November 2021



TNS - Maklumatnews.co.id - Demi mensukseskan dan membantu percepatan vaksinasi Covid-19 melalui Sumbar Sadar Vaksin (SUMDARSIN), lagi-lagi Polda Sumatera Barat kembali membuka gerai vaksin pada Sabtu mendatang.


"Polda Sumbar dalam rangka SUMDARSIN akan kembali menggelar vaksinasi pada hari Sabtu tanggal 27 November 2021," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik, Kamis (25/11) saat dikonfirmasi. 


Dirinya menyebut, pelaksanaan SUMDARSIN ini berada di mako Polda Sumbar yang akan dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. 


"Untuk warga yang belum di vaksin, bisa datang di Gerai Vaksin Polda Sumbar dengan membawa KTP atau KK. Ada pemberian sembako juga," terangnya.


Disebut Kombes Pol Satake Bayu, kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat menuju herd immunity, khususnya warga Kota Padang maupun masyarakat dari luar Kota Padang.


Pihaknya juga berharap, agar masyarakat yang telah di vaksin untuk dapat mendukung vaksinasi ini dengan mengajak serta sanak saudara dan tetangga untuk mengikuti vaksinasi di Gerai manapun.


"Ayo vaksin, karena vaksin itu halal, aman dan juga sehat. Demi pencegahan Covid-19 untuk kita semua," imbaunya.(*)



TNS - Maklumatnews.co.id -  Tiga Direktorat yaitu Ditreskrimum, Ditreskrimsus, dan Ditresnarkoba Polda Sumbar menggelar vaksinasi massal secara gratis untuk masyarakat.


Pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan, berlangsung sukses. Warga sangat antusias mengikuti vaksinasi yang dilaksanakan di gedung Himpunan Tjinta Teman (HTT) Padang, Selasa (23/11) siang.


"Khusus vaksinasi jajaran Reksrim di Polda jumlah sekitar 1.000 orang. Namun, untuk data keseluruhan dengan Reskrim Polres jajaran masih menunggu karena sedang diinput," kata Dirreskrimsus Polda Sumbar Kombes Pol Joko Sadono, S.Ik, Selasa (23/11) di Mapolda. 


Dikatakan, masyarakat sangat antusias, dan mereka datang ke lokasi penyelenggaraan vaksinasi dengan senang hati untuk di vaksin. Hal ini menandakan kesadaran masyarakat terhadap vaksinasi mulai meningkat.


"Pada kesempatan ini kami juga memberikan sembako untuk masyarakat yang mengikuti vaksinasi. Penyerahan sembako itu demi meringankan beban mereka yang terdampak pandemi Covid-19," sebutnya. 


Menurut Kombes Pol Joko Sadano, selain pelaksanaan vaksinasi Covid-19 oleh tiga Direktorat, kegiatan ini juga dilaksanakan oleh Reskrim Polres sejajaran Polda Sumbar. 


"Pelaksanaan vaksinasi itu untuk dosis pertama, dan dosis kedua. Kami bekerja-sama dengan Biddokkes Polda Sumbar, pihak HTT, TNI, serta tenaga kesehatan lainnya," ujarnya. 


Dirinya menyampaikan, vaksinasi yang dilaksanakan akan terus berlanjut, sebab pelaksanaan vaksinasi tersebut demi mendukung dan membantu program pemerintah sebagai upaya percepatan penanganan pandemi Covid-19, khususnya di Sumbar. 


"Melalui vaksinasi ini bisa meningkatkan herd immunity atau kekebalan kesehatan, sekaligus membantu capaian vaksinasi di wilayah Provinsi Sumbar," ujarnya. 


Lanjutnya, vaksinasi menjadi salah satu cara untuk mencegah dan memutus pandemi Covid-19. Namun, penerapan protokol kesehatan (Prokes) agar jangan pernah diabaikan.


"Oleh karena itu, kami terus mengimbau masyarakat supaya tetap patuh Prokes, pakai masker, dan mengurangi mobilitas, kemudian yang belum vaksin silahkan datang ke gerai vaksinasi Polri, atau pihak lainnya," pungkasnya.(*)

Doc : Laksma TNI (Purn) Hargianto

Padang - Maklumatnews.co.di - Dalam kurun waktu kurang satu bulan, Kota Padang tengah viral dengan sederet prestasi kasus kekerasan seksual, menurut data yang disampaikan Polresta Padang sudah terjadi Enam kasus kekerasan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur. 


Delapan orang tersangka kekerasan seksual atau cabul sodomi terhadap anak dibawah umur sudah diamankan pihak kepolisian, yang mana pelakunya orang yang terdekat  yakni, kakek, ayah, kakak, sepupu, paman,  tetangga, dan teman pamannya hingga guru mengaji.


Rata-rata Korban adalah anak perempuan dan laki-laki yang masih di bawah umur, sungguh miris apa yang terjadi pada generasi penerus bangsa. 


Berbagai tokoh dan kalangan sangat prihatin terhadap kasus seksual yang terjadi pada anak di Kota Padang, salaah seorang Datuak asal Agam,  Laksma TNI (Purn) Hargianto. S.E.,M.M.,M.Si (Han) Datuak Bagindo Malano Nan Hitam juga menyatakan sangat prihatin. 


"Semua yang terjadi seharusnya dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua, hal yang paing utama harus diperbaiki adalah Ketahanan Keluarga, karena semuanya berawal dari keluarga yang Harmonis dan dimulai dari pribadi yang kuat dan berkarakter", ungkap pria asal Agam tersebut. 


Masih kata dia, Pengaruh yang sangat kuat untuk saat ini baik dari sisi kemajuan (Positif) maupun dari sisi kemunduran (Negatif) adalah Globalisasi.


Globalisasi tidak bisa kita hindari, melainkan kita hanya mensiasati dan manfaatkan untuk hal yang positifnya di perbesar. Bagi suatu bangsa atau masyarakat yang tidak bisa menghadapi globalisasi maka dia akan hancur terlindas di gilas waktu, jelasnya. 


Kerawanan itu terjadi antara Rumah dengan Kantor, rumah dengan Kampus/sekolahan, rumah dengan tempat ibadah. Dimana ruang sosial itu sangat rentan karena tidak ada yang mengontorolnya kecuali kepedulian masyarakat sebagai kontrol sosial.


Di samping  itu, Medsos dan Gedged yang merupakan salah Faktor pemicu terjadinya prilaku negatif  di kalangan masyarakat, faktor ekonomi juga menjadi salah satu penyebab manusia jadi serba instans karena prilaku konsumtif pendorong untuk melakukan tindak kriminalitas termasuk penyakit sosial lainnya.


Uda begitu sapaan akrabnya itu menjelaskan, ada beberapa fakktor yang menyebabkan semua itu terjadi seperti Lemahnya Iman, Hubungan Keluarga yang kurang Harmonis, Lingkungan, Perkembangan Teknologi dan tidak konsisten serta konsekwen dalam menjalankan Adat Basandi Sarak , Sarak Basandi Kitabullah yang di junjung tinggi di masyarakat minang.


Menurut data yang terjadi di Sumbar selama setahun ini yang disiarkan dibeberapa media, Sumatra Barat mencatatkan diri sebagai provinsi dengan angka perceraian tertinggi se Indonesia. Jika angka rata-rata perceraian di Indonesia 200.000 pasang pertahun atau 10 persen dari peristiwa nikah, maka di Sumbar mencapai 6.325 atau di atas 10 persen dan kanwil Kemenkumham Sumbar mengungkapkan sekitar 65 persen dari penghuni lembaga pemasyarakatan dan rutan di Sumbar adalah terpidana kasus penyalahgunaan narkoba, dengan jumlah warga binaan di lapas/rutan di Sumbar sebanyak 6.334 orang, sekitar 65 persen di antaranya adalah terpidana kasus narkoba.


Jadi, angka Perceraian, Narkoba dan Penyakit Sosial lainnya yang menyumbang membuat sumbar mendudukin angka kriminalitas yang cukup tinggi. Dari data angka perceraian di yang ada maka hukum sebab akibat bahwa daya tahan keluarga atau Keharmonisan keluarga menjadi prioritas utama untuk di perbaiki, papar dia.


Kemudian yang juga perlu di perhatikan adalah peningkatan kesejahteraan melalui berbagai aktifitas ekonomi dan menciptakan lapangan pekerjaan sehingga masyarakat terlepas dari jeratan ekonomi yang terkadang selalu menjadi masalah penyakit sosial dan kriminalitas.


Disamping selain keluarga, Peran tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat sangat perlu di perkuat dalam kehidupan sosial masyarakat sesuai konsep kembali ka nagari.


