Latest Post


Payakumbuh --- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Payakumbuh menandatangani MoU perpanjangan kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Tanah Datar, Selasa (11/7).


Penandatanganan itu dilakukan Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Datar Otong Hendra Rahayu, Kepala BPJS Kesehatana Cabang Payakumbuh Defiyanna Sayodase, turut menyaksikan dan mendampingi Kasiedatun Kejari Tanah Datar, Kabid PTSP Tanah Datar, Kabid Naker Tanah Datar, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Patakumbuh, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Tanah Datar.


Kajari Tanah Datar Otong Hendra Rahayu menegaskan dengan kerjasama ini kejaksaan siap mendampingi BPJS Kesehatan dalam masalah hukum, karena pihaknya punya jaksa pengacara negara yang siap membantu semua permasalahan hukum dengan pihak lain. 


"Peraturan dan perundang-undangan yang dijalankan oleh BPJS Kesehatan sudah sangat jelas, Pemerintah Pusat sampai daerah sangat mendukung Program JKN ini demi masyarakat Indonesia yang sehat. Jadi Kejaksaan Negeri Tanah Datar sangat berkomitmen menjalanlan tugas dan fungsi sebagai pendamping program JKN," tegasnya.


Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh Defiyanna Sayodase menyampaikan kalau Kejaksaan Negeri Tanah Datar merupakan satu dari banyak institusi mitra BPJS yang berperan penting dalam memastikan penyelenggaraan Program JKN berjalan dengan baik dan dapat menjadi penghubung atau mediator antara BPJS Kesehatan dengan pemberi kerja apabila tidak patuh terhadap hasil pengawasan dan pemeriksaan kepatuhan yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan. 


"Kami dari BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh menyampaikan ucapan terima kasih atas sinergi yang telah terjalin sampai dengan saat ini. Kami telah bekerja sama dengan kejaksaan negeri sejak lama. Semoga dengan adanya sinergi yang baik, penyelenggaraan Program JKN di Luak Nan Tuo dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya. (FS)


Wabup Richi Aprian Berharap Inflasi Dapat Terus Terkendali

Tanah Datar, Maklumatnews - "TPID bersama Satgas Pangan diharapkan akan terus bersinergi dan melakukan pemantauan di lapangan dalam upaya agar inflasi di Tanah Datar selalu aman serta terkendali". 

Harapan itu disampaikan wakil bupati Tanah Datar Richi Aprian,ketika mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah tahun 2023 bersama Mendagri Tito Karnavian secara virtual dari Aula Eksekutif Kantor Bupati, Senin (10/7).

"Untuk itu, dalam mendukung ketersediaan pangan, kita perlu melaksanakan program ketahanan pangan dalam rumah tangga yakni dengan menanam tanaman yang menguntungkan di pekarangan rumah (Tanam dalam Polibeg). Seperti tanaman cabai, bawang merah, tomat dan sayuran lainnya".

"Dalam.hal ini, beternak ikan dalam  drum  (ember besar ) bekas, gerakan ini juga dapat dilakukan oleh para PNS di Tanah Datar sebagai percontohan bagi masyarakat sekitar," Ujarnya.

“Disamping hal lain yang perlu diperhatikan adalah cara pengolahan tanah baik pada lahan sawah ataupun lahan kering dengan menggunakan mesin bajak melalui Program membajak sawah secara gratis sehingga biaya produksi petani dapat diperkecil". 

Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo mengapresiasi sinergitas pemerintah pusat dengan Pemda sehingga bisa mengendalikan dan menurunkan angka inflasi nasional dari 4 persen ke 3,52 persen, meskipun masih terjadi kenaikan dengan angka yang tidak terlalu besar selama periode Mei-Juni.

"Meskipun inflasi membaik secara nasional, namun angka di tingkat daerah terjadi variasi, ada yang rendah sekali dan ada yang tinggi, sehingga kita jangan berpuas diri dulu, untuk daerah yang inflasinya rendah harus dipertahankan, dan untuk daerah yang inflasinya tinggi harus melakukan gerakan atau upaya untuk mencari apa masalahnya," pesan Tito.

Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Distribusi dn Jasa BPS Pudji Ismartini dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa secara nasional jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) naik sekitar 3 persen dari minggu sebelumnya, ini terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera dan Sulawesi," ucap Pudji.

