Latest Post

 


Tanah Datar --- Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Payakumbuh Defiyanna Sayodase menjawab keluhan masyarakat terkait adanya isu kepesertaan BPJS akan nonaktif bila tidak digunakan dalam waktu tertentu, khususnya peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang iurannya dibayarkan oleh pihak pemerintah, sehingga banyak yang harus mendaftar ulang.

"Terkait dengan itu, kita berpedoman pada Permensos 21 tahun 2019, bahwa penentuan peserta PBI JK ditentukan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial, ketika ada peserta yang non aktif ada kemungkinan data dianggap belum valid, apa itu mungkin dari NIK, KK tidak sesuai, atau nama tidak sesuai. Maka butuh kesadaran peserta untuk mengecek status kepesertaan," kata Defiyanna saat Sosialisasi Program JKN bersama Anggota DPR RI di Nagari Malalo, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Kamis (20/7).

"Karena kita sama-sama tau, yang menentukan peserta PBI JK adalah Kemensos bukan BPJS Kesehatan," ujarnya

Defiyanna juga menyampaikan terkait penggantian peserta untuk PBI JK dan PBI Pemda memang harus satu KK, dan tidak bisa digantikan dengan yang meninggal. Karena penetapan peserta PBI JK berdasarkan usulan dari Nagari, kemudian penginputan melalui Dinsos melalui aplikasi SIK NG.

"Untuk hal ini, kita berpedoman pada Perpres Nomor 82 Tahun 2018 yang mengatur PBI JK ini harus 1 KK. Solusinya, pengusulan ke PBI Pemda atau masuk ke PBPU Mandiri. Ketika segmen sebelumnya PBI JK Non Aktif, maka bisa mengikuti program N+1 tanpa 14 hari," tukuknya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian berharap agar tercapai layanan berkualitas perlu dilakukan sinkronisasi data antara BPJS Kesehatan dengan Pemkab Tanah Datar sehingga data yang digunakan valid.

"Saat ini lebih dari 370.000 jiwa masyarakat Tanah Datar, lebih dari 85 persen yang telah mendapatkan jaminan kesehatan. Dari anggaran sharing dengan provinsi melalui Jaminan Kesehatan Sumbar Sakato (JKSS) dan melalui 100% APBD Pemkab," ujarnya.

Menyinggung pelayanan BPJS Kesehatan, Wabup Richi berharap BPJS Kesehatan ke depan juga melaksanakan kewajibannya kepada pihak Rumah Sakit ataupun Puskesmas tepat waktu.

"Di kesempatan ini saya harap BPJS Kesehatan membayarkan pembiayaan kesehatan tepat waktu, sehingga bisa menjamin ketersediaan dana operasional pelayanan kesehatan di Rumah Sakit ataupun di Puskesmas yang melayani BPJS Kesehatan," ujarnya.

Dikatakan Richi lagi, menyadari manfaat dari BPJS Kesehatan dalam memberikan kepastian pelayanan kesehatan masyarakat, ia berharap program ini terus ditingkatkan.

"'Saya harap BPJS Kesehatan terus meningkatkan pelayanan, baik cakupan maupun optimalisasi dalam pelayanan terhadap masyarakat" tukasnya.

Senada, Anggota DPR RI dari Partai Gerindra Suir Syam mengatakan semua masyarakat diharapkan menjadi anggota BPJS Kesehatan agar seluruh warga negara Indonesia ini mendapatkan akses yang sama dalam masalah kesehatan. Melalui sosialisasi program BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara program, Komisi IX DPR RI sebagai pengawas penyelenggaraan program pemerintah terkait dengan program pemerataan pelayanan kesehatan.

“BPJS Kesehatan ini adalah program unggulan Pemerintah yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat namun masih harus terus dilakukan perbaikan, untuk itu kehadiran kami disini selain untuk menyampaikan ketentuan kami ingin menampung hal-hal yang menjadi kendala serta saran dari bapak ibu sekalian terkait penyelenggaraan program ini.” ungkapnya. (FS)






Dharmasraya- Sosok Yosrisal, S.Sos., politikus asal Nagari Abai Siat mungkin tidak asing lagi di dunia Politik Sumatera Barat, khusus di Kabupaten Dharmasraya. Namanya pernah menghiasi salah satu calon Kepala Daerah pada saat Pemilihan Bupati di Kabupaten Dharmasraya tahun 2020 yang lalu.

Berawal dari tahun 2009 lalu dirinya berhasil meyakinkan masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) IV dan berhasil mengantarkan dirinya menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dharmasraya dari Partai Amanat Nasional.

