Articles by "Maklumatnews"

Showing posts with label Maklumatnews. Show all posts

Wagub Audy Joinaldy Bantu Ahli Waris Korban Galodo 50 Juta Rupiah
Maklumatnews, TD, - Wakil Gubernur (Wagub) provinsi Sumatra Barat Audy Joinaldy memberikan bantuan sebesar Rp50 juta kepada 10 keluarga atau ahli waris korban banjir bandang dan galodo yang belum ditemukan. 

Bantuan tersebut diberikan langsung oleh Wagub bersama rombongan serta didampingi bupati Tanah Datar Eka Putra, di Indojolito Batusangkar Sabtu (8/6).

"Ini wujud kepedulian pak Wagub atas bencana yang terjadi di Tanah Datar, karena kunjungan hari ini merupakan kali kedua beliau ke Tanah Datar Pasca Bencana," kata Eka Putra.

"Bantuan yang diberikan Wagub ini merupakan sumbangan pribadi dan dari keluarga besarnya dengan total Rp50 juta yang diperuntukkan bagi 10 keluarga atau ahli waris dari korban yang belum ditemukan".. 

"Alhamdulillah, setiap keluarga atau ahli waris nantinya masing-masing akan peroleh 5 juta rupiah, terima kasih pak Wagub, semoga dinilai ibadah dan dibalasi pahala oleh Allah," tukasnya. 

Pada kesempatan tersebut Wagub Audy Joinaldy menyampaikan ucapan dan ungkapan turut berdukacita dan berdoa keluarga korban yang di tinggalkan senantiasa diberi ketabahan dan keikhlasan.

"Semoga dengan bantuan yang serahkan ini sedikit banyaknya dapat meringankan beban keluarga yang terdampak bencana, khususnya keluarga korban yang belum ditemukan," katanya. 

"Kami Pemerintah bersama seluruh pihak terkait terus berkomitmen melaksanakan berbagai aktivitas pemulihan dan pembangunan agar kembali normal dan kesejahteraan masyarakat pasca bencana juga semakin baik," pungkasnya. (Pinos/rls)

PT. United Tractors Tbk Bersama JTrust Bank Bantu Korban Galodo Tanah Datar
Maklumatnews, TD – "Apa yang kami hantarkan hari ini sebagai bentuk kepedulian dan rasa duka mendalam atas musibah banjir bandang yang melanda kabupaten Tanah Datar dan sekitarnya dengan menimbulkan korban baik harta maupun nyawa".

Hal itu disampaikan Ridyawan Amnar, kepala divisi coorporatiaon yang didampingi stafnya Salbita serta staf Jtrust bank kepada awak media saat menyerahkan bantuan di Posko Indo Jolito Batusangkar, Kamis (6/6).

"Untuk itu, bantuan ini semoga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan harapan kondisi ini cepat membaik dan bagi korban untuk selalu sabar dalam menghadapi musibah ini".

Pasca Bencana Banjir Bandang yang terjadi telah meningalkan luka yang mendalam bagi masyarakat Tanah Datar, pasalnya banyak korban jiwa baik yang luka-luka dan meninggal dunia bahkan maaih ada korban yang belum ditemukan pada Galodo yang terjadi pada tanggal 11 Mei lalu.

Rasa simpati dari berbagai kalangan maupun komunitas dan bahkan dari bebagai Perusahaan baik dari BUMN maupun dari swasta dan bantuan ini kolaborasi PT United Tractors dengan J-Trust bank berupa kebutuhan harian dan selimut juga peminjaman 1 unit alat berat eskavator PC 100.

Alat berat ini akan diperbantukan dalam penanggulangan bencana serta upaya pembersihan tumpukan material yang berserakan serta Timbunan Lumpur.

Kegiatan ini merupakan Program Peduli Bencana PT United Tractors Group Komatsu dan J Trust Bank dengan menurunkan alat berat Ekskavator serta alat alat mesin potong kayu dan cangkul bersama sebahagian karyawan untuk turun ke lokasi bencana.

Sementara itu, Koordinator United Tractors Ichwan Habsudi mengatakan PT United Tractors Tbk bersama Bank J Trust hadir ke Tanah Datar ikut berpartisipasi untuk membantu dinas terkait dalam pemulihan lokasi bencana serta karyawan dari perusahaan juga akan membantu dilokasi.

Serelah menyerahkan bantuan ke Posko utama  berupa kebutuhan pengungsi seperti Popok bayi , Selimut, Pembalut Dan Tas Sekolah serta Vitamin senilai 50 juta rupiah, rombongan bertemu bupati Eka Putra. (Pinos)

Masyarakat Rambatan Sampaikan Ucapan Terimakasih Atas Bantuan Dari Wartawan Luhak Limopuluah
Maklumatnews, Tanah Datar, - Banjir bandang lahar dingin (galodo) yang melanda daerah kabupaten Tanah Datar, Agam dan Padang Pariaman di propinsi Sumbar Sabtu (11/5) telah meluluh lantakkan sendi-sendi ekonomi serta mengakibatkan puluhan korban jiwa, harta benda dan lainnya.

Kondisi demikian mengetuk nurani Jurnalis yang tergabung dalam Balai Wartawan Luhak Limopuluah dengan mendirikan posko bantuan wartawan Luhak Limopuluah Peduli Banjir Bandang dalam menggalang dan mengumpulkan dana selama 5 hari yang berpusat di samping tugu Adipura kota Payakumbuh.

Kemudian, pada hari Sabtu (25/5) rombongan wartawan Luhak Limopuluah langsung mendistribusikan hasil bantuan yang disumbangkan masyarakat kota Payakumbuh dan Limapuluh Kota selama 5 hari tersebut ke nagari-nagari yang berdampak langsung musibah banjir bandang tersebut.

Tujuan distribusi rombongan wartawan Luak Limopuluah tersebut ke Tanah Datar diawali ke nagari Pasie Laweh kecamatan Sungai Tarab, terus menuju Simpang Manunggal, lanjut ke nagari Parambahan kecamatan Lima Kaum, kemudian ke nagari Sungai Jambu kecamatan Pariangan serta terakhir ke Jorong Panti kecamatan Rambatan.

Di nagari Rambatan, rombongan tersebut disambut langsung walinagari Rambatan Irzon bersama camat Rambatan Roza Melvita serta beberapa tokoh masyarakat setempat, "Mewakili masyarakat nagari saya ucapkan terimakasih tak terhingga kepada para wartawan yang tergabung dalam wartawan Luak Limopuluah peduli bencana banjir dengan langsung mendistribusikan bantuan ke nagari kami".

"Bantuan yang berupa uang, sembako serta pakaian ini langsung diantar ke titik lokasi bencana dan memang ini yang di inginkan oleh masyarakat yang terkena musibah, apalagi bantuan tersebut langsung di distribusikan kepada masyarakat melalui poosko yang ada di nagari dan juga merupakan sitawa sidingin bagi masyarakat", sampai Irzon lagi.

