Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Agam Agama Artikel Bank Nagari Baru Batam Bawaslu Tanah Datar Beeita DPRD Tanah Datar berita DPRD Maklumatnews berita DPRD Tanah Datar Berita DPRD Tanah Datat berita DPRD TD berita Maklumatnews Tanah Datar berita Pemkab Tanah Datar berita Tanah Daftar Berita Tanah Datar Berita Tanah Datar Maklumatnews berita TanahaDatar Maklumatnews berura DPRD Tanah Datar Beruta Tanah Datar Box Redaksi bpjs Bukit Tinggi Dharmasraya Dirlantas Polda Sumbar Ditkrimsus Polda Sumbar DPR RI DPRD DPRD Kota Padang Dprd payakumbuh DPRD Sumbar DPRD Tanah Datar DPRD TD Epyardi Asda Jabar Jakarta Jakarta. Jawa Tengah Kab. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Selatan. Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Solok KAI Sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Solok Selatan kejadian Kodim 0312/Padang Kota Padang Kota Padang. Kota Pariaman Kriminal Legis Legislatif Liputan Khusus Luak Limopuluah Maklumatnews Maklumatnews Tanah Datar Medan MUA NasDem Nasional Nasional. Olahraga Opini Otomotif Padang padang panjang. Padang Pariaman Pariwara Bank Nagari Pasaman Barat pasaman. pay Payakumbuh PD TIDAR Sumbar PDAM Pembangunan Pemkab Pemko Padang Pemko Padang. Pendidikan Peristiwa Perpani Sumbar PoldaSumbar Politik Polres Polres Pasaman Barat PolresDharmasraya Polresta Padang Polri Polri. Sawahlunto Sijunjung Solok Sosial dan Budaya Sport Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Tanag Datar Tanah Data Maklumatnew Tanah Datar Tanah Datar Maklumatnews Terbaru TNI Uin Utama

Nobar Piala Dunia Di Bawah Kanopi Membludak, Pedagang Kaki Lima Apresiasi Pemko Payakumbuh dan Askot PSSI Kota Payakumbuh


Payakumbuh --- Adanya acara nonton bareng pertandingan final piala dunia tahun 2022 di bawah kanopi Jalan A. Yani pusat pasar Kota Payakumbuh pada Minggu (18/12) malam mendapatkan respon positif dari Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKL) Kota Payakumbuh Nusyirwan atau yang dikenal dengan pemilik usaha martabak mesir H. Wan itu.


"Omset pedagang meningkat, orang ramai datang membludak dan kanopi di pusat kota teraplikasikan sesuai fungsinya pada malam hari," kata H. Wan saat diwawancara media.


H. Wan mewakili seluruh PKL mengucapkan terima kasih kepada Pemko Payakumbuh dan Askot PSSI Kota Payakumbuh yang telah mengonsep acara ini sedemikian rupa, tentu perlu dilihat bagaimana testimoni dari PKL, juga bagaimana animo dari masyarakat yang antusias datang.


"Kami berharap iven seperti ini sering-sering digelar, tak hanya nonton bareng saja, kalau bisa ada pertunjukan seni budaya, musik, dan lainnya untuk menarik minat orang ke pasar kuliner kita," ujarnya.


Di sisi lain, H. Wan menambahkan, saat ini Perda Nomor 9 Tahun 2010 yang mengatur tentang kuliner malam baru memberikan 3 titik lokasi bagi PKL untuk berjualan, sementara jumlah UMKM semakin menjamur.


Dapat dilihat, katanya dalam aturannya di Depan Restoran Minang Asli sampai Simpang Benteng, Simpang Bunian sampai Simpang Napar, dan Jalan A. Yani dari Tugu Adipura ke Simpang Jalan Jeruk Labuah Basilang.


"Kami punya aspirasi perlu direvisi perdanya dengan menambah lokasi baru seperti arah ke Ngalau, Kaniang Bukik, bahkan Simpang Lamposi oleh pemangku kebijakan supaya pedagang terfasilitasi dan tidak melanggar hukum. Kami yakin pejabat kita bisa mencarikan jalan terbaik," katanya.


Senada, Rio, warga yang ikut nobar malam itu kepada media menyebut kendala pengunjung pasar Payakumbuh ada pada parkirnya, tak ada tempat yang representatif.


"Kami harap ada gedung parkir atau area parkir yang disediakan nanti, biar di bawah kanopi ini khusus pejalan kaki dan pedagang saja di waktu malam jam kuliner," ungkapnya. (FS)

Labels:

Post a Comment

[blogger]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.