Kemudian Yosrisal, kembali berhasil menduduki kursi DPRD Dharmasraya periode keduanya di tahun 2014 hingga tahun 2019 sekaligus mendapatkan mandat sebagai Ketua DPD PAN Dharmasraya 2016-2021.

Kemudian Politisi yang kerap di panggil Bang Yos ini kembali lagi maju pada tahun 2019 menjadi Caleg DPRD Provinsi Sumatera Barat, Alhamdulillah dalam hasil perhitungan suara akhir di KPUD Sumatera Barat, Yosrisal dipastikan lolos menuju DPRD Sumatera Barat.

Raihain 2019 ini bukan hanya mengantarkan beliau sebagai Aleg DPRD Provinsi Sumbar, tetapi juga DPD PAN Dharmasraya meraih peningkatan Kursi DPRD sebanyak 2x lipat, sekaligus mengantarkan PAN menjadi salah satu Pimpinan DPRD Dharmasraya.

Maju dari Dapil 6 yang meliputi Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Sujunjung, Sawahlunto, Tanah Datar dan Padang Panjang. Yosrisal berhasil mendapatkan suara sebanyak 13. 326.

Kemudian sesuai janjinya beberapa tahun yang lalu bahwa tahun 2024 mendatang akan memberi sebuah kejutan di dunia perpolitikan Sumbar, hal itu kini terbukti dengan beredarnya Spanduk dan Baliho Yosrisal yang bertulisan Bakal Calon Anggota DPR RI, Sumbar 1, dari Partai PKB.

Yosrisal akhirnya sudah mantap memilih PKB untuk melanjutkan karir politiknya, kini terlihat Yosrisal sudah mulai melakukan sosialisasi dan kegiatan-kegiatan sosial guna mendengarkan keluhan dan apa yang dibutuhkan masyarakat.

Terbukti, beberapa waktu yang lalu Bang Yos gelar sunatan massal di Kenagarian Banai, Kecamatan XI Koto Silago, di Kecamatan Pulau Punjung, Nagari Sikabau, Nagari Sungai Kambuik, Jorong Muaromau dan Nagari IV Koto Pulau Punjung, Jorong Simpang Pogang.

Bakti Sosial Sunatan Massal ini pun sudah menjadi agenda rutin Yosrisal sejak menjadi Anggota DPRD Dharmasraya 2009 lalu sampai sekarang.

(SRP)

Payakumbuh – Pemko Payakumbuh berhasi menggondol Penghargaan atas kinerja dan komitmen dalam penyelenggaraan dan penurunan kemiskinan tahun 2022 yang diserahkan oleh Gubernur Sumatera Barat, di Auditorium Gubernuran, Padang, Kamis (20/7).

Penghargaan ini diberikan sebab Pemko Payakumbuh dinilai sukses dalam penangani kemiskinan di kota berjuluk City Of Randang itu.

“Selamat kepada Kota Payakumbuh yang terus dan selalu berupaya mengentaskan kemiskinan di daerahnya. Mudah-mudahan ini akan menjadi acuan bagi daerah lain dan angka kemiskinan di Sumbar terus menurun,” kata Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi Ansharullah.

Sementara itu, Pj. Sekretaris Daerah yang menerima penghargaan mengatakan, secara umum penghargaan itu diberikan berdasarkan hasil kinerja TKPK Kota Payakumbuh Tahun 2022. Dimana Pemko Payakumbuh telah mempedomani Permendagri 54 Tahun 2021.

“Ya, dari kinerja TKPK sampai Juni 2023, kita (Payakumbuh – red) telah menuntaskan untuk SK TKPK tahun 2023, penyusunan dokumen RKPD, penyusunan dokumen RAT, telah menyampaikan LP2KD serta telah memfalidasi data kemiskinan ektrem,” kata Pj. Sekda Dafrul Pasi usai menerima penghargaan.

“Alhamdulillah, ini berkat kerja keras kita bersama. Mudah-mudahan ini bernilai ibadah dimata Allah SWT,” tambahnya.

Dafrul menyebut, dalam upaya penanggulangan kemiskinan di Kota Payakumbuh, TKPK terdiri dari 19 Kepala Perangkat Daerah (KPD) terkait yang diketuai oleh Sekda dan sekretariat nya Bappeda terus berupaya dalam pengentasan kemiskinan di Payakumbuh.

“Kita terus berupaya, agar tidak ada lagi masyarakat kita yang berekonomi rentan. Kita juga mohon dukungan dari semuanya untuk peduli dan saling membantu sesama agar keluar dari kesulitan,” pungkasnya. (Rel/FS)

Payakumbuh – Ustadz Narlis Nazar atau yang lebih populer dikenal Ustadz Orange, mengajak seluruh jamaah melakukan muhasabah diri atau menginstropeksi diri baik dari segi ibadah, hubungan dengan orang tua, pekerjaan dan hubungan dengan sesama.

