Latest Post



‎JAKARTA – Mengawali tahun 2026, Bank Nagari kembali menegaskan dominasinya dalam industri perbankan syariah nasional. Bank kebanggaan masyarakat Sumatera Barat ini sukses memboyong dua penghargaan prestisius sekaligus dalam ajang bergengsi 6th Anniversary Indonesia 20 Top Syariah Awards 2026 dan 6th Anniversary 20 Best CEO Syariah Awards 2026.

‎Penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, pada Kamis (22/1) di Auditorium Kementerian Pendidikan Dasar Menengah RI, Jakarta. Raihan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengakuan nyata atas konsistensi Bank Nagari dalam menghadirkan layanan keuangan syariah yang unggul dan berkelanjutan.

‎Kinerja Tak Tertandingi: Pemimpin di Kelas BPD

‎Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari kini resmi menyandang predikat sebagai yang terbaik di antara UUS Bank Pembangunan Daerah (BPD) seluruh Indonesia. Prestasi ini didukung oleh data kinerja yang sangat impresif:

‎Dominasi Aset: UUS Bank Nagari mencatatkan pangsa aset tertinggi terhadap induk usaha mencapai 19,31 persen.

‎Profitabilitas Tinggi: Membukukan laba (unaudited) sebesar Rp224,6 miliar, angka tertinggi dibandingkan UUS BPD lainnya di tanah air.

‎Kontributor Strategis: Capaian ini menjadikan UUS Bank Nagari sebagai motor penggerak ekonomi syariah daerah yang solid dan kontributor signifikan bagi performa keuangan induk perusahaan.

‎Kepemimpinan Visioner di Balik Kesuksesan

‎Keberhasilan ini tidak lepas dari tangan dingin Gusti Candra. Melalui parameter penilaian yang ketat mencakup Popularity, Competency, Crisis Leadership, hingga Personality, ia dinobatkan sebagai salah satu Best CEO Syariah 2026.

‎"Prestasi ini adalah bukti bahwa Bank Nagari Syariah terus berjaya. Terima kasih atas dukungan pemegang saham, nasabah, mitra kerja, serta seluruh pegawai. Ini adalah pertanda rida Allah terhadap konsep syariah yang kami jalankan dengan konsisten," ujar Gusti Candra dengan penuh optimisme.

‎Fokus pada Pertumbuhan Berkelanjutan

‎Keunggulan Bank Nagari Syariah berakar pada strategi bisnis yang terukur, antara lain:

‎Penguatan Pembiayaan Sektor Produktif: Mendorong roda ekonomi lokal agar terus berputar.

‎Optimalisasi Dana Pihak Ketiga (DPK): Membangun kepercayaan masyarakat melalui produk simpanan berbasis syariah yang kompetitif.

‎Digitalisasi Layanan: Memastikan akses perbankan syariah yang lebih mudah, cepat, dan aman bagi seluruh lapisan masyarakat.

‎Menatap Masa Depan

‎Dengan raihan dua penghargaan dari The Iconomics Research ini, Bank Nagari tidak hanya sekadar bertahan, tetapi terus bertransformasi menjadi inspirasi bagi industri perbankan nasional. Bank Nagari membuktikan bahwa nilai-nilai syariah yang dikelola dengan profesionalisme tinggi mampu menghasilkan kinerja bisnis yang melampaui ekspektasi.(SRP)

