Latest Post

Payakumbuh – Ustadz Narlis Nazar atau yang lebih populer dikenal Ustadz Orange, mengajak seluruh jamaah melakukan muhasabah diri atau menginstropeksi diri baik dari segi ibadah, hubungan dengan orang tua, pekerjaan dan hubungan dengan sesama.

Hal tersebut Ia sampaikan saat memberikan ceramah peringatan tahun baru hijriah 1 Muharam 1445 H, yang dilaksankan oleh Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Payakumbuh di Masjid Agung Istiqomah, Bulakan Balai Kandi, Kamis (20/07/2023).

Dalam sambutannya, sesuai cerah Ustadz Orange, Pj. Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda juga mengajak seluruh jamaah memuhasabah diri. Jadikanlah momen ini sebagai tonggak awal untuk melakukan perubahan positif dalam hidup sebagai individu dan masyarakat.

“Mari kita manfaatkan Tahun Baru Islam ini sebagai momentum untuk berkomitmen terhadap perbaikan diri dan lingkungan sekitar kita. Kita dapat memulai dengan memperbaiki akhlak kita, menjadi pribadi yang jujur, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama,” kata Pj. Wako Rida Ananda.

Rida menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan, memperhatikan kondisi lingkungan, menghormati alam, dan berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

“Mari bersama-sama kita jaga kebersihan kota kita ini. Dan berusaha menjadikan Payakumbuh sebagai destinasi wisata dan banyak orang berkunjung kesini, sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat kita,” ucapnya.

“Selamat merayakan Tahun Baru Islam 1445 Hijriyah! Semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan memberikan keberkahan kepada kota Payakumbuh, keluarga kita, dan seluruh umat Muslim di seluruh dunia,” tutupnya.

Sementara itu, Kakan kemenag Kota Payakumbuh Joben mengucapkan terimakasih kepada BKMT dan pengurus Masjid Agung Istiqomah yang telah menyelenggarakan tablik akbar ini.

“Alhamdulillah, kita juga ucapkan terimakasih kepada Pemko Payakumbuh, mudah-mudahan dengan perhatian ini Payakumbuh menjadi kota yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ucapnya.

Dikesempatan itu juga, Ketua BKMT Kota Payakumbuh Elfriza Chece Rida Ananda, menyebut, selain tablik akbar ini kita juga mengumpulkan donasi untuk mendukung pemerintah dalam pengentasan kemiskinan ektrem.

“Alhamdulillah, kita kini juga membagikan bantuan sembako untuk saudara kita yang rentan ekonomi, mudah-mudahan ini bisa meringankan beban mereka. Semoga kita menjadi pribadi yang berhijrah kearah yang lebih baik di tahun baru ini,” pungkasnya.

Tablik Akbar itu juga dihadiri Kakan Kemenag Kota Payakumbuh, Staf Ahli Setdako Payakumbuh, Kabag Kesra, Kapolsek Kota Payakumbuh, ketua BKMT beserta pengurus, ketua MUI, Lurah Bulakan Balai Kandi, pengurus masjid dan jamaah tablik akbar. (Rel/FS)

Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh bersama Himpunan Bersatu Teguh (HBT) kembali menyerahkan bantuan yang ke dua selama enam kali setiap bulannya di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina), Kamis (20/07/23).

Wali Kota Payakumbuh Drs. H Rida Ananda, M.Si yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Payakumbuh AH Agustion yang turut didampingi Camat Lamposi Tigo Nagori Diki Engla, menyerahkan bantuan sosial yang bersumber dari HBT untuk disalurkan kepada keluarga kurang mampu yang anaknya mengalami stunting.

Dikatakan Kadis (DP3AP2KB) AH Agustion, pada kesempatan ini, untuk kesekian kalinya Pemko Payakumbuh bersama HBT selaku bapak asuh menyerahkan bantuan berupa stimulus sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat Payakumbuh.

“Perlu kepedulian dan kesungguhan semua komponen sebagai Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) untuk membantu mencegah dan menekan angka stunting, terutama dalam hal pemenuhan gizinya agar target penurunan angka stunting khususnya di Payakumbuh bisa terwujud,” kata Agustion.

Dikatakan Agustion, jika dilihat dari data kasus stunting di Payakumbuh terjadi penurunan dari 322 di awal tahun 2023, yang mana data bulan Juni telah berkurang menjadi 265.

“Kita optimis sampai akhir tahun 2023 akan terus berkurang lagi. Dan ini salah satu bukti bahwa dengan bersinerji serta kerjasama semua pihak, angka prevalensi stunting dapat terus di tekan,” tambahnya lagi.

Dikesempatan yang sama, Ketua HBT Cabang Payakumbuh Thomas Wiryo Pranoto mengatakan, HBT akan terus menjalin kerjasama dan bersinergi bersama Pemko Payakumbuh terutama dalam kegiatan sosial.

“Dalam upaya pengentasan ekonomi ekstrem dan stunting, kita HBT Cabang Payakumbuh akan terus menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota Payakumbuh untuk ikut berpartisipasi dan berempati agar kedepan masyarakat kita dapat hidup lebih baik dimasa yang akan datang,” ucap Thomas.

Sementara itu, Camat Latina Diki Engla mengucapkan terimakasih atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan HBT bersama Pemko Payakumbuh, yang diterima langsung oleh kedua orang tua masing-masing anak penerima.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada HBT yang telah memberikan bantuan bagi warga yang berasal dari Kelurahan Koto Panjang Dalam yang bernama Muhammad Alfatih kelahiran 29 September 2020, dan Assyifa Khairunnisa, kelahiran 19 Juni 2020, dari Kelurahan Padang Sikabu. Semoga dengan kolaborasi TPKPPS, OPD terkait, bapak asuh, serta seluruh elemen masyarakat, di tahun mendatang kasus Stunting sudah nol di Kecamatan Lamposi,” harap Camat Diki Engla. (Ton)

 

Payakumbuh – Pj. Wali Kota Payakumbuh menerima kunjungan Pengurus Perkumpulan Binaraga Fitness Indonesia (PBFI) Kota Payakumbuh, masa bakti Periode 2023-2028, untuk melakukan audiensi di Pendopo, Kamis (20/07/2023) sore.

Ketua PBFI Kota Payakumbuh Edward DF yang baru saja terpilih langsung tancap gas, tidak tanggung-tanggung seluruh pengurus inti diboyong melakukan audiensi dengan Pj. Wali Kota,

Pj. Wali Kota Rida Ananda pertama-tama mengucapkan selamat kepada Ketua Edward DF dan pengurus PBFI yang baru saja mendapat amanah,

“Kita berharap dengan pengurus yang baru nantinya bisa menciptakan atlet dan pelatih yang memang berasal dari Payakumbuh sendiri. Semoga bisa membawa nama Payakumbuh juara di ajang manapun,” harap Pj Wali Kota didampingi Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Nofriwandi.

Dikatakan Pj Wali Kota, pihaknya sering ditawarkan oleh daerah lain atlet-atlet hebat yang bisa menjuarai iven tingkat Sumbar. Tapi Pj Walikota yang juga atlet tenis itu tidak mau.

“Untuk apa prestise itu. Oh atlet kita juara, tapi tidak orang Payakumbuh untuk apa? Biarlah tidak juara kalau kita akan ‘membeli’ atlet daerah lain,” tegas Pj Wali Kota.

Sementara Edward DF yang sehari-hari adalah Anggota Komisi B dan Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Payakumbuh menyebutkan, PBFI merupakan pecahan dari Pabbsi (Persatuan Angkat Berat Binaraga dan Angkat Besi Indonesia).

Angkat berat dan angkat besi menjadi Pabersi (Perkumpulan Angkat Berat Angkat Besi Seluruh Indonesia). “Jadi kami adalah pengurus PBFI yang pertama di Kota Payakumbuh,” ujarnya.

Dikatakan, pihaknya mendapat Mandat sebagai Ketua PBFI akhir Mei 2023 lalu menyusul setelah dilobi oleh atlet dan pelaku binaraga di Kota Payakumbuh. Setelah mendapat mandat langsung lakukan Muskot. Dalam waktu singkat kepengurusan PBFI terbentuk. Calon pengurus tersebut dimintakan Rekomendasi kepada KONI untuk diterbitkan SKnya oleh Ketua PBFI Provinsi Sumbar.

“Alhamdullillah awal bulan Juni lalu kami sudah di-SK-kan,” tambahnya.

Pengurus lengkap PBFI Kota Payakumbuh

DEWAN PEMBINA: WALIKOTA, KADISPORA dan KETUA KONI.

DEWAN PENASEHAT : HENDRA JAMRUD, HENDRA DIMARTA dan ADI PRAYITNO

KETUA EDWARD DF, S.SOS,

WAKIL KETUA HARIEKURNIA,

SEKRETARIS BOBBI FIRMADINATA,

WAKIL SEKRETARIS RENI EFDAL,

BENDAHARA CHANDRA ARIEF HUTABARAT.

BIDANG BINPRES CHANDRA LUKMAN, ORGANISASI DAN HUKUM NONONG PUTRA, SH, PERWASITAN DAN PENJURIAN MUHAMMAD RIZKI, RICKE DELTA RIZA, dab Bidang PUBLIKASI DAN DOKUMENTASI JENTRA. (FS)

Payakumbuh – Memeriahkan Tahun Baru Islam 1445 Hijriah, ribuan santri dari MDTA, TPQ/TPSQ se-Kota Payakumbuh mengadakan Apel Akbar di Taman BWS Sumatera V Batang Agam Kota Payakumbuh, Rabu (19/07).

Kegiatan yang diprakarsai Lembaga Didikan Shubuh (LDS) Kota Payakumbuh ini, dibuka Wali Kota Payakumbuh yang diwakili Pj. Sekretaris Daerah Dafrul Pasi dan tampak dihadiri Kakan Kemenag Kota Payakumbuh Joben, Kadis Pendidikan Kota Payakumbuh, Kasi PD Pontren Kankemenag Kota Payakumbuh Endra Rinaldi, Kabag Kesra Efrizal, Camat se-Kota Payakumbuh, Kepala KUA se-Kota Payakumbuh serta Ketua PHBI Kota Payakumbuh H. Rudi Noviardi.

Pj. Sekda Kota Payakumbuh Dafrul Pasi mengucapkan selamat dan apresiasi yang besar kepada Lembaga Didikan Subuh (LDS), mulai dari pengurus kota, kecamatan, rayon dan unit di setiap masjid dan mushalla yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.

“Terima kasih kepada semua guru pembimbing yang telah mendidik dan membina anak-anak kita sehingga mereka memiliki keterampilan dan berani tampil di hadapan kita bersama,” kata Pj. Sekda Dafrul Pasi.

“Kami sangat bangga dengan kemampuan dan keberanian calon-calon pemimpin masa depan kita ini. Mudah-mudahan kita semua selalu diberkati oleh Allah SWT, aamiin,” tambahnya.

Dafrul berpesan, meminta orangtua dan guru-guru agar lebih intens lagi memberikan pendidikan agama kepada anak, sebab saat sekarang ini mempunyai tantangan yang jauh berbeda dan lebih berat dibandingkan zaman dahulu.

“Tantangan terbesar mereka ada kemajuan teknologi informasi. Pandailah mengontrol mereka sehingga tidak terjebak dalam pengaruh negatif teknologi yang bisa diakses secara bebas. Makanya selain pendidikan formal, agama juga sangan penting untuk membentengi generasi muda kita ini,” ucapnya.

“Hari ini juga bertepatan dengan tahun baru islam, 1 muharam 1445 H. Sebuah momentum yang bisa kita maknai untuk muhasabah diri. Meningkatkan kadar keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT,” tukunya.

Selain itu, Mantan Asisten I itu menyebut, Pemko Payakumbuh memiliki komitmen yang kuat untuk penanaman nilai-nilai keagamaan dan semangat religiustas masyarakat. Hal tersebut telah dilakukan dan dibuktikan dengan banyaknya program keagamaan yang diadakan oleh pemerintah.

“Kita (Pemko Payakumbuh – red) komit untuk hal ini. Kita telah melaksanakan berbagai kegiatan seperti MTQ, pembinaan lembaga keagamaan, pelaksanaan kegiatan pelatihan imam dan khatib, pelatihan shalat jenazah, pembinaan TPQ dan MDTA, pembinaan tahsin Quran, pembinaan masjid, mushalla dan rumah qur’an, tim ramadhan termasuk pembinaan LDS yang kita adakan saat ini. Kita akan berikan dukungan penuh,” tutupnya.

Senada Kakan Kemenag Kota Payakumbuh, Joben sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh LDS Kota Payakumbuh, karena begitu banyak manfaat dalam mensiarkan agama Islam.

“Kami berharap, jadikanlah apel akbar ini sebagai momentum untuk kita mengefaluasi kegiatan-kegiatan TPQ/MDTA LDS yang telah berlalu untuk dilakukan penyempurnaan untuk masa yang akan datang,” katanya. (Rel/FS)

 

Payakumbuh – Pengurus Kota Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Payakumbuh membidik juara sebanyak-banyaknya dalam ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pra-Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) Cabor Pencak Silat yang berlangsung di Gedung SMA Negeri 8 Padang pada 20-23 Juli 2023.

Hal ini tak lepas dari sejumlah 12 orang atlet yang akan dikirimkan untuk mengikuti ajang tersebut. Dan besarnya peluang untuk lolos PON XXI Aceh-Sumut Tahun 2024.

Ketua umum pengurus kota IPSI Payakumbuh, yang juga ketua DPRD KOta Payakumbuh Hamdi Agus mengatakan, dalam Kejurda Pra-Kualifikasi PON ini, IPSI Kota Payakumbuh akan menurunkan sebanyak 12 atlet yang akan turun pada 11 kelas tanding dan 1 seni tunggal.

Ke-12 atlet tersebut adalah Gilang Satria (Kategori Tanding/A Putra), M. Fadil (Kategori Tanding/B Putra), Yasser Ramadhana (Kategori Tanding/C Putra), Rangga Fimando (Kategori Tanding/D Putra), Fahrul (Kategori Tanding/E Putra), Farhan Rian Dani (Kategori Tanding/F Putra), Adrian Shukraf (Kategori Tanding/H Putra), Aisyatul Fitri (Kategori Tanding/A Putri), Rani Nur Fadillah (Kategori Tanding/B Putri), Nabila (Kategori Tanding/C Putri), Stefina Frisma Amalia (Kategori Tanding/D Putri) dan Muhammad Asyral (Kategori Seni Tunggal Putra).

“Mudah-mudahan atlet Kejurda Pra-Kualifikasi PON dari Payakumbuh ini, banyak yang bisa lolos dan mewakili Sumbar,” kata Ketua umum pengurus kota IPSI Payakumbuh Hamdi Agus, saat melepas atlet Pencak Silat di Rumah Dinas ketua DPRD Kota Payakumbuh, Rabu (19/07/2023).

Hamdi menyebut, Kejurda Pra-Kualifikasi PON Cabor Pencak Silat ini akan diikuti 19 Kabupaten/Kota se-Sumbar. Dalam hal ini, Payakumbuh optimis dapat meloloskan banyak atlet ke ajang tersebut.

“Untuk sukses dalam penyelenggaraan Kejurda Pra-Kualifikasi PON, sasaran dan target utama tentu pastikan siap 100 persen baik fisik, mental, maupun taktik dan strategi dalam berlaga,” ucapnya.

“Kami berharap semua bisa bertanding sebaik dan semaksimal mungkin. Tunjukkan kemampuan terbaik kita. Untuk pelatih, agar menjaga semaksimal mungkin kondisi fisik dan mental para atlet sebelum dan saat berlaga sehingga bisa tampil maksimal,” tambahnya.

Ditanya terkait target, melihat tantangan yang dihadapi besar, Hamdi berharap atlet yang berangkat bisa memaksimalkan kemampuannya. Dan dari 12 atlet yang diturunkan ini minimal semuanya masuk zona medali dan lolos ke PON.

“Dengan jumlah sekian, harapan kita banyak yang lolos. Semoga semuanya bisa mendapat tiket di PON Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) nanti,” pungkasnya. (FS)


Payakumbuh --- Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Dafrul Pasi melaunching proyek perubahan Strategi Penguatan Managemen Transportasi Berbasis Teknologi Informasi (SEMANGAT BERBAGI) saat pelaksanaan Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan bersama Dinas Provinsi Sumatera Barat yang diselenggarakan di SMAN 3 Payakumbuh, Selasa (18/7).


SEMANGAT BERBAGI ini adalah proyek perubahan dari Project Leader Devitra, S.Sos, M.Si, Kadis Perhubungam Kota Payakumbuh yang sedang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN II) Lembaga Administrasi Negara RI.


Acara tersebut diikuti oleh perwakilan siswa/i dari SLTA sederajat dan perwakilan majelis guru dari masing-masing sekolah se Kota Payakumbuh dengan total peserta 100 orang. Sementara itu, narasumber pada kegiatan sosialisasi ini dari BPTD Wilayah III Sumbar, Dishub Provinsi Sumbar, Satlantas Polres Payakumbuh, Kadishub Kota Payakunbuh, dan dari Asuransi Jasa Raharja.


Siswa yang mengikuti kegiatan ini tampak bersemangat. Hal ini diapresiasi oleh Sekdako Dafrul Pasi usai melepas balon ke udara tanda secara resmi implementasi proyek perubahan itu dimulai.


Dalam sambutannya, Sekda Kota Payakunbuh Dafrul Pasi sangat mendukung implementasi proyek perubahan ini dengan pemanfaatan transportasi online berdasarkan zonasi tempat tinggal siswa. Tingginya kontribusi siswa sekolah dalam angka kecelakaan lalu lintas membuat banyak pihak khawatir, maka perlu dicarikan solusi untuk mengatasinya, salah satunya dengan pemerintah bekerja sama dengan instansi terkait dan penyedia layanan transportasi online.


"Insyaallah perlahan kita siapkan sarana dan prasarana yang representatif guna memberikan layanan lalu lintas yang mumpuni bagi pelajar dan warga di Kota Payakumbuh. Dan kami berharap proyek perubahan ini dapat didukung oleh semua stakeholder terkait dalam rangka mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, mengatasi kemacetan dan menjadi solusi mengatasi kurang jumlah angkutan kota yang yang terintegrasi antar wilayah di Kota Payakumbuh," ujarnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh Devitra mengatakan siswa sekolah termasuk kelompok masyarakat yang belum layak atau diperbolehkan untuk menggunakan kendaraan bermotor, karena sekitar 50 persen dari mereka belum mengantongi memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), sementara pelajar SMA/SMK/MA terlihat banyak yang masih menggunakannya ke sekolah, bahkan ada juga siswa SMP/MTs.


Fenomena ini, kata Devitra, berkontribusi terhadap naiknya angka kecelakaan yang korbannya siswa sekolah, secara psikologis anak usia 17 tahun kebawah belum matang untuk dibiarkan menggunakan kendaraan bermotor, imbasnya tingginya angka kecelakaan terutama kasus kecelakaan siswa sekolah.


Berdasarkan data yang ada, menunjukan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Payakumbuh tahun 2021 sebanyak 151 kasus dan korbannya dari kalangan pelajar sebanyak 73 orang (48,34%). Sedangkan jumlah kecelakaan tahun 2022 sebanyak 179 kasus dan korban dari pelajar sebanyak 97 orang (54%). Jumlah kecelakaan tahun 2023 (sampai bulan April) sebanyak 42 kasus dengan korban pelajar sebanyak 12 orang (28,57%).


"Di samping itu, emisi gas buang kendaraan bermotor berkontribusi kepada perubahan iklim ditambah fenomena El-Nino yang melanda dunia ikut memperparah terjadinya pemanasan global," ujarnya.


Devitra menjelaskan, problem lalu lintas yang tengah dihadapi di Kota Payakumbuh adalah kemacetan yang biasanya terjadi di daerah-daerah yang dekat dengan fasilitas umum seperti sekolah, pasar, persimpangan, hingga lampu merah.


Butuh tindak lanjut dari komitmen bersama stakeholder terkait untuk pengurangan penggunaan kendaraan bermotor bagi siswa sekolah, dengan adanya strategi lintas sektor dalam menghadapi perubahan iklim dan pengaruhnya terhadap ekonomi dan lingkungan.


Devitra menerangkan, dari hasil survey, sekitar 75 sampai 80 persen siswa mengendarai sendiri kendaraan roda 2 dari rumahnya ke sekolah, baik SMA, SMK, dan MA. Kondisi ini juga tidak bisa terbantahkan, makanya lahirlah opsi bagaimana mengarahkan agar siswa sekolah dapat memanfaatkan jasa angkutan umum.


Sedangkan kondisi saat ini, Angkutan Kota (Angkot) belumlah terintegrasi di Kota Payakumbuh, yang ada hanya dari Kawasan Ngalau ke pasar di pusat kota. Jumlahnya hanya sekitar 36 unit, dan tidak pula semuanya beroperasi setiap hari.


"Angkot-angkot di Kota Payakumbuh sudah berumur tua, mobil yang tahun paling tinggi keluaran 2005 atau 19 tahun lalu," ungkapnya.


Salah satu opsi yang bisa dioptimalkan saat ini adalah penggunaan transportasi online berdasarkan zonasi siswa. Misalnya jumlah siswa yang pergi ke sekolah ini ada 5 orang, mereka bisa memesan 1 mobil transportasi online, kemudian ongkosnya mereka bayar bersama, kalau ongkosnya 1 mobil adalah Rp. 20 ribu, maka dibayar 4 ribu perorang.


"Dinas telah melakukan pendataan, dan kami merasa jika bisa dimanfaatkan transportasi online ini akan hemat biaya, harga BBM pertalite buat kendaraan bermotor saat ini satu liternya sekitar Rp. 10.000," ulasnya.


Upaya pembatasan penggunaan kendaraan bermotor roda 2 bagi siswa sekolah ini, dibarengi dengan menghadirkan layanan dari penyedia transportasi online. Kemudian, nanti kerja sama sosialisasi transportasi aman ke sekolah, hingga kemurahan tarif, ataupun disubsidi.


"Penyedia layanan kan juga bisa memberikan reward kepada pengguna aplikasi, misalnya kalau 10 kali penggunaan aplikasi, maka ada diskon ongkos, bahkan program lain yang bisa ditawarkan," tutur Devitra.


Satlantas Polres Payakumbuh mendukung untuk mengurangi kecelakaan dengan kerja sama. Dengan telah adanya alternatif siswa memanfaatkan jasa transportasi, kepolisian akan lebih mudah melaksanakan penegakan dan penindakan, karena selama ini susah dilakukan akibat layanan jasa transportasi masih kurang. 


Kepala SMAN 3 Payakumbuh Irma Takarina mengapresiasi adanya proyek perubahan ini sebagai solusi sederhana yang diharapkan mampu mengurangi resiko kecelakaan lalu lintas yang dialami oleh siswa sekolah.


"Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah dan Polres Payakumbuh yang telah menjawab keluhan-keluhan selama ini, semoga dalam waktu berjalan adaptasi penggunaan transportasi online untuk siswa sekolah bisa ditingkatkan, apalagi kalau nanti ada bus trans kota," pungkasnya. (FS)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.