Latest Post



Padang - SELAIN untuk meningkatkan layanan dan memperkuat keandalan sistem distribusi air bersih serta peremajaan jaringan pipa guna kelancaran distribusi air ke pelanggan dan mengurangi potensi kebocoran pada sistem yang ada, Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang pada Sabtu (10/1/26) siang, melakukan Pekerjaan penggalian koneksi pipa DN 600 GI 200 HDPE di kawasan Jalan Gajah Mada, Gunung Pangilun (tepatnya di depan MAN 2 Gunung Pangilun).

"Pekerjaan ini bersifat teknis dan sering kali menyebabkan gangguan distribusi air sementara, seperti air mati atau mengecil di wilayah terdampak selama proses koneksi berlangsung", Sampai Direktur Teknik (Dirtek) Padang, Andri Satria, melalui Kasubag Humas Perumda AM Kota Padang, Adhie Zein.

Apalagi, pekerjaan penggalian koneksi pipa DN 600 GI 200 HDPE berlangsung di bawah permukaan jalan yang padat arus lalu linta, dengan air yang terus mengalir tanpa henti membuat galian seperti kolam. Sementara, tanah yang longsor, dinding galian yang rapuh. Namun, itu semua tidak terlalu menganggu, dan pekerjaan dapat diselesaikan susai dengan tegat waktu yang direncanakan, ungkapnya melanjutkan.

“Karena pipa tersebut berada cukup dalam, air terus masuk, dan ruang gerak alat terbatas. Secara teknik, ini bukan pekerjaan ringan. Tapi sulit bukan berarti mustahil,” jelasnya lagi.

“Saya memahami, ini mengganggu perjalanan. Kami mohon maaf sebesar-besarnya,” ucapnya, “tapi kami sedang memperbaiki sesuatu yang lebih mendasar: hak warga untuk mendapatkan air bersih yang layak.”

Dengan semua tantangan dan hambatan tersebut, pekerjaan telah selesai dilaksanakan oleh Perumda AM Padang pada Minggu 11 Januari 2026 tersebut berfokus pada beberapa pekerjaan, diantaranya:
Awal Pekerjaan: Penggalian dimulai pada Jumat malam, 9 Januari 2026.
Proses Koneksi: Koneksi pipa utama dilakukan pada Sabtu, 10 Januari 2026.
Status Terakhir: Perumda AM Padang secara resmi mengonfirmasi penyelesaian seluruh pekerjaan pada Minggu, 11 Januari 2026. 

Dengan selesainya pekerjaan ini, layanan air ke pelanggan telah kembali normal secara bertahap, dan kedepan pendistribusian air bersih di wilayah pusat kota akan normal kembali, pungkas Adhi.(hen/aku)

#PemkoPadang #PerumdaAMPadang #KoneksPipa #JalanGajahMada #GunungPangilun #MANPadang