 ‎

‎PADANG – Pasca-bencana hidrometeorologi yang melanda Kota Padang pada akhir November 2025 lalu, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang menunjukkan progres pemulihan yang signifikan. Hingga Jumat (23/1/2026), tingkat pelayanan distribusi air bersih dilaporkan telah menyentuh angka 99 persen, mendekati kondisi normal sepenuhnya.
‎Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, mengungkapkan bahwa krisis tersebut merupakan salah satu tantangan operasional terbesar dalam sejarah perusahaan. Pada puncak bencana, hampir 90 persen wilayah layanan terdampak akibat kerusakan infrastruktur pipa dan penurunan drastis kualitas air baku.
‎Akselerasi Pemulihan dan Solusi Teknis Melalui manajemen krisis yang terukur, Perumda AM berhasil memulihkan 77 persen layanan hanya dalam waktu satu minggu pertama. Fokus utama diarahkan pada fasilitas kesehatan, rumah ibadah, dan kawasan padat penduduk guna menjaga stabilitas sanitasi masyarakat.
‎Meskipun wilayah selatan telah pulih total, Hendra mengakui masih terdapat tantangan teknis di wilayah utara dan pusat kota. Kerusakan pipa berat di empat kompleks perumahan serta tingginya kadar sedimen (kekeruhan) pada air baku di transmisi Gunung Pangilun menjadi hambatan utama dalam mencapai kapasitas produksi ideal 500 liter per detik.
‎"Kami mengedepankan prinsip safety first. Produksi tidak akan dipaksakan jika standar keamanan dan kualitas air belum terpenuhi, meskipun infrastruktur sudah mulai stabil," tegas Hendra.
‎Komitmen Kemanusiaan dan Mitigasi Kemarau Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, Perumda AM telah mendistribusikan sedikitnya 27 juta liter air bersih secara gratis melalui armada mobil tangki dan unit penampungan (tedmon) di titik-titik kritis. Langkah ini didukung oleh kolaborasi lintas sektoral, termasuk bantuan dari Politeknik Negeri Padang.
‎Menghadapi transisi ke musim kemarau, Perumda AM kini mulai menyiagakan pompa cadangan untuk mengantisipasi penurunan debit air baku. Hendra juga menghimbau masyarakat untuk mulai menerapkan pola hemat air serta menjaga kelestarian lingkungan sungai sebagai sumber utama air baku kota.



Padang– Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyatakan komitmennya untuk ikut mengawal secara intensif proses pembebasan lahan pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik dan Tol Padang-Sicincin. 

Hal tersebut ditegaskan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, saat menghadiri Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) serta konsinyering isu pembebasan lahan di Hotel Santika Padang, Jumat (23/1/2026).

Rapat strategis ini secara khusus membahas percepatan pengadaan 23 bidang lahan untuk Fly Over Sitinjau Lauik, termasuk penanganan khusus pada area sempadan sungai yang menjadi isu krusial agar tidak menghambat pelaksanaan konstruksi di lapangan.

Dalam arahannya, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar, Muhibuddin, memberikan penekanan serius mengenai perlunya kesamaan visi antar-instansi demi kelancaran Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut. "Pentingnya sinergi lintas sektor. Saya meminta seluruh pihak menghindari ego sektoral sehingga proses pembebasan lahan dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan tepat sasaran," tegas Muhibuddin.

Senada dengan hal itu, Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Raymundus Nggajo, memaparkan bahwa proyek dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) ini memerlukan gerak cepat dalam verifikasi dokumen. "Lakukan pengecekan berkas per bidang lahan, pastikan kelengkapan dokumen, lakukan paraf dan verifikasi bersama Satgas, serta proses segera data yang telah dinyatakan lengkap tanpa penundaan," ujar Raymundus.

Menanggapi instruksi tersebut, Pj Sekda Kota Padang, Raju Minropa, memastikan bahwa Pemerintah Kota Padang akan berdiri sebagai garda terdepan dalam mendukung kelancaran administrasi di tingkat daerah. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah kota akan bekerja ekstra untuk memastikan proyek ini tidak terhambat oleh kendala lahan.

“Sesuai arahan Bapak Wali Kota dan Wawako, Pemerintah Kota Padang akan terus mengawal proses ini secara intensif, agar PSN yang berada di Kota Padang bisa berlangsung dengan baik,” kata Raju Minropa. (Taufik)



Padang – Bencana hidrometeorologi mengakibatkan kerusakan di mana-mana. Di Padang, infrastruktur rusak berat, ekonomi merosot, sejumlah perumahan ikut terdampak. 

Wali Kota Padang Fadly Amran membenarkannya. Bencana yang melanda daerahnya pada 28 November 2026 lalu, telah menelan kerugian hingga triliunan rupiah. 

“Setelah diskusi bersama, total kerugian dan kerusakan tercatat mencapai sekitar Rp5,5 triliun,” ungkap Wali Kota Padang, Jumat (23/1/2026). 

Rincian kerusakan dan kerugian yakni sektor perumahan. Sektor itu menelan kerugian sekitar Rp2,4 triliun. Kemudian sektor infrastruktur sebesar Rp2,7 triliun, sektor ekonomi Rp154 miliar, termasuk sektor sosial Rp93 miliar, dan lintas sektor Rp140 miliar. 

