Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Agam Agama Artikel Bank Nagari Baru Batam Bawaslu Tanah Datar Beeita DPRD Tanah Datar berita DPRD Maklumatnews berita DPRD Tanah Datar Berita DPRD Tanah Datat berita DPRD TD berita Maklumatnews Tanah Datar berita Pemkab Tanah Datar berita Tanah Daftar Berita Tanah Datar Berita Tanah Datar Maklumatnews berita TanahaDatar Maklumatnews berura DPRD Tanah Datar Beruta Tanah Datar Box Redaksi bpjs Bukit Tinggi Dharmasraya Dirlantas Polda Sumbar Ditkrimsus Polda Sumbar DPR RI DPRD DPRD Kota Padang Dprd payakumbuh DPRD Sumbar DPRD Tanah Datar DPRD TD Epyardi Asda Jabar Jakarta Jakarta. Jawa Tengah Kab. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Selatan. Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Solok KAI Sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Solok Selatan kejadian Kodim 0312/Padang Kota Padang Kota Padang. Kota Pariaman Kriminal Legis Legislatif Liputan Khusus Luak Limopuluah Maklumatnews Maklumatnews Tanah Datar Medan MUA NasDem Nasional Nasional. Olahraga Opini Otomotif Padang padang panjang. Padang Pariaman Pariwara Bank Nagari Pasaman Barat pasaman. pay Payakumbuh PD TIDAR Sumbar PDAM Pembangunan Pemkab Pemko Padang Pemko Padang. Pendidikan Peristiwa Perpani Sumbar PoldaSumbar Politik Polres Polres Pasaman Barat PolresDharmasraya Polresta Padang Polri Polri. Sawahlunto Sijunjung Solok Sosial dan Budaya Sport Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Tanag Datar Tanah Data Maklumatnew Tanah Datar Tanah Datar Maklumatnews Terbaru TNI Uin Utama

Harta Tersisa di Badan, TP-PKK Datang Membantu




Padang - Mulut Rina terdiam. Hanya matanya yang berkata lewat air mata yang mengalir deras. Isaknya ditahan dengan telapak tangan.  

Wanita dua anak itu menyaksikan banyaknya bantuan yang datang di Masjid Darussalam. Masjid itu berada tak jauh dari rumahnya yang hanya tersisa puing. Bantuan datang tak henti sejak kejadian nahas.

"Sajak kajadian tu banyak bantuan nan tibo (sejak kejadian itu, banyak bantuan yang berdatangan)," ungkap Rina, Kamis (16/10/2025) pagi. 

Rina salah satu korban kebakaran hebat di Pemancungan, Kelurahan Pasar Gadang, Kota Padang. Sepekan lalu, 19 rumah di kawasan tepi sungai itu hangus terbakar. Tak ada seorangpun yang dapat menyelamatkan harta benda. Api besar. Pemilik rumah banyak tak di rumah. 

Saat kejadian itu, Rina memang tak di rumah. Pagi menjelang pukul 10, Rina sudah keluar rumah. Menjemput putri kecilnya yang masih duduk di bangku SD. 

"Pagi itu ambo pai manjampuik anak (pagi itu saya pergi menjemput anak ke sekolah)," akunya. 

Tak ada firasat ketika itu. Rina pergi setelah mengunci semua pintu rumahnya. Sepulang menjemput anak, dirinya melihat rumahnya telah terbakar hebat. Api besar menghalangi niatnya untuk mengambil harta bendanya di dalam rumah. 

"Harato abih sadonyo, hanyo baju nan malakek di badan (harta habis semua, yang tersisa hanya baju yang menempel di badan)," ungkapnya berurai air mata. 

Rina mengaku bersyukur dengan banyaknya bantuan yang datang setelah musibah. Dirinya senang dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh masyarakat dan pemerintah setempat. 

"Terharu rasonyo, banyak dapek bantuan, namonyo musibah awak saba (terharu rasanya, banyak dapat bantuan, namanya musibah saya banyak sabar)," sebutnya. 

Pagi itu bantuan juga datang dari TP-PKK Kota Padang dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Padang. Bantuan diantar langsung oleh Ketua TP-PKK Ny Dian Puspita Fadly Amran bersama Ketua DWP Padang Ny Vanny Andree Algamar beserta pengurus. 

Bantuan berupa materil diserahkan langsung kepada Ketua RW setempat yang disaksikan langsung oleh Kabag Tata Pemerintahan Setdako Padang, Eka Putra Bukhari. Ikatan Uni Uda Kota Padang juga turut memberi bantuan ketika itu. 

"Kami datang ke sini untuk memberi bantuan dan support bagi seluruh korban kebakaran," ungkap Ketua TP-PKK Ny Dian Fadly Amran. 

Menurutnya, bencana kebakaran kali ini terbilang besar. Istri Wali Kota Padang memahami sekali kesulitan yang dirasakan korban saat ini. 

"Kami semua tahu bahwa musibah ini cukup sulit, akan tetapi Allah pasti memberi jalan keluar," sebut Ny Dian Puspita Fadly Amran.

Bantuan yang diberikan berupa materil melalu donasi yang dikumpulkan oleh pengurus PKK. Donasi dilakukan sehari setelah bencana terjadi. Begitu halnya dengan DWP Kota Padang yang ikut berdonasi. 

Ketua TP-PKK berharap, bantuan yang diberikan dapat menggerakkan hati organisasi-organisasi lain untuk berdonasi. Terutama organisasi wanita yang ada di Sumbar. 

"Kita harus bersama-sama saling bergotong royong untuk membantu warga yang terkena musibah," ajaknya. 

Diketahui, musibah kebakaran yang terjadi pada Kamis (9/10/2025) lalu tersebut menghanguskan 19 rumah dan menyebabkan 2 rumah lainnya ikut terdampak. Total 121 jiwa kehilangan tempat tinggal dan harta benda dalam peristiwa tersebut.

Kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan salah seorang warga. Kondisi angin kencang membuat api merambat dengan cepat dan memicu kebakaran besar. Pemadam kebakaran datang dan menyiram api selama beberapa jam hingga dapat dikendalikan.(Charlie Ch. Legi)
Labels:

Post a Comment

[blogger]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.