Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Agam Agama Artikel Bank Nagari Baru Batam Bawaslu Tanah Datar Beeita DPRD Tanah Datar berita DPRD Maklumatnews berita DPRD Tanah Datar Berita DPRD Tanah Datat berita DPRD TD berita Maklumatnews Tanah Datar berita Pemkab Tanah Datar berita Tanah Daftar Berita Tanah Datar Berita Tanah Datar Maklumatnews berita TanahaDatar Maklumatnews berura DPRD Tanah Datar Beruta Tanah Datar Box Redaksi bpjs Bukit Tinggi Dharmasraya Dirlantas Polda Sumbar Ditkrimsus Polda Sumbar DPR RI DPRD DPRD Kota Padang Dprd payakumbuh DPRD Sumbar DPRD Tanah Datar DPRD TD Epyardi Asda Jabar Jakarta Jakarta. Jawa Tengah Kab. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Selatan. Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Solok KAI Sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Solok Selatan kejadian Kodim 0312/Padang Kota Padang Kota Padang. Kota Pariaman Kriminal Legis Legislatif Liputan Khusus Luak Limopuluah Maklumatnews Maklumatnews Tanah Datar Medan MUA NasDem Nasional Nasional. Olahraga Opini Otomotif Padang padang panjang. Padang Pariaman Pariwara Bank Nagari Pasaman Barat pasaman. pay Payakumbuh PD TIDAR Sumbar PDAM Pembangunan Pemkab Pemko Padang Pemko Padang. Pendidikan Peristiwa Perpani Sumbar PoldaSumbar Politik Polres Polres Pasaman Barat PolresDharmasraya Polresta Padang Polri Polri. Sawahlunto Sijunjung Solok Sosial dan Budaya Sport Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Tanag Datar Tanah Data Maklumatnew Tanah Datar Tanah Datar Maklumatnews Terbaru TNI Uin Utama

LIPUTAN RAMADHAN : Wako Rida Bidik Peluang Besar Budi Daya Jamur Tiram Tekan Angka Pengangguran


Payakumbuh --- Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Anada mengatakan budi daya jamur tiram dapat menjadi salahsatu solusi angka pengangguran dan ekonomi ekstrem di Kota Payakumbuh. 


Hal itu disampaikan Rida saat diwancara media ketika berkunjung ke kampung jamur di Lingkungan Payolinyam, Kelurahan Tigo Koto Dibaruah, Kecamatan Payakumbuh Utara, Selasa (28/3).


Rida menyebut, permintaan jamur tiram cukup tinggi, apalagi di bulan ramadan. Namun produsen yang ada belum bisa memenuhi itu. Menurutnya peluang ini bisa ditangkap oleh masyarakat ekonomi lemah dan warga yang masih menganggur.


"Jumlah petani jamur tiram belum banyak, baru 100an orang, padahal permintaan pasar sangat banyak, hingga dari luar daerah. Ini bisa jadi peluang untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Yang luar biasanya, ibu-ibu KWT di sini sudah mandiri, malah mereka memilih bertani jamur dibanding ke sawah, katanya pendapatannya bisa lebih dari 50 ribu perhari, kerjanya santai tapi harus tekun," ujar Rida.


Ditambahkannya, dengan branding The City of Randang, bisa dibuat kerja sama antara pembudi daya jamur tiram dengan IKM rendang untuk memenuhi bahan baku produk rendang jamur.


"Kita dapat info dari ibu-ibu KWT, biaya sekolah dan kuliah anaknya bisa dicarikan hanya dengan bertani jamur, ini sangat bagus," tukuknya.


Nah, untuk mendukung terciptanya banyak petani jamur tiram ini, Rida menginstruksikan Kepala Dinas Pertanian Depi Sastra untuk mendorongnya dengan kegiatan pelatihan, sehingga pelaku budi daya jamur tiram berdaya secara teori dan prakteknya.


"Jelaskan kepada calon-calon petani jamur tiram kita, berapa modal awal, apa saja yang dibutuhkan, dan bagaimana perawatannya, dan hal penting lainnya," ungkapnya. 


Sementara itu, Camat Payakumbuh Utara Joni Parlin yang saat itu mendampingi Wako Rida Ananda mengatakan masih ada lahan di area kantor camat yang dapat dioptimalkan untuk membuat hut jamur, nantinya pemuda-pemuda di sekitar bisa budi daya jamur tiram tersebut. (MS)

Labels:

Post a Comment

[blogger]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.