Pudji menjelaskan, 10 kabupaten/kota dengan IPH tertinggi yaitu Subulussalam (4,69 persen), Rokan Hulu (4,14 persen), Aceh Singil (3,93 persen), Lampung Utara (3,45 persen), Pesisir Selatan (3,35 persen), Padang Lawas Utara (3,25 persen), Rejang Lobong (2,91 persen), Gayo Lues (2,89 persen), Pagar Alam (2,88 persen), dan Empat Lawang (2,84 persen). 

Turut hadir mendampingi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tanah Datar diantaranya Dinas Pertanian, Dinas Pangan dan Perikanan, Bappeda dan Litbang, BPKD, Dinas Koperindag, Dinas Perhubungan, Dinas PMPTSP Naker, Dinas Parpora, BPS,  Inspektur dan Bagian Perekonomian dan SDA. (Pinos/rl)

 

Payakunmbuh — Di bulan Juli ini Kota Payakumbuh dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan pertemuan bulanan yang dilaksanakan oleh Istri Kepala Daerah (Iskada) se-Sumatera Barat. Adapun pertemuan tersebut diselenggarakan di Aula Ngalau Indah lantai 3 Kantor Wali Kota Payakumbuh, Senin (10/7/2023).

Dalam acara pertemuan tersebut tampak dihadiri Pj Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda, Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus,Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Ny.Cece Rida Ananda, Ketua TP-PKK Sumbar Ny.Harneli Mahyeldi, Ketua GOW dan Ketua DWP se provinsi sumatera barat, serta unsur Forkopimda se kota Payakumbuh.

Sebagai tuan rumah, Pj. Wali Kota Rida Ananda dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada para istri kepala daerah di Kota Payakumbuh dalam rangka pertemuan bulanan Iskada se-Sumbar.

Ia berharap pertemuan Iskada ini dapat mempererat silaturahmi sesama istri kepala daerah, karena Iskada memiliki peran yang sangat besar dalam menunjang kinerja kepala daerah, terutama dalam mewujudkan visi misi dan program unggulan daerah.

“Kita berharap melalui pertemuan ini akan terbangun sinergi dan kolaborasi dalam upaya mensejahterakan masyarakat melalui berbagai kegiatan, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”ungkap Rida.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Ny. Cece Rida Ananda mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada Ketua PKK, GOW dan Ketua Dharmawanita Se-Sumatera Barat beserta rombongan yang telah memberikan kepercayaan kepada Kota Payakumbuh sebagai tuan rumah dalam pertemuan Iskada Se Sumatera Barat.

“Terima Kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Kota Payakumbuh menjadi tuan rumah pertemuan Iskada kali ini, semoga kedatangan ibu-ibu disini memberi warna tersendiri untuk kemajuan Kota Payakumbuh kedepannya,” Ujar Cece.

Ditambahkannya, Pada Tanggal 13 Juli mendatang Kota Payakumbuh akan melaksanakan kegiatan Kharisma Event Nusantara dengan Tema ” Mambangkik Batuang Tarandam” Yakni kegiatan Festival Batuang ynag akan dilaksanakan di BWS Sungai Batang Agam Kota Payakumbuh.

“Pada Kesempatan ini kami sekaligus mengundang Ketua TP-PKK, GOW dan Dharma Wanita Se Sumatera Barat untuk hadir pada kegiatan Festival Batuang,” Ujar Cece

Diakhir penyampaiannya, Cece berharap melalui pertemuan Iskada Kali ini, selain ajang silaturahmi juga dapat menjadi ajang tukar informasi tentang terobosan apa saja yang telah dilakukan oleh Iskada Se Sumatera Barat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat Ny. Harneli Mahyeldi mengingatkan agar para istri dapat memberikan perhatian, pelayanan yang memuaskan dan kasih sayang kepada suaminya.Hal ini agar keharmonisan dalam rumah tangga tetap terjaga.

Ny. Harneli juga mengucapkan terima kasih kepada tuan rumah, Kota Payakumbuh atas penyambutan yang luar biasa ini.

“Semoga pertemuan ini dapat semakin meningkatkan hubungan silaturahmi kita dan membawa manfaat bagi kemajuan daerah kita masing-masing,” kata Ny. Harneli.

