Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Agam Agama Artikel Bank Nagari Baru Batam Bawaslu Tanah Datar Beeita DPRD Tanah Datar berita DPRD Maklumatnews berita DPRD Tanah Datar Berita DPRD Tanah Datat berita DPRD TD berita Maklumatnews Tanah Datar berita Pemkab Tanah Datar berita Tanah Daftar Berita Tanah Datar Berita Tanah Datar Maklumatnews berita TanahaDatar Maklumatnews berura DPRD Tanah Datar Beruta Tanah Datar Box Redaksi bpjs Bukit Tinggi Dharmasraya Dirlantas Polda Sumbar Ditkrimsus Polda Sumbar DPR RI DPRD DPRD Kota Padang Dprd payakumbuh DPRD Sumbar DPRD Tanah Datar DPRD TD Epyardi Asda Jabar Jakarta Jakarta. Jawa Tengah Kab. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Selatan. Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Solok KAI Sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Solok Selatan kejadian Kodim 0312/Padang Kota Padang Kota Padang. Kota Pariaman Kriminal Legis Legislatif Liputan Khusus Luak Limopuluah Maklumatnews Maklumatnews Tanah Datar Medan MUA NasDem Nasional Nasional. Olahraga Opini Otomotif Padang padang panjang. Padang Pariaman Pariwara Bank Nagari Pasaman Barat pasaman. pay Payakumbuh PD TIDAR Sumbar PDAM Pembangunan Pemkab Pemko Padang Pemko Padang. Pendidikan Peristiwa Perpani Sumbar PoldaSumbar Politik Polres Polres Pasaman Barat PolresDharmasraya Polresta Padang Polri Polri. Sawahlunto Sijunjung Solok Sosial dan Budaya Sport Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Tanag Datar Tanah Data Maklumatnew Tanah Datar Tanah Datar Maklumatnews Terbaru TNI Uin Utama



Padang - Bank Nagari menggelar Press Conference Kinerja Tahun 2025 pada Paparan Kinerja Bank Nagari 2025, dan Klarifikasi Isu Publik tanggal 2 Februari 2026 di Kantor Pusat Bank Nagari, Jl. Pemuda No. 21 Padang. Pemaparan dilakukan oleh Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah Bank Nagari dan dihadiri oleh Media Cetak dan Media Online di Sumatera Barat.

Di tengah tekanan ekonomi global dan perlambatan nasional, Bank Nagari berhasil menjaga kinerja tetap solid sepanjang 2025.

Tahun buku 2025, Bank Nagari mencatat:

* Aset tembus Rp33,61 triliun

* DPK Rp26,84 triliun

* Laba bersih Rp493,74 miliar

* Rasio keuangan tetap sehat dengan CAR 23,72% dan NPL 2,40%

Di saat yang sama, Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari tumbuh impresif dengan:

* Aset syariah Rp6,49 triliun (+6,28%)

* Pembiayaan syariah Rp4,63 triliun (+14,66%)

* Laba UUS Rp224,62 miliar (+15,43%)

Pertumbuhan UUS yang konsisten, penguatan digital banking melalui Ollin by Nagari, serta jaringan layanan yang luas membuktikan komitmen Bank Nagari dalam menghadirkan layanan keuangan yang adaptif, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat Sumatera Barat.

Tak hanya itu, sepanjang 2025 Bank Nagari juga meraih 33 penghargaan nasional dan regional, termasuk peringkat idA+/Stable dari PEFINDO.

Pada kesempatan yang sama, Bank Nagari menyampaikan klarifikasi resmi atas sejumlah pemberitaan yang berkembang di ruang publik saat Press Conference Kinerja Keuangan PT Bank Nagari yang dilaksanakan pada tanggal 02 Februari 2026 di Kantor Pusat Bank Nagari Jl. Pemuda No. 21 Padang.

Klarifikasi ini disampaikan sebagai wujud komitmen Bank Nagari terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), sekaligus untuk meluruskan informasi agar masyarakat memperoleh gambaran yang utuh dan proporsional.

