Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Agam Agama Artikel Bank Nagari Baru Batam Bawaslu Tanah Datar Beeita DPRD Tanah Datar berita DPRD Maklumatnews berita DPRD Tanah Datar Berita DPRD Tanah Datat berita DPRD TD berita Maklumatnews Tanah Datar berita Pemkab Tanah Datar berita Tanah Daftar Berita Tanah Datar Berita Tanah Datar Maklumatnews berita TanahaDatar Maklumatnews berura DPRD Tanah Datar Beruta Tanah Datar Box Redaksi bpjs Bukit Tinggi Dharmasraya Dirlantas Polda Sumbar Ditkrimsus Polda Sumbar DPR RI DPRD DPRD Kota Padang Dprd payakumbuh DPRD Sumbar DPRD Tanah Datar DPRD TD Epyardi Asda Jabar Jakarta Jakarta. Jawa Tengah Kab. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Selatan. Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Solok KAI Sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Solok Selatan kejadian Kodim 0312/Padang Kota Padang Kota Padang. Kota Pariaman Kriminal Legis Legislatif Liputan Khusus Luak Limopuluah Maklumatnews Maklumatnews Tanah Datar Medan MUA NasDem Nasional Nasional. Olahraga Opini Otomotif Padang padang panjang. Padang Pariaman Pariwara Bank Nagari Pasaman Barat pasaman. pay Payakumbuh PD TIDAR Sumbar PDAM Pembangunan Pemkab Pemko Padang Pemko Padang. Pendidikan Peristiwa Perpani Sumbar PoldaSumbar Politik Polres Polres Pasaman Barat PolresDharmasraya Polresta Padang Polri Polri. Sawahlunto Sijunjung Solok Sosial dan Budaya Sport Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Tanag Datar Tanah Data Maklumatnew Tanah Datar Tanah Datar Maklumatnews Terbaru TNI Uin Utama



PADANG — Semangat menjaga nilai-nilai Ramadan akan kembali digaungkan dalam Tabligh Akbar bertema “Pasca Ramadan, Bertahan atau Tumbang” yang akan digelar pada Sabtu, 18 April 2026 pukul 09.30 WIB di Masjid Baiturrahmah, Aie Pacah, Kota Padang. 

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Al Azhar Lembaga Amil Zakat Sumatera Barat ini menghadirkan Ustadz Tgk. Habibi An Nawawi, Lc., M. Dipl, dai asal Aceh yang dikenal sebagai Juara 1 AKSI Indosiar 2026, dalam rangkaian safari dakwah di Sumatera Barat. 

Kepala Perwakilan Al Azhar Sumbar sekaligus Ketua Safari Dakwah, Ridwan Sanusi menyampaikan bahwa tabligh akbar ini tidak hanya menjadi ruang penguatan iman pasca Ramadan, tetapi juga momentum membangun kepedulian kemanusiaan. 

“Ini bukan sekadar safari dakwah, tetapi juga ajakan bersama untuk membantu saudara kita di Palestina melalui donasi kurban, paket sembako, dan infak kemanusiaan,” ujarnya. 

Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kota Padang yang turut membantu sosialisasi, promosi, hingga akomodasi kegiatan sehingga acara diyakini akan berlangsung lancar dan ramai. 

Selain tausyiah, panitia juga membuka penggalangan dana untuk Palestina dengan tiga pilihan donasi, yakni program kurban, paket sembako, dan infak umum yang akan disalurkan untuk berbagai kebutuhan kemanusiaan, termasuk pangan, pakaian musim dingin, dan layanan kesehatan. 

Ridwan mengajak masyarakat Kota Padang dan sekitarnya untuk hadir meramaikan kegiatan tersebut. 

“Mari bersama-sama hadir, mengambil hikmah tausyiah, sekaligus menyiapkan infak terbaik untuk saudara kita di Palestina,” tutupnya. 

(Wahyudi Eka Putra)

 


PADANG — Momentum Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) tidak hanya menjadi forum konsolidasi organisasi, tetapi juga menandai arah baru kepemimpinan dan penguatan strategi nasional pencak silat menuju panggung dunia. Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy menegaskan kesiapannya untuk menindaklanjuti agenda nasional tersebut secara konkret dan terukur di daerah.

