Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Agam Agama Artikel Bank Nagari Baru Batam Bawaslu Tanah Datar Beeita DPRD Tanah Datar berita DPRD Maklumatnews berita DPRD Tanah Datar Berita DPRD Tanah Datat berita DPRD TD berita Maklumatnews Tanah Datar berita Pemkab Tanah Datar berita Tanah Daftar Berita Tanah Datar Berita Tanah Datar Maklumatnews berita TanahaDatar Maklumatnews berura DPRD Tanah Datar Beruta Tanah Datar Box Redaksi bpjs Bukit Tinggi Dharmasraya Dirlantas Polda Sumbar Ditkrimsus Polda Sumbar DPR RI DPRD DPRD Kota Padang Dprd payakumbuh DPRD Sumbar DPRD Tanah Datar DPRD TD Epyardi Asda Jabar Jakarta Jakarta. Jawa Tengah Kab. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Selatan. Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Solok KAI Sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Solok Selatan kejadian Kodim 0312/Padang Kota Padang Kota Padang. Kota Pariaman Kriminal Legis Legislatif Liputan Khusus Luak Limopuluah Maklumatnews Maklumatnews Tanah Datar Medan MUA NasDem Nasional Nasional. Olahraga Opini Otomotif Padang padang panjang. Padang Pariaman Pariwara Bank Nagari Pasaman Barat pasaman. pay Payakumbuh PD TIDAR Sumbar PDAM Pembangunan Pemkab Pemko Padang Pemko Padang. Pendidikan Peristiwa Perpani Sumbar PoldaSumbar Politik Polres Polres Pasaman Barat PolresDharmasraya Polresta Padang Polri Polri. Sawahlunto Sijunjung Solok Sosial dan Budaya Sport Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Tanag Datar Tanah Data Maklumatnew Tanah Datar Tanah Datar Maklumatnews Terbaru TNI Uin Utama

Menginstal Software Islam pada Benak Anak

Oleh : Yuliyati Sambas
Penulis Bela Islam, Komunitas Parrenting Ummahat Tangguh


Saat ini khasanah ilmu pengasuhan (parrenting) itu demikian banyak. Mulai dari yang bernuansa liberal, sekuler, hingga Islami.

Masing-masing orangtua kini tentu dapat memilih mana pola pengasuhan yang dirasa tepat untuk diberlakukan pada buah hati mereka. Namun demikian bahwa setiap pola pengasuhan tentu menghasilkan konsekuensi tersendiri dari output berupa perilaku dan cara pandang anak yang ada dalam pengasuhannya.

Sebagai umat Islam, tentu memiliki arahan tersendiri terkait bagaimana seharusnya sebagai orangtua mengasuh dan mendidik anak-anak. Anak dipandang sebagai amanah dari-Nya yang wajib untuk diurus, diasuh, dan dididik berdasarkan kaidah Islam.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (QS. at-Tahrim ayat 6)

Sebagaimana yang dikemukakan oleh Abah Ihsan, sebagai salah satu pakar parrenting bahwa anak itu ibarat hardware, sementara yang mengisi software anak itu adalah ayah dan bundanya. Teori ini banyak didukung oleh ahli parrenting lainnya.

Adapun software Islam yang wajib diinstal dalam benak anak di antaranya adalah:

1. Aqidah
Adalah sebentuk keyakinan akan perkara-perkara ushul (akar) dari agama.

Hal ini menjadi pondasi yang akan mengarahkan bangunan keyakinan dan cara pandanganya di kemudian hari kelak ketika mereka dewasa.

Mengenalkan terkait dengan keberadaan Allah. Bahwa Dia adalah Al-Khaliq yang menciptakan segala sesuatu yang ada di alam semesta ini, manusia, dan kehidupan.

Dikenalkan pula terkait dengan para malaikat Allah beserta tugas-tugasnya. Berikutnya pengenalan kitab-kitab suci yang Allah turunkan kepada hamba-Nya sebagai wujud kasih sayang bagi makhluk agar tak tersesat menjalani kehidupan.

Tak lupa dikenalkan juga pada para nabi dan rasul sebagai penyampai ajaran dari-Nya.

Bahwa kehidupan dunia adalah sementara dan kelak semua yang hidup akan dipertemukan dengan hari kiamat. Maka wajib diingat terkait bekal apa untuk menghadapinya.

Dan yang terakhir adalah diajarkan bahwa selaku makhluk, semua orang termasuk ayah, ibu, anak-anak wajib meyakini terkait adanya qadha dan qadar. Baik buruknya berasal dari Allah. Sebagai makhluk wajib untuk senantiasa berserah diri padanya. Dan Allah mustahil menzalimi mahluk-Nya degan qadha dan qadar tersebut.

2. Syariat Islam
Bahwa selain sebagai Al-Khaliq, Allah pun memiliki sifat Al-Mudabbir. Artinya bahwa Allah itu Maha Pengatur, dimana Dia menciptakan makhluk disertai dengan aturan yang membersamainya.

Aturan-Nya atau dengan bahasa lain syariat Islam diturunkan oleh Allah dalam rangka membentengi manusia dari perkara yang dapat membinasakannya.

Setiap potensi manusia berupa hajatul 'udhawiyah (kebutuhan dari fisiknya), seperangkat gharizah (naluri), dan akal tentu membutuhkan pengarahan pada saat memenuhinya.

Bahwa setiap perbuatan terikat dengan hukum syara yang lima (ahkamul khamsah). Berupa syariat wajib, sunah, makruh, haram, dan mubah. Kelimanya ini akan mempermudah manusia untuk memilih prioritas perbuatannya.

3. Ikhlas
Perkara ikhlas termasuk software yang wajib untuk diintsalkan pada ruang kosong akal anak. Betapa perbuatan baik yang diarahkan karena mengharap rida Allah semata akan menjadi asas bagi manusia untuk menjalani aktivitas kebaikannya.

Namun demikian, bahwa dalam proses penginstalan software kehidupan di atas ada demikian banyak virus membersamainya. Hal ini mengharuskan para ayah bunda untuk memahami juga terkait apa dan bagaimana menangkal atau bahkan mendelete virus software kehidupan pada benak anak.

Post a Comment

[blogger]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.