Latest Post

 

Payakumbuh — Akhirnya rumah impian bapak Khaidir (60) dan keluarga dapat terwujud. Pasalnya, setelah berlangsung lebih kurang selama 15 hari pengerjaan, rumah yang dibangun dengan konsep semi permanen itu akhirnya dilepas kembali oleh Pj. Walikota Payakumbuh Rida Ananda kepada pihak keluarga.

“Alhamdulilah, setelah saya lakukan peletakan baru pertama pembangunan rumah ini, maka sekarang setelah selesai dibangun, saya kembali melepas rumah ini kepada pihak keluarga,” ujar Pj. Walikota Rida Ananda, Selasa (20/6/2023) sore.

Untuk diketahui, rumah yang beralamat di kelurahan Payolansek, kecamatan Payakumbuh Barat itu dibangun dengan saling besinergi Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh bersama BAZNAS serta warga masyarakat yang ada di sekitaran rumah tersebut.

Rida menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada seluruh warga masyarakat yang telah ikut serta berperan aktif selama proses pembangunan berlangsung.

Terlihat dalam kesempatan tersebut, Pj. Walikota turut serahkan bantuan berupa uang tunai sebanyak Rp. 2.000.000 kepada keluarga bapak Khaidir yang turut didampingi kepala dinas perumahan dan kawasan permukiman Marta Minanda, Camat Payakumbuh Barat Ul Fakhri, lurah Payolansek Aldi Kristian, ketua LPM Novridi dan ketua RW Arzinal.

Lebih lanjut, orang nomor satu di lingkup Pemko Payakumbuh itu turut menyampaikan pesan kepada keluarga bapak Khaidir agar dapat menjaga dan merawat rumah yang telah diperbaiki tersebut dengan sepenuh hati.

“Dan untuk air bersih serta juga listrik nantinya akan segera diproses, agar kebutuhan keluarga bapak Khaidir terhadap air serta penerangan dirumah dapat segera dimiliki,” beber Rida.

Ketua LPM Kelurahan Payolansek, Novriadi dalam kesempatan itu sampaikan terimakasih kepada Pemko Payakumbuh dan BAZNAS yang telah memberikan perhatian serta bantuan terhadap salah seorang warga yang membutuhkan uluran bantuan di kelurahan Payolansek tersebut.

“Alhamdulilah, kami sangat bersyukur Pemerintah daerah beserta BAZNAS telah memberikan bantuan (materi) secara langsung. Karna kami dari pihak masyarakat hanya bisa memberikan bantuan berupa tenaga untuk dapat melancarkan pengerjaan bantuan yang disalurkan Pemko Payakumbuh ini,” tuturnya. (MS)

 

Payakumbuh — Pemko Payakumbuh melaksanakan workshop persiapan penilaian penyelenggaraan pelayanan publiktahun 2023 di Aula Ngalau Indah Balai Kota Payakumbuh, Selasa (20/06/2023).

Workshop yang diikuti seluruh OPD di lingkup Pemko Payakumbuh itu dibuka secara resmi oleh Pj. Wali Kota Payakumbuh dengan menghadirkan narasumber dari Perwakilan Ombudsman RI Sumatera Barat.

“Ini merupakan cermin komitmen kita bersama dalam peningkatan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh,” kata Pj. Wako Rida Ananda.

Rida mengatakan, Pelaksanaan workshop ini merupakan salah satu upaya Pemko Payakumbuh dalam persiapan penilaian penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2023 oleh Ombudsman RI yang akan dilaksanakan pada bulan Juli hingga Oktober 2023.

“Berdasarkan hasil penilaian kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2022 lalu, Alhamdulillah kita menempati peringkat 14 secara nasional dan peringkat 1 di Provinsi Sumatera Barat dengan nilai 89,45 kategori A, dengan opini kualitas tertinggi,” ucapnya.

Dari hasil penilaian tahun 2022 tersebut, dia memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada perangkat daerah dan unit kerja yang memperoleh nilai A untuk kualitas tertinggi.

“Dari 6 lokus yang dinilai, 4 lokus memperoleh nilai A, yaitu DPMPTSP (93,12), DISDUKCAPIL (91,67), Puskesmas Parit Rantang (90,08), dan Dinas Sosial (88,37). Sedangkan 2 unit kerja lainnya, yaitu Dinas Pendidikan (87,34) dan Puskesmas Ibuh (86,12), memperoleh nilai B kualitas tinggi,” terangnya.

“Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada kita semua, yang telah mendukung pencapaian tersebut,” lanjutnya.

Pj. Wako berpesan, dari pencapaian yang telah raih itu, jangan sampai berpuas diri dan lengah. Sebagaimana kata orang bijak, mempertahankan lebih sulit daripada meraih. Masih banyak hal yang perlu diperbaiki dan dibenahi, karena sejatinya upaya perbaikan pelayanan publik bersifat terus-menerus.

“Target kita kedepan tentunya tidak hanya menjadi terbaik di tingkat Provinsi Sumbar tapi berusaha menjadi terbaik di tingkat nasional,” harapnya.

Rida menjelaskan, berdasarkan hasil evaluasi tahun 2022, ada beberapa hal yang masih perlu diperbaiki dan menjadi perhatian bersama antara lain:

1. Peningkatan kompetensi penyelenggara/ pelaksana layanan.
2. Penyelenggaraan penjaminan mutu layanan secara berkala.
3. Upaya ke arah pelayanan yang berbasis digital.
4. Peningkatan pengawasan internal.
5. Pembinaan terhadap pengelola pengaduan.

“Berdasarkan hal-hal yang kami sampaikan tersebut, marilah kita secara bersama-sama, sesuai dengan tugas dan fungsi kita masing-masing, berikhtiar dan berusaha secara maksimal untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh. Karena kita sebagai ASN merupakan pelayan masyarakat dan bangsa,” tutupnya.

Sementara itu, Kabag Organisasi Setdako Payakumbuh David Bachri mengatakan workshop tersebut dilaksankan untuk memperoleh pemahaman terkait Penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2023 oleh Ombudsman RI serta memberikan solusi terhadap permasalahan yang ditemui dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

“Kita harapkan dari Workshop ini akan diperolehnya pemahaman tentang Penyelenggaraan Pelayanan Publik yang berkualitas dan secara khusus pemahaman tentang dimensi, indikator dan variabel Penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2023,” pungkasnya.

Diakhir kegiatan, Pj. Wali Kota Payakumbuh didampingi Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sumbar Adel Wahidi memberikan penghargaan kepada DPMPTSP, Disdukcapil, Puskesmas Parit Rantang, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan dan Puskesmas Ibuh atas pelayanan terbaiknya kepada masyarakat Kota Payakumbuh. (MS)

 

Payakumbuh — Pj.Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda Menghadiri Sosialisasi dan Focus Group Discussion Sensus Pertanian 2023 Kota Payakumbuh yang bertempat di Hotel Mangkuto Syariah Payakumbuh, Selasa (20/6/2023).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bappeda Kota Payakumbuh Yasrizal, Kepala Dinas Pertanian Depi Sastra, Kepala BPS Kota Payakumbuh Dessi Febriyanti serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Pj. Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda mengatakan sensus pertanian tahun 2023 ini bertujuan untuk mengumpulkan data yang berkembang pesat dan dinamis guna memenuhi kebutuhan data baik di tingkat nasional maupun internasional. Sensus ini dirancang untuk menghasilkan data yang berstandar internasional dengan mengacu pada program Food and Agricultural Organization (FAO).

Rida menjelaskan bahwa target dari sensus ini adalah untuk mengukur rata-rata pendapatan per kapita masyarakat atau Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang mencakup 9 sektor, termasuk pertanian, kehutanan, perikanan, dan sektor lainnya.

