Latest Post



Padang — Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama Padang TV akan menyiarkan berbagai program religi yang mengangkat program unggulan Pemko Padang, Smart Surau. Program ini menjadi bagian dari upaya pembinaan keagamaan dan penguatan karakter generasi muda di Kota Padang.

Nama program yang akan disiarkan adalah Bintang Smart Surau yang menampilkan anak-anak dan dai cilik yang memiliki potensi serta kompetensi dalam berdakwah, berpidato, dan berceramah. Program tersebut direncanakan tayang menjelang waktu berbuka puasa selama bulan Ramadhan.

Sebelum tampil di layar kaca, para peserta akan melalui proses audisi yang dilaksanakan di sekolah-sekolah dan masjid-masjid di Kota Padang. Setiap peserta nantinya akan ditampilkan lengkap dengan identitas asal masjid dan sekolah, sebagai bentuk apresiasi terhadap pembinaan keagamaan di lingkungan masing-masing.

Melalui program ini, Padang TV bersama Pemko Padang ingin menunjukkan bahwa Smart Surau tidak hanya berfokus pada presensi salat subuh, tetapi juga memiliki berbagai produk dan program pembinaan keagamaan lainnya yang telah dikembangkan, meskipun belum sepenuhnya dikenal oleh masyarakat.

Selama bulan Ramadhan, Padang TV berkomitmen untuk mengangkat dan memviralkan berbagai produk Smart Surau yang telah berjalan selama kurang lebih tiga bulan terakhir, agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat luas.

Diharapkan, melalui kolaborasi antara Pemko Padang dan Padang TV ini, masyarakat semakin mengenal dan turut mendukung kesuksesan Smart Surau sebagai upaya membentuk generasi muda yang religius, berakhlak, dan berkarakter di Kota Padang.(Amanda/Nilam/Taufik)



Padang – Dinas Pendidikan Provinsi Guangdong memberikan dukungan penuh terhadap penguatan kerja sama pendidikan dengan Pemerintah Kota Padang, khususnya dalam mendukung Program Unggulan (Progul) beasiswa ke luar negeri. 

Hal ini disampaikan Inspektur Jenderal Pendidikan Provinsi Guangdong, Xu Shimin saat dijamu Wali Kota Pasang, Fadly Amran bersama jajaran Pemko Padang di Rumah Gadang Baiturrahmah, Senin (19/1/2026) malam.

Xu Shimin menyatakan bahwa kunjungan delegasi Tiongkok ke Kota Padang bertujuan untuk mempererat pertukaran pelajar dan mendorong kemajuan bersama di sektor pendidikan.

Xu Shimin menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memfasilitasi kolaborasi strategis antara universitas di Guangdong dengan institusi pendidikan di Padang. Kerja sama ini mencakup penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk berbagai program, termasuk skema Study in China, Learning in Guangdong serta pengembangan institusi vokasional. 

Langkah ini dinilai sejalan dengan visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang, Fadly Amran - Maigus Nasir yang ingin mendorong mahasiswa daerah mendapatkan pengalaman belajar internasional melalui program gelar ganda (double degree).

Saat ini, sudah terdapat lebih dari 2.600 mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di Guangdong, dan jumlah ini diharapkan terus meningkat melalui sinergi dengan Pemko Padang. 

Xu Shimin berharap kolaborasi ini tidak hanya mencakup pertukaran akademisi, tetapi juga menjadi teladan kerja sama internasional yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia di kedua wilayah.

Sebelumnya, epala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova menyatakan bahwa bagi para pelajar SMA/SMK sederajat di Kota Padang akan dilaksanakan pameran dan expo pendidikan  pada 20 Januari 2026 berlokasi di Gedung Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang. 

Dia menjelaskan, untuk eksibisi akan dilaksanakan pada 20 Januari 2026 di Balai Kota Padang, yang diikuti kurang lebih 1.000 siswa SMA dan SMK untuk melihat kampus-kampus dan peluang-peluang untuk kuliah di China.

Selanjutnya, pada 21-22 Januari 2026 akan dilaksanakan ujian seleksi bagi para calon mahasiswa yang ingin memperebutkan kuota beasiswa untuk kuliah di Provinsi Guangdong.

Dia menekankan bahwa jumlah penerima beasiswa nantinya akan sangat bergantung pada kualitas dan hasil ujian para siswa. 

"Jumlah delegasinya yang diterima itu tergantung dari siswa yang lulus tes. Skemanya beasiswa dari Pemerintah Kota Padang," tegasnya. (Taufik)



Padang – Pemerintah Kota Padang akhirnya menerapkan peribahasa lama. Rencananya, sejumlah siswa berprestasi akan dikirim ke Tiongkok (Cina) untuk menimba ilmu.

