Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Agam Agama Artikel Bank Nagari Baru Batam Bawaslu Tanah Datar Beeita DPRD Tanah Datar berita DPRD Maklumatnews berita DPRD Tanah Datar Berita DPRD Tanah Datat berita DPRD TD berita Maklumatnews Tanah Datar berita Pemkab Tanah Datar berita Tanah Daftar Berita Tanah Datar Berita Tanah Datar Maklumatnews berita TanahaDatar Maklumatnews berura DPRD Tanah Datar Beruta Tanah Datar Box Redaksi bpjs Bukit Tinggi Dharmasraya Dirlantas Polda Sumbar Ditkrimsus Polda Sumbar DPR RI DPRD DPRD Kota Padang Dprd payakumbuh DPRD Sumbar DPRD Tanah Datar DPRD TD Epyardi Asda Jabar Jakarta Jakarta. Jawa Tengah Kab. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Selatan. Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Solok KAI Sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Solok Selatan kejadian Kodim 0312/Padang Kota Padang Kota Padang. Kota Pariaman Kriminal Legis Legislatif Liputan Khusus Luak Limopuluah Maklumatnews Maklumatnews Tanah Datar Medan MUA NasDem Nasional Nasional. Olahraga Opini Otomotif Padang padang panjang. Padang Pariaman Pariwara Bank Nagari Pasaman Barat pasaman. pay Payakumbuh PD TIDAR Sumbar PDAM Pembangunan Pemkab Pemko Padang Pemko Padang. Pendidikan Peristiwa Perpani Sumbar PoldaSumbar Politik Polres Polres Pasaman Barat PolresDharmasraya Polresta Padang Polri Polri. Sawahlunto Sijunjung Solok Sosial dan Budaya Sport Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Tanag Datar Tanah Data Maklumatnew Tanah Datar Tanah Datar Maklumatnews Terbaru TNI Uin Utama

3 Ranperda Disetujui DPRD Tanah Datar  
Maklumatnews, TD — Ranperda tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika, Ranperda tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan Kabupaten Tanah Datar Tahun 2025–2045 serta Ranperda tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak disetujui DPRD.

Keputusan persetujuan tersebut diambil pada Rapat Paripurna dengan agenda Pembicaraan Tingkat II sekaligus pengambilan keputusan terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), di ruang rapat DPRD setempat, Jumat (6/3).

Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra selaku pimpinan rapat sampaikan bahwa rapat paripurna ini merupakan lanjutan dari proses pembahasan yang telah dilakukan sebelumnya antara DPRD bersama pemerintah daerah melalui berbagai tahapan pembahasan di tingkat komisi maupun Badan Pembentukan Peraturan Daerah.

"Pembicaraan Tingkat II merupakan tahap akhir dari rangkaian pembahasan Ranperda di DPRD yang memuat penyampaian laporan hasil pembahasan, pendapat akhir fraksi-fraksi serta pengambilan keputusan terhadap Ranperda yang diajukan", urai Anton.

“Rapat paripurna hari ini merupakan akhir dari rangkaian pembahasan tiga Ranperda untuk ditetapkan menjadi Perda, sebagaimana telah disampaikan oleh masing-masing juru bicara Pansus,” ujarnya lagi.

Pada kesempatan tersebut, secara umum fraksi-fraksi DPRD menyatakan menerima dan menyetujui ketiga Ranperda tersebut untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Meski demikian, sejumlah fraksi juga memberikan berbagai catatan dan rekomendasi agar pelaksanaan Perda nantinya dapat berjalan efektif, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta mampu mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

 Wabup Ahmad Fadly pada sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD Tanah Datar yang telah melakukan pembahasan secara komprehensif terhadap Ranperda yang diajukan oleh pemerintah daerah.

“Sumbangan pemikiran dari seluruh pihak sangat besar artinya dalam pembahasan dan perumusan Ranperda hingga disetujuinya menjadi Perda, untuk itu kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya,” ujarnya.

"Sinergi dan kerja sama antara DPRD dan pemerintah kabupaten Tanah Datar merupakan faktor penting dalam menghasilkan produk hukum daerah yang berkualitas dan berpihak kepada kepentingan masyarakat", tambahnya lagi.

Dengan disetujuinya ketiga Ranperda tersebut menjadi Perda, diharapkan dapat menjadi landasan hukum yang kuat dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Tanah Datar.

“Kami berharap perangkat daerah dapat melaksanakan serta menindaklanjuti berbagai saran dan masukan yang telah disampaikan Pansus DPRD Tanah Datar sehingga pelaksanaan Perda dapat berjalan sesuai harapan bersama,” pungkasnya. (Pinos/rls)

 

‎PADANG – Kota Padang kembali mengukuhkan posisinya sebagai pusat ekonomi syariah di Indonesia. Dalam sebuah seremoni khidmat, Wali Kota Padang secara resmi menyerahkan Sertifikat Halal kepada Perumda Air Minum (AM) Kota Padang. Pencapaian ini menobatkan Perumda AM Kota Padang sebagai BUMD air minum pertama di luar Pulau Jawa—dan satu-satunya di Sumatera—yang berhasil meraih sertifikasi halal.
‎Jaminan ‘Halalan Thayyiban’ untuk Warga Kota
‎Dalam sambutannya, Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa air bukan sekadar kebutuhan fisik, melainkan pondasi kehidupan yang harus dijamin kesuciannya. Sertifikasi ini merupakan implementasi nyata dari UU No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.
‎"Sertifikat ini bukan sekadar label, melainkan standar kualitas tinggi. Melalui audit ketat LPPOM MUI dan BPJPH, kita memastikan proses produksi air bersih bebas dari kontaminasi najis dan zat berbahaya. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami memberikan rasa aman bagi warga Kota Padang yang religius," ujar Wali Kota.
‎Sementara itu Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, menjelaskan bahwa pencapaian ini bukanlah hasil instan, melainkan buah dari konsistensi perbaikan manajemen dan teknis selama beberapa tahun terakhir.
‎"Meraih sertifikasi halal untuk skala distribusi air kota adalah tantangan besar. Kami telah melalui proses audit yang sangat detail, mulai dari pemeriksaan sumber air baku, bahan kimia penjernih yang digunakan, hingga memastikan seluruh sistem perpipaan dan distribusi kita tidak terkontaminasi unsur non-halal," ungkap Hendra Pebrizal.
‎Beliau menambahkan bahwa keberhasilan ini melengkapi berbagai capaian yang telah diraih Perumda AM Padang sebelumnya dalam hal kesehatan dan manajemen:
‎Penerapan SJPH: Mengintegrasikan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) dari hulu hingga ke keran pelanggan.
‎Standar Kualitas: Mempertahankan kualitas air yang memenuhi standar Permenkes, yang kini diperkuat dengan aspek keagamaan (halal).
‎Efisiensi Operasional: Digitalisasi sistem pemantauan tekanan air dan kebocoran untuk memastikan pelayanan tidak terganggu.
‎"Kita menjadi satu-satunya PDAM di Sumatera yang memiliki sertifikat halal. Ini adalah kado untuk warga Kota Padang dan komitmen kami mendukung visi kota sebagai pusat ekonomi syariah," tegas Hendra.
‎Katalisator UMKM Naik Kelas dan Wisata Halal
‎Langkah progresif ini tidak hanya berdampak pada konsumsi rumah tangga, tetapi juga menjadi angin segar bagi sektor ekonomi kerakyatan. Dengan air baku yang telah tersertifikasi halal, para pelaku UMKM Kuliner di Kota Padang kini memiliki kemudahan akses untuk mengurus sertifikasi produk mereka.
‎Pencapaian ini secara strategis mendukung:
‎Program Unggulan (Progul) Wali Kota: Mewujudkan "UMKM Naik Kelas".
‎Ekosistem Wisata Halal: Memperkuat daya saing Sumatera Barat di kancah nasional dan internasional.
‎Target Nasional: Mendukung target wajib halal Oktober 2026.
‎Inovasi Layanan: Call Center 1500030
‎Bersamaan dengan penyerahan sertifikat, Pemerintah Kota Padang juga meluncurkan Call Center Perumda AM Kota Padang di nomor 1500030. Layanan ini dirancang sebagai pusat kendali informasi dan pengaduan yang terintegrasi langsung dengan petugas lapangan.
‎Kepala BPJPH Wilayah Sumbar, Riau, Kepri, dan Jambi, Ikrar Abdi, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. "ini menjadi satu-satunya PDAM di Sumatera yang memiliki sertifikat halal.  komitmen kami mendukung visi kota sebagai pusat ekonomi syariah," tegasnya
‎Tentang Perumda AM Kota Padang:
‎Perumda Air Minum Kota Padang terus berkomitmen menghadirkan layanan air bersih yang berkualitas, aman, dan inovatif demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan ekonomi syariah di Sumatera Barat.



‎PADANG – Di tengah suasana malam yang tenang, Rabu (4/3/2026), tim teknis Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang terlihat tetap beraktivitas di kawasan Banda Bakali, Jati Parak Salai, Kelurahan Sawahan Timur. Di bawah sorot lampu penerangan, para pekerja tampak fokus melakukan perapian serta relokasi jaringan pipa distribusi air bersih.
‎Pekerjaan ini dilakukan sebagai upaya strategis perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pengawas teknis di lapangan menjelaskan bahwa perapian ini menyasar pipa distribusi yang terhubung ke Saluran Rumah (SR).
‎"Pekerjaan ini tidak hanya bertujuan menjaga kestabilan tekanan air dan mencegah kebocoran, tetapi juga merupakan bentuk komitmen kami dalam merapikan infrastruktur jaringan," ujar pengawas teknik tersebut di sela-sela pekerjaannya.
‎Salah satu fokus utama dalam pengerjaan kali ini adalah memindahkan posisi pipa yang sebelumnya berada di bawah fondasi bangunan rumah warga. Langkah ini diambil agar jaringan pipa tidak lagi mengganggu struktur bangunan dan memudahkan akses pemeliharaan di masa depan.
‎"Karena pipa sebelumnya berada di bawah fondasi rumah warga, kami relokasi ke area bahu jalan. Dengan posisi baru ini, pengerjaan di kemudian hari tidak akan lagi mengganggu kenyamanan warga," tambahnya.
‎Dalam menjalankan tugasnya, tim teknis Perumda AM Kota Padang sangat memperhatikan prosedur keselamatan. Penggalian dilakukan dengan cermat di luar badan jalan—sekitar setengah meter dari tepi perkerasan—dengan kedalaman yang telah disesuaikan agar tetap aman bagi pengguna jalan dan tidak merusak struktur infrastruktur di sekitarnya.
‎Pihak Perumda AM memastikan bahwa setelah proses relokasi ini selesai, aliran air ke rumah pelanggan akan kembali normal dan lebih stabil. Selain mencegah penurunan tekanan air, langkah ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kerusakan pipa dan mempermudah tim lapangan dalam melakukan perawatan rutin tanpa harus mengganggu aktivitas masyarakat.



Padang – UPZ Perumda Air Minum Kota Padang bersama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Cabang Sumatera Barat menyalurkan sebanyak 300 Paket Ramadhan kepada masyarakat yang membutuhkan di Kota Padang. Penyaluran dilaksanakan selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 Maret 2026, di tiga wilayah yakni Batu Busuak, Tabiang Banda Gadang, dan Kuranji.

Program ini merupakan bagian dari kegiatan Ramadhan yang bertujuan membantu masyarakat dhuafa, khususnya yang terdampak bencana banjir beberapa waktu lalu. Bantuan paket Ramadhan berisi kebutuhan pokok untuk menunjang kebutuhan pangan keluarga selama bulan suci.

Di Kelurahan Tabiang Banda Gadang, bantuan disambut hangat oleh warga dan pemerintah setempat. Ibu Rini Yuwira selaku perwakilan Kelurahan Tabiang Banda Gadang menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Alhamdulullah kami mewakili Kelurahan Tabiang Banda Gadang mengucapkan terima kasih banyak kepada IZI dan Perumda Air Minum Kota Padang telah menyalurkan bantuan paket Ramadhan kepada warga kami yang sebagian besar terdampak bencana banjir lalu. Semoga apa yang disalurkan menjadi ladang amal yang berlipat di sisi Allah, aamiin.”

Hal serupa juga disampaikan oleh Bapak Syafrizal selaku Lurah Kuranji.
“Terima kasih kami ucapkan kepada IZI dan Perumda Air Minum Kota Padang sudah menyampaikan bantuan paket Ramadhan ke kelurahan kami. Untuk penentuan penerima manfaat kami buat merata dari wilayah Kelurahan Kuranji dan yang paling membutuhkan. Semoga ini menjadi amal ibadah dan Pengurus IZI serta Karyawan Perumda Air Minum Kota Padang diberikan kesehatan dan rezeki yang berlimpah, aamiin.”

Di wilayah Batu Busuak, salah satu penerima manfaat, Brahma Aditya Putra, turut menyampaikan rasa syukurnya.
“Terima kasih untuk Perumda Air Minum Kota Padang yang sudah memberikan bantuan berupa paket Ramadhan. Semoga menjadi amal untuk donatur.”

Emidawati selaku RT 01 Batu Busuak juga mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih atas bantuannya dari Perumda Air Minum dan IZI. Semoga murah rezeki dan sehat selalu. Aamiin.”

Kepala Cabang IZI Sumatera Barat, Abdul Ghofur, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi bentuk nyata sinergi antara lembaga zakat dan UPZ dalam menyalurkan amanah donatur.

“Alhamdulillah, melalui Program Ramadhan Inisiatif Zakat Indonesia Sumatera Barat, kami dapat kembali menyalurkan amanah paket ramadhan dari para donatur kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini donatur paket Ramadhan yaitu UPZ Perumda Air Minum Kota Padang. Kami juga mengajak para bapak dan ibu untuk turut mendoakan donatur kita yang telah menyisihkan sebagian hartanya. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan dengan pahala berlipat ganda, melapangkan rezekinya, serta memberkahi harta dan keluarganya.”

Dengan tersalurkannya 300 Paket Ramadhan di tiga wilayah tersebut, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta menghadirkan kebahagiaan dan ketenangan dalam menjalani ibadah di bulan suci Ramadhan. Kolaborasi ini juga menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh demi kesejahteraan umat.




PADANG - Penataan selasar Pasar Raya Padang oleh Pemko Padang mendapat apresiasi dari berbagai kalangan termasuk dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP-PPP) DPRD Padang. Ketua FPDIP-PPP DPRD Padang, Wismar Pandjaitan, menyatakan fraksinya mendukung kebijakan ini meski terjadi pro dan kontra terutama bagi pedagang yang cukup dirugikan.

Wismar menilai langkah ini memang dilematis. Satu sisi, pedagang memakai tempat tersebut untuk perekonomian keluarga sementara Pemko melakukan penataan guna mengembalikan selasar Pasar Raya sebagai ruang publik bagi pejalan kaki. Nah, PDIP sebagai partai yang berpihak pada rakyat kecil menyarankan ke Pemko Padang agar memenuhi aspirasi masyarakat.

"Saya yakin penataan selasar Pasar Raya agar memudahkan akses pengunjung dan mengubah citra Pasar Raya yang selama ini semrawut. Untuk itu saya berharap semua pihak memahami kebijakan ini," kata Wismar ketika menghubungi oborsumbar.com, Minggu (1/3/2026).

Penataan selasar Pasar Raya memang menjadi polemik bagi para pedagang terutama memasuki bulan Ramadan dan lebaran. Relokasi ke Fase VII menurut pedagang bukanlah solusi. Mereka khawatir akan terjadi penurunan omzet. Atas dasar itulah pedagang meminta ke Pemko Padang memperbolehkan berdagang di selasar selama bulan puasa.

Menyikapi permintaan pedagang, Wismar berharap ada win-win solusi dari Pemko Padang. Menurut Wismar, kalau diperbolehkan harus ada jaminan dari pihak pedagang setelah lebaran tidak ada yang berjualan kembali setelah lebaran.

"Harus ada komitmen antara pedagang dan Pemko selama diperbolehkannya berjualan di selasar pada bulan puasa," jelas Sekretaris DPC PDIP Kota Padang ini.

Kendati mendukung oenataan dan relokasi pedagang selasar Pasar Raya ke Fase VII, Wismar juga mendesak Pemko dalam hal ini Dinas Perdagangan untuk memberikan hak para pedagang ketika direlokasi sesuai dengan aturan. Wismar mewanti-wanti Dinas Perdagangan agar tempat relokaai tersebut terbebas dari konflik kepentingan. 

"Pengalaman terdahulu, ketika pedagang direlokasi ternyata tempatnya sudah dimiliki orang lain. Hal ini jangan terjadi lagi dengan pedagang selasar Pasar Raya," tegas legislator dapil Koto Tangah ini.

Diketahui sebelumnya, para pedagang Selasar Pasar Raya menolak relokasi ke Fase VII. Aksi penolakan tersebut diwujudkan dengan beberapa kali unjuk rasa diantaranya di rumah dinas walikota, kantor DPRD Padang. Bahkan, juga sempat terjadi bentrokan dengan petugas gabungan saat penertiban berlangsung.(tim)



Padang - dalam menjaga standar kualitas dan higienitas air bersih bagi masyarakat, Perumda Air Minum (AM) Kota Padang kembali melaksanakan agenda perawatan rutin berupa pengurasan reservoir. Langkah preventif ini krusial untuk memastikan air yang didistribusikan tetap sehat, aman, dan layak konsumsi sesuai standar kesehatan yang berlaku.
‎Menjaga Standar Kualitas Secara Berkelanjutan
‎Reservoir berfungsi sebagai titik krusial penampungan air sebelum dialirkan ke pelanggan. Secara alami, proses distribusi dan produksi dapat menyisakan sedimen halus atau partikel lumpur yang mengendap di dasar tangki. Jika dibiarkan, akumulasi endapan ini berpotensi memengaruhi kejernihan air serta efisiensi sistem distribusi.
‎Pembersihan menyeluruh yang mencakup pengurasan sedimen, sterilisasi dinding tangki, hingga inspeksi instalasi pendukung merupakan bagian dari Standar Operasional Prosedur (SOP) ketat perusahaan untuk menjamin keberlanjutan mutu layanan.
‎"Pengurasan ini adalah langkah proaktif, bukan karena air dalam kondisi kotor. Kami membersihkan sedimen alami secara berkala agar kualitas air yang sampai ke rumah pelanggan tetap terjaga mutunya," ujar Adhie Zein, Kasubag Humas Perumda AM Kota Padang.
‎Informasi Gangguan Layanan & Wilayah Terdampak
‎Sehubungan dengan pekerjaan teknis pada Reservoir Utara, manajemen menginformasikan bahwa pengerjaan akan dilaksanakan pada:
‎Hari/Tanggal: Sabtu, 21 Februari 2026
‎Waktu: 09.00 WIB s.d. Selesai
‎Wilayah yang terdampak meliputi:
‎Tabing, Linggarjati, Asrama Haji, Dadok Tunggul Hitam, Siteba, Lubuk Buaya, RSUD, RS Baiturrahmah, Padang Sarai, hingga kawasan Lapas Anak Air.
‎Imbauan bagi Pelanggan
‎Demi kenyamanan bersama, manajemen mengimbau para pelanggan di wilayah terdampak untuk:
‎Menampung air secukupnya sebelum jadwal pengerjaan dimulai.
‎Menggunakan air secara bijak selama masa pemeliharaan berlangsung.
‎"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang muncul akibat gangguan distribusi sementara ini. Langkah ini merupakan tanggung jawab kami untuk memberikan pelayanan air bersih yang aman dan berkelanjutan bagi seluruh warga Kota Padang," tutup Adhie.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.