Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Agam Agama Artikel Bank Nagari Baru Batam Bawaslu Tanah Datar Beeita DPRD Tanah Datar berita DPRD berita DPRD Maklumatnews berita DPRD Tanah Datar Berita DPRD Tanah Datat berita DPRD TD berita Maklumatnews Tanah Datar berita Pemkab Tanah Datar berita Tanah Daftar Berita Tanah Datar Berita Tanah Datar Maklumatnews berita TanahaDatar Maklumatnews berura DPRD Tanah Datar Beruta Tanah Datar Box Redaksi bpjs Bukit Tinggi Dharmasraya Dirlantas Polda Sumbar Ditkrimsus Polda Sumbar Dovy Djanas DPR RI DPRD DPRD Kota Padang Dprd payakumbuh DPRD Sumbar DPRD Tanah Datar DPRD TD Epyardi Asda Jabar Jakarta Jakarta. Jawa Tengah Kab. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Selatan. Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Solok KAI Sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Solok Selatan kejadian Kodim 0312/Padang Korem 032/Wbr Kota Padang Kota Padang. Kota Pariaman Kriminal Legis Legislatif Liputan Khusus Luak Limopuluah Maklumatnews Maklumatnews Tanah Datar Medan MUA NasDem Nasional Nasional. Olahraga Opini Otomotif Padang padang panjang. Padang Pariaman Pariwara Bank Nagari Pasaman Barat pasaman. pay Payakumbuh PD TIDAR Sumbar PDAM Pembangunan Pemkab Pemko Padang Pemko Padang. Pendidikan Peristiwa Perpani Sumbar PoldaSumbar Politik Polres Polres Bukittinggi Polres Padang Pariaman Polres Pasaman Barat PolresDharmasraya Polresta Padang Polri Polri. Sawahlunto Sijunjung Solok Sosial dan Budaya Sport Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Tanag Datar Tanah Data Maklumatnew Tanah Datar Tanah Datar Maklumatnews Terbaru TNI Uin Utama



   PADANG – Komitmen Perumda Air Minum (AM) Kota Padang dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat terus dibuktikan lewat langkah-langkah strategis di lapangan. Saat ini, perusahaan pelat merah tersebut tengah fokus melakukan pekerjaan pemasangan jaringan pipa baru di kawasan Jati, tepatnya di depan gerbang RSUP Dr. M. Djamil Padang.
‎Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Kawasan Jati, terutama objek vital seperti RSUP Dr. M. Djamil, membutuhkan jaminan kepastian suplai air bersih yang stabil dan higienis setiap saat. Pemasangan instalasi pipa baru ini menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan sistem distribusi air bersih di wilayah tersebut guna menghadirkan pelayanan yang jauh lebih baik dan prima ke depan.
‎Mengingat lokasi pengerjaan berada di jantung aktivitas kota yang padat akan lalu lintas kendaraan, pedagang, dan mobilitas masyarakat, Perumda AM Kota Padang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses konstruksi berlangsung.
‎Kasubag Humas dan Protokoler Perumda AM Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa kenyamanan masyarakat tetap menjadi perhatian utama manajemen. Oleh karena itu, sebelum alat berat dan material diturunkan, pihaknya telah melakukan langkah-langkah persuasif dan prosedural demi menghormati warga setempat.
‎"Jauh hari sebelum pekerjaan ini dimulai, Perumda AM Kota Padang telah berkirim surat resmi untuk meminta izin pelaksanaan pekerjaan kepada seluruh perangkat wilayah di lokasi. Koordinasi dan permohonan izin kepada Ketua RT, RW, hingga Ketua Pemuda setempat telah tuntas kami lakukan sebelum proyek berjalan," ujar Adhie Zein.
‎Saat ini, proses pengerjaan di lapangan masih berlangsung intensif dan diperkirakan akan berjalan dalam beberapa hari ke depan. Adhie mengakui, karena proyek sedang berada dalam tahap krusial dan belum sepenuhnya rampung, kondisi fisik di sekitar lokasi seperti bekas galian aspal, selokan, serta infrastruktur penunjang lainnya yang terdampak memang belum bisa langsung diperbaiki secara permanen.
‎Namun, masyarakat tidak perlu khawatir. Perumda AM Kota Padang memberikan garansi penuh bahwa pemulihan lingkungan sekitar akan dilakukan secepat mungkin begitu proses penyambungan pipa selesai.
‎"Begitu pengerjaan pipa ini selesai, seluruh infrastruktur yang terdampak akibat proyek ini dipastikan segera diperbaiki dan dikembalikan kondisinya seperti semula. Untuk itu, kami memohon doa, dukungan, serta kesabaran dari seluruh masyarakat sekitar dan para pengguna jalan. Semua ketidaknyamanan sementara ini semata-mata kami lakukan demi menghadirkan pelayanan air bersih yang jauh lebih andal dan mengalir lancar untuk kita bersama," pungkas Adhie Zein menutup keterangannya.(SRP)