"Ada peribahasa yang sangat dikenal, yaitu 'Tuntutlah Ilmu Sampai ke Negeri Cina'. Hari ini, kita bersama-sama memulai tahapan untuk mewujudkan hal tersebut," ujar Wali Kota Padang Fadly Amran saat membuka kegiatan “Padang-Guangdong Education Exhibition Event 2026”, di Gedung Balai Kota Padang, Selasa (20/1/2026).

“Padang-Guangdong Education Exhibition Event 2026” merupakan kegiatan pengembangan dunia pendidikan. Di kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Balai Kota Padang itu, Pemerintah Provinsi Guangdong memperkenalkan keunggulan Universitas yang ada di Cina kepada seluruh siswa SMA/SMK yang berprestasi di Padang. Mereka yang tertarik, akan dikirim ke “Negeri Tirai Bambu”.

“Melalui pameran pendidikan ini, kita dapat melihat dan mendengarkan sendiri potensi kerjasama beasiswa pendidikan ke Cina menjadi semakin terbuka,” kata Fadly Amran.

Pemko Padang melalui program “Padang Juara” telah mengalokasikan anggaran untuk memberikan beasiswa penuh empat tahun atau beasiswa 1:1 dengan Pemerintah Provinsi Guangdong bagi siswa Kota Padang. Seluruh siswa dijaring setelah ujian untuk kuliah di Cina.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, saya menyampaikan sambutan hangat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para delegasi dari Provinsi Guangdong yang telah datang dan berpartisipasi dalam exhibition event ini. Kehadiran kita semua merupakan wujud nyata dari hubungan persahabatan, kerjasama, dan kepercayaan yang terus kita bangun antara Kota Padang dengan Provinsi Guangdong,” ujar Wali Kota Padang.

Sekitar 300 pelajar SMA/SMK memadati Gedung Balai Kota. Mereka mencari informasi mengenai peluang studi dan program beasiswa di Tiongkok. Universitas Guangdong menawarkan peluang studi bidang teknik.

“Tentunya ini kesempatan dan menjadi angin segar, kami berharap dapat lolos,” ungkap Rani, salah seorang siswa yang ikut hadir di kegiatan tersebut.

Hadir dalam kegiatan “Padang - Guangdong Education Exhibition Event 2026”  itu yakni Direktur Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudrstek, Yaya Sutarya. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemprov Sumbar, Habibul Fuadi. Selain itu juga hadir delegasi dari Tiongkok, seperti Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Guangdong, Inspektur Yue Shen, serta Presiden Asosiasi Pertukaran Internasional Pendidikan Guangdong.(Defrianto / Charlie)



Padang – Wali Kota Padang sekaligus Ayah GenRe Kota Padang, Fadly Amran menerima audiensi Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Padang di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (20/1/2026). Pertemuan ini merupakan bagian dari persiapan menuju Pemilihan Duta GenRe Kota Padang Tahun 2026.

Dalam audiensi tersebut, Wali Kota menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk mendukung keberlanjutan program Duta GenRe sebagai strategi memperkuat karakter generasi muda di Kota Padang.

Wako Fadly Amran menyampaikan bahwa peran Duta GenRe sangat krusial dalam membangun awareness atau kesadaran remaja terkait tantangan masa depan. 

Fokus utama yang ditekankan adalah pemahaman mengenai perencanaan kehidupan berkeluarga, kesehatan reproduksi, serta kemampuan membentengi diri dari pergaulan negatif.

“Kesadaran ini harus ditanamkan sejak dini. Remaja kita harus tahu apa yang perlu dijaga, apa yang harus dibatasi, dan bagaimana membangun masa depan yang terencana. Duta GenRe memiliki posisi strategis untuk menyampaikan pesan ini karena mereka bicara dengan bahasa yang dipahami teman sebaya mereka,” ujar Fadly Amran.

Dia memberikan arahan agar para finalis Pemilihan Duta GenRe 2026 tidak hanya terjebak pada kegiatan yang bersifat simbolis. Ia menuntut para duta untuk menjadi role model atau teladan nyata di tengah masyarakat, sekolah, maupun kampus.

"Padang adalah kota pendidikan. Generasi muda kita harus unggul secara akademik, namun juga harus memiliki etika dan kesadaran diri yang kuat. Duta GenRe harus hadir sebagai contoh nyata dalam membangun perilaku positif dan bertanggung jawab," tegasnya.