Maka dari itu untuk memperbaikinya adalah di mulai dari Pribadi yang kuat dan berkarakter, salah satu saran dari saya untuk generasi muda Minang di Sumbar adalah alihkan kegiatannya ke yang Positif, seperti kegiatan olahraga yang baik untuk kesehatan serta meraih Prestasi dan menangkis penyakit sosial, tutupnya. (SRP)



TNS - Maklumatnews.co.id - Ratusan personel Polda Sumatera Barat menerima penghargaan dari Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa, SH. S.Ik. Penghargaan ini diberikan saat upacara pemberian penghargaan, Senin (22/11) di halaman Mapolda Sumbar. 


Penghargaan yang diberikan Kapolda Sumbar ini, dikarenakan personel tersebut berprestasi dalam mensukseskan akselerasi vaksin Covid-19, di wilayah Provinsi Sumatera Barat. 


Irjen Pol Teddy Minahasa dalam arahannya menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh personel Polda Sumbar yang ikut serta dalam percepatan vaksinasi, khususnya personel yang menerima penghargaan karen banyak mengajak masyarakat untuk vaksin.


"Atas nama pribadi dan Kapolda Sumbar, saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada rekan-rekan semua yang berada di depan saya ini," kata Kapolda Sumbar. 


Dirinya menyebut, keberhasilan capaian percepatan vaksinasi di Sumatera Barat ini tidak lepas dari peran serta seluruh personel Polri dan stakeholder yang ada. 


"Kita akan tetap mencari solusi dan siasat untuk mencapai hasil yang kita harapkan (vaksinasi)" pungkasnya. 


Personel yang menerima penghargaan diantaranya adalah Dirsamapta Polda Sumbar Kombes Pol Achmadi, S.Ik, Dirlantas Kombes Pol Yofie Girianto Putro, S.Ik, Kapolres Sijunjung AKBP Muhammad Ikhwan Lazuardi, S.Ik, Kapolres Solok AKBP Apri Wibowo, S.Ik, Kapolres 50 Kota AKBP Trisno Eko Santoso, S.Ik, Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan, S.Ik. 


Kemudian, Kabag Binkar Rosdm AKBP Cepi Noval, S.Ik, dan beberapa Pamen, Pama, Bintara dan ASN dilingkungan Polda Sumbar.


Sementara, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik menuturkan, dari ratusan orang yang menerima penghargaan ini, juga terdapat instansi terkait lainnya yang mendapatkan penghargaan. 


"Jumlah penghargaan yang diberikan Kapolda Sumbar sebanyak 210 orang, terdiri dari 204 anggota Polri, sedangkan 6 lainnya ini adalah untuk tenaga vaksinator dari 2 TNI (AD, AL) RSUP M Jamil, dan 3 orang masyarakat," ujarnya. 


Pemberian penghargaan ini juga dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Sumbar, para Kapolres, dan perwakilan personel Polda Sumbar.(*)



Jakarta - Maklumatnews.co.id - Polri terus melakukan upaya pemberantasan kasus dugaan mafia tanah. Sepanjang tahun 2021 ini tercatat sudah ada 69 perkara yang ditangani oleh Satgas Anti Mafia Tanah Polri. 


Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, jumlah tersebut tercatat sepanjang tahun 2021 hingga bulan Oktober. 


"Target penyelesaian perkara program tahun 2021 sudah ada 69 perkara mafia tanah yang ditangani," kata Dedi kepada wartawan, Jakarta, Jumat (19/11).


Adapun rincian dari penanganan perkara tersebut adalah, lima diantaranya masih proses penyelidikan, 34 dalam tahap penyidikan. Lalu, 14 kasus sudah dilimpahkan tahap I. 


Kemudian, 15 perkara mafia tanah sudah dilakukan pelimpahan tahap II. Dan satu kasus dihentikan penyelidikannya dengan pendekatan Restorative Justice (RJ).


Dedi menambahkan, dari kasus mafia tanah yang ditangani, pihaknya telah menetapkan 61 orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut. 


"Dengan jumlah tersangka kasus mafia tanah sebanyak 61 orang," ujar mantan Kapolda Kalimantan Tengah tersebut. 


Dari 61 orang tersangka itu, tujuh diantaranya sudah dilakukan penahanan. Lalu, 23 orang belum ditahan. Kemudian, dua orang masih diburu atau masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan 29 tersangka lainnya sudah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).


Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk tidak ragu mengusut tuntas dan menindak tegas para pelaku kejahatan mafia tanah di Indonesia.(**)


Padang-MK-Berkedok Arisan online atau bernama “Arisan Abqura Pekanbaru-Padang” by Bunda Ara, sukses tipu warga Solok Selatan hingga ratusan juta rupiah. Kini Korban Usrianti yang didampingi pengacaranya sepakat akan laporkan kepada pihak yang berwajib di Pekanbaru. 

Terduga Pelaku seorang perempuan warga Kota Pekanbaru yang berinisial SAR dan Suaminya S akan dilaporkan ke Polda Riau dengan dugaan penipuan berkedok arisan, begitu yang diungkapkan tim kuasa hukum korban yakni Ricky Francois, SH, Ilham Fajri, SH dan Hendrizon,  SH. kepada media.

Kejadian berawal terduga pelaku datang ke sebuah Butik di Kota Padang, mengajak pemilik Butik (korban) tersebut untuk ikut arisan Pekanbaru-Padang, dibulan pertama semuanya lancar-lancar saja, memasuki bulan kedua sudah mulai tidak lancar pembayarannya. Dengan berbagai alasan, disitu korban sudah mulai curiga, merasa dirugikan, jelas pengacara tersebut. 

Francois mengatakan, korban sudah menderita kerugian sebanyak Rp. 157 150 000, terangnya. 

Dirinya menekankan akan membawa kasus ini keranah hukum hingga selesai, karena dirinya menilai semua ini sudah banyak memakan kerugian kliennya, tutupnya. (SRP


TNS - Maklumatnews.co.id -Polda Sumatera Barat membuka gerai Vaksin SUMDARSIN (Sumbar Sadar Vaksin) di halaman dan basement Mapolda Sumbar, Kamis (18/11).


Vaksinasi massal secara gratis ini dilaksanakan dalam rangka Operasi Zebra Singgalang 2021, dan sebagai bentuk upaya Polda Sumbar demi percepatan vaksinasi.


Terlihat sejak pagi sekitar pukul 08.30 WIB, ratusan masyarakat telah hadir di Mapolda untuk mendapatkan pelayanan vaksin Covid-19. 


Awalnya, masyarakat yang datang dipandu oleh petugas untuk dibantu pendaftaran. Usai mendaftar, selanjutnya diarahkan kepada petugas tenaga kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan (screening) dan kemudian menuju tempat vaksin. 


Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik mengatakan, pelaksanaan SUMDARSIN yang digelar Polda Sumbar dan jajaran adalah sebagai upaya akselerasi Vaksin Covid-19 di Sumbar. 


"Di Polda Sumbar dan Polres-polres sejajaran juga melaksanakan SUMDARSIN. Dalam rangka Operasi Zebra Singgalang 2021," katanya. 


Selain masyarakat umum, kata Kabid Humas, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Polda Sumbar terdapat pelajar dan beberapa komunitas masyarakat yang mengikutinya. 


"Mudah-mudahan dengan banyaknya masyarakat di Sumatera Barat yang di vaksin, maka nantinya diharapkan masyarakat di Provinsi Sumbar menjadi herd immunity," pungkasnya.(*)


Sumbar
-Ketika melihat banyaknya ketimpangan didunia kepariwisataan kami bersama Green Tourism Institute bersama para pemuda setempat berusaha memberi solusi.


Bersama Green Tourism Institute yang kami dirikan semenjak awal 2000an berusaha mengcreate Green Tourism Destination.


Sebuah destinasi wisata yang protect the cultures, protect the natures, empower and bring benefit for local people serta support conservation yang menurut kami bisa menjadi solusi dan menjadi role model kepariwisataan dunia.


Dengan pemuda setempat Sabarata Bangun kami baru saja berhasil membangun Green Village sebuah resort sederhana dikawasan Bukit Lawang - Langkat Sumatera Utara. Kami membangun resort tersebut karena untuk mewujudkan mimpi besar dari seorang Sabar yang ingin sebagian profit dari resort tersebut disumbangkan untuk biaya sekolah anak - anak. Tapi baru saja bangunan selesai dibuat dan baru saja beroperasi tiba - tiba tahun lalu banjir bandang datang tiba - tiba dan menghancurkan hampir seluruh bangunan kami. Ondeh.


Tapi kami tidak patah semangat dan tetap berjuang untuk mewujudkan mimpi kami. Dan Alhamdulillah sekarang Sabar bersama masyarakat setempat dan dibantu oleh Project Wings - Jerman berhasil mewujudkan sebuah destinasi Ecobrick terbesar didunia menurut Jakarta Post edisi 21 Februari 2021.


