Latest Post



Padang- Sebanyak 705 anak mengikuti khitanan massal gratis yang diadakan oleh Polda Sumbar. Khitanan massal ini telah berlangsung dua hari sejak kemarin, Selasa (29/6) di gedung Rangkayo Basa. 

"Antusias yang mendaftar ternyata banyak dari target awal yang telah direncanakan. Awalnya 400 orang anak, namun ternyata 705 orang. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar," kata Kabiddokkes Polda Sumbar Kombes Pol drg. Lisda Cancer, M.Biotech, Rabu (30/6).

Dirinya mengatakan, pada hari pertama kegiatan, jumlah anak yang di khitan (sunat) sebanyak 349 orang. Kemudian di hari kedua jumlah anak yang disunat sebanyak 356 orang. 

Diketahui, Polda Sumbar mengadakan bakti sosial kesehatan dalam bentuk sunatan massal gratis. Kegiatan ini dalam rangka HUT Bhayangkara dan Dokkes Polri ke 75 tahun 2021.

Bakti kesehatan yang dilakukan saat ini (khitan massal), merupakan kegiatan ketiganya dalam rangkaian peringatan HUT Bhayangkara dan juga Dokkes Polri ke 75 tahun 2021.

Sebelumnya, Polda Sumbar juga telah melaksanakan bakti kesehatan seperti operasi bibir sumbing dan celah langit-langit di RS Bhayangkara pada bulan Mei, kemudian pelaksaan donor darah.(*)


TNS
 - Hari ini secara serentak di seluruh Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperingati Hari Bhayangkara yang ke 75 tahun 2021.


Pada peringatan Hari Bhayangkara tahun ini, Polda Sumbar melaksanakannya secara virtual melalui video conference bersama Presiden RI Joko Widodo, Kamis (1/7).


Untuk di Polda Sumbar, upacara peringatan HUT Bhayangkara dilangsungkan di ruang Jenderal Soekanto lantai IV. Dengan dihadiri Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH, Danrem 032 Wirabraja, Danlantamal II Padang, Danlanud Sutan Syahrir, Forkopimda Sumbar, Kepala BNNP Sumbar Brigjen Pol Khasril, Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si dan Pejabat Utama Polda Sumbar.


Pada HUT Bhayangkara ini, Presiden Joko Widodo dalam arahannya mengatakan agar jajaran Polri bersama TNI untuk tetap selalu bekerjasama dalam menangani pandemi Covid-19 yang saat ini melanda tanah air. 


"Saya minta kepada jajaran Polri untuk terus aktif mendukung pelaksanaan kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19. Sekali lagi, saya menyampaikan penghargaan setinggi tingginya," ujar Jokowi.


Presiden juga memberikan semangat kepada seluruh anggota kepolisian untuk selalu mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara. Serta berharap, Polri bisa diberikan kemudahan dalam menjalankan amanah. 


"Dirgahayu Kepolisian Negara Republik Indonesia, teruslah bertransformasi menuju Polri yang Presisi. Menjadi abdi utama nusa bangsa," pungkasnya.(*)


Oleh: Zera Permana


WISATASUMBAR-Minangkabau merupakan suku bangsa yang mewarisi adat, sistem matrilineal yang terluas terbesar di Indonesia dan mancanegara, membuat Minangkabau lain dengan suku bangasa yang lainnya.  Lebih mengutamakan sistem patrilineal. 

Hal yang mencok itu! tidak membuat Minangkabau tertinggal dan terpinggirkan. Karena Minangkabau menganut paham pemelajaran “Alam Takambang Jadi Guru”. Menjadikan mereka suku bangsa Minangkabau banyak melahirkan para pemikir-pemikir hebat dan pendakwah-pendakwah ulung dalam keilslaman, baik di Nusantara maupun mancanegara. Yang berlandasakan Sitem Demokrasi awal” Kelarasan Bodi Caniago”.