Pertemuan bulanan Iskada ini juga diisi dengan penampilan kesenian tari, promosi produk UMKM, Makanan ringan, obat herbal, frozen food, Fashion Show dan kegiatan lainnya. (Rel/FS)

 

Payakumbuh — Dengan akan digelarnya Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tenis Meja yang diselenggarakan oleh Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Provinsi Sumbar (Sumatera Barat) pada tanggal 13-16 Juli 2023 di Kota Payakumbuh, diharapkan dapat menjadi salah satu cabang olahraga yang bisa dikembangkan dan terus ditingkatkan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Pj. Walikota Payakumbuh, Rida Ananda saat menjamu kedatangan perwakilan dari PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia) Provinsi Sumbar, Andre (ketua harian) dan Sutan Dedi (Sekretaris Umum) PTMSI Sumbar di kediaman rumah dinas Walikota, Senin (10/7) pagi.

“Kita (Pemko Payakumbuh) menyambut baik atas Kejurprov Tenis Meja yang akan dilaksanakan oleh PTMSI Sumbar di kota Payakumbuh. Karena Cabor Tenis Meja ini salah satu Cabor yang potensial untuk dikembangkan dan sangat menjanjikan,” ujar Rida.

Selain menjadi salah satu Cabang Olahraga (Cabor) yang sangat potensial, menurutnya olahraga Tenis Meja ini tidak terlalu memerlukan dana serta sarana yang besar, sehingga mudah untuk melakukan pembinaan dan pelatihan bagi atlet.

Orang nomor satu di Pemko Payakumbuh tersebut berharap kedepannya Cabor Tenis Meja dapat lebih eksis dan berprestasi, sehingga kedepannya dapat menjadi prioritas untuk mewakili kota Payakumbuh di Provinsi Sumbar pada kancah nasional.

Sementara itu, Ketua Harian PTMSI Sumbar Andre mengatakan, setelah melakukan audiensi bersama Pj. Waikota Payakumbuh Rida Ananda ia berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah terhadap Cabor Tenis Meja.

Ia mengungkapkan jika PTMSI Sumbar tidak hanya menggelar Kejurprov Sumbar saja, akan tetapi kami akan akan menggelar iven Kejurnas (Kejuraan Naional) Tenis Meja di GOR Nan Ompek, kelurahan Tanjung Pauh pada tanggal 26 September sampai 01 Oktober 2023 mendatang,” bebernya.

Terkait Kejurnas yang akan digelar di kota Payakumbuh nanti, Andre turut sampaikan bahwa pada saat iven digelar akan dihadiri oleh para duta wisata dari berbagai daerah serta perwakilan PTSMI seluruh Indonesia.

“selain untuk mendukung, kehadiran mereka nantinya juga untuk mempromosikan kota Payakumbuh di kancah nasional,” tukas Andre. (Rel/FS)

 

Payakumbuh — Komisi B DPRD Kota Payakumbuh melaksanakan Rapat Dengar Pendapat Umum Bersama KNPI Kota Payakumbuh di Aula Bamus Sekretariat DPRD Kota Payakumbuh pada Senin (10/7).

Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi B Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, didampingi Sekretaris Opetnawati, serta anggota Heri Iswandi Dt. Rajo Muntiko Alam, dan Edward DF

Sementara itu dari Perwakilan KNPI diwakli oleh Ketua Rahmanda Fajri, Sekretaris M.Ariul Fikri, Anggota Cahyo, Valdy, Endang, Avilio, Sultan, Yeni, Firdaus, Irvan.

Di hadapan wakil rakyat, Ketua KNPI Rahmanda Fajri menyampaikan,terima kasih Alhamdulillah untuk pertama kalinya kami bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan Anggota DPRD Kota Payakumbuh, khusnya Komisi B DPRD Kota Payakumbuh.

Selanjutnya Rahmanda Fajri menyampaikan aspirasi organisasi kepemudaan yang dihimpun KNPI, penyampaian isu-isu kepemudaan yang sedang hangat dibicarakan di Kota Payakumbuh, dan Penguatan anggaran organisasi kepemudaan dibawah naungan KNPI Kota Payakumbuh.

Ketua Komisi B YB. Dt. Parmato Alam dalam penyampaian nya di Rapat dengar pendapat kali ini pada prinsipnya kami dari Komisi B DPRD Kota Payakumbuh akan menampung aspirasi yang di sampaikan dalam rapat dengar pendapat ini, kemudian hasil dari hearing ini akan kami bawa ke rapat komisi dan selanjutnya disampaikan ke rapat kerja bersama Pemerintah Kota Payakumbuh Untuk di tindaklanjuti sesuai kemampuan keuangan daerah Kota Payakumbuh.

Sementara itu, Dt.Muntiko Alam menyampaikan terima kasih untuk KNPI Kota Payakumbuh yang sudah melakukan tugasnya dengan baik, dalam rangka mewadahi 34 organisasi-organisasi pemuda yang ada di Kota Payakumbuh, dan kami insyaallah akan memperjuangkan aspirasi dari KNPI Kota Payakumbuh kedepannya.

Dalam kesempatan tersebut, anggota Komisi B Edward Df mengatakan isu-isu yang hangat tentang rendahnya partisipasi pemilih pemula untuk Pemilu tahun 2024, diharapkan kedepannya KNPI Kota Payakumbuh harus terus melakukan sosialisasi kepada Pemilih pemula tersebut dan harus berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Pendidikan dan Kesbangpol

Dari sisi lain, Sekretaris Komisi B Opetnawarti menyampaikan akan terus mendukung dan mensupport kegiatan-kegiatan yang di lakukan oleh KNPI Kota Payakumbuh dan akan mengawal anggaran untuk KNPI Kedepannya pungkasnya. (FS)


Payakumbuh --- Jon, pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) guru merasakan manfaat Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat yang membiayai pengobatannya pada masa tua di fasilitas kesehatan mitra JKN-KIS.


"Saya cukup dikatakan sering menggunakan pelayanan kesehatan dengan Program JKN-KIS. Saya sekarang sering kontrol di Puskesmas Ibuh. Pelayanan baik dan tidak ada biaya yang ditanggung pribadi,” katanya, Senin (10/7) di Payakumbuh.


Dia bersyukur pembiayaan kesehatan melalui Program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, membantunya meringankan beban ekonomi dan tidak perlu khawatir akan biaya selama melaksanakan kontrol rutin.


Warga Perumahan Dalimo Ibuah itu, menjelaskan untuk iuran JKN-KIS dia bayar melalui pemotongan gaji pensiunan setiap bulan. Dia juga rutin berobat atau sekadar cek kesehatan di Puskesmas dan rumah sakit. Ia mengatakan banyak peserta terdaftar program JKN-KIS di lingkungannya mendapatkan dampak positif. 


Sebelum ada program JKN-KIS, katanya, banyak warga di lingkungannya yang kurang mampu jika sakit masih menggunakan pengobatan alternatif atau mengkonsumsi obat yang dijual di warung.


“Tapi sekarang bisa melakukan pengobatan ke tenaga medis baik Puskesmas, klinik sampai ke rumah sakit. Kesehatan sudah seharusnya dijaga dan sudah seharusnya juga memiliki jaminan kesehatan untuk keadaan terburuk yang tidak diharapkan. Seharusnya warga sadar program ini sangat bermanfaat dan wajib hukumnya untuk terdaftar. Didaftarkan bukan hanya ketika sakit dan dibutuhkan saja, tapi jadi perlindungan kesehatan untuk kita saat sehat. Sakit datangnya tiba-tiba, jadi persiapkan jaminan kesehatan kita dan keluarga sedini mungkin,” pungkasnya.


Sementara itu, Kepala Puskesmas Ibuh Dr. Putri Sukmawati menjelaskan pemerintah Kota Payakumbuh berkomitmen memberikan pelayanan bagi masyarakat untuk urusan kesehatan, pameo selama ini tentang membeda-bedakan pelayanan bagi masyarakat yang ikut BPJS dengan yang tidak adalah pernyataan yang  keliru.


"Kami selalu melayani dengan standar yang ada, ditambah dengan fasilitas dan sarana dan prasarana yang representatif untuk faskes tingkat 1 bagi masyarakat tercinta dengan berkomitmen menjalankan Janji Layanan Jaminan Kesehatan Nasional yang MUDAH, CEPAT dan SETARA," ungkapnya. (FS)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.