Kegiatan sensus ini dianggap penting dan diperlukan guna menghasilkan data sektor pertanian yang akurat dan terkini. Data tersebut akan menjadi acuan bagi pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan baik di tingkat internal maupun nasional.

Rida juga menekankan bahwa sektor pertanian memiliki kontribusi yang signifikan dalam perekonomian nasional, penyerapan tenaga kerja, dan pemasukan devisa. Terutama sektor agrobisnis dan industri pengolahan yang mengelola hasil pertanian, menunjukkan bahwa sektor pertanian dapat bertahan dalam situasi krisis ekonomi.

“saya sangat mendukung sekali pelaksanaan Sensus Pertanian Tahun 2023 ini yang dilaksanakan 10 tahun sekali yang menyangkut pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kehutanan . Semuanya akan disensus, karena kita tahu sektor ini memiliki peran yang sangat strategis. Secara Nasional, menyumbang 11,8 persen terhadap total PDB dan Payakumbuh sekitar 5,89 persen terhadap total pdrb. Dan juga menyediakan lapangan kerja, untuk Payakumbuh di sektor ini sebesar 12,85 persen, yaitu sekitar 9 ribuan penduduk. Namun secara nasional, penduduk bekerja di sector pertnaian sekitar 40 juta jiwa,” Terang Rida.

“Sensus ini dirancang untuk memperoleh hasil yang berstandar internasional dengan mengacu pada program Food and Agricultural Organization (FAO). Kegiatan ini penting dan sangat diperlukan untuk menghasilkan data di sektor pertanian yang akurat dan terkini sebagai acuan pemerintah maupun stakeholder dalam merumuskan kebijakan baik untuk kepentingan intern maupun kepentingan nasional,” Ujar Rida

Dalam pelaksanaan sensus, Rida berharap agar petugas sensus dapat melaksanakan tugas mereka dengan baik dan bertanggung jawab. Para petugas diharapkan dapat mengumpulkan data pertanian yang lengkap, akurat, dan terkini.

“Untuk itu saya mengajak para pelaku usaha pertanian baik, pengusaha, kelompok tani, petani perorangan , juga para PNS/ASN kita yang anggota keluarganya memiliki usaha pertanian agar dapat dapat menerima petugas pertanian ST 2023 mulai 1 Juni sampai dengan 30 Juli 2023 dengan menjawab pertanyaan yang mereka ajukan apa adanya. Data yang diberikan dijamin kerahasiannya menurut UU Statistik No.16 tahun 1997 dan data yang ditampilkan berupa data agregat/makro. Mari Kita sukseskan sensus pertanian 2023 , semoga berjalan dengan baik dan data yang dihasilkan berkualitas,” Pungkasnya.

Senada, Kepala BPS Kota Payakumbuh Dessi Febrianti menjelaskan bahwa tujuan utama sensus pertanian ini adalah untuk mendapatkan data struktur pertanian yang lengkap dan akurat guna perencanaan dan evaluasi pembangunan, terutama di sektor pertanian. Sensus ini akan berlangsung selama dua bulan, mulai dari tanggal 1 Juni hingga 31 Juli 2023. Hari ini, dilakukan pelatihan untuk para petugas lapangan.

“Kami berharap agar masyarakat dapat bekerjasama dengan memberikan informasi yang benar, sehingga data yang dihasilkan dapat akurat dan terpercaya, ” Pungkasnya. (MS)

Merasa Penguasa 1 Iven 1 Nagari, Kurator LM Usir Wartawan Peliput

Tanah Datar - Maklumatnews - Tindakan arogan inisial LM, oknum kurator yang satu ini bisa dikatakan kurang ajar dengan mengusir awak Media yang sedang meliput kegiatan Festival 1000 baju milik Nagari Padang Magek Kecamatan Rambatan. 

Kurator ini sambil menepuk dada diiringi suara tinggi mengatakan bahwa ia kurator dan dengan mengunakan pengeras suara mengusir wartawan yang berada di lokasi kegiatan 1Ivent 1 Nagari di Nagari Padang Magek Kecamatan Rambatan Tanah Datar, Senin (19/06). 

