Latest Post

Merasa Penguasa 1 Iven 1 Nagari, Kurator LM Usir Wartawan Peliput

Tanah Datar - Maklumatnews - Tindakan arogan inisial LM, oknum kurator yang satu ini bisa dikatakan kurang ajar dengan mengusir awak Media yang sedang meliput kegiatan Festival 1000 baju milik Nagari Padang Magek Kecamatan Rambatan. 

Kurator ini sambil menepuk dada diiringi suara tinggi mengatakan bahwa ia kurator dan dengan mengunakan pengeras suara mengusir wartawan yang berada di lokasi kegiatan 1Ivent 1 Nagari di Nagari Padang Magek Kecamatan Rambatan Tanah Datar, Senin (19/06). 

Sejumlah wartawan yang berada di lokasi tersebut sontak dikagetkan dengan tindakan pengusiran melalui pengeras suara itu terjadi menjelang pembukaan kegiatan festival 1000 baju milik Padang Magek. 

Insiden pengusiran terhadap wartawan yang sedang melakukan kegiatan jurnalistik itu tentu mengekang dan kebebasan wartawan dalam mencari dan menghimpun data untuk sumber pemberitaan. 

Ketika beberapa awak media mencoba menanyakan kenapa hal itu dilakukan, oknum kurator itu berusaha membela diri bahwa tindakan pengusiran tersebut atas permintaan panitia kegiatan.

Tiidak terima dengan larangan melalui pengeras suara tersebut, beberapa awak wartawan mengatakan bahwa oknum LM telah melanggar UU Nomor: 40 Tahun 1999 Tentang Pers yang menyatakan kebebasan pers dijamin sebagai hak asasi warganegara. 

"Tindakan oknum ini tidak bisa dibiarkan karena sudah  melecehkan tugas kita, sebagai insan pers yang bertugas menyampaikan informasi ke masyarakat dan kita dalam melaksanakan tugas dilengkapi dengan kartu pers," Ujar salah seorang rekan media. 

Lebih lanjut M mengatakan jika memang tidak dibolehkan memasuki area kenapa awak media tidak diberitahu secara baik-baik dengan menghampiri rekan-rekan media yang berdiri di samping salah satu dangau-dangau disamping tenda kehormatan dan diarahkan ketitik lokasi tertentui dalam mengambil foto ataupun informasi padalokasi acara. 

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) kabupaten Tanah Datar Bonar Surya Winata merasa miris dan mengecam kejadian kejadian tersebut sebagai bentuk tidak menghargai serta menghala-halangi kebebasan pers dalam bertugas. 

"Ini tidak bisa dibiarkan kalau memang seperti itu jelas sudah melanggar pasal 4 ayat (3) UU nomor : 40 tahun 1999 tentang pers yang menjamin kemerdekaan pers dan pers nasional memiliki hak untuk mencari,  memperoleh dan menyebarkan gagasan dan informasi, " ujarnya. 

Lebih lanjut Bonar Surya Winata juga menambahkan bahwa tanpa publikasi awak media, acara sebesar itu tentu kurang terasa marwahnya serta menurut UU Nomor : 40 tahun 1999 siapa saja yang melakukan larangan terhadap wartawan saat melakukan tugas jurnalistik, bisa diancam pidana kurungan selama 2 tahun dan denda sebesar 500 juta rupiah. 

Merasa gerah dengan kondisi demikian, sebahagian besar awak media menepi ke pinggir lapangan lokasi acara berlangsung dan rencananya besok hari akan dilanjutkan dengan pelaporan ke penegak hukum atas tindakkan yang dilakukan Kurator berinisial LM tersebut. (Pinos

 

Payakumbuh — Ada sebanyak 115 orang tenaga kesehatan formasi 2022 dan 1 orang tenaga pendidik formasi 2021 yang dilantik oleh Pj. Wako Rida Ananda didampingi Asisten II Elzadaswarman dan Kepala BKPSDM Erwan.

