Latest Post



Padang – Wali Kota Padang sekaligus Ayah GenRe Kota Padang, Fadly Amran menerima audiensi Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Padang di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (20/1/2026). Pertemuan ini merupakan bagian dari persiapan menuju Pemilihan Duta GenRe Kota Padang Tahun 2026.

Dalam audiensi tersebut, Wali Kota menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk mendukung keberlanjutan program Duta GenRe sebagai strategi memperkuat karakter generasi muda di Kota Padang.

Wako Fadly Amran menyampaikan bahwa peran Duta GenRe sangat krusial dalam membangun awareness atau kesadaran remaja terkait tantangan masa depan. 

Fokus utama yang ditekankan adalah pemahaman mengenai perencanaan kehidupan berkeluarga, kesehatan reproduksi, serta kemampuan membentengi diri dari pergaulan negatif.

“Kesadaran ini harus ditanamkan sejak dini. Remaja kita harus tahu apa yang perlu dijaga, apa yang harus dibatasi, dan bagaimana membangun masa depan yang terencana. Duta GenRe memiliki posisi strategis untuk menyampaikan pesan ini karena mereka bicara dengan bahasa yang dipahami teman sebaya mereka,” ujar Fadly Amran.

Dia memberikan arahan agar para finalis Pemilihan Duta GenRe 2026 tidak hanya terjebak pada kegiatan yang bersifat simbolis. Ia menuntut para duta untuk menjadi role model atau teladan nyata di tengah masyarakat, sekolah, maupun kampus.

"Padang adalah kota pendidikan. Generasi muda kita harus unggul secara akademik, namun juga harus memiliki etika dan kesadaran diri yang kuat. Duta GenRe harus hadir sebagai contoh nyata dalam membangun perilaku positif dan bertanggung jawab," tegasnya.

Komitmen Dukungan Pemko Padang

Terkait teknis pelaksanaan Pemilihan Duta GenRe 2026, Pemko Padang memastikan dukungan melalui sinergi lintas perangkat daerah. Meski dihadapkan pada tantangan anggaran, pemerintah berkomitmen memberikan pendampingan intensif agar program ini tetap berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak langsung bagi remaja.

“Pemerintah akan terus mendampingi. Kita ingin sinergi ini melahirkan agen perubahan yang mampu membawa remaja Kota Padang menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” pungkasnya. 

Sementara itu, perwakilan Duta GenRe menyatakan kesiapan mereka untuk menyukseskan Pildugen 2026 dan memperluas jangkauan edukasi melalui program-program inovatif di lingkungan pendidikan dan masyarakat luas. (Taufik/Manda/Gio/Nilam)



Padang – Seorang warga yang mengalami gangguan kejiwaan atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang terkendala sejak beberapa tahun belakangan ini. Dirinya tak dapat berobat akibat tak memiliki administrasi kependudukan (Adminduk). Beruntung, terhitung 19 Januari 2026 kemarin, ODGJ tersebut sudah dapat berobat ke rumah sakit jiwa.

Lurah Gunung Pangilun, Yos Deki membenarkan hal tersebut. Setelah pihaknya menghubungi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), akhirnya seorang ODGJ direkam datanya.

“Iya, seorang warga kita yang mengalami gangguan kejiwaan telah dibantu Dinas Dukcapil untuk direkam datanya dan dibuatkan KTP,” ungkap Yos Deki, Selasa (20/1/2026).

Perekaman data bagi warga tersebut dilakukan di rumahnya sendiri. Petugas Disdukcapil datang membawa alat perekaman data. Perekaman data dilakukan di teras rumah disaksikan pihak keluarga.

ODGJ tersebut berdomisili di Jalan Gunung Ledang, RW 5, Gunung Pangilun. Diketahui, lelaki berusia 45 tahun itu mengalami gangguan mental sejak berusia 20 tahun. Penanganan kejiwaan bagi lelaki tersebut selama ini hanya pengobatan tingkat dasar.

“Terimakasih kepada Pemko Padang yang sudah memfasilitasi perekaman data sehingga dapat berobat setelah ini,” ungkap salah seorang dari pihak keluarga.(Charlie)



Padang – Kota Padang mempertegas komitmennya sebagai pusat pembinaan atlet muda di Sumatera melalui pembukaan Minangkabau Open Swimming Championship 2026 Sumatera ke-4. Kejuaraan ini resmi dibuka Wali Kota Padang, Fadly Amran di Kolam Renang FIK Universitas Negeri Padang (UNP), Selasa (20/1/2026).

Ajang yang memperebutkan Piala Wali Kota Padang ini diikuti oleh 311 atlet junior dari berbagai provinsi di Sumatera dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 20-22 Januari 2026.

Manifestasi Program ‘Padang Juara’

Wali Kota Fadly Amran menyampaikan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi rutin, melainkan aktivasi nyata dari Program Padang Balomba, yang merupakan bagian dari Program Unggulan (Progul) Padang Juara.

"Kami menyediakan ruang pembinaan yang terukur bagi generasi muda. Melalui kompetisi berskala regional ini, kita menargetkan lahirnya atlet-atlet dari Padang yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional," ujar Fadly Amran.

Ia menambahkan, tingginya partisipasi peserta dari luar Sumatera Barat menunjukkan bahwa kualitas atmosfer kompetisi di Kota Padang semakin diakui. Hal ini sekaligus menjadi indikator keberhasilan pembinaan olahraga renang di tingkat akar rumput.

Persiapan Menuju Porprov 2026

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Akuatik Kota Padang, Iskandar, menjelaskan bahwa kejuaraan ini menjadi momentum strategis untuk mengukur kesiapan atlet lokal. Dengan hadirnya peserta lintas provinsi, atlet Sumatera Barat mendapatkan tantangan tanding yang lebih berkualitas.

"Ini adalah ajang seleksi dan pembibitan bagi kami. Atlet-atlet potensial yang muncul dari kejuaraan ini akan dipersiapkan secara khusus untuk mewakili Kota Padang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat yang akan digelar tahun ini," ungkap Iskandar yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Padang.

Pemerintah Kota Padang mengapresiasi kolaborasi antara KONI, Pengcab Akuatik, dan seluruh panitia pelaksana. Berkat antusiasme yang besar, Pemko Padang berkomitmen untuk terus menjadikan kejuaraan ini sebagai agenda rutin tahunan guna menjaga regenerasi atlet renang secara berkelanjutan. (Taufik)








Padang — Harapan besar tersemat kepada seluruh penggawa kesebelasan Persatuan Sepakbola Padang (PSP). Wali Kota Padang Fadly Amran ingin kesebelasan berjuluk Pandeka Minang itu juara dan membanggakan daerah. 

"Memang hari ini kita menginginkan PSP Padang ini betul-betul menjadi tim yang juara dan tentunya membanggakan Kota Padang. Mudah-mudahan ini sebagai dorongan bahwa PSP Padang adalah sebuah harapan untuk merepresentasikan Padang Juara,” ujar Fadly Amran saat Launching PSP Padang di Pangeran Beach Hotel Padang, Selasa malam (20/1/2026), 

Ia menambahkan, ke depan PSP Padang tidak hanya ditargetkan berprestasi di kompetisi liga, namun juga memiliki stadion sendiri sebagai kandang / home base kebanggaan. 

“Kalau bisa, ada stadion tuan rumah PSP Kota Padang di tahun 2028,” tambahnya. 

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemko Padang mengucurkan bantuan sebesar Rp1 miliar untuk PSP Padang. Tak hanya itu, Wali Kota Padang dan Ketua Umum PSP Padang, Amril Aciak Amin juga memberikan dukungan pribadi masing-masing sebesar Rp50 juta. 

Suasana semakin hangat saat Ketua Umum PSP Padang menggelar tradisi "badoncek" bersama para pejabat legislatif dan eksekutif Pemko Padang yang hadir. Dari tradisi kebersamaan tersebut, dana dukungan sebesar Rp195 juta berhasil dikumpulkan. 

“Padang Juara mudah-mudahan terepresentasikan dari kemenangan-kemenangan PSP Padang, sejalan dengan slogan Kota Padang, Satu Tujuan Demi Kejayaan Kota Padang. Bahkan bisa juga kita sebut, Satu Tujuan Demi Kejayaan PSP Padang,” tutup Fadly Amran. 

Launching ini menjadi simbol kebersamaan dan optimisme, menandai langkah awal PSP Padang menatap kompetisi Liga 4 dengan semangat baru demi kejayaan sepak bola Kota Padang.(Viqi / Charlie)



‎JAKARTA – 20 Januari 2026 , Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta didampingi Dirkrimsus Polda Sumbar, Kombes Pol Andry Kurniawan dan Kepala Dinas ESDM Sumbar melakukan langkah strategis dalam menangani isu pertambangan tanpa izin (PETI) di wilayah Sumatera Barat. Kapolda mendatangi Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta untuk mencari solusi permanen bagi para penambang lokal.

‎Dalam kunjungan tersebut, rombongan diterima langsung oleh Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. Pertemuan ini memfokuskan pada percepatan transformasi aktivitas penambangan ilegal menjadi legal melalui payung hukum yang sah.

‎Langkah Konkret: Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) Berdasarkan hasil pertemuan, disepakati bahwa Pemerintah Provinsi Sumbar akan segera melengkapi dokumen administratif yang diperlukan. Menteri ESDM berkomitmen untuk segera menyerahkan dokumen Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) kepada Provinsi Sumatera Barat setelah persyaratan teknis terpenuhi.

‎"Kami berharap penataan WPR ini segera terwujud dan dilanjutkan dengan penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Dengan demikian, aktivitas masyarakat dapat diformalkan melalui mekanisme yang sah sesuai perundang-undangan," kata Kapolda Sumbar.

‎Solusi Jangka Panjang dan Kesejahteraan

‎ Upaya ini dipandang sebagai solusi "win-win" bagi semua pihak. Kapolda menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus mengawal proses ini agar tepat sasaran. Fokus utama dari kebijakan ini adalah:

‎Legalisasi: Mengubah status penambang ilegal menjadi pelaku usaha resmi.

‎Lingkungan: Memastikan aktivitas tambang memperhatikan standar kelestarian alam.

‎Ekonomi: Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

‎Dengan adanya komitmen dari Kementerian ESDM dan pengawalan ketat dari Polda Sumbar, diharapkan praktik PETI yang merusak lingkungan dapat ditekan, berganti dengan sektor pertambangan rakyat yang tertata dan memberikan manfaat nyata bagi ekonomi Sumatera Barat.(SRP)


 
PADANG – Pasca-bencana yang mengubah peta aliran sungai di Kota Padang, air bersih kini menjadi barang mewah sekaligus kebutuhan paling mendasar. Fenomena pendangkalan sungai dan keringnya sumur resapan warga memaksa banyak pihak untuk bergerak cepat. Merespons krisis ini, Perumda Air Minum (AM) Kota Padang terus konsisten berada di garda terdepan guna memastikan tidak ada warga yang kehausan.

‎Hingga Selasa (20/1/2026), armada tangki Perumda AM Kota Padang terpantau masih aktif menyisir pemukiman. Hebatnya, bantuan ini tidak hanya menyasar pelanggan resmi, tetapi juga warga non-pelanggan yang terdampak parah. Perumda AM menegaskan bahwa dalam kondisi darurat, misi kemanusiaan berdiri di atas segalanya.

‎Kerja keras ini didukung penuh oleh sinergi lintas instansi. Sejak pertengahan Januari, BPBD, BNPB, dan PMI turut memperkuat armada distribusi. Kasubag Humas Perumda AM Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa meskipun didistribusikan oleh berbagai instansi, seluruh pasokan air tetap bersumber dari intake berkualitas milik Perumda di Palukahan dan Sikayan.

‎"Kami memastikan kualitas air tetap terjaga. Kolaborasi ini adalah kunci agar bantuan sampai ke titik terjauh yang paling membutuhkan," ujar Adhie.

‎Hingga saat ini, tercatat sebanyak 24.876,75 meter kubik air bersih telah mengalir ke tangan warga. Angka ini menjadi bukti nyata konsistensi layanan di tengah tantangan alam yang berat. Direksi Perumda AM pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mitra seperti Damkar, Dinas PU, dan BWSS V yang telah bahu-membahu dalam misi pemulihan ini.

‎Bagi warga Padang, deru mesin mobil tangki kini bukan sekadar suara kendaraan, melainkan simbol harapan dan solidaritas untuk bangkit kembali.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.