Dalam Munas tersebut, kepemimpinan PB IPSI periode 2026–2030 resmi beralih, dari Prabowo Subianto ke Sugiono. Peralihan kepemimpinan ini menandai babak baru dalam pengembangan pencak silat nasional.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan mampu memperkuat orkestrasi program pembinaan, sekaligus mempercepat langkah pencak silat Indonesia menuju pengakuan global, termasuk target masuk Olimpiade.

Menurut Vasko yang juga merupakan Ketua IPSI Sumbar, Munas IPSI harus dimaknai sebagai momentum strategis untuk memastikan seluruh pengurus IPSI pusat dan daerah bergerak dalam satu arah yang sama.

“Munas IPSI ini bukan sekadar forum organisasi biasa, tapi momentum konsolidasi nasional untuk memastikan pencak silat benar-benar naik kelas ke panggung dunia, termasuk Olimpiade,” ujar Vasko, di Padang, Senin (13/4/2026).

Ia menilai, arah kebijakan yang dihasilkan dalam Munas, termasuk penguatan pembinaan, peningkatan kualitas atlet, serta ekspansi ke level global, harus segera diterjemahkan menjadi langkah nyata di daerah.

“Sebagai Ketua IPSI Sumatera Barat, kami memastikan arah besar ini ditindaklanjuti dengan penguatan pembinaan atlet sejak dini, peningkatan kualitas pelatih, serta kompetisi yang berjenjang dan berkelanjutan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Vasko menekankan Sumbar memiliki posisi strategis dalam pengembangan pencak silat nasional. Selain dikenal sebagai daerah dengan akar budaya silat yang kuat, Sumbar juga memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet berprestasi di tingkat dunia.

“Sumbar tidak hanya menjaga tradisi, tapi harus mampu melahirkan juara dunia. Kekuatan budaya yang kita miliki harus kita konversi menjadi prestasi,” katanya.

Sejalan dengan arah nasional di bawah kepemimpinan baru PB IPSI, Vasko juga menyoroti pentingnya membangun pencak silat sebagai ekosistem yang tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga, tetapi juga mencakup pelestarian budaya dan penguatan ekonomi.

Menurutnya, pengembangan pencak silat ke depan harus mencakup tiga pilar utama, yakni prestasi, budaya, dan ekonomi olahraga. Dengan demikian, pencak silat tidak hanya menjadi kebanggaan identitas bangsa, tetapi juga memiliki nilai tambah bagi pembangunan daerah.

“Kita tidak hanya bicara medali, tapi juga bagaimana pencak silat menjadi kekuatan budaya sekaligus penggerak ekonomi, termasuk melalui sport tourism dan ekonomi kreatif,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, IPSI, perguruan silat, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat langkah menuju target global tersebut.

“Ini tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada kolaborasi kuat antara pemerintah, organisasi, dan seluruh ekosistem pencak silat. Sumatera Barat siap menjadi bagian penting dari gerakan nasional ini,” tutup Vasko.

Dengan kepemimpinan baru di tingkat pusat, dukungan kebijakan nasional, serta kekuatan tradisi yang dimiliki daerah, Sumbar optimistis dapat mengambil peran strategis dalam mendorong pencak silat Indonesia semakin diakui dunia hingga menuju Olimpiade. 

Penulis: Wahyudi Eka Putra 



PADANG – PT Indomobil Emotor Internasional kembali menggebrak pasar roda dua tanah air dengan merilis Tyranno. Bukan sekadar motor listrik biasa, Tyranno hadir sebagai penantang serius di segmen mobilitas urban yang mengedepankan performa responsif, build quality premium, dan bahasa desain yang bold.

Desain Bold dengan DNA Eropa

Tyranno mengusung siluet compact yang kental dengan aura skuter Benua Biru. Garis bodinya tampil maskulin dan aerodinamis, menciptakan road presence yang kuat saat membelah kemacetan. Setiap detail komponennya dirancang presisi, memberikan look and feel yang berkelas bagi pengendara yang enggan berkompromi soal estetika.

Performa: Linear Power & High Endurance

Di sektor dapur pacu, Tyranno dibekali teknologi motor elektrik yang mampu menyalurkan tenaga secara instan dan linear.

Akselerasi: Karakter torsi instan khas motor listrik memberikan sensasi seamless acceleration yang halus namun bertenaga, memberikan kepercayaan diri saat melakukan overtaking.