Hal tersebut Ia sampaikan saat memberikan ceramah peringatan tahun baru hijriah 1 Muharam 1445 H, yang dilaksankan oleh Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Payakumbuh di Masjid Agung Istiqomah, Bulakan Balai Kandi, Kamis (20/07/2023).

Dalam sambutannya, sesuai cerah Ustadz Orange, Pj. Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda juga mengajak seluruh jamaah memuhasabah diri. Jadikanlah momen ini sebagai tonggak awal untuk melakukan perubahan positif dalam hidup sebagai individu dan masyarakat.

“Mari kita manfaatkan Tahun Baru Islam ini sebagai momentum untuk berkomitmen terhadap perbaikan diri dan lingkungan sekitar kita. Kita dapat memulai dengan memperbaiki akhlak kita, menjadi pribadi yang jujur, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama,” kata Pj. Wako Rida Ananda.

Rida menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan, memperhatikan kondisi lingkungan, menghormati alam, dan berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

“Mari bersama-sama kita jaga kebersihan kota kita ini. Dan berusaha menjadikan Payakumbuh sebagai destinasi wisata dan banyak orang berkunjung kesini, sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat kita,” ucapnya.

“Selamat merayakan Tahun Baru Islam 1445 Hijriyah! Semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan memberikan keberkahan kepada kota Payakumbuh, keluarga kita, dan seluruh umat Muslim di seluruh dunia,” tutupnya.

Sementara itu, Kakan kemenag Kota Payakumbuh Joben mengucapkan terimakasih kepada BKMT dan pengurus Masjid Agung Istiqomah yang telah menyelenggarakan tablik akbar ini.

“Alhamdulillah, kita juga ucapkan terimakasih kepada Pemko Payakumbuh, mudah-mudahan dengan perhatian ini Payakumbuh menjadi kota yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ucapnya.

Dikesempatan itu juga, Ketua BKMT Kota Payakumbuh Elfriza Chece Rida Ananda, menyebut, selain tablik akbar ini kita juga mengumpulkan donasi untuk mendukung pemerintah dalam pengentasan kemiskinan ektrem.

“Alhamdulillah, kita kini juga membagikan bantuan sembako untuk saudara kita yang rentan ekonomi, mudah-mudahan ini bisa meringankan beban mereka. Semoga kita menjadi pribadi yang berhijrah kearah yang lebih baik di tahun baru ini,” pungkasnya.

Tablik Akbar itu juga dihadiri Kakan Kemenag Kota Payakumbuh, Staf Ahli Setdako Payakumbuh, Kabag Kesra, Kapolsek Kota Payakumbuh, ketua BKMT beserta pengurus, ketua MUI, Lurah Bulakan Balai Kandi, pengurus masjid dan jamaah tablik akbar. (Rel/FS)

Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh bersama Himpunan Bersatu Teguh (HBT) kembali menyerahkan bantuan yang ke dua selama enam kali setiap bulannya di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina), Kamis (20/07/23).

Wali Kota Payakumbuh Drs. H Rida Ananda, M.Si yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Payakumbuh AH Agustion yang turut didampingi Camat Lamposi Tigo Nagori Diki Engla, menyerahkan bantuan sosial yang bersumber dari HBT untuk disalurkan kepada keluarga kurang mampu yang anaknya mengalami stunting.

Dikatakan Kadis (DP3AP2KB) AH Agustion, pada kesempatan ini, untuk kesekian kalinya Pemko Payakumbuh bersama HBT selaku bapak asuh menyerahkan bantuan berupa stimulus sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat Payakumbuh.

“Perlu kepedulian dan kesungguhan semua komponen sebagai Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) untuk membantu mencegah dan menekan angka stunting, terutama dalam hal pemenuhan gizinya agar target penurunan angka stunting khususnya di Payakumbuh bisa terwujud,” kata Agustion.

Dikatakan Agustion, jika dilihat dari data kasus stunting di Payakumbuh terjadi penurunan dari 322 di awal tahun 2023, yang mana data bulan Juni telah berkurang menjadi 265.

“Kita optimis sampai akhir tahun 2023 akan terus berkurang lagi. Dan ini salah satu bukti bahwa dengan bersinerji serta kerjasama semua pihak, angka prevalensi stunting dapat terus di tekan,” tambahnya lagi.

Dikesempatan yang sama, Ketua HBT Cabang Payakumbuh Thomas Wiryo Pranoto mengatakan, HBT akan terus menjalin kerjasama dan bersinergi bersama Pemko Payakumbuh terutama dalam kegiatan sosial.

