Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Agam Agama Artikel Bank Nagari Baru Batam Bawaslu Tanah Datar Beeita DPRD Tanah Datar berita DPRD Maklumatnews berita DPRD Tanah Datar Berita DPRD Tanah Datat berita DPRD TD berita Maklumatnews Tanah Datar berita Pemkab Tanah Datar berita Tanah Daftar Berita Tanah Datar Berita Tanah Datar Maklumatnews berita TanahaDatar Maklumatnews berura DPRD Tanah Datar Beruta Tanah Datar Box Redaksi bpjs Bukit Tinggi Dharmasraya Dirlantas Polda Sumbar Ditkrimsus Polda Sumbar DPR RI DPRD DPRD Kota Padang Dprd payakumbuh DPRD Sumbar DPRD Tanah Datar DPRD TD Epyardi Asda Jabar Jakarta Jakarta. Jawa Tengah Kab. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Selatan. Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Solok KAI Sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Solok Selatan kejadian Kodim 0312/Padang Kota Padang Kota Padang. Kota Pariaman Kriminal Legis Legislatif Liputan Khusus Luak Limopuluah Maklumatnews Maklumatnews Tanah Datar Medan MUA NasDem Nasional Nasional. Olahraga Opini Otomotif Padang padang panjang. Padang Pariaman Pariwara Bank Nagari Pasaman Barat pasaman. pay Payakumbuh PD TIDAR Sumbar PDAM Pembangunan Pemkab Pemko Padang Pemko Padang. Pendidikan Peristiwa Perpani Sumbar PoldaSumbar Politik Polres Polres Pasaman Barat PolresDharmasraya Polresta Padang Polri Polri. Sawahlunto Sijunjung Solok Sosial dan Budaya Sport Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Tanag Datar Tanah Data Maklumatnew Tanah Datar Tanah Datar Maklumatnews Terbaru TNI Uin Utama

 


Padang - Maklumatnews - Ketua Umum DPP IKA FH. Unand akhir nya ditentukan lewat mekanisme voting.Dua Calon Ketua Umum,yaitu Prim Haryadi Dan Sengaja Budi Syukur.Kedua calon Ketua Umum,saat melakukan perhitungan suara sempat berdebar waktu sekretaris Mubes M. Aqli Ali membaca kan hitungan suara ditengah berlangsung nya kegiatan ini digelar di Aula Kampus Merah Pancasila, sabtu (26/02)


Prim Haryadi menang tipis dari Budi Syukur dengan selisih 2(Dua)suara, yaitu 34 suara untuk prim Haryadi dan 32 suara dipegang oleh Budi Syukur.Diakhir detik perhitungan angka-angka yang dibaca kan saling berpacu,dan akhirnya dimenangkan oleh Prim Haryadi. Haryadi resmi jadi Ketua Umum DPP IKA FH Unand pada periode 2022-2026,"Jelas Aqli. 


Ketua yang terpilih "Prim Haryadi"sebagai Ketua Umum DPP IKA FH Unand yang sempat ditemui Insan Pers di lokasi kegiatan menyampaikan bahwa dengan amanah yang diberikan dari kawan-kawan se alumni,saya mempunyai beban yang cukup berat untuk menakhodai suatu organisasi.Jika fakultas hukum peserta nya harus lebih baik dari sekarang. Saya berharap kedepan nya kalau bisa sejajar dengan IKA yang lain nya dan cukup besar seperti,IKA GAMA, IKA UI. Untuk kedepan nya bisa bersinergi antara alumni-alumni yang ada di Indonesia dan juga Kita bisa berbuat banyak untuk fakultas,"Ucap Prim Haryadi.


Keberadaan alumni sangat dibutuhkan untuk meningkat kan kapasitas mahasiswa fakultas hukum yang akan dipotensikan di bidang masing-masing oleh karena profesi hukum dengan profesi tertentu yang berhubungan dengan masyarakat luas.Oleh karena nanti kita alumni akan membantu fakultas hukum,bagaimana dengan mahasiswa kita di semester terakhir,bisa mereka melaksanakan praktek-praktek pendampingan untuk berpraktek di pengadilan,"Ungkap nya.


