Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Agam Agama Artikel Bank Nagari Baru Batam Bawaslu Tanah Datar Beeita DPRD Tanah Datar berita DPRD Maklumatnews berita DPRD Tanah Datar Berita DPRD Tanah Datat berita DPRD TD berita Maklumatnews Tanah Datar berita Pemkab Tanah Datar berita Tanah Daftar Berita Tanah Datar Berita Tanah Datar Maklumatnews berita TanahaDatar Maklumatnews berura DPRD Tanah Datar Beruta Tanah Datar Box Redaksi bpjs Bukit Tinggi Dharmasraya Dirlantas Polda Sumbar Ditkrimsus Polda Sumbar DPR RI DPRD DPRD Kota Padang Dprd payakumbuh DPRD Sumbar DPRD Tanah Datar DPRD TD Epyardi Asda Jabar Jakarta Jakarta. Jawa Tengah Kab. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Selatan. Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Solok KAI Sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Solok Selatan kejadian Kodim 0312/Padang Kota Padang Kota Padang. Kota Pariaman Kriminal Legis Legislatif Liputan Khusus Luak Limopuluah Maklumatnews Maklumatnews Tanah Datar Medan MUA NasDem Nasional Nasional. Olahraga Opini Otomotif Padang padang panjang. Padang Pariaman Pariwara Bank Nagari Pasaman Barat pasaman. pay Payakumbuh PD TIDAR Sumbar PDAM Pembangunan Pemkab Pemko Padang Pemko Padang. Pendidikan Peristiwa Perpani Sumbar PoldaSumbar Politik Polres Polres Pasaman Barat PolresDharmasraya Polresta Padang Polri Polri. Sawahlunto Sijunjung Solok Sosial dan Budaya Sport Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Tanag Datar Tanah Data Maklumatnew Tanah Datar Tanah Datar Maklumatnews Terbaru TNI Uin Utama

Timur Tengah Memanas, Menlu Gelar Rakor

JAKARTA–maklumattnews.net-Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mengatakan, ia akan melakukan rapat koordinasi guna membahas perkembangan terbaru di Irak-Iran. Seperti diketahui, Iran telah melancarkan serangan balasan dengan membombardir dua pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Irak.


"Kita akan rapat koordinasi karena ada perkembangan terbaru yang terjadi di kawasan Irak-Iran. Kebetulan para Duta Besar Indonesia sedang ada di Jakarta, dan kita akan melakukan rakor dengan Duta Besar kita di Teheran dan Baghdad, serta Perwakilan Tetap (watap) kita di New York," ucap Retno, Jakarta, Rabu (8/1/2020).



"Watap kita di New York adalah yang bertanggung jawab atas pembahasan-pembahasan di PBB terutama di DK PBB. Sehingga kita akan mendengarkan dulu perkembangan terakhirnya apa. Kalau bicara kekhawatiran, kita sangat khawatir terhadap perkembangan situasi saat ini," sambungnya.



Retno mengatakan, kekhawatiran ini sudah disampaikan ke pihak AS dan Iran dengan satu harapan semua pihak yang terkait bisa menahan diri sehingga tidak terjadi eskalasi yang lebih buruk.


"Karena kita tahu kalau terjadi eskalasi, maka dampaknya tidak akan dapat terlokalisir. Dampaknya bisa dirasakan oleh kawasan maupun dunia, termasuk ekonomi dunia yang tanpa eskalasi sudah cukup tertekan saat ini," ujarnya.


Dia lalu mengatakan, tugas lain yang terkait WNI adalah Kemenlu sudah mengeluarkan rilis yang intinya meminta semua WNI yang berada di kawasan tersebut untuk selalu waspada. Retno meminta WNI untuk terus mengikuti informasi yang disampaikan pemerintah setempat terutama yang berkaitan dengan situasi keamanannya.



Retno meminta WNI untuk segera menghubungi KBRI atau KJRI jika membutuhkan bantuan. 



"Di rilis tersebut sudah ada hotline Indonesia di wilayah tersebut, tidak hanya di Teheran dan Baghdad, tapi wilayah lainnya juga jika WNI kita membutuhkan bantuan," ungkapnya.



"Kalau berbicara kawasan, jumlah WNI kita ada lebih dari satu juta dan Kemenlu Crisis Center sudah dihidupkan. Nomor teleponnya sudah dimasukkan ke dalam rilis. Contingency plan sudah dimatangkan sejak satu minggu kemarin. Begitu ada kejadian, kita sudah berkoordinasi dengan para Duta Besar kita di luar negeri untuk menyusun contingency plan demi mengantisipasi jika terjadi peningkatan eskalasi," paparnya.

(sindo/ian)


Labels:

Post a Comment

[blogger]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.