Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Agam Agama Artikel Bank Nagari Baru Batam Bawaslu Tanah Datar Beeita DPRD Tanah Datar berita DPRD Maklumatnews berita DPRD Tanah Datar Berita DPRD Tanah Datat berita DPRD TD berita Maklumatnews Tanah Datar berita Pemkab Tanah Datar berita Tanah Daftar Berita Tanah Datar Berita Tanah Datar Maklumatnews berita TanahaDatar Maklumatnews berura DPRD Tanah Datar Beruta Tanah Datar Box Redaksi bpjs Bukit Tinggi Dharmasraya Dirlantas Polda Sumbar Ditkrimsus Polda Sumbar Dovy Djanas DPR RI DPRD DPRD Kota Padang Dprd payakumbuh DPRD Sumbar DPRD Tanah Datar DPRD TD Epyardi Asda Jabar Jakarta Jakarta. Jawa Tengah Kab. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Selatan. Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Solok KAI Sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Solok Selatan kejadian Kodim 0312/Padang Kota Padang Kota Padang. Kota Pariaman Kriminal Legis Legislatif Liputan Khusus Luak Limopuluah Maklumatnews Maklumatnews Tanah Datar Medan MUA NasDem Nasional Nasional. Olahraga Opini Otomotif Padang padang panjang. Padang Pariaman Pariwara Bank Nagari Pasaman Barat pasaman. pay Payakumbuh PD TIDAR Sumbar PDAM Pembangunan Pemkab Pemko Padang Pemko Padang. Pendidikan Peristiwa Perpani Sumbar PoldaSumbar Politik Polres Polres Pasaman Barat PolresDharmasraya Polresta Padang Polri Polri. Sawahlunto Sijunjung Solok Sosial dan Budaya Sport Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Tanag Datar Tanah Data Maklumatnew Tanah Datar Tanah Datar Maklumatnews Terbaru TNI Uin Utama


Jakarta (31/07/2023) - Tepat 15 Juli 2023 lalu, BPJS Kesehatan memeringati hari jadinya yang ke-55, tonggak sejarah terbentuknya program jaminan kesehatan telah dimulai dengan berdirinya Badan Penyelenggara Dana Pemeliharaan Kesehatan (BPDPK) pada tahun 1968 yang memberikan jaminan kesehatan pada para pegawai negara, penerima pensiun dan keluarganya. Atas dasar tersebut, maka tanggal 15 Juli 1968 dimaknai sebagai hari lahir BPDPK yang merupakan cikal bakal BPJS Kesehatan penyelenggara Program Jaminan Kesehatan Nasional. 


Pada perkembangannya, lembaga ini berganti status menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Perum Bhakti Husada dan PT Askes (Persero) yang juga mencakupi kesehatan karyawan BUMN beserta keluarganya. Hingga akhirnya sebagaimana diamanatkan UU SJSN dan UU BPJS, lembaga ini bertransformasi menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk mengimplementasikan cakupan kesehatan semesta (Universal Health Coverage) bagi seluruh masyarakat Indonesia.


”Memaknai HUT ke-55 tahun ini dan hampir 10 tahun implementasi Program JKN, kami mengapresiasi perjuangan semangat kolaborasi seluruh elemen dan pemangku kepentingan yang telah berkontribusi positif atas suksesnya penyelenggaraan Program JKN bagi penduduk Indonesia. Setelah hampir 10 tahun lalu berjuang melalui transformasi dari PT Askes (Persero) menjadi BPJS Kesehatan dengan segala dinamika yang terjadi sehingga penyelenggaraan Program JKN tetap sustain, maka saat ini BPJS Kesehatan kembali melakukan transformasi,” ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti dalam Sarasehan HUT ke-55 BPJS Kesehatan, Senin (31/07).


Ghufron menambahkan di usia ke-55 BPJS Kesehatan, pengelolaan Program JKN mendapatkan tantangan baru khususnya dalam meningkatkan mutu layanan. Selama hampir satu dekade ini pula tuntutan masyarakat terhadap kualitas layanan Program JKN juga semakin meningkat. Kendati begitu, Program JKN bersama dengan BPJS Kesehatan tidak henti melakukan perbaikan-perbaikan dan inovasi untuk meningkatkan kualitas dari berbagai sisi.