Sering perkembangan zaman dari dinasti kedinasti Minangkabau terus memakai, mengamalkan, dan mempertahankan pituah adat “Alam Takambang Jadi Guru”. Pituah ini yang menjadi inspirasi oleh Ridwan Tulus , Sang Kreator Wisata yang mengiternasional regius. Dengan ungkapan” Alam Takambang Jadi Kantua”. Pituah yang disadurnya dari Pituah Minangkabau “Alam Takambang Jadi Guru”. 

Sang Kreator itu kembali dipertemukan dengan saya. Pada tanggal 25 juni 2021 yang awalnya saya yang fakir ilmu ini menchatt beliau di WA untuk ingin bertemu dan bertukar pikiran (berguru) dengan beliau mengenai kampuang halaman Negeri Sungai Pinang. 

Chat saya ketika itu langsung dibalas oleh beliau pada Pukul 17:30 WIB. Tanggal 24 juli 2021. Wah.. tanggapan balasan chat beliau sangat hangat, kemudian beliau langsung menentukan jadwal pertemuan, jadwal pertemuan itu jam 07:00 WIB tanggal 25 juni 2021 di Restoran IV Koto Silungkang. Malam berlalu pagi pun menjelang pas pada jam ½  07 WIB Pagi saya berjalan dengan mengendrai motor, ternyata di perjalan menuju tempat yang dijanjikan, ban motor saya kekurangan angin, membuat perjalan agak kurang menyenangkan, saya pun mampir ketempat bengkel sepeda motor di jalan Sutan Syahrir. Tetapi bapak yang punya bengkel sedang mandi  terpaksa untuk menunggu sebentar. 

Membuat menit demi menit berjalan, setelah ban saya di tambah angin, saya kembali melanjukan perjalanan menuju Retoran IV Koto Silungkang. Sesampai restoran itu seorang  Kreator Wisata yang mengiternasional regius itu telah menunggu kedatangan kami. Tapi, di depan beliau dengan gaya beliau senyum dan mengrangkul bersalaman menujukan sikap keakrabpan yang sangat mendalam. Disaat itupun saya disuruh untuk memesan minum dan serapan pagi sambil ngobrol dan canda beliau menasehati dan mengingatkan bahwa saya sudah telat dari waktu yang disepakati jam sudah menujukan Pukul 07 :08 WIB ternyata saya sudah telat delapan menit sesuai jadwal yang ditentukan. Beliau Sang Kreator Wisata yang mengiternasional regius ini sangat disiplin waktu dan mengutamakan lebih awal datang dari pada ditunggu orang. Waduh… saya pun tersimpuh malu kembali teringat dengan  pesan dan pemelajaran dari Guru (ayah) saya Almarhum Emral Djamal Dt Rajo Mudo yang sangat menepati janji dan disiplin waktu. 

Ternyata pemahan ini telah tertanam oleh para-para cendikiawan Minangkabau. Termasuk sang Kreator Wisata yang mengiternasional regius. sebagaimana pituah adat mengatakan “ janji ditapati ikrar ditaguhi”  nafas pituah ini bernuasakan roh Islam yang ditekuni oleh para intelektual dan orang-orang yang piawai dalam sub-sub bidang di Ranah Minangkabau. Minum dan serapan pagi saya telah datang kemudian saya disuruh makan dulu karena “barudiang sasudah makan, batanyo salapeh arak “ di saaat saya makan kemudian datang teman beliau(senior) bapak Rafles Nur membuat cerita semangin hangat, sesudah saya siap makan beliau Ridwan Tulus bercerita dan canda dengan babapak Rafles Nur mengungkapkan istilah ala Ridwan Tulus dengan kata “Sasami (Sarapan Sambil Silaturahmi)” membuat saya tertawa dan menghayati perkataan itu ternyata emang betul juga ya. Hehehe.. ditempat itu beliau bisa sarapan sambil bersilaturahmi dengan semua orang.

Percakapan dan ceritapun berlanjut dengan gurau tawa, pembicaraanpun sampai menyinggung dengan Demokrasi Minangkabau yang berlandaskan tiga ungkapan : Pertama Surau, Kedua Lapau, dan Ketiga Rantau. Pembahasan tiga ungkapan ini yang menjadikan generasi Minangkabau bisa “Menapiak Mata Padang”, orang dimana saja keberadaanya. 