Dalam Kesempatan yang sama, camat Rambatan Roza Melvita atas nama pemerintan kecamatan Rambatan juga sampaikan ucapan terima kasih kepada rombongan wartawan Luhak Limopuluah yang dengan rasa kepedulian telah hadir langsung mengantarkan bantuan untuk warga korban Galodo".

"Wartawan sebagai mitra pemerintah, selalu tampil dalam kondisi apapun, dan sebagai bentuk empati dan kepeduliannya dan hari ini hadir ke tengah-tengah warga yang ditimpa muaibah mengantarkan bantuan yang insyaa Allah sangat bermanfaat bagi korban", ujar mantan kabid IKP Diskominfo Tanah Datar ini lagi.

Anton Surya Roza, salah seorang perwakilan wartawan Luhak Limopuluah sampaikan bahwa bantuan ini merupakan sumbangan masyarakat dan semoga bisa dimanfaatkan sebaik mungkin serta harapan semoga yang terkena musibah dapat bersabar menghadapi semua ini, karena dibalik kesulitan pasti ada kemudahan yang disiapkan Allah. (Pinos)



Sekdakab Iqbal Ramadi Payana Wakili Bupati Menjawab Tanggapan 8 Fraksi

Maklumatnews, Tanah Datar - Bupati Tanah Datar Eka Putra sampaikan jawaban atas pertanyaan dan saran dari 8 Fraksi DPRD setempatTanah terkait nota penjelasan pertanggungjawaban bupati terhadap pelaksanaan APBD Tanah Datar tahun 2023.

Tanggapan dan jawaban Bupati tersebut disampaikan oleh sekretaris daerah Iqbal Ramadi Payana pada sidang Paripurna DPRD di Aula Gedung Utama DPRD setempat Pagaruyung.Senin (20/5).

Terkait pertanyakan Fraksi Partai Persatuan Amanat Naaional (PAN) pada Sidang Paripurna sebelumnya tentang besaran anggaran bencana daerah dan realisasinya dijawab bupati bahwa beaaran anggaran tersebut sejumlah Rp. 2,789 Milyar dengan realisasi Rp. 958,498 juta lebih.

Kemudian fraksi PAN juga menanyakan bagaimana Pemda menyikapi banyaknya jalan yg rusak dan dijawab bupati dengan akan melakukan perbaikan secepatnya ruas jalan uang menjadu kewenangan daerah serta nelakukan pemeliharaan rutin serta mengupayakan meeaih dana untuk perbaikkan jalan yang jadi kewenangan provinsi.

Sedangkan terkait masih banyak syarat-syarat yang harus dilengkapi masyarakat serta rumitnya birokrasi untuk memperoleh akses berobat gratis di RSUD Ali Hanafiah Batusangkar yang menjadi bagian dari 10 Progul daerah dijawab bupati bahwa aturan tersebut tertuang dalam keputusan bupati no 900/457/BKD-2022 tentang besaran pemberian bantuan dan Bansos yang bersumber dari APBD Tanah Datar.

Menjawab pertanyaan dari fraksi-fraksi lainnya terkait capaian 10 Progul daerah,  Sekda Iqbal Ramadi Payana bahwa capaian 10 Progul tertuang didalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tanah Datar 2021-2026 telah dilaksanakan secara bertahap oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai dengan target Roadmap pelaksanaan program unggulan yang telah ditetapkan.

Bupati Eka Putra juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh Fraksi yang ada di DPRD Tanah Datar atas seluruh pertanyaan, tanggapan serta saran yang disampaikan pada Sidang Paripurna DPRD yang terdahulu. 

Terkait penanganan bencana banjir bandang yang terjadi di Tanah Datar beberapa saran dari Fraksi, Bupati Eka Putra sampaikan terimakasih atas masukan tersebut semoga bencana alam banjir bandang dapat dituntaskan secara bersama DPRD, Pemerintah Daerah dan seluruh lapisan masyarakat luas. 

Sidang Perdana ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Tanah Datar, Saidani, SP. dan didampingi Sekwan Yuhardi serta dihadiri oleh Forkopimda, Staf, Kepala OPD, Camat, Wali Nagari serta undangan lainnya. (Pinos)

8 Fraksi Sampaikan Tanggapan Atas Nota Penjelasan LKPj Bupati

Maklumatnews, Tanah Datar - 8 Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Tanah Datar sampaikan tanggapan berupa pertanyaan dan saran-saran atas nota penjelasan laporan pertanggungjawaban (LKPj) bupati tentang APBD tahun 2023.

Hal itu disampaikan kedelapan fraksi tersebut pada rapat Paripurna DPRD dengan agenda Tanggapan fraksi-fraksi atas nota penjelasan bupati Tanah Datar tentang LKPj bupati atas APBD tahun 2023 di aula utama DPRD setempat Pagaruyung, Jum'at (17/5).

Melalui juru bicaranya masing-masing, fraksi-fraksi pertanyakan berbagai hal terkait penyelenggaraan pemerintah daerah dalam kebijakan-kebijakan dan arah pembangunan yang diambil dan dilaksanakan serta berbagai keluhan masyarakat tentang banyak hal serta program-program yang dilaksanakan.

Seperti disampaikan Jubir fraksi PAN Zulli Rustam yang mempertanyakan berapa anggaran yang disediakan untuk bencana daerah serta realisasinya dan apa upaya Pemda menyikapi banyaknya jalan yang rusak serta sering menimbulkan Laka di Tanah Datar.

Kemudian terkait Progul berobat gratis di RSUD Ali Hanafiah, banyak masyarakat yang tidak mendapatkan akses untuk hal itu karena bagitu banyaknya persyaratan yang harus dilengkapi bagaimana pemea menyikapi kondisi ini.

Fraksi PAN juga sampaikan saran diantaranya agar Pemda dapat melakukan Evaluasi terkait Progul 1 nagari 1 event yang telah digelar beberapa kali yang diibaratkan dua mata pisau (positif dan negatif) antara mengangkat kembali seni dan budaya kearifan loka serta minimya pendanaan yang dianggarakan sehingga ada nagari yang terhutang setelah pelaksanaannya.

Selanjutnya Fraksi-fraksi lainnya juga mempertanyakan berbagai hal diataranya fraksi Hanura dengan Jubirnya Wadrawati terkait langkah-langkah apa yang diambil Pemda dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan hal-hal lainya.

Disampinh itu Fraksi Hanura juga menyampaikan apresiasii atas raihan opini WTP je 13 kalinya dari BPK perwakilan Sumbar atas LKPj APBD Tanah Datar.

Selanjutnya tanggapan juga disampaikan fraksi-fraksi lainnya seperti fraksi PPP dengan Jubirnya Zulhadi, Fraksi Gerindra (Kamrita), fraksi Perjuangan Golkar (Heeman Sugiarto), fraksi Demokrat (Syafril), fraksi Nasdem (Khairul Abdi) dan fraksi PKS (Nurzal).