Terkait informasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR), Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra menegaskan, pihaknya tidak menutup diri terhadap keterbukaan informasi publik. Informasi yang bersifat wajib dibuka, termasuk laporan tahunan dan ringkasan pelaksanaan CSR, telah tersedia melalui kanal resmi Bank Nagari.

Adapun permintaan informasi yang memuat data pribadi pegawai, rincian biaya operasional secara detail, serta identitas individu penerima CSR, ditetapkan sebagai informasi yang dikecualikan berdasarkan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, serta ketentuan perbankan dan OJK, setelah melalui uji konsekuensi. Penyaluran dana CSR Bank Nagari telah diaudit dan diawasi oleh regulator dan lembaga berwenang.

Terkait kebijakan hapus buku kredit, Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari, Hafid Dauli menyampaikan, dalam pelaksanaan kebijakan hapus buku kredit macet, Bank Nagari senantiasa berpedoman pada ketentuan regulator dan peraturan internal Bank.

Menurutnya, hapus buku merupakan tindakan administratif akuntansi dan tidak menghapus hak tagih Bank kepada debitur. Bank tetap melakukan upaya penyelesaian kredit secara aktif melalui penagihan, penjualan agunan, dan lelang melalui KPKNL sebagai pejabat lelang independen. Setiap penerimaan kembali (recovery) atas kredit yang telah dihapus buku dicatat sebagai pendapatan operasional sesuai ketentuan.

Mengenai pelaksanaan lelang eksekusi Hak Tanggungan, seluruh proses dilakukan secara transparan, akuntabel, dan independen melalui sistem lelang elektronik KPKNL (lelang.go.id). Bank tidak memiliki kewenangan atas penentuan peserta maupun pemenang lelang.

Terkait kebijakan internal pegawai, termasuk Uang Akhir Tahun (UAT) dan Jaminan Hari Tua (JHT), Direktur Operasional Bank Nagari, Zilfa Efrizon menyampaikan, bahwa penyesuaian kebijakan Uang Akhir Tahun (UAT) dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dan temuan audit eksternal yang meminta penyesuaian kebijakan remunerasi agar sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 45 Tahun 2015.

Kebijakan ini diambil secara korporasi dengan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan. Terkait Jaminan Hari Tua (JHT), Bank Nagari telah melaksanakan kewajiban pembayaran premi sesuai perjanjian. Kendala pembayaran klaim yang terjadi bersumber dari permasalahan likuiditas pihak asuransi dan terus dikomunikasikan serta diupayakan penyelesaiannya sesuai mekanisme yang berlaku.

"Bank Nagari senantiasa memberikan perhatian dan selalu mengutamakan kesejahteraan pegawai dengan berorientasi kepada ketentuan dan prosedur yang berlaku,"paparnya.

Zilfa juga menyampaikan, bahwa manajemen sangat mendukung dan medorong pembentukan kepengurusan baru FKPBN (Forum Komunikasi Pegawai Bank Nagari) yang sudah tidak aktif dari tahun 2017, yang disebabkan purnatugasnya beberapa pengurus inti dan pandemi covid 19.

FKPBN (Forum Komunikasi Pegawai Bank Nagari) yang bertujuan untuk memastikan aspirasi pegawai tersalurkan secara konstruktif, menjaga keseimbangan kepentingan perusahaan dan pegawai, serta memperkuat iklim kerja yang kondusif, produktif, dan berkelanjutan. Hal ini dilakukan sebagai wujud komitmen terhadap pelindungan dan kesejahteraan pegawai Bank Nagari sebagai mitra strategis perusahaan dalam membangun hubungan industrial yang sehat, dialogis, dan berkeadilan.

Bank Nagari juga menegaskan kebijakan zero tolerance terhadap fraud. Direktur Kepatuhan Bank Nagari, Bapak Sukardi menyampaikan bahwa setiap indikasi fraud internal ditangani melalui mekanisme audit, pengawasan berlapis, dan proses disiplin maupun hukum sesuai ketentuan yang berlaku, disertai penguatan sistem pengendalian internal dan budaya kepatuhan.