“Dalam upaya pengentasan ekonomi ekstrem dan stunting, kita HBT Cabang Payakumbuh akan terus menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota Payakumbuh untuk ikut berpartisipasi dan berempati agar kedepan masyarakat kita dapat hidup lebih baik dimasa yang akan datang,” ucap Thomas.

Sementara itu, Camat Latina Diki Engla mengucapkan terimakasih atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan HBT bersama Pemko Payakumbuh, yang diterima langsung oleh kedua orang tua masing-masing anak penerima.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada HBT yang telah memberikan bantuan bagi warga yang berasal dari Kelurahan Koto Panjang Dalam yang bernama Muhammad Alfatih kelahiran 29 September 2020, dan Assyifa Khairunnisa, kelahiran 19 Juni 2020, dari Kelurahan Padang Sikabu. Semoga dengan kolaborasi TPKPPS, OPD terkait, bapak asuh, serta seluruh elemen masyarakat, di tahun mendatang kasus Stunting sudah nol di Kecamatan Lamposi,” harap Camat Diki Engla. (Ton)

 

Payakumbuh – Pj. Wali Kota Payakumbuh menerima kunjungan Pengurus Perkumpulan Binaraga Fitness Indonesia (PBFI) Kota Payakumbuh, masa bakti Periode 2023-2028, untuk melakukan audiensi di Pendopo, Kamis (20/07/2023) sore.

Ketua PBFI Kota Payakumbuh Edward DF yang baru saja terpilih langsung tancap gas, tidak tanggung-tanggung seluruh pengurus inti diboyong melakukan audiensi dengan Pj. Wali Kota,

Pj. Wali Kota Rida Ananda pertama-tama mengucapkan selamat kepada Ketua Edward DF dan pengurus PBFI yang baru saja mendapat amanah,

“Kita berharap dengan pengurus yang baru nantinya bisa menciptakan atlet dan pelatih yang memang berasal dari Payakumbuh sendiri. Semoga bisa membawa nama Payakumbuh juara di ajang manapun,” harap Pj Wali Kota didampingi Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Nofriwandi.

Dikatakan Pj Wali Kota, pihaknya sering ditawarkan oleh daerah lain atlet-atlet hebat yang bisa menjuarai iven tingkat Sumbar. Tapi Pj Walikota yang juga atlet tenis itu tidak mau.

“Untuk apa prestise itu. Oh atlet kita juara, tapi tidak orang Payakumbuh untuk apa? Biarlah tidak juara kalau kita akan ‘membeli’ atlet daerah lain,” tegas Pj Wali Kota.

Sementara Edward DF yang sehari-hari adalah Anggota Komisi B dan Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Payakumbuh menyebutkan, PBFI merupakan pecahan dari Pabbsi (Persatuan Angkat Berat Binaraga dan Angkat Besi Indonesia).

Angkat berat dan angkat besi menjadi Pabersi (Perkumpulan Angkat Berat Angkat Besi Seluruh Indonesia). “Jadi kami adalah pengurus PBFI yang pertama di Kota Payakumbuh,” ujarnya.

Dikatakan, pihaknya mendapat Mandat sebagai Ketua PBFI akhir Mei 2023 lalu menyusul setelah dilobi oleh atlet dan pelaku binaraga di Kota Payakumbuh. Setelah mendapat mandat langsung lakukan Muskot. Dalam waktu singkat kepengurusan PBFI terbentuk. Calon pengurus tersebut dimintakan Rekomendasi kepada KONI untuk diterbitkan SKnya oleh Ketua PBFI Provinsi Sumbar.

“Alhamdullillah awal bulan Juni lalu kami sudah di-SK-kan,” tambahnya.

Pengurus lengkap PBFI Kota Payakumbuh

DEWAN PEMBINA: WALIKOTA, KADISPORA dan KETUA KONI.

DEWAN PENASEHAT : HENDRA JAMRUD, HENDRA DIMARTA dan ADI PRAYITNO

KETUA EDWARD DF, S.SOS,

WAKIL KETUA HARIEKURNIA,

SEKRETARIS BOBBI FIRMADINATA,

WAKIL SEKRETARIS RENI EFDAL,

BENDAHARA CHANDRA ARIEF HUTABARAT.

BIDANG BINPRES CHANDRA LUKMAN, ORGANISASI DAN HUKUM NONONG PUTRA, SH, PERWASITAN DAN PENJURIAN MUHAMMAD RIZKI, RICKE DELTA RIZA, dab Bidang PUBLIKASI DAN DOKUMENTASI JENTRA. (FS)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.