Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Agam Agama Artikel Bank Nagari Baru Batam Bawaslu Tanah Datar Beeita DPRD Tanah Datar berita DPRD Maklumatnews berita DPRD Tanah Datar Berita DPRD Tanah Datat berita DPRD TD berita Maklumatnews Tanah Datar berita Pemkab Tanah Datar berita Tanah Daftar Berita Tanah Datar Berita Tanah Datar Maklumatnews berita TanahaDatar Maklumatnews berura DPRD Tanah Datar Beruta Tanah Datar Box Redaksi bpjs Bukit Tinggi Dharmasraya Dirlantas Polda Sumbar Ditkrimsus Polda Sumbar DPR RI DPRD DPRD Kota Padang Dprd payakumbuh DPRD Sumbar DPRD Tanah Datar DPRD TD Epyardi Asda Jabar Jakarta Jakarta. Jawa Tengah Kab. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Selatan. Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Solok KAI Sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Solok Selatan kejadian Kodim 0312/Padang Kota Padang Kota Padang. Kota Pariaman Kriminal Legis Legislatif Liputan Khusus Luak Limopuluah Maklumatnews Maklumatnews Tanah Datar Medan MUA NasDem Nasional Nasional. Olahraga Opini Otomotif Padang padang panjang. Padang Pariaman Pariwara Bank Nagari Pasaman Barat pasaman. pay Payakumbuh PD TIDAR Sumbar PDAM Pembangunan Pemkab Pemko Padang Pemko Padang. Pendidikan Peristiwa Perpani Sumbar PoldaSumbar Politik Polres Polres Pasaman Barat PolresDharmasraya Polresta Padang Polri Polri. Sawahlunto Sijunjung Solok Sosial dan Budaya Sport Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Tanag Datar Tanah Data Maklumatnew Tanah Datar Tanah Datar Maklumatnews Terbaru TNI Uin Utama

Rico Alviano Anggota DPRD Provinsi Sumbar Mintak Kementrian Tegas Terhadap Izin Tambang




Padang-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat Rico Alviano dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) minta perusahaan bertanggung jawab atas kejadian Ledakan tambang Batu Bara di PT Nusa Alam Lestari (NAL) Parambahan, di Desa Salak, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto yang terjadi pada Jum'at sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, para pekerja baru memulai aktivitas penambangan.

Anggota DPRD dari Partai PKB itu dengan tegas mengatakan bahwa perusahaan atau PT Nusa Alam Lestari
yang meledak itu harus bertanggung jawab, ungkapnya kepada media Sabtu, (10/12/2022) via selulernya. 

Rico Alviano menyebut, dari jumlah korban 14 tersebut, 10 orang di antaranya meninggal dunia dan 4 orang lainnya mengalami luka-luka itu pihak  PT. Nusa Alam Lestari (NAL) Parambahan (lubang SD C2/Lori 2) 281 meter dengan Panjang Blower 150 meter itu harus bertanggung jawab hingga selesai.
 
Lanjut Pria yang juga seorang pengusaha itu, sebenarnya kejadian ini sudah sering terjadi bukan terjadi satu kali dua kali lagi, semenjak dilimpahkannya kewenangan tambang kepada kementerian.

Dirinya menjelaskan bahwa pihak perusahan itu harus ada yang melakukan pengecekan secara rutin di sektor tambang dan harus jeli malakukan mengecekan tambang dalam arti bagaimana kaidah  penambang yang baik, ujarnya.

Kemudian pihak perusahaan juga harus melengkapi alat pelindung diri bagi karyawan dan juga melakuan pengecekan bagaimana kondisi dalam untuk melakukan penambangan , tuturnya.

Dengan terjadinya hal seperti meledaknya tambang ini seharusnya di lakukan penutupan sementara, dan Kementrian harus lebih tegas terhadap tambang-tambang yang tidak mengikuti prosedur sebangai mana telah tetapkan kementeri, ujarnya.(SRP) 
Labels:

Post a Comment

[blogger]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.