Tapi ujian lain yang cukup berat menimpa kami kembali. 2 hari yang lalu kantor Tabuik Diving Club (TDC) komunitas Desa Apar - Pariaman Sumatera Barat yang juga binaan kami habis terbakar dan menghanguskan seluruh peralatan selam dan aset berharga lainnya. Ondeh.


TDC bersama GTI selama kurang lebih 10 tahun telah berhasil mewujudkan lahan mangrove di Apar yang sebelumnya gersang menjadi taman mangrove yang rimbun dan indah yang menjadi destinasi kebanggaan Pariaman yang membawa income dan mengangkat nama Pariaman sendiri karena termasuk 50 destinasi wisata terbaik versi kemenparekraf dan meningkatkan kunjungan bahkan dari universitas - universitas terbaik dunia.


Dan bukan itu saja bahkan TDC berhasil menyulap terumbu karang yang rusak menjadi taman bawah laut yang indah.


Alhamdulillah anak - anak nelayan binaan GTI ini bahkan sudah mendapat penghargaan Kalpataru.


Tapi apa boleh buat kami harus berusaha memulai dari nol lagi.


Apalagi ditambah dengan kondisi pandemik yang membuat GTI tidak bisa banyak berbuat apa. Selama ini kami biasa melakukan dengan dana sendiri hasil keuntungan dari bisnis pariwisata dan tamu - tamu kami yang membantu. Hampir 2 tahun kami tidak mendapat income bahkan bisa dibilang matisuri.


Tapi seperti biasa kami tidak patah semangat. Bahkan kami tetap berusaha mengcreate destinasi - destinasi sebagai Green Tourism Destination dengan salah satu mimpinya membuat " World Naval Marine Park " diSumbar yang mana 35 Angkatan Laut dunia mempunyai taman bawah laut diSumbar sebagai hadiah yang telah saya berikan untuk Angkatan Laut dunia waktu acara Komodo Excercise 4 tahun yang lalu di Kota Padang.


Dan kami yakin kami tidak sendiri. Kami yakin banyak ingin turut berjuang dan membantu perjuangan kami dalam mewujudkan Indonesia sebagai Green Tourism Destination dan menjadi solusi pariwisata dunia.


Dan bagi yang ingin turut membantu perjuangan kami dan turut berjuang bersama kami baik perorangan atau perusahaan dapat mengirimkan bantuan dan donasi kerekening kami dibawah ini.


Green Tourism Institute bank BNI no. 0860895859


Thanks for being a Green Friend of Indonesia !


Ridwan Tulus


www.sumatraandbeyond.co

International Green Tour Operator

Support for

Green Tourism Institute


TNS - Maklumatnews.co.id - Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) menerima penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat. Penghargaan diserahkan Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy, Selasa (16/11) di Ballroom Hotel Truntum Padang.


Piagam penghagaan peringkat I ini merupakan hasil dari survei kepuasan pengaduan masyarakat yang dilakukan oleh BPS Sumatera Barat, atas pengajuan rekomendasi statistik melalui Romantik BPS.go.id untuk survei kepuasan pelayanan pengaduan masyarakat di wilayah hukum Polda Sumbar.


Untuk Peringkat II diperoleh Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar, kemudian Peringkat III Dinas Peternakan Provinsi Sumbar, dan Peringkat IV Pengadilan Negeri Agama.


Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa, SH. S.Ik melalui Kabid Humas Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPS Sumbar dan masyarakat yang telah memberikan penilaian pelayanan pengaduan masyarakat. 


"Atas nama Kapolda Sumbar menyampaikan ucapan terimakasih. Capaian ini merupakan hasil kerja keras dan semangat dari Polri khususnya Polda Sumbar dan jajaran dalam memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat," katanya. 


Pihaknya berharap, kedepannya untuk dapat mempertahankan capaian tersebut demi Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Tranparansi Berkeadilan).(*)



Padang - Maklumatnews.co.id - Ribuan orang yang didominasi pelajar di kecamatan tersebut silih berganti datang dan pergi setelah mendapatkan suntik vaksin tenaga kesehatan di Mapolsek Koto Tangah, Senin (15/11).

Kepada wartawan, Kapolresta Padang Kombes Imran Amir mengatakan.

"sudah 4.800 orang yang divaksin di Mapolsek Koto Tangah selama dua hari yakni Sabtu dan Senin".

Tingginya animo masyarakat maupun pelajar yang akan divaksin, tidak terlepas dari penyuluhan para Bhabinkamtibmas  di Polsek Koto Tangah. 

Menurutnya pencapaian tersebut merupakan angka yang fantastis, tidak hanya untuk Kota Padang, namun juga wilayah Sumbar. Nantinya, Polsek Koto Tangah akan dijadikan percontohan bagi Polsek lain.

Agar tidak terjadi tumpukan warga yang akan melakukan vaksin, Kapolsek Koto Tangah AKP Afrino SH,telah membagi waktu  atau jam untuk masing-masing kelurahan maupun sekolah.

Pantauan di lapangan, ramainya masyarakat yang datang, dilihat langsung Anggota DPR RI Darul Siska. Ia memberikan bantuan paket sembako untuk diteruskan kepada masyarakat yang telah divaksin.


Batusangkar-MN--Provinsi Sumatera Barat didominasi oleh penduduk dari suku Minang. Sebanyak 4.846.909 jiwa penduduk Sumatera Barat beretnis Minang. Namun, tahukah Anda dari mana sebenarnya asal usul penyebutan suku Minang?

Suku Minangkabau, di Sumatera Barat juga terdapat suku lainnya seperti, suku Mandailing, dan suku Batak. Munculnya suku-suku tersebut berawal ketika adanya Perang Paderi, pada abad ke-18.

Suku Minangkabau hingga sekarang tetap memegang teguh ungkapan “Adaik basandi syarak, syarak basandi Kitabullah" atau Adat yang didasari oleh hukum Islam.

Ada beberapa permasalahan adat yang terjadi, seperti masalah pengangkatan Datuak, sengketa Tanah, anak kemenakan dan lainnya. 

Di Atar, Kecamatan Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar kini terjadi permasalahan pengangkatan Datuak yang tidak jelas.

Anehnya, Datuk Pucuk yang seharusnya si A, tapi yang diakui oleh si B, padahal Datuak  A jelas gelar kedudukkan Datuk Pucuk di sandangnya karena didasarkan keturunannya., tapi entah bagaimana cara apa Datuk Pucuk diberikan ke B . 

Padahal si B ini hanyalah seorang pelayan dikedatukkan Tanah Atar, kata Karani.

*Sejarah singkat Suku Payobada

Sementara itu, salah satu suku yang ada di Atar, Nagari Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat yaitu suku Suku Payobada

Menurut keturunan Suku Payobada Bedasarkan Ranji kami keturunan Bundo Kandung inik Kerei yang berumah ditunggu pauh, mempunya 3 orang anak.

Kemudian Inik Togu yang mendiami ditunggu Pauh Inik Posa yang mendiami balai Pauh Inik sitigoi yang mendiami balik rumah, anak dari Inik Togu Uwo Jodin dan Uwo Mombak , Owo Mombak ini lah yang membawakan gelar Datuk Cimano, sepeninggalannya diwariskan ke Daik Cimano dan Bundo Kanduangnya Inik Joni.

Dikarenakan inik Togu sudah tua tinggal sendirian ditunggu Pauh maka dijemput la Keguguk Mosu Inik Rowi untuk merawat dan menjaganya , Inik Rowi bersuami Yasin  ini mempunyai 3 orang anak yaitu Sanan , Samsiah dan Ponu.

Maka tinggallah  Rowi beserta keluarga di Tunggu Pauh untuk merawat Inik Togu. Setelah Uwo Daik Cimano tua beserta saudara yang lain sudah meninggal semua dan anak kemanakan masih kecil belum ada yang bisa membawakan gelar maka disarankan oleh yasin suami dari Rowi bapak dari Sanan, mintak di Luakan Datuak Cimano kepada anaknya, sementara dikaranakan keturunan dari Datuak Cimano  belum ada yg bisa membawakan. 

Maka pada masa Kapalo Nagari Mak Ola dilewakanlah gelar Sanan Datuak Luak Cimano ditunggu Pauh dengan acara Adat. Maka keluarga Cimano membayar uang adat ke KAN.

Seiring berjalannya waktu, meletuslah G30S PKI dikarenakan yang terlibat tidak bisa dipakai dalam Pemerintahan Nagari maka dilimpahkan ke Maknur anak dari Samsiah Kakak dari Syamsudin dan keluarga Cimano tetap membayar uang adat ke KAN, yang dibayar oleh Bundo Kandung ibuk Wirdiati pada tahun 1974, setelah meninggalnya Maknur kembali dijalankan lagi oleh Sanan.

