Latest Post


Payakumbuh --- Wakil Rakyat di Kota Payakumbuh mendengarkan Penyampaian Nota Penjelasan Wali Kota Payakumbuh Terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2022 dalam rapat paripurna yang digelar di Kantor DPRD setempat, Senin (8/5).


Rapat Paripurna itu dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Wulan Denura dan dihadiri oleh anggota DPRD lainnya. Sementara itu Penjabat Wali Kota Payakumbuh diwakili oleh Plt. Sekda Dafrul Pasi.


Dalam paparannya, Plt. Sekda Dafrul Pasi mengatakan mengacu pada prioritas pembangunan yang telah ditetapkan dalam RKPD dan RKPD Perubahan, Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) dan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS), serta berpedoman kepada Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2022 tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Payakumbuh Tahun Anggaran 2022, maka Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Payakumbuh Tahun Anggaran 2022, baik menyangkut Pendapatan, Belanja, maupun Pembiayaan.


Dari sisi Pendapatan, diterangkan untuk Pendapatan Daerah yang dianggarkan Rp. 696.617.590.928 terealisir sebesar Rp. 704.772.804.629 atau sebesar 101,179%, dimana pencapaian Pendapatan Asli Daerah dari Rp. 108.913.694.154 yang dianggarkan terealisasi  sebesar Rp. 126.962.402.643 atau 116,57%.


Realisasi Pendapatan Tahun 2022 sebesar Rp. 704.772.804.629  mengalami peningkatan sebesar Rp. 27.475.871.216 atau 4.06 % di atas realisasi pendapatan Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp. 677.296.933413. 


"Peningkatan terbesar terjadi pada Pendapatan Lain-lain PAD yang sah. Hal ini berkaitan dengan penerimaan daerah pada BLUD RSUD Adnan WD pada Pendapatan Jasa Layanan dimana pada Tahun 2022 ini. Klaim terhadap Jasa Layanan penanganan pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) Tahun sebelumnya kita terima, sehingga mengakibatkan meningkatnya Pendapatan Asli Daerah jauh melebihi target pendapatan daerah yang kita tetapkan sebesar 16,67%," jelasnya.


Dari sisi Belanja, Dafrul menjelaskan Belanja Daerah yang dianggarkan sebesar Rp. 752.356.007.312 terealisasi sebesar Rp.695.915.964.175 atau 92,50% dimana Belanja Operasi terealisasi sebesar 92,74%, dan Belanja Modal terealisasi sebesar 91,59%.


"Hal ini mengindikasikan bahwa dalam pelaksanaan pembangunan dan penatausahaan pengelolaan keuangan daerah di Kota Payakumbuh dilakukan secara efektif dan efesien melalui penghematan penggunaan anggaran dan juga didukung oleh partisipasi masyarakat Kota Pavakumbuh yang berperan aktif dalam mendukung program pembanqunan Kota Payakumbuh," ungkapnya.


Sementara itu, terang Dafrul, Realisasi Belanja Tahun 2022 sebesar Rp. 695.915.964.175 mengalami peningkatan sebesar Rp. 18.189.354.038 atau 2,68% diatas realisasi belanja Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp. 677.726.610.137. Hal ini berkaitan dengan semakin meningkatnya perkembangan perekonomian di Indonesia umumnya dan khususnya di Kota Payakumbuh Pasca pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19).


"Dari Total Realisasi Belanja Daerah sebesar Rp.118.552.496.274 itu merupakan realisasi belanja modal yang nantinya akan menambah nilai asset Kota Payakumbuh," ulasnya.


Untuk Nilai Aset Tetap sebesar Tahun tercatat 2022 Rp. 1.235.829.852.989, dengan rincian sebagai berikut:


Tanah Rp. 307.164.758.124, Peralatan dan Mesin Rp. 368.762.897.709, Gedung dan Bangunan Rp. 537.769.712.763, Jalan, Irigasi dan Jaringan Rp. 798.644.681.054, Aset Tetap Lainnya Rp. 29.605.998.780, Konstruksi Dalam Pengerjaan Rp. 18.208.207.205.


Jumlah aset adalah Rp. 2.060.156.255.635, dengan Akumulasi Penyusutan sebesar Rp. 824.326.402.646, sehingga Jumlah Aset Tetap Rp. 1.235.829.852.989.


Lebih lanjut, dari sisi Pembiayaan, Dafrul menjelaskan Pada Tahun Anggaran 2022 Realisasi Penerimaan Pembiayaan adalah sebesar Rp. 74.306.238.303, atau sebesar nilai SILPA Tahun 2021, dan Realisasi Pengeluaran Pembiayaan Tahun 2022 sebesar Rp. 6.140.000.000 atau terealisasi sebesar 100,00%. Pengeluaran pembiayaan Tahun 2022 merupakan penambahan modal ke Bank Nagari (Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat).


Dari Penerimaan dan Pengeluaran Pembiayaan pada Tahun 2022 tersebut diperoleh Pembiayaan Netto Tahun 2022 adalah sebesar Rp. 68.166.238.303 ditambah dengan Surplus Pada Tahun 2022 sebesar Rp. 8.856.840.454 maka jumlah Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Rp. 77.023.078.757.


Terakhir, Dafrul mengatakan berdasarkan Laporan Hasil Peemeriksaan BPK Perwakilan Sumatera Barat untuk audit Laporan Keuangan Pemerintah Kota Payakumbuh Tahun 2022 yang meliputi laporan realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih, operasional, laporan arus kas, neraca, laporan kas, laporan perubahan ekuitas, dan catatan atas laporan keuangan, BPK Perwakilan Sumatera Barat memberikan opini WAJAR TANPA PENGECUALIAN yang sudah diperoleh Sembilan kali berturut-turut oleh Kota Randang.


"Namun demikian dalam beberapa hal Pemerintah Kota Payakumbuh masih harus meningkatkan sistem pengendalian intern dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang dapat menjadi perhatian kita bersama agar dimasa yang akan datang dapat kita sempurnakan lagi untuk meningkatkan kinerja Kita dalam pengelolaan keuangan daerah, sehingga pada tahun mendatang kita tetap bisa mempertahankan opini WAJAR TANPA PENGECUALIAN ini," pungkasnya. (FS)

 

Payakumbuh – Sebanyak 51 calon guru penggerak (CGP) ambil posisi pada acara yang dihelat dinas pendidikan kota Payakumbuh bekerjasama dengan Balai Guru Penggerak (BGP) dan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sumatara Barat (Sumbar) Wilayah IV yang berlangsung di aula pertemuan SMKN 1 Kota Payakumbuh, Minggu (7/5/2023).

Kegiatan yang bertajuk “panen hasil belajar” merupakan kegiatan Lokakarya 7 angkatan 6 yang pertama kali dilaksanakan di kota Payakumbuh yang mana kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, dari tanggal 6 sampai 7 Mei 2023.

Pada hari pertama, agenda kegiatan adalah kelas belajar Calon Guru Penggerak (CGP) dengan materi pembukaan (kesepakatan belajar), evaluasi program guru penggerak, berbagi aksi nyata, berbagi dampak positif dan persiapan pameran hasil program. Kegiatan berlangsung dalam kelas yang difasilitasi oleh pengajar praktik (PP) yang ada di Kota Payakumbuh sejumlah 8 orang.

Dihari kedua merupakan puncak kegiatan dari Lokakarya 7, kegiatan ini merupakan kegiatan yang ditunggu-tunggu oleh CGP untuk menampilkan perubahan positif di lingkungan belajar sekolah dan praktik baik yang didapatkan dalam mengembangkan program yang berdampak pada siswa. Agenda kegiatan terdiri dari pembukaan, kelas berbagi guru penggerak, dan pameran hasil program.