Demokrasi yang dimulai dari surau yaitu berlandaskan pemikiran Roh Keislaman dalam hidup bermasyarakat hidup dalam kerukunan bimbingan para Angku-angku surau “saciok bak ayam sadanciang bak basi” nafas kehidupan bersama dengan gontong royong membangun korong kampuang bersama dengan hembusan “saasok sakumanyan”. Beranjak kepada demokrasi yang agak luas dalam lingkungan Lapau bermacam ide pemahaman, canda keharmonisan hidup dalam nagari dengan basilang kayu ditunggu disinan api mako kahiduik. Api yang hidup itu oleh demokrasi ala lapau di Minangkabau membuahkan hasil dengan bisa dipergunakan memasak makanan, dan minuman untuk keberlangungan hidup bersama. 

Bergitu juga dengan demokrasi rantau,  menuntut ilmu dengan bertukar pikiran di perantauan menjadikan genersi para perantau Minangkabau bisa disegani, dengan menghargai perbedaan dirantau ungkapan “dima bumi dipijak disitu langik dijunjuang” buah pemahaman yang toleran ini dikembalikan lagi oleh para-para perantau untuk menselaraskan dengan demokrasi awal dikampung halaman membangun dengan “tagang bajelo jelo kandua badantiang dantiang”. 

Disisi lain ketika pembicaraan demokrasi ala Minangkabau, beralih sedikit dengan singgungan pembicara dari bapak Rafles Nur kedermawanan seorang Ridwan Tulus yang rendah hati, membuat para orang-orang belomba-lomba untuk melakukannya yaitu, bersedekah di pagi hari kepada para pakir-pakir restoran dan tukang gojek, serta para penjual dijalanan(orang miskin). 

Beliau disela kekurangan ataupun di waktu dilebihkan rezeki, beliau selalu berbagi kepada orang-orang yang mersa membuhtukan baik dijalan maupun dimana keberadaanya. Di Restoran VI Koto Silungkang itu ketika beliau memberi seseorang menyuruh memesan makanan yang di maunya. Setelah dipesan orang itu menguncap terimakasih, pas, beliau mau bayar eh. ternyata udah dibayar dulu oleh orang lain, orang itu berkata kepada Kreator Wisata yang mengiternasional regius “ ambo cilok kebaikan apak yo pak” sambil ketawa. Beliaupun senyum bergitulah Sang Kreator ini menumbukan Sifat yang beliau amalkan dari ayat Al-Qur’an “Fastabiqul Khairat” (berlomba-lomba dalam kebaikan) membuat orang terpacu pula untuk melakukan. 

Dengan kerendahan hati dan ketulusan hati beliau yang juga beliau menamakan diri dengan seorang Gharin dengan dalil “Fabiayyi ala irobbikuma Tukadziban”. Motifasi dan pemikiran ini, mudah-mudahan dapat pula saya lakukan dan menjadi ladang-ladang amal buat beliau menuju Robbul izzati.(ZERA)



Padang–Salah satu Tokoh Muda dan juga merupakan ketua Pokdarkamtibmas Sumatera Barat berikan ucapan selamat dalam rangka Hari Bhayangkara yang ke-75 semoga menjadi Polri yang presisi dan dicintai masyarakat.

Dalam keterangannya Triski menyampaikan kiranya di usia Polri yang ke-75 tahun ini Polri akan lebih menjadi baik lagi dan apa yang menjadi tanggung jawab Negara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dapat diemban dengan sebaik-baiknya, ucapnya.

" Di ulang tahun Bhayangkara yang ke-75 tahun ini jadilah Bhayangkara yang Presisi dan dicintai oleh masyarakat. Karena Insan Bhayangkara adalah garda terdepan pelindung masyarakat dari gangguan Kamtibmas", ungkapnya. 

Semoga dengan bertambahnya usia, Korps Bhayangkara semakin profesional, Kamtibmas kondusif, masyarakat semakin produktif serta selalu berada digaris terdepan dalam mengayomi masyarakat.

