Latest Post

8 Fraksi Sampaikan Tanggapan Atas Nota Penjelasan LKPj Bupati

Maklumatnews, Tanah Datar - 8 Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Tanah Datar sampaikan tanggapan berupa pertanyaan dan saran-saran atas nota penjelasan laporan pertanggungjawaban (LKPj) bupati tentang APBD tahun 2023.

Hal itu disampaikan kedelapan fraksi tersebut pada rapat Paripurna DPRD dengan agenda Tanggapan fraksi-fraksi atas nota penjelasan bupati Tanah Datar tentang LKPj bupati atas APBD tahun 2023 di aula utama DPRD setempat Pagaruyung, Jum'at (17/5).

Melalui juru bicaranya masing-masing, fraksi-fraksi pertanyakan berbagai hal terkait penyelenggaraan pemerintah daerah dalam kebijakan-kebijakan dan arah pembangunan yang diambil dan dilaksanakan serta berbagai keluhan masyarakat tentang banyak hal serta program-program yang dilaksanakan.

Seperti disampaikan Jubir fraksi PAN Zulli Rustam yang mempertanyakan berapa anggaran yang disediakan untuk bencana daerah serta realisasinya dan apa upaya Pemda menyikapi banyaknya jalan yang rusak serta sering menimbulkan Laka di Tanah Datar.

Kemudian terkait Progul berobat gratis di RSUD Ali Hanafiah, banyak masyarakat yang tidak mendapatkan akses untuk hal itu karena bagitu banyaknya persyaratan yang harus dilengkapi bagaimana pemea menyikapi kondisi ini.

Fraksi PAN juga sampaikan saran diantaranya agar Pemda dapat melakukan Evaluasi terkait Progul 1 nagari 1 event yang telah digelar beberapa kali yang diibaratkan dua mata pisau (positif dan negatif) antara mengangkat kembali seni dan budaya kearifan loka serta minimya pendanaan yang dianggarakan sehingga ada nagari yang terhutang setelah pelaksanaannya.

Selanjutnya Fraksi-fraksi lainnya juga mempertanyakan berbagai hal diataranya fraksi Hanura dengan Jubirnya Wadrawati terkait langkah-langkah apa yang diambil Pemda dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan hal-hal lainya.

Disampinh itu Fraksi Hanura juga menyampaikan apresiasii atas raihan opini WTP je 13 kalinya dari BPK perwakilan Sumbar atas LKPj APBD Tanah Datar.

Selanjutnya tanggapan juga disampaikan fraksi-fraksi lainnya seperti fraksi PPP dengan Jubirnya Zulhadi, Fraksi Gerindra (Kamrita), fraksi Perjuangan Golkar (Heeman Sugiarto), fraksi Demokrat (Syafril), fraksi Nasdem (Khairul Abdi) dan fraksi PKS (Nurzal).

Paripurna kali ini dipimpin langsung ketua DPRD Roni Mulyani Dt. Bungsu didampingi wakil ketua Anton Yondra dan Saidani serta anggita lainya juga diikuti Kadis, kepala kantor OPD, camat, walinagri dan undangan lainya. (Pinos)

Mensos Tri Rismaharini Sambangi Posko Pengungsian Di Parambahan
Maklumatnews, TD - "Saya minta pihak-pihak yang berkempentingan untuk segera merelokasi atau memindahkan titik pengungsian masyarakat nagari Parambahan ini yang semula dipusatkan  ke lokasi yang lebih aman lagi".

Hal itu disampaikan Mensos RI Tri Rismaharini ketika meninjau langsung Posko pengungsian di Masjid Ubudiyah Parambahan nagari Parambahan, kecamatan Lima Kaum, Kamis (16/5).

Dikatakan Risma, "Meskipun tugas Kementerian Sosial lebih urusan pengungsian dan ketersediaan makanan serta logistik pengungsi, namun melihat kondisi dan jalur lahar dingin diminta agar memindahkan lokasi pengungsian karena masih berada dititik jalur lahar dingin Marapi". 