Bencana banjir itu bahkan telah merusak ratusan rumah. Sebanyak 556 rumah rusak berat, 2.207 rusak sedang, dan 2.934 rusak ringan. Kemudian infrastruktur vital sebanyak 31 unit rumah, 13 jembatan terdampak, 74.000 meter jalan rusak, termasuk 22 bendungan. 

Tidak itu saja. Lima unit gedung pemerintahan ikut terdampak. Kemudian fasilitas pendidikan, kesehatan, rumah ibadah, irigasi, drainase, sistem air bersih, pertanian dan perikanan. 

Bencana hidrometeorologi berdampak pada 67.563 jiwa. Pemko Padang telah menyediakan hunian tetap (huntap) di Balai Gadang dan Kecamatan Pauh. Kebutuhan huntap yang harus disediakan Pemko Padang yakni 800 unit. Huntap tersebut untuk merelokasi warga yang ada di bibir sungai.(Charlie)



Padang - Memperkuat pengawasan internal, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang memiliki aplikasi berbasis android, "Satpol PP Mobile". Aplikasi ini sebagai sarana pendukung koordinasi dan pemantauan kinerja. 

Aplikasi "Satpol PP Mobile" dirancang untuk memudahkan pengawasan, pelaporan, serta pemantauan aktivitas personel di lapangan secara real time dan terintegrasi. Melalui aplikasi tersebut, dapat memantau kehadiran, aktivitas tugas, hingga progres kerja personel secara lebih cepat, transparan, dan terukur, sehingga koordinasi internal berjalan lebih efektif. 

Kasatpol PP Padang melalui Kepala Bidang Ketertiban Umum, Rizaldi Rosman, menuturkan bahwa penerapan "Satpol PP Mobile" menjadi langkah strategis dalam mendorong disiplin dan profesionalisme anggota. 

“Aplikasi ini sangat membantu dalam memantau kehadiran dan kinerja personel. Pengawasan bisa dilakukan secara langsung dan akurat, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas,” ujarnya, Kamis (22/1/2026). 

Penerapan "Satpol PP Mobile" diharapkan menjadi bagian dari modernisasi sistem kerja Satpol PP Kota Padang, guna mendukung penegakan Peraturan Daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(Viqi / Charlie)



Padang – Museum dan Galeri Arsip Statis Kota Padang menerima kunjungan edukasi dari SD Alam Unggul Tahfizh Raudhatul Ilmi Padang Pariaman, Rabu (21/1/2026). 

Sebanyak 98 siswa kelas III dan IV didampingi oleh 8 orang guru pendamping tampak antusias menelusuri jejak sejarah ibu kota Sumatera Barat tersebut.

Kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan sejarah lokal Kota Padang sekaligus memberikan pemahaman terkait pentingnya arsip sebagai sumber informasi dan memori kolektif bangsa kepada generasi muda sejak dini.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Padang, Heriza Syafani menyambut baik inisiatif sekolah yang membawa peserta didiknya belajar langsung di luar kelas. 

Menurutnya, museum dan galeri arsip adalah jendela bagi anak-anak untuk memahami identitas daerahnya.

"Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini. Mengenalkan arsip dan sejarah kepada anak-anak sejak usia sekolah dasar adalah langkah strategis. Kita ingin mereka memahami bahwa arsip bukan sekadar tumpukan kertas lama, melainkan bukti otentik perjalanan bangsa yang harus dijaga," ujar Heriza Syafani

Dia juga menambahkan bahwa Museum dan Galeri Arsip Statis Kota Padang dirancang untuk menjadi destinasi wisata edukasi yang menarik bagi semua kalangan, termasuk pelajar. Selama kunjungan, para siswa diajak melihat berbagai koleksi foto tempo dulu, dokumen bersejarah, hingga narasi perkembangan Kota Padang dari masa ke masa.

"Kegiatan berjalan dengan lancar dan kami melihat respon yang sangat positif dari para siswa maupun guru. Semoga pengalaman ini dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kesadaran akan pentingnya literasi sejarah bagi mereka," pungkasnya.

Pihak sekolah berharap kunjungan ini dapat memberikan wawasan baru bagi siswa yang tidak didapatkan secara mendalam di dalam buku teks sekolah, sekaligus menjadi sarana rekreasi yang edukatif. (Taufik)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.