Setelah Ponu tinggal sendirian ditunggu Pauh maka dibawah Nidar dari Solok  untuk menemaninya, setelah ponu meninggal dunia  keluarga Nidar  masih menempati rumah ditunggu Pauh sampai saat ini. 

Setelah itu Sanan melimpahkan ke Nuar anak dari Ponu, Bundo kanduangnya masih Wirdiati, Setelah meninggalnya Nuar kembali lagi dijalankan oleh Sanan, setelah Sanan meninggal dunia pada tahun 2006 gelar Datuak Luak Cimano dibawakan oleh  Syamsudin sampai meninggal dunia, Bundo kandungnya sampai saat ini masih Wirdiati. 

Dari tahun 2008 sampai terakhir Syamsudi wafat banyak kegiatan di Nagari diwakili oleh Karanai, maka di tahun 2020 dilimpahkanlah gelar Datuak Luak Cimano ke Karanai yang masih keturunan asli Cimano, setelah meninggalnya Syamsudin berarti Kori Pulang Kasarungnyo, Pinang Pulang Katampuknyo, Sirih Pulang  Kagagangnyo begitu ungkapan Karanai Datuak Luak Cimano.

Menanggapi hal diatas salah seorang pengamat hukum Ricky Francis mengatakan, permasalah sengketa gala di Atar ini sangat menyita perhatian kita, karena ini bisa meyebabkan konflik di daerah tersebut. 

"Sudah seharusnya permaslahan ini harus ditangani oleh pihak yang berwenang, karena apa bila tidak dicarikan jalan tengahnya, maka akan terjadi perseteruan di kampung Atar", ungkap pria yang juga seorang pengacara muda Sumbar yang telah menyelesaikan beberapa perkara perkara adat di Sumbar. 

Dirinya berharap agar semua pihak yang bersengketa untuk menahan diri agar tidak terjadi perpecahan. Maka dari itu pihak yang berwajib harus mengambil langkah cepat, permasalahan ini sudah layak dibawa keranah hukum, tutupnya.  Tunggu lanjutannya...(Tim)



Padang-Maklumatnews.co.id- Universitas Baiturahmah bersama dengan Polda sumbar menggelar vaksinasi massal yang bertempat di Kampus Baiturahmah dengan target capaian 2.000 orang Peserta.


Dalam pelaksanaan vaksinasi Universitas Baiturahmah melibatkan pihak Yayasan Pendidikan Baiturahmah, TNI, Polri, dan juga Pemprov ( Forkopimda Sumbar), serta menyediakan Vaksinator sebanyak 60 orang tenaga kesehatan yang di bagi menjadi 6 tim dengan 6 lokasi vaksin yang tersebar di area kampus.


Rektor Universitas Baiturahmah Prof.Musliar Kasim mengatakan :
"Dalam kegiatan vaksinasi ini kami menyediakan vaksin jenis Sinovac, Astrazenecha dan Moderna, dimana untuk kegiatan vaksinasi di laksanakan tidak hanya kepada Pegawai, Mahasiswa, atau civitas akademik saja tetapi juga kepada masyarakat umum, yang pada intinya kami disini mendukug serta membantu pemerintah provinsi sumatera barat untuk mencapai terget vaksinasi dengan maksimal".


Lanjut ia juga menyapaikan " kegiatan vaksinasi ini menargetkan 2.000 orang peserta, hingga siang pukul 11:00 Wib sudah lebih dari 1.500 orang yang mendaftar untuk vaksinasi".ujarnya.


Selain pelayanan vaksinasi, Bagi peserta yang sudah selesai melaksanakan vaksin, panitia juga memberikan sembako berupa minyak, beras, dan gula. Dan juga bagi yang beruntung akan mendapatkan doorprize menarik.(Rs)






Maklumatnews - TNS - Polda Sumatera Barat akan menggelar Operasi Kepolisian terpusat dengan sandi Operasi Zebra Singgalang 2021. Pelaksanaannya akan dimulai pada Senin (15/11) mendatang. 


Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik mengatakan, Operasi Zebra Singgalang ini digelar selama dua pekan di seluruh Polres jajaran Polda Sumbar.


"Operasi Zebra Singgalang dimulai dari tanggal 15 November hingga 28 November 2021," katanya, Kamis (11/11) di Mapolda Sumbar. 


Dijelaskan, dalam operasi tersebut pihaknya mengedepankan peningkatan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, protokol kesehatan (prokes) dalam upaya mencegah Covid-19.


Kemudian katanya, tujuan dari Operasi Zebra Singgalang 2021 yaitu untuk pencegahan kemacetan, mengurangi pelanggaran dan juga kecelakaan lalu lintas. 


"Mari kita tingkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas. Jaga keselamatan berkendara dengan mematuhi rambu-rambu lalu lintas," ujarnya.


Selain itu juga untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam melaksanakan prokes dan mengajak masyarakat untuk vaksinasi.(*)



Padang - Maklumatnews.co.id - Kepolisian Daerah Sumatera barat ( Polda ) beserta jajarannya rentang januari sampai oktober 2021 berhasil mengungkap 902 kasus penyalahgunaan narkotika dengan tersangka 1.278 Orang.


Saat menggelar konferensi pers Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu, S.IK, M.Si di Mapolda Sumbar , Kamis, (11/11/2021) menyampaikan.


" Mulai dari januari hingga oktober 2021 telah mengamankan barang bukti berupa Daun ganja sebanyak 287.7 Kg, pohon ganja 28 batang, Sabu 17,81 Kg, dan pil extasy sebanyak 71 butir". 


Dari sebanyak 1.278 orang  tersangka penyalahgunaan narkotika ini terdapat dari beberapa kalangan mulai dari oknum PNS, oknum Polri, pegawai swasta, wiraswasta, buruh, petani, mahasiswa, hingga pelajar.


Berdasarkan data ungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan Narkotika  tahun 2020 dengan tahun 2021 terdapat peningkatan kasus pada tahun 2021. 


Kabag Binops Ditnarkoba Polda Sumbar Kompol Budi menyampaikan. "Jika kita lihat memang betul adanya peningkatan kasus terhadap penyalahgunaan narkotika ini di tahun 2021, kita tidak mengetahui juga pastinya apa yang terjadi, apakah ini menjadi sebuah trend penggunaan narkotika ini. Yang jelas kami Polri akan terus serius dalam menangani penyalahan gunaan narkotika di wilayah Hukum Polda Sumbar".


Lanjut katanya " tidak hanya melakukan penindakan saja terhadap penyalahangunaan narkotika ini tetapi kami juga melakukan pelaksanaan kegiatan pencegehan dan rehabilitasi dengan melakukan penyuluhan dan sosialisasi kepada khalayak banyak terkhusus kepada pelajar. ujarnya. (Rs)


Padang - Maklumatnews.co.id - Kepolisian Daerah Sumbar ( Polda ) melalui Ditreskrimsus yang bekerja sama dengan Tim Taman Nasional Kerinci seblat ( TNKS ) menangkap 2 orang pelaku dugaan tindak pidana illegal logging yang terjadi di Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat.


Disebutkan oleh Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.IK, M.Si di Mapolda Sumbar. Kamis, (11/11/2021)

" Telah menangkap 2 orang pelaku dugaan tindak pidana mengangkut, menguasai atau memiliki hasil hutan kayu yang tidak di lengkapi secara bersama surat keterangan Sah hasil hutan (SKSHH) dengan menggunakan 1 unit truck dengan nomor polisi BA 8042 AP yang bermuatan hasil Kayu yang sudah berupa Balok".


Saat ini barang bukti yang telah diamankan 1 unit truck cold diesel mitsubishi canter yang bermuatan 31 batang kayu berbentuk balok, 1 lembar Stnk mobil truck tersebut, selanjutnya 2 lembar blanko nota angkutan tertanggal 04 november 2021.


Pelaku IC ( 26 ) yang merupakan pekerja buruh harian lepas dan M (46 ) karyawan swasta, ditangkap pada hari jumat 5 november 2021, Pukul 08.45 Wib di jalan raya Bukit putus Kenagarian Limau Puruik Kecematan Ranah Ampek Hulu Tapan Kabupaten Pesisir Selatan.


Pelaku dijerat pasal 83 ayat (1) huru b undang-undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan perusakan hutan sebagaimana diubah dan di tambah dalam pasal 37 angka 13 ayat (1) huruf b undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta kerja juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP pidana. ( Rs )



Padang - Maklumatnews.co.id - Universitas Baiturrahmah (Unbrah) Padang bersama dengan Polda Sumbar akan melaksanakan Gebyar Vaksinasi Massal dengan tema, “Sumbar Sadar Vaksin" (Sumdarsin), pada Jumat besok (12/11/2021).


Hal ini Dalam rangka meningkatkan pencapaian angka vaksinasi Covid-19 dan membentuk herd imunity di Sumatera Barat.