Sejumlah wartawan yang berada di lokasi tersebut sontak dikagetkan dengan tindakan pengusiran melalui pengeras suara itu terjadi menjelang pembukaan kegiatan festival 1000 baju milik Padang Magek. 

Insiden pengusiran terhadap wartawan yang sedang melakukan kegiatan jurnalistik itu tentu mengekang dan kebebasan wartawan dalam mencari dan menghimpun data untuk sumber pemberitaan. 

Ketika beberapa awak media mencoba menanyakan kenapa hal itu dilakukan, oknum kurator itu berusaha membela diri bahwa tindakan pengusiran tersebut atas permintaan panitia kegiatan.

Tiidak terima dengan larangan melalui pengeras suara tersebut, beberapa awak wartawan mengatakan bahwa oknum LM telah melanggar UU Nomor: 40 Tahun 1999 Tentang Pers yang menyatakan kebebasan pers dijamin sebagai hak asasi warganegara. 

"Tindakan oknum ini tidak bisa dibiarkan karena sudah  melecehkan tugas kita, sebagai insan pers yang bertugas menyampaikan informasi ke masyarakat dan kita dalam melaksanakan tugas dilengkapi dengan kartu pers," Ujar salah seorang rekan media. 

Lebih lanjut M mengatakan jika memang tidak dibolehkan memasuki area kenapa awak media tidak diberitahu secara baik-baik dengan menghampiri rekan-rekan media yang berdiri di samping salah satu dangau-dangau disamping tenda kehormatan dan diarahkan ketitik lokasi tertentui dalam mengambil foto ataupun informasi padalokasi acara. 

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) kabupaten Tanah Datar Bonar Surya Winata merasa miris dan mengecam kejadian kejadian tersebut sebagai bentuk tidak menghargai serta menghala-halangi kebebasan pers dalam bertugas. 

"Ini tidak bisa dibiarkan kalau memang seperti itu jelas sudah melanggar pasal 4 ayat (3) UU nomor : 40 tahun 1999 tentang pers yang menjamin kemerdekaan pers dan pers nasional memiliki hak untuk mencari,  memperoleh dan menyebarkan gagasan dan informasi, " ujarnya. 

Lebih lanjut Bonar Surya Winata juga menambahkan bahwa tanpa publikasi awak media, acara sebesar itu tentu kurang terasa marwahnya serta menurut UU Nomor : 40 tahun 1999 siapa saja yang melakukan larangan terhadap wartawan saat melakukan tugas jurnalistik, bisa diancam pidana kurungan selama 2 tahun dan denda sebesar 500 juta rupiah. 

Merasa gerah dengan kondisi demikian, sebahagian besar awak media menepi ke pinggir lapangan lokasi acara berlangsung dan rencananya besok hari akan dilanjutkan dengan pelaporan ke penegak hukum atas tindakkan yang dilakukan Kurator berinisial LM tersebut. (Pinos

 

Payakumbuh — Ada sebanyak 115 orang tenaga kesehatan formasi 2022 dan 1 orang tenaga pendidik formasi 2021 yang dilantik oleh Pj. Wako Rida Ananda didampingi Asisten II Elzadaswarman dan Kepala BKPSDM Erwan.

Impian ratusan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) terwujud saat Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda menyerahkan SK mereka dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat struktural di kantor Wali Kota Payakumbuh, Senin (19/6).

Sementara itu, sebanyak 59 orang tenaga pendidik PNS juga diserahkan SK fungsionalnya. Dimana 39 orang yang merupakan CPNS 2019 dan 20 sisanya adalah PNS guru yang belum diangkat sebagai jabatan fungsional.

Kepala BKPSDM Erwan didampingi Sekretaris Dewi Mulia mengatakan ada 1 P3K guru Nila Andrani yang masuk honorer kategori 2 dan terdata sejak 2005, artinya sudah belasan tahun mengabdi sebagai honorer, sekarang sudah resmi menjadi pegawai pemerintah.

