Latest Post




PADANG – Di tengah mobilitas jurnalis yang kian dinamis, efisiensi dan kecepatan menjadi kunci. Memahami peran krusial para pemburu berita tersebut, PT Indomobil Emotor Internasional menghadirkan kado spesial bagi insan pers di Kota Padang: Program kepemilikan motor listrik dengan skema harga dan kemudahan yang tak ada duanya.

Program ini bukan sekadar promo biasa, melainkan bentuk apresiasi nyata Indomobil terhadap dedikasi wartawan dalam mengedukasi masyarakat. Kini, para jurnalis tak hanya memberitakan transisi energi hijau, tetapi juga berkesempatan menjadi pelopor gaya hidup ramah lingkungan di jalanan Kota Padang.

Mobilitas Tanpa Batas, Biaya Lebih Cerdas

Menjadi jurnalis berarti harus siap berpindah dari satu titik ke titik lain dalam waktu singkat. Motor listrik Indomobil hadir sebagai solusi mobilitas yang modern, stylish, dan yang terpenting: sangat hemat.

"Kami memahami mobilitas rekan-rekan media sangat tinggi. Oleh karena itu, kami memberikan diskon spesial, DP yang sangat ringan, serta angsuran yang tidak membebani kantong," ujar Rizki Ardi Putra, SPV/Sales Head PT Indomobil e-Motor Padang.

Kenapa Jurnalis Harus Beralih ke Indomobil e-Motor?

Beralih ke kendaraan listrik bukan hanya soal tren, tapi soal efisiensi jangka panjang. Berikut keunggulan yang ditawarkan:

Ekonomis: Biaya operasional per kilometer jauh lebih murah dibandingkan motor konvensional. Tak perlu lagi pusing dengan fluktuasi harga BBM.

Perawatan Mudah: Minim komponen bergerak berarti minim biaya servis rutin. Waktu Anda lebih banyak untuk mengejar berita, bukan mengantre di bengkel.

Gaya Hidup Hijau: Berkontribusi langsung pada pengurangan emisi karbon di Kota Padang.

Desain Futuristik: Tampil percaya diri saat melakukan liputan dengan unit yang eyecatching dan berteknologi tinggi.

Ingin Tahu Lebih Lanjut?
Jangan lewatkan momentum emas ini. Indomobil memberikan skema pembelian yang sangat fleksibel yang dikhususkan hanya untuk Anda, para insan pers.

Segera kunjungi dealer kami untuk melakukan test ride dan konsultasi cicilan ringan di:

Dealer Resmi Indomobil e-Motor Padang

Alamat: Jl. Khatib Sulaiman (Gedung Showroom Nissan), Kota Padang.

Keuntungan: Konsultasi langsung dengan tim ahli dan proses administrasi yang cepat serta mudah.(Wahyudi Eka Putra)



PADANG — Semangat menjaga nilai-nilai Ramadan akan kembali digaungkan dalam Tabligh Akbar bertema “Pasca Ramadan, Bertahan atau Tumbang” yang akan digelar pada Sabtu, 18 April 2026 pukul 09.30 WIB di Masjid Baiturrahmah, Aie Pacah, Kota Padang. 

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Al Azhar Lembaga Amil Zakat Sumatera Barat ini menghadirkan Ustadz Tgk. Habibi An Nawawi, Lc., M. Dipl, dai asal Aceh yang dikenal sebagai Juara 1 AKSI Indosiar 2026, dalam rangkaian safari dakwah di Sumatera Barat. 

Kepala Perwakilan Al Azhar Sumbar sekaligus Ketua Safari Dakwah, Ridwan Sanusi menyampaikan bahwa tabligh akbar ini tidak hanya menjadi ruang penguatan iman pasca Ramadan, tetapi juga momentum membangun kepedulian kemanusiaan. 

“Ini bukan sekadar safari dakwah, tetapi juga ajakan bersama untuk membantu saudara kita di Palestina melalui donasi kurban, paket sembako, dan infak kemanusiaan,” ujarnya. 

Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kota Padang yang turut membantu sosialisasi, promosi, hingga akomodasi kegiatan sehingga acara diyakini akan berlangsung lancar dan ramai. 

Selain tausyiah, panitia juga membuka penggalangan dana untuk Palestina dengan tiga pilihan donasi, yakni program kurban, paket sembako, dan infak umum yang akan disalurkan untuk berbagai kebutuhan kemanusiaan, termasuk pangan, pakaian musim dingin, dan layanan kesehatan. 

Ridwan mengajak masyarakat Kota Padang dan sekitarnya untuk hadir meramaikan kegiatan tersebut. 

“Mari bersama-sama hadir, mengambil hikmah tausyiah, sekaligus menyiapkan infak terbaik untuk saudara kita di Palestina,” tutupnya. 

(Wahyudi Eka Putra)

 


PADANG — Momentum Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) tidak hanya menjadi forum konsolidasi organisasi, tetapi juga menandai arah baru kepemimpinan dan penguatan strategi nasional pencak silat menuju panggung dunia. Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy menegaskan kesiapannya untuk menindaklanjuti agenda nasional tersebut secara konkret dan terukur di daerah.

Dalam Munas tersebut, kepemimpinan PB IPSI periode 2026–2030 resmi beralih, dari Prabowo Subianto ke Sugiono. Peralihan kepemimpinan ini menandai babak baru dalam pengembangan pencak silat nasional.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan mampu memperkuat orkestrasi program pembinaan, sekaligus mempercepat langkah pencak silat Indonesia menuju pengakuan global, termasuk target masuk Olimpiade.

Menurut Vasko yang juga merupakan Ketua IPSI Sumbar, Munas IPSI harus dimaknai sebagai momentum strategis untuk memastikan seluruh pengurus IPSI pusat dan daerah bergerak dalam satu arah yang sama.

“Munas IPSI ini bukan sekadar forum organisasi biasa, tapi momentum konsolidasi nasional untuk memastikan pencak silat benar-benar naik kelas ke panggung dunia, termasuk Olimpiade,” ujar Vasko, di Padang, Senin (13/4/2026).

Ia menilai, arah kebijakan yang dihasilkan dalam Munas, termasuk penguatan pembinaan, peningkatan kualitas atlet, serta ekspansi ke level global, harus segera diterjemahkan menjadi langkah nyata di daerah.

“Sebagai Ketua IPSI Sumatera Barat, kami memastikan arah besar ini ditindaklanjuti dengan penguatan pembinaan atlet sejak dini, peningkatan kualitas pelatih, serta kompetisi yang berjenjang dan berkelanjutan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Vasko menekankan Sumbar memiliki posisi strategis dalam pengembangan pencak silat nasional. Selain dikenal sebagai daerah dengan akar budaya silat yang kuat, Sumbar juga memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet berprestasi di tingkat dunia.

“Sumbar tidak hanya menjaga tradisi, tapi harus mampu melahirkan juara dunia. Kekuatan budaya yang kita miliki harus kita konversi menjadi prestasi,” katanya.

Sejalan dengan arah nasional di bawah kepemimpinan baru PB IPSI, Vasko juga menyoroti pentingnya membangun pencak silat sebagai ekosistem yang tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga, tetapi juga mencakup pelestarian budaya dan penguatan ekonomi.

Menurutnya, pengembangan pencak silat ke depan harus mencakup tiga pilar utama, yakni prestasi, budaya, dan ekonomi olahraga. Dengan demikian, pencak silat tidak hanya menjadi kebanggaan identitas bangsa, tetapi juga memiliki nilai tambah bagi pembangunan daerah.

“Kita tidak hanya bicara medali, tapi juga bagaimana pencak silat menjadi kekuatan budaya sekaligus penggerak ekonomi, termasuk melalui sport tourism dan ekonomi kreatif,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, IPSI, perguruan silat, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat langkah menuju target global tersebut.

“Ini tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada kolaborasi kuat antara pemerintah, organisasi, dan seluruh ekosistem pencak silat. Sumatera Barat siap menjadi bagian penting dari gerakan nasional ini,” tutup Vasko.

Dengan kepemimpinan baru di tingkat pusat, dukungan kebijakan nasional, serta kekuatan tradisi yang dimiliki daerah, Sumbar optimistis dapat mengambil peran strategis dalam mendorong pencak silat Indonesia semakin diakui dunia hingga menuju Olimpiade. 

Penulis: Wahyudi Eka Putra 



PADANG – PT Indomobil Emotor Internasional kembali menggebrak pasar roda dua tanah air dengan merilis Tyranno. Bukan sekadar motor listrik biasa, Tyranno hadir sebagai penantang serius di segmen mobilitas urban yang mengedepankan performa responsif, build quality premium, dan bahasa desain yang bold.

Desain Bold dengan DNA Eropa

Tyranno mengusung siluet compact yang kental dengan aura skuter Benua Biru. Garis bodinya tampil maskulin dan aerodinamis, menciptakan road presence yang kuat saat membelah kemacetan. Setiap detail komponennya dirancang presisi, memberikan look and feel yang berkelas bagi pengendara yang enggan berkompromi soal estetika.

Performa: Linear Power & High Endurance

Di sektor dapur pacu, Tyranno dibekali teknologi motor elektrik yang mampu menyalurkan tenaga secara instan dan linear.

Akselerasi: Karakter torsi instan khas motor listrik memberikan sensasi seamless acceleration yang halus namun bertenaga, memberikan kepercayaan diri saat melakukan overtaking.

Range Anxiety? No More: Dengan daya jelajah impresif antara 70 km hingga 135 km, Tyranno siap melahap rute komuter harian tanpa perlu sering mampir ke titik pengisian daya.

Quiet Ride: Pengalaman berkendara menjadi lebih futuristik berkat operasional mesin yang senyap (silent engine), namun tetap stabil berkat distribusi bobot yang optimal.

Rasio Efisiensi yang Tak Tertandingi

Bagi para pengguna yang kritis terhadap biaya operasional, Tyranno adalah game changer. Tanpa komponen mekanis yang kompleks seperti motor pembakaran dalam (ICE)—seperti penggantian oli rutin atau pembersihan filter—biaya perawatan (maintenance) menjadi sangat minim. Ini adalah investasi jangka panjang untuk mobilitas yang lebih cerdas dan ramah lingkungan.

Fitur Modern & Handling Ergonomis

Tyranno tidak hanya menjual tampang dan baterai. Sektor kaki-kaki dan ergonomi dikembangkan untuk memberikan handling yang lincah (agile) di tikungan kota yang sempit. Ditambah dengan fitur-fitur pintar di panel instrumen, motor ini memastikan keamanan dan kenyamanan tetap berada di level tertinggi.

Kesimpulan:
Tyranno adalah representasi transisi energi yang dieksekusi dengan sempurna. Ia adalah kendaraan yang tepat bagi Anda yang mencari durabilitas, efisiensi operasional, dan gaya hidup urban yang penuh gengsi.

Segera test ride dan rasakan revolusi berkendara elektrik di dealer resmi Indomobil Emotor Padang.(Wahyudi Eka Putra)





PADANG – Konsolidasi besar-besaran dilakukan Partai Kebangkitan Bangsa wilayah Sumatera Barat melalui gelaran Musyawarah Cabang (Muscab) yang berlangsung di ZHM Premiere Hotel Padang, Senin (13/4/2026). Agenda ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat struktur partai sekaligus memanaskan mesin politik menghadapi pemilu mendatang.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Sumbar ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya A. Halim Iskandar, Faisol Riza, Lalu Hadrian Irfani, Ahmad Iman Sukri, serta Purnama Dhedhy Styawan. Turut hadir pula jajaran pengurus dari berbagai tingkatan, mulai dari DPC, DPAC hingga badan otonom partai.

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus, menegaskan bahwa Muscab bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum penting untuk evaluasi dan penguatan struktur hingga ke akar rumput.

“Muscab ini kita bagi dalam dua gelombang. Pada tahap pertama, tujuh DPC telah mengikuti, termasuk dari Kota Padang, Padang Pariaman, Agam, Payakumbuh, Sawahlunto, Sijunjung, hingga Limapuluh Kota,” ujarnya.

Lebih jauh, Firdaus menekankan bahwa forum ini juga menjadi ruang merumuskan langkah konkret dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat, sekaligus menyusun strategi pemenangan.

PKB Sumbar sendiri memasang target ambisius pada pemilu mendatang, yakni meraih dua kursi DPR RI, sembilan kursi DPRD provinsi, serta 100 kursi DPRD kabupaten/kota.

“Target ini tidak bisa dicapai dengan cara biasa. Sesuai arahan Muhaimin Iskandar, kita harus bergerak cepat dan bekerja lebih keras,” tegasnya.

Sementara itu, A. Halim Iskandar menyoroti pentingnya penguatan basis akar rumput sebagai kekuatan utama partai. Ia menekankan bahwa arah politik PKB harus jelas, yakni mengedepankan politik kehadiran dan pelayanan nyata kepada masyarakat.

“Kita tidak harus menjadi yang terbesar, tapi harus memberikan dampak nyata melalui keteladanan dan kepemimpinan,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan seluruh kader untuk menguasai tiga medan utama dalam perjuangan politik, yaitu kedekatan dengan rakyat, kekuatan struktur partai, serta pengelolaan media sosial.

Melalui Muscab ini, PKB Sumbar menunjukkan keseriusannya dalam membangun kekuatan politik yang solid dan terarah. Dengan konsolidasi yang semakin matang, partai optimistis mampu meraih hasil maksimal dan memperluas pengaruhnya di kancah politik nasional.




PADANG – Kota Padang kembali bersiap mencuri perhatian lewat event olahraga berskala besar. Grand Launching Blue Ocean Minang Run (BOM Run) 2026 resmi digelar meriah di Gedung Youth Center Padang, Minggu (12/4/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-357.

Event ini menjadi bukti keseriusan pemerintah kota dalam mengembangkan konsep sport tourism yang memadukan olahraga dengan pesona wisata. Didukung oleh IKASMANTRI, BOM Run 2026 juga terintegrasi dengan program unggulan “Jelajah Padang” yang bertujuan memperkenalkan keindahan kota secara lebih luas.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini diproyeksikan jauh lebih besar dan semarak dibandingkan sebelumnya. Tidak hanya menyasar peserta lokal, ajang ini juga dibuka untuk pelari dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

“Kami ingin menjadikan BOM Run sebagai event kebanggaan Kota Padang yang mampu menarik peserta dari tingkat nasional hingga internasional. Ini bukan sekadar lomba lari, tapi juga pengalaman wisata yang berkesan,” ujarnya.

Dengan rute yang dirancang melewati berbagai ikon kota dan kawasan pesisir, peserta tidak hanya akan berkompetisi, tetapi juga diajak menikmati panorama khas Padang yang memukau. Konsep ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman berbeda bagi para pelari sekaligus wisatawan.

Panitia juga menyiapkan beragam rangkaian kegiatan pendukung yang akan menambah kemeriahan acara. Antusiasme masyarakat pun mulai terlihat, seiring dibukanya pendaftaran bagi para pecinta lari dari berbagai kalangan.

Melalui BOM Run 2026, Pemerintah Kota Padang optimistis dapat memperkuat citra kota sebagai destinasi unggulan untuk event olahraga. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Dengan konsep yang lebih segar dan skala yang lebih luas, BOM Run 2026 siap menjadi ajang yang tidak hanya menantang, tetapi juga memikat hati setiap peserta yang datang ke Kota Padang.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.