Padang Pariaman – Komitmen Polres Padang Pariaman dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika kembali dibuktikan melalui pengungkapan kasus yang dilakukan jajaran Satuan Reserse Narkoba. Seorang pria berinisial AS (32) berhasil diamankan dalam operasi yang digelar pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB di sebuah rumah di Korong Toboh Padang Kapeh, Nagari Toboh Gadang Selatan, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman.

Pengungkapan tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/32/VII/2026/SPKT/SATRESNARKOBA/POLRES PADANG PARIAMAN/POLDA SUMBAR.

Penindakan berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa wilayah Nagari Toboh Gadang Selatan diduga kerap dijadikan lokasi transaksi narkotika. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Padang Pariaman segera melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan seorang pria yang mengaku bernama Andika Saputra alias Andi.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa delapan paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu dibungkus lakban warna cokelat, enam paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu dibungkus plastik klip bening, serta satu unit telepon genggam merek Oppo.

Dari hasil interogasi awal, terduga mengakui bahwa barang bukti yang ditemukan tersebut adalah miliknya. Selanjutnya, terduga beserta seluruh barang bukti diamankan ke Mapolres Padang Pariaman guna menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres Padang Pariaman melalui Satresnarkoba  AKP. Iptu Irhas Murad, S.H, M.H menegaskan bahwa pihaknya akan terus menunjukkan komitmen dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Padang Pariaman. Dukungan serta informasi dari masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam membantu aparat mengungkap berbagai kasus narkotika.

Polres Padang Pariaman juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman narkoba.

Perlu diketahui, tersangka yang diamankan saat ini masih menjalani proses penyidikan. Yang bersangkutan tetap memiliki hak-hak hukum dan dianggap tidak bersalah hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.



PADANG – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 menorehkan catatan penting bagi perjalanan panjang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Di usia yang kian matang, institusi penjaga keamanan negara ini terus dituntut memperkuat komitmennya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang Presisi dan humanis.

Apresiasi mendalam terhadap kiprah Korps Bhayangkara tersebut mengalir dari berbagai elemen, salah satunya dari Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Wartawan (DPW PW) Fast Respon Nusantara Counter Polri Sumatera Barat.

Ketua DPW PW Fast Respon Nusantara Sumatera Barat, Ridwan Syafriandi, S.IP., menyampaikan rasa hormat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel kepolisian, khususnya di jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat. Dedikasi dan semangat pengabdian tanpa lelah dinilai menjadi kunci terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di Ranah Minang.

"Atas nama keluarga besar DPW PW Fast Respon Nusantara Counter Polri Sumatera Barat, kami mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Terima kasih atas dedikasi, pengabdian, serta kerja keras seluruh insan Bhayangkara dalam menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat. Semoga Polri semakin Presisi, dicintai rakyat, serta kokoh sebagai institusi yang profesional, modern, dan terpercaya," ujar Ridwan hangat.

Kado Istimewa untuk Kapolda Sumbar

Hari jadi ke-80 ini terasa kian istimewa bagi publik Sumatera Barat. Momentum ini bertepatan dengan kabar bahagia atas kenaikan pangkat Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Komisaris Jenderal Polisi Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si.

Bagi Ridwan, pencapaian pangkat bintang tiga tersebut merupakan buah manis dari integritas, rekam jejak kepemimpinan, dan prestasi nyata yang diukir Komjen Pol Gatot Tri Suryanta selama mendedikasikan hidupnya di korps baju cokelat.

"Kami mengucapkan selamat dan sukses atas amanah serta kehormatan besar yang diberikan negara kepada Bapak Komjen Pol Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si. Semoga beliau senantiasa dianugerahi kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam memimpin serta membawa Polda Sumatera Barat melangkah lebih maju, humanis, dan kian lekat di hati masyarakat," tuturnya.

Merawat Sinergi, Mengawal Informasi

Di bawah nakhoda Komjen Pol Gatot Tri Suryanta, Polda Sumatera Barat dinilai sukses merajut jembatan komunikasi dengan berbagai lini. Mulai dari organisasi kemasyarakatan, jurnalis, hingga para tokoh adat dan agama (tungku tigo sajarangan). Sinergi multisektor inilah yang menjadi fondasi kokoh dalam merawat stabilitas keamanan daerah secara berkelanjutan.

Menutup keterangannya, Ridwan menegaskan komitmen DPW PW Fast Respon Nusantara Sumatera Barat untuk terus berjalan beriringan bersama Polri melalui kolaborasi yang konstruktif. Peran media dan jurnalis akan dioptimalkan sebagai mitra strategis dalam mengedukasi kamtibmas serta menyajikan informasi yang edukatif bagi publik.

"Semoga di usia ke-80 ini, Polri tidak hanya semakin profesional secara struktural, tetapi juga kian dicintai secara kultural oleh masyarakat, sekaligus teguh menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," pungkas Ridwan.

 

Dari Setetes Darah untuk Ribuan Harapan: Hendra Pebrizal Menumbuhkan Budaya Kemanusiaan di Lingkungan Perumda AM Kota Padang

Di balik tugas besar memastikan air bersih mengalir ke ribuan rumah warga Kota Padang setiap hari, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang ternyata juga sedang mengalirkan sesuatu yang jauh lebih berharga: harapan hidup bagi sesama manusia.

Rabu (24/6/2026) pagi, suasana di halaman parkir Kantor Perumda AM Kota Padang tampak berbeda. Tidak ada sekat jabatan, tidak ada perbedaan status antara pimpinan dan pegawai. Yang terlihat justru semangat kebersamaan yang berpadu dengan nilai kemanusiaan.

Satu per satu karyawan duduk di kursi donor, mengulurkan lengannya dengan penuh kesadaran bahwa darah yang mereka berikan hari itu akan menjadi harapan bagi seseorang yang sedang berjuang melawan penyakit, menjalani operasi, ataupun bertahan hidup di ruang perawatan rumah sakit.

Bagi sebagian orang, donor darah mungkin hanya berlangsung sekitar 15 menit. Namun bagi orang yang membutuhkan, waktu singkat tersebut bisa menjadi penentu antara harapan dan keputusasaan.

Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, memandang kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin perusahaan, melainkan sebuah gerakan sosial yang harus terus ditumbuhkan sebagai budaya bersama.

Menurutnya, perusahaan yang sehat bukan hanya diukur dari pencapaian kinerja, laba, ataupun kualitas pelayanan publik yang diberikan, tetapi juga dari seberapa besar kepeduliannya terhadap kehidupan manusia.

"Selama ini masyarakat mengenal Perumda AM sebagai perusahaan yang mengalirkan air bersih. Namun lebih dari itu, kami ingin menghadirkan budaya kepedulian. Sebab pada akhirnya, perusahaan hadir bukan hanya untuk melayani kebutuhan masyarakat, tetapi juga untuk menjaga nilai-nilai kemanusiaan tetap hidup," ujar Hendra.

Ia mengajak seluruh karyawan yang memiliki kondisi tubuh sehat untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup dan bentuk tanggung jawab sosial.

Sebab, menurutnya, stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) tidak pernah benar-benar aman jika hanya mengandalkan donor ketika ada kondisi darurat.

"Sering kali orang baru mencari darah ketika musibah datang. Padahal kebutuhan darah di rumah sakit tidak pernah berhenti. Ada ibu melahirkan, pasien kecelakaan, penderita talasemia, pasien operasi, hingga penderita kanker yang setiap hari membutuhkan bantuan kita. Karena itu, donor darah harus menjadi budaya, bukan sekadar kegiatan seremonial," katanya.