Rektor Universitas Baiturrahmah Padang, Prof. Musliar Kasim, menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, peningkatan herd immunity bagi masyarakat.


"Yang lebih utama mendukung vaksinasi massal di Tanah Air, hingga  Indonesia bebas Covid-19 melalui Vaksinasi ini," sebut Prof. Musliar Kasim, dalam keterangan persnya, Rabu (10/11/2021).


Dalam pelaksanaan vaksinasi Sumdarsin kali ini, kata Prof. Musliar Kasim, yang terlibat yakni Yayasan Pendidkan Baiturrahmah, Unbrah, Polda, TNI, serta Pemprov (Forkopimda Sumbar).


"Nantinya pelaksanaan akan di mulai pada pukul 07.00 WIB hingga selesai dengan waktu sehari itu juga, dengan menargetkan 2.000 orang peserta," jelasnya.


"Kemudian bagi warga yang sudah di vaksin, mereka juga akan mendapatkan bantuan sembako, berupa minyak, beras dan gula," sambungnya. 


Lebih lanjut Prof. Musliar Kasim mengatakan, pada Sumdarsin di Unbrah ini, vaksin yang tersedia yakni jenis Sinovac, Astrazeneca dan Moderna yang terbuka untuk umum.


"Jadi masyarakat yang sudah berumur 12 tahun ke atas dan itu baru mendapatkan vaksinasi pertama, bisa memilih Vaksin yang tersedia tersebut," tutur Rektor.


Dan juga Rektor menyebutkan, untuk target 2.000 warga yang di vaksin, pihaknya menggandeng Bid Dokkes Polda Sumbar, Tim Kesehatan Dinkes Sumbar dan Nakes dari TNI.


"Untuk target 2.000 itu, nantinya ada Vaksinator sebanyak 60 orang dan dibagi menjadi 10 tim," kata dia. 


Ia menambahkan dalam menggelar Sumdarsin ini, dengan menargetkan 2.000 peserta tersebut, dalam pelaksanaannya pihaknya tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19.


"Kita tetap komit, walaupun nantinya rame kita akan menerapkan prokes yang ketat sesuai SOP yang ada, dan itu sudah kita sediakan, seperti tempat cuci tangan, ribuan masker dan sebagainya, agar kegiatan kita ini berjalan lancar, lalu kita imbau masyarakat yang belum ikut vaksin mari kita sukseskan program Sumdarsin ini dan mendatangi gerai Vaksin di Unbrah Jumat esok, dan berharap 70 persen target vaksinasi di Sumbar ini segera tercapai," pungkasnya.(***)

 


Jakarta - Maklumatnews.co.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah perwira tinggi (pati) Polri, yang diantaranya adalah, Kabaintelkam, Aslog Kapolri, Kakorlantas, Kadiv Humas Polri hingga enam Kapolda di Gedung Rupatama, Jakarta Selatan, Rabu (10/11/2021).


Dalam amanatnya, Sigit meminta kepada seluruh perwira yang dilantik untuk lebih peka dan mampu melaksanakan mapping di lapangan dengan baik untuk menentukan langkah mulai dari preemtif hingga represif, dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) tetap berjalan aman, damai dan kondusif. 


Terkait hal itu, Sigit menyampaikan ungkapan bahwa jangan padamkan api pada saat api besar. Melainkan, padamkan api ketika masih kecil. Dengan kata lain, Sigit berharap, jajarannya bisa bergerak cepat untuk segera meminimalisir hal yang tidak diinginkan terjadi. 


"Jangan padamkan api, pada saat api besar. Padamkan api saat masih kecil. Ini bisa dilakukan kalau kita jeli dan bisa melihat di lapangan. Kita mampu melaksanakan monitoring, langkah dan evaluasi yang benar serta tentunya ini menjadi tugas bagi kita semua," kata Sigit dalam amanatnya. 


Ungkapan itu, kata Sigit juga terkait dengan munculnya fenomena pelanggaran oknum anggota kepolisian khususnya di media sosial (medsos) dan viral di masyarakat. Perbuatan segelintir oknum itu, menurut Sigit, berpengaruh pada personel lainnya yang sudah bekerja keras dan baik dalam menjalankan tugasnya. Seperti menjadi garda terdepan penanganan dan pengendalian Covid-19 hingga menjaga Sitkamtibmas tetap kondusif. 


"Disini saya ingatkan bahwa akhir-akhir ini kita menghadapi fenomena dan menjadi keprihatinan kita, muncul banyak viral penyimpangan anggota. Tentunya ini berdampak pada rekan-rekan yang sudah bekerja keras sehingga hasilnya dirasakan masyarakat," ujar Sigit. 


Dihadapan perwira yang dilantik, mantan Kapolda Banten ini menegaskan, kedepannya tidak ada lagi perbuatan oknum-oknum yang melakukan pelanggaran. Oleh sebab itu, Ia menekankan, perwira Polri harus menjadi pimpinan yang menjadi contoh agar tak ragu memberikan hukuman dan tindakan tegas kepada oknum yang melanggar.


"Ini harus ditanamkan di diri kita. Kita bisa tegas kalau kita menjadi teladan yang baik. Kita ragu apabila tidak menjadi teladan. Potensi penyimpangan harus diperbaiki, apakah pemahamannya yang keliru sehingga harus rubah mindsetnya. Jangan memberikan beban yang berpotensi menjadi penyimpangan," ucap eks Kabareskrim Polri ini. 


Tak hanya itu, Sigit juga menyadari dan menyerap aspirasi masyarakat soal adanya anggapan kepolisian baru bergerak cepat jika diviralkan di media sosial. Karenanya, Sigit menekankan, stigma masyarakat tersebut harus dihapuskan. Karena, sesuai dengan konsep Presisi, seluruh jajaran polri harus prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan. 


"Jadi tolong ini diperbaiki. Tak harus viral tapi masalah bisa cepat diselesaikan. Terjadi kebuntuan komunikasi sehingga masyarakat menyampaikan keluhan dengan menggunakan medsos," tutur Sigit.


Masih terkait soal keluhan masyarakat, Sigit berharap, jajarannya benar-benar memanfaatkan sejumlah aplikasi yang telah diluncurkan. Seperti layanan Hotline 110, Propam presisi, Dumas Presisi, Binmas Online Sistem (BOS), SKCK online, Pelayanan Masyarakat SPKT, Aduan SPKT, SP2HP online, dan masih banyak lainnya. 


Sigit berpandangan, banyaknya aplikasi tersebut akan tidak dirasakan oleh masyarakat apabila tidak mendapatkan respon dari aparat kepolisian. Apalagi, Sigit mengaku, masih banyak yang menyampaikan keluhannya secara langsung terhadap dirinya melalui aplikasi pesan tertulis. 


"Sampai saat ini masih banyak yang 

WhatsApp saya melaporkan masalah. Pada saat saya tanya kenapa tidak dilaporkan ke wilayah karena tidak bisa nomor diblokir. Kalau memang ada masalah dan kemudian masyarakat perlu ada penjelasan, tolong jelaskan khususnya masalah di kepolisian. Sehingga masyarakat mengerti posisi hukumnya, apakah kasusnya bisa ditindaklanjuti atau tidak bisa, karena ada batasan kewenangan yang dimiliki. Namun kita berusaha menyelesaikan semuanya sehingga rasa keadilan buat masyarakat dapat dirasakan," papar Sigit.


Lebih dalam, Sigit memaparkan adanya persepsi tentang polisi antikritik. Ia mengakui bahwa, persoalan tersebut merupakan tantangan yang harus diselesaikan dan dibuktikan kepada masyarakat bahwa polisi tidak antikritik karena selalu menyerap aspirasi, untuk menjadikan Polri yang lebih diharapkan oleh masyarakat. 


"Polisi tidak anti kritik. Ini jadi tantangan saya karena kritik penting dan dimanfaatkan. Ada persepsi di masyarakat tentang kita dan kita harus perbaiki. Persepsi yang diharapkan sesuai dengan keinginan masyarakat. Banyak program kita yang dilaksanakan namun memang perlu waktu," kata Sigit.


Sigit meyakini bahwa tantangan itu bisa diselesaikan dengan bekerja secara tulus, kerja keras dan ikhlas. Sigit optimis, tingkat kepercayaan publik akan terus meningkat dari yang sudah ada saat ini. 


"Namun saya yakin kita semua dengan ketulusan, keikhlasan dan kerja keras. Kita bisa memperbaiki. Bangkitkan kepercayaan masyarakat terhadap kita demi institusi. Rekan-rekan telah berjuang namun kalau kita tidak bisa menerima perbaikan tentunya ada gap dan gap ini jadi masalah. Maka dari itu selalu turun ke lapangan bertemu masyarakat dan anggota, untuk mengetahui masalah untuk kita selesaikan. Saya yakin rekan-rekan mampu," ujar Sigit.