‎PADANG – Pengurus Daerah (PD) Tunas Indonesia  Raya (TIDAR) Sumatera Barat, melalui  Sekretarisnya, Anggiatman menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Ketua DPD Gerindra Sumbar sekaligus Anggota DPR RI, Andre Rosiade, dalam merespons keresahan masyarakat terkait aktivitas tambang emas ilegal (PETI) dan kasus penganiayaan yang menimpa Nenek Saudah.
‎Anggiatman menegaskan bahwa tindakan Andre Rosiade merupakan bukti nyata kehadiran wakil rakyat dalam memperjuangkan keadilan bagi masyarakat kecil yang selama ini merasa terintimidasi oleh praktik-praktik melanggar hukum.
‎Mengawal Aspirasi ke Mabes Polri
‎Langkah Andre Rosiade yang berencana membawa aspirasi masyarakat Sumbar langsung ke Markas Besar (Mabes) Polri dinilai sebagai langkah strategis untuk memutus rantai mafia tambang liar yang telah merusak lingkungan dan tatanan sosial di Sumatera Barat.
‎"Kami di PD TIDAR Sumbar berdiri tegak mendukung penuh aksi nyata Bang Andre Rosiade. Masalah tambang emas liar ini bukan hanya soal kerugian negara, tapi soal keselamatan warga dan masa depan lingkungan kita," ujar Anggiatman dalam keterangannya.
‎Keadilan untuk Nenek Saudah
‎Selain isu lingkungan, Anggiatman juga menyoroti kasus penganiayaan yang menimpa Nenek Saudah. Menurutnya, tindakan kekerasan tersebut tidak bisa ditoleransi dan memerlukan pengawalan hukum di tingkat pusat agar prosesnya berjalan transparan dan objektif.
‎"Kasus Nenek Saudah adalah luka bagi kita semua. Dengan dibawa kasus ini ke Mabes Polri, kami berharap pada kepolisian agar kasus ini diusut tuntas  dan ada titik terang serta keadilan yang seadil-adilnya bagi korban. Tidak boleh ada oknum yang kebal hukum di tanah Minangkabau," tegasnya.
‎Komitmen PD TIDAR Sumbar
‎ 
‎Sebagai sayap pemuda Partai Gerindra, PD TIDAR Sumbar berkomitmen untuk terus mengawal isu ini hingga tuntas. Anggiatman mengajak seluruh elemen pemuda untuk bersatu mendukung upaya penegakan hukum yang sedang diperjuangkan oleh Bang Andre Rosiade.
‎"Ini adalah momentum untuk bersih-bersih. Kami akan terus bersinergi dengan DPD Gerindra Sumbar guna memastikan aspirasi rakyat tidak hanya didengar, tapi dieksekusi dengan tindakan nyata," tutup Anggiatman.(*)



‎PADANG – 12 Januari 2026,  Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Provinsi Sumatera Barat kembali memperkuat barisan penegak hukumnya melalui prosesi pelantikan dan pengangkatan advokat baru. Acara khidmat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPD IKADIN Sumatera Barat, Imral Adenangsih, S.H., M.H.
‎Dalam sambutannya, Imral Adenangsih menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan momentum sakral bagi para advokat untuk mulai memikul tanggung jawab profesi yang officium nobile (profesi yang mulia). Beliau mengingatkan bahwa sebagai garda terdepan dalam mencari keadilan, advokat IKADIN harus menjaga integritas dan moralitas tinggi.
‎"Seorang advokat bukan hanya dituntut cerdas secara intelektual dalam menguasai hukum, tetapi juga harus memiliki keteguhan moral. IKADIN Sumbar berkomitmen melahirkan advokat yang mampu memberikan pendampingan hukum terbaik bagi masyarakat dengan menjunjung tinggi kode etik profesi," ujar Imral Adenangsih di hadapan para peserta pelantikan.
‎Pelantikan ini menandai langkah awal para advokat muda untuk berkontribusi aktif dalam dinamika hukum di wilayah Sumatera Barat. Kehadiran wajah-wajah baru di bawah naungan IKADIN diharapkan dapat memperluas akses keadilan (access to justice) bagi seluruh lapisan masyarakat, baik dalam perkara litigasi maupun non-litigasi.
‎Acara yang berlangsung dengan penuh khidmat ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPD IKADIN Sumbar serta tokoh-tokoh hukum setempat, yang secara kolektif memberikan dukungan penuh terhadap penguatan profesi advokat di ranah Minang.(*)



Padang — Perumda Air Minum Kota Padang akan melaksanakan pekerjaan koneksi jaringan pipa distribusi berdiameter DN 600 GI ke DN 200 HDPE pada Sabtu, 10 Januari 2026. Langkah ini merupakan bagian dari upaya peningkatan pelayanan dan penguatan keandalan jaringan distribusi agar air bersih menjangkau pelanggan secara lebih merata di seluruh wilayah layanan.

‎Pekerjaan koneksi akan dilakukan di Jalan Gajah Mada, depan MAN 2 Gunung Pangilun, dengan tahapan penggalian dimulai malam ini, dilanjutkan pekerjaan koneksi utama pada pukul 09.00–10.00 WIB besok. Estimasi waktu pekerjaan diperkirakan sekitar enam jam hingga proses normalisasi aliran.