Dengan adanya bekerjasama dan bersinergi antara IKA FH dengan almamater yang ada,memperdayakan materi yang ada untuk mendukung kemajuan fakultas hukum di Unand dan untuk alumni-alumni yang Baru,  sehingga mereka bisa terarah di profesi bidang apa saja Dan mereka tahu kearah  mana mereka bisa bekerja," Tutur Prim. 


Kita pikir rencana kedepan,kita menyiapkan sekretariat, yang penting mendata para alumni,kemudian juga memperdayakan para lulusan nya. Itu dilakukan nanti setelah kepengurusan lengkap dan  di pilih oleh formatur tadi.Untuk kedepan nya kita akan adakan pendekatan,dan ada sebagian dari alumni telah melakukan pendekatan dan beliau (pemilik tanah) sudah mau. Kedepan nya kita berusaha nanti supaya status tanah ini lebih jelas lagi. Setelah itu baru berguna untuk menjalankan roda organisasi kedepan nya," Pungkas Prim Haryadi.(**)

Doc : Humas Polda Sumbar


TNS - Maklumatnews - Kabid Humas Polda Sumbar Kombes. Pol. Satake Bayu, S.I.K, M.Si dan Kabid dokkes Polda Sumbar  Kombes Pol drg. Lisda Cancer, M. Biotech, dan didampingi oleh Kapolres Pasbar AKBP M. Aris Purwanto langsung meninjau Lokasi Gempa Bumi di daerah Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Jumat Sore 25/2.


Dalam kesempatan itu Kabid Humas dan Kabid dokkes Polda Sumbar langsung menyerahkan bantuan sembako, berupa mie instan dan beras, makanan tingan dan air mineral kepada warga terdampak korban gempa bumi.


 Kabid Humas  mengatakan saat ini dilokasi telah didirikan tenda  pengungsian untuk evakuasi awal terhadap korban terdampak gempa bumi tersebut. 


" Sejak siang tadi telah didirikan tenda pengungsian untuk evakuasi awal terhadap korban terdampak bencana alam gempa bumi itu," kata Satake.


Selain itu, tim kesehatan dari Polres setempat juga telah diturunkan kelaparan untuk membantu pengobatan awal bagi korban luka-luka akibat gempa itu.


Dalam kesempatan itu juga, Kabid Humas  menanyakan keadaan para warga terdampak gempa itu dan apa - apa  saja yang dibutuhkan oleh warga di wilayah Kajai Pasamam Barat.

Doc : Aksi Protes PKL terhadap Kebijakan Jam Operasi


Padang- Maklumatnews - Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Raya Kota Padang mengeluhkan kebijakan Pemerintah Kota Padang yang menetapkan jam beroperasi mulai pukuk 15-00 WIB, Rabu (23/02/2022).


Dijelaskan oleh seorang pedagang yang tidak menyebutkan nama kepada awak media " Kami sangat Kecewa dengan Kebijakan ini, kami disini hanya mencari sesuap nasi untuk keluarga kami, untuk pendidikan anak-anak kami, bukanny untuk mencari kekayaan". 


Anak kami banyak, belum lagi yang kuliah SPPnya mahal, belanja, makan, dan keperluan lainnya, itu baru satu orang sementara anak saya ada 5 orang, 2 orang di SMA, dan 1 orang di SMP, 1 orang lagi yang terus saya bawa sambil berjualan, terkadang saya menangis melihat nasib seperti ini, tapi kepada siapa lagi kami akan mengadu. Tuturnya.


kalau kondisi kami tetap seperti ini, itu artinya pemerintah ingin membunuh kami secara perlahan, semula kami berharap pemerintah akan memberikan kesejahteraan terhadap masyarakat, tetapi malah justru sebaliknya.


Biasanya saya berjual beli perharinya sekitar Rp 1.000.000 sekarang Rp 100.000 saja susah, bayangkan uang seratus ribu untuk menghidupi 7 orang dalam rumah tangga, jangankan berlebih, malahan jauh dari kata cukup, Tutupnya.