Kegiatan dihadiri Penjabat (Pj) Walikota Payakumbuh Rida Ananda bersama kepala cabang dinas pendidikan Provinsi Sumbar wilayah IV Syafruddin beserta tim, dan didampingi oleh pejabat struktural dinas pendidikan kota Payakumbuh, pengawas, kepala sekolah SD, SMP dan SMA beserta panitia dari BGP Provinsi Sumbar.

Pj. Walikota Payakumbuh apresiasi atas keberhasilan Dinas Pendidikan kota Payakumbuh menggelar kegiatan untuk meningkatkan dan mendorong inovasi dan kreativitas dari para CGP di kota Payakumbuh. Rida Ananda yang diwakili staf ahli bidang pemerintahan dan kesra, Elvi Jaya mengatakan bahwa Guru Penggerak Sebagai Pendorong Transformasi Pendidikan Indonesia.

“Dimana Program Guru Penggerak (PGP) merupakan langkah strategis dari pemerintah Republik Indonesia dengan mewujudkan guru yang berdaya dan memberdayakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan proses dan hasil belajar peserta didik,” ujar Vijay sapaan akrabnya.

Disampaikan Vijay jika pelajar Indonesia merupakan pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Lebih lanjut, Vijay berharap dengan telah dibentuk dan dibinanya para guru penggerak, maka guru penggerak ini nantinya dapat menjadi pendorong dalam tumbuh kembang murid secara holistik.

Sementara itu, kepala dinas pendidikan kota Payakumbuh Dasril menyampaikan bahwa Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) sebagai bagian dari rangkaian kebijakan Merdeka Belajar episode kelima yang didesain untuk mempersiapkan guru-guru terbaik di Kota Payakumbuh untuk menjadi pemimpin sekolah yang berfokus pada pembelajaran (instructional leaders).

“Dalam waktu kurang lebih enam bulan ke depan, mereka akan terus mengikuti kegiatan lokakarya untuk mendapatkan bekal pendampingan materi, modul dan praktik baik untuk mempersiapkan guru-guru terbaik di Kota Payakumbuh agar mampu membangun ekosistem pembelajaran dan menjadi pemimpin sekolah yang berfokus pada pembelajaran (instructional leaders),” ungkapnya.

Diungkapkannya, dari 51 CGP pada angkatan 6 ini, terdapat 37 orang dari dinas pendidikan kota Payakumbuh dan 14 orang dari cabang dinas pendidikan Provinsi sumbar.

Menurut Dasril, PPGP sebelumnya telah dilaksanakan rangkaian tugas dan kegiatan tentang Belajar Mandiri melalui modul, daring dan pendampingan individu oleh PP-nya masing-masing.

“Melalui berbagai aktivitas pembelajaran dalam PPGP, calon pimpinan sekolah masa depan diharapkan dapat memiliki kompetensi dalam pengembangan diri dan orang lain, pengembangan pembelajaran, manajemen sekolah serta pengembangan sekolah,” terangnya.

Dasril menyampaikan bahwa Calon Guru Penggerak (CGP) semaksimal mungkin dengan semangat mempelajari materi-materi bekal kepemimpinan dengan sistem on-the-job learning dimana selama belajar, guru tetap menjalankan perannya di sekolah sekaligus menerapkan pengetahuan yang didapat dari ruang pelatihan ke dalam pembelajaran di kelas.

“Pendekatan pembelajarannya juga menggunakan siklus inkuiri yang sarat dengan refleksi dan praktik langsung, baik bersama sesama CGP maupun rekan sejawat di sekolah. Selain itu pendampingan individu di lapangan oleh pengajar praktik menjadi kunci dari keberhasilan implementasi konsep di kelas atau sekolah CGP,” tegasnya.

Setelah dibuka Pj. Walikota Payakumbuh, Kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi pameran panen hasil belajar CGP dari jenjang SD, SMP dan SMA, dan pemeran tersebut cukup meriah, menampilkan karya nyata dan banyak program pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.