Impian ratusan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) terwujud saat Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda menyerahkan SK mereka dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat struktural di kantor Wali Kota Payakumbuh, Senin (19/6).

Sementara itu, sebanyak 59 orang tenaga pendidik PNS juga diserahkan SK fungsionalnya. Dimana 39 orang yang merupakan CPNS 2019 dan 20 sisanya adalah PNS guru yang belum diangkat sebagai jabatan fungsional.

Kepala BKPSDM Erwan didampingi Sekretaris Dewi Mulia mengatakan ada 1 P3K guru Nila Andrani yang masuk honorer kategori 2 dan terdata sejak 2005, artinya sudah belasan tahun mengabdi sebagai honorer, sekarang sudah resmi menjadi pegawai pemerintah.

“Untuk P3K kesehatan berasal dari tenaga honorer yang terdata di SISDMK (Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan) baik dari instansi pemerintah maupun swasta di tingkat pusat dan daerah yang dikelola oleh kemenkes,” katanya.

Sementara itu, Wako Rida Ananda menyampaikan selamat kepada tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang baru saja diserahkan SK, serta dilantik dan diambil sumpah jabatannya. Rida berharap mereka dapat memberikan pelayanan terbaik dalam pengabdian sebagai abdi negara untuk masyarakat.

“Pemerintah Kota Payakumbuh terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan, setiap tahun secara berangsur-angsur kita mendorong agar yang masih honorer untuk diangkat menjadi P3K dan PNS,” ujarnya.

Terakhir, Rida berpesan agar jajarannya dapat memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, karena pemerintah hadir untuk melayani dengan pelayanan prima di segala sektor, terutama kesehatan dan pendidikan yang merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat. (MS)

 

Payakumbuh — Bertempat di GOR M. Yamin Kubu Gadang, kelurahan Tiakar, kecamatan Payakumbuh Timur, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pengurus Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Payakumbuh periode 2022-2027 dikukuhkan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatra Barat DR. Bakhtiar, M. Ag, Minggu 18 Juni 2023.

Terlihat dalam pengukuhan tersebut dihadiri Gubernur Provinsi Sumatra Barat yang diwakili Staf ahli Gubernur bidang pembangunan kemasyarakatan dan SDM, Erinaldi, Pj. Walikota Payakumbuh Rida Ananda bersama jajaran Forkopimda, dan wakil ketua DPRD Provinsi Sumatra Barat Irsyad Syafar dan tamu undangan dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang diwakili Sekretaris Muhammad Izzul Muslimin.

Pengukuhan PDM dan PDA kota Payakumbuh periode 2022-2027 merupakan tindak lanjut atas hasil Musyawarah Daerah Muhammadiyah ke 2 Kota Payakumbuh yang telah dilaksanakan pada tanggal 4 sampai 5 Maret 2023, serta Musyawarah Daerah yang juga telah dihelat oleh PDA Kota Payakumbuh sebelumnya.

Ketua PDM kota Payakumbuh terpilih, Irwandi Nasir dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan padanya untuk mengemban amanah ketua PDM Kota Payakumbuh hingga masa periode berakhir.

Dengan telah dilantiknya sebagai ketua PDM Kota Payakumbuh, Irwandi berharap kedepannya sinergi Muhammadiyah dengan Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh dalam segala lini bidang, terutama dalam bidang keagamaan akan menjadi lebih kokoh dan kuat lagi kedepannya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan pengukuhan tersebut juga disalurkan bantuan secara simbolis dari LazisMu dan Mesjid Ansharullah Muhammadiyah Payakumbuh. Penyaluran bantuan tersebut terbagi dalam beberapa aspek bidang ;