“Saya atas nama pribadi dan organisasi Pokdarkamtibmas Sumbar mengucapkan selamat Hut Bhayangkara Ke-75, semoga ke depan selalu menciptakan suasana yang kondusif dan selalu bersinergitas bersama masyarakat ,” jelasnya. 

Terima kasih untuk dedikasi dan pengabdian selama ini untuk bangsa dan Negara semoga didalam tugas sehari-hari, insan Bhayangkara selalu dalam lindungan sang pencipta, tutupnya. (SRP) 


WISATASUMBAR
-Selain menyiapkan destinasi dan program wisata yang menyehatkan untuk lebih meyakinkan para wisatawan dunia yang membuat perjalanan wisatanya merasa aman dan nyaman kami juga bekerjasama dengan sebuah lembaga nirlaba dunia " On Vacation Doctor " yang tempat bergabungnya sekitar 1.500 English Speaking dokter dari seluruh dunia.


Dan hari ini tanggal 19 Juni 2021 saya resmi mengangkat Jorge A. Cordova yang juga CEO dan founder dari On Vaction Doctors sebagai perwakilan resmi www.sumatraandbeyond.co di California - Amerika.


Dan beliau juga kami angkat langsung sebagai Presiden International Green Tour Operator (IGTO) untuk California - Amerika.


Dan kepada seluruh dokter di Indonesia yang tertarik didunia kepariwisataan yang bisa minimal berbahasa Inggris dapat bergabung dan berjuang bersama kami. Dan menghubungi kami segera.


Dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada para guru besar di Indonesia dan juga universitas yang telah berkontribusi dan berjuang bersama kami untuk mewujudkan Indonesia sbg Green Tourism Destination yang menjadi solusi pariwisata dunia.


Dan bagi para stakeholder pariwisata dan orang - orang yang ingin berbuat untuk negeri tercinta Ayo mari kita bersama.


Thanks for being a Green Friend of Indonesia !


Ridwan Tulus

CEO www.sumatraandbeyond.co

President International Green Tour Operator

Founder Green Tourism Institute


Dalam upaya mendukung program pemerintah guna menanggulangi pandemi Covid-19 serta memberikan kekebalan tubuh bagi seluruh masyarakat dan khususnya bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas 11 B  Anak air Padang menyelenggarakan Vaksinasi Covid-19 yang di Fasilitasi oleh Kodim 0313/Padang Bagi Seluruh Warga Binaan bersama ,Gedung Rutan anak air padang, Selasa (29/6)


vaksinasi bagi warga binaan ini di hadiri oleh Kepala Rutan  Muhammad Mehdi, Danramil  Irsyad, Dan tenaga kesehatannya berasal dari Rst. Dr.Reksodiwiryo, Puskesmas Lubuk buaya serta Puskesmas Anak air.

Kepala Rutan Kelas II B anak Air Padang Muhammad Mehdi menyampaikan "Vaksinasi Covid-19 ini merupakan salah satu upaya pemerintah Indonesia dalam menangani masalah Covid-19. Vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) agar Wargabinaan Pemasyarakatan Rutan Kelas II Anak air menjadi lebih produktif dalam menjalankan aktivitas kesehariannya dan menghentikan rantai penularan Covid19".

Dikesempatan yang sama, Kepala Rutan, mengatakan saya sungguh sangat mengapresiasi kegiatan Kodim 0312/padang di Rumah Tahanan II Anak Air dan Dinas Kesehatan kota padang dan jajaran nya dalam pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi Wargabinaan Pemasyarakatan untuk mengendalikan penularan Covid-19.

Jumlah Warga binaan di Rutan Anak air padang dari total 940 orang, sebanyak 317 laki-laki, 220 perempuan sudah selesai di vaksin dan sisa sekitar 300 orang warga binaan.

Kemudian ada sekitar 20 orang warga binaan yang tidak melaksanakan vaksin  setelah dilakukan observasi dikarenakan warga binaan yang memiliki Hipertensi dan penyakit lainnya sehingga tidak bisa di vaksin.(RS)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.