Setelah dilakukan pengecekan, lokasi dinilai aman oleh Mensos dan tim adalah di SMP N 4 Batusangkar dan lokasi itu juga telah digali sumur bor darurat untuk kebutuhan air bersih, maka pengungsi agar segera direlokasi.

“Kita tidak tahu sampai kapan keadaan aman ini maka harus dipersiapkan pengungsian untuk waktu sedang terutama untuk warga yang kondisi rumahnya hancur, juga pengungsian waktu panjang,” tambahnya.

“Kalau melihat peta dari Vulkanologi, ini ada beberapa titik selain jalur lahar dingin, ada daerah likuifaksi, ini harus dihindari dari penduduk, karena begitu ada gerakan maka likuifaksinya yang selama ini diam seolah-olah tidak apa-apa itu akan bergerak,” katanya.

“PR kita belum selesai, karena kita harus menyiapkan peta rawan longsor
dan banjir supaya masyarakat tidak mendirikan bangunan di sana, selain itu juga jalur evakuasi bencana,” tukas Risma.

Pada kesempatan itu, Mensos Risma bersama rombongan juga menyerahkan sejumlah bantuan berupa makanan dan mainan untuk anak-anak dipengungsian dan memberikan motivasi dan semangat untuk seluruh pengungsi.

Sementara Bupati Tanah Datar Eka Putra diwakili Sekretaris Daerah Iqbal Ramadi Payanana menyampaikan, beberapa rumah rusak berat akan segera direlokasi. 

"Berdasarkan rapat koordinasi bersama pihak terkait dan memperhatikan segala aspek, maka telah diputuskan rumah yang hanyut dan rusak berat di Nagari Parambahan akan di relokasi, dan untuk lokasi Posko pengungsian ini segera kita tindaklanjuti," katanya. 

Selanjutnya Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra yang juga putra nagari Parambahan, sepakat dan meminta warga untuk direlokasi. 

"Kita sepakat untuk ikuti arahan dan petunjuk ibuk Menteri untuk direlokasi ke SMP N 4, karena lokasi tersebut lebih aman untuk keselamatan kita semua," katanya. 

Turut hadir Forkopimca Tanah Datar, Kepala OPD terkait, Ketua TP PKK Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, Camat Lima Kaum, Wali Nagari Parambahan, pejabat dan undangan lainnya. (Pinos/rls)

Menhan Prabowo Bantu 20 Ton Beras Untuk Korban Bencana Di Tanah Datar
Maklumatnews, Padang - "Saya mengucapkan rasa belasungkawa ke seluruh masyarakat Sumbar atas musibah yang melanda dan marilah kita berdo'a kepada yang maha kuasa agar korban selalu diberi kesabaran".

Ucapan duka tersebut disampaikan Menhan RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto ketika menyerahkan bantuan Bencana Alam untuk daerah yang terdampak Banjir Bandang dan Galodo di Sumbar di Gedung VVIP Bandara Internasional Minangkabau, Kamis (16/5).

"Dalam hal ini, saya telah mencatat beberapa masalah yang disampaikan dan saya berharap segera bisa ditangani serta ikut mengambil tindakan untuk meringankan kesulitan masyarakat," ujarnya.

Dikatan Prabowo, "Kalau kita mengerti, sebagian negara kita rawan akan bencana alam, untuk itu kita harus lebih siap mengatur langkah-langkah antisipasinya".

Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra mengucapkan terima kasih kepada Menhan Prabowo Subianto yang telah memberikan bantuan untuk Masyarakat Tanah Datar nantinya.

"Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas perhatian pak Menhan ke Tanah Datar pada khususnya, " ujar Bupati Eka Putra.

“Bantuan ini sangat berharga untuk Masyarakat terdampak bencana di Tanah Datar. Ini adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh mereka saat ini,” pungkasnya. (Pinos/rls)


Bupati Upayakan Segala Kebutuhan Pengungsi Akan Dipenuhi
Maklumatnews, TD - "Kita berharap agar masyarakat yang ditimpa musibah banjir Bandang dan Galodo dapat besabar dengan ujian ini dan kita hadir sebagai sitawa sidingin bagi masyarakat yang berada di pengungsian".