Oleh karena itu pada hari jadinya yang ke-55, BPJS Kesehatan mengangkat tema “Tranformasi Mutu Layanan, Komitmen Bersama Demi Kesejahteraan Bangsa” sebagai upaya untuk menggaungkan upaya transformasi mutu layanan baik internal BPJS Kesehatan maupun seluruh stakeholder terkait. 


BPJS Kesehatan juga memberikan kado HUT dengan mempersembahkan hadiah terindah untuk peserta JKN, berupa berbagai terobosan untuk memberikan kemudahan serta mutu layanan kepada peserta seperti i-Care JKN sebuah terobosan penyediaan data riwayat pelayanan kesehatan yang dapat dimanfaatkan antar fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. 


Selain itu meluncurkan Program Petakan, Sisir, Advokasi, dan Registrasi (PESIAR) untuk percepatan perluasan rekrutmen peserta hingga ke tingkat desa, Simplifikasi Layanan Kantor Cabang yang telah dilakukan untuk memangkas waktu tunggu dan mempercepat proses layanan serta menyediakan fungsi Service Officer secara mobile dan berbagai layanan unggulan teknologi informasi yang mendukung implementasi Program JKN serta meluncurkan wajah terbaru website BPJS Kesehatan untuk kemudahan masyarakat memperoleh informasi.


Berbagai kemudahan juga dipersembahkan melalui implementasi Rujukan MANTAP atau simplifikasi rujukan dengan kasus dan kondisi tertentu sehingga peserta dapat merujuk ke RS Kelas B dan RS Kelas A yang dapat langsung dipilih oleh FKTP tanpa harus melalui Klinik Utama/RS Kelas D/C. Sebagai upaya perluasan akses layanan, BPJS Kesehatan juga memberikan kompensasi bagi Daerah Belum Tersedia Fasilitas Kesehatan Memenuhi Syarat (DBTFMS) untuk membuka akses layanan kesehatan di daerah terpencil sehingga dapat meningkatkan pemerataan derajat kesehatan masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan dinamika perjalanan implementasi Program JKN BPJS Kesehatan sudah dilalui dan menjadi pengalaman berharga dalam menjaga keberlangsungan jaminan kesehatan di Indonesia. Budi menyorot juga bagaimana BPJS kesehatan dapat membantu dalam transparansi biaya pelayanan kesehatan di Indonesia dan menjaga standar tarif yang ada khususnya menghadapi tantangan bonus demografi Indonesia. 


”Pada tahun 2030 Indonesia memiliki tantangan terhadap puncak bonus demografi yaitu diharapkan masyarakat akan mengalami peningkatan pendapatan karena peningkatan jumlah masyarakat usia produktif. Jika Indonesia tidak bisa memanfaatkan momentum puncak demografi ini sebagai momentum peningkatan pendapatan masyarakat, maka kita akan kehilangan kesempatan dan terus menjadi negara dengan middle income. Untuk itu peran BPJS Kesehatan menjadikan manusia Indonesia yang sehat sangat penting melalui pembiayaan kesehatan yang kuat. BPJS Kesehatan juga diharapkan dapat menjaga standar biaya pelayanan kesehatan ini ditengah lonjakan bonus demografi ini,” kata Budi.


Budi juga mengapreasiasi bagaimana kinerja BPJS Kesehatan mulai dari kolektibilitas yang semakin baik, klaim layanan kesehatan diproses dengan sangat cepat, dan mulai fokus pada upaya pencegahan. 


Budi juga melihat demand side sudah berhasil diperoleh melalui cakupan kepesertaan yang semakin besar dan kini yang menjadi tantangan bagaimana dapat mengakomodir supply side.


Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pembangunan Berkelanjutan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Agus Suprapto menyoroti bagaimana kemiskinan ekstrim menjadi tantangan Pemerintah saat ini dan BPJS Kesehatan memiliki andil dalam upaya penanganannya. 


