Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Agam Agama Artikel Bank Nagari Baru Batam Bawaslu Tanah Datar Beeita DPRD Tanah Datar berita DPRD Maklumatnews berita DPRD Tanah Datar Berita DPRD Tanah Datat berita DPRD TD berita Maklumatnews Tanah Datar berita Pemkab Tanah Datar berita Tanah Daftar Berita Tanah Datar Berita Tanah Datar Maklumatnews berita TanahaDatar Maklumatnews berura DPRD Tanah Datar Beruta Tanah Datar Box Redaksi bpjs Bukit Tinggi Dharmasraya Dirlantas Polda Sumbar Ditkrimsus Polda Sumbar DPR RI DPRD DPRD Kota Padang Dprd payakumbuh DPRD Sumbar DPRD Tanah Datar DPRD TD Epyardi Asda Jabar Jakarta Jakarta. Jawa Tengah Kab. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Selatan. Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Solok KAI Sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Solok Selatan kejadian Kodim 0312/Padang Kota Padang Kota Padang. Kota Pariaman Kriminal Legis Legislatif Liputan Khusus Luak Limopuluah Maklumatnews Maklumatnews Tanah Datar Medan MUA NasDem Nasional Nasional. Olahraga Opini Otomotif Padang padang panjang. Padang Pariaman Pariwara Bank Nagari Pasaman Barat pasaman. pay Payakumbuh PD TIDAR Sumbar PDAM Pembangunan Pemkab Pemko Padang Pemko Padang. Pendidikan Peristiwa Perpani Sumbar PoldaSumbar Politik Polres Polres Pasaman Barat PolresDharmasraya Polresta Padang Polri Polri. Sawahlunto Sijunjung Solok Sosial dan Budaya Sport Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Tanag Datar Tanah Data Maklumatnew Tanah Datar Tanah Datar Maklumatnews Terbaru TNI Uin Utama





PADANG – Konsolidasi besar-besaran dilakukan Partai Kebangkitan Bangsa wilayah Sumatera Barat melalui gelaran Musyawarah Cabang (Muscab) yang berlangsung di ZHM Premiere Hotel Padang, Senin (13/4/2026). Agenda ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat struktur partai sekaligus memanaskan mesin politik menghadapi pemilu mendatang.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Sumbar ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya A. Halim Iskandar, Faisol Riza, Lalu Hadrian Irfani, Ahmad Iman Sukri, serta Purnama Dhedhy Styawan. Turut hadir pula jajaran pengurus dari berbagai tingkatan, mulai dari DPC, DPAC hingga badan otonom partai.

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus, menegaskan bahwa Muscab bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum penting untuk evaluasi dan penguatan struktur hingga ke akar rumput.

“Muscab ini kita bagi dalam dua gelombang. Pada tahap pertama, tujuh DPC telah mengikuti, termasuk dari Kota Padang, Padang Pariaman, Agam, Payakumbuh, Sawahlunto, Sijunjung, hingga Limapuluh Kota,” ujarnya.

Lebih jauh, Firdaus menekankan bahwa forum ini juga menjadi ruang merumuskan langkah konkret dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat, sekaligus menyusun strategi pemenangan.

PKB Sumbar sendiri memasang target ambisius pada pemilu mendatang, yakni meraih dua kursi DPR RI, sembilan kursi DPRD provinsi, serta 100 kursi DPRD kabupaten/kota.

“Target ini tidak bisa dicapai dengan cara biasa. Sesuai arahan Muhaimin Iskandar, kita harus bergerak cepat dan bekerja lebih keras,” tegasnya.

Sementara itu, A. Halim Iskandar menyoroti pentingnya penguatan basis akar rumput sebagai kekuatan utama partai. Ia menekankan bahwa arah politik PKB harus jelas, yakni mengedepankan politik kehadiran dan pelayanan nyata kepada masyarakat.

“Kita tidak harus menjadi yang terbesar, tapi harus memberikan dampak nyata melalui keteladanan dan kepemimpinan,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan seluruh kader untuk menguasai tiga medan utama dalam perjuangan politik, yaitu kedekatan dengan rakyat, kekuatan struktur partai, serta pengelolaan media sosial.

Melalui Muscab ini, PKB Sumbar menunjukkan keseriusannya dalam membangun kekuatan politik yang solid dan terarah. Dengan konsolidasi yang semakin matang, partai optimistis mampu meraih hasil maksimal dan memperluas pengaruhnya di kancah politik nasional.



PADANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang menggelar rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pencabutan Perda Nomor 5 Tahun 2003 tentang Kedudukan Keuangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Senin (13/4/2026). 

Penyesuaian Terhadap Regulasi Nasional

Melalui laporan Panitia Khusus (Pansus) I yang dibacakan oleh Ketuanya, Faisal Nasir, DPRD Kota Padang secara resmi mengusulkan pencabutan regulasi tersebut. Langkah ini diambil karena Perda Nomor 5 Tahun 2003 dinilai sudah tidak relevan dengan dinamika perundang-undangan nasional saat ini.

“Perda ini masih mengacu pada klasifikasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) lama dan beberapa ketentuannya bertentangan dengan peraturan pemerintah yang lebih baru. Pencabutan ini krusial untuk memberikan kepastian hukum dalam pengelolaan keuangan daerah,” ujar Faisal Nasir.


Pansus I merujuk pada regulasi terbaru seperti UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Permendagri Nomor 15 Tahun 2024. Kedepannya, pengaturan hak keuangan kepala daerah akan dituangkan melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada) yang lebih fleksibel namun tetap akuntabel.

Strategi Mewujudkan Tata Kelola Transparan

 Beliau menegaskan bahwa pencabutan ini bertujuan menghindari tumpang tindih aturan serta meningkatkan efisiensi tata kelola keuangan.

“Aturan yang tidak lagi selaras dengan regulasi nasional berpotensi menimbulkan konflik kebijakan. Penyesuaian ini merupakan komitmen kita bersama untuk menciptakan konsistensi hukum,” tegas Fadly.



Beliau menjelaskan bahwa regulasi lama yang bersumber pada PP Nomor 109 Tahun 2000 perlu diperbarui seiring lahirnya UU Nomor 13 Tahun 2022 dan PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Sinergi untuk Pembangunan Kota

Di akhir rapat, Wali Kota menyampaikan apresiasi tinggi kepada pimpinan dan anggota DPRD, khususnya fraksi-fraksi yang telah memberikan masukan konstruktif. Menurutnya, dinamika yang terjadi selama pembahasan adalah cerminan demokrasi yang sehat.



“Perbedaan pandangan adalah kekuatan untuk menghasilkan kebijakan yang lebih baik. Kami optimis, dengan selesainya proses fasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, implementasi regulasi baru ini akan mengoptimalkan pembangunan Kota Padang yang lebih akuntabel,” tutupnya.

DPRD Kota Padang berharap penetapan Ranperda pencabutan ini menjadi tonggak baru dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif dan transparan. (Adv)





Padang — Aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah Kota Padang sempat terganggu akibat terhentinya aliran air bersih. Kondisi ini dipicu oleh kebocoran pada pipa utama berdiameter 250 mm dan 225 mm berbahan PVC yang kini tengah diperbaiki secara intensif oleh Perumda Air Minum Kota Padang.
‎Sejak Sabtu (11/4/2026), tim teknis telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Pengerjaan ini bukan sekadar perbaikan biasa, melainkan upaya krusial untuk menjaga keberlangsungan distribusi air bagi ribuan pelanggan.
‎Wilayah terdampak meliputi Andalas, Filano, Sutomo, Cendana, Azizi, Polamas, Aur Duri, Lubuk Lintah, Kalawi, Dharma Panda, Koto Lalang, hingga Pondok Ranah Minang. Di kawasan tersebut, warga diimbau untuk menghemat penggunaan air selama proses perbaikan berlangsung.
‎Di tengah situasi ini, Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan permohonan maaf sekaligus memastikan bahwa seluruh upaya terbaik sedang dilakukan. Tim di lapangan bekerja tanpa henti demi mempercepat pemulihan distribusi air.
‎“Ini bukan hanya soal memperbaiki pipa yang bocor, tetapi memastikan sistem distribusi kembali kuat dan andal. Kami tidak ingin masalah serupa terulang dalam waktu dekat,” tegas Adhie Zein.
‎Menurutnya, tantangan di lapangan tidak ringan. Selain kondisi teknis, faktor lingkungan dan tekanan distribusi menjadi bagian yang harus ditangani secara hati-hati dan presisi.
‎“Kami sangat memahami betapa pentingnya air bersih dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, tim kami bekerja dengan penuh tanggung jawab, bahkan di luar jam kerja normal, agar layanan bisa segera pulih,” tambahnya.
‎Perbaikan ini juga menjadi bagian dari langkah evaluasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jaringan air di Kota Padang. Perumda memastikan setiap titik rawan akan terus dipantau agar kejadian serupa dapat diminimalisir.
‎Di sisi lain, masyarakat diharapkan tetap tenang dan bijak dalam menggunakan cadangan air. Dukungan dan kesabaran pelanggan dinilai menjadi bagian penting dalam proses pemulihan ini.

‎Sebagai bentuk keterbukaan informasi, Perumda mengajak pelanggan untuk aktif mencari update terbaru melalui media sosial resmi atau menghubungi layanan pesan langsung (DM).
‎Dengan kerja keras yang terus dikebut, harapan besar kini tertuju pada cepatnya normalisasi aliran air. Perumda Air Minum Kota Padang optimistis, dalam waktu dekat distribusi akan kembali lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi seperti sediakala.




PADANG – Kota Padang kembali bersiap mencuri perhatian lewat event olahraga berskala besar. Grand Launching Blue Ocean Minang Run (BOM Run) 2026 resmi digelar meriah di Gedung Youth Center Padang, Minggu (12/4/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-357.

Event ini menjadi bukti keseriusan pemerintah kota dalam mengembangkan konsep sport tourism yang memadukan olahraga dengan pesona wisata. Didukung oleh IKASMANTRI, BOM Run 2026 juga terintegrasi dengan program unggulan “Jelajah Padang” yang bertujuan memperkenalkan keindahan kota secara lebih luas.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini diproyeksikan jauh lebih besar dan semarak dibandingkan sebelumnya. Tidak hanya menyasar peserta lokal, ajang ini juga dibuka untuk pelari dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

“Kami ingin menjadikan BOM Run sebagai event kebanggaan Kota Padang yang mampu menarik peserta dari tingkat nasional hingga internasional. Ini bukan sekadar lomba lari, tapi juga pengalaman wisata yang berkesan,” ujarnya.

Dengan rute yang dirancang melewati berbagai ikon kota dan kawasan pesisir, peserta tidak hanya akan berkompetisi, tetapi juga diajak menikmati panorama khas Padang yang memukau. Konsep ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman berbeda bagi para pelari sekaligus wisatawan.

Panitia juga menyiapkan beragam rangkaian kegiatan pendukung yang akan menambah kemeriahan acara. Antusiasme masyarakat pun mulai terlihat, seiring dibukanya pendaftaran bagi para pecinta lari dari berbagai kalangan.

Melalui BOM Run 2026, Pemerintah Kota Padang optimistis dapat memperkuat citra kota sebagai destinasi unggulan untuk event olahraga. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Dengan konsep yang lebih segar dan skala yang lebih luas, BOM Run 2026 siap menjadi ajang yang tidak hanya menantang, tetapi juga memikat hati setiap peserta yang datang ke Kota Padang.



PADANG – Tren kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) di Indonesia terus menunjukkan grafik peningkatan yang signifikan. Namun, sebuah fenomena menarik muncul ke permukaan: faktor harga tidak lagi menjadi variabel tunggal dalam keputusan pembelian. Bagi konsumen perempuan, aspek desain dan gaya (style) kini menempati posisi puncak sebagai daya tarik utama.

Lebih dari Sekadar Alat Transportasi

Bagi perempuan aktif di wilayah perkotaan, motor listrik telah bertransformasi dari sekadar alat transportasi menjadi pernyataan gaya hidup (lifestyle statement). Desain yang eye-catching, mulai dari nuansa modern minimalis hingga estetika retro, dinilai mampu merepresentasikan karakter pengguna yang praktis namun tetap modis.

Sejumlah poin utama yang menjadi pertimbangan konsumen perempuan meliputi:

Visualitas: Pilihan warna yang variatif dan bentuk bodi yang elegan.

Ergonomi: Posisi duduk yang nyaman serta bobot kendaraan yang ringan (compact).

Fungsionalitas: Kemudahan pengoperasian dan fitur yang intuitif.

Inovasi Desain PT Indomobil Emotor Internasional (IEI)

Melihat peluang tersebut, PT Indomobil Emotor Internasional (IEI) bergerak taktis dengan menghadirkan lini produk yang menonjolkan sisi estetika. Melalui model-model seperti Adora, Sprinto, dan Tyranno, IEI menawarkan konsep desain ala Eropa dengan siluet bodi yang ramping dan segar.

"Motor listrik saat ini bukan lagi sekadar solusi mobilitas, melainkan bagian dari ekspresi diri. Desain yang unik dan estetis menjadi alasan kuat di balik meningkatnya permintaan pada segmen perempuan," ungkap seorang pengamat otomotif.

Harmoni Antara Gaya dan Performa

Meski mengedepankan penampilan, aspek teknis tetap menjadi fondasi yang kokoh. Dengan jarak tempuh yang kompetitif—berkisar antara 70 hingga 135 kilometer—motor listrik modern mampu memenuhi kebutuhan mobilitas harian tanpa kendala.

Keunggulan lain yang menjadi nilai tambah bagi pengemudi perempuan adalah:

Ramah Lingkungan: Bebas emisi gas buang.

Kenyamanan Akustik: Suara mesin yang sangat senyap, memberikan pengalaman berkendara yang lebih tenang di tengah kebisingan kota.

Efisiensi Biaya: Biaya operasional dan perawatan yang jauh lebih hemat dibandingkan motor konvensional.

Proyeksi Masa Depan

Ke depan, produsen diprediksi akan semakin masif dalam menghadirkan varian yang lebih personal. Fokus industri kini mulai bergeser untuk mengakomodasi kebutuhan segmen perempuan yang menginginkan keseimbangan sempurna antara fungsionalitas teknologi dan keindahan visual. Motor listrik kini bukan lagi sekadar alternatif, melainkan pilihan utama bagi mereka yang mengedepankan substansi sekaligus gaya.(Wahyudi Eka Putra)



PADANG — Musyawarah Besar (Mubes) Alumni Universitas Bung Hatta (UBH) 2026 berlangsung sukses dan penuh semangat kebersamaan di Kampus UBH Ulak Karang, Sabtu (11/4/2026). Forum yang dihadiri ratusan alumni lintas angkatan ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah baru organisasi alumni yang lebih solid, progresif, dan berdaya saing.

Dalam proses demokratis yang berlangsung dinamis, Ir. Mardiansyah, ST, MT, MBA, IPU resmi terpilih sebagai Ketua Umum Alumni UBH periode 2026–2030. Sosok yang dikenal berpengalaman di dunia profesional ini diharapkan mampu membawa organisasi alumni ke level yang lebih tinggi, baik dalam kontribusi terhadap kampus maupun masyarakat luas.

Mubes tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepemimpinan, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi serta memperkuat persatuan alumni. Nuansa rekonsiliasi dan kebersamaan terasa kuat sepanjang kegiatan, menandai semangat baru untuk meninggalkan sekat-sekat perbedaan.

Dalam sambutannya, Mardiansyah menegaskan bahwa alumni UBH harus menjadi kekuatan besar yang terorganisir dan memberikan dampak nyata. Ia menyebut organisasi alumni sebagai “rumah besar” yang harus mampu merangkul seluruh elemen, mulai dari alumni, mahasiswa hingga pihak kampus.

“Ini bukan sekadar organisasi, tetapi rumah bersama. Kita harus bersatu untuk membangun almamater dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Mardiansyah telah menyiapkan sejumlah program strategis yang terstruktur dalam tiga tahapan. Pada jangka pendek, fokus diarahkan pada konsolidasi organisasi, penguatan struktur kepengurusan, serta pendataan alumni melalui database terintegrasi nasional.

Sementara itu, pada tahap jangka menengah, pengembangan platform digital alumni akan menjadi prioritas sebagai pusat informasi dan jejaring. Selain itu, kolaborasi dengan kampus dan dunia industri akan diperkuat, termasuk mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi alumni berbasis kewirausahaan.

Adapun dalam jangka panjang, program ambisius pembangunan “Hatta Graha” digagas sebagai pusat kegiatan alumni. Fasilitas ini diharapkan menjadi simbol kebersamaan sekaligus ruang kolaborasi strategis. Tak hanya itu, penguatan peran alumni sebagai kekuatan sosial dan ekonomi serta upaya mewujudkan jaringan alumni UBH yang berdaya saing nasional dan global juga menjadi target utama.

Mardiansyah menegaskan bahwa kepemimpinannya akan mengedepankan semangat inklusif dan kebersamaan sebagai fondasi utama.

“Kita harus meninggalkan sekat-sekat perbedaan. Alumni UBH adalah satu keluarga besar. Dengan persatuan, kita bisa berkontribusi lebih besar bagi kampus, masyarakat, dan bangsa,” tegasnya.

Mubes Alumni UBH 2026 diharapkan menjadi titik awal kebangkitan organisasi alumni yang lebih profesional, solid, dan mampu menjadi mitra strategis Universitas Bung Hatta dalam menghadapi tantangan masa depan.(D)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.