Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Agam Agama Artikel Bank Nagari Baru Batam Bawaslu Tanah Datar Beeita DPRD Tanah Datar berita DPRD Maklumatnews berita DPRD Tanah Datar Berita DPRD Tanah Datat berita DPRD TD berita Maklumatnews Tanah Datar berita Pemkab Tanah Datar berita Tanah Daftar Berita Tanah Datar Berita Tanah Datar Maklumatnews berita TanahaDatar Maklumatnews berura DPRD Tanah Datar Beruta Tanah Datar Box Redaksi bpjs Bukit Tinggi Dharmasraya Dirlantas Polda Sumbar Ditkrimsus Polda Sumbar DPR RI DPRD DPRD Kota Padang Dprd payakumbuh DPRD Sumbar DPRD Tanah Datar DPRD TD Epyardi Asda Jabar Jakarta Jakarta. Jawa Tengah Kab. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Selatan. Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Solok KAI Sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Solok Selatan kejadian Kodim 0312/Padang Kota Padang Kota Padang. Kota Pariaman Kriminal Legis Legislatif Liputan Khusus Luak Limopuluah Maklumatnews Maklumatnews Tanah Datar Medan MUA NasDem Nasional Nasional. Olahraga Opini Otomotif Padang padang panjang. Padang Pariaman Pariwara Bank Nagari Pasaman Barat pasaman. pay Payakumbuh PD TIDAR Sumbar PDAM Pembangunan Pemkab Pemko Padang Pemko Padang. Pendidikan Peristiwa Perpani Sumbar PoldaSumbar Politik Polres Polres Pasaman Barat PolresDharmasraya Polresta Padang Polri Polri. Sawahlunto Sijunjung Solok Sosial dan Budaya Sport Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Tanag Datar Tanah Data Maklumatnew Tanah Datar Tanah Datar Maklumatnews Terbaru TNI Uin Utama

 

Payakumbuh – Untuk keempat kalinya, Payakumbuh Poetry Festival (PPF) Se-Asia Tenggara tahun 2023 kembali menggelar kegiatan.  Acara ini mendatangkan penyair dan sastrawan lokal dan internasional dan dilaksanakan di Agam Jua Cafe and Art pada Rabu (4 Oktober 2023) malam.

Robby, selaku panitia kegiatan, menyatakan bahwa PPF terus mengembangkan programnya dari tahun ke tahun.

Salah satu inovasi adalah pengenalan program buku pilihan PPF tahun 2023 dan penyelenggaraan wisata sastra, termasuk kunjungan ke lokasi-lokasi terkait sastra, serta eksplorasi wisata adat dan potensi alam setempat.

Setelah pembukaan, PPF memulai dengan memutar Puisi Visual karya Finalis Lomba Puisi Visual tahun 2023.

“Pada tahun ini, ada 3 penyair dari luar negeri yang turut hadir dalam kegiatan ini dan 10 penyair dari dalam negeri. Kegiatan ini dijadwalkan akan berlangsung hingga 6 Oktober mendatang.

Selain lomba puisi, akan ada pertunjukan puisi modern dan tradisional, dialog, wisata sastra, serta sesi rantak puisi dan kunjungan ke sekolah-sekolah oleh pembicara yang hadir,” ujarnya.

Sementara itu, Pj. Walikota Payakumbuh yang diwakili oleh Staf Ahli, Elvi Jaya, memberikan apresiasi atas PPF dan mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD Sumbar yang telah memberikan dukungannya terhadap festival ini.

“Kami memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bapak ketua DPRD Sumatera Barat yang melaksanakan (POKIR) kegiatan besar ini di Kota Payakumbuh,” ucapnya.

Dari sisi lain, Ketua DPRD Sumbar, Supardi, mengungkapkan bahwa PPF yang digelar hari ini telah memasuki tahun keempat.

Ia berharap kegiatan PPF akan terus berlanjut tiap tahun dan lebih meriah. Selain itu, dirinya juga berharap panitia dapat lebih mandiri dalam melaksanakan festival ini tanpa bantuan dari pemerintah.

