Alek Nagari Pacu Jawi, Tradisi Yang Harus Dipertahankan
Tanah Datar, Maklumatnews - Alek anak nagari Pacu Jawi merupakan tradisi turun menurun masyarakat Luhak Nan Tuo yang sudah ada sejak dari zaman nenek moyang kita dulu dan harus terus kita jaga dan kita lestarikan".
Hal ini disampaikan bupati Tanah Datar Eka Putra saat membuka alek anak nagari Pacu Jawi di sawah Dampiang nagari Parambahan kecamatan Lima Kaum, Sabtu (4/2).
"Untuk itu, mari terus kita lestarikan warisan budaya dari nenek moyang ini dan tetap terus jaga kekompakan, jangan sampai kita terpecah belah hanya disebabkan oleh pelaksanaan alek ini, mari tetap saling menjaga toleransi diantara sesama, saya berharap sejak mulai kita buka hari ini alek Pacu Jawi di sini berjalan lancar sampai akhir," harap Bupati.
Bupati juga mengatakan bahwa pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Dinas terkait juga akan terus mempromosikan alek Pacu Jawi ini dan salah satu yang dilakukan oleh Pemda Tanah Datar adalah dengan membuat agenda wisata Tanah Datar.
"Bulan ini kita akan melaunching kalender tahunan pariwisata yang ada di kabupaten Tanah Datar, dan itu akan kita lakukan di kota Pekanbaru, Kenapa di Pekanbaru karena dari kota Pekanbarulah banyak warganya yang pergi berwisata ke Tanah Datar dan salah satunya adalah kalender event alek Pacu Jawi ini," pungkas Eka.
Sebelumnya, Wali Nagari Parambahan Robi Yasdi menyampaikan permohonan untuk membangun Kapalo Banda sebagai irigasi area persawahan di nagari Parambahan luasnya sekitar 100 hektare, namun saat ini kondisinya masih banyak yang sawah tadah hujan dan harus bergiliran untuk mendapatkan air, dalam. Hal ini bupati menjanjikan tahun ini direalisasikan.
Hal senada juga disampaikan oleh tokoh masyarakat setempat yang juga bupati Tanah Datar Sisa Masa Jabatan 2020-2021 Zuldafri Darma, menurutnya sebanyak 70% sawah masyarakat di nagari Parambahan merupakan sawah tadah hujan serta dengan Alek Pacu Jawi ini Tanah Datar semakin dikenal dan damai kunjungan wisatawan mancanegara.
"Kepada para penggemar pacu Jawi, apabila kita dalam semangat dan tujuan yang sama maka alek pacu Jawi masih akan terus kita laksanakan," ujarnya.
Pada kesempatan itu juga hadir Plh. Kepala Dinas Parpora Tanah Datar Yessy Akmaliza, Kabid Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Camat Lima Kaum Ikrar Pahlevi bersama forkopimca kecamatan Lima Kaum, Ketua Porwi Tanah Datar, Ketua KAN, BPRN, tokoh masyarakat dan seluruh penggemar alek Pacu Jawi. (Pinos/rls)
Penyaluran Pupuk Bersubsidi Harus Memenuhi Prinsip 6T
Tanah Datar, Maklumatnews - “Kita inginkan masyarakat untuk memperoleh pupuk bersubsidi tidak mengalami kesulitan, kesusahan dan kendala apapun dilapangan sehingga tujuan dalam penyalurannya yang tepat sasaran dapat dicapai".
Harapan itu disampaikannya bupati Tanah Datar Eka Putra pada Rapat Koordinasi (Rakor) Penyaluran Pupuk Bersubsidi yang digelar di Aula Kantor Bupati, Pagaruyung, Jumat (3/2).
"Untuk itu, apa pun yang menjadi kendalanya kita harapkan kepada seluruh pihak terkait dalam penyaluran pupuk bersubsidi sesegera mungkin dapat memperbaikinya dan mengatasinya,” tegas bupati.
“Kita mendukung penyaluran pupuk bersubsidi jika itu lancar tapi kenyataannya dari pemberitaan belakangan ini tidak sesuai harapan, maka dari itu jangan biarkan ini berkepanjangan dan jangan ada lagi yang dirugikan,” ujar Bupati Eka.
Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Tanah Datar Sri Mulyani, SP, M.Si mengatakan Rakor dilaksanakan dalam rangka tercapainya penyaluran pupuk bersubsidi sesuai dengan prinsip 6 T (tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga, tepat tempat, tepat waktu dan tepat mutu).
Kadis Sri Mulyani menambahkan, pemerintah daerah (Pemda) telah menyampaikan usulan tentang penundaan penggunaan kartu tani dalam pendistribusian pupuk bersubsidi ke Kementerian Pertanian RI dan disetujui oleh Kementerian Pertanian untuk melakukan penundaan sampai 31 Desember 2022.
“Pemerintah Tanah Datar mengusulkan untuk menunda kartu tani. Saat itu, kita satu-satunya yang berani menyampaikannya di Rakernas, dan membuka aplikasi t-Pubers untuk satu musim tanam, setelahnya akan ditutup. Maka dari itu, kita minta pihak terkait memenuhi kewajibannya melengkapi infrastruktur di kios pengecer pupuk subsidi ,” ujar Kadis Mulyani.
Turut hadir pada saat itu Asisten Ekobag Abdul Hakim, Ketua KPPP Tanah Datar, Produsen PT. Pupuk Indonesia KCP Sumatera Barat Roy Kazelmi, PIC Program Pemerintah Bank Mandiri Area Padang Fitrah Nugraha, Kepala Bagian Perekonomian Masni Yuletri dan tamu undangan lainnya. (Pinos/rls)
Pagar Seng LCM Itu Akan Segera Dibuka
Batusangkar, Maklumatnews - "Hari ini kita sangat bahagia sekali karena lapangan Cindua Mato yang merupakan kebanggaan masyarakat Tanah Datar khususnya Kota Batusangkar akan kembali dapat kita buka untuk umum dan dimanfaatkan oleh masyarakat banyak".
Hal itu disampaikan bupati Eka Putra pada apel bersama ASN di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar dalam rangka gotong royong pembersihan Lapangan Cindua Mato (LCM) Batusangkar jelang dibuka untuk umum, Jumat (3/2).
"Untuk itu, atas nama Pemerintah Kabupaten Tanah Datar saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Balai Pemukiman Wilayah Sumatera Barat atas penyerahan sarana dan prasarana yang telah dibangun di lapangan Cindua Mato melalui dana APBN kepada pemerintah Kabupaten Tanah Datar".
"Tentunya ini merupakan angin segar yang selama ini sudah dinanti-nantikan masyarakat Tanah Datar, karena fungsi lapangan Cindua Mato ini sebagai taman kota memang menjadi kebutuhan bagi masyarakat sekitar, ujar Eka Putra menambahkan.
"Apalagi dengan adanya pembangunan sarana prasarana di dalam lapangan ini diharapkan dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat layaknya fungsi taman kota lapangan Cindua Mato dapat menjadi ikon dan salah satu daya tarik bagi pengunjung dan dapat menjadi pintu bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat".
"Sengaja kita melaksanakan apel bersama ASN di lapangan ini dan dilanjutkan dengan bergotong-royong dalam rangka persiapan pemanfaatan pemakaian lapangan Cindua Mato. Gotong royong yang kita lakukan pada hari ini berfokus pada pembersihan area terhadap sampah dan gulma di dalam lapangan, agar tercipta kebersihan dan kenyamanan lingkungan, diperkirakan sampai 4 hari ke depan insya Allah minggu depan ya ini sudah dibuka untuk umum", sampai Bupati.
"Untuk itu, kepada masyarakat yang ada di Tanah Datar dan Batusangkar ini mari kita bersama-sama menjaga lapangan Cindua Mato ini terutama kebersihan, keamanan dan kenyamanannya bagi pengunjung yang akan datang ke sini," himbau Bupati Eka.
Selain itu kepada seluruh ASN juga diminta untuk menyampaikan kepada masyarakat dilingkungan tempat tinggalnya agar juga dapat berpartisipasi dalam menjaga kebersihan dan keindahan dilingkungan tempat tinggalnya masing-masing.
"Pagi hari ini yang sudah bersedia ikut apel di lapangan Cindua Mato tentu ini juga menjadi kenangan bagi kita di saat lapangan Cindua Mato sudah diserahkan sementara kepada pemerintah, kita melakukan apel bersama dan goro bersama di sini, mudah-mudahan budaya gotong royong terus kita jaga mulai dari Pemda Kabupaten sampai ke pemerintah nagari kerena budaya gotong royong itu juga membantu kita untuk bersilaturahmi dengan sesama ASN dan juga masyarakat", pungkas Eka Putr.
Apel tersebut juga diikuti oleh Sekda Tanah Datar Iqbal Ramadi Payana, para Staf Ahli Bupati, Asisten dan Kabag dilingkungan Setda Tanah Datar, Kepala OPD, Ketua TP PKK Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, Direktur PDAM Tirta Alami dan seluruh ASN di lingkup Pemda Tanah Datar. (pinos/rls)
Payakumbuh — Mengawali lembar pertama kalender PORDASI Provinsi Sumatera Barat di tahun 2023, Open Race Pacu Kuda Kota Payakumbuh digelar di Lapangan Pacuan Kuda Kubu Gadang, Minggu (5/02/23).
Ajang ini diikuti oleh 72 kuda dari berbagai daerah dengan 16 race. Selain gratis untuk penonton, pacuan ini juga dapat disaksikan live melalui saluran TV lokal, Denai TV.
Acara ini dibuka oleh Wali Kota Rida Ananda, tampak hadir Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wulan Denura, Kapolres Payakumbuh AKBP Wahyuni Sri Lestari, Sekretaris Daerah Dafrul Pasi, Ketua Pordasi Provinsi Sumatera Barat Deri Asta, Ketua Pordasi Kota Payakumbuh Riza Falepi, Ketua Dekranasda Kota Payakumbuh Elfriza Zaharman, Kepala Bank Nagari Cabang Payakumbuh Oktra Firdaus, Ketua Panitia Dasril, dan tamu undangan lainnya.
Dalam laporannya Ketua Panitia Dasril mengatakan kegiatan ini merupakan agenda tahunan PORDASI Sumbar. Acara ini terlaksana berkat support Pemko Payakumbuh, pimpinan Bank Nagari, sponsor dan donatur.
“Terima kasih kepada semua pihak atas dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Termasuk bantuan keamanan 200 personil dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub,” paparnya.
Tokoh Niniak Mamak mewakili dua nagari, Ketua KAN Tiakar Arizal Arda Dt. Pobo Nan Putiah menyampaikan apresiasi kepada PORDASI, Pemerintah Kota, dan panitia yang terus menggeliatkan event pacu kuda sebagai agenda rutin di Kota Payakumbuh.
“Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kami Nagari Tiakar dan Koto Nan Godang. Alek ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dan peternak kuda, serta penikmat pacuan merasa terhibur. Atas nama dua nagari, Tiakar dan Koto Nan Godang kami bersyukur sekali,” ungkapnya.
Dt. Pobo Nan Putiah menyebut apapun kegiatan di gelanggang pacuan kuda, pemerintah tetap melibatkan dan meminta dukungan dari nagari.
“Semoga setiap tahun kegiatan ini ada terus. Kami berharap adanya Lebaran Cup Nagari Tiakar dan Koto Nan Godang di agenda berikutnya,” ucap Dt. Pobo.
Ketua Pordasi Kota Payakumbuh Riza Falepi menyebut jabatan Ketua Pordasi biasanya dijabat langsung oleh kepala daerah selaku eks officio, karena dirinya sudah habis masa jabatan sebagai wali kota, untuk itu Ketua PORDASI selanjutnya diserahkan kepada Penjabat Wali Kota Rida Ananda.
“Jabatan Ketua Pordasi akan diteruskan oleh bapak Rida Ananda selaku kepala daerah, kami berharap bisa melanjutkan tugas-tugas kedepannya untuk kemajuan pacu kuda di Kota Payakumbuh. Seperti kita saksikan bersama hari ini, perhelatan berlangsung meriah dan cukup ramai sekali,” ujarnya.
Sementara itu, Pejabat Wali Kota Rida Ananda yang sangat peduli dengan tumbuhnya ekonomi warga dan kesejahteraan pelaku usaha, dalam sambutannya mengatakan pagelaran pacu kuda, selain menggeliatkan ekonomi dan olahraga, juga memberi dampak terhadap pariwisata daerah. Dan hal itu tak hanya dirasakan oleh pecandu pacu kuda saja, namun UMKM dapat ikut kecipratan berkah dengan meningkatnya transaksi jual-beli.
“Kami berharap pacu kuda dapat menjadi momen menarik banyak pengunjung untuk datang ke daerah. Harapan yang utama sekali tentu dengan adanya event seperti ini dapat membangkitkan perekonomian masyarakat dan semakin mensejahterakan pelaku usaha. Kami menyambut baik harapan tokoh KAN terkait menyemarakkan event ini, semoga kita bisa menggelar 2 kali pacu kuda dalam setahun,” ungkapnya.
Ketua Pordasi Sumbar Deri Asta yang juga Wali Kota Sawahlunto itu menyebut Pacu Kuda di Kota Payakumbuh menjadi kalender pembuka pacuan pertama di Sumatera Barat, bahkan Nasional. Dirinya mengapresiasi dukungan dan semangat seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan pacu kuda di daerah.
“Tambahan informasi, kabar gembira, Provinsi Sumbar menjadi tuan rumah Kejurnas seri 1 dan 2 pada tahun ini, yang akan dilaksanakan di Kota Sawahlunto. Untuk mari kita sambut baik ini dan kita membuktikan bahwa Sumbar mampu menjadi tuan rumah yang ramah dan menyenangkan,” pungkasnya. (MS)