Paripurna kali ini dipimpin langsung ketua DPRD Roni Mulyani Dt. Bungsu didampingi wakil ketua Anton Yondra dan Saidani serta anggita lainya juga diikuti Kadis, kepala kantor OPD, camat, walinagri dan undangan lainya. (Pinos)

Mensos Tri Rismaharini Sambangi Posko Pengungsian Di Parambahan
Maklumatnews, TD - "Saya minta pihak-pihak yang berkempentingan untuk segera merelokasi atau memindahkan titik pengungsian masyarakat nagari Parambahan ini yang semula dipusatkan  ke lokasi yang lebih aman lagi".

Hal itu disampaikan Mensos RI Tri Rismaharini ketika meninjau langsung Posko pengungsian di Masjid Ubudiyah Parambahan nagari Parambahan, kecamatan Lima Kaum, Kamis (16/5).

Dikatakan Risma, "Meskipun tugas Kementerian Sosial lebih urusan pengungsian dan ketersediaan makanan serta logistik pengungsi, namun melihat kondisi dan jalur lahar dingin diminta agar memindahkan lokasi pengungsian karena masih berada dititik jalur lahar dingin Marapi". 

Setelah dilakukan pengecekan, lokasi dinilai aman oleh Mensos dan tim adalah di SMP N 4 Batusangkar dan lokasi itu juga telah digali sumur bor darurat untuk kebutuhan air bersih, maka pengungsi agar segera direlokasi.

“Kita tidak tahu sampai kapan keadaan aman ini maka harus dipersiapkan pengungsian untuk waktu sedang terutama untuk warga yang kondisi rumahnya hancur, juga pengungsian waktu panjang,” tambahnya.

“Kalau melihat peta dari Vulkanologi, ini ada beberapa titik selain jalur lahar dingin, ada daerah likuifaksi, ini harus dihindari dari penduduk, karena begitu ada gerakan maka likuifaksinya yang selama ini diam seolah-olah tidak apa-apa itu akan bergerak,” katanya.

“PR kita belum selesai, karena kita harus menyiapkan peta rawan longsor
dan banjir supaya masyarakat tidak mendirikan bangunan di sana, selain itu juga jalur evakuasi bencana,” tukas Risma.

Pada kesempatan itu, Mensos Risma bersama rombongan juga menyerahkan sejumlah bantuan berupa makanan dan mainan untuk anak-anak dipengungsian dan memberikan motivasi dan semangat untuk seluruh pengungsi.

Sementara Bupati Tanah Datar Eka Putra diwakili Sekretaris Daerah Iqbal Ramadi Payanana menyampaikan, beberapa rumah rusak berat akan segera direlokasi. 

"Berdasarkan rapat koordinasi bersama pihak terkait dan memperhatikan segala aspek, maka telah diputuskan rumah yang hanyut dan rusak berat di Nagari Parambahan akan di relokasi, dan untuk lokasi Posko pengungsian ini segera kita tindaklanjuti," katanya. 

Selanjutnya Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra yang juga putra nagari Parambahan, sepakat dan meminta warga untuk direlokasi. 

"Kita sepakat untuk ikuti arahan dan petunjuk ibuk Menteri untuk direlokasi ke SMP N 4, karena lokasi tersebut lebih aman untuk keselamatan kita semua," katanya. 

Turut hadir Forkopimca Tanah Datar, Kepala OPD terkait, Ketua TP PKK Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, Camat Lima Kaum, Wali Nagari Parambahan, pejabat dan undangan lainnya. (Pinos/rls)

Menhan Prabowo Bantu 20 Ton Beras Untuk Korban Bencana Di Tanah Datar
Maklumatnews, Padang - "Saya mengucapkan rasa belasungkawa ke seluruh masyarakat Sumbar atas musibah yang melanda dan marilah kita berdo'a kepada yang maha kuasa agar korban selalu diberi kesabaran".

Ucapan duka tersebut disampaikan Menhan RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto ketika menyerahkan bantuan Bencana Alam untuk daerah yang terdampak Banjir Bandang dan Galodo di Sumbar di Gedung VVIP Bandara Internasional Minangkabau, Kamis (16/5).

"Dalam hal ini, saya telah mencatat beberapa masalah yang disampaikan dan saya berharap segera bisa ditangani serta ikut mengambil tindakan untuk meringankan kesulitan masyarakat," ujarnya.

Dikatan Prabowo, "Kalau kita mengerti, sebagian negara kita rawan akan bencana alam, untuk itu kita harus lebih siap mengatur langkah-langkah antisipasinya".

Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra mengucapkan terima kasih kepada Menhan Prabowo Subianto yang telah memberikan bantuan untuk Masyarakat Tanah Datar nantinya.

"Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas perhatian pak Menhan ke Tanah Datar pada khususnya, " ujar Bupati Eka Putra.

“Bantuan ini sangat berharga untuk Masyarakat terdampak bencana di Tanah Datar. Ini adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh mereka saat ini,” pungkasnya. (Pinos/rls)


Bupati Upayakan Segala Kebutuhan Pengungsi Akan Dipenuhi
Maklumatnews, TD - "Kita berharap agar masyarakat yang ditimpa musibah banjir Bandang dan Galodo dapat besabar dengan ujian ini dan kita hadir sebagai sitawa sidingin bagi masyarakat yang berada di pengungsian".

Hal itu disampaikan bupati Tanah Datar Eka Putra saat mengunjungi para pengungsi di Gedung serba guna kantor Wali Nagari Rambatan, Rabu (15/5).

"Untuk hal ini, seluruh kebutuhan masyarakat yang mengungsi akibat banjir bandang dan Galodo di kantor Wali Nagari Rambatan diupayakan terpenuhi dengan baik".

" Sebagai penanganan awal pasca banjir Bandang dan Galodo, Pemerintah Daerah akan melakukan segala usaha dalam meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah seperti rumah hanyut, lahan pertanian rusak dan kerugian lainnya akan diusahakan dapat dibantu," ujar Eka Putra.

Sementara itu, Wali Nagari Rambatan Irzon mengatakan jumlah pengungsi yang berada Kantor Wali Rambatan sebanyak 50 KK dengan jumlah sebanyak 144 orang.

"Lebih kurang sebanyak 50 KK, masyarakat yang mengungsi di Kantor Wali Nagari Rambatan. Mereka sudah berada disini sudah 3 hari, apa pun kebutuhannya akan terus kita penuhi," ujarnya.

"Ada mantras, selimut, sembako dan sebagainya dan semua ini sebagian besar berasal dari Pemerintah Daerah dan pihak lainnya," ujarnya.