Selanjutnya, dalam rangka tertib administrasi, efektivitas pelayanan informasi publik, serta memastikan penyampaian informasi perusahaan berjalan secara terkoordinasi dan akuntabel, Bank Nagari menetapkan bahwa seluruh permintaan informasi dan koordinasi kehumasan agar disampaikan melalui saluran resmi perusahaan sebagai berikut:

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Bank Nagari
         Telp: Ext. 243 (PPID Bank Nagari)
Koordinasi Kehumasan dan Publikasi
          Disampaikan melalui:
          Divisi Sekretaris Perusahaan a.n. Bapak Yosviandri Asril
Pemimpin Bagian Humas a.n. Bapak Fefri Doni
         Telp: Ext. 206 (Divisi Sekretaris Perusahaan)


Penetapan saluran resmi ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa setiap informasi yang disampaikan kepada media dan publik bersifat akurat, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus menjaga kelancaran koordinasi antara Bank Nagari dan mitra media. Sehubungan dengan hal tersebut, Bank Nagari mohon maaf apabila tidak dapat melayani permintaan informasi dan/atau koordinasi kehumasan yang tidak disampaikan melalui saluran resmi sebagaimana dimaksud di atas.

Manajemen Bank Nagari mengapresiasi perhatian dan masukan dari masyarakat dan media. Seluruh pengawasan publik menjadi bagian penting dalam perbaikan berkelanjutan. Bank Nagari berkomitmen untuk terus dikelola secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab demi menjaga kepercayaan publik dan keberlanjutan bank sebagai aset strategis daerah.





Padang - Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan 100 musisi heal Sumatera, Rans Entertainment dan alumni UI. Bantuan yang diserahkan pada masyarakat di sejumlah daerah terdampak bencana hidrometeorologi di Sumbar ini diharapkan bisa menjadi berkah dan bermanfaat. 

"Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan pada masyarakat. Bantuan tersebut tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat pasca terdampak bencana," ujar Evi Yandri saat mendampingi penyerahan bantuan tersebut secara simbolik pada masyarakat di hunian sementara Ketaping, Batang Anai, Padang Pariaman, Jumat (30/1). 

Saat penyerahan bantuan tersebut hadir langsung Raffi Ahmad mewakili Rans Entertainment dan sekaligus sebagai utusan khusus presiden bidang pembinaan generasi muda dan pekerja seni. Hadir pula musisi dr. Tompi dan Irma Hutabarat. 

Wakil Gubernur Vasko Ruseimy dan Bupati Padang Pariaman John Kennedy Azis juga Ikut mendampingi. 

Bantuan yang diberikan beragam mulai dari alat rumah tangga, peralatan masak, sembako dan filter untuk air bersih. 

Walaupun secara simbolik bantuan di berikan diberikan di Huntara Ketaping, namun bantuan serupa telah pula disalurkan ke sejumlah daerah lainnya di Sumbar yang terdampak bencana hidrometeorologi. 

Evi Yandri juga sempat menyampaikan apresiasinya terhadap kepedulian Raffi Ahmad pada ranah Minang. Dimana kunjungan Raffi pada hari itu bukanlah yang pertama kali, namun sudah berulang kali pasca bencana terjadi akhir November lalu. Bahkan secara swadaya Raffi Ahmad juga ikut membantu pembangunan Huntara di Kepalo Koto, Pauh, Padang bersama Evi Yandri dan Vasko.

Kedatangan Raffi Ahmad, dr. Tompi disambut masyarakat ramai menunggu di lokasi yang terdiri bukan hanya warga Huntara namun juga warga sekitar. Masyarakat antusias menunggu Raffi Ahmad yang memang terkenal digandrungi kaum wanita. 

Saat pertemuan dengan masyarakat tersebut Raffi berharap bantuan yang diberikan bisa meringankan beban masyarakat yang sudah banyak kehilangan dan menjadi korban bencana. 