Range Anxiety? No More: Dengan daya jelajah impresif antara 70 km hingga 135 km, Tyranno siap melahap rute komuter harian tanpa perlu sering mampir ke titik pengisian daya.

Quiet Ride: Pengalaman berkendara menjadi lebih futuristik berkat operasional mesin yang senyap (silent engine), namun tetap stabil berkat distribusi bobot yang optimal.

Rasio Efisiensi yang Tak Tertandingi

Bagi para pengguna yang kritis terhadap biaya operasional, Tyranno adalah game changer. Tanpa komponen mekanis yang kompleks seperti motor pembakaran dalam (ICE)—seperti penggantian oli rutin atau pembersihan filter—biaya perawatan (maintenance) menjadi sangat minim. Ini adalah investasi jangka panjang untuk mobilitas yang lebih cerdas dan ramah lingkungan.

Fitur Modern & Handling Ergonomis

Tyranno tidak hanya menjual tampang dan baterai. Sektor kaki-kaki dan ergonomi dikembangkan untuk memberikan handling yang lincah (agile) di tikungan kota yang sempit. Ditambah dengan fitur-fitur pintar di panel instrumen, motor ini memastikan keamanan dan kenyamanan tetap berada di level tertinggi.

Kesimpulan:
Tyranno adalah representasi transisi energi yang dieksekusi dengan sempurna. Ia adalah kendaraan yang tepat bagi Anda yang mencari durabilitas, efisiensi operasional, dan gaya hidup urban yang penuh gengsi.

Segera test ride dan rasakan revolusi berkendara elektrik di dealer resmi Indomobil Emotor Padang.(Wahyudi Eka Putra)





PADANG – Konsolidasi besar-besaran dilakukan Partai Kebangkitan Bangsa wilayah Sumatera Barat melalui gelaran Musyawarah Cabang (Muscab) yang berlangsung di ZHM Premiere Hotel Padang, Senin (13/4/2026). Agenda ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat struktur partai sekaligus memanaskan mesin politik menghadapi pemilu mendatang.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Sumbar ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya A. Halim Iskandar, Faisol Riza, Lalu Hadrian Irfani, Ahmad Iman Sukri, serta Purnama Dhedhy Styawan. Turut hadir pula jajaran pengurus dari berbagai tingkatan, mulai dari DPC, DPAC hingga badan otonom partai.

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus, menegaskan bahwa Muscab bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum penting untuk evaluasi dan penguatan struktur hingga ke akar rumput.

“Muscab ini kita bagi dalam dua gelombang. Pada tahap pertama, tujuh DPC telah mengikuti, termasuk dari Kota Padang, Padang Pariaman, Agam, Payakumbuh, Sawahlunto, Sijunjung, hingga Limapuluh Kota,” ujarnya.

Lebih jauh, Firdaus menekankan bahwa forum ini juga menjadi ruang merumuskan langkah konkret dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat, sekaligus menyusun strategi pemenangan.

PKB Sumbar sendiri memasang target ambisius pada pemilu mendatang, yakni meraih dua kursi DPR RI, sembilan kursi DPRD provinsi, serta 100 kursi DPRD kabupaten/kota.

“Target ini tidak bisa dicapai dengan cara biasa. Sesuai arahan Muhaimin Iskandar, kita harus bergerak cepat dan bekerja lebih keras,” tegasnya.

Sementara itu, A. Halim Iskandar menyoroti pentingnya penguatan basis akar rumput sebagai kekuatan utama partai. Ia menekankan bahwa arah politik PKB harus jelas, yakni mengedepankan politik kehadiran dan pelayanan nyata kepada masyarakat.

“Kita tidak harus menjadi yang terbesar, tapi harus memberikan dampak nyata melalui keteladanan dan kepemimpinan,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan seluruh kader untuk menguasai tiga medan utama dalam perjuangan politik, yaitu kedekatan dengan rakyat, kekuatan struktur partai, serta pengelolaan media sosial.

Melalui Muscab ini, PKB Sumbar menunjukkan keseriusannya dalam membangun kekuatan politik yang solid dan terarah. Dengan konsolidasi yang semakin matang, partai optimistis mampu meraih hasil maksimal dan memperluas pengaruhnya di kancah politik nasional.



PADANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang menggelar rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pencabutan Perda Nomor 5 Tahun 2003 tentang Kedudukan Keuangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Senin (13/4/2026). 