1. Bidang ekonomi (peduli UKM) untuk 15 orang Mustahiq berupa gerobak gorengan, becak dan modal usaha dengan total bantuan sebanyak Rp. 50.000.000,-
2. Beasiswa Sang Surya yang diberikan untuk 200 orang mahasiswa dengan besaran Rp. 1.000.000,- setiap mahasiswa penerima.
3. Beasiswa Mentari yang terbagi untuk setip jenjang pendidikan. Untuk tingkat SD disalurkan sebanyak Rp. 300.000 setiap siswanya, tingkat SMP disalurkan sebanyak Rp. 50.000.000 untuk 125 orang yang diterima sebanyak Rp. 400.000 setiap siswa/siswi penerimanya, dan untuk tingkat SMA disalurkan sebanyak Rp. 62.500.000 untuk 125 orang yang diterima sebanyak Rp. 500.000 setiap penerimanya.
4. Santunan anak yatim (Mesjid Ansharullah Muhammadiyah Payakumbuh) sebanyak Rp. 150.000.000 yang akan disalurkan sebanyak Rp. 500.000 setiap anak penerimanya.

Menyambut baik atas apa yang disampaikan ketua PDM Kota Payakumbuh terpilih, Pj. Walikota ucapkan selamat kepada pengurus terpilih serta dengan pengalaman, pengetahuan, dan semangat yang dimiliki oleh pengurus yang baru ini, saya yakin Muhammadiyah Kota Payakumbuh akan semakin maju dan berjaya di masa yang akan datang,” ucap Rida Ananda.

“Tentunya juga mewakili Pemko Payakumbuh, saya sangat apresiasi yang setinggi-tingginya atas peranan Muhammadiyah dalam berbagai bidang di Kota Payakumbuh. Muhammadiyah telah berperan aktif dalam dakwah, pendidikan, dan ekonomi umat melalui amal usaha Muhammadiyah dan LazisMu,” lanjutnya.

Disampaikan orang nomor satu dilingkup Pemko Payakumbuh itu jika Muhammadiyah selama ini dengan upaya dakwah dan penyebaran nilai-nilai Islam yang telah dilakukan dengan gigih oleh seluruh ulama, kader dan anggota Muhammadiyah di Kota Payakumbuh. Kita tidak boleh melupakan sumbangsih Muhammadiyah dalam memajukan perekonomian umat melalui berbagai program dan inisiatif yang telah mereka lakukan,” ungkap Rida semangat.

Terlihat disampaikan dengan semangat, Rida turut memuji organisasi Islam itu. Rida kembali ungkapkan jika Muhammadiyah dengan penuh semangat persaudaraan dan cinta kepada Allah, telah menjadi mitra yang strategis bagi Pemerintah Kota Payakumbuh dalam menjalankan tugasnya.

“Kolaborasi antara Muhammadiyah dan Pemerintah Kota Payakumbuh selama ini berlandaskan kebersamaan, saling mendukung, dan membangun kebaikan bersama,” tuturnya.

Lebih lanjut, pada bidang pendidikan, Rida ungkapkan peran Muhammadiyah juga patut diacungi jempol. Melalui berbagai lembaga pendidikan yang dikelola, Muhammadiyah telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam pembangunan SDM di Kota Payakumbuh.

“Di Kota Randang ini, telah berdiri bangunan megah Fakultas Pertanian, disamping adanya sekolah Muhammadiyah dari berbagai jenjang Pendidikan seperti, Bustanul Athfal, Madrasah Islamiah Muhammadiyah, SD, SMP dan SMA Muhammadiyah, yang berkualitas dan berakhlak mulia,” beber Rida bahagia.

Selain bidang pendidikan, tidak kalah pentingnya, peranan Muhammadiyah dalam memajukan ekonomi umat juga patut kita apresiasi. Dalam era yang serba kompleks ini, masyarakat membutuhkan bimbingan dalam menghadapi tantangan ekonomi.

“Melalui berbagai program dan kegiatan ekonomi yang dilakukan, Muhammadiyah telah memberikan pencerahan, pembinaan, dan bantuan kepada masyarakat agar mampu mandiri dan berkembang dalam bidang ekonomi. Dukungan yang diberikan oleh Muhammadiyah sangat berarti dalam menjaga keberlanjutan perekonomian Kota Payakumbuh,” ungkapnya.