Tompi pun sempat menyanyikan satu lagu Minang dan lagi populernya yang juga disambut antusias warga. Jadilah penyerahan bantuan tersebut penuh kegembiraan. 

Raffi Ahmad juga ikut menyerahkan secara simbolik kunci Huntara pada warga. Huntara tersebut dibangun danantara dan sudah bisa dihuni masyarakat. 

Bupati Padang Pariaman John Kennedy Azis mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih dan mengatakan bantuan memang diperlukan warga. Hal ini dikarenakan pasca bencana Padang Pariaman menjadi seolah mundur 20 tahun akibat dampaknya. 

"Kami pemerintah setempat juga sekarang berusaha untuk pembangunan hunian tetap (huntap)," paparnya. 

Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy selain mengucapkan terima kasih mengatakan kepedulian berbagai pihak pada Sumbar akan terus diingat. Bahwa sebagai kepala daerah ia sangat berterima kasih mewakili masyarakat. 

Vasko Ruseimy dan Evi Yandri sebelum mendampingi Raffi Ahmad, Tompi dan tim ikut menjemput kedatangan mereka di Bandara. Sebelum datang ke Huntara, Vasko mengajak Raffi dan tim mencicipi kelezatan kuliner Minang, Gulai Kepalo Lauik di rumah makan sekitar bandara.




SIJUNJUNG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menyerap aspirasi terkait kebutuhan penguatan sumber daya manusia (SDM) serta sarana dan prasarana UPTD Samsat Sijunjung saat kunjungan kerja, Kamis (29/1).

Muhidi menegaskan, Samsat merupakan ujung tombak penerimaan daerah sehingga harus ditopang SDM dan fasilitas yang memadai agar pelayanan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat dioptimalkan. Aspirasi tersebut, kata dia, akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan DPRD Provinsi Sumatera Barat.

Dalam pertemuan itu, jajaran UPTD Samsat Sijunjung menyampaikan keterbatasan jumlah aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini hanya empat orang, serta kondisi gedung kantor yang dibangun sejak 1992 dan dinilai tidak lagi representatif.

Kepala Seksi Penagihan dan Penerimaan UPTD Samsat Sijunjung, Rio Satria, menyebut pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan melalui berbagai inovasi, di antaranya rencana layanan Samsat Drive Thru di Kantor DPRD Kabupaten Sijunjung, layanan SIBER (Signal Berbantuan), serta pelaksanaan Samsat Keliling delapan kali setiap bulan. Namun, keterbatasan sarana operasional masih menjadi kendala.

Anggota Komisi III DPRD Sumbar, Daswanto, menilai penguatan SDM dan sarana operasional Samsat Sijunjung perlu segera dilakukan mengingat luas wilayah layanan dan tingginya target penerimaan daerah. Ia menegaskan DPRD akan mendorong tindak lanjut aspirasi tersebut karena berdampak langsung pada peningkatan PAD. (*)



SIJUNJUNG -  UPTD Samsat Sijunjung mencatat kinerja gemilang sepanjang tahun 2025 dengan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp30,91 miliar atau 123,25 persen dari target Rp25,08 miliar. Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, yang menekankan pentingnya penguatan kolaborasi dan optimalisasi potensi pajak, khususnya Pajak Air Permukaan (PAP) dan Pajak Alat Berat (PAB), untuk menghadapi target PAD tahun 2026.

Hal itu disampaikan Muhidi saat melakukan kunjungan kerja ke UPTD Samsat Sijunjung, Kamis (29/1). Ia menilai surplus pendapatan sebesar Rp5,83 miliar yang berhasil diraih merupakan indikator kinerja positif dan harus dijadikan pijakan untuk peningkatan yang berkelanjutan.

“Ke depan, UPTD Samsat Sijunjung bersama Pemerintah Kabupaten Sijunjung harus terus memperkuat kolaborasi agar seluruh potensi PAD, terutama dari Pajak Air Permukaan dan Pajak Alat Berat, dapat digarap secara maksimal,” tegas Muhidi
 
Menurutnya, pembaruan dan validasi data objek pajak menjadi kunci utama dalam meningkatkan efektivitas pemungutan pajak. Data yang akurat, mulai dari pajak kendaraan bermotor hingga PAP dan PAB, akan mendorong optimalisasi pendapatan daerah secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kasi Penagihan dan Penerimaan UPTD Samsat Sijunjung, Rio Satria, mengungkapkan bahwa pihaknya berhasil meraih peringkat kedua terbaik dalam pencapaian target perubahan pada tahun anggaran 2025. Seluruh jenis pajak yang menjadi kewenangan UPTD berhasil melampaui target yang ditetapkan.

Ia menjelaskan, sektor Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) menjadi penyumbang pertumbuhan tertinggi dengan realisasi Rp13,38 miliar atau 168,29 persen dari target Rp7,95 miliar. Adapun Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tetap menunjukkan kinerja stabil dengan capaian Rp17,52 miliar atau 102,34 persen.

Capaian paling menonjol tercatat pada sektor Opsen BBNKB Kabupaten Sijunjung yang menembus realisasi 224,48 persen. Secara keseluruhan, total Opsen PKB dan BBNKB yang berhasil dihimpun mencapai Rp21,53 miliar.

Keberhasilan tersebut, lanjut Rio, tidak lepas dari penerapan strategi “Target Perubahan” sepanjang 2025 melalui transformasi layanan serta kemudahan akses bagi wajib pajak. Selain sektor kendaraan bermotor, UPTD Samsat Sijunjung juga terus mengoptimalkan penerimaan dari Pajak Air Permukaan dan Pajak Alat Berat. 

Pada sektor Pajak Air Permukaan, tercatat sembilan objek pajak aktif dengan rata-rata tagihan sebesar Rp3.820.200 per bulan. PDAM Tirta Sanjung Buana menjadi kontributor terbesar dengan rata-rata setoran Rp2.417.000 per bulan, disusul PT Sumatera Karya Agro dan PT Kemilau Permata Sawit.

Sementara itu, untuk Pajak Alat Berat, UPTD Samsat Sijunjung telah mendata tujuh unit alat berat jenis wheel loader milik tiga perusahaan besar, yakni PT Sumatera Karya Agro sebanyak dua unit, PT Sawit Makmur Perkasa tiga unit, serta PT Kemilau Permata Sawit dua unit. Dominasi alat berat keluaran tahun 2024–2025 menunjukkan adanya pertumbuhan investasi yang berpotensi meningkatkan penerimaan daerah dari sektor PAB pada tahun-tahun mendatang. 

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Barat, Daswanto, menilai capaian tersebut harus dijaga keberlanjutannya melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta dukungan sarana dan prasarana pelayanan yang memadai.

“Capaian PAD yang melampaui target ini tidak boleh membuat kita berpuas diri. Justru harus menjadi dasar untuk memperkuat sistem, menambah personel, dan memastikan sarana pendukung pelayanan Samsat benar-benar memadai,” ujarnya.

Ia menegaskan, Komisi III DPRD Sumbar akan terus mendorong penguatan peran UPTD Samsat, termasuk optimalisasi sektor Pajak Air Permukaan dan Pajak Alat Berat, karena memiliki kontribusi langsung terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah.

“Optimalisasi PAP dan PAB harus ditopang pendataan yang akurat serta koordinasi lintas pemerintah daerah agar potensi PAD dapat digarap secara maksimal dan berkelanjutan,” tegas Daswanto. (*)



Padang – Mobil listrik BYD BIPO hadir di Padang. Peresmian gerai BYD BIPO yang berlokasi di Jalan Bypass, Sungai Sapih, Kuranji, dihadiri Wali Kota Padang Fadly Amran, Selasa (27/1/2026).

Usai peresmian, Wali Kota Fadly Amran menyambut hangat kehadiran raksasa otomotif listrik dunia tersebut. Menurutnya, investasi BYD menjadi sinyal positif bagi pemulihan ekonomi kota dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita bersyukur hari ini BYD resmi hadir di Padang. Ini memberikan alternatif teknologi terbaru bagi masyarakat yang kini mulai beralih ke kendaraan listrik yang lebih ‘clean and green’,” katanya.

Fadly juga memaparkan optimisme ekonomi Kota Padang pada tahun 2026 diproyeksikan terus meningkat. Pertumbuhan sektor otomotif menunjukkan tren positif dengan terbitnya 17 izin usaha mobil baru sepanjang 2025.

“Kehadiran BYD BIPO Padang secara langsung telah menyerap tenaga kerja lokal di Kota Padang,” ungkap wali kota.

Sementara, Managing Director PT Bimo Teknologi Otomotif, Andri Cahyadi, menekankan bahwa kehadiran BYD BIPO di Padang bukan sekadar urusan niaga, melainkan membawa standar layanan global Sales, Service, Spare Parts (3S).

"Kami menghadirkan layanan dealer yang terintegrasi, mulai dari penyediaan unit, teknisi tersertifikasi, hingga ketersediaan suku cadang resmi. Kami juga berkomitmen mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional melalui pengembangan stasiun pengisian daya ke depannya," ujar Andri Cahyadi.

Ia juga menambahkan bahwa BYD membawa filosofi global "Cool the Earth by 1 Degree" sebagai langkah nyata menurunkan emisi karbon di Sumatera Barat.

Showroom BYD BIPO Padang kini telah siap melayani masyarakat dengan berbagai model mobil listrik yang telah menjadi best-seller. Selain area pamer yang modern, dealer ini dilengkapi dengan fasilitas bengkel berstandar internasional untuk menjamin kenyamanan purna jual bagi para pemilik mobil listrik di Sumatera Barat, khususnya di Kota Padang.(Defrianto / Charlie)



Padang – Wali Kota Padang, Fadly Amran menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat masa transisi pemulihan bagi warga terdampak bencana. 

Hal ini disampaikannya saat memimpin penyerahan kunci Hunian Sementara Sehat dan Layak (HUNSELA) di Kampung Talang Pangka, Jembatan Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Senin (26/01/2026).

Sebanyak 11 unit rumah HUNSELA dibangun di atas lahan seluas 1.800 meter persegi untuk korban banjir bandang Pangka Jembatan Batu Busuk RT 03 RW 04 Kaum Suku Tanjuang.

Fadly Amran menekankan bahwa penyediaan hunian ini merupakan langkah krusial untuk memastikan warga tidak hanya memiliki tempat bernaung, tetapi juga mendapatkan standar hidup yang sehat dan manusiawi pasca-masa tanggap darurat.

“Hunian sementara ini adalah jembatan menuju pemulihan total. Fokus kita bukan sekadar membangun fisik bangunan, tetapi bagaimana menjamin keberlanjutan hidup dan mata pencaharian warga di lingkungan yang lebih aman," katanya. 

Lebih lanjut, Fadly Amran menjabarkan visi jangka panjang terkait penataan kawasan tersebut. Menurutnya, pembangunan infrastruktur rumah harus dibarengi dengan perencanaan kawasan yang produktif guna membangkitkan kembali ekonomi masyarakat setempat.

Ia juga mengungkapkan bahwa Pemko Padang tengah bergerak cepat dalam berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk merealisasikan pembangunan Hunian Tetap (Huntap).

"Kami sangat serius menangani pasca-bencana ini. Selain menyiapkan Huntap di beberapa titik, kami juga memprioritaskan penanganan aliran sungai untuk memitigasi risiko agar bencana serupa tidak terulang kembali di masa depan," tambahnya.

Dia juga menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi kuat dari berbagai elemen, mulai dari akademisi Universitas Andalas, para donatur, hingga personel TNI dan Polri yang telah bahu-membahu mendukung kebijakan pemerintah dalam melindungi warga terdampak.

Melalui langkah ini, Fadly Amran berharap warga Kampung Talang Pangka dapat segera memulai hidup baru dengan lebih stabil dan aman, sementara proses pembangunan infrastruktur permanen terus dipacu pemerintah. (Taufik/Amanda/Nilam)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.