Di tengah kehidupan modern yang serba cepat dan cenderung individualistis, Hendra menilai donor darah menjadi pengingat bahwa manusia tetap saling bergantung satu sama lain.

Ia menyampaikan sebuah pesan sederhana namun sangat mendalam.

"Teknologi sudah berkembang sangat pesat, tetapi sampai hari ini belum ada mesin yang bisa menciptakan darah manusia. Artinya, kehidupan seseorang masih sangat bergantung pada kepedulian manusia lainnya. Inilah yang membuat donor darah menjadi sangat istimewa."

Baginya, mendonorkan darah merupakan bentuk sedekah yang paling universal. Tidak memandang suku, agama, jabatan, maupun status sosial.

"Ketika darah itu mengalir ke tubuh pasien, kita tidak pernah tahu siapa yang menerimanya. Bisa jadi seorang ibu, seorang anak, seorang ayah, bahkan seseorang yang belum pernah kita kenal seumur hidup. Tetapi di situlah letak keindahan kemanusiaan. Kita membantu tanpa syarat dan tanpa pamrih."

Selain menjadi investasi sosial, donor darah juga menjadi investasi kesehatan bagi para pendonor.

Hendra menjelaskan, donor darah yang dilakukan secara rutin dan sesuai prosedur medis dapat membantu menjaga kesehatan jantung, melancarkan sirkulasi darah, mengontrol kadar zat besi dalam tubuh, merangsang pembentukan sel darah merah baru, sekaligus menjadi sarana deteksi dini terhadap sejumlah penyakit menular.

Namun, menurutnya, manfaat terbesar bukan hanya terletak pada aspek fisik, melainkan pada ketenangan batin yang dirasakan setelah membantu sesama.

"Ada kebahagiaan yang tidak bisa dibeli dengan uang ketika kita mengetahui bahwa sebagian dari diri kita mampu menyelamatkan kehidupan orang lain. Perasaan itulah yang menjadi energi positif bagi kesehatan mental seseorang."

Di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini, Hendra berharap gerakan donor darah dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk memperkuat solidaritas dan empati sosial.

Ia ingin semangat berbagi terus tumbuh, tidak hanya di lingkungan Perumda AM Kota Padang, tetapi juga menginspirasi berbagai instansi pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat luas.

"Jangan menunggu kaya untuk membantu sesama. Jangan menunggu menjadi tokoh besar untuk berbuat baik. Ketika tubuh kita sehat, sesungguhnya kita sudah memiliki modal yang sangat berharga untuk menyelamatkan kehidupan orang lain."

Di akhir pesannya, Hendra menyampaikan satu kalimat yang menjadi refleksi mendalam bagi semua orang.

"Air bersih yang kami distribusikan menghidupi kota ini setiap hari. Tetapi darah yang kita donorkan hari ini, mungkin sedang menghidupkan masa depan seseorang. Karena sejatinya, peradaban yang maju bukan hanya tentang pembangunan fisik, melainkan tentang seberapa besar kepedulian manusia terhadap manusia lainnya."

Dari halaman parkir sederhana itu, lahirlah sebuah pesan besar. Bahwa kemanusiaan tidak selalu hadir dalam tindakan yang rumit dan megah.

Kadang, kemanusiaan hanya dimulai dari keberanian seseorang untuk menggulung lengan bajunya, mengulurkan tangan, dan membiarkan setetes darahnya mengalir menjadi kehidupan bagi orang lain.