Hadir pada saat itu, Ketua DPRD Tanah Datar Ronny Mulyadi Dt. Bungsu, Kapolres Tanah Datar AKBP Derry Indra, S.I.K, Ketua Bhayangkari Ny. Desi Derry Indra beserta Camat Rambatan Roza Melfita. (Pinos/rls)

APBD Kabupaten Tanah Datar Th 2023 Defisit Rp.8,143 Milyar Lebih
Maklumatnews, Tanah Datar - "LKPj APBD bukan sekedar sarana untuk melaporkan penggunaan anggaran sebagai siklus akhir dari pengelolaan keuangan namun juga merupakan sarana evaluasi secara menyeluruh baik dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan serta hasil yang dicapai".

Hal itu dikatakan bupati Tanah Datar yang diwakili Sekdakab Iqbal Ramadi Payana pada sidang Paripurna DPRD di Aula utama gedung Legislatif  setempat di Pagaruyung, Jum’at (17/5).

"Disamping itu pada Paripurna DPRD ini juga membahas tentang   Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) periode tahun 2025 sampai dengan tahun 2045".

Bupati Eka Putra dalam nota penjelasan tersebut juga menyampaikan terima kasih kepada Dewan atas diperkenankan menyampaikan nota penjelasan.

Dalam nota penjelasan tersebut terlihat  Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan sebesar Rp.148,527 milyar lebih dengan realisasi sebesar Rp.150,888 milyar lebih (101,59%) dan termasuk pendapatan Transfer ditargetkan sebesar Rp.1,114 trilyun lebih dengan realisasi sebesar Rp.1,101 lebih atau 98,83%.

Sementara Lain Lain Pendapatan Daerah Yang Sah ditargetkan sebesar Rp.3,320 milyar dengan realisasi sebesar Rp.3,205 milyar lebih (96.55%). 

Selanjutnya dari Anggaran Belanja yang dianggarkan sebesar Rp. 1,353 triliun lebih dengan realisasi sebesar Rp.1,263 triliun lebih (93,40%), untuk pembiayaan target dan realisasi pembiayaan bagian menjadi pembiayaan pembiayaan berupa Silpa 2022 sebesar Rp.87,710 milyar lebih dengan realisasi sebesar 100%.

Pengeluaran pembiayaan berupa penyertaan modal dianggarkan sebesar Rp. 1Milyar dengan realisasi 1 Milyar atauMilyar, pembiayaan Netto merupakan selisih pendapatan dengan pengeluaran pembiayaan daerah, dianggarkan sebesar Rp. 86,710 milyar lebih dan terealisasikan sebesar 100%.

Sekdakab Iqbal Ramadi Payana juga sampaikan bahwa pada APBD 2023 terdapat defisit sebesar Rp.8,143 milyar lebih yang jika diakumulasikan dengan pembiayaan Netto maka diperoleh sisa anggaran lebih sebesar Rp.78,556 lebih.

Kemudian terkait Ranperda RPJPD tersebut selain amanat UU juga memuat visi dan misi serta arah pembangunan 20 tahun kedepannya mencapai masyarakat sejahtera yang disusun berdasarkan perencanaan pembangunan terpadu serta menjadi penyusunan dokumen rencana strategis lainnya.

DPRD Sidang Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Saidani, SP. dan Anton Yondra serta Sekwan Yuhardi danF Forkopimda, Staf, OPD, Camat, Wali Nagari serta undangan lainnya.(Pinos)

Pemda Tanah Datar Sudah Miliki Lahan 2.5 Ha Untuk Relokasi Warga
Maklumatnews, Bukittinggi - Bupati Tanah Datar Eka Putra ikuti rapat lanjutan terkait koordinasi rencana penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana banjir bandang yang melanda wilayah kabupaten Tanah Datar beberapa hari lalu di Istana Bung Hatta Kota Bukittinggi, Kamis (16/5). 

Rapat yang dipimpin langsung Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto tersebut  lebih fokus membicarakan terkait rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana banjir bandang dan  meminta agar warga yang akan direlokasi dari bantaran sungai betul-betul didata dan untuk relokasi pemerintah daerah harus menyiapkan lahan yang aman. 

"Tolong betul-betul didata mana warga yang harus kita relokasi, pemerintah daerah harus segera menyiapkan lahannya. Jadi rumah warga yang berada di bantaran sungai harus kita kunci untuk di relokasi dan untuk selanjutnya dilarang untuk mendirikan bangunan di lokasi itu. 

Terakhir, Letjen TNI Suharyanto berharap dari hasil rapat lanjutan ini nantinya sudah bisa langsung dilaksanakan di lapangan, sehingga penanganannya cepat. 

Kepala BMKG RI Dwi Korita Karnawati menyampaikan ke depan untuk mengurangi resiko banjir bandang terulang kembali, harus dibangun cekdam pada aliran sungai. Ini bertujuan untuk mengurangi kecepatan dan volume air, sehingga akibatnya tidak fatal seperti banjir bandang kemarin. 

Selain itu, Dwi Korita juga meminta agar pemerintah daerah membangun sistem peringatan dini bencana banjir bandang, yang tujuannya untuk mendeteksi volume air di hulu sungai. 

Sementara terkait rencana relokasi warga yang berada di sekitar bantaran sungai, Bupati Eka Putra mengatakan bahwa saat ini pemerintah daerah sudah memiliki lahan siap pakai seluas 2.5 hektare dan letaknya di kecamatan Tanjung Emas. 

"Saat ini sudah ada lahan Pemda seluas 2.5 hektare, dan ada juga tanah milik Pemerintah Provinsi Sumatera Barat lebih kurang 3 hektare. Namun untuk tanah milik provinsi tentu kita harus melalui persetujuan gubernurgubernur, kalau memang bisa dipakai itu berarti sudah ada lahan seluas 5 hektare," ujarnya. 

Bupati Eka juga menyampaikan update terbaru terkait korban jiwa akibat bencana banjir bandang yang terjadi beberapa hari yang lalu. 

"Sampai tadi siang, tercatat bahwa korban meninggal di kabupaten Tanah Datar menjadi 29 orang dan 3 orang belum teridentifikasi. Penambahan jumlah korban ini karena dari hasil pencarian telah ditemukan korban di dua titik lokasi, yaitu di kecamatan Tanjung Emas dan di kabupaten Sijunjung," tukasnya. 

Rapat kali ini juga diikuti anggota Komisi VIII DPR RI Jon Kenedi Aziz, Kepala BMKG RI Dwi Korita Karnawati, Wagub Audy Joinaldy, Pj. Walikota Padang Panjang, Deputi III Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Fajar Setiawan, Deputi IV Rehabilitasi dan Rekontruksi BNPB Jarwansah dan jajaran terkait lainnya. (Pinos/rls).

BNI Berikan Bantuan Tanggap Darurat Galodo Tanah Datar Rp. 150 Juta
Maklumatnews, TD -  Direktur Network and Services Bank Negara Indonesia (BNI) Ronny Venir serahkan bantuan tanggap darurat Galodo sebesar Rp. 150 juta sebagai bentuk BNI Peduli untuk penaganan dan korban bencana banjir bandang (Galodo) di kabupaten Tanah Datar. 