Komitmen Dukungan Pemko Padang

Terkait teknis pelaksanaan Pemilihan Duta GenRe 2026, Pemko Padang memastikan dukungan melalui sinergi lintas perangkat daerah. Meski dihadapkan pada tantangan anggaran, pemerintah berkomitmen memberikan pendampingan intensif agar program ini tetap berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak langsung bagi remaja.

“Pemerintah akan terus mendampingi. Kita ingin sinergi ini melahirkan agen perubahan yang mampu membawa remaja Kota Padang menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” pungkasnya. 

Sementara itu, perwakilan Duta GenRe menyatakan kesiapan mereka untuk menyukseskan Pildugen 2026 dan memperluas jangkauan edukasi melalui program-program inovatif di lingkungan pendidikan dan masyarakat luas. (Taufik/Manda/Gio/Nilam)



Padang – Seorang warga yang mengalami gangguan kejiwaan atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang terkendala sejak beberapa tahun belakangan ini. Dirinya tak dapat berobat akibat tak memiliki administrasi kependudukan (Adminduk). Beruntung, terhitung 19 Januari 2026 kemarin, ODGJ tersebut sudah dapat berobat ke rumah sakit jiwa.

Lurah Gunung Pangilun, Yos Deki membenarkan hal tersebut. Setelah pihaknya menghubungi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), akhirnya seorang ODGJ direkam datanya.

“Iya, seorang warga kita yang mengalami gangguan kejiwaan telah dibantu Dinas Dukcapil untuk direkam datanya dan dibuatkan KTP,” ungkap Yos Deki, Selasa (20/1/2026).

Perekaman data bagi warga tersebut dilakukan di rumahnya sendiri. Petugas Disdukcapil datang membawa alat perekaman data. Perekaman data dilakukan di teras rumah disaksikan pihak keluarga.

ODGJ tersebut berdomisili di Jalan Gunung Ledang, RW 5, Gunung Pangilun. Diketahui, lelaki berusia 45 tahun itu mengalami gangguan mental sejak berusia 20 tahun. Penanganan kejiwaan bagi lelaki tersebut selama ini hanya pengobatan tingkat dasar.

“Terimakasih kepada Pemko Padang yang sudah memfasilitasi perekaman data sehingga dapat berobat setelah ini,” ungkap salah seorang dari pihak keluarga.(Charlie)



Padang – Kota Padang mempertegas komitmennya sebagai pusat pembinaan atlet muda di Sumatera melalui pembukaan Minangkabau Open Swimming Championship 2026 Sumatera ke-4. Kejuaraan ini resmi dibuka Wali Kota Padang, Fadly Amran di Kolam Renang FIK Universitas Negeri Padang (UNP), Selasa (20/1/2026).

Ajang yang memperebutkan Piala Wali Kota Padang ini diikuti oleh 311 atlet junior dari berbagai provinsi di Sumatera dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 20-22 Januari 2026.

Manifestasi Program ‘Padang Juara’

Wali Kota Fadly Amran menyampaikan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi rutin, melainkan aktivasi nyata dari Program Padang Balomba, yang merupakan bagian dari Program Unggulan (Progul) Padang Juara.

"Kami menyediakan ruang pembinaan yang terukur bagi generasi muda. Melalui kompetisi berskala regional ini, kita menargetkan lahirnya atlet-atlet dari Padang yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional," ujar Fadly Amran.

Ia menambahkan, tingginya partisipasi peserta dari luar Sumatera Barat menunjukkan bahwa kualitas atmosfer kompetisi di Kota Padang semakin diakui. Hal ini sekaligus menjadi indikator keberhasilan pembinaan olahraga renang di tingkat akar rumput.

Persiapan Menuju Porprov 2026

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Akuatik Kota Padang, Iskandar, menjelaskan bahwa kejuaraan ini menjadi momentum strategis untuk mengukur kesiapan atlet lokal. Dengan hadirnya peserta lintas provinsi, atlet Sumatera Barat mendapatkan tantangan tanding yang lebih berkualitas.

"Ini adalah ajang seleksi dan pembibitan bagi kami. Atlet-atlet potensial yang muncul dari kejuaraan ini akan dipersiapkan secara khusus untuk mewakili Kota Padang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat yang akan digelar tahun ini," ungkap Iskandar yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Padang.

Pemerintah Kota Padang mengapresiasi kolaborasi antara KONI, Pengcab Akuatik, dan seluruh panitia pelaksana. Berkat antusiasme yang besar, Pemko Padang berkomitmen untuk terus menjadikan kejuaraan ini sebagai agenda rutin tahunan guna menjaga regenerasi atlet renang secara berkelanjutan. (Taufik)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.