Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Agam Agama Artikel Bank Nagari Baru Batam Bawaslu Tanah Datar Beeita DPRD Tanah Datar berita DPRD Maklumatnews berita DPRD Tanah Datar Berita DPRD Tanah Datat berita DPRD TD berita Maklumatnews Tanah Datar berita Pemkab Tanah Datar berita Tanah Daftar Berita Tanah Datar Berita Tanah Datar Maklumatnews berita TanahaDatar Maklumatnews berura DPRD Tanah Datar Beruta Tanah Datar Box Redaksi bpjs Bukit Tinggi Dharmasraya Dirlantas Polda Sumbar Ditkrimsus Polda Sumbar DPR RI DPRD DPRD Kota Padang Dprd payakumbuh DPRD Sumbar DPRD Tanah Datar DPRD TD Epyardi Asda Jabar Jakarta Jakarta. Jawa Tengah Kab. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Selatan. Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Solok KAI Sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Solok Selatan kejadian Kodim 0312/Padang Kota Padang Kota Padang. Kota Pariaman Kriminal Legis Legislatif Liputan Khusus Luak Limopuluah Maklumatnews Maklumatnews Tanah Datar Medan MUA NasDem Nasional Nasional. Olahraga Opini Otomotif Padang padang panjang. Padang Pariaman Pariwara Bank Nagari Pasaman Barat pasaman. pay Payakumbuh PD TIDAR Sumbar PDAM Pembangunan Pemkab Pemko Padang Pemko Padang. Pendidikan Peristiwa Perpani Sumbar PoldaSumbar Politik Polres Polres Pasaman Barat PolresDharmasraya Polresta Padang Polri Polri. Sawahlunto Sijunjung Solok Sosial dan Budaya Sport Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Tanag Datar Tanah Data Maklumatnew Tanah Datar Tanah Datar Maklumatnews Terbaru TNI Uin Utama

Krisis Air Di Sapaku, Warga : Kran Kami Lebih Banyak Angin Pado Aia Nyo Pak

 


Foto : Ember warga yang berjejer menunggu mobil Air Pamtigo datang.

Payakumbuh --- Masyarakat Kelurahan Sawahpadang Aua Kuniang, khususnya warga RW 1, RW 3, dan sebagian wilayah lainnya mengeluhkan kurangnya pasokan air bersih yang mengalir di kran mereka, hanya di waktu tertentu saja kran hidup, seperti waktu malam.


Hal ini terlihat saat mobil operasional Perusahaan Air Minum Tirta Sago Kota Payakumbuh datang ke kelurahan untuk mengisi ember penampung warga yang telah antre sejak Rabu (26/7) siang.


"Kran kami banyak angin pado aianyo," kata salah satu warga seloroh saat diwawancara wartawan.


Warga lainnya juga menyampaikan ada keluarga yang akan menggelar pesta pernikahan, bila air tak juga kunjung hidup, maka baralek itu dikhawatirkan terkendala krisis air.


Ada pula warga yang menyebut selama ini belum pernah sejarahnya di Nagari Aua Kuniang kekurangan air seperti ini, padahal mata airnya dekat dengan kawasan nagari tersebut.


Krisis air yang terjadi di beberapa wilayah Kota Payakumbuh ini, juga pernah diungkapkan oleh dua tokoh masyarakat, Toa Libra dan Refidon yang juga menyuarakan keluhan warga di Koto Baru, Payakumbuh Timur dan Balai Baru, Payakumbuh Utara.

Di lain sisi, informasi diterima media dari pihak PAMTIGO, malam ini akan dilaksanakan perbaikan untuk membenahi permasalahan tersebut. (FS)

Labels:

Post a Comment

[blogger]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.