Bupati Tanah Datar Eka Putra menerima langsung Bantuan Tanggap Darurat Galodo tersebut di Posko Bencana di Simpang Manunggal nagari Lima Kaum kecamatan Lima Kaum, Rabu (15/5).

Dikatakan Ronny, "BNI peduli menggelontorkan bantuan sebesar Rp. 500 juta yang dibagi untuk beberapa titik bencana dibeberapa daerah di Sumbar yang terdampak Bencana Bencana Banjir Bandang dan Galodo". 

"Untuk Tanah Datar kita telah serahkan secara simbolis sebesar Rp. 150 juta dan semoga dapat bersabar menghadapi kejadian ini dan dapat segera pulih dan tidak ada bencana susulan," ujarnya.

Sementada itu bupati Eka Putra mengucapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian BNI dalam membantu penangganan pasca terjadinya Bencana Banjir Bandang dan Galodo di Luhak Nan Tuo ini.

"BNI selalu hadir dalam setiap momen penting di Tanah Datar. Maka dari itu, kami ucapkan terima kasih atas kepeduliannya dalam penanganan Bencana Banjir Bandang dan Galodo didaerah ini dan mudah-mudahan dapat meringankan beban masyarakat di Luhak Nan Tuo," ujar Bupati Eka.

Penerimaan bantuan dari BNI nuga disaksikan ketua DPRD Tanah Datar Ronny Mulyadi Dt. Bungsu, Wakil Ketua DPRD Anton Yondra, Dandim 0307 TD Letkol Inf. Agus Priyo Pujo Sumedi dan Kelaksa BPBD Tanah Datar Ermon Revlin.
 (Pinos/rls)

Tim Trauma Healing Polres Tanah Datar Bantu Warga Kurangi Traumatik
Maklumatnews, Tanah Datar - Bencana alam banjir bandang atau Galodo di wilayah Kabupaten Tanah Datar Sabtu kemarin telah menimbulkan trauma bagi para korban yang pada saat ini sedang berada di Posko pengungsian di kantor walinagari Rambatan.

Polres Tanah Datar berupaya membantu mengurangi trauma itu dengan membentuk Tim "Trauma Healing" yang ditujukan untuk meringankan beban Psikologis bagi masyarakat khususnya anak-anak yang terdampak dari Bencana Alam Banjir Bandang tersebut.

Bupati Eka Putra didampingi Kapolres Tanah Datar AKBP Derry Indra, S.I.K. saat mendatangi Posko pengungsian kantor walinagari Rambatan. saat mengunjungi aktivitas tersebut Rabu (15/5) sampaikan apresiasi atas kegiatan Trauma Healing yang diinisiasi Personil Polres Tanah Datar tersebut dalam memulihkan trauma bagi anak anak korban bencana.

"Selaku Bupati Tanah Datar saya sangat mendukung serta mengapresiasi kegiatan Trauma Healing ini yang dirasa sangat membantu bagi masyarakat dalam memulihkan kondisi Psikologis mereka pasca terjadinya bencana alam banjir bandang beberapa waktu lalu", ujar Eka Putra.

"Untuk apa yang telah dilakukan ini saya atas nama pimpinan daerah mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Tanah Datar bersama Personil yang telah melakukan kegiatan "Trauma Healing" ini untuk menyemangati kembali anak-anak dari trauma," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres AKBP Derry Indra menjelaskan bahwa Tim Trauma Healing Polri menjalankan tugas perbantuan bencana alam, khususnya dalam penanganan pemulihan dampak psikologis traumatik dan memberikan semangat positif.

“Tim Trauma Healing Polres Tanah Datar hadir untuk melihat langsung kondisi para pengungsi dan memberikan dukungan dalam bentuk Trauma Healing sebagai wujud peduli kemanusiaan terhadap bencana alam yang terjadi”, ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya bupati Eka Putra juga ikut langsung menghibur dan mengikuti aktivitas dari Tim Trauma Healing bersama para anak-anak seperti bermain bersama, bercengkrama serta tanya jawab yang di tujukan untuk menimbulkan semangat bagi anak-anak tersebut dengan mengajak anak-anak bermain bersama, menyediakan berbagai makanan ringan dan bernyanyi bersama. 

Kapolres menambahkan, keberadaan Tim Trauma Healing Polri di Kabupaten Tanah Datar ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung proses pemulihan pasca bandang dan mendorong kembali kehidupan sehari-hari para korban.. (Pinos/rls)

Kepala BNPB Kunjungi Pengungsi Di Posko Simpang Manunggal

Maklumatnews, TD - "Kita akan lakukan modifikasi cuaca agar tidak turun hujan di hulu atau di sekitar gunung Marapi guna mencegah terjadinya banjir dan longsor susulan supaya penanganan wilayah pasca bencana maksimal," 

Hal demikian disampaikan kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto saat berkunjung ke posko pengungsi nagari Limo Kaum kecamatan Lima Kaum, Rabu (15/5). 

Disebutkan Suharyanto, "BNPB memiliki 3 tugas utama dalam penanggulangan bencana, yakni penanggulangan sebelum terjadi, saat terjadi dan setelah terjadi".

"Dalam hal ini, BNPB tegaskan akan selalu hadir di tengah masyarakat yang terkena musibah dan memastikan keadaan kembali normal dan baik seperti biasa dengan terus melakukan upaya-upaya perbaikan maupun pencarian korban yang hilang terus menerus oleh tim gabungan dalam waktu 6 x 24 jam".

"Tim akan terus berusaha mencari korban sampai ketemu, apabila dalam waktu 6 x 24 jam masih belum di temukan, ketika ahli waris ingin terus mencari, tim kita akan cari, jadi Bapak dan Ibuk tidak usah kwatir, Pemerintah pusat, provinsi ataupun kabupaten terus bersama," sampainya. 

Kemudian bagi masyarakat pengungsian, Jendral Bintang tiga ini menyampaikan BNPB juga memiliki program untuk biaya ngontrak rumah sebesar Rp500 ribu/kk selama setahun.

Sedangka untuk akses jembatan yang putus, Suharyanto mengatakan pihaknya telah menyediakan 5 jembatan bailey untuk dibangun di titik - titik krusial, sehingga akses jalan dan ekonomi masyarakat kembali pulih dan normal kembali.

Sementara itu, gubernur Sumbar Mahyeldi menyampaikan agar walinagari membangun atau menempatkan pengungsian di lokasi aman dan pemerintah akan selalu memenuhi kebutuhan pengungsi.

"Bapak dan ibuk dipengungsian silahkan melaporkan apa saja kebutuhan, lapor ke Wali Nagari untuk disampaikan kepada pak Bupati dan disampaikan kepada kami, jadi jangan risau, kita akan penuhi semua kebutuhan semua," ujarnya. 