‎Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, melalui Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa pekerjaan ini merupakan bagian dari program penguatan jaringan distribusi.

‎Menurutnya, koneksi pipa DN 600 GI x 200 HDPE sangat penting untuk memastikan kontinuitas suplai air ke pelanggan.

‎“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas layanan. Pekerjaan koneksi jaringan pipa ini adalah salah satu langkah strategis untuk memperlancar distribusi air bersih agar menjangkau seluruh lapisan pelanggan secara adil dan merata,” ujar Adhie Zein menyampaikan keterangan Direktur Utama.

‎Ia menambahkan, pihaknya memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul selama pekerjaan berlangsung dan memastikan tim teknis akan bekerja maksimal agar aliran kembali normal secepat mungkin.

‎Sementara itu, Direktur Teknik Perumda Air Minum Kota Padang, Andri Satria, menjelaskan aspek teknis pekerjaan.

‎“Penggalian sudah kami mulai malam ini untuk mempercepat proses. Koneksi utama direncanakan dilakukan sekitar pukul 9–10 pagi, dengan estimasi durasi pekerjaan kurang lebih enam jam. Kami telah menyiapkan langkah-langkah teknis untuk meminimalkan gangguan aliran dan mempercepat normalisasi tekanan setelah pekerjaan selesai,” ujar Andri Satria.

‎Ia juga menegaskan bahwa tim lapangan akan siaga untuk melakukan flushing, pengecekan kebocoran, dan penyesuaian tekanan setelah pekerjaan koneksi selesai.

‎Baca Juga
‎Satpol PP Padang Perketat Disiplin Internal: Sejumlah Personel Diperiksa, Profesionalisme Jadi Taruhan
‎Satpol PP Padang Tertibkan PKL di Pasar Raya, Dua Termos dan Satu Motor Listrik Disita
‎Tiga Skema Bantuan Kemensos untuk Korban Banjir–Longsor di Padang, Proses Pencairan Dikebut
‎Wilayah Terdampak Pengaliran Sementara
‎Selama pekerjaan koneksi berlangsung, akan terjadi gangguan pengaliran air di sejumlah area layanan pusat Kota Padang, meliputi:

‎Gajah Mada
‎Jati
‎Khatib Sulaiman
‎Sudirman
‎Lapai
‎Belanti Barat dan Timur
‎Pramuka
‎S. Parman (sebagian)
‎Ulak Karang Timur dan Barat
‎Pasar Raya
‎Ayani
‎Damar
‎Olo Ladang
‎Belakang Olo
‎Kampung Jawa Dalam
‎Mangunsarkoro
‎Purus Kebun
‎Purus I–V
‎Terandam
‎Alang Lawas
‎Thamrin
‎Sebagian Pondok
‎Imbauan kepada Pelanggan
‎Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau seluruh pelanggan di wilayah terdampak untuk:

‎menampung air secukupnya sebagai cadangan,
‎menggunakan air seperlunya selama pekerjaan berlangsung,
‎menunggu proses normalisasi aliran setelah pekerjaan selesai.
‎“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pelanggan. Mohon doa dan dukungan agar pekerjaan berjalan lancar, aman, dan sesuai rencana. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan terus melakukan pembenahan infrastruktur agar distribusi air semakin andal,” tambah Adhie Zein.

‎Perumda Air Minum Kota Padang juga menyampaikan bahwa informasi lanjutan akan diberikan melalui kanal resmi perusahaan dan mengimbau masyarakat tetap tenang serta memahami bahwa pekerjaan ini dilakukan demi perbaikan layanan jangka panjang.




‎Padang - Di sela-sela riuh aktivitas belajar pada awal semester baru, Masjid MTsN 6 Kota Padang kembali terasa hidup. Suara langkah para siswa yang bergegas menuju tempat wudhu tidak lagi terhenti oleh keringnya keran. Air mengalir jernih, menandai berakhirnya hari-hari ketika kegiatan ibadah sempat terganggu karena pasokan air bersih yang tersendat.

