Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Agam Agama Artikel Bank Nagari Baru Batam Bawaslu Tanah Datar Beeita DPRD Tanah Datar berita DPRD Maklumatnews berita DPRD Tanah Datar Berita DPRD Tanah Datat berita DPRD TD berita Maklumatnews Tanah Datar berita Pemkab Tanah Datar berita Tanah Daftar Berita Tanah Datar Berita Tanah Datar Maklumatnews berita TanahaDatar Maklumatnews berura DPRD Tanah Datar Beruta Tanah Datar Box Redaksi bpjs Bukit Tinggi Dharmasraya Dirlantas Polda Sumbar Ditkrimsus Polda Sumbar DPR RI DPRD DPRD Kota Padang Dprd payakumbuh DPRD Sumbar DPRD Tanah Datar DPRD TD Epyardi Asda Jabar Jakarta Jakarta. Jawa Tengah Kab. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Selatan. Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Solok KAI Sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Solok Selatan kejadian Kodim 0312/Padang Kota Padang Kota Padang. Kota Pariaman Kriminal Legis Legislatif Liputan Khusus Luak Limopuluah Maklumatnews Maklumatnews Tanah Datar Medan MUA NasDem Nasional Nasional. Olahraga Opini Otomotif Padang padang panjang. Padang Pariaman Pariwara Bank Nagari Pasaman Barat pasaman. pay Payakumbuh PD TIDAR Sumbar PDAM Pembangunan Pemkab Pemko Padang Pemko Padang. Pendidikan Peristiwa Perpani Sumbar PoldaSumbar Politik Polres Polres Pasaman Barat PolresDharmasraya Polresta Padang Polri Polri. Sawahlunto Sijunjung Solok Sosial dan Budaya Sport Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Tanag Datar Tanah Data Maklumatnew Tanah Datar Tanah Datar Maklumatnews Terbaru TNI Uin Utama

Syahputra A. Gani Kepala Satker : Infrastruktur Penghubung Demi Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat



Pessel-Maklumatnews.co.id - Masyarakat Kampung Langgai dan Kayu Aro Nagari Ganting Mudik Utara Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar akhirnya kini memiliki jembatan gantung permanen.

Kehidupan lebih kurang 2.481 jiwa di dua kampung itu tentunya tidak akan terisolasi lagi. Aktivitas perekonomian dan akses menuju sarana pendidikan warga menjadi lancar. Harapan yang dari dulu terus dirindu.

“Ya, Alhamdulillah. Naskah hibahnya sudah diteken,” ungkap Bupati Rusma Yul Anwar pada usai menandatangani naskah hibah 1 unit jembatan gantung di Padang, Rabu 13 Oktober 2021.

Penandatanganan Naskah Hibah dan Berita Acara Serah Terima antara Direktorat
Jenderal Bina Marga dengan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dilakukan di Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Sumbar di Padang.

Berdasarkan Surat nomor PS.0403-Mn/1482.5 tanggal 31 Agustus 2021 perihal Persetujuan Hibah Barang Milik Negara (BMN) berupa jembatan gantung senilai Rp 2,8 milyar dari Kementerian Pekerjaan dan Perumahan Rakyat.

Dengan adanya jembatan tersebut, lanjut Bupati, konektivitas antar di area sentra produksi pertanian di Negeri Sejuta Pesona kian tinggi. Pembangunan jembatan sejalan dengan tema pembangunan infrastruktur dasar, yakni pemulihan ekonomi di tengah pandemi.

Pembangunan jembatan itu juga selaras dengan fokus pengembangan ekonomi daerah 5 tahun ke
depan yang berpusat pada kearifan lokal, yakni sektor primer seperti pertanian, perkebunan dan perikanan.

Sementara, Kampung Langgai dan Kayu Aro tercatat sebagai penghasil nilam, gambir dan komoditi hortikultura lainnya. Setiap tahun, nilai produksi hasil pertanian dan perkebunan di dua kampung itu tercatat milyaran rupiah.

“Jadi, tidak ada lagi ekonomi biaya tinggi di Langgai. Akses menuju sekolah bagi anak negeri pun menjadi lancar,” terang Bupati.

Bupati meminta masyarakat dapat menjaga jembatan tersebut dengan baik. Di lain sisi, pemerintah daerah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pun bakal mengalokasikan biaya perawatan dan pemeliharaan tiap tahunnya.

Pada kesempatan itu, Bupati atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Pesisir Selatan melalui Kementerian Pekerjaan Umum mengucapkan terima kasih pada pemerintah pusat atas perhatian yang diberikan.

“Kami tentu sangat berharap banyak pada pemerintah pusat, di tengah keterbatasan anggaran yang dimiliki daerah,” tutup Bupati.

Kepala Satker, Syahputra A. Gani mengungkapkan, pemerintah pusat terus berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya konektivitas antar daerah di khususnya Pesisir Selatan.

Feder-feder (pemguubung) antar daerah seperti Tapan-batas Kerinci Provinsi Jambi dan Tapan-batas Muko-Muko Provinsi Bengkulu harus segera dibuka, demi akselarasi pertumbuhan ekonomi di kedua daerah.

“Sebagai contoh adalah jalan batas Tapan dengan Provinsi Jambi dan Tapan dengan Provinsi Bengkulu,” tuturnya.

Pesisir Selatan, menurutnya, adalah daerah yang unik. Dia dikungkung kawasan hutan lindung. Kemudian, secara umum halnya di Minangkabau, sulitnya pengadaan lahan. Bahkan, sudah menjadi momok yang menakutkan.

Selain Pesisir Selatan, hibah BMN dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat juga diserahkan pada Kabupaten Dharmasraya, Sijunjung. Kabupaten Solok dan Solok Selatan.(***)

Post a Comment

[blogger]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.