Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Agam Agama Artikel Bank Nagari Baru Batam Bawaslu Tanah Datar Beeita DPRD Tanah Datar berita DPRD Maklumatnews berita DPRD Tanah Datar Berita DPRD Tanah Datat berita DPRD TD berita Maklumatnews Tanah Datar berita Pemkab Tanah Datar berita Tanah Daftar Berita Tanah Datar Berita Tanah Datar Maklumatnews berita TanahaDatar Maklumatnews berura DPRD Tanah Datar Beruta Tanah Datar Box Redaksi bpjs Bukit Tinggi Dharmasraya Dirlantas Polda Sumbar Ditkrimsus Polda Sumbar DPR RI DPRD DPRD Kota Padang Dprd payakumbuh DPRD Sumbar DPRD Tanah Datar DPRD TD Epyardi Asda Jabar Jakarta Jakarta. Jawa Tengah Kab. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Selatan. Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Solok KAI Sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Solok Selatan kejadian Kodim 0312/Padang Kota Padang Kota Padang. Kota Pariaman Kriminal Legis Legislatif Liputan Khusus Luak Limopuluah Maklumatnews Maklumatnews Tanah Datar Medan MUA NasDem Nasional Nasional. Olahraga Opini Otomotif Padang padang panjang. Padang Pariaman Pariwara Bank Nagari Pasaman Barat pasaman. pay Payakumbuh PD TIDAR Sumbar PDAM Pembangunan Pemkab Pemko Padang Pemko Padang. Pendidikan Peristiwa Perpani Sumbar PoldaSumbar Politik Polres Polres Pasaman Barat PolresDharmasraya Polresta Padang Polri Polri. Sawahlunto Sijunjung Solok Sosial dan Budaya Sport Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Tanag Datar Tanah Data Maklumatnew Tanah Datar Tanah Datar Maklumatnews Terbaru TNI Uin Utama


Maklumat
-Dalam program 07 Days Experiential Learning in Minangkabau (ELM) yang kami design khusus untuk Mentari Intercultural School (MIS - Jakarta), pada hari ke 6 semua pelajar kami tantang dalam sebuah permainan Students City Survival.


Peserta yang berjumlah 84 orang peserta kami bagi dalam 4 group. Dan masing - masing group akan berkompetisi satu sama lain. Tanpa HP.


Disini para pelajar akan belajar langsung tentang teamwork, leadership, communication serta solving problem.


MIS -Jakarta salah satu sekolah terbaik diIndonesia yang telah banyak meraih penghargaan internasional ini https://nationalgeographic.grid.id/read/134341256/mentari-intercultural-school-jakarta-borong-medali-emas-inovasi-di-asia. 


Dan Alhamdulillah telah bekerjasama dengan kami selama 15 tahun untuk program study tournya yang kami rancang khusus sesuai dengan kebutuhan sekolah tersebut ; Community Study Week " Experiential Learning in Minangkabau (ELM) ".


Dan sebelumnya para pelajar ini selama 3 hari tinggal bersama masyarakat setempat di Singkarak Sumpu dalam program " Kampoeng Inspirasi ".


Dan selama 3 hari yang mana semua peserta  tinggal diRumah Gadang dan mempelajari tentang Rumah Gadang yang kaya akan simbol-simbol filosopi Minangkabau serta belajar adat dan budaya setempat. 


Dan disana semua peserta dikenalkan dengan pejuang2 kampung yang dikampung sendiri tidak dikenal orang tapi reputasinya sudah dunia. Seperti Nanda Wirawan dengan karya songketnya sudah mendapat penghargaan Award of Excellent dari Unesco serta para pejuang kebudayaan dan local champion lainnya. 


Dan hari terakhir dalam program tersebut semua peserta ditantang membuat komposisi musik dan tari karya mereka sendiri dibawah bimbingan Nina Rianti, pedendang dan pentolan musik Pentassakral.


Dan sebelumnya para pelajar ini juga turut melakukan Green Action diPariaman dengan aksi transplantasi terumbu karang dan penanaman manggrove.


Selama 15 tahun kerjasama kami akhirnya bisa menyelamatkan kawasan pantai yang semula gersang di Apar menjadi Manggrove Park yang luas sekitar 11 hektar.


Dan juga akhirnya kami mempunyai taman terumbu karang bawah laut yang luas.


Terima kasih MIS - Jakarta


Stay safe and well. Stay safe and healthy with Green Tourism Program


Thanks for being a Green Friend of Indonesia !


www.sumatraandbeyond.co

International Green Tour Operator

Support for

Green Tourism Institute


Maklumat-Bengkulu
, 23 April 2026 — Upaya memperkuat hilirisasi kopi nasional kembali mendapatkan momentum melalui kegiatan Dialog Interaktif Penguatan Hilirisasi Kopi Bengkulu yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Bengkulu bekerja sama dengan Universitas Bengkulu (UNIB) dan Kementerian PPN/Bappenas. Forum ini menjadi ruang strategis yang mempertemukan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, serta petani dalam merumuskan langkah konkret meningkatkan nilai tambah dan daya saing kopi Indonesia.


Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting nasional dan daerah, di antaranya Menteri Bappenas, Gubernur Bengkulu, Rektor Universitas Bengkulu, Kepala Bank Indonesia Bengkulu, Ketua Dewan Kopi Indonesia (DEKOPI) Pusat, serta Direktur PT ALKO Sumatra Kopi. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan keseriusan lintas sektor dalam mendorong transformasi industri kopi, khususnya di wilayah Bengkulu yang memiliki potensi besar sebagai daerah penghasil kopi.


Dialog berlangsung interaktif dengan melibatkan berbagai pihak mulai dari petani, kelompok tani, pelaku usaha hulu dan hilir, eksportir, hingga pemerintah daerah. Diskusi tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga mengangkat berbagai tantangan riil yang dihadapi dalam pengembangan kopi nasional.


Salah satu isu utama yang mengemuka adalah pentingnya penguatan Indikasi Geografis (IG) sebagai identitas dan nilai tambah produk kopi daerah Bengkulu. Selain itu, forum juga menyoroti lambannya proses hilirisasi kopi di Indonesia yang masih dipengaruhi oleh rendahnya konsumsi per kapita, keterbatasan kapasitas produksi, serta belum optimalnya pengolahan pascapanen di tingkat petani.


Isu global juga turut menjadi perhatian, termasuk dampak ketidakpastian ekonomi dunia dan dinamika perdagangan internasional terhadap harga dan permintaan kopi. Di sisi lain, tuntutan pasar terhadap sertifikasi dan standar internasional, seperti ISO dan kejelasan asal-usul produk (traceability), semakin menjadi faktor penentu dalam ekspor kopi.


Dalam forum tersebut, Koperasi Petani Alam Korintji (ALKO) memperkenalkan pendekatan solusi melalui platform Qthink-X, sebuah sistem digital traceability berbasis Blockchain yang dirancang untuk menjawab tantangan tersebut . Melalui Qthink-X, seluruh proses dalam rantai pasok kopi dapat terdokumentasi secara transparan, mulai dari data petani, pelaku prosesor, roastery, juga lokasi lahan, proses produksi, hingga distribusi.


Direktur ALKO dalam pemaparannya menegaskan bahwa masa depan industri kopi tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh sistem pengelolaan kelembagaan koperasi petani, basis data yang kuat dan terintegrasi.


> “Pasar global hari ini tidak hanya membeli kopi, tetapi juga membeli kepercayaan. Traceability menjadi kunci utama. Dengan Qthink-X, kita bisa memastikan transparansi dari hulu ke hilir,” ujarnya.



Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung petani, Koperasi Petani Alam Korintji (ALKO) juga menyampaikan inisiatif untuk memberikan akses penggunaan platform Qthink-X yang dimiliki olek Koperasi Petani Alam Korintji secara gratis kepada petani.(kelompok tani/koperasi) prosesor kopi di Bengkulu. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat digitalisasi sektor pertanian sekaligus membantu petani memenuhi standar pasar global tanpa beban biaya tambahan.


Namun demikian, ALKO juga menegaskan bahwa penggunaan sistem digital menjadi bagian penting dalam ekosistem kemitraan. Oleh karena itu, penerapan Qthink-X menjadi salah satu syarat bagi petani atau kelompok tani yang ingin bergabung dalam jaringan koperasi ALKO. Hal ini dilakukan untuk memastikan standar kualitas, transparansi, dan konsistensi data dalam rantai pasok.


Pendekatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun koperasi modern berbasis data, yang tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai pusat integrasi informasi dan akses pasar global.


Gubernur Bengkulu dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif yang mendorong hilirisasi dan digitalisasi sektor kopi. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha menjadi kunci dalam mempercepat transformasi ekonomi daerah.


Sementara itu, pihak UNIB menegaskan peran penting akademisi dalam mendukung riset, inovasi, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor kopi. Sinergi antara dunia pendidikan dan industri diharapkan mampu menghasilkan model pengembangan kopi yang berkelanjutan dan berbasis ilmu pengetahuan.


Kepala Bank Indonesia Bengkulu yang dikenal aktif dalam membangun UMKM juga menyoroti pentingnya penguatan fasilitas sarana produksi petani, akses pembiayaan dan penguatan kelembagaan petani sebagai bagian dari ekosistem hilirisasi. Diharapkannya, integrasi data melalui platform digital seperti Qthink-X dapat membuka peluang baru dalam akses keuangan, termasuk pembiayaan berbasis data produksi.


Ketua DEKOPI Dr. Rusman Heriawan menekankan peningkatan produktivitas sehingga kesejahteraan petani kopi lebih meningkat dan meningkatkan nilai devisa negara memalui meningkatnya ekspor.


Forum ini menjadi titik awal dari upaya bersama dalam mendorong transformasi industri kopi Bengkulu dari hulu ke hilir. Dengan mengedepankan pendekatan kolaboratif, berbasis teknologi, dan berorientasi pasar global, diharapkan kopi Bengkulu mampu meningkatkan daya saingnya di tingkat nasional maupun internasional.


Menteri BPN/BAPPENAS Prof. Rachman Pambudi dalam arahannya Melalui dialog ini, satu pesan menjadi jelas: masa depan kopi Indonesia tidak hanya bergantung pada kekayaan alam, tetapi juga pada kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan zaman melalui inovasi, digitalisasi, dan kolaborasi lintas sektor. BAPPENAS mendukung dan mendorong penguatan kelembagaan petani, Kekuatan petani harus dibantu dan dibangun dengan dukungan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Universitas.(**)



Padang — Semangat kebersamaan dan kolaborasi menggema dalam pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Konsolidasi APINDO Sumatera Barat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar pelaku usaha, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran dunia usaha sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Kehadiran Ketua Umum APINDO, Shinta Widjaja Kamdani, menjadi energi tersendiri dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kekuatan utama pengusaha Indonesia terletak pada soliditas dan kolaborasi.

Mengangkat filosofi kearifan lokal Minangkabau, “barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang,” Shinta mengajak seluruh anggota untuk saling menopang dalam menghadapi dinamika ekonomi yang terus berubah.

“Tidak ada tantangan yang tidak bisa dilalui jika kita bergerak bersama. APINDO harus menjadi rumah besar yang menginspirasi, memotivasi, dan memperkuat para pelaku usaha,” ujarnya penuh keyakinan.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi APINDO dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha merupakan fondasi penting dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat serta membuka peluang kerja yang lebih luas.

“APINDO telah menjadi mitra strategis pemerintah. Kolaborasi ini harus terus diperkuat agar Sumatera Barat mampu bersaing dan berkembang di tengah tantangan global,” ungkapnya.

Rakerda ini pun berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat kebersamaan, mencerminkan tekad kuat seluruh peserta untuk membawa dunia usaha Sumatera Barat ke arah yang lebih maju dan berdaya saing.





Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) bukanlah sekadar angka dalam laporan statistik kriminalitas. Di wilayah dengan karakteristik sosial yang kental seperti Solok Selatan, keamanan sejati lahir dari rasa percaya dan kedekatan emosional antara aparat penegak hukum dengan warganya. Dalam konteks inilah, kepemimpinan AKBP M. Faisal Perdana, S.I.K., sebagai Kapolres Solok Selatan, menemukan relevansinya yang paling kuat: memimpin dengan hati tanpa mengesampingkan efisiensi teknologi.

Menembus Sekat dengan Sentuhan Kemanusiaan

Salah satu potret paling berkesan dari kepemimpinan AKBP Faisal Perdana adalah program kunjungan langsung kepada para lansia dan masyarakat rentan. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ketika seorang Kapolres bersedia meluangkan waktu untuk duduk bersila di rumah warga, mendengarkan keluh kesah mereka, dan memberikan perhatian nyata, ada pesan kuat yang tersampaikan: bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga hukum, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Solok Selatan.

Pendekatan "sentuhan kemanusiaan" ini efektif menurunkan ketegangan sosial dan menciptakan iklim yang sejuk. Masyarakat tidak lagi melihat polisi sebagai sosok yang menjaga jarak, melainkan sebagai pelindung yang responsif dan peduli.

Modernitas yang Responsif: Optimalisasi Call Center 110

Di sisi lain, AKBP Faisal Perdana memahami bahwa di era digital, kecepatan adalah kunci. Optimalisasi layanan Call Center 110 di bawah arahannya merupakan bukti komitmen pada pelayanan publik yang modern. Dengan memangkas birokrasi pelaporan, Polri di Solok Selatan bertransformasi menjadi institusi yang lebih transparan dan cepat tanggap.

Integrasi antara kearifan lokal (pendekatan humanis) dengan efisiensi teknologi (110) menciptakan formula ideal bagi Kamtibmas yang kondusif. Warga merasa aman karena tahu bahwa bantuan hanya sejauh satu panggilan telepon, dan mereka merasa tenang karena mengenal sosok pemimpinnya yang peduli.

Sinergi untuk Solsel yang Aman

Keberhasilan menjaga stabilitas di Solok Selatan tentu tidak lepas dari sinergi yang dibangun, termasuk peran aktif Bhayangkari dalam mendukung berbagai program sosial kepolisian. Kolaborasi internal yang solid ini memancar keluar, memperkuat kemitraan dengan tokoh agama, tokoh adat, dan Pemerintah Daerah.

Melalui narasi kepemimpinan yang humanis ini, AKBP M. Faisal Perdana telah membuktikan bahwa penegakan hukum yang tegas bisa berjalan selaras dengan empati yang tinggi. Solok Selatan hari ini bukan hanya wilayah yang aman secara fisik, tetapi juga wilayah yang harmonis secara sosial. Inilah bukti bahwa kepemimpinan yang "menyentuh" adalah kunci utama dalam menjaga kedaulatan rasa aman di tengah masyarakat.

Penulis: Sukra Rahmat Putra



Bupati Eka Putra Sambut Kunjungan Kasatker PPS Sumbar Si Tanah Datar 
Maklumatnews, TD, - "Selamat datang dan terima kasih atas kunjungan tim Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia Wilayah Provinsi Sumatera Barat di Tanah Datar".

Hal itu disampaikan bupati Tanah Datar Eka Putra kerika sambut kunjungan Kasatker PPS kementerian PU Wilayah provinsi Sumbar Aljihat beserta rombongan di kediaman Rumdin Bupati komplek Indo Jolito Batusangkar, Selasa malam (21/04).

"Kunjungan ini membuktikan perhatian yang tinggi dari pemerintah pusat melalui Kementerian PU RI terhadap berbagai pembangunan infrastruktur strategis  serta menjadi langkah penting dalam memastikan kesiapan daerah, baik dari sisi perencanaan, teknis, maupun dukungan administratif di Kabupaten Tanah Datar", ujar Eka.

“Kami sangat menyambut baik kunjungan ini sebagai bagian dari sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Koordinasi yang baik tentu akan mempercepat realisasi pembangunan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati berharap seluruh tahapan persiapan dapat berjalan optimal sehingga proses pembangunan dapat segera dilaksanakan sesuai rencana, dengan tetap memperhatikan kualitas, ketepatan waktu, serta kebermanfaatan bagi masyarakat luas ini.

Sementara itu, Kepala Satker PPS Kementerian Pekerjaan Umum RI Wilayah Sumatera Barat Aljihat menyampaikan harapannya agar seluruh proses persiapan pembangunan dapat berjalan lancar melalui dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

"Sinergi dan koordinasi lintas sektor, terutama dalam hal kelengkapan administrasi, kesiapan lahan serta dukungan teknis di lapangan menjadi faktor kunci dalam mempercepat pelaksanaan pembangunan Sekolah Rakyat dan Pasar Atas Serikat C Batusangkar".

“Kami berharap seluruh persyaratan yang dibutuhkan dapat segera dipenuhi, sehingga proses pembangunan dapat dimulai tepat waktu dan berjalan sesuai dengan perencanaan,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga berharap dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah selama proses pelaksanaan hingga tahap penyelesaian, agar hasil pembangunan benar-benar optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. (Pinos).





‎PADANG – Perumda Air Minum Kota Padang mengonfirmasi adanya gangguan distribusi air bersih sehubungan dengan perbaikan kebocoran pipa transmisi utama berdiameter DN 250 ACP di Jalan Raya Guo, Kecamatan Kuranji, pada Senin (20/4/2026). Langkah teknis ini dilakukan guna menjamin stabilitas layanan jangka panjang dan mencegah kerusakan infrastruktur yang lebih luas.
‎Pekerjaan perbaikan ini berdampak pada penurunan tekanan hingga penghentian aliran air sementara di sejumlah wilayah, antara lain:
‎Bukit Belimbing Indah, Taruko 1 & 2
‎Sebagian Kalumbuk dan Balaibaru
‎Wahana 6 & Buana Indah 3
‎Rimbo Tarok serta Tarok Indah 1 & 2
‎Kepala Subbagian Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa perbaikan pipa utama ini merupakan prioritas yang tidak dapat ditunda demi menekan angka kehilangan air (NRW) dan menjaga keandalan jaringan distribusi.
‎"Tim teknis telah disiagakan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan presisi dan target waktu yang terukur. Kami berkomitmen memulihkan distribusi air secepat mungkin agar aktivitas masyarakat kembali normal," ujar Adhie menyampaikan pesan dari Direktur Teknik, Andri Satria.
‎Manajemen Perumda mengimbau pelanggan di wilayah terdampak untuk segera menampung cadangan air dan menggunakan persediaan yang ada secara bijak selama proses normalisasi. Perumda juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat pemeliharaan infrastruktur ini.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.