‎Sinergi antara Perumda Air Minum Kota Padang dan pihak MTsN 6 Kota Padang terbukti kembali memberi dampak nyata. Pada Jumat, 9 Januari 2026, tim teknis PDAM turun langsung ke lapangan untuk mengoptimalkan jalur distribusi air menuju masjid sekolah tersebut. Upaya ini menjadi jawaban atas keluhan sebelumnya, ketika pasokan air yang tidak stabil membuat aktivitas keagamaan siswa terhambat, terutama pada jam-jam shalat berjamaah.

‎Tidak hanya sekadar perbaikan, pekerjaan dilakukan secara menyeluruh. Tim PDAM membenahi pipa saluran yang mulai mengalami penurunan fungsi serta melakukan penyetelan ulang mesin pompa yang menjadi penopang utama distribusi air. Pemeriksaan jaringan dilakukan detail, titik demi titik, hingga dipastikan tekanan air kembali normal dan aliran stabil sepanjang hari.

‎Kepala Pusat Pelayanan PDAM Sumbar turun langsung meninjau proses tersebut. Ia memastikan pekerjaan tidak berhenti pada tataran administrasi, tetapi selesai sampai tuntas di lapangan. Hasilnya kini terlihat jelas: air kembali mengalir lancar ke masjid.

‎“Alhamdulillah, hari ketiga proses pembelajaran, Masjid MTsN 6 Kota Padang sudah bisa digunakan secara optimal. Lebih dari 1.200 siswa kini kembali dapat melaksanakan shalat berjamaah dengan nyaman. Mereka tidak lagi khawatir dengan keterbatasan air untuk wudhu. Situasi ini bukan hanya memudahkan ibadah, tapi juga menghidupkan suasana religius dan kedisiplinan keagamaan di lingkungan sekolah,” ujar Awe selaku pimpinan yang terjun mengawal proses perbaikan.

‎Kepala MTsN 6 Kota Padang, H. Yakub, tidak menyembunyikan rasa syukurnya. Ia menyampaikan apresiasi mendalam atas kecepatan respons PDAM.

‎“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan kepedulian Perumda Air Minum Kota Padang. Sinergi seperti ini sangat kami butuhkan, bukan hanya untuk keberlangsungan ibadah, tapi juga untuk kenyamanan proses pendidikan secara keseluruhan. Semoga kerja sama ini terus terjalin dan semakin diperkuat ke depannya,” ungkapnya.

‎Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, melalui Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar tugas teknis, melainkan bentuk komitmen sosial perusahaan daerah.

‎“Masjid di lingkungan pendidikan bukan hanya tempat ibadah, tetapi pusat pembentukan karakter generasi muda. Karena itu, kami memandang pemenuhan air bersih di MTsN 6 Kota Padang sebagai tanggung jawab moral sekaligus pelayanan publik. Tim kami akan selalu siap merespons cepat jika terdapat gangguan, terutama di fasilitas-fasilitas pendidikan dan keagamaan,” terang Adhie Zein menyampaikan pesan Direktur Utama.

‎Ia menambahkan secara lugas, bahwa Perumda Air Minum Kota Padang tidak ingin hanya dikenal sebagai penyedia layanan, tetapi sebagai mitra masyarakat.

‎“Kami tidak ingin air hanya sekadar mengalir di pipa, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial yang nyata. Sinergi seperti ini akan terus kami perkuat, karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Di setiap tetes air yang mengalir, kami ingin ada keberkahan, kenyamanan, dan rasa aman bagi para pengguna,” tutupnya.

‎Kini, dari keran-keran tempat wudhu Masjid MTsN 6 Kota Padang, air tidak hanya mengalir untuk membasuh wajah para siswa, tetapi juga mengalirkan semangat baru: bahwa kolaborasi antara lembaga pendidikan dan perusahaan daerah bisa menghadirkan solusi konkret, cepat, dan berdampak.



‎Padang – Di tengah dinamika cuaca ekstrem dan kondisi alam yang belum stabil, Perumda Air Minum (AM) Kota Padang terus bekerja tanpa lelah untuk memulihkan layanan air bersih bagi masyarakat. Komitmen perusahaan daerah ini tidak hanya berhenti pada slogan pelayanan, tetapi diwujudkan dalam langkah-langkah konkret di lapangan.

