Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Agam Agama Artikel Bank Nagari Baru Batam Bawaslu Tanah Datar Beeita DPRD Tanah Datar berita DPRD Maklumatnews berita DPRD Tanah Datar Berita DPRD Tanah Datat berita DPRD TD berita Maklumatnews Tanah Datar berita Pemkab Tanah Datar berita Tanah Daftar Berita Tanah Datar Berita Tanah Datar Maklumatnews berita TanahaDatar Maklumatnews berura DPRD Tanah Datar Beruta Tanah Datar Box Redaksi bpjs Bukit Tinggi Dharmasraya Dirlantas Polda Sumbar Ditkrimsus Polda Sumbar DPR RI DPRD DPRD Kota Padang Dprd payakumbuh DPRD Sumbar DPRD Tanah Datar DPRD TD Epyardi Asda Jabar Jakarta Jakarta. Jawa Tengah Kab. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Selatan. Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Solok KAI Sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Solok Selatan kejadian Kodim 0312/Padang Kota Padang Kota Padang. Kota Pariaman Kriminal Legis Legislatif Liputan Khusus Luak Limopuluah Maklumatnews Maklumatnews Tanah Datar Medan MUA NasDem Nasional Nasional. Olahraga Opini Otomotif Padang padang panjang. Padang Pariaman Pariwara Bank Nagari Pasaman Barat pasaman. pay Payakumbuh PD TIDAR Sumbar PDAM Pembangunan Pemkab Pemko Padang Pemko Padang. Pendidikan Peristiwa Perpani Sumbar PoldaSumbar Politik Polres Polres Pasaman Barat PolresDharmasraya Polresta Padang Polri Polri. Sawahlunto Sijunjung Solok Sosial dan Budaya Sport Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Tanag Datar Tanah Data Maklumatnew Tanah Datar Tanah Datar Maklumatnews Terbaru TNI Uin Utama

DPRD Sumbar Apresiasi dan Dukung Penuh Masuknya Silek Tradisi Sebagai Program Ekstrakurikuler Wajib di Lembaga Pendidikan



PADANG- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat Muhidi memberikan apresiasi dan dukungan penuh masuknya cabang olahraga Silat Tradisi Minang sebagai ekstrakurikuler wajib di seluruh jenjang Pendidikan. Dia meyakini Silat Tradisi akan amp membentuk karakter sumer daya manusia menjadi generasi yang berkualitas di masa mendatang.

Hal itu diungkapkan Muhidi saat peluncuran Silat Tradisi sebagai Ekstrakurikler Wajib di Sekolah di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat, Sabtu (24/1/2026). Peluncuran tersebut dilakukan oleh Wakil Gubernur, Vasko Ruseimy untuk seluruh jenjang pendidikan mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK serta SLB di seluruh Sumatera Barat.

"DPRD menyampaikan apresiasi dan mendukung penuh masuknya SIlat Tradisi ke dalam program wajib Ekstrakurikuler sekolah, ini menjadi sarana penting untuk membentuk karakter generasi sekaligus melestarikan budaya Minangkabau," kata Muhidi.

Muhidi menilai, dengan berlatih Silat Tradisi, pelajar dapat meningkatkan stamina melalui olah tubuh yang terkonsentrasi. Melatih kekuatan, kelenturan, keseimbangan, dan daya tahan tubuh yang akhirnya akan memberikan rasa percaya diri sehingga lebih bersemangat dalam belajar. 

"Melalui latihan yang serius, pelajar juga akan menempa sikap disiplin, bertanggung jawab, dan mampu mengendalikan diri. Nilai-nilai inilah yang sangat dibutuhkan dalam membentuk karakter yang berkualitas," tegasnya.

Lebih jauh Muhidi memaparkan, Silat Tradisi merupakan warisan budaya Minangkabau dan sebagai bagian dari warisan budaya bangsa yang harus dilestarikan. Untuk itu, adalah langkah yang tepat untuk memasukkannya ke dalam program pendidikan di sekolah sehingga generasi muda dapat mengenal dan mempelajari warisan budaya yang ditinggalkan nenek moyang.

"Seperti cabang bela diri lainnya, Silat bisa menjadi benteng bagi generasi muda baik bertahan secara fisik maupun meningkatkan kekuatan mental dan rasa percaya diri dalam menjalani kehidupan," tambahnya.

Silat Tradisi juga bisa menjadi ajang prestasi melalui kompetisi olahraga pelajar baik secara akademik maupun non-akademik. Cabang olahraga bela diri ini sudah masuk sebagai salah satu cabang yang dipertandingkan di berbagai kejuaraan dan ajang olahraga baik daerah maupun nasional.

Wakil Gubernur Sumatera Barat dalam peluncuran tersebut menegaskan, dari lebih 200-an aliran Silat Tradisional yang ada, saat ini tersisa hanya sekitar 50-an. Hal itulah yang menjadi dasar untuk memasukkan Silat Tradisi sebagai program ekstrakurikuler ke sekolah agar warisan budaya Minangkabau tersebut tidak hilang tergerus zaman. 

"Ini menjadi momentum penting dalam upaya pelestarian budaya Silat Tradisi agar Kembali menunjukkan eksistensinya sebagai bagian dari budaya Minangkabau dan kekayaan budaya nasional," tegas Vasko.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Habibul Fuadi dalam kesempatan yang sama menjelaskan, Silat Tradisi sudah mulai dilaksanakan sebagai program ekstrakurikuler di sekolah sejak awal tahun pelajaran 2025-2026. Namun pelaksanaannya belum terstandarisasi secara baik.

"Dengan terbitnya modul ekstrakurikuler Silat Tradisi maka mulai saat ini pelaksanaannya sudah memiliki standarisasi yang jelas sehingga bisa dilaksanakan secara seragam di seluruh jenjang pendidikan," kata Fuadi. (*)
Labels:

Post a Comment

[blogger]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.