“Kegiatan PPF tahun ini telah memasuki tahun keempat. Kami berharap tahun depan kegiatan ini dapat diselenggarakan secara mandiri tanpa keterlibatan pemerintah,” harapnya.

Supardi berkeinginan agar semarak kegiatan festival seni dan budaya yang masif di Kota Payakumbuh dapat menarik perhatian baik dari wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Saat ini, Payakumbuh masih menjadi pusat seniman. Banyak budayawan dan seniman besar yang lahir dan mencatat sejarah di Payakumbuh. Oleh karena itu, dengan semangat kegiatan seni dan budaya seperti ini, diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun internasional untuk mengunjungi daerah kita dan mengenal serta mempelajari kebudayaan yang ada di sini,” tandasnya.

Dalam kegiatan tersebut, juga tampak kehadiran Ketua DPRD Limapuluh Kota, Deni Asra, serta sejumlah OPD di lingkungan Pemko Payakumbuh dan Pemkab Limapuluh Kota. (FS)


Limapuluh Kota - Sidang perkara kasus perdata yang terdaftar 08/perdata/G/2023 PN Tanjung Pati dengan klasifikasi perbuatan melawan hukum telah memasuki tahap menghadirkan saksi dari pihak tergugat.


Sebagaimana diketahui bahwa gugatan ini dilakukan Ali Umar Dt. Mangkuto berkenaan adanya perbuatan melawan hukum dimana para tergugat yaitu 1. Iswandi, 2. Jon Dt. Sibijayo, 3. Rangga telah membuat gaduh dalam kampung serta melanggar tatanan adat dalam nagari dengan mengakui Iswandi sebagai Dt. Mangkuto. Padahal menurut Ali Umar, Gelar Dt. Mangkuto tersebut adalah Soko dari kaumnya.


Terlihat puluhan masyarakat dari pihak penggugat datang menghadiri sidang yang bertempat di ruang sidang Garuda Pengadilan Tanjung Pati kabupaten Limapuluh kota yang dipimpin oleh Henki Sitanggang. Pengacara tergugat menghadirkan Syamsul Akmal sebagai saksi. Senin (2/10).


Syamsul Akmal adalah ketua LKAAM nagari pangkalan yang dalam kesaksiannya di persidangan mengakui telah menanda tangani surat yang dibawa oleh Siswandi dan pamannya.


Siswandi meminta tolong kepada saksi (Syamsul Akmal-red) untuk menandatangani surat yang isinya perihal pengangkatan Siswandi sebagai Dt. Mangkuto.


Saksi (Syamsul Akmal) mengakui kalau surat tersebut dia sendiri yang menandatangi dan membubuhkan stempel sendiri tanpa terlebih dahulu melakukan musyawarah mufakat dengan unsur pimpinan di organisasi LKAAM Nagari Pangkalan yang dalam hal ini Sekretaris dan Bendahara.


Di sinyalir Syamsu Akmal telah menyalahgunakan wewenangnya sebagai ketua LKAAM Nagari Pangkalan karena bukan kapasitasnya untuk menanda tangani pengangkatan seorang Datuk tanpa bermusyawarah dengan pihak terkait lainnya.


Dasril, salah seorang warga yang bersuku Melayu Kubu Panawa Kampung Batu kecamatan Pangkalan yang hadir pada sidang tersebut mengatakan bahwa kami adalah anak kemanakan Dt Mangkuto .


Bahwa walaupun kami beda suku menyangkut tanah ulayat itu adalah milik anak kemanakan yang ada di Kubu Pinawa jorong Kampung Baru maka kami bersama-sama berjuang untuk mempertahankan hak kami sebaga anak kemanakan. Sampai sekarang kami anak kemanakan dari yang bergelar Dt. Mangkuto di kubu Pinawa jorong Kampung Baru yaitu Ali Umar, bukan Iswandi. Mengenai Iswandi itu kami tidak tahu asal usulnya. 


"Dan sekarang beliau (Iswandi) berani mengaku sebagai Niniak mamak di Kubu Panawa Jorong Kampung Baru. Bagi saya Iswandi tidak lebih dari seorang pengacau di Jorong Kampung Baru. Sejak dia muncul mengaku-ngaku sebagai Dt. Mangkuto di kubu Pinawa. Situasi yang dulunya kondusif dan aman-aman saja kini telah kacau dan banyak permasalahan yang terjadi.


"Kami sebagai warga Jorong kampung Baru sangat berharap pada majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjung Pati kabupaten Limapuluh kota memberikan keputusan yang seadil-adilnya terhadap perkara ini", pungkas Dasri. (FS)

 

Payakumbuh – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Payakumbuh, Rida Ananda, secara resmi menerima 46 sertifikat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk 252 bidang tanah sebagai aset Pemerintah Kota Payakumbuh, Selasa (3/10).

Rida Ananda menyatakan bahwa fokus Pemerintah Kota Payakumbuh adalah melakukan sertifikasi terhadap seluruh tanah sebagai aset pemerintah daerah.

Hal ini dilakukan untuk melindungi aset pemerintah, dan upaya ini akan terus berlanjut. Ia juga berterima kasih kepada BPN dan Kantor Pertanahan Kota Payakumbuh atas dukungan yang diberikan.

Pemerintah Kota Payakumbuh berhasil melampaui target yang diberikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait sertifikasi tanah aset pemerintah daerah. Target awal dari KPK adalah 150 bidang, namun hingga saat ini sudah diselesaikan sebanyak 252 bidang.

Kepala Dinas PUPR Payakumbuh, Muslim, menjelaskan bahwa terdapat total 1.341 bidang tanah sesuai dengan Kartu Inventaris Barang (KIB) A Tanah.

Pada tahun 2022, hanya 241 bidang tanah yang telah bersertifikat, atau sekitar 17,97 persen. Sisanya, sekitar 82,03 persen atau 1.100 bidang tanah masih belum bersertifikat.

Namun, pada tahun 2023, sudah ada tambahan 252 bidang yang telah bersertifikat, sehingga total tanah aset pemerintah daerah yang bersertifikat mencapai 493 bidang atau sekitar 36,76 persen.

Masih tersisa 848 bidang atau sekitar 63,24 persen yang belum bersertifikat, dan terdapat 65 bidang tanah aset yang sedang diproses oleh BPN.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Payakumbuh, Hardi Yuhendri, berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dalam upaya penyelamatan aset pemerintah daerah.

Mereka akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Payakumbuh untuk memastikan seluruh tanah aset memiliki sertifikat. (FS)

 

Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh kembali meraih dana insentif fiskal senilai Rp. 6.784.835.000 dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI sebagai pengakuan atas upaya menghapus kemiskinan ekstrem.

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, mengungkapkan bahwa dana ini disetujui berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor 350 Tahun 2023.

Keputusan tersebut mengatur Rincian Alokasi Insentif Fiskal Kinerja Tahun Berjalan untuk Kategori Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat pada Tahun Anggaran 2023, mengacu pada Provinsi/Kabupaten/Kota dan diumumkan pada 2 Oktober 2023.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Payakumbuh juga telah menerima insentif fiskal sebesar Rp9.138.406.000 atas prestasinya dalam menekan dan mengendalikan inflasi.

Rida menjelaskan bahwa upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem memerlukan kolaborasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Payakumbuh.

Mereka memberikan bantuan kepada keluarga yang berada dalam kategori kemiskinan ekstrem.

“Kami juga menjalin kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk memberikan modal usaha kepada keluarga yang termasuk dalam kategori miskin ekstrem,” tambahnya.

Rida menyampaikan rasa syukurnya atas apresiasi dari Kemenkeu dan berkomitmen untuk terus bekerja dalam upaya mengentaskan kemiskinan ekstrem.

Dana insentif fiskal ini akan dialokasikan untuk kepentingan masyarakat. Rida berharap bahwa dana ini akan memberikan manfaat yang besar bagi warga setempat. (FS)

Warga Duduk Payo Dalam Adakan Buru Massal Hama Tupai


Tanah Datar, Maklumatnews - "Saya mohon maaf karena tidak bisa datang tepat waktu sesuai undangan karena dalam waktu yang sama ada tamu yang tidak bisa saya tinggalkan". 

Hal itu disampaikan bupati Tanah Datar, Eka Putra pada acara syukuran berburu hama tupai yang dilaksanakan oleh masyarakat Dusun Payo Dalam, Jorong Koto Gadang Hilir, Nagari Padang Ganting, Minggu (1/10). 

"Tapi Berhubung panitia mau menunggu, makanya saya usahakan juga bisa hadir disini dan ucapan terima kasih dari saya walaupun terlambat bapak dan ibu sudah mau menunggu saya disini", ujar Eka Putra

Ditambahkannya, "Pemerintah Daerah sangat mendukung kegiatan masyarakat yang melakukan berburu hama tupai ini sebagai ajang silaturahmi sekaligus uoaya membasmi hama yang menganggu bagi tanaman terutama yang memiliki tanaman kelapa". 

Selanjutnya, Bupati Eka juga menyampaikan kepada dinas terkait untuk segera mengupayakan irigasi di wilayah Dusun Payo, karena dilihatnya hamparan sawah yang berada disekitar lokasi perburuan hama tupai kering serta pengaspalan jalan dari Surau Baru menuju Bosou (besar) setelah wali nagari mengusulkan perubahan status jalan itu menjadi jalan kabupaten. 

Terakhir, Bupati Eka Putra juga meminta agar masyarakat selalu mendoakan dirinya agar selalu diberikan kesehatan dan kekuatan oleh Allah SWT agar mampu menjalankan amanah dengan baik. 

Lebih lanjut, Bupati Eka juga menyampaikan rasa senangnya karena bisa bersilaturahmi dengan masyarakat Dusun Payo Nagari Padang Ganting. Dan menyampaikan terima kasih, karena pelaksanaan Pilwana di Nagari Padang Ganting berjalan aman dan lancar. 

Kegiatan berburu hama tupai ini tidak saja diikuti oleh masyarakat Padang Ganting, namun juga ada yang datang dari Kabupaten Sijunjung dan Kota Sawahlunto yang sifatnya gotong royong dan saling mengunjungi. 

Pada kesempatan tersebut juga hadir Ketua Pengadilan Negeri Batusangkar, Staf Ahli Bupati Erizanur, Kadis Pertanian Sri Mulyani, Camat Padang Ganting Yatriwel beserta Forkopimca, dan juga tokoh masyarakat setempat. (Pinos/rls)

Bupati Eka Putra Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesakitan Pancasila

Tanah Datar, Maklumatnews - Pemda kabupaten Tanah Datar laksanakan upacara peringatan Hari Kesakitan Pancasila sebagai bentuk mengenang para Pahlawan Revolusi yang gugur dalam gerakan 30 G 30 S PKI. 

Upacara yang digelar di lapangan Cindua Mato Batusangkar pada hari Minggu (2/10) tersebut dipimpin langsung oleh bupati Tanah Datar Eka Putra serta didampingi ketua DPRD Rony Mulyadi Dt. Bungsu beserta wakil ketua Anton Yondra dan Saidani.

Pada pelaksanaan upacara tersebut Ketua DPRD Tanah Datar H. Rony Mulyadi Dt. Bungsu tampil membacakan teks Pancasila, dan Wakil Ketua Saidani membacakan teks Undang-Undang Dasar 1945.

Sementara Wakil Ketua DPRD Anton Yondra melakukan pembacaan sekaligus penandatanganan Ikrar untuk membulatkan tekad mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan negara kesatuan republik Indonesia. 

Selama pelaksanaan kegiatan upacara berjalan khidmat yang juga diikuti Forkopimda, Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, pimpinan organisasi wanita, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Pimpinan OPD, kepala Bank Nagari Batusangkar TNI Polri, Satpol PP, Dishub, BPBD, siswa siswi SMA, SMP, SD, Pemuda Pancasila dan undangan lainnya. (Pinos/r)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.