Sebelum menutup sambutannya, Rida Ananda kembali sampaikan selamat atas pengukuhannya untuk pengurus baru PDM dan PDA Kota Payakumbuh.

“Selamat atas pelantikan untuk pengurus baru baik Muhammadiyah maupun Aisyiyah, selamat bekerja mudah-mudahan tambah sukses, lancar dan Muhammadiyah yang menjadi organisasi yang tidak pernah berhenti untuk membantu Kota Payakumbuh menjadi lebih maju dan besar lagi”, tutupnya. (MS)

 

Payakumbuh — Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda menghadiri pengukuhan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Payakumbuh-Limapuluh Kota Periode 2022-2025 yang digelar di Aula Ngalau Indah, Lantai III Kantor Wali Kota Payakumbuh, Minggu (18/6).

Pengukuhan itu, dihadiri oleh Wakil Bupati Limapuluh Kota Riski Kurniawan Nakasri, Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus, Anggota DPRD Kota Payakumbuh YB Dt. Parmato Alam dan Edward DF, Unsur Forkopimda, Ketua dan Pengurus PWI Sumatera Barat dan kota/kabupaten lainnya, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda mengucapkan selamat kepada pengurus PWI dan IKWI Payakumbuh-Limapuluh Kota periode 2022-2025 yang baru saja dikukuhkan.

“Selamat. Kami senada dengan Wabup Limapuluh Kota, dimana wartawan adalah lokomotif demokrasi di indonesia yang menjaga independensi dan profesionalismenya dalam bekerja, sehingga kita memperoleh informasi akurat dan objektif, masyarakat menjadi cerdas,” kata Rida.

Rida juga mengajak pers untuk sama-sama melawan hoaks, tugas wartawan untuk mencari fakta berita dan meluruskannya. Apa lagi, pada tahun ini sudah memasuki masa pemilu, maka masyarakat harus diberikan informasi yang berdasarkan fakta, bukan hoaks.

Sebagai penjabat wali kota keberadaan media sangat dibutuhkan oleh Rida, untuk melaporkan kinerjanya kepada pemerintah pusat melalui berita-berita kegiatannya selama melaksanakan tugas, termasuk pemberitaan di media massa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada kawan-kawan pers yang selama ini bersinergi dengan kami, bekerja dengan profesional untuk majunya Kota Payakumbuh kedepannya,” kata Rida yang pernah menjabat sebagai Kabag Humas pada tahun 2002-2005 lalu.

Sementara itu, Ketua PWI Payakumbuh Limapuluh Kota Aspon Dede mengaku terharu dengan kompaknya wartawan di Luak Limopuluah, meski hari ini adalah pelantikan PWI, tapi dihadiri dan disupport oleh rekan-rekan wartawan dari organisasi lainnya

Kegiatan itu juga ditutup dengan KIM berhadiah dengan doorprize 1 unit sepeda. (MS)

 

Payakumbuh — Kirab Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 telah tiba di Kota Payakumbuh. Rombongan Kirab yang datang dari Tanjung Pati Kabupaten Lima Puluh Kota ini membawa 18 bendera partai politik yang akan bertarung dalam perhelatan pemilu tahun 2024 mendatang.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus menyampaikan ucapan selamat kepada Wizri Yasir, Ihsanul Huda, Khairudin Fambo, Orisko Zulkifli dan Suci Wildanis atas pelantikan dan terpilih sebagai Komisioner KPU Kota Payakumbuh periode 2023- 2028.

“Selamat atas amanah yang diberikan, kami yakin beliau ini akan menjalankan tugasnya dengan integritas, dedikasi, dan profesionalisme yang tinggi,” kata Hamdi di Galanggang Pacu Kuda Kubu Gadang, Sabtu (17/06/23).

Hamdi berharap penyelenggara pemilu, mulai dari KPU, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), hingga Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dapat menjalankan tugas secara profesional.

“Kami mendorong partai politik untuk membangun kampanye yang santun, mempromosikan visi dan misi mereka dengan cara yang konstruktif, dan menghindari penyebaran ujaran kebencian atau kekerasan,” imbuhnya.