Kegiatan Lokakarya 7 Angkatan 6 di Kota Payakumbuh berjalan dengan meriah, lancar, dan tertib. Hal ini terwujud karena partisipasi dari seluruh peserta yang terlibat sangat aktif pada semua sesi kegiatan. Kerjasama dan koloborasi yang baik serta semangat yang luar biasa dari pengajar praktik dan calon guru penggerak telah menghasilkan banyak praktik baik bagi satuan pendidikan dari jenjang SD, SMP, dan SMA di Kota Payakumbuh. (MS)

 

Payakumbuh — Penjabat Wali Kota Payakumbuh menghadiri acara halal bihalal Perhimpunan Keluaraga Pesisir Selatan/ Ikatan Keluarga Pesisir Selatan (PKPS/IKPS) Payakumbuh dan Lima Puluh Kota di Kisai Agro Koto Panjang Payobasung, Minggu (7/05/23).

Hadir pada kegiatan tersebut, Bupati Pesisir Selatan yang diwakili Staf Ahli Muzirwan M, Kepala Dinas Kesehatan Payakumbuh Wawan Sofianto, Camat Payakumbuh Barat Ul Fakhri, Camat Latina Diki Engla serta tokoh masyarakat dan keluarga PKPS/IKPS.

Diawal sambutan Wako Rida Ananda mengajak semua yang hadir untuk mendoakan sanak saudara di Delapan Nagari Pesisir Selatan yang tengah dilanda banjir akibat curah hujan yang tinggi benerapa hari terakhir ini.

“Mari kita doakan dunsanak kita disana, mudah-mudahan banjir ini cepat surut dan saudara kita selalu diberi kesehatan. Kalau dibutuhkan, kita Pemko Payakumbuh siap memberikan bantuan,” kata Rida Ananda.

“Sebelumnya, atas nama Pemko Payakumbuh di bulan syawal ini, kami mengucapkan mohon maaf lahir batin, mungkin selama lebaran kemaren kita belum sempat bertemu,” ucapnya.

Selanjutnya, Rida mengucapkan selamat datang di Payakumbuh, kota yang sejuk yang terkenal dengan kuliner yang lezat yang dikenal sebagai City of Randang.

“Yang dari luar daerah selamat datang di Payakumbuh. Kenapa kita berani sebut Payakumbuh Kota Randang, tidak lain karena disini ada kampung randang, sentra randang serta school of randangnya. Untuk menjaga tradisi, sejak dari bangku sekolah kita telah perkenalkan dan ajarkan kepada siswa cara membuat randang itu,” ujarnya.

Tak lupa, Rida mengucapkan terimakasih kepada dunsanak dari Pesisir Selatan yang telah mengabdi untuk membangun Kota Payakumbuh khususnya, bagaimana Payakumbuh bisa terus maju kedepannya.

“Alhamdulillah, kemajuan Payakumbuh tak lepas dari peran kita semua. Mari terus kita jaga kekompakan dan silaturahmi kita,” tutupnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Pesisir Selatan Bupati pesel Muzirwan M menyampaikan permohonan maaf Bupati yang tidak bisa hadir karena ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan.

“Pak Bupati menyampaikan salam dan permohonan maaf kepada kita semua, karena saat ini Pesisir Selatan lagi dilanda musibah banjir. Dan delapan Nagari terendam banjir, semoga ini cepat berlalu,” ucapnya.

“Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terimakasih kepada Pak Wali Kota dan sanak saudara dari PKPS/IKPS yang telah sukses melaksanakan halal bihalal ini. Mari bersama kita membagun nagari,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu Wako Rida Ananda juga melakukan panen buah melon varian Golden Alisa yang mana bibitnya dari negara kincir angin Belanda dan sukses di budidayakan di Kisai Agro Payobasung.

“Ini sungguh luar biasa, kita lihat perkembangan sangat bagus dan sudah masuk kualitas premium, ini sudah bisa dipasarkan di mall-mall dan swalayan ini,” ucapnya.