‎Saat ini, sekitar 2,3 persen pelanggan di wilayah Utara masih mengalami gangguan distribusi air akibat dampak bencana alam. Namun, proses pemulihan difokuskan dan dikebut melalui berbagai strategi teknis yang dilaksanakan tim Perumda.

‎Di kantor Perumda AM Kota Padang, Kasubag Humas Adhie Zein menyampaikan perkembangan terkini penanganan gangguan tersebut, Kamis (8/1/2026). Ia menjelaskan bahwa banjir bandang beberapa waktu lalu telah menyebabkan kerusakan berat pada jembatan pipa di Gunung Nago, yang merupakan jalur vital aliran suplai air menuju pelanggan wilayah Utara.

‎“Bencana tersebut tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga memutus aliran utama yang selama ini menjadi tulang punggung distribusi. Namun kami tidak tinggal diam, seluruh tim langsung turun melakukan langkah taktis,” ujar Adhie.

‎Menurutnya, Perumda AM Kota Padang bersama Hutama Karya (HK) kini tengah mempercepat pemasangan pipa transmisi jalur dua untuk Intake Palukahan. Pemasangan jalur ini ditujukan untuk memperkuat sistem suplai ke wilayah Utara, termasuk kawasan Lubuk Buaya yang paling terdampak.

‎Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, Perumda juga mengerahkan 15 unit mobil tangki yang beroperasi secara maraton dari pagi hingga pukul 02.00 WIB. Armada tersebut mengantarkan air bersih langsung ke rumah-rumah warga.

‎“Kami memastikan warga tidak mengalami krisis air untuk kebutuhan harian. Operasi ini tidak hanya melibatkan personel internal, tetapi juga dukungan dari instansi mitra yang peduli,” sambung Adhie.

‎Sementara itu, untuk wilayah pusat kota, kondisi juga masih menantang. Tingkat kekeruhan air baku di Intake Kampung Koto saat ini sangat tinggi dan bercampur lumpur. Demi menjaga standar kesehatan pelanggan, Perumda memilih memperlambat proses distribusi agar kualitas air yang keluar dari instalasi tetap aman dikonsumsi.

‎Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang tetap sabar dan memahami situasi ini. Ia menegaskan bahwa perusahaan tidak akan abai terhadap hak warga mendapatkan air bersih.

‎“Kami memahami, air bukan sekadar kebutuhan  ia adalah kehidupan. Karena itu kami tidak akan membiarkan pelanggan berjuang sendiri. Semua sumber daya kami kerahkan, baik teknis maupun logistik, untuk memastikan pemulihan berjalan secepat mungkin,” ujar Hendra dengan tegas.

‎Ia juga menambahkan, kerusakan yang terjadi akibat bencana banjir bandang merupakan tantangan besar, namun bukan alasan untuk menyerah.

‎“Infrastruktur bisa rusak, tetapi komitmen kami tidak. Bencana ini menjadi ujian ketahanan sistem dan integritas pelayanan kami. Kami belajar, berbenah, dan bergerak lebih cepat,” katanya.

‎Hendra mengajak masyarakat untuk tetap waspada menghadapi perubahan cuaca dan menyimpan persediaan air cadangan.

‎“Kami targetkan layanan kembali normal 100 persen. Namun faktor alam tetap menjadi variabel yang harus dihormati. Doakan agar cuaca bersahabat, supaya pekerjaan teknis kami tidak lagi terhambat,” tutupnya.

‎Harapan dan Ajakan
‎Perumda AM Kota Padang menghimbau warga untuk:

‎tetap menyediakan wadah penampungan air cadangan
‎menggunakan air secara hemat dan prioritas
‎terus menyampaikan laporan jika ada gangguan layanan
‎Di tengah cuaca yang tidak menentu, semangat pelayanan perusahaan daerah ini menunjukkan bahwa pemulihan bukan sekadar teknis tetapi juga soal empati dan keberpihakan kepada pelanggan.

‎(Mond)

‎#PerumdaAirMinum #Padang

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.