Demi bisa meningkatkan kepercayaan publik, Sigit mengatakan, jajarannya harus bisa beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Tunjukan bahwa, Polri saat ini jauh lebih baik sebagaimana dengan semangat konsep Presisi. 


"Perkembangan teknologi kita manfaatkan. Sehingga profesionalisme dari kepolisian bisa terlihat. Bagaimana kita membangkitkan semangat anggota, manfaatkan teknologi biar semakin baik dan profesional. Saya yakin institusi Polri adalah institusi yang disayang masyarakat dan bagaimana kita meyakinkan agar tetap berada di performa itu," ucap Sigit.


Lebih dalam, Sigit juga kembali mengingatkan soal peran Polri menjadi salah satu institusi yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Ia berpesan, jajarannya harus mampu mempertahankan tren positif yang sudah ada saat ini. 


Dimana, Indonesia menjadi peringkat pertama se-Asia Tenggara dalam hal penanganan serta pengendalian Covid-19. Semua itu, kata Sigit merupakan berkat sinergitas, soliditas dan kerja keras seluruh stakeholders dan elemen masyarakat. 


"Kegiatan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang berpotensi terjadi mobilitas masyarakat yang tinggi tentunya harus kita antisipasi dengan langkah-langkah untuk memperkuat protokol kesehatan. Khususnya rekan-rekan Kapolda yang menjadi penanggung jawab mengendalikan Covid-19," kata Sigit.


Kesiapan dan antisipasi mencegah laju pertumbuhan Covid-19, menurut Sigit juga sebagai bukti di dunia bahwa Indonesia mampu melaksanakan kegiatan nasional maupun internasional di tengah Pandemi, dengan aman dan memperhatikan faktor kesehatan. Mengingat, kedepan Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaran acara tingkat dunia. 


"Di satu sisi kegiatan besar akan kita laksanakan dan di satu sisi kita harus waspada angka Covid-19 tak meningkat. Kalau kita mampu akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Ini diharapkan seluruh masyarakat, ini harus kita kembalikan. Ini semua terjadi berkat kontribusi rekan-rekan dan dipertahankan menjadi tugas ke depan. Kewajiban kita menjaga situasi Kamtibmas kondusif sehingga semuanya berjalan baik," tutup Sigit.(*)





Padang-- Tanggal 10 November 2021 diperingati sebagai Hari Pahlawan. Setiap tahun bangsa Indonesia memperingati hari nasional tersebut untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur.

Peringatan Hari Pahlawan sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 tentang Hari-hari Nasional yang Bukan Hari Libur. 

Tanggal 10 November diperingati sebagai hari nasional untuk mengenang perjuangan rakyat Indonesia, khususnya rakyat Surabaya yang terlibat dalam pertempuran Surabaya.

Salah seorang putra terbaik Sumatera Barat Laksma TNI (Purn) Hargianto. S.E.,M.M.,M.Si(Han) saat ditanya wartawan bagai mana cara memaknai hari pahlawan, Pahlawan itu kalau dulu Memanggul Senjata dan Bedil. 

Tetapi kalau sekarang kata Purnawirawan Jendral Bintang Satu itu, Saat ini jaman sudah merdeka, yang diperlukan adalah "Menyingsingkan Lengan Baju" maksut dari itu adalah bekejalah dengan rajin dan tekun agar keberhasilan bisa diraih dan membanggakan tanah air. 

Sama halnya dengan Petani, Rajinlah membalikkan tanah menanam apa saja yang bisa bermanfaat untuk keberlangsungan kehidupan, apa lagi sekarang pasca pandemi seperti ini kita harus bahu membahu untuk membangkitkan perekonomian. 

Kemudian di Laut, Nalayan Melautlah untuk menjaring ikan agar bisa menyambung kehidupan. 

Kemudian Padagang, Berdaganglah dengan timbangan yang benar dan adil

Kemudian Pegawai, Bekerjalah sesuai amanah rakyat agar bangsa ini semakin menjadi Lebih baik dan maju.

Kemudian Tunggu Tigo Sajarang, Lakukanlah peran dan fungsinya untuk menjaga Negeri yang amat kita cintai ini sebagai titipan anak cucu kita kelak.

Kemudian untuk sang penerus Indoneaia, Pelajar, Galilah ilmu sedalam lautan.

Maka bila itu semua sudah dilakukan maka andalah saat ini menjadi Pahlawan negara berikutnya, tegas pria asal Agam itu.

Semua itu di mulai dari diri sendiri kemudian keluarga, Perkuat lah keharmonisan keluarga Karena keluarga adalah benteng pertahanan yang paling utama yang harus di jaga, kemudian lingkungan daerah dan lanjut ke Negara.

Jangan tanyakan apa yang negara telah berikan kepada mu tapi tanyakanlah apa yang telah kita berikan kepada Negara.(SRP)


WISATASUMBAR
-Ketika kami sedang ngopi santai disebuah lounge hotel diPadang tiba - tiba Ridwan Tulus sedikit kaget ketika membaca email yang masuk melalui hpnya.


Beliau mendapat email dari Vanessa Chang, public relation dari Enterprise Risk Management Academy Singapura yang memberitahukan bahwa Ridwan terpilih sebagai nominasi Asean Risk Award (ARA) bersama 3 tokoh Asia Tenggara lainya yaitu Azzahraa Annuar (Malaysia), 

Imam Subekti (Indonesia) dan

Jamaliah Said (Malaysia) dalam kategori " Risk Professional of the year 2021.


Vanessa mengatakan bahwa Ridwan terpilih menjadi salah satu nominasi karena ide beliau tentang Sotopreunership (Social Tourism) merupakan gagasan baru untuk kepariwisataan dunia. Dan juga dengan Green Tourism Institutenya  dengan visi dan misinya yang protect the culture, protect the nature, enpower and bring benefit for local people and support conservation beliau telah berbuat banyak melahirkan tokoh - tokoh muda kepariwisataan di Indonesia. Dan dengan Green Action beliau telah banyak menyulap lahan yang rusak dan gundul menjadi lahan yang rimbun dan telah menjadi destinasi wisata yang bernilai ekonomis buat masyarakat setempat seperti salah satu contohnya kawasan Apar di Pariaman yang telah mempunyai Mangrove Park yang indah dan memiliki taman terumbu karang yang indah.


Asean Risk Award


Pertama kali diselenggarakan pada tahun 2016, ASEAN Risk Awards kembali diadakan tahun ini dengan mengusung tema “ASEAN Resilience”. Ajang penghargaan bergengsi tahunan pertama di Asia Tenggara ini bertujuan untuk memberikan apresiasi berupa penghargaan bagi organisasi dan individu yang tangguh dan menginspirasi Asia Tenggara dengan kisah sukses manajemen risikonya.

Terdapat 7 kategori penghargaan yang akan diberikan dalam ASEAN Risk Awards 2021, yaitu Risk Champion, GRC Award, Risk Innovation, Risk Technology, Public Initiative, Risk Educator untuk kategori organisasi, dan Risk Leader of The Year untuk kategori individu.


Ridwan Tulus sahabat saya semenjak Smp dari masa sekolah dulu memang sangat terkenal dengan ide - idenya yang unik. Dan karena kondisi kesehatannya dulu cukup lama tidak aktif didunia kepariwisataan.


Tapi disaat pandemik ini yang membuat dunia pariwisata tertidur beliau justru muncul dengan ide - ide baru yang insyaallah bisa memberi solusi seperti gagasannya tentang forest healing dan oceanic healing yang dia gagas justru 5 bulan sebelum pandemik ketika beliau diundang untuk memberi kuliah umum diprogram master Biologi ITB - Bandung.


Disaat pandemik ini pimpinan www.sumatraandbeyond.co dan juga sebagai presiden International Green Tour Operator  ini justru baru membuka kantor cabang perwakilan di Australia, Belanda, Qatar, Amerika dan Yunani.


Dan beliau juga  cukup sibuk akhir - akhir ini untuk menyiapkan kuliah umum dibeberapa universitas seperti Unpad dan UNP untuk program mahasiswa doktoral (S3) sampai akhir bulan November ini.


Dan juga kebetulan tanggal 11 November ini beliau akan diundang untuk berbicara dalam rapat khusus pariwisata dunia Tourism For All Yunani yang bekerjasama dengan Kementrian Ekonomi Jerman tentang Green Tourism Destination.


Dan dipenutup percakapan kami beliau juga minta tolong kepada semua untuk membantunya dalam program Asean Risk Academy dengan membantu voting untuk dia melalui link dibawah ini :


https://aseanriskawards.com/vote-risk-professional-2021/?utm_medium=newsletter&utm_source=email&utm_campaign=voting-1


Padang 9 November 2021

Hendrizon SH

 


Jakarta - Maklumatnews.co.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Indonesia mampu melaksanakan event internasional dengan aman dan memperhatikan faktor kesehatan di tengah Pandemi Covid-19. 