“Kita selalu mendorong pelaku UMKM kita untuk maju dan naik kelas, karena 23 persen perekonomian Payakumbuh itu dari sektor UMKM ini,” tukas Rida. (MS)

 

Payakumbuh – Penjabat Wali Kota Payakumbuh Drs. H. Rida Ananda, M.Si melepas secara resmi Perenang Tunagrahita asal Kota Payakumbuh, Nadila (20) salah satu atlet yang akan mengikuti event 16th Special Olympics Word Summer Games (SOWSG) Tahun 2023 di Berlin, Jerman. Pelepasan atlit renang Nadila sebagai Delegasi Indonesia itu menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) berlangsung sederhana, di Rumah Dinas Wali Kota Payakumbuh, Minggu (7/05/23).

Dalam kesempatan itu, Rida Ananda mengatakan, terpilihnya Nadila sebagai salah satu atlet mewakili Indonesia mengikuti SOWSG ke Jerman merupakan suatu prestasi yang luar biasa. Tidak semua orang dapat memperolehnya, butuh kerja keras dan latihan yang tekun tanpa hentinya. Banyak seleksi yang dilalui Nadila.

“Untuk itu, khususnya warga Kota Payakumbuh. Mari kita dukung dan doakan semoga Nadila selalu dalam keadaan sehat dan selama proses keberangkatan, tanpa adanya hambatan untuk berlomba mewakili Indonesia. Semoga Nadila bisa meraih prestasi terbaik dan membawa harum nama Kota Payakumbuh di kancah internasional,” kata Rida.

Ketua SOlna Kota Payakumbuh Ny. Cece Rida Ananda mengucapkan terima kasih kepada pelatih dengan kesabaran yang tiada taranya dapat meyakinkan Nabila bahwa bisa mengikuti ajang internasional ini.

‘Kepada orang tua Nabila, berkat dukungan yang penuh terhadap Nabila yang sangat tinggi. Peran orang tua disinipun sangat terlibat dan intens. Tak mungkin, kalau tidak ada keterlibatan orang tua Nabila. Selanjutnya, atas berkat dukungan dari berbagai pihak, saya merasa salut melihat ini semua, kata Cece yang langsung mengantar Nabila ke BIM Padang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh Nofriwandi, SH, MM kepada Media menyampaikan, keberangkatan Nabila ke Jerman berdasarkan surat dari Pengurus Pusat Special Olypics Indonesia Nomor : Srt-086/PP Solna/IX/2022 tanggal 30 September 2022, prihal : Nominasi Nama Atlet dan Pelatih Special Olypics Indonesia Menuju 16th Special Olympics Word Summer Games 2023 Belin, Jerman. Dalam surat tersebut dinyatakan Delegasi SOlna Sumatera Barat yaitu Nadila (atlet) dan Yudiarti (pelatih) dari Pengurus SOlna Provinsi Sumatera Barat.

Prestasi yang berhasil diraih Nadila di antaranya mendapatkan medali emas SOIna tingkat provinsi renang gaya dada 100 m tahun 2017, medali perak SOIna di Provinsi Riau tahun 2018. Kemudian, meraih medali emas Pesoda tingkat provinsi renang gaya dada tahun 2022, medali perak Pesonas tingkat nasional renang gaya dada 100 m tahun 2022.

Ditambahkan Nofriwandi, Nadila lahir di Payakumbuh 9 April 2003 anak pasangan dari Amri dan Ina warga Kelurahan Koto Panjang Dalam Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, Minggu, 7 Mei 2023 berangkat ikut Pelatnas di Semarang selama satu bulan sampai dengan tanggal 9 Juni. Seterusnya tanggal 10 Juni langsung menuju Berlin, Jerman. SOWG akan digelar di Berlin dari tanggal 10 hingga 27 Juni 2023, setelah itu kembali ke Jakarta. (MS)



Payakumbuh --- Drama dualisme kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kota Payakumbuh berujung happy ending. Hal itu ditandai dengan pertemuan sekaligus penyerahan kunci kantor DPD oleh pengurus DPD NasDem Kota Payakumbuh yang lama dipimpin oleh Ismet Harius dengan pengurus NasDem yang dipimpin oleh Erwin Yunaz di kantor DPD NasDem Kota Payakumbuh, Sabtu (6/5).

