang masih shock dengan kondisi yang didapati. 

“Saya menangis deras setelah memberi bantuan di satu titik tempat yang terisolasi. Luar biasa ketika melihat kondisi warga yang tiga hari terkurung, tidak mendapatkan bantuan, mengungsi dan tidur di masjid,” terangnya. 

Saat kunjungan itu, Ny Srihayati menyerahkan bantuan kepada warga terdampak di Tabing Banda Gadang. Bantuan diterima langsung oleh warga.(Charlie)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.