Sementara itu pedagang pakaian Dodi Irawan memaparkan, kami sangat berharap pemerintah akan mengerti dengan keluh kesah kami rakyat kecil, kami bukan pejabat ataupun PNS yang bisa menerima Gaji perbulannya, kami tidak mempunyai penghasilan lain kecuali hanya dengan berjualan ini. Ungkapnya.


Kami tidak akan protes seandainya pemerintah dan dinas terkait tidak menyiksa kami dengan cara seperti ini, mereka mencekik kami, tidak merasakan penderitaan kami, kami memilih pemimpin untuk mendapatkan keadilan, kesejahteraan, dan kemakmuran bukan kesengsaraan seperti ini yang kami mau.




Kami berharap kepada pemerintah tolonglah dengar keluhan kami ini, jaga kepercayaan kami, kami hanya mencari sesuap nasi disini. Kalau kami masih buka jam 15.00 WIB berarti pemerintah sedang memberikan racun kepada kami, dan racun itu akan membunuh kami secara perlahan-lahan,. Tutupnya.(JR)

Doc : Laman Facebook Info Dharmasraya

 

Maklumatnews - Penemuan sesosok mayat Perempuan menggemparkan masyarakat Jumbak, Jujuhan Kabupaten Bungo dan warga  sekitar Blok C Sitiung 3 Sungai Rumbai, Minggu (20/2/2022) sore hari pukul 17.00.

Sesosok mayat perempuan (40) bernama Intan Sari asal Tapiandanto Jujuhan ilir tinggal di Blok C Kurnia Selatan, Sungai Rumbai Dharmasraya ditemukan tak bernyawa setelah dinyatakan hilang sekitar 2 minggu yang lalu.


Seperti yang dilansir di laman facebook Info Dharmasraya, Kapolsek jujuhan ketika di konfirmasi media  membenarkan, pada hari minggu sekira jam 16.00 kami mendapatkan laporan dari Sartono yang merupakan keluarga korban melaporkan adanya penemuan mayat jenis kelamin perempuan.


Korban ditemukan dalam posisi dalam karung dan seluruh tubuh korban sudah rusak(*)

📌Sumber : Laman Facebook Info Dharmasraya



Maklumatnews - TNS - Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik mengikuti kegiatan anjang sana ke rumah tokoh pers asal Sumatera Barat, tepatnya di Talawi Kota Sawahlunto dan di Kabupaten Agam,  Sabtu (19/2).


Kegiatan anjang sana dalam rangka hari pers ini diadakan oleh sinergitas antara PWI Sumbar, Bidhumas Polda Sumbar, dan Pemprov Sumbar melalui Diskominfo Sumbar. 


Saat tiba di rumah keluarga Adinegoro yang merupakan tokoh pers nasional, Kombes Pol Satake Bayu menyebut bahwa kedatangannya bersama rombongan adalah untuk bersilaturahmi.


"Kita bekerjasama yang baik antara Polri dan media (pers), karena kegiatan polri dapat diketahui oleh masyarakat melalui media," ucap Kombes Pol Satake Bayu. 


Usai dari Sawahlunto, Kabid Humas Polda Sumbar bersama rombongan berangkat menuju rumah Roehana Koeddoes, di Nagari Koto Gadang Kecamatan IV Koto, Agam.


Roehana Koeddoes diketahui sebagai wartawan wanita (wartawati) nasional pertama asal Sumatera Barat, dan juga merupakan tokoh pahlawan nasional.


Pada kesempatan yang sama, Kabid Humas menyebut, dalam rangka anjang sana ini sebagai rasa hormat kita kepada tokoh pers. 


"Kita patut menghormati. Saya merasa bangga bisa datang kesini, karena saya taunya namanya (Rohana Kudus) saja tapi tidak tahu rumahnya. Dan dengan ini kita bersama bisa datang kerumahnya," ujar Kabid Humas. 


Dijelaskan, bahwa pihaknya juga saling bersinergi dengan wartawan, sebagai pertanggungjawaban kinerja Polri kepada masyarakat.


