PADANG – Memasuki masa sidang ketiga tahun 2026, jajaran Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang menunjukkan komitmen nyata dalam melayani konstituen. Melalui agenda reses maraton yang digelar mulai Jum'at -Selasa, 1 hingga 5 Mei 2026, para pimpinan legislatif turun langsung ke lapangan untuk memastikan suara masyarakat tidak hanya didengar, tetapi juga diwujudkan dalam program kerja nyata.
Fokus utama dalam reses kali ini menyasar pada penguatan infrastruktur dasar, penanggulangan banjir, hingga pengembangan sarana keagamaan dan pendidikan di berbagai daerah pemilihan (Dapil).
Muharlion: Dorong Jalan Heler Jadi Jalur Evakuasi Strategis
Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, mengawali kunjungannya di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah. Menyadari wilayah tersebut rawan genangan, Muharlion membawa visi besar terkait aksesibilitas warga. Ia mengusulkan optimalisasi Jalan Heler sebagai jalur alternatif sekaligus jalur evakuasi menuju Bypass Aia Pacah.
"Jika jembatan dan akses Jalan Heler kita tuntaskan, ini bukan sekadar mengurai kemacetan di Jalan DPR, tapi menjadi jalur penyelamatan yang efektif saat bencana," ujar Muharlion. Selain itu, ia memastikan berbagai usulan seperti betonisasi jalan lingkungan, dukungan bagi Kelompok Wanita Tani (KWT), dan pengadaan gedung PAUD mandiri akan dikawal melalui mekanisme APBD 2026 hingga 2027.
Langkah proaktif ditunjukkan Wakil Ketua DPRD, Mastilizal Aye. Tak ingin sekadar berteori, saat menyambangi Perumahan Banda Gadang Permai di Kelurahan Tabing Banda Gadang, ia langsung memboyong tim teknis dari Dinas Perkim dan konsultan perencana.
"Warga sudah cukup menderita dengan banjir yang masuk ke rumah meski hujan hanya sebentar. Saya pastikan, akhir Juni ini pengerjaan drainase sudah harus dimulai," tegas Mastilizal. Sinergi ini juga diperkuat dengan aksi sosial dari PMI Kota Padang yang dipimpin Zulhardi Z. Latif dengan menyalurkan bantuan logistik bagi 60 KK terdampak banjir.
Osman Ayub: Wujudkan Janji, Perkuat Syiar Islam di Pasa Gadang
Sentuhan berbeda terlihat di Kelurahan Pasa Gadang, di mana Wakil Ketua DPRD Osman Ayub meninjau langsung realisasi dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) senilai Rp20 juta untuk renovasi Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang.
"Inilah bukti nyata bahwa janji kami saat Ramadan lalu telah terealisasi. Kami hadir untuk memastikan pendidikan karakter islami anak-anak kita memiliki fasilitas yang layak," kata Osman. Ia juga menyambut positif usulan pembangunan kanopi masjid demi melindungi struktur bangunan dari cuaca ekstrem, yang direncanakan masuk dalam anggaran perubahan mendatang.
Jupri: Prioritaskan Keselamatan dan Penerangan Jalan di Tanjung Saba
Di sisi lain kota, Wakil Ketua DPRD Jupri menyerap keresahan warga di Kelurahan Tanjung Saba Pitameh Nan XX, Lubuk Begalung. Fokus utamanya adalah memperbaiki infrastruktur yang membahayakan keselamatan publik, seperti jalan berlubang dan matinya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU).
"Kemanan warga di malam hari adalah prioritas. Masalah PJU dan drainase yang tersumbat ini segera kami koordinasikan dengan dinas terkait agar ada penanganan mendesak," ungkap Jupri di hadapan warga di Musala Nurul Yaqin.
Sinergi Menuju Padang yang Lebih Baik
Turunnya keempat pimpinan DPRD Kota Padang ini menegaskan bahwa legislatif bukan sekadar lembaga pembuat kebijakan, melainkan pelayan masyarakat yang responsif. Melalui pengawalan aspirasi yang ketat, DPRD Kota Padang berkomitmen menyelaraskan pembangunan infrastruktur dengan kebutuhan riil masyarakat guna menciptakan kota yang aman, nyaman, dan religius.
DPRD Kota Padang: Bekerja dengan Hati, Membangun dengan Aksi.
(adv)





Post a Comment