Hal itu disampaikan bupati Tanah Datar Eka Putra saat mengunjungi para pengungsi di Gedung serba guna kantor Wali Nagari Rambatan, Rabu (15/5).

"Untuk hal ini, seluruh kebutuhan masyarakat yang mengungsi akibat banjir bandang dan Galodo di kantor Wali Nagari Rambatan diupayakan terpenuhi dengan baik".

" Sebagai penanganan awal pasca banjir Bandang dan Galodo, Pemerintah Daerah akan melakukan segala usaha dalam meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah seperti rumah hanyut, lahan pertanian rusak dan kerugian lainnya akan diusahakan dapat dibantu," ujar Eka Putra.

Sementara itu, Wali Nagari Rambatan Irzon mengatakan jumlah pengungsi yang berada Kantor Wali Rambatan sebanyak 50 KK dengan jumlah sebanyak 144 orang.

"Lebih kurang sebanyak 50 KK, masyarakat yang mengungsi di Kantor Wali Nagari Rambatan. Mereka sudah berada disini sudah 3 hari, apa pun kebutuhannya akan terus kita penuhi," ujarnya.

"Ada mantras, selimut, sembako dan sebagainya dan semua ini sebagian besar berasal dari Pemerintah Daerah dan pihak lainnya," ujarnya.

Hadir pada saat itu, Ketua DPRD Tanah Datar Ronny Mulyadi Dt. Bungsu, Kapolres Tanah Datar AKBP Derry Indra, S.I.K, Ketua Bhayangkari Ny. Desi Derry Indra beserta Camat Rambatan Roza Melfita. (Pinos/rls)

APBD Kabupaten Tanah Datar Th 2023 Defisit Rp.8,143 Milyar Lebih
Maklumatnews, Tanah Datar - "LKPj APBD bukan sekedar sarana untuk melaporkan penggunaan anggaran sebagai siklus akhir dari pengelolaan keuangan namun juga merupakan sarana evaluasi secara menyeluruh baik dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan serta hasil yang dicapai".

Hal itu dikatakan bupati Tanah Datar yang diwakili Sekdakab Iqbal Ramadi Payana pada sidang Paripurna DPRD di Aula utama gedung Legislatif  setempat di Pagaruyung, Jum’at (17/5).

"Disamping itu pada Paripurna DPRD ini juga membahas tentang   Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) periode tahun 2025 sampai dengan tahun 2045".

Bupati Eka Putra dalam nota penjelasan tersebut juga menyampaikan terima kasih kepada Dewan atas diperkenankan menyampaikan nota penjelasan.

Dalam nota penjelasan tersebut terlihat  Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan sebesar Rp.148,527 milyar lebih dengan realisasi sebesar Rp.150,888 milyar lebih (101,59%) dan termasuk pendapatan Transfer ditargetkan sebesar Rp.1,114 trilyun lebih dengan realisasi sebesar Rp.1,101 lebih atau 98,83%.

Sementara Lain Lain Pendapatan Daerah Yang Sah ditargetkan sebesar Rp.3,320 milyar dengan realisasi sebesar Rp.3,205 milyar lebih (96.55%). 

Selanjutnya dari Anggaran Belanja yang dianggarkan sebesar Rp. 1,353 triliun lebih dengan realisasi sebesar Rp.1,263 triliun lebih (93,40%), untuk pembiayaan target dan realisasi pembiayaan bagian menjadi pembiayaan pembiayaan berupa Silpa 2022 sebesar Rp.87,710 milyar lebih dengan realisasi sebesar 100%.

Pengeluaran pembiayaan berupa penyertaan modal dianggarkan sebesar Rp. 1Milyar dengan realisasi 1 Milyar atauMilyar, pembiayaan Netto merupakan selisih pendapatan dengan pengeluaran pembiayaan daerah, dianggarkan sebesar Rp. 86,710 milyar lebih dan terealisasikan sebesar 100%.