"Kita bertiga kolaborasi dengan Pemprov dan PWI Sumbar untuk melaksanakan peringatan hari pers. Kita (Polda Sumbar) juga membuat perlombaan karya jurnalistik yang nantinya akan diumumkan pada tanggal 22 Februari 2022," pungkasnya.


Dalam kunjungan anjang sana ke dua lokasi tersebut, Kabid Humas menyerahkan paket sembako kepada masing-masing dari keluarga Adinegoro dan Roehana Koeddoes. 


Ikut hadir Ketua PWI Sumbar Heranof Chaniago bersama pengurus PWI Sumbar, Diskominfo Sumbar.(*)

Doc : Penangkapan Tersangka Penanaman Ganja


Maklumatnews- Pasaman Barat - Polisi Satnarkoba Polres Pasaman Barat berhasil mengamankan petani di Jorong Lubuak Sariak Nagari Kajai Baru Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat Propinsi Sumatera Barat, Riko (34) setelah diketahui menanam ganja di kebun jagung miliknya, 


Kapolres Pasaman Barat, AKBP, M. Aries Purwanto, SIK melalui Kepala Satuan Reskrim Narkoba AKP. Eri Yanto mengatakan terungkapnya ladang ganja ini setelah petugas mendapati informasi dari masyarakat bahwa diduga ada ganja yang ditanam tersangka di kebun jagung miliknya.


Berdasarkan informasi masyarakat bahwa didaerah Jorong Lubuak Sariak Nagari Kajai  dikebun jagung milik masyarakat ada tanaman yang dicurigai , kemudian Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Pasbar melakukan penyelidikan dengan cara memastikan dimana posisi pasnya dan memastikan bahwa tanaman tersebut adalah tanaman diduga jenis ganja sehingga.


"Setelah dilakukan penyelidikan didapat keterangan bahwa benar ada tanaman diduga jenis ganja di sekitar tanaman jagung dan dari hasil penyelidikan didapat keterangan pemilik kebun serta tanaman diduga jenis ganja tersebut adalah bernama RIKO," jelasnya.



"Pagi Jumat (18/2/2022) sekitar pukul 07 Wib kemarin bertempat di Jorong Kampung Alang Nagari Kajai telah diamankan oleh Petugas Kepolisian Sat Resnarkoba  Polres Pasaman Barat seorang laki-laki bernama Ade Marta Hendriko Pgl.RIKO. Selanjutnya dibawa ke kebun yang ada tanaman ganja tersebut dan diakui miliknya" pungkas AKP Eri Yanto.


"Bahwa tanaman diduga jenis ganja yang ada dikebun milik Riko dan bibit narkotika jenis ganja yang ada di polybag tersebut adalah miliknya dan tersangka yang menanam serta merawatnya," sambungnya lagi.


Selanjutnya petugas kepolisian memanggil perangkat Nagari untuk menyaksikan proses penangkapan serta penyitaan tanaman diduga jenis ganja tersebut.


"Dari TKP diamankan barang bukti 41 (empat puluh satu) batang tanaman diduga jenis ganja tinggi lebih kurang 1 meter. 3 (tiga) batang tanaman diduga jenis ganja ukuran tinggi 20 cm" urainya.


Selain tanaman ganja, petugas juga menemukan 44 (empat puluh empat) Buah polybag warna hitam yang berisi tanah dan masing-masingnya ditanami 1 (atau ) batang bibit tanaman diduga jenis ganja.


Dari penggeledahan bersama anggota Bhabinkamtibmas Kajai juga ditemukan 1 (satu) buah kotak plastik warna unggu merek trisula yang didalamnya berisi tisu warna putih dan terdapat diduga biji tanaman diduga jenis ganja. 1(satu) buah alat semprot tangan warna merah putih


Selanjutnya terhadap seluruh barang bukti dan tersangka dibawa ke Mako Polres Pasaman Barat untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.


"Tersangka sekarang masih dalam tahap pemeriksaaan. Atas perbuatan tersangka, Kita kenakan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 111 ayat (2) Undang-undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya pidana seumur hidup atau paling singkat 5 tahun paling lama 20 tahun  denda paling sedikit 800.000.000 paling banyak 8 milyar" sebut Eri mengakhiri.(**)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.