Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Agam Agama Artikel Bank Nagari Baru Batam Bawaslu Tanah Datar Beeita DPRD Tanah Datar berita DPRD berita DPRD Maklumatnews berita DPRD Tanah Datar Berita DPRD Tanah Datat berita DPRD TD berita Maklumatnews Tanah Datar berita Pemkab Tanah Datar berita Tanah Daftar Berita Tanah Datar Berita Tanah Datar Maklumatnews berita TanahaDatar Maklumatnews berura DPRD Tanah Datar Beruta Tanah Datar Box Redaksi bpjs Bukit Tinggi Dharmasraya Dir narkoba Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar Ditkrimsus Polda Sumbar Ditlantas Polda Sumbar Dovy Djanas DPR RI DPRD DPRD Kota Padang Dprd payakumbuh DPRD Sumbar DPRD Tanah Datar DPRD TD Epyardi Asda Jabar Jakarta Jakarta. Jawa Tengah Kab. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Selatan. Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Solok KAI Sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Solok Selatan kejadian Kodaeral II Kodim 0312/Padang Korem 032/Wbr Kota Padang Kota Padang. Kota Pariaman Kriminal Legis Legislatif Liputan Khusus Luak Limopuluah Maklumatnews Maklumatnews Tanah Datar Medan MUA NasDem Nasional Nasional. Olahraga Opini Otomotif Padang padang panjang. Padang Pariaman Pariwara Bank Nagari Pasaman Barat pasaman. pay Payakumbuh PD TIDAR Sumbar PDAM Pembangunan Pemkab Pemko Padang Pemko Padang. Pendidikan Peristiwa Perpani Sumbar PJN Wilayah II PoldaSumbar Politik Polres Polres Bukittinggi Polres Padang Pariaman Polres Pasaman Barat PolresDharmasraya Polresta Padang Polri Polri. PPK 2.4 Sawahlunto Sijunjung Solok Sosial dan Budaya Sport Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Tanag Datar Tanah Data Maklumatnew Tanah Datar Tanah Datar Maklumatnews Terbaru TNI Uin Utama

Putus Isolasi Usai Banjir, BPJN Sumbar dan PPK 2.4 Hadirkan Jembatan Gantung Koto Rawang Ditinggikan 1,5 Meter

 

‎PESISIR SELATAN — Akses mobilitas masyarakat Nagari Koto Rawang, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, resmi memasuki babak baru. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat merealisasikan pembangunan Jembatan Gantung Koto Rawang untuk menggantikan infrastruktur lama yang hancur diterjang banjir besar pada 2024 lalu.
‎Proyek tanggap bencana senilai Rp7,4 miliar ini berada di bawah kendali Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Sumatera Barat (PPK 2.4). Pembangunannya direalisasikan atas permohonan resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan guna mempercepat pemulihan infrastruktur serta mengembalikan aksesibilitas warga yang sempat terisolasi.
‎Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 Satker PJN Wilayah II Sumbar, Gina Lamria Indriati Tampubolon, S.T., menjelaskan bahwa jembatan ini dirancang adaptif dengan standar keselamatan tinggi. Bentang struktur bahkan ditinggikan 1,5 meter dibanding bangunan lama untuk mengantisipasi risiko luapan air di masa depan.
‎"Jembatan gantung ini memiliki kapasitas beban maksimal 1,5 ton yang diperuntukkan bagi pejalan kaki dan kendaraan roda dua. Meski demikian, konstruksinya tetap dirancang khusus untuk mendukung kondisi darurat, seperti akses melintas armada ambulans," ungkap Gina.
‎Spesifikasi Teknis & Ketahanan Infrastruktur
‎Pagu Anggaran: Rp7,4 Miliar (APBN / Kementerian PU)
‎Kapasitas Beban: Maksimal 1,5 Ton
‎Peruntukan Utama: Pejalan Kaki, Kendaraan Roda Dua, dan Ambulans (Darurat)
‎Peningkatan Keamanan: Elevasi struktur ditinggikan 1,5 meter dari posisi jembatan lama
‎Target Usia Rencana: 10 Tahun
‎Himbauan Kesadaran Bersama demi Usia Pakai 10 Tahun
‎Meski bentang jembatan memungkinkan untuk dimasuki kendaraan roda empat secara fisik, masyarakat dan pengguna jalan diimbau keras untuk mematuhi batas beban yang ditentukan. Memaksakan kendaraan roda empat non-darurat melintasi jembatan ini berpotensi merusak struktur utama dan memperpendek usia pakai konstruksi yang ditargetkan bertahan hingga 10 tahun.
‎Kehadiran Jembatan Gantung Koto Rawang bukan sekadar konektor fisik, melainkan urat nadi baru yang memangkas biaya distribusi hasil pertanian, mengamankan jalur anak sekolah, serta mempercepat evakuasi medis. Sinergi nyata pemerintah pusat dan daerah ini menjadi momentum penting bangkitnya roda perekonomian serta kesejahteraan masyarakat Pesisir Selatan, tutup Gina.(*)
Labels:
This is the most recent post.
Older Post

Post a Comment

[blogger]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.