Ismet Harius mengatakan DPD NasDem Kota Payakumbuh telah menerima SK baru dari DPP NasDem beberapa waktu lalu. Kendati berganti nahkoda, kepengurusan DPD Nasdem Payakumbuh yang baru tentu mendapat dukungan dari pengurus lama.

"Kami berharap NasDem terus solid dan sebagai kader akan bekerja membangun bagaimana soliditas Partai Nasdem kedepan," ujar Ismet yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Kota Payakumbuh itu.

Dia juga menghimbau kepada semua kader NasDem di Kota Payakumbuh untuk berkalaborasi bersama-sama menghadapi pemilu tahun 2024 khususnya di Kota Payakumbuh dan nasional umumnya.

"Dengan telah adanya kepengurusan yang baru, maka apa yang menjadi buah bibir selama ini sudah terjawab. Dan juga dengan partai NasDem yang dinakhodai Erwin Yunas diharapkan bisa membawa partai Nasdem untuk memenangkan kontestasi pemilu di Kota Payakumbuh dengan kerangka soliditas yang memiliki azas legalitas, azas legitimasi, serta azas kredibilitas terhadap kepengurusan yang disemangati rasa persaudaraan dalam pemilu badunasanak yang menjadi jargon Sumbar selama ini," ungkap Ismet.

Sementara itu, Erwin Yunaz menyampaikan amanah yang diberikan padanya dan pengurus baru oleh Ketum Surya Paloh ini akan diemban dengan sebaik mungkin, karena pada pemilu 2024 mendatang NasDem Kota Payakumbuh akan berjuang sebaik mungkin.

"Alhamdulillah, setelah Penerimaan SK kepengurusan DPD Nasdem Payakumbuh yang baru dengan dukungan Kaka Ismet Harius beserta jajaran pengurus sangat solid dan kami akan bekerja membagun bagaimana soliditas Partai Nasdem kedepan, dan untuk saat ini kita fokus dan konsentrasi menghadapi pemenangan Pileg dan Pilres 2024," pungkas mantan Wakil Wali Kota Payakumbuh Periode 2017-2022 itu.

Dalam pertemuan itu turut hadir mendampingi sekretaris, Bappilu, OKK, dan segenap pengurus DPD Partai NasDem Payakumbuh. (*)

 

Payakumbuh — Kabar bahagia menyelimuti Muhammad Hamdan, S.STP dan Rahma Dita Nola, A.Md, Keb. Betapa tidak, Jumat (5/05/23) kedua pasangan kekasih ini melapas masa lajangnya dalam ikatan pernikahan di Masjid Baiturrahman Payobasung, Payakumbuh Timur.

Kebahagiaan keduanya semakin sempurna ketika disaksikan langsung oleh Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda saat prosesi pernikahannya.

Dengan mantap Lurah Parik Rantang yang juga merupakan alumni IPDN angkatan XXIII itu menjawab ijab kabul yang diucapkan orang tua mempelai wanita, SAH!!!, maka resmilah Muhammad Hamdan, S.STP dan Rahma Dita Nola, A.Md, Keb sebagai pasangan suami istri.

Wako Rida Ananda didampingi ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Ny. Chece Rida Ananda menyampaikan selamat berbahagia dan sejumlah pesan serta nasihat kepada kedua mempelai.

“Semoga cinta yang telah diikat dengan pernikahan ini bisa mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah warahmah, dan tetap patuh kepada kedua orang tua,” katanya.

“Serta kelak segera di anugerahi anak-anak yang saleh dan saleha, serta bertaqwa kepada Allah SWT dan berguna bagi agama dan bangsa,” pungkasnya.

Tampak hadir pada prosesi pernikahan itu Asisten III Ifon Satria Chan, Camat, Lurah serta tamu undangan kedua mempelai. (MS)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.