Sekdakab Iqbal Ramadi Payana juga sampaikan bahwa pada APBD 2023 terdapat defisit sebesar Rp.8,143 milyar lebih yang jika diakumulasikan dengan pembiayaan Netto maka diperoleh sisa anggaran lebih sebesar Rp.78,556 lebih.

Kemudian terkait Ranperda RPJPD tersebut selain amanat UU juga memuat visi dan misi serta arah pembangunan 20 tahun kedepannya mencapai masyarakat sejahtera yang disusun berdasarkan perencanaan pembangunan terpadu serta menjadi penyusunan dokumen rencana strategis lainnya.

DPRD Sidang Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Saidani, SP. dan Anton Yondra serta Sekwan Yuhardi danF Forkopimda, Staf, OPD, Camat, Wali Nagari serta undangan lainnya.(Pinos)

Pemda Tanah Datar Sudah Miliki Lahan 2.5 Ha Untuk Relokasi Warga
Maklumatnews, Bukittinggi - Bupati Tanah Datar Eka Putra ikuti rapat lanjutan terkait koordinasi rencana penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana banjir bandang yang melanda wilayah kabupaten Tanah Datar beberapa hari lalu di Istana Bung Hatta Kota Bukittinggi, Kamis (16/5). 

Rapat yang dipimpin langsung Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto tersebut  lebih fokus membicarakan terkait rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana banjir bandang dan  meminta agar warga yang akan direlokasi dari bantaran sungai betul-betul didata dan untuk relokasi pemerintah daerah harus menyiapkan lahan yang aman. 

"Tolong betul-betul didata mana warga yang harus kita relokasi, pemerintah daerah harus segera menyiapkan lahannya. Jadi rumah warga yang berada di bantaran sungai harus kita kunci untuk di relokasi dan untuk selanjutnya dilarang untuk mendirikan bangunan di lokasi itu. 

Terakhir, Letjen TNI Suharyanto berharap dari hasil rapat lanjutan ini nantinya sudah bisa langsung dilaksanakan di lapangan, sehingga penanganannya cepat. 

Kepala BMKG RI Dwi Korita Karnawati menyampaikan ke depan untuk mengurangi resiko banjir bandang terulang kembali, harus dibangun cekdam pada aliran sungai. Ini bertujuan untuk mengurangi kecepatan dan volume air, sehingga akibatnya tidak fatal seperti banjir bandang kemarin. 

Selain itu, Dwi Korita juga meminta agar pemerintah daerah membangun sistem peringatan dini bencana banjir bandang, yang tujuannya untuk mendeteksi volume air di hulu sungai. 

Sementara terkait rencana relokasi warga yang berada di sekitar bantaran sungai, Bupati Eka Putra mengatakan bahwa saat ini pemerintah daerah sudah memiliki lahan siap pakai seluas 2.5 hektare dan letaknya di kecamatan Tanjung Emas. 

"Saat ini sudah ada lahan Pemda seluas 2.5 hektare, dan ada juga tanah milik Pemerintah Provinsi Sumatera Barat lebih kurang 3 hektare. Namun untuk tanah milik provinsi tentu kita harus melalui persetujuan gubernurgubernur, kalau memang bisa dipakai itu berarti sudah ada lahan seluas 5 hektare," ujarnya. 

Bupati Eka juga menyampaikan update terbaru terkait korban jiwa akibat bencana banjir bandang yang terjadi beberapa hari yang lalu. 

"Sampai tadi siang, tercatat bahwa korban meninggal di kabupaten Tanah Datar menjadi 29 orang dan 3 orang belum teridentifikasi. Penambahan jumlah korban ini karena dari hasil pencarian telah ditemukan korban di dua titik lokasi, yaitu di kecamatan Tanjung Emas dan di kabupaten Sijunjung," tukasnya. 

Rapat kali ini juga diikuti anggota Komisi VIII DPR RI Jon Kenedi Aziz, Kepala BMKG RI Dwi Korita Karnawati, Wagub Audy Joinaldy, Pj. Walikota Padang Panjang, Deputi III Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Fajar Setiawan, Deputi IV Rehabilitasi dan Rekontruksi BNPB Jarwansah dan jajaran terkait lainnya. (Pinos/rls).

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.