Pernyataan Kapolri tersebut merujuk pada suksesnya acara The 58 Th International Association Of Women Police (IAWP) Training Conference di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bahkan, dalam hal ini, Indonesia menjadi Negara Asia pertama yang menjadi tuan rumah kegiatan tersebut sejak tahun 1958.


"Ini adalah event yang menunjukan ke dunia luar bahwa Indonesia saat ini mampu melaksanakan event internasional di tengah Pandemi Covid-19. Dan ini tentunya kebanggaan kita semua," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (8/11).


Dengan suksesnya kegiatan tersebut, Sigit menekankan, Indonesia semakin siap melaksanakan event-event internasional lainnya. Salah satu diantaranya adalah Asian Talent Cup dan World Superbike Championship (WSBK) di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).


"Mandalika yang sebentar lagi akan dilaksanakan kemudian bulu tangkis di Bali dan juga rangkaian G 20 Presidensi yang dilaksanakan di awal Januari sampai akhir 2022," ujar Sigit.


Menurut Sigit, suksesnya kegiatan PON ke-XX hingga IAWP, tak lepas dari kerja keras Pemerintah, TNI, Polri, Dinkes, relawan dan seluruh elemen masyarakat lainnya yang terlibat. Dalam mencegah laju pertumbuhan virus corona memang diperlukan sinergitas dan soliditas seluruh elemen stakeholders. 


"Dan ini juga tentunya berkat kerja keras seluruh teman-teman baik Polisi, TNI, Dinkes seluruh relawan elemen yang terlibat. Sehingga kita mampu kendalikan laju Covid-19. Saat ini angka-angka sangat bagus positivity rate kita dibawah 1. BOR kita dibawah 4 persen semua ada di posisi jauh dari angka yang ditetapkan oleh WHO," tutur Sigit.


Meski begitu, Sigit menekankan, tren positif tersebut harus tetap dipertahankan. Sehingga, event internasional kedepan lainnya dapat berjalan sukses seperti yang sudah dilakukan sebelumnya. 


"Ini harus kita pertahankan kita harapkan setelah rangkaian kegiatan ini selesai laju angka pertumbuhan Covid-19 bisa dikendalikan dan kita bisa laksanakan event internasional yang lain. Kita mampu laksakakan event internasional di tengah-tengah situasi Pandemi Covid-19 dan angka-angka tetap bisa kita kendalikan dan seluruh rangkaian acara aman, lancar dan sehat," papar Sigit.(*)



WISATASUMBAR
-Tiba - tiba kemarin sore mendapat facebook mesenger dan juga WA dari Rahma yang ingin bertemu saya segera. Dari pesannya yang saya baca sepertinya dia orang sangat akrab dengan saya.


Karena takut salah karena saya pelupa sebelum membalas pesannya saya mempelajari frofilenya di Facebook.


Ternyata benar dia adalah Rahma Zalia Ira yang waktu lajangnya pernah bergabung diperusahaan saya www.sumatraandbeyond.co dan mendapat porsi khusus untuk training dan penanggung jawab laporan pajak. Tapi hampir 15 tahun tidak bertemu entah kemana. Dan saya langsung dengan senang membalas pesannya dan mengajaknya langsung menemani saya Shasami keesokan harinya.


Tadi pagi kami Shasami didampingi suaminya Deni. Bercerita panjang dan melepas kerinduan bersama.


Ternyata selama ini dia telah berjalan banyak baik ke Amerika, Eropah bahkan Afrika. Karena dia sangat terinspirasi dengan saya khususnya dalam memotivasi pemuda - pemuda kampung untuk mandiri dan berbagi ilmu yang bermanfaat khususnya didunia pariwisata. Dan dia ingin melakukan hal yang sama.


Dan yang membuat saya haru ternyata beliau bukan lagi Rahma yang saya kenal dulu. Bahkan sekarang jauh hebat dari pada saya.


Beliau dan suaminya adalah produsen teh kesehatan D'BESTTEA yang sekarang banyak dicari oleh penikmat teh dunia !


Dan bahkan yang lebih mengharukan lagi beliau dan suaminya ingin juga membantu perjuangan saya di www.greentourism-institute.org


Terima kasih Rahma terima kasih Deni..ayo kita bersama.


Dan pembicaraan tadi membuat saya jadi terinspirasi bagaimana membuat program dan destinasi wisata yang menyehatkan dengan program " Dr. T " Berakhiri bincangannya bersama jurnalis.


Stay safe and healthy with our specially designed tour programs with forest and oceanic healing + D, Besttea


Thanks for being a Green Friend of Indonesia !


www.sumatraandbeyond.co

International Green Tour Operator

Support for greentourism-institute.org

Doc : Penyerahan Bendera Pataka PKDP


Padang - Maklumatnews.co.id - Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Kota Padang pada musyawarah daerah  musda ke-IV menetapkan Amril amin secara resmi sebagai Ketua PKDP Kota Padang.


Amril Amin Pria yang akrab di panggil "aciak" ini terpilih secara musyawarah mufakat yang dilakukan oleh tujuh kandidat ketua,di Kriyad hotel bumi minang, sabtu. (06/11/2021)


“Semangat satu. Rang Piaman di Padang solid untuk bersatu dan bangkit. Musda berlangsung musyawarah mufakat,” ujar Ketua SC Musda PKDP Padang Novrianto usai Aciak Amril Amin ditetapkan.


Dikesempatan yang sama aciak amin mengatakan " Terpilihnya saya sebagai ketua PKDP Kota padang ini sebuah anugrah dan juga menjadi beban yang berat nantinya tetapi insyaallah kedepannya saya akan memperbaiki administrasi PKDP padang kepada yang lebih baik lagi dan saya juga berharap kepada masyarakat pariaman mari kita bersatu, bahu-membahu untuk untuk memperbaiki ekonomi disaat seperti sekarang ini". Ujarnya.


Disamping itu Idman Ketua Keluarga Besar Pedagang Kaki Lima ( KBPKL ) Kota padang yang juga merupakan Masyarakat asal piaman.


" Selamat Kepada " Aciak Amin " atas terpilih nya sebagai ketua PKDP  Kota padang yang dilakukan secara musyawarah mufakat, semoga dapat Amanah dan kedepannya PKDP kota padang di bawah kepemimpinan aciak dapat lebih baik lagi, serta lebih dapat mewujudkan lagi semangat satu rang piaman yang ada di kota padang ini". Ujar Idman.


Dengan telah terpilihnya ketua PKDP Kota padang, Hendri Septa Walikota Padang saat pembukaan mengatakan siap bersinergi dengan PKDP dalam membangun Kota Padang yang madani, berbasiskan pendidikan, perdagangan dan pariwisata yang unggul dan berdaya saing. (Rs)



Padang - Maklumatnews.co.id - Persatuan Keluarga Daerah Pariaman Kota Padang ( PKDP ) menggelar Musyawarah Daerah ke IV, kegiatan ini di gelar di Hotel Kryad Bumi Minang Kota Padang, (06/11/2021).


Pada pembukan Musda PKDP ini di buka langsung oleh Wali Kota Padang Hendri Septa. 

"selamat kepada PKDP Kota Padang atas terselenggaranya Musda yang ke IV  dan saya atas nama pribadi dan pemko kota padang siap bersinergi dengan ketua PKDP yang nantinya terpilih". Ujarnya Wali Kota Padang


Dalam kegiatan Musda PKDP ini di hadiri juga oleh Ketua Umum DPP PKDP dan perwakilan DPW PKDP dari berbagai provinsi di Indonesia, DPC PKDP yang ada di Kota Padang serta beberapa orang tokoh politik, tokoh agama, tokoh adat termasuk disemarakan oleh Wakil Walikota pariaman, Bupati Padang Pariaman yang juga turut hadir.


Musda PKDP Padang 2021 ini adalah bentuk semangat bersatu orang Padang asal Piaman (Padang pariaman dan Kota Pariaman).(R)


WISATASUMBAR
-Ridwan Tulus pendiri Green Tourism Institute akan diundang dalam rapat khusus oleh organisasi pariwisata Yunani " Tourism for All " yang insyaallah dilaksanakan tanggal 11 November 2021 secara online.


Sabine Switala pimpinan dari Tourism for All Yunani bekerjasama dengan Kementrian Ekonomi Jerman sengaja mengundang Ridwan Tulus dalam acara rapat khusus tersebut setelah beliau mendapat referensi tentang Ridwan Tulus dan Green Tourism Institute dari Presiden HospitalityXperts, Michael Vastardis yang telah lama bekerjasama dengan beliau.