 ‎

‎  PADANG – Langkah besar untuk menjamin ketahanan air bersih dan keselamatan warga Kota Padang resmi dimulai. Perumda Air Minum (AM) Kota Padang menandatangani kontrak paket kegiatan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berkapasitas 200 liter per detik (l/dtk), lengkap dengan bentangan jaringan perpipaan sepanjang kurang lebih 19 kilometer.
‎Proyek infrastruktur vital ini didanai dengan pagu anggaran fantastis mencapai kurang lebih Rp284 miliar, bersumber dari sinergi bersama Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, serta Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Sumatera Barat.
‎Hadirnya proyek ini menjadi angin segar sekaligus jawaban konkret atas kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di tiga wilayah kecamatan berpenduduk padat: Koto Tangah, Nanggalo, dan Kuranji. Tidak sekadar meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jangkauan distribusi, megaproyek ini dirancang khusus dengan aspek mitigasi bencana gempa bumi guna menjaga keberlanjutan layanan di masa depan.
‎Komitmen Pelayanan dan Mitigasi Bencana
‎Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas terealisasinya penandatanganan kontrak ini. Menurutnya, proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk kesejahteraan dan keselamatan warga Kota Padang.
‎"Alhamdulillah, penandatanganan kontrak ini adalah tonggak sejarah baru bagi pelayanan air bersih di Kota Padang. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Pekerjaan Umum, Ditjen Cipta Karya, serta Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Sumatera Barat atas dukungan luar biasa ini," ujar Hendra Pebrizal.
‎"Dengan anggaran mencapai 284 miliar rupiah, proyek SPAM 200 liter per detik dan jaringan pipa sepanjang 19 kilometer ini akan mengoptimalkan distribusi air bersih secara signifikan di Kecamatan Koto Tangah, Nanggalo, dan Kuranji. Lebih dari itu, infrastruktur ini kami rancang dengan standar tinggi sebagai langkah mitigasi gempa. Kita tahu Padang berada di wilayah rawan bencana, dan Perumda AM berkomitmen memastikan bahwa saat terjadi guncangan sekalipun, sistem pasokan air bersih bagi masyarakat tetap tangguh dan terjaga," tegasnya.
‎Sinergi untuk Padang Tangguh
‎Dengan dimulainya proyek ini, Perumda AM Kota Padang terus membuktikan posisinya sebagai badan usaha milik daerah yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan publik harian, tetapi juga visioner dalam menghadapi tantangan alam.
‎Pekerjaan fisik yang akan segera berjalan ini diharapkan dapat didukung penuh oleh seluruh lapisan masyarakat agar berjalan lancar, tepat waktu, dan segera mengalirkan manfaatnya ke rumah-rumah warga di Kota Tercinta.



BUKITTINGGI – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bukittinggi menunjukkan komitmen nyatanya dalam mengayomi dan mendekatkan diri dengan masyarakat. Hal ini dibuktikan melalui aksi kemanusiaan berupa penyaluran bantuan sosial (bansos) yang menyasar para lansia dan anak yatim di wilayah Kabupaten Agam.

Kegiatan bakti sosial yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto, S.I.K., M.Si. Didampingi oleh jajaran pejabat utama Polresta serta pengurus Bhayangkari Cabang Kota Bukittinggi, rombongan bergerak mengunjungi dua titik lokasi, yakni Panti Sosial Tresna Werdha IKHWANUS Shafa Hajjah Djusni dan Panti Asuhan An-Nur yang terletak di Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam.

Dalam kunjungan tersebut, Polresta Bukittinggi menyerahkan bantuan berupa paket sembako beserta berbagai kebutuhan logistik sehari-hari. Bantuan ini diserahkan secara simbolis dan personal kepada para lansia serta anak-anak asuh yang berada di kedua institusi sosial tersebut.

Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini sejatinya adalah momentum untuk memperkuat pengabdian Polri kepada masyarakat.

"Kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk empati dan kepedulian nyata dari seluruh personel Polresta Bukittinggi. Melalui semangat 'Polri Untuk Masyarakat', kami ingin terus hadir di tengah-tengah warga, bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung yang memberikan manfaat langsung," ujar Kombes Pol Ruly.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi serta menjaga hubungan yang harmonis antara kepolisian dan segenap lapisan masyarakat.

Kehadiran jajaran Polresta Bukittinggi dan Bhayangkari ini pun disambut dengan kehangatan dan rasa syukur oleh pengurus panti serta para penerima manfaat. Melalui bantuan yang disalurkan, diharapkan dapat meringankan pemenuhan kebutuhan harian panti sekaligus membawa kebahagiaan tersendiri bagi para lansia dan anak-anak asuh dalam menyambut hari jadi kepolisian nasional tahun ini.

Dengan terselenggaranya agenda sosial ini, Polresta Bukittinggi kembali menegaskan komitmennya untuk terus berjalan beriringan bersama masyarakat, menciptakan situasi yang aman, kondusif, dan sarat akan nilai-nilai kemanusiaan di wilayah hukum Kota Bukittinggi dan sekitarnya.

Penulis: Sukra Rahmat Putra

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.