”Jaminan kesehatan di Indonesia makin maju dan sukses. Saat ini berbagai inovasi sangat responsif menjawab kebutuhan peserta mulai dari waktu tunggu hingga pemakaian Mobile JKN,” kata Agus.  (Rel/FS)

Polres Payakumbuh Amankan Dua Orang Bandar Narkoba antar Provinsi

Payakumbuh – Sat resnarkoba Kota Payakumbuh berhasil mengamankan dua orang bandar Narkoba jaringan antar Provinsi di wilayah hukum Polres Kota Payakumbuh.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Payakumbuh, AKBP Wahyuni Sri Lestari didampingi Kasat Narkoba, Iptu Aiga Putra saat press release dihadapan awak media, pada Senin, 31 Juli 2023.

“Tim kami berhasil menangkap dua orang bandar Narkoba asal Pekanbaru, yang merupakan sindikat pengedar narkoba lintas provinsi beberapa waktu lalu. Tersangka ini rencananya akan melakukan transaksi di Kota Payakumbuh,” ujarnya.

Dikatakannya, proses penangkapan dilakukan oleh tim setelah dilakukan pengintaian terlebih dahulu dan tersangka berhasil ditangkap saat melintas di jalan lintas Lintau-Payakumbuh.

“Dari kedua tangan tersangka kita berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis Sabu sebanyak 25 gram,” sambungnya.

Akibat perbuatannya, dua tersangka bakal dijerat Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Rel/FS)

Lantik dan Serahkan SK 234 PPPK, Pj Wako: Semoga dapat Mempercepat Akselerasi Pembangunan Payakumbuh

Payakumbuh – Sebanyak 234 Orang honorer di Pemko Payakumbuh menerima SK Pengangkatan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pelantikan dan penyerahan SK PPPK tersebut dipimpin oleh Plt. Sekda Payakumbuh, Dafrul Pasi di Aula Ngalau Lt 3 Kantor Balai Kota Payakumbuh, pada Senin 31 Juli 2023.

Tampak juga hadir dalam pelantikan PPPK tersebut Plt Asisten I Hidayatul Rusda, Asisten II Elzadaswarman, Plh Asisten III Nalfira, dan Kepala BKPSDM Erwan, serta kepala OPD se-Kota Payakumbuh lainnya.

Plt Sekda Dafrul Pasi yang mewakili Pj. Walikota Rida Ananda dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada 213 guru dan 21 tenaga teknis yang dilantik secara resmi setelah proses panjang hingga berstatus P3K pada hari ini.

“Selamat kami ucapkan, tidak semua yang mengabdi di Pemerintah Kota Payakumbuh selama bertahun-tahun diterima jadi ASN dan tidak semua pegawai honorer diterima jadi P3K,” ucap Dafrul.

Lebih lanjut, Dafrul mengatakan bahwa dari 21 orang pegawai teknis yang lolos, hanya 5 orang yang berasal dari Kota Payakumbuh.

“Hanya 5 orang dari Kota Payakumbuh, artinya ini jadi motivasi untuk pegawai honor lain agar selalu meningkatkan wawasan dan kinerjanya. Sebab, lama mengabdi di lingkungan pemerintah kota juga tidak menjamin akan diterima sebagai P3K,” ungkap Dafrul.

Kemudian Dafrul juga menegaskan bahwa sedikitnya jumlah P3K yang lolos ini hendaknya dapat membuka mata masyarakat mengenai asumsi terhadap sistem rekrutmen PPPK yang dianggap tidak adil dan jujur

“Buktikan bahwa Bapak dan Ibu memang layak menjadi bagian dari pemerintah Kota Payakumbuh. Kami betul-betul berharap Bapak dan Ibu memaksimalkan kompetensi teknis untuk mengembangkan keterampilan tugas pokok dan fungsi sesuai perundang-undangan yang berlaku, kompetensi manajerial untuk memimpin dan mengelola tugas yang diberikan, serta kompetensi sosial kultural untuk bersosialisasi dan membantu masyarakat,” tegas Dafrul

Dafrul turut menambahkan bahwa ASN adalah panutan bagi masyarakat yang harus peduli terhadap kiri, kanan, depan, dan belakangnya. Ketika ada permasalahan, sudah seharusnya ASN dapat membantu mencarikan solusi, alih-alih mempersulit keadaan masyarakat.

“Selamat bergabung dan semangat mengabdi di pemerintah Kota Payakumbuh. Semoga Bapak dan Ibu dapat mempercepat akselerasi untuk membangun kota Payakumbuh dari aspek manapun. Selamat bertugas, semoga dirahmati dan diberkahi Allah SWT,” tutup Dafrul

Sementara itu, pada pelantikan kali ini diketahui ada beberapa orang yang berasal dari lingkungan pemerintah Kota Payakumbuh sebelumnya.

Febrivo Ramayadi sebagai terampil pranata komputer di bidang pengadaan dan mutasi dan pemberhentian di BKPSDM, Willy Novandri sebagai terampil terampil pranata komputer di bidang penyelenggaraan E-Goverment di Diskominfo, dan Fitrah sebagai TJP di Badan keuangan Daerah, serta Winofri Mardanis (ahli pertama pranata hubungan masyarakat) di bidang kehumasan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Payakumbuh. (Rel/FS)


Payakumbuh --- Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Supardi mengharapkan digelarnya Festival Silat Tradisi Nusantara di Kota Payakumbuh selama 4 hari, dapat menjadi stimulan bagi pemerintah daerah kota/kabupaten di Sumatera Barat untuk dapat menghidupkan gairah silat tradisi yang saat ini kian tergerus oleh zaman.


"Festival silat tradisi nusantara ini diinisiasi dari sebuah pemikiran kalau kita harus punya pengakuan bahwa silat sebagai warisan budaya tak benda dunia dari Indonesia yang asalnya dari Sumatera Barat," kata Supardi saat jumpa pers, Senin (31/7).

Supardi menyebut dulunya silat merupakan kebutuhan, setiap anak di Ranah Minang menjelang dilepas pergi merantau harus diwarisi dengan kemampuan silat. Namun kini, budaya itu sudah tergerus, seiring masuknya perguruan bela diri lain selain silat.


"Tak hanya itu yang membuat silat tradisi mengalami kemunduran, adanya perbedaan persepsi antara silat tradisional dengan silat prestasi juga berpengaruh," ujarnya.


Politisi Gerindra itu menambahkan, dirinya selaku Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumatera Barat telah berkomunikasi dengan perguruan silat yang ada di Indonesia, umumnya mereka mengakui dan menyatakan nenek moyang perguruan mereka belajar silat dari Minangkabau.


"Guru-guru mereka yang belajar di Sumbar mengembangkannya di kampung masing-masing, sehingga tidak heran gerakan dan langkahnya mirip dengan kita," jelasnya.


Setidaknya, kata Supardi, festival ini dapat membangkitkan kembali semangat warga Sumbar, kalau silat tradisi masih layak dan harus terus dilestarikan. Pemuda minang tak hanya pandai berkelahi saja, tapi dituntut belajar agama, tata krama, etika, dan filosofi kehidupan sebagai jati diri orang minang.


"Kita ingin agar kembalinya mentalitas pendekar, yang tak mungkin bertarung tanpa dasar, mengerti arti kehidupan dan nilai kesabaran," tegasnya.


Supardi menyebut, pasca festival ini digelar, ada beberapa pointer yang akan direkomendasikan kepada pemerintah daerah. Seperti juga halnya acara ini adalah rekomendasi dari kegiatan pada tahun lalu, yakni Musyawarah Tuo Silek.


"Bulan Desember lalu, dilaksanakan Musyawarah Tuo Silek yang didapat kesimpulan kalau silat tradisi merupakan bagian tak terpisahkan dari perkembangan silat yang ada di Sumatera Barat, maka IPSI sebagai lembaga yang mewadahi baik silat tradisi maupun silat prestasi," ulasnya.


Wakil rakyat itu menyampaikan harapan agar silat tradisi ada dalam mata pelajaran SMA/SMK/MA di Sumatera Barat, sehingga bisa membangkitkan semangat belajar silat tradisi di mata generasi muda.


"Nanti kita bisa wujudkan festival-festival terjadwal yang mengundang peserta dari berbagai daerah dan perguruan silat berbeda, sehingga hiduplah silat tradisional di sendi-sendi kehidupan orang minang," harapnya.


Sementara itu, Kepala UPTD Taman Budaya Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat Supriyadi mengatakan festival ini digelar selama 4 hari, dan mengundang tim pencak silat sebayak 6 dari luar Provinsi Sumbar, dan 19 kota/kabupaten yang ada di Sumbar.


"Setiap perguruan memiliki ciri khasnya masing-masing, ini yang ingin kita tunjukkan kepada penonton dan masyarakat, bahwa betapa berharganya kebudayaan yang harus dilestarikan dan diwariskan kepada anak cucu kita kelak," pungkasnya. (FS)









Payakumbuh — Tim sepakbola SMP Kota Payakumbuh berhasil menang dengan meyakinkan dari hasil 3 kali pertandingan di tingkat provinsi Sumbar dalam proses seleksi Gala Siswa Indonesia (GSI) Sumbar beberapa waktu lalu di Lapangan GOR H. Agus Salim Padang.

Tim sepakbola SMP asal Payakumbuh itu dipertandingkan pertama menang mudah dengan skor telak : Pyk vs Bsk skor: 3-0, dipertandingan kedua kesebelasan SMP Payakumbuh unggul dengan skor: 3-1 melawan Pasaman Barat dan pada pertandingan terakhir SMP Payakumbuh menang melawan SMP Padang dengan skor akhir 3-1, sehingga tim GSI SMP kota Payakumbuh juara 1 di Sumbar dengan nilai poin penuh yakni 9 point.

Dengan bekal tiga kemenangan dan menjadi juara 1 pada laga GSI SMP tersebut tim GSI SMP Kota Payakumbuh berhak mewakili 60 % dari jumlah pemain 18 orang pemain yang akan mewakili Sumbar ke tingkat Nasional nantinya.

Adapun daftar nama pemain yang mewakili Payakumbuh nantinya adalah 11 orang terdiri dari 1. Kafka Yoandriko (SMPN 3)Kiper, 2. Ibrahim Alim Pramudya(SMPN 3) Striker yang sudah pernah lolos ketingkat nasional dalam ajang GSI SMP tahun 2022 yang lalu, 3. M .Rafha Putra (SMPN 3 ) Gelandang, 4. M.Zaky (SMPN 9 ) Gelandang, 5. Rahman Junior(SMPN 1 ) Center Bek, 6.M.Fakhrul Husni (SMPN 2) Center Bek 7. M. Adly Rahmanda ( SMPN 3) Gelandang, 8. Hidayatul Rehan( SMPN 3) Striker, 9. Zikry Alviano H (SMPN 4) Bek Kiri, 10. Raffa Ainil Wirman ( SMPN 3 ) Bek Kiri, 11. Figo Azizul Hakim (SMPN 1) Gelandang .

Mereka akan berlaga di ajang GSI antar SMP tingkat Nasional bulan Oktober 2023 mendatang dan 7 orang pemain lagi diisi oleh siswa SMP dari Kota Padang 5 siswa, Tanah Datar 1 siswa dan Pasaman Barat 1 siswa dan akan masuk dalam pantauan BPTI ( Badan Pembinaan Talenta Indonesia ) dibawah Kemdikbudristek RI dan akan mendapatkan berbagai fasilitas pengembangan talenta dan karier dimasa yang akan datang melalui Kemdikbudristek RI.

Usai berhasil menjadi juara, Kadis Pendidikan Payakumbuh mengungkapkan rasa bangganya. Ia mengungkapkan keberhasilan GSI SMP Payakumbuh ini berkat kerja keras serta arahan dari Pj. Wali Kota Payakumbuh.

“Semoga 11 pemain yang lolos ini akan melanjutkan tradisi kontribusi Kota Payakumbuh memperkuat Timnas PSSI seperti Nabiel Asyura pemain timnas U17 yang juga berproses dari SSB dan ajang GSI SMP Kota Payakumbuh dari generasi sebelumnya. Jadi, Kepada semua pihak yang telah mempersiapkan tim Kota Payakumbuh dengan sangat baik mulai dari kepala sekolah SMP di Kota Payakumbuh untuk GSI tingkat kota SMPN 3 Payakumbuh adalah juara GSI tahun 2023 ini, para guru olahraga pembina dan pelatih SSB tempat mereka bergabung, pengurus PSSI Kota Payakumbuh dibawah binaan Pj. Walikota Payakumbuh Drs. Rida Ananda M.Si yang rajin menggelar kompetisi antar SSB serta tim talent Dinas Pendidikan yang telah bekerja keras dalam melahirkan tim tangguh ini walau dibawah keterbatasan dana yang minim,”ungaknya.

Ia berharap semoga ditingkat Nasional tim GSI Sumbar dapat berbicara banyak dan bahkan bisa menjadi juara tahun 2023. Sehingga para pemain dari Kota Payakumbuh bisa terpilih jadi pemain timnas mulai usia dibawah 16 tahun. “Selamat bertanding buat semua pemain terbaik kota Payakumbuh di tingkat Nasional semoga tampil prima dan mengharumkan nama Kota Payakumbuh,” tutupnya. (Rel/FS).

Payakumbuh — Rapat kerja (Raker) pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Kota Payakumbuh Tahun 2024 dimulai.

Raker yang dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Armen Faindal itu, diikuti oleh Pj. Wali Kota Payakumbuh, Pj. Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Banggar DPRD Kota Payakumbuh dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di ruang sidang DPRD setempat, Minggu (30/08/2023).

Pembahas rancangan KUA-PPAS APBD tahun 2024 itu akan dimulai tanggal 30 Juli s.d 1 Agustus 2023. Dan dilanjutkan dengan penandatangan nota kesepakatan pada hari Senin tanggal 7 Agustus 2023.

“Rapat kerja pembahasan Rancangan KUA dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2024 hari ini merupakan salah satu proses perencanaan anggaran yang akan menjadi pedoman bagi Pemerintah Daerah dalam penyusunan APBD nantinya,” kata Pj. Wako Rida Ananda.

Untuk tahun 2024 sebagaimana telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) tahun 2023-2026, Rida mengatakan pemda telah menetapkan 5 (lima) prioritas Pembangunan Daerah Kota Payakumbuh yaitu:
1. Peningkatan Sumber Daya Manusia yang berakhlak mulia, sehat, berkualitas dan berdaya saing;
2. Peningkatan perekonomian yang berkualitas, unggul, berdaya saing berbasis produk unggulan dan inovasi;
3. Peningkatan pembangunan infrastruktur yang berwawasan lingkungan, dan berkelanjutan;
4. Peningkatan kualitas tata kelola penyelenggaraan pemerintahan daerah yang bersih, akuntabel serta berkualitas;
5. Peningkatan tata kehidupan sosial dan budaya kemasyarakatan berdasarkan falsafah Adat Basandi Syara’ – Syara’ Basandi Kitabullah.

“Lima prioritas ini yang akan kita capai melalui program, kegiatan dan subkegiatan serta dengan mengalokasikan anggaran pada setiap SKPD,” terangnya..
“Kami berharap pada rapat kali ini dapat berjalan dengan lancar dengan menghasilkan kesepakatan-kesepakatan yang berguna untuk kemajuan Kota Payakumbuh kedepannya dan juga dapat kita selesaikan sesuai batas waktu yang telah ditetapkan oleh aturan yang berlaku,” tukuknya.

Pj. Rida juga menyampaikan bahwa Kota Payakumbuh berhasil meraih penghargaan atas keberhasilan dalam pengendalian laju inflasi di Payakumbuh.

Sementara itu, Wakil ketua DPRD Armen Faindal mengucapkan selamat atas prestasi yang baru saja diraih oleh Kota Payakumbuh dalam pengendalian inflasi di Payakumbuh.
“Selamat untuk Pemko Payakumbuh semoga dengan penghargaan ini, masyarakat kita bisa lebih sejahtera lagi,” pungkasnya. (Rel/FS)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.