Payakumbuh — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Payakumbuh menggelar Forum Rencana Kerja DPMPTSP Kota Payakumbuh Tahun 2024, Rabu (15/02/23).
Acara yang dibuka oleh Plt. Sekretaris Daerah Dafrul Pasi itu dihadiri unsur OPD, organisasi masyarakat, dan perangkat lainnya.
Ketua Panitia Pelaksana Desfitawarni memaparkan kegiatan Forum Perangkat Daerah Rencana Kerja DPMPTSP Kota Payakumbuh Tahun 2024 hari ini dilaksanakan untuk mendapatkan masukan penting terhadap Rencana Kerja PD yang lebih menitikberatkan pada aspek teknokratis, sehingga forum ini dilaksanakan secara terbatas dengan mengundang para pemangku kepentingan utama yang terdiri dari unsur-unsur yang mewakili pembahasan prioritas dan sasaran pembangunan tahun rencana 2024.
“Pelaksanaan Forum Perangkat Daerah ini diharapkan dapat menjadi media pembentukan komitmen seluruh stakeholder pembangunan dalam keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam tahapan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Payakumbuh, Tahun 2024,” ujarnya.
Ditambahkan Defi, sejalan dengan sistem perencanaan pembangunan nasional, maka Rencana Kerja DPMPTSP Kota Payakumbuh Tahun 2024 diharuskan mengacu pada dokumen RPD Kota Payakumbuh Tahun 2022-2026, terutama dilihat dari keterkaitan prioritas pembangunan, kebijakan dan arah pembangunan yang akan dilaksanakan tahun 2024.
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Meizon menjelaskan terkait dengan permasalahan dan isu strategis DPMPTSP Kota Payakumbuh tahun 2023-2026 yang perlu dibahas adalah belum optimalnya realisasi investasi dalam mendukung perekonomian daerah serta belum optimalnya penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, dan berbasis teknologi informasi.
“Kendati begitu, Alhamdulillah capaian kinerja DPMPTSP Kota Payakumbuh tahun 2022 melebihi target dengan realisasi nilai investasi 209,04 miliar dari target 203,08 miliar, artinya capaiannya hingga 103%,” ujarnya.
Meizon juga memaparkan prestasi yang diraih tahun 2021-2022, dimana DPMPTSP Kota Payakumbuh meraih beberapa penghargaan seperti Anugerah Layanan Investasi Terbaik Nasional (2021), Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Dengan Opini Kualitas Tertinggi (Hijau) Dari Ombudsman RI. (2021), Penilaian Kinerja Pelayanan Publik Kategori A dari Kemenpan RB (2021), Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik dengan Opini Kualitas Tertinggi (Hijau) Dengan Nilai 89,45 Dari Ombudsman RI (2022), Penilaian Kinerja Pelayanan Publik Kategori A dengan Nilai 4,59 dari Kemenpan RB (2022).
Sementara itu, untuk inovasi DPMPTSP Kota Payakumbuh yang sudah berjalan, Meizon menyebut ini sebagai pendukung kondusifnya iklim investasi di Kota Payakumbuh.
Seperti One Day Service, pelayanan jemput bola ke Iapangan yang selesai dalam 1 hari pelayanan. Indek Kepuasan Masyarakat (IKM) Real Time, informasi digital yang disampaikan langsung oleh masyarakat terkait dengan jasa pelayanan yang telah dterima (sangat baik, baik, kurang baik, tidak baik). Layanan Mandiri dan Berbantuan Penerbitan NIB, kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses perizinan secara mandiri. Pojok Baca Digital, sarana refreshing bagi masyarakat yang menunggu proses penerbitan kutipan izin.
Kaca Mata Baca, alat bantu bagi masyarakat yang mengalami gangguan pengihatan ringan. SMS Center, memberikan Informasi kepada pemohon bahwa izin telah diproses dan siap diterbitkan serta siap untuk dljemput oleh masyarakat. Sim Keliling, layanan jemput bola Polres Payakumbuh yang diselenggarakan pada mal pelayanan publik Kota Payakumbuh. Pemanfaatan Peta Digital Dalam Penerbitan PBG, layanan pengurusan PBG yang diselenggarakan di mal pelayanan publik bekerja sama dengan Dinas PUPR dengan memantaatkan peta digital.
Mal Pelayanan Publik, mengintegrasikan semua pelayanan publik pada satu lokasi dan menyatu dengan Balai Kota. Jempol Teman NIB, layanan jemput bola penerbitan NIB langsung di lokasi usaha masyarakat. SIPENI, layanan pemberian sosialisasi tentang NIB yang dilanjutkan dengan penerbiltan NIB di tempat. Lapau Sultan, layanan pengaduan dan konsultasi penanaman modal (hambatan yang dialami pelaku usaha dalam merealisasikan usahanya). Layanan Karpet Merah Investasi, layanan paripurna memberikan kemudahan berinvestasi bagi calon investor (Pendampingan Tim Percepatan Realisasi Investasi Kota Payakumbuh). Bedak DPMPTSP, pelaksanaan bimbingan teknis dalam kantor sendiri bagi aparatur DPMPTSP tentang penanaman modal dan perizinan.
Yang paling teranyar adalah Klinik LKPM, layanan Faslitasi berbantuan dan mandiri bagi pelaku usaha dalam menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal.
Menurut Meizon, pada tahun 2023 ini target kinerja DPMPTSP Kota Payakumbuh untuk mengoptimalkan serapan anggaran setiap triwulan sesuai instruksi Wako Rida Ananda.
Plt. Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Dafrul Pasi dalam sambutannya menyampaikan saat ini Kota Payakumbuh dipimpin oleh seorang Penjabat Wali Mota, sehingga mulai tahun 2023 sampai 2026 di Kota Payakumbuh yang menjadi pedoman di dalam penyusunan program setiap perangkat daerah sudah diatur di dalam dokumen Rencana Pembangunan Daerah (RPD). Untuk RPD Kota Payakumbuh tahun 2023 sampai 2026 ini telah ditetapkan melalui Perda Kota Payakumbuh Nomor 3 tahun 2022.
“Akhir tahun 2022 yang lalu, seluruh perangkat daerah di Kota Payakumbuh sudah menyusun Renstra Perangkat Daerah yang mengacu kepada RPD ini,” ujarnya.
Dafrul menambahkan, DPMPTSP sebagai perangkat daerah yang memiliki tugas pokok membantu wali kota dalam melaksanakan urusan pemerintahan bidang Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Diharapkan dapat menyusun program, kegiatan maupun sub kegiatan yang langsung dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat, terutama pelaku usaha.
“Dengan adanya program, kegiatan maupun sub kegiatan yang bersentuhan langsung dengan pelaku usaha tersebut dapat meningkatkan investasi di Kota Payakumbuh. Hal ini dengan sendirinya akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Dafrul berpesan sesuai dengan arahan Presiden RI bagaimana birokrasi yang menciptakan hasil, yang utama itu bukan prosesnya, tapi hasilnya. Birokrasi yang “making delivered” yaitu menjamin agar manfaat program itu dirasakan oleh masyarakat. Birokrasi yang lincah dan cepat dimana dalam Era Distrupsi, pemerintah harus bergerak lebih lincah dan lebih cepat karena di era persaingan antar negara yang semakin sengit yang cepat akan mengalahkan yang lambat, yang cepat beradaptasi dengan teknologi akan mengalahkan yang gagap teknologi.
“Maka Reformasi Birokrasi diarahkan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan dan mendorong daya saing Indonesia dengan penyelesaian masalah tata kelola pada berbagai program pengentasan kemiskinan, peningkatan Investasi, akselerasi digitalisasi administrasi pemerintahan dan Reformasi Birokrasi Tematik Prioritas Presiden,” ungkapnya.
Terakhir, Dafrul menegaskan salah satu upaya yang dilakukan adalah peningkatan investasi di Kota Payakumbuh dan digitalisasi pelayanan publik. Peningkatan investasi merupakan salah satu Indikator Kinerja Utama kota, yang tertuang dalam RPD.
“Dengan forum ini, peserta dapat memberikan masukan, saran kepada DPMPTSP terhadap Rencana Kerja tahun 2024 yang telah disusun, sehingga diharapkan nantinya Rencana Kerja tahun 2024 yang disusun tersebut dapat memberikan kontribusi dalam pencapaian target Realisasi Investasi di Kota kita ini,” pungkasnya. (MS)
Payakumbuh — Disdukcapil Goes To School yang menjadi salahsatu inovasi Pemerintah Kota Payakunbuh kali ini menyasar siswa-siswi SMAN 1 Payakumbuh, bertepatan saat Penjabat Wali Kota Rida Ananda menjadi Pembina Upacara di sekolah itu, Senin (13/02/23).
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Payakumbuh Wal Asri saat diwawancara media menyebut Disdukcapil Goes To School ini menjaring siswa usia 16+, mereka seharusnya sudah bisa atau wajib perekaman data kependudukan, nanti pas mereka sudah tepat berumur 17 tahun, mereka sudah mengantongi kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el)
“KTP-el ini, selain untuk mendukung masyarakat, KTP-el bermanfaat digunakan untuk kepentingannya, termasuk membuat passport dan syarat berkas menikah, urusan perbankan, dan lain-lainnya. Selain itu kita sedang persiapan data pemilih untuk Pemilu 2024,” ujarnya.
Wal Asri menambahkan, pihak KPU juga sedang melakukan pendataan pemilih, tentunya kepada masyarakat Payakumbuh yang telah berumur 17 tahun keatas.
“Makanya untuk dokumen dipersiapkan dari sekarang, nantinya kita tinggal melakukan percepatan perekaman data penduduk. Ini sudah dijadwalkan di sekolah SMP/SMA se Kota Payakumbuh, serta akan berlanjut dan ini merupakan kegiatan rutin,” pungkasnya.
Sementara itu, Camat Payakumbuh Timur Hepi menyebut sekolah sudah melakukan zonasi saat penerimaan siswa, artinya banyak warga di wilayahnya yang sedang mengenyam pendidikan di sekolah tersebut, dengan adanya program ini tentu memudahkan siswa dalam mendapatkan kartu identitas kependudukannya saat sudah berumur 17 tahun.
“Kita apresiasi program yang langsung menjemput bola seperti ini,” kata Hepi.
Dari sisi Kepala SMAN 1 Payakumbuh Erwin Satriadi mengatakan mendukung penuh program ini, karena siswa-siswi masih awam terkait dengan administrasi kependudukan, sedikit banyaknya mereka bisa diberi pemahaman betapa pentingnya memiliki KTP-el.
“Terima kasih atas perhatian Pemko Payakumbuh dan sinerginya bersama kami mewujudkan generasi yang unggul,” pungkasnya. (MS)
Payakumbuh — Sebagai komitmennya terhadap pendidikan, Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda didaulat sebagai pembina upacara di SMAN 1 Payakumbuh yang berlangsung di halaman sekolah, Senin (13/02/23) pagi.
Di hadapan ratusan siswa dan puluhan guru yang dipimpin oleh Erwin Satriadi itu, Rida Ananda didampingi Kadisdik Dasril memaparkan 11 langkah untuk meraih masa depan yang sukses.
Pertama, tentukan tujuan hidup, Rida meminta siswa untuk menentukan apa yang ingin mereka raih dalam hidup dan buatlah tujuan yang spesifik, terukur dan dapat dicapai.
Kedua, belajar terus-menerus untuk menambah pengetahuan siswa dalam berbagai bidang. Ini akan membantu mereka memahami dunia dan mempersiapkan diri untuk masa depan.
Ketiga, jalin jejaring dengan orang lain, dan berkaitanlah dengan orang lain yang memiliki tujuan dan visi yang sama. Mereka akan menjadi sumber inspirasi dan dukungan bagi kita.
Keempat, jangan takut gagal teruslah berusaha untuk mencapai tujuan. Gagal adalah bagian dari proses belajar dan akan membantu kita menjadi lebih baik.
Kelima, cintai pada apa yang dilakukan, artinya fokus dan mencintai tugas yang dilakukan dan jangan terlalu terpengaruh oleh hal-hal yang tidak penting.
Keenam, berpikir positif, dengan selalu percaya pada diri sendiri. Pikiran positif akan membantu kita merasa percaya diri dan memotivasi diri untuk meraih tujuan.
Ketujuh, kerja keras, kerjakanlah dengan keras dan berusahalah untuk memperoleh apa yang diinginkan.
Kedelapan, terus beradaptasi, jangan merasa puas dengan kesuksesan yang diraih dan terus beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan situasi. Ini akan membantu kita tetap menjadi sukses di masa depan
Kesembilan, senantiasa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa Allah SWT. Sekeras apapun kita bekerja, sebaik apapun hubungan kita dengan orang sekitar, jika Allah SWT tidak meridhoinya kesuksean tidak akan menghampiri kita.
Kesepuluh, dapatkanlah dukungan dan restu orang tua dan guru. Ridha orang tua dan ridha guru sangat penting bagi keberhasilan seorang siswa. Orang tua memainkan peran yang sangat penting dalam membantu kita membangun kepercayaan diri. Sementara itu, guru memiliki peran yang sangat krusial dalam memotivasi kita dengan memberikan bimbingan yang tepat sesuai dengan kebutuhan.
“Ketika ananda memiliki hubungan yang baik dengan orang tua dan guru, mereka akan memberikan dukungan dan pengakuan yang positif. Ini akan membantu Ananda sekalian mengatasi masalah yang mungkin sedang dihadapi, sehingga akan menjadi penyemangat ananda untuk terus belajar dan berkembang. Dengan demikian, ridha orang tua dan ridha guru dapat membantu Ananda meraih keberhasilan dalam hidup, baik secara akademis maupun secara pribadi,” kata Rida.
Kesebelas, jangan takut dengan kekurangan dan keterbatasan karena itu tidak seharusnya menjadi halangan untuk meraih kesuksesan. Kita semua memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita memanfaatkan potensi dan memecahkan keterbatasan kita.
“Untuk meraih kesuksesan, kita harus memiliki semangat yang tinggi dan mempercayai diri sendiri. Jangan takut untuk mencoba hal baru dan berpikir kreatif untuk mengatasi keterbatasan yang ada. Kita juga harus berusaha untuk memperkuat kelebihan kita dan memperbaiki kelemahan kita. Keterbatasan hanya akan menjadi halangan jika kita membiarkannya. Jika kita memiliki tekad dan semangat yang kuat, kita bisa mengatasi segala hambatan dan meraih kesuksesan. Jangan takut untuk mencoba dan terus berusaha, karena kesuksesan tidak datang dengan sendirinya,” tutur Rida.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Payakumbuh Erwin Sartriadi menyampaikan kehadiran Pj Wako Rida Ananda sebagai pembina upacara adalah untuk mengembangkan budaya patriotik dan cinta tanah air kepada siswa.
“Melalui upacara bendera, Bapak Pj Wako membantu menanamkan dan mengembangkan budaya patriotik dan cinta tanah air pada siswa SMAN 1 Payakumbuh, sehingga mereka menjadi generasi penerus yang memiliki semangat kebangsaan yang tinggi,” kata Erwin.
Erwin menambahkan, selain itu, dengan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, keberadaan Pj Wali Kota Payakumbuh sebagai pembina upacara bisa mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, khususnya antara dengan siswa dan guru di SMAN 1 Payakumbuh.
“Kami mengapresiasi kehadiran Bapak Pj Wako yang telah menunjukkan model tingkah laku yang baik, sekaligus menjadi motivator bagi semua pemangku kepentingan di sekolah ini, terutama siswa,” pungkasnya. (MS)
Payakumbuh — Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda bersilaturahmi dan beraudiensi dengan ikatan alumni (ILUNI) SMPN 1 Payakumbuh di rumah dinasnya, Minggu (12/02/23) malam.
Acara yang berlangsung hangat itu dipandu oleh Herman R (Ujang Niar) yang tak asing lagi di telinga para alumni SMPN 1 Payakumbuh.
Kedatangan Ketua ILUNI SMPN 1 Payakumbuh Adel Noviarman beserta pengurus itu adalah dalam rangka bersilaturahmi usai pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) ILUNI akhir tahun lalu. Mereka ada rencana melaksanakan temu reuni akbar yang direncanakan akan dihelat pada 25 April mendatang.
“Untuk tahap awal kami membentuk Panitia Putiah Dongker SMPN 1 Payakumbuh Maimbau Pulang. Harapan kami temu reuni akbar alumni ini bisa menghasilkan berbagai ide, gagasan, dan solusi bagaimana agar dunia pendidikan di Kota Payakumbuh semakin lebih baik lagi kedepannya,” ujarnya.
Dari sisi Kepala Sekolah Defi Marlitra yang diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah menyampaikan dukungan alumni kepada sekolah cukup tinggi, sehingga sampai saat ini SMPN 1 Payakumbuh terus berupaya mendulang prestasi hingga ke tingkat nasional.
“Sekolah juga telah melaksanakan wisuda tahfiz, lomba bidang studi, lomba olahraga, dan lomba seni budaya. ini semua tentu berkat dukungan Pemko Payakumbuh dan alumni,” ujarnya.
Ketua Panitia Putiah Dongker SMPN 1 Payakumbuh Maimbau Pulang yang diwakili oleh Nofyan Yunaz menyampaikan acara temu reuni akbar adalah kegiatan jangka pendek ILUNI, mangundang tamatan 1968 sampai 2012, diperkirakan dihadiri 1500 orang, baik dari alumni di rantau maupun yang ada di kampung.
“Dalam acara ini nanti ada bakti sosial, dan juga ada pelantikan pengurus ILUNI yang baru saja terpilih pada Oktober 2022 lalu,” jelasnya.
Sementara itu, Penjabat Wali Kota Rida Ananda menyampaikan dirinya menyambut baik rencana ILUNI SMPN 1 Payakumbuh dengan kegiatan temu reuni akbar pada H+3 Idul Fitri nanti, Pemko akan mendukung penuh kegiatan sepanjang memiliki tujuan untuk memajukan dunia pendidikan.
“Kita melihat kegiatan ILUNI tak hanya memikirkan pengembangan sarana dan prasarana sekolah saja, tapi juga ada kegiatan bakti sosial. Dari rencana kegiatan yang sudah dipaparkan, Insyaallah kita akan ikut langsung dalam acara tersebut,” ujarnya.
Terkait program bakti sosial ILUNI nanti, Rida mengusulkan agar dapat disinkronkan dengan 3 program utamanya sebagai kepala daerah untuk dapat dituntaskan, yakni pengendalian inflasi, terutama cabe, bawang, dan beras, serta pengentasan kemiskinan esktrem dan stunting.
“Mungkin saja masih ada keluarga alumni yang masih belajar di SMPN 1 Payakumbuh, lalu mereka mengalami kendala stunting dan ekonomi ekstrem, mereka bisa diintervensi oleh kegiatan bakti sosial ILUNI SMPN 1 Payakumbuh,” ujarnya.
Yang penting, kata Rida, sebagai kepala daerah pihaknya terbuka untuk menampung aspirasi dari insan pendidikan, apalagi ada program Rida Menyapa yang merupakan program Rida yang dilaksanakan dua kali sebulan, setiap hari jumat pukul 2 melalui aplikasi zoom, disini secara langsung Rida merespon masukan dan keluhan dari masyarakat.
Dalam giat itu juga diserahkan SK ILUNI untuk didaftarkan ke Kesbangpol, karena telah mengantongi akta notaris, sehingga organisasi ini memiliki kekuatan hukum. (MS)