Latest Post

Pesisir Selatan-MN-Wabah virus Corona dari Cina atau dinamai dengan Virus Covid 19 sedang mengkhawatirkan banyak pihak akhir-akhir ini. Virus yang tercatat penyebaran pertama kalinya di Wuhan, Cina itu kini dilaporkan telah menyebar ke berbagai negara. Sebagaimana diketahui, virus Corona adalah virus baru penyebab penyakit saluran pernapasan.

 Virus ini merupakan satu keluarga dengan virus penyebab SARS dan MERS. Gejala klinis yang ditimbulkan dari infeksi virus Corona antara lain demam, batuk-pilek, gangguan pernapasan, sakit tenggorokan, letih dan lesu.

Dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid 19, dilakukan aturan physical distancing. Akan tetapi, sebagian besar masyarakat di Indonesia sepertinya masih belum memahami mengenai bahaya dari virus Covid 19, sehingga masih banyak masyarakat yang melakukan pelanggaran terhadap aturan physical distancing. Padahal jika aturan ini tidak ditaati, maka kemungkinan besar Virus Covid 19 dapat menulari masyarakat. Warga masyarakat yang ingin keluar rumah sedapat mungkin harus betul-betul mengetahui mengenai virus covid 19 dan cara penularannya sehingga mereka bisa menjaga diri agar tidak tertular virus covid 19.

Dengan demikian, kedisiplinan dalam menjaga diri sangat mempengaruhi kesehatan masing-masing individu.
Oleh karena itu, perlu diadakan sosialisasi kepada warga masyarakat yang “harus” keluar rumah agar mampu membentuk karakter disiplin diri agar tidak tertular virus covid 19.

Hal inilah yang dilakukan oleh dosen STKIP PGRI Sumatera Barat, yaitu memberikan sosialiasi melalui penyebaran pamflet kepada masyarakat Nagari Ampang Pulai, Kecamatan X Koto Tarusan, Kabupaten Pesisiri Selatan mengenai membentuk karakter disiplin dalam rangka pencegahan penularan covid 19.

Tim pelaksana kegiatan Pengabdian pada Masyaralat ini antara lain Yenita Yatim, S.Sos., M.Pd. dari program studi Pendidikan Sosiologi, Meldawati., M.Pd. dan Livia Ersi, S.S.,  M.Hum. dari program Studi Pendidikan Sejarah. Tim ini dibantu oleh 2 orang mahasiswa, Sonia dan Lisa Wurianti dari Program Studi Pendidikan Sosiologi.

“Disiplin diri sangat diperlukan untuk mencegah penyebaran Virus Covid 19 ini, juga penyebaran virus ini sangatlah cepat dari pada virus penyakit lainnya yang selama ini pernah kita hadapi didalam masyarakat,” demikian dituturkan oleh Yenita Yatim kepada wartawan pada hari Senin (3/8/2020) saat pelaksanaan kegiatan ini.

“Tanpa disiplin, maka akan sangat mudah virus covid 19 menulari warga masyarakat, dan ujung-ujungnya juga akan menulari anggota keluarga dari orang yang tertular, dengan cara pencegahannya, kita harus bersih-bersih,” imbuh Meldawati di saat yang sama.

Tim Pengabdian pada Masyarakat ini berharap dengan adanya pamflet yang dibagikan ini, diharapkan warga masyarakat Nagari Ampang Pulai mampu meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga disiplin diri untuk mencegah penularan virus covid 19.(****)

Maklumatnews.com, Padang-Faldo Maldini dan Febby Datuak Bangso sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) mendaftar ke sekretariat koalisi poros baru di Hotel Kyriad Bumi Minang, Minggu (9/8/2020).

Poros Baru yang dibentuk tiga parpol yaitu Golkar, PKB dan Nasdem memiliki modal besar dalam kontestasi Pilgub Sumbar. Dengan bermodal 14 kursi, koalisi itu optismistis dapat mengusung pasangan calon alternatif di Pilgub Sumbar.

Saat  berjumpa dengan awak media Faldo mengatakan "Ingin mengubah nasib masyarakat sumbar membawa kita bangkit dari covid-19 yang menghancurkan ekonomi kita sehingga kita dapat mengubah ekonomi kita kearah yang lebih baik".

"Siapapun yang mendaftar ke koalisi poros baru sudah menjadi bagian dari koalisi poros baru, siapa pun yang di dukung oleh koalisi poros baru maka akan siap memenangkan siapapun yang diusung oleh poros baru", Sambung datuak Febi.

"Fokus Faldol-Febi adalah masalah ekonomi, Sumber Daya Manusia (SDM) dan kebudayaan Minang Kabau yang semuanya di bungkus dengan cara baru dan sumangaik baru", tutup Faldo Maldini. (Rinnov)


Maklumatnews.com,Padang-Aldi Taher Ikut Mendaftar di Koalisi Poros Baru di Dampingi Ibu.
Maklumaknews.com, Padang-Aldi Taher ikut ambil bagian masuk dalam bursa pencalonan di koalisi poros baru pemilihan gubernur (pilgub) Sumbar 2020. Artis dengan nama lengkap Aldiansyah Taher itu, mendaftar dengan didampingi Ibunnya yang mengunakan kursi roda ke Sekretariat koalisi poros baru di Hotel Kyriad Bumi Minang, Sabtu (8/8/2020).

Mengenakan kaos putih bertuliskan Aldi Taher Juara, dia datang penuh percaya diri. Ia pun menjelaskan bahwa kata juara di kaos merupakan singkatan dari jujur, amanah dan merakyat.

“Saya datang dengan doa ibu, setiap habis salat subuh, beliau yang mendoakan untuk menjadi pemimpin Sumbar hendaknya. Insyaallah itu akan meluruskan jalan saya,” katanya kepada wartawan usai mendaftar.

Aldi Taher mendaftar ke koalisi poros baru sebagai bakal calon wakil gubernur. Alasannya, karena masih perlu bimbingan dari senior maupun ninik mamak. Dirinya siap disandingkan dengan siapapun, karena menurutnya politik di Sumbar sangat dinamis.

“Setelah berkas pendaftaran para calon diterima, selanjutnya kami akan memanggilnya untuk melakukan presentasi kepada kami. Namun untuk jadwalnya nanti akan disampaikan,” ucapnya.(***)

Padang-Mantan Kapolda Sumbar  Fakhrizal didampingi Bakal Calon Gubernur Genius Umar saat ini menjabat sebagai Walikota Pariaman turut mendaftarkan diri kepada koalisi Poros Baru yang berposko di salah satu hotel berbintang pada Sabtu (8/8/220).

Meski sebelumnya pasangan ini maju melalui jalur indipendent, namun ada kendala pasangan ini terus melaju melalui Parpol Poros Baru yang digawangi Golkar, Nasdem dan PKB.

"Melalui jalur Independen ataupun partai politik, kami berdua tidak akan bisa terpisah. Sejak awal sudah komit untuk maju dan menang berdua dalam pilkada Sumatera Barat ini," ujar Fakhrizal saat menjawab pertanyaan awak media.

Masih kata Fakhrizal, walaupun dinamika politik bersifat dinamis, hal tersebut tidak akan berpengaruh kepada pasangan Fakhrizal - Genius Umar. Apabila nanti ada keputusan dari Poros Baru untuk memecah Fakhrizal dengan Genius Umar, hal tersebut akan ditolak oleh Fakhrizal.

Arti kata penolakan yang dimaksud oleh Fakhrizal yakni jika dipasangkan oleh Koalisi Poros Baru dengan pendaftar lain, dirinya tidak akan menerima tawaran tersebut dan memilih untuk tidak maju Pilkada Sumbar, paparnya dengan jelas.

"Jika dipasangkan dengan calon lain, program dan rencana telah kami bangun berdua untuk masyarakat Sumbar bisa tidak terealisasi. Belum tentu ada kesepahaman antara saya dengan calon lain, Contohnya 17 program yang telah kami rancang berdua, akan mudah dinikmati masyarakat Sumbar jika tetap berpasangan dan terpilih menjadi Gubernur - Wakil Gubernur Sumbar nantinya," tutupnya.(SNR

)

PASAMAN BARAT -Rafikah warga Nagari Kapar, Pasaman Barat diumumkan lulus kuliah ke Universitas Al-Azhar Mesir namun sayang terkendala biaya keberangkatan.

Hal tersebut diungkap Rafikah kepada Awak Media Jum'at, (7/8/2020), untuk berangkat ke Mesir mebutuhkan biaya sekitar Rp 50 juta. Tapi apalah daya, orang tua hanya petani pepaya di kampung dengan penghasilan yang pas-pasan untuk membiayai hidup tujuh orang saudaranya.

“Saya lulus seleksi masuk perguruan tinggi Universitas Al-Azhar Mesir melalui program PUSIBA yang diselenggarakan pada tanggal 10-12 Juni 2020 yang diikuti 1.000 lebih peserta se Indonesia dan akan berangkat ke Mesir Desember 2020 mendatang,” terang Rafikah.

Rafikah merupakan lulusan terbaik wisuda Pondok Pesantren Arabi Darul Yamani Pisang Hutan tahun 2020. Selain itu saat nyantri di pondok selama 6 tahun Rafikah tidak pernah absen menorehkan prestasi-prestasi gemilang diantaranya selalu juara 1 dan juara umum di pondok, tahun 2017 juara 3 lomba baca kitab kuning se Kabupaten Pasaman Barat, tahun 2018 juara lomba duta hafiz se Sumatera Barat dan sekarang Rafikah hafiz 10 juz al-Qur’an serta masih banyak prestasi-prestasi lainnya.

Anak ke lima dari tujuh bersaudara pasangan Asman (58) ayah dan Erda (54) Ibu, memiliki tekat yang kuat untuk bisa menimba ilmu agama ke Mesir meskipun dia sadar dengan kondisi perekonomian keluarga yang tidak memadai.

“Saya tidak akan pernah berhenti bercita-cita untuk bisa menuntut ilmu agama di Negeri Timur Tengah tersebut. Meskipun keluarga pas-pasan tapi ada Allah SWT yang maha kaya. Jika Allah SWT ridho maka mudah bagi Allah SWT untuk mengizinkan saya menuntut ilmu agama ke Mesir dengan jalan apapun yang tidak terduga,” tuturnya.

Sebagai bentuk usaha Rafikah dan keluarga mengajak para donatur untuk membantu meringankan langkahnya menuntut ilmu agama di salah satu universitas tertua di dunia tersebut. Bentuk bantuan bisa diantar langsung ke rumah jalan Simpang Tigo Kapar, Jorong Kapar Timur, Nagari Kapar, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat.

Atau melalui rekening Bank Nagari atas nama Rafikah 7103.0204.00554.1 untuk konfirmasi bisa menghubungi 085271021543.

“Besar harapan kami semoga para donatur dapat membantu meringankan langkah Rafikah untuk menggapai cita-citanya. Semoga bantuan yang diberikan, Allah SWT lipatgandakan balasannya. Amiiin,” pungkas Asman, orang tua Rafikah. (fy)

Padang-maklumatnews.co.id Polda Sumbar kedatangan tim dari Itwasum Polri. Kedatangan tersebut dalam rangka melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan (Wasrik) rutin tahap II terkait aspek pelaksanaan dan pengendalian.

Tim wasrik dipimpin oleh Brigjen Pol Drs. Ade Rahmat Suhendi (Irwil IV Irwasum Polri) selaku pengawas tim, dengan Ketua tim Kombes Pol Dr. Siti Masitah Handayani, M.Si, dan anggota tim yakni Kombes Pol Pramuja Sigit Wahono, Kombes Pol Drs. Erwin Faisal, Kombes Pol  Robert Haryanto Watratan, Kombes Pol Edi Sukaryo Kombes Pol Nurullah, Kombes Pol Susetio Cahyadi, Kombes Pol R. Barata Indrajaya, Kombes Pol. Audy Alfrits Herman Manus, Kombes Pol Irfa Asrul Hanafi, serta Pembina Perlin Manik selaku Konsultan.

Kapolda diawal sambutannya menyampaikan sangat menyambut baik kegiatan wasrik rutin Itwasum Polri tahap II Aspek Pelaksanaan dan Pengendalian di Polda Sumbar. Dimana wasrik merupakan fungsi pengawasan yang tidak dapat dipisahkan dari sistem pengendalian intern (SPI).

Dengan pelaksanaan wasrik dapat diukur tingkat efektifitas, efisiensi, produktivitas, kapabilitas dan akuntabilitas dari satuan-satuan Polri.

"Dengan kata lain bahwa melalui kegiatan wasrik rutin Itwasum saat ini adalah measuring process sejauh mana keberhasilan dan pencapaian sasaran yang telah ditetapkan oleh Polda Sumbar dan jajarannya dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih dan tata kelola yang baik," kata Irjen Pol Toni Harmanto.

Lanjutnya, model pemolisian dengan pendekatan yang berbasis wilayah, berbasis fungsional hingga yang berbasis dampak masalah menjadi suatu ikon pelayanan prima di Polda Sumbar. Dalam hal ini Polda Sumbar mendapatkan dukungan pembangunan Command Center dan RTMC dari Mabes Polri. Selanjutnya Polda Sumbar juga telah membangun dan mengembangkan model E-Policing (Pemolisian berbasis elektronik).

"Secara internal Polda Sumbar telah memiliki ruangan Assesment Center dan fasilitas gelar operasional dengan teknologi yang mutakhir," ujarnya.

Kemudian, secara eksternal, dalam rangka mewujudkan pelayanan publik yang prima secara cepat, tepat, akurat, transparan, akuntabel, informatif dan mudah diakses oleh masyarakat, Polda Sumbar telah melaunching aplikasi pada tanggal 1 Juli 2020.

"Aplikasi Polda Sumbar tersebut dapat di unduh melalui Google Play dengan kata kunci pencarian Polda Sumbar New. Dengan fitur antara lain E-Kinerja, E-Dumas, E-Saber Pungli, Monitoring Covid, E-Tracking, E-Tracking Objek Vital, Tracking Airud, Panic Button, E-Barbuk, E-KBG, E-Office, E-Tracking Criminal," jelas Kapolda.

Disamping itu kata Irjen Pol Toni, Polda Sumbar juga mendapatkan penghargaan dari Kementerian ATR/BPN atas keberhasilan mengungkap kasus mafia tanah yang terjadi di wilayah hukum Polda Sumbar.

"Serta penghargaan dari Kementerian PU/PR atas terselenggaranya proyek strategis nasional pembangunan jalan tol ruas Padang – Pekanbaru," terangnya.

Kapolda berharap, melalui kegiatan wasrik rutin Itwasum Polri tahap II T.A. 2020 ini, tim Itwasum Polri dapat membantu dalam menyelenggarakan pengawasan ke arah pelayanan yang berkarakter quality assurance dan consulting service.

Kepada para objek wasrik, hendaknya
kegiatan wasrik ini dapat dijadikan sebagai sarana evaluasi dan konsultasi terhadap permasalahan yang dihadapi, dengan memberikan informasi berdasarkan fakta dan data yang rill sesuai dengan kenyataan di satkernya masing-masing, agar tujuan dilaksanakannya wasrik ini dapat tercapai.

Selaku Kapolda Sumbar, Irjen Pol Toni berharap kepada para Kasatker dan Kasatwil dapat bekerjasama dan melakukan koordinasi yang baik dengan tim wasrik Itwasum Polri.

"Sebagai upaya perbaikan dan penyempurnaan, semoga melalui kegiatan wasrik ini dapat menjadi faktor pendorong peningkatan kinerja dalam rangka mewujudkan Good Governance," pungkasnya.

Dalam pelaksanaan taklimat awal ini, dihadiri oleh Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si, pejabat utama Polda Sumbar, dan para Kapolres sejajaran Polda Sumbar yang melihat langsung secara virtual.(*)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.