Latest Post



Padang – Mobil listrik BYD BIPO hadir di Padang. Peresmian gerai BYD BIPO yang berlokasi di Jalan Bypass, Sungai Sapih, Kuranji, dihadiri Wali Kota Padang Fadly Amran, Selasa (27/1/2026).

Usai peresmian, Wali Kota Fadly Amran menyambut hangat kehadiran raksasa otomotif listrik dunia tersebut. Menurutnya, investasi BYD menjadi sinyal positif bagi pemulihan ekonomi kota dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita bersyukur hari ini BYD resmi hadir di Padang. Ini memberikan alternