Latest Post



PADANG — Wali Kota Padang, Fadly Amran meninjau progres penataan kawasan kumuh di Kelurahan Pasie Nan Tigo, Pasir Jambak, Senin (19/1/2026) siang. Kunjungan dilakukan untuk memastikan pekerjaan yang didukung Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) berjalan sesuai target. 

Saat peninjauan tersebut, Wali Kota melihat langsung perkembangan pembangunan infrastruktur dasar yang bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat setempat. 

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Swadaya dan Kawasan Kumuh, Aliasmi Zesra, saat dikonfirmasi menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian langsung dari Wali Kota Padang. Ia mengakui adanya tantangan selama proses pekerjaan, namun optimistis proyek dapat diselesaikan sepenuhnya. 

“Kami bersyukur pekerjaan ini dikunjungi langsung Pak Wali Kota. Walaupun sempat terkendala bencana alam dan persoalan sosial masyarakat, pekerjaan tetap kami tuntaskan," ujar Aliasmi. 

Aliasmi menjelaskan, terdapat empat item utama pekerjaan yang dilaksanakan, yakni pembangunan saluran, jalan lingkungan, sanitasi, dan rumah tidak layak huni. Rinciannya, pembangunan saluran sepanjang 3.167 meter, jalan lingkungan 712 meter, 11 unit rumah, serta 52 unit sanitasi. 

“Saat ini progres sudah mencapai 98 persen. Tinggal dua persen lagi, berupa penutupan U-ditch dan finishing,” jelasnya. 

Ia menambahkan, seluruh pekerjaan ditargetkan rampung dalam waktu dekat. 

“Insyaallah selesai tahun ini juga, target kami tanggal 29 Januari,” tutup Aliasmi. 

Penataan kawasan ini diharapkan mampu mengurangi delineasi kawasan kumuh di Kota Padang sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat, aman, dan layak huni bagi masyarakat Pasie Nan Tigo.(Viqi / Charlie)



Padang - Provinsi Sumatera Barat tak kalah hebat dibanding daerah lain. Apalagi Kota Padang, mempesona dan dapat memikat siapa saja untuk datang. 

"Padang ini daerah mempesona," jelas Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir di sela-sela kegiatan Pelatihan Kelurahan Siaga Bencana di salah satu hotel berbintang di Padang, Senin (19/1/2026). 

Maigus menilai keindahan Kota Padang berbanding terbalik dengan pengelolaan objek wisata. Masih belum seperti di daerah lain sana. 

"Yang kurang dengan kita adalah pengelolaannya," ungkap Maigus. 

Wawako menilai, jika pengelolaan objek wisata dilakukan dengan baik, Kota Padang akan setara dengan daerah lain. Pengelolaan yang profesional dapat mendatangkan banyak kunjungan wisman dan wisnus ke Padang. 

"Kalau sudah dikelola secara profesional, ketika liburan tak perlu lagi ke Eropa, cukup di Sumatera Barat saja," kata Wawako. 

Wawako bertekad ke depannya akan lebih memperbaiki pengelolaan objek wisata di Padang. Pemko Padang akan bekerjasama dengan banyak pihak agar anugerah yang diberikan Allah berupa daerah yang indah dapat dikunjungi banyak orang.(Charlie)



Padang - Kota Padang dilanda bencana banjir besar pada akhir November 2025 lalu. Tidak saja lumpur yang mengalir di sungai, akan tetapi juga gelondongan kayu. 

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengatakan, sejak kecil hingga dewasa, baru kali ini dirinya melihat dahsyatnya banjir bandang. Banjir membawa kayu besar dan menghantam jembatan dan irigasi. 

"Banjir sekarang membuat kita miris," ungkap Maigus Nasir di sela-sela kegiatan Pelatihan Kelurahan Siaga Bencana di salah satu hotel berbintang di Padang, Senin (19/1/2026). 

Kayu besar yang turun melalui arus sungai itu bermuara di laut. Banyak yang menilai, kayu tersebut hasil dari pembalakan liar di bukit maupun gunung. 

"Alam kita sedang tidak baik-baik saja. Dulu waktu kecil saya selalu diberi nasehat oleh nenek, gunung itu sebagai pasak bumi," ungkap Wawako Maigus. 

Gunung disebut sebagai pasak bumi karena penstabil kerak bumi. Gunung dapat mencegah bumi berguncang atau gempa.  Di mana gunung memiliki "akar" yang menancap dalam ke bawah permukaan, mirip pasak yang memaku lempeng-lempeng bumi agar tetap kokoh. 

"Kini gunung justru didatarkan. Diambil batunya, pohon dikuras habis. Kalau gunung sebagai pasak bumi, ketika digunduli, otomatis bumi hilang keseimbangan," terang Maigus Nasir. 

Wawako Maigus mengimbau kepada siapa saja untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan. Gunung dan bukit dijaga dengan baik. Tidak digunduli. Ketika ada yang menebang pohon, harus terlebih dahulu menanam bibit pohon baru dan tumbuh.(Charlie)



Padang - Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Darul Ulum tahun ini terbilang berbeda. Ketika peringatan berlangsung, dua pimpinan daerah datang ke pondok pesantren tersebut, Minggu (18/1/2026). 

Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir nampak hadir di pondok pesantren yang berada di Jalan Pintu Angin Lori, RT 003 RW 003, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah. Kedatangan kedua pimpinan daerah itu menambah semarak peringatan Isra Mi'raj di ponpes tersebut  

Tentunya kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ponpes Darul Ulum yang konsisten menjadi benteng pendidikan moral dan agama di Kota Padang," ucap Fadly Amran saat berpidato di depan undangan yang hadir. 

Fadly Amran menekankan, peringatan Isra Mi'raj bukan sekadar ritual tahunan. Tetapi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya mendirikan salat sebagai tiang agama dan fondasi pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak mulia. 

"Masjid harus kita jadikan pusat peradaban Islam sesuai dengan program unggulan  'smart surau' dan 'subuh mubarokah', kedua program ini  bertujuan mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat peradaban dan pembinaan generasi muda, meneladani konsep pendidikan Islam," ungkap Wali Kota. 

Sisi lain, Fadly Amran menyinggung tentang lonjakan partisipasi siswa sekolah di kegiatan subuh berjamaah. Menurutnya, hingga saat ini sekitar 25 ribu siswa SD dan SMP rutin datang ke masjid untuk melaksanakan salat subuh berjamaah. 

"Alhamdulillah, dari yang awalnya hanya 3.000 hingga 5.000 anak, kini tercatat sekitar 25.000 siswa SD dan SMP meramaikan masjid di waktu subuh. Ini hampir sepertiga dari total siswa di Padang," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir turut menyampaikan apresiasi atas dukungan program "smart surau". Menurutnya program ini telah menggaungkan "kembali ke surau" secara massif di tengah masyarakat. 

"Ini merupakan 'cita-cita besar' untuk memakmurkan masjid, tidak hanya sebagai tempat ibadah ritual, tetapi sebagai sentra pendidikan dan pembangunan umat," ungkap Maigus. 

Semangati Daerah Terdampak Bencana. 

Lubuk Minturun merupakan salah satu daerah terdampak bencana banjir. Daerah sepanjang aliran sungai Air Dingin itu dihondoh air sungai yang sangat deras pada 28 November 2025 lalu. 

Saat pelaksanaan Peringatan Isra Mi'raj di Ponpes Darul Ulum, Wali Kota Fadly Amran sempat menyemangati korban bencana. Menurutnya, pemerintah pusat terus berkomitmen untuk membangun hunian bagi korban bencana. 

"Kita sedang mengusahakan solusi di pascabencana ini," ujarnya. 

Fadly berpesan kepada warga sekitar, apabila air masih keruh atau ada yang kekurangan air, agar segera melapor ke perangkat pemerintahan di kecamatan dan kelurahan. 

"Kami siap mengirimkan bantuan air tangki sebagai solusi sementara sembari menunggu perbaikan sistem selesai," sebut Fadly. 

Peringatan Isra Mi'raj di Ponpes Darul Ulum tidak saja dihadiri Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang. Akah tetapi juga hadir Ketua MTI Jaho Padangpanjang, keluarga besar Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI), Camat Koto Tangah, Lurah Lubuk Minturun dan lainnya. 

Peringatan Isra Mi'raj diisi dengan tausiyah agama yang mengupas hikmah perjalanan Isra Mi'raj dan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan Kota Padang dan kemajuan pendidikan Islam.(Defri / Charlie)



Padang - Sinar Pagi Sport Community (SPSC) Padang merayakan hari jadinya yang ke-23 tahun. Perayaan hari jadi digelar di Hotel Rangkayo Basa Padang, Minggu (18/1/2026) siang, dan dihadiri Wali Kota Padang, Fadly Amran. 

“Komunitas seperti SPSC ini sejalan dengan visi Kota Padang, yakni membangun masyarakat yang sehat melalui olahraga, sekaligus memiliki kepedulian sosial yang kuat,” ujar Fadly Amran saat perayaan hari jadi. 

SPSC dinilai konsisten selama lebih dari dua dekade dalam menggali potensi masyarakat. Tidak hanya aktif dalam kegiatan olahraga, SPSC juga dikenal memiliki kontribusi nyata dalam membantu korban bencana alam di Kota Padang. 

Di kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyinggung berbagai isu strategis kota. Mulai dari penanganan pascabencana dan pembangunan infrastruktur, relokasi serta bantuan rumah bagi masyarakat terdampak, hingga program-program unggulan Pemerintah Kota Padang. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat gotong royong serta kebersihan lingkungan sebagai fondasi membangun kota yang nyaman dan menarik. 

“Mudah-mudahan piala Adipura di tahun ini bisa kita dapatkan," harap Fadly. 

Fadly menuturkan, soal kebersihan, pihaknya memang telah menggelontorkan anggaran cukup besar. Saat ini ada beberapa armada truk sampah yang baru. 

"Itu semua demi mewujudkan kota yang rancak (bagus), bersih, dan ramai dikunjungi," ungkapnya. 

Diketahui, perayaan 23 tahun SPSC menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen komunitas olahraga dalam berkontribusi bagi pembangunan Kota Padang. Melalui semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, SPSC diharapkan terus menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya dalam menjaga gaya hidup sehat dan mempererat solidaritas masyarakat.(Viqi/Charlie)



Padang – Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Padang dinilai memiliki peran vital sebagai tulang punggung komunikasi cadangan yang menentukan keberhasilan mitigasi bencana di Kota Padang. 

Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat mengukuhkan kepengurusan ORARI Lokal Padang Masa Bakti 2025–2028 di Palanta Rumah Dinas Wali Kota, Minggu (18/01/2026).

Fadly Amran menyampaikan bahwa kepiawaian para anggota ORARI dalam mengoperasikan frekuensi radio adalah aset berharga bagi daerah. Terutama dalam situasi darurat bencana, ketika infrastruktur telekomunikasi seluler sering kali mengalami gangguan atau kelumpuhan total, radio amatir menjadi satu-satunya jalur koordinasi yang tetap berdiri tegak.

"Kita semua tahu, dalam kondisi darurat seringkali jaringan komunikasi umum terputus. Di sinilah peran strategis ORARI muncul sebagai jembatan informasi yang tak tergantikan, baik untuk pengiriman data korban maupun koordinasi logistik," ujar Fadly Amran di hadapan jajaran pengurus.

Wali Kota Fadly Amran juga menekankan bahwa penguatan mitigasi bencana tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Ia menaruh harapan besar agar kepengurusan baru ini mampu mengajak lebih banyak pihak, mulai dari sektor swasta hingga tokoh masyarakat, untuk peduli terhadap kesiapsiagaan komunikasi di lingkungan masing-masing.

"Saya berharap ORARI dapat menjadi payung organisasi yang mendorong semakin banyak pihak terlibat dalam kegiatan sosial. Sinergi lintas sektor sangat kita butuhkan untuk memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap bencana di Kota Padang," lanjutnya.

Sementara itu, Ketua ORARI Lokal Padang yang baru dikukuhkan, Yusril menyatakan kesiapan organisasinya untuk menjadi garda terdepan dalam sistem peringatan dini dan penyampaian informasi darurat. Menurutnya, anggota ORARI tersebar di berbagai titik yang memungkinkan pemantauan kondisi lapangan secara real-time.

"Kami berkomitmen untuk memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah. Fokus kami adalah memastikan informasi tersampaikan dengan cepat, akurat, dan tentunya bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya dalam meminimalisir risiko jatuhnya korban saat bencana," tegas Yusril.

Yusril juga berharap adanya dukungan teknis berkelanjutan dari Pemko Padang agar jangkauan frekuensi ORARI semakin luas menjangkau titik-titik blank spot di pesisir maupun perbukitan. Dukungan tersebut dinilai sangat penting untuk memastikan jalur komunikasi kemanusiaan tetap aktif 24 jam.

Prosesi pengukuhan ini diakhiri dengan diskusi mengenai penguatan posko-posko komunikasi di tingkat kecamatan. Kehadiran wajah-wajah baru dalam kepengurusan periode 2025–2028 ini diharapkan membawa inovasi dalam teknologi radio amatir demi keselamatan warga Kota Padang. (Taufik/Zahra)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.