Penyesuaian Terhadap Regulasi Nasional

Melalui laporan Panitia Khusus (Pansus) I yang dibacakan oleh Ketuanya, Faisal Nasir, DPRD Kota Padang secara resmi mengusulkan pencabutan regulasi tersebut. Langkah ini diambil karena Perda Nomor 5 Tahun 2003 dinilai sudah tidak relevan dengan dinamika perundang-undangan nasional saat ini.

“Perda ini masih mengacu pada klasifikasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) lama dan beberapa ketentuannya bertentangan dengan peraturan pemerintah yang lebih baru. Pencabutan ini krusial untuk memberikan kepastian hukum dalam pengelolaan keuangan daerah,” ujar Faisal Nasir.


Pansus I merujuk pada regulasi terbaru seperti UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Permendagri Nomor 15 Tahun 2024. Kedepannya, pengaturan hak keuangan kepala daerah akan dituangkan melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada) yang lebih fleksibel namun tetap akuntabel.

Strategi Mewujudkan Tata Kelola Transparan

 Beliau menegaskan bahwa pencabutan ini bertujuan menghindari tumpang tindih aturan serta meningkatkan efisiensi tata kelola keuangan.

“Aturan yang tidak lagi selaras dengan regulasi nasional berpotensi menimbulkan konflik kebijakan. Penyesuaian ini merupakan komitmen kita bersama untuk menciptakan konsistensi hukum,” tegas Fadly.



Beliau menjelaskan bahwa regulasi lama yang bersumber pada PP Nomor 109 Tahun 2000 perlu diperbarui seiring lahirnya UU Nomor 13 Tahun 2022 dan PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Sinergi untuk Pembangunan Kota

Di akhir rapat, Wali Kota menyampaikan apresiasi tinggi kepada pimpinan dan anggota DPRD, khususnya fraksi-fraksi yang telah memberikan masukan konstruktif. Menurutnya, dinamika yang terjadi selama pembahasan adalah cerminan demokrasi yang sehat.



“Perbedaan pandangan adalah kekuatan untuk menghasilkan kebijakan yang lebih baik. Kami optimis, dengan selesainya proses fasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, implementasi regulasi baru ini akan mengoptimalkan pembangunan Kota Padang yang lebih akuntabel,” tutupnya.

DPRD Kota Padang berharap penetapan Ranperda pencabutan ini menjadi tonggak baru dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif dan transparan. (Adv)






PADANG – Kota Padang kembali bersiap mencuri perhatian lewat event olahraga berskala besar. Grand Launching Blue Ocean Minang Run (BOM Run) 2026 resmi digelar meriah di Gedung Youth Center Padang, Minggu (12/4/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-357.

Event ini menjadi bukti keseriusan pemerintah kota dalam mengembangkan konsep sport tourism yang memadukan olahraga dengan pesona wisata. Didukung oleh IKASMANTRI, BOM Run 2026 juga terintegrasi dengan program unggulan “Jelajah Padang” yang bertujuan memperkenalkan keindahan kota secara lebih luas.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini diproyeksikan jauh lebih besar dan semarak dibandingkan sebelumnya. Tidak hanya menyasar peserta lokal, ajang ini juga dibuka untuk pelari dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

“Kami ingin menjadikan BOM Run sebagai event kebanggaan Kota Padang yang mampu menarik peserta dari tingkat nasional hingga internasional. Ini bukan sekadar lomba lari, tapi juga pengalaman wisata yang berkesan,” ujarnya.

Dengan rute yang dirancang melewati berbagai ikon kota dan kawasan pesisir, peserta tidak hanya akan berkompetisi, tetapi juga diajak menikmati panorama khas Padang yang memukau. Konsep ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman berbeda bagi para pelari sekaligus wisatawan.

Panitia juga menyiapkan beragam rangkaian kegiatan pendukung yang akan menambah kemeriahan acara. Antusiasme masyarakat pun mulai terlihat, seiring dibukanya pendaftaran bagi para pecinta lari dari berbagai kalangan.

Melalui BOM Run 2026, Pemerintah Kota Padang optimistis dapat memperkuat citra kota sebagai destinasi unggulan untuk event olahraga. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Dengan konsep yang lebih segar dan skala yang lebih luas, BOM Run 2026 siap menjadi ajang yang tidak hanya menantang, tetapi juga memikat hati setiap peserta yang datang ke Kota Padang.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.