Dan beliau ingin sekali mendengar langsung tentang bagaimana membuat destinasi wisata yang menyehatkan dengan Forest Healing dan Oceanic Healing sebagai Green Tourism Destination yang digagas oleh Green Tourism Institute. Dan bersama para expert pariwisata dibantu oleh Kementerian Ekonomi Jerman akan bekerjasama dalam memberi solusi kepariwisataan saat pandemik ini dan akan datang.


 Ridwan Tulus melanjutkan pembicaraan sambil ngopi santai dengan saya disebuah lounge hotel kota Padang beliau yang juga pimpinan dari sebuah green tour operator www.sumatraandbeyond.co dan presiden dari International Green Tour Operator (IGTO) ketika melakukan promosi pariwisata Indonesia di Jerman, Belgia dan Inggris bersama kemenparekraf banyak sekali tour operator, perusahaan, sekolah, universitas dan komunitas yang sangat tertarik dengan program - program wisata yang dijualnya yang mana semua peserta akan terlibat langsung disebuah destinasi dengan ikut Protect the Cultures, Protect the Natures, Enpower and Bring benefit for local people serta Support Conservation sesuai dengan visi dan misi dari Green Tourism Institute.


Dan beliau melanjutkan ketika beliau diundang untuk memberi kuliah umum diprogram master Sekolah Tinggi Ilmu Hayati - ITB November 2019 atau 5 bulan sebelum pandemik beliau sudah bicara didepan para master dan guru besar tentang bagaimana membuat destinasi wisata yang menyehatkan sebagai Green Tourism Destination dengan Forest Healing dan Oceanic Healing yang seandainya pemerintah kita jeli dan mau mensupport GTI insyaallah program ini bisa menjadi solusi saat pandemik ini dan akan datang.


Dan luar biasanya ketika melihat program kami di www.greentourism-institute.org Dr. Mark Lee

CEO 

Asia Pacific Institute yang bermarkas di Hongkong meminta beliau langsung untuk bicara dalam acara yang sangat khusus acara khusus  " CEO Roundtable " 14 Juli, 2021 lalu ungkap beliau sedikit sedih karena justru dinegeri ini ide dan gagasannya tidak begitu digubris.


Tapi dipenutup diskusi kami Ridwan tetap optimis dengan visi dan misinya dan berharap pemerintah jeli dan mengajak semua yang ingin membantu program-programnya untuk mari bersama menjadikan Indonesia sebagai Green Tourism Destination dan menjadi solusi dan role model untuk pariwisata dunia.


Thanks for being a Green Friend of Indonesia !


Padang 6 November 2022


Dwigita T Purisa




Bandung-Rombongan Duta Wisata Religi Sumbar-Jabar,Ikatan Keluarga Minang(IKM) Jabar beserta rombongan kunjungi Gedung Sate Provinsi Jawa Barat.

Rombonga Duta Wisata Religi asal Sumbar yang di pimpin Ely Roseva itu di dampingi oleh IKM Jabar, Indonesia Mengaji dan Mitra Bisnis Gemilang (MBG)  di sambut oleh Gubernur Jabar yang diwakili oleh Biro Pemerintahan dan kerjasama Pemprov Jabar. 

Dalam hal ini pemrov Jabar yang diwakili Biro Pemerintahan dan Kerjasama Pemprov Jabar mengatakan  ucapan terimakasi kepada Rombongan Duta Wisata Religi Sumbar atas kunjungannya ke Provinai Jabar, dan ucapan maaf juga kami sampaikan bahwa pimpinan tidak bisa menyambut langsuang dikarenakan ada tugas di Luar Kota yang tidak bisa ditinggalkan. 

Sementara itu Ketua IKM Jabar dalam sambutannya menjelaskan, terimakasi kami ucapkan kepada Pemrov Jabar atas sambutan keluarga besar minang yang datang dari Sumbar, yang kali ini dalam rangka perjalan Wisata Religi.

"perjalanan Wisata Religi asal Sumbar kali ini nanti akan membawa cerita ke Sumbar, bahwasanya Provinsi Jabar memiliki destinasi wisata yang sangat luar biasa", ungkapnya. 

Semoga setelah ini Wisatawan asal Jabar nanti juga bisa datang ke Sumbar, bahwa Sumbar juga memiliki alam yang sangat luar biasa cantiknya dan semua asli buatan tuhan, terangnya. 

Senada dengan ketua IKM, Inisiator Indonesia Mengaji Muhammad Hidayat menjelaskan maksut kunjungan Rombongan Duta Wisata Religi Sumbar, Indonesia Mengaji  dan MBG adalah untuk mentransformasi diri menjadi lebih baik.

Dalam perjalanan rombongan tentu menghadapi perjalanan yang amat panjang dan melelahkan, namun nantinya semua akan mendapatkan ilmu dan pengalaman, paparnya.

Kita berhara dengan ada nya perjalanan begini silaturahmi bisa terjlin dengan baik, Mudah-mudahan nanti bisa saling berkontribusi dan mempopmosikan  daerah kita agar lebih maju. (SRP) 


Dharmasraya - Maklumatnews.co.id - Respon pengaduan masyarakat yang sudah resah dengan kehadiran Kafe remang-remang, Kapolres Dharmasraya AKBP Anggun Cahyono, S.I.K pimpin Razia PEKAT (Penyakit Masyarakat) di KM 7 dan KM 4 pada hari Rabu (3/11)


Sebanyak 39 orang yang terdiri dari 37 orang wanita dan 2 orang laki-laki diamankan ke Mapolres Dharmasraya untuk dimintai keterangan dan pendataan


Kapolres menghimbau kepada kepada pemilik cafe untuk tidak mengoperasikan usaha yang dapat melanggar hukum dan norma masyarakat


Tidak hanya itu, petugas Polres Dharmasraya mengamankan ratusan botol miras hasil Razia PEKAT di KM 7 & KM 4 


Puluhan botol miras ini diduga diperjualbelikan di Cafe remang-remang dan sudah meresahkan masyarakat sekitar


Kapolres Dharmasraya menyampaikan bahwa kegiatan razia PEKAT ini bertujuan untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas di wilayah Kabupaten Dharmasraya


"Kami menerima pengaduan dari masyarakat terkait keberadaan Cafe remang-remang yang berada di beberapa titik di wilayah Kabupaten Dharmasraya, terkait laporan tersebut Kami dan jajaran melakukan penertiban untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas di Wilayah Hukum Polres Dharmasraya" Ujar Kapolres.


"Kami himbau kepada masyarakat khususnya para pemilik usaha cafe untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat melanggar hukum serta norma-norma ditengah masyarakat" ujar Kapolres lagi (*)



Bandung-- Ikatan Keluarga Minang (IKM) Provinsi Jawa Barat sambangi Duta Wisata Religi Sumbar yang lakukan perjalanan ke Kota Bandung.

Johni Martius selaku Ketua IKM Jabar menjelaskan suatu kebanggan yang sangat hakiki telah bisa hadir ditengah-tengah Rombongan Duta Wisata Religi asal Sumbar. 

Masih kata dia, perjalan wisata religi ini terjadi tentu dengan sebuah gagasan yang sangat baik, dan merupakan kolaborasi Organisasi besar yakni Indonesia Mengaji dan Mitra Bisnis Gemilang sehingga dapat terlahir duta-duta wisata  religi. 

Dalam kegiatan seperti ini sama dengan halnya Indonesia dititipakn kepada seluruh rombongan dan Indonesia mengaji agar dapat kembali bisa melahirkan para penghafal Al Qur'an yang baik, pungkasnya. 

Dirinya menjelaskan bahwa orang minang sangat identik dengan merantau, menurut data statistik orang minang lebih banyak yang merantau ketimbang yang ada di Sumbar, jelasnya. 

Diakhir dia berkata Semoga  rombongan ibuk-ibuk sehat semuanya dan doakan kami semua orang minang di Jabar agar bisa berkontribusi untuk memajukan kampung halaman dan tanah air tercinta, harapnya. 

Sementara itu Coach Muhammad Hidayat Presiden Indonesia Mengaji mengatakan, saya sangat cemburu, karena saya belum tentu bisa seperti uda-uda yang berhasil ini di rantau, saya belum tentu sepertu ini kalau merantau. 

Ini merupakan sebuah contoh yang amat positif, tampak sangat kompak para perantau asal Sumatera Barat, kami dari Indonesia Mengaji sangat mengapresiasi para perantau. 

Dengan Wisata Religi ini semoga kita semua bisa mendapat safaat dari Allah dan kami dari Indonesia Mengaji siap berkontribusi dalam hal yang posutif dan kita wujudkan Indonesia tidak ada lagi yang belum bisa membaca Al Qur'an, tutupnya.

Diakhir acara Ely Roseva selaku ketua Rombongan Duta Wisata Religi Sumbar-Jabar menerima Mascot Duta Wisata Religi  tahun 2021-2022.(SRP) 

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.