Selanjutnya, melalui kirab pemilu ini HAmdi meminta agar partisipasi masyarakat dalam memilih dapat ditingkatkan. Pemilu adalah panggung utama di mana suara rakyat diwujudkan. Partisipasi yang tinggi menunjukkan kesadaran dan kepedulian terhadap masa depan bangsa.

“Kepada generasi Z, pemilih pemula yang bersemangat, kami mengajak kalian untuk terlibat dalam proses pemilu ini. Suara kalian penting, dan partisipasi kalian akan membentuk wajah politik masa depan kita. Jadilah duta perubahan yang membawa inspirasi dan pemikiran segar untuk membangun negeri ini,” tutupnya. (FS)


Payakumbuh --- Erma Yunita, S.Sos merupakan satu dari 10 bakal calon anggota legislatif Kota Payakumbuh yang maju dari Partai Golongan Karya (Golkar) yang diusung untuk daerah pemilihan Payakumbuh 1 (Kecamatan Payakumbuh Barat).


Wanita kelahiran Payakumbuh, 17 April 1964 itu terdorong untuk menjadi anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) demi menyalurkan aspirasi masyarakat, terutama sekali aspirasi yang terkait dengan urusan ketahanan keluarga, karena bersentuhan langsung dengan ekonomi masyarakat saat ini yang kondisinya sangat rawan.


Hal itu sejalan dengan latar belakang Erma, alumni Stisipol Panca Sakti Bukit Tinggi Tahun 2002-2006 itu yang kini telah pensiun sebagai ASN dan lama berkecimpung dalam dunia pemberdayaan perempuan dan PKK.


Tidak hanya itu saja, dorongan dari konstituennya terutama warga Kelurahan Koto Tangah, Kecamatan Payakumbuh Barat, membuat tekad alumni SMEA Negri Payakumbuh itu untuk maju sebagai calon anggota legislatif semakin mantap. 


Erma Yunita yang saat ini juga aktif sebagai Pengurus Bundo Kandung Nagari Koto Nan IV termasuk sosok yang begitu giat untuk menggerakkan masyarakat, apalagi yang terkait dengan pemberdayaan perempuan.


Ketika ditemui media di kediamannya, Kamis (15/6), Erma Yunita mengatakan pada tahun 2022 lalu dia telah resmi pensiun sebagai aparatur sipil negara, dan bertepatan pada momentum Pemilu 2024, sudah tiba saat baginya untuk mengabdikan diri sebagai wakil rakyat di Gedung "Gonjong Nan Limo" Koto Nan Ampek.


"Niat dan tekad saya untuk maju ini berkat dukungan dari masyarakat yang meminta saya untuk menjadi penyambung estafet aspirasi yang selama ini diamanahkan kepada kakak kandung saya Maharnis Zul, karena beliau telah 3 periode di DPRD Kota Payakumbuh, maka saat ini tidak mencalonkan diri lagi, saya diminta untuk maju ke DPRD Kota Payakumbuh dari Partai Golkar pada Pemilu 2024 mendatang," kata Erma yang saat ini juga aktif sebagai Wakil Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh.


Kiprah Erma Yunita selama menjadi ASN dulu di kantor dan di lapangan bisa dikatakan cukup baik, dibuktikan dengan prestasi-preatasi yang mengharumkan nama Kota Payakumbuh, salah satunya adalah dengan aktif membina Dasawisma sehingga meraih juara di tingkat Provinsi Sumatera Barat pada 2021 lalu.


Kepribadian Erma Yunita yang seorang pekerja keras, tidak mengenal lelah, dan selalu optimis dinilai positif di mata masyarakat, khususnya Kelurahan Koto Tangah. Dengan menjadi salah satu bacaleg Partai Golkar yang mewakili kaum perempuan, Erma Yunita diprediksi bakal meraup suara yang cukup signifikan ditambah dengan kekuatan dari konstituen kakak kandungnya yang sudah duduk 3 periode di DPRD Kota Payakumbuh. (FS)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.