"Kalau Bapak dan ibuk rumahnya rusak berat yang memiliki tanah, kita siap membangun kembali rumahnya, dan kalau tidak ada ke depan Insya Allah bekerjasama dengan pihak Kabupaten bahkan dukungan Kanwil Pertanahan Sumbar kita bangun rumah untuk ibuk bapak nantinya," sampai Gubernur.

Sementara itu Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan terima kasih atas perhatian semua pihak, mulai dari Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten dan Kota, BUMN/BUMD, perantau dan lain-lain yang membantu penanganan musibah banjir bandang dan tanah longsor di Tanah Datar.

"Dengan bantuan dan kedatangan Pemerintah Pusat, Provinsi dan pihak lainnya, membuat Saya bersyukur dan merasa tidak sendiri menghadapi musibah ini, terima kasih Saya kepada semua pihak," pungkasnya. 

Dalam kegiatan itu turut dihadiri Pangkogabwilhan I Letjen TNI Agus Hariadi, Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, anggota DPR RI Jhon Kenedi Aziz, Forkopimda Tanah Datar dan undangan lainnya sekaligus penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan pengungsi. (Pinos/rls)

Bupati Eka Putra Tinjau Pembangunan Jembatan Darurat Di Nagari Sungai Jambu
Maklumatnews, Tanah Datar - "Terima kasih saya sampaikan atas kerja keras semua petugas, relawan dan instansi terkait lainnya dalam membersihkan jalan, rumah masyarakat dan juga mencari korban jiwa di sepanjang aliran sungai Lona ini". 

Hal itu disampaikan bupati Tanah Datar Eka Putra ketika meninjau pembersihan material banjir bandang di Simpang Manunggal dan dilanjutkan meninjau lokasi pembuatan jembatan darurat penghubung nagari Sawah Tangah menuju Nagari Sungai Jambu Kecamatan Pariangan, Selasa (14/5). 

"Pemerintah daerah terus berupaya menyalurkan seluruh kebutuhan mssyarakat terdampak berupa logistik, pakaian dan kebutuhan lainnya sehingga masyarakat merasa cukup nyaman selama mengungsi," ujarnya. 

Sementara itu, saat menyaksikan masyarakat Nagari Sungai Jambu yang bekerja membangun jembatan darurat, Bupati Eka Putra juga menyampaikan terima kasih dan berpesan untul tidak lupa mengutamakan keselamatan bekerja. 

"Alhamdulillah, jembatan darurat ini sudah bisa dimanfaatkan, sehingga setidaknya bantuan logistik sudah bisa disalurkan secara bertahap," sampainya. 

Dikatakan Bupati lagi, ia telah berusaha ke BNPB untuk memprioritaskan pembangunan jembatan yang rusak, salah satunya yang menuju Nagari Sungai Jambu. 

"Saat ini beberapa jembatan penghubung Nagari Sungai Jambu dengan daerah sekitarnya semuanya putus dilanda banjir bandang, sehingga Nagari ini tidak bisa dimasuki mobil logistik ataupun alat berat untuk membersihkan material, perihal ini telah dilaporkan, semoga esok BNPB bisa melihat langsung dan segera membangun jembatan," tukasnya. 

Bupati juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, terutama ASN untuk menyumbangkan pakaian layak ataupun bantuan lainnya untuk meringankan beban masyarakat terdampak. Bantuan bisa diantarkan ke Posko Utama di Indojolito atau posko-posko lainnya di Kecamatan atau Nagari. (Pinos/rls)

PT. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Jamin Pasokan BBM Aman
Maklumatnews, TD - "Sebelumnya kami hanya menyaksikan paparan dan video dan kita tidak menyangka begitu parahnya kerusakan yang diakibatkan musibah ini".

Hal itu disampaikan Executive General Manajer PT. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Freddy Anwar kepada bupati Tanah Datar Eka Putra saat menyerahkan bantuan di Posko Utama Penanganan Bencana di Indojolito Batusangkar, Selasa malam (14/5). 

"Oleh karena itu kami atas nama keluarga beaar PT Pertamina menyampaikan rasa duka yang mendalam dan sekaligus memberikan bantuan gelombang pertama ini untuk sedikit meringankan beban masyarakat terdampak". 

"Memang akses jalan yang terputus menyebabkan lebih kurang 190 armada kami agak kesulitan menyalurkan BBM, namun kita sudah ambil langkah untuk meminta bantuan daerah tetangga Riau untuk menyiasati ini, alhamdulillah ada sekitar 60 armada lagi yang akan menyalurkan BBM ke stasiun pengisian, jadi Insya Allah, BBM akan kembali normal," sampainya. 

Disamping bantuan berupa uang tunai Rp.60 juta dan berbagai kebutuhan dasar lainnya seperti beras, tikar, selimut, sabun, dan lainnya, Freddy mengungkapkan pihaknya akan membantu BBM untuk kendaraan operasional dan kendaraan berat yang bekerja mengatasi material pasca bencana. 

Sementara Bupati Eka Putra menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan PT. Pertamina Putra Niaga Regional Sumbagut atas bantuan yang diberikan. 

"Terima kasih atas bantuan ini, tentunya sangat bermanfaat bagi kami masyarakat Tanah Datar khususnya bagi korban dan pengungsi yang mencapai 2.442 jiwa, bantuan ini akan segera kita salurkan," sampainya. 

Dikatakan Eka, saat ini ada beberapa kebutuhan mendesak bagi masyarakat terutama yang terdampak dan mengungsi, seperti air bersih, famili kit, obat-obatan, logistik, selimut, pakaian dalam, sanitasi, kelengkapan mandi, penerangan, psikiater dan juga BBM. 

"Alhamdulillah, PT. Pertamina Putra Niaga juga menjamin ketersediaan BBM di Sumbar dan Tanah Datar, bahkan memberikan bantuan BBM bagi operasional kendaraan yang bekerja di lapangan, terima kasih, do'akan musibah segera berlalu, dan apa yang diberikan ini menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT," pungkasnya. (Pinos/rls)

Satgas Bencana Agar Utamakan Keselamatan Dan Jaga Kesehatan
Maklumatnews, Tanah Datar - "Izinkan saya atas nama masyarakat Tanah Datar menyampaikan terima kasih atas kerja keras kita semua dalam 4 hari pasca bencana banjir bandang dan longsor dan beberapa hari ke depan, semoga dinilai ibadah dan dibalasi pahala oleh Allah". 

Ucapan itu disampaikan bupati Tanah Datar Eka Putra ketika bersama Komandan Batalyon Marhanlan II Padang Mayor Marinir Deni Afrianto Putro, Koordinator Misi dan Pertolongan Abdul Malik Basarnas mengambil apel pagi pasukan di Indojolito Batusangkar. Selasa (14/5). 

"Untuk itu, saya harapkan pasukan yang terdiri dari personil Batalyon Marinir, pasukan TNI dari Dandim 0307 Tanah Datar, personil Basarnas, Satgas PB BPBD Tanah Datar, Tagana dan relawan bencana tetap semangat dan terus menjaga kesehatan". 

"Melihat cuaca masih kurang bersahabat, saya harap kita semua mengutamakan  keselamatan dalam bekerja sehingga seluruh masyarakat hilang bisa ditemukan dan masyarakat terisolir bisa teratasi," kata Eka Putra lagi. 

Kemudian Bupati mengungkapkan, data korban meninggal dunia sampai pagi berjumlah 22 orang, korban hilang 20 orang, rumah hanyut 16 unit, rumah rusak berat 74 unit dan ternak hilang sudah mencapai 3.030 ekor. 

"Melihat dampak yang terjadi akibat bencana ini yang bahkan nagari Sungai Jambu kecamatan Pariangan masih belum bisa dimasuki kendaraan berat, tentu Saya berharap seluruh pasukan tetap semangat untuk karena lumpur masih tinggi sehingga medan ke sana cukup berat, sekali lagi terima kasih atas kerja keras kita semua," pungkaa bupati. (Pinos/rls)

Bupati Eka Putra Paparkan Kondisi Terkini Tanah Datar Pasca Banjir Bandang
Maklumatnews, Padang - "Saat ini beberapa upaya sedang dilakukan oleh Pemerintah Daerah kabupaten Tanah Datar dibantu tim serta TNI dan Polri untuk melakukan pencarian 29 orang korban yang masih belum ditemukan". 

Paparan itu disampaikan Bupati Tanah Datar Eka Putra terkait kondisi terkini pasca bencana banjir lahar dingin, longsor dan air bah yang terjadi pada Sabtu malam kemarin dihadapan kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto di Gedung VVIP Bandar Udara Internasional Minangkabau, Senin (13/5).

"Dalam mencari korban hilang dan yang belum ditemukan, kami dibantu oleh Basarnas, TNI, Polri, relawan, masyarakat dan lainnya untuk melakukan pencarian selain manual serta menggunakan drone ternal yang bertujuan tentu untuk memudahkan pencarian," ujar Bupati. 

"Di kabupaten Tanah Datar saat ini jumlah warga yang mengungsi sebanyak 2.500 orang, semuanya kami tampung dan kami sediakan tenda dan kami juga sudah mendirikan dapur umum untuk membantu para pengungsi," tambahnya. 

Selain itu, Bupati Eka Putra juga memaparkan bahwa akibat bencana tersebut sekitar rumah warga yang rusak berat sebanyak 84 unit, rusak sedang 125 unit dan rusak ringan 17 unit. 

Sedangkan rumah warga yang hanyut diterjang air sebanyak 6 unit, jembatan rusak sebanyak 27 unit, fasilitas pendidikan sebanyak 1 unit, tempat ibadah 1 unit dan irigasi rusak sebanyak 33 unit. Sedangkan, tambah Bupati, lahan pertanian warga yang rusak diterjang air seluas kurang lebih 150 hektare dan hewan ternak (sapi dan kambing) warga yang hanyut sebanyak 41 ekor. 

"Untuk korban meninggal dunia 19 orang, luka-luka 20 orang dan korban hilang sebanyak 14 orang. Kendaraan bermotor roda 4 sebanyak 46 unit dan kendaraan roda 2 sebanyak 115 unit", pungkasnya. 

Sementara, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyarankan agar Gubernur Sumatera Barat mengeluarkan status tanggap darurat terkait bencana alam yang melanda beberapa kabupaten/kota yang berada di sekitar gunung Marapi. 

Dia juga mengatakan beberapa langkah yang harus segera dilakukan, diantaranya korban yang meninggal dunia segera diberikan hak-haknya dan korban hilang harus betul-betul dicari dan ditemukan maksimal dalam 6 hari ke depan. 

"Intinya, kebutuhan masyarakat harus kita penuhi sesuai dengan kebutuhan yang ada di lapangan. Tidak hanya masyarakat, termasuk seluruh tim yang bekerja di lapangan," katanya. 

Pada kesempatan tersebut, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto juga menyerahkan bantuan Dana Siap Pakai Dukungan Operasional Penanganan Darurat Bencana sebesar Rp. 250 juta dan Dana Siap Pakai Dukungan Logistik dan Peralatan (DSP) Bencana berupa Tenda Pengungsi, Tenda Keluarga, Sembako, Makanan Siap Saji, Terpal, Selimut, Kasur Lipat, Genset dll untuk korban bencana banjir lahar dingin, longsor dan air bah di kabupaten Tanah Datar. 

Pertemuan ini juga turut dihadiri oleh anggota DPR RI Komisi VIII Jon Kenedi Azis, Kepala BMKG RI Dwi Korita Karnawati, gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Kapolda Sumbar, Danrem 023 Wirabraja, Sekda Provinsi Sumbar, Pj. Walikota Padang Panjang, Sekda Agam, Sekda Kabupaten Padang Pariaman, Pj. Walikota Padang Ketua DPRD Tanah Datar dan undangan lainnya. (Pinos/rls).

Banjir Bandang Di Tanah Datar Timbulkan Kerugian Yang Besar
Maklumatnews, Tanah Datar - Dari data sementara posko utama tanggap darurat banjir bandang Tanah Datar per 13/5/2024 pukul 18.00 WIB jumlah kerugian yang dialami terus bertambah dari hari kehari.

Kerugian tersebut meliputi kerugian meteril dan non materil bagi masyarakat berdasarkan update data sementara
sebanyak 74 unit rumah alami rusak berat, 125 rumah rusak sedang, 16 rumah hanyut, 18 rumah rusak ringan, dan 29 jembatan rusak, korban luka-luka 20 orang, korban hilang 12, korban meninggal dunia 21 orang, sarana perdagangan 20 unit.

Sementara itu, lahan persawahan terdampak kurang lebih 355,011 hektare, 43 ekor hewan ternak (kambing/sapi), tempat ibadah 3 unit, fasilitas pendidikan 1 unit, irigasi 33 unit, kerugian kendaraan roda dua 116 unit, roda empat 51 unit.

Kepala Dinas Komuniasi dan Informatika Tanah Datar Yusrizal mengatakan, saat ini tim gabungan terdiri dari TNI-Polri, Basarnas, BPBD, OPD terkait, relawan terus melakukan penanganan darurat dilokasai terdampak bencana.

Berbagai upaya yang dilakukan Pemkab Tanah Datar diantaranya, melakukan pembersihan Fasilitas Umum (Fasum), bangunan dan rumah warga di Simpang Manunggal nagari Lima Kaum dg melibatkan personil Pol PP dan Damkar dan 2 Unit Damkar TD dibantu 1 Unit Damkar Kota Solok (10 personil), 1 Unit Damkar Kota Payakumbuh (7 personil) dan 1 Unit Damkar Kota Sawahlunto (14 personil).

Kemudian membantu pencarian dan evakuasi korban di Simpang Manunggal Lima Kaum oleh personil Pol PP dan Damkar, Pembersihan rumah warga di Mandahiliang oleh unit Posdam Salimpaung.
 
Goro dan pembersihan rumah warga juga dilakukan di nagari Pasie Laweh Kec Sungai Tarab oleh personil Pol PP Tanah Datar dan pembersihan jalan dan rumah warga di Batu Banyak Nagari Paninjauan Kecamatan X Koto oleh Unit Posdam Batipuh.

Pembersihan halaman TPA dan Masjid di Koto Baru Kecamatan X Koto serta membantu pencarian korban yang hilang di Jorong Pagu Pagu Nag Pandai Sikek Kecamatan X Koto oleh Unit Posdam Batipuh serta membantu pencarian korban yang hilang di jorong Panti nagari Rambatan kecamatan Rambatan oleh personil Pol PP Kab Tanah Datar. (Pinos/rls)

Pemda Janji Akan Menyelesaikan Dampak Galodo Secepatnya
Maklumatnews, Tanah Datar - "Pemerintah daerah akan terus berupaya untuk menyelesaikan dampak musibah ini dengan secepatnya dan bersama pemerintah provinsi ataupun pusat kita akan terus mencari dan mengevakuasi masyarakat yang hilang". 

Hal itu disampaikan bupati Eka Putra ketika memantau langsung lokasi musibah banjir bandang dan longsor di wilayah Tanah Datar setelah menunda agenda dinas yang akan dilaksanakan di luar daerah, Minggu (12/5).

Ketika mengunjungi dan meninjau langsung jorong Panti nagari Rambatan kecamatan Rambatan Eka Putra berikan motivasi masyarakat yang terdampak banjir bandang dan longsor tersebut. 

Dikatakan Bupati, bahwa dia telah memerintahkan Sekda bersama instansi terkait untuk membentuk Posko Utama di Indojolito dan posko-posko lainnya di kecamatan. 

"Disamping Posko, dinas terkait lainnya juga sudah bekerja mengerahkan alat berat untuk membersihkan jalan dan jembatan dari material longsor sehingga transportasi bisa lancar kembali, dan dinas sosial juga menyalurkan logistik kepada masyarakat yang mengungsi," kata Eka Putra.

"Selaku pimpinan daerah Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang bekerja tanpa kenal lelah, semoga dianggap amal ibadah dan dibalasi pahala oleh Allah SWT. Dan juga terima kasih pihak-pihak yang telah ikut berkontribusi memberikan bantuan berupa logistik dan sebagainya untuk masyarakat kami," tukasnya. 

Selanjutnya dengan berbonceng sepeda motor Bupati Eka Putra meninjau lokasi banjir bandang di Nagari Parambahan dan Posko Pengungsian di Nagari tersebut yang turut didampingi Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, anggota DPRD Provinsi Sumbar terpilih Zuldafri Darma, Kadis KUKMP Hendra Setiawan, Kaban Kesbangpol Herison, Camat Lima Kaum Ikrar Pahlepi, Wali Nagari dan tokoh masyarakat setempat. 

Kemudian Bupati juga meninjau kondisi jalan dan jembatan serta proses pembersihan jalan di Simpang Manunggal Lima Kaum. (Pinos/rls)

IKS Jabodetabek Laksanakan Halal Bihalal Perdana
Maklumatnews, Jakarta - "Dengan semangat kebersamaan dan persatuan yaitu "saciok bak ayam, sadanciang bak basi" Alhamdulillah kegiatan halal bihalal yang baru pertama dilaksanakan ini dihadiri langsung Bupati Eka Putra".

Hal itu dikatakan ketua Ikatan Keluarga Suruaso (IKS) Jabodetabek Erion Pokjeh Bagindo dihadapan bupati Tanah Datar Eka Putra yang didampingi Ketua TP PKK Ny. Lise Eka Putra beserta rombongan dari Pemkab Tanah Datar pada acara Halal Bihalal IKS di The Acasia Hotel Jl. Kramat Raya Jakarta, Minggu (5/5).

"Kegiatan halal bi halal IKS Jabodetabek perdana ini dengan tema mambangkik batang tarandam dalam meningkatkan marwah nagari serta ikut berpartisipasi aktif dalam membangun kampung melalui program sosial membantu masyarakat kurang mampu dan beberapa pembangunan lainnya". 

Mewakili keluarga besar IKS Jabodetabek Erion juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah atas perhatian selama ini kepada nagari Saruaso melalui berbagai program-program unggulan daerah.

Sementara itu Anton Yondra selaku Pimpinan DPRD Tanah Datar sampaikan ucapan terima kasih atas sambutan perantau saruaso Jabodetabek dan berharap ke depan warga perantau Saruaso selalu menjaga kerukunan dan menjalin ukwah kebersamaan dengan memperat persatuan antara ranah dan rantau.

"Mari bersama-sama kita mambangkik batang tarandam dengan komitmen yang kuat dan pertemuan perdana ini menjadi awal untuk mempererat semangat membangun kampung," ajak Anton Yondra.

Bupati Eka Putra dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya halal bi halal pertama yang bertujuan untuk menyatukan tekad dan kekompakan untuk membangun kampung.

"Melalui semangat kebersamaan dan kekompakan perantau khususnya perantau Saruaso, ini tentu akan meringankan beban pemerintah daerah dengan keterbatasan anggaran untuk  membangun kampung halaman ke depannya," ungkapnya.

"Terkait program dan pembangunan daerah, saat ini 18 ribu lebih anak-anak Tanah Datar sudah menjadi penghafal Al-Quran, dengan harapan sepuluh tahun ke depan 50 persen  masyarakat Tanah Datar sudah menjadi penghafal Al-Quran. 

Sehubungan dengan kondisi jalan saat ini, Bupati Eka Putra jelaskan bahwa tujuh pintu masuk ke Tanah Datar atau Kota Batusangkar jalannya adalah kewenangan Provinsi Sumatera Barat, dimana jalannya itu saat ini dalam kondisi rusak, namun tahun ini juga akan diperbaiki dan jalan kewenangan kabupaten juga sudah dianggarkan dan didukung melalui dana program Jalan Impres Daerah (IJD) yang juga laksanakan tahun ini.

"Kami mohon doa dan dukungannya dalam menjalankan amanah ini untuk lebih menyejahterakan warga kita dan doa kami semoga perantau kita selalu diberi kesehatan, dimurahkan rezekinya, sukses usahanya, kompak selalu dan jangan lupa dengan kampung halaman," pungkasnya.

 Juga hadir pada acara Ketua DPRD H. Rony Mulyadi, Wakil ketua DPRD Anton Yondra dan Saidani, Camat Tanjung Emas Zulkifli, Wali Nagari Saruaso Agus Rimayanto dan undangan lainnya. (Pinos/rls)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.