“Untuk P3K kesehatan berasal dari tenaga honorer yang terdata di SISDMK (Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan) baik dari instansi pemerintah maupun swasta di tingkat pusat dan daerah yang dikelola oleh kemenkes,” katanya.

Sementara itu, Wako Rida Ananda menyampaikan selamat kepada tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang baru saja diserahkan SK, serta dilantik dan diambil sumpah jabatannya. Rida berharap mereka dapat memberikan pelayanan terbaik dalam pengabdian sebagai abdi negara untuk masyarakat.

“Pemerintah Kota Payakumbuh terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan, setiap tahun secara berangsur-angsur kita mendorong agar yang masih honorer untuk diangkat menjadi P3K dan PNS,” ujarnya.

Terakhir, Rida berpesan agar jajarannya dapat memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, karena pemerintah hadir untuk melayani dengan pelayanan prima di segala sektor, terutama kesehatan dan pendidikan yang merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat. (MS)

 

Payakumbuh — Bertempat di GOR M. Yamin Kubu Gadang, kelurahan Tiakar, kecamatan Payakumbuh Timur, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pengurus Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Payakumbuh periode 2022-2027 dikukuhkan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatra Barat DR. Bakhtiar, M. Ag, Minggu 18 Juni 2023.

Terlihat dalam pengukuhan tersebut dihadiri Gubernur Provinsi Sumatra Barat yang diwakili Staf ahli Gubernur bidang pembangunan kemasyarakatan dan SDM, Erinaldi, Pj. Walikota Payakumbuh Rida Ananda bersama jajaran Forkopimda, dan wakil ketua DPRD Provinsi Sumatra Barat Irsyad Syafar dan tamu undangan dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang diwakili Sekretaris Muhammad Izzul Muslimin.

Pengukuhan PDM dan PDA kota Payakumbuh periode 2022-2027 merupakan tindak lanjut atas hasil Musyawarah Daerah Muhammadiyah ke 2 Kota Payakumbuh yang telah dilaksanakan pada tanggal 4 sampai 5 Maret 2023, serta Musyawarah Daerah yang juga telah dihelat oleh PDA Kota Payakumbuh sebelumnya.

Ketua PDM kota Payakumbuh terpilih, Irwandi Nasir dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan padanya untuk mengemban amanah ketua PDM Kota Payakumbuh hingga masa periode berakhir.

Dengan telah dilantiknya sebagai ketua PDM Kota Payakumbuh, Irwandi berharap kedepannya sinergi Muhammadiyah dengan Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh dalam segala lini bidang, terutama dalam bidang keagamaan akan menjadi lebih kokoh dan kuat lagi kedepannya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan pengukuhan tersebut juga disalurkan bantuan secara simbolis dari LazisMu dan Mesjid Ansharullah Muhammadiyah Payakumbuh. Penyaluran bantuan tersebut terbagi dalam beberapa aspek bidang ;

1. Bidang ekonomi (peduli UKM) untuk 15 orang Mustahiq berupa gerobak gorengan, becak dan modal usaha dengan total bantuan sebanyak Rp. 50.000.000,-
2. Beasiswa Sang Surya yang diberikan untuk 200 orang mahasiswa dengan besaran Rp. 1.000.000,- setiap mahasiswa penerima.
3. Beasiswa Mentari yang terbagi untuk setip jenjang pendidikan. Untuk tingkat SD disalurkan sebanyak Rp. 300.000 setiap siswanya, tingkat SMP disalurkan sebanyak Rp. 50.000.000 untuk 125 orang yang diterima sebanyak Rp. 400.000 setiap siswa/siswi penerimanya, dan untuk tingkat SMA disalurkan sebanyak Rp. 62.500.000 untuk 125 orang yang diterima sebanyak Rp. 500.000 setiap penerimanya.
4. Santunan anak yatim (Mesjid Ansharullah Muhammadiyah Payakumbuh) sebanyak Rp. 150.000.000 yang akan disalurkan sebanyak Rp. 500.000 setiap anak penerimanya.

Menyambut baik atas apa yang disampaikan ketua PDM Kota Payakumbuh terpilih, Pj. Walikota ucapkan selamat kepada pengurus terpilih serta dengan pengalaman, pengetahuan, dan semangat yang dimiliki oleh pengurus yang baru ini, saya yakin Muhammadiyah Kota Payakumbuh akan semakin maju dan berjaya di masa yang akan datang,” ucap Rida Ananda.

“Tentunya juga mewakili Pemko Payakumbuh, saya sangat apresiasi yang setinggi-tingginya atas peranan Muhammadiyah dalam berbagai bidang di Kota Payakumbuh. Muhammadiyah telah berperan aktif dalam dakwah, pendidikan, dan ekonomi umat melalui amal usaha Muhammadiyah dan LazisMu,” lanjutnya.

Disampaikan orang nomor satu dilingkup Pemko Payakumbuh itu jika Muhammadiyah selama ini dengan upaya dakwah dan penyebaran nilai-nilai Islam yang telah dilakukan dengan gigih oleh seluruh ulama, kader dan anggota Muhammadiyah di Kota Payakumbuh. Kita tidak boleh melupakan sumbangsih Muhammadiyah dalam memajukan perekonomian umat melalui berbagai program dan inisiatif yang telah mereka lakukan,” ungkap Rida semangat.

Terlihat disampaikan dengan semangat, Rida turut memuji organisasi Islam itu. Rida kembali ungkapkan jika Muhammadiyah dengan penuh semangat persaudaraan dan cinta kepada Allah, telah menjadi mitra yang strategis bagi Pemerintah Kota Payakumbuh dalam menjalankan tugasnya.

“Kolaborasi antara Muhammadiyah dan Pemerintah Kota Payakumbuh selama ini berlandaskan kebersamaan, saling mendukung, dan membangun kebaikan bersama,” tuturnya.

Lebih lanjut, pada bidang pendidikan, Rida ungkapkan peran Muhammadiyah juga patut diacungi jempol. Melalui berbagai lembaga pendidikan yang dikelola, Muhammadiyah telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam pembangunan SDM di Kota Payakumbuh.

“Di Kota Randang ini, telah berdiri bangunan megah Fakultas Pertanian, disamping adanya sekolah Muhammadiyah dari berbagai jenjang Pendidikan seperti, Bustanul Athfal, Madrasah Islamiah Muhammadiyah, SD, SMP dan SMA Muhammadiyah, yang berkualitas dan berakhlak mulia,” beber Rida bahagia.

Selain bidang pendidikan, tidak kalah pentingnya, peranan Muhammadiyah dalam memajukan ekonomi umat juga patut kita apresiasi. Dalam era yang serba kompleks ini, masyarakat membutuhkan bimbingan dalam menghadapi tantangan ekonomi.

“Melalui berbagai program dan kegiatan ekonomi yang dilakukan, Muhammadiyah telah memberikan pencerahan, pembinaan, dan bantuan kepada masyarakat agar mampu mandiri dan berkembang dalam bidang ekonomi. Dukungan yang diberikan oleh Muhammadiyah sangat berarti dalam menjaga keberlanjutan perekonomian Kota Payakumbuh,” ungkapnya.

Sebelum menutup sambutannya, Rida Ananda kembali sampaikan selamat atas pengukuhannya untuk pengurus baru PDM dan PDA Kota Payakumbuh.

“Selamat atas pelantikan untuk pengurus baru baik Muhammadiyah maupun Aisyiyah, selamat bekerja mudah-mudahan tambah sukses, lancar dan Muhammadiyah yang menjadi organisasi yang tidak pernah berhenti untuk membantu Kota Payakumbuh menjadi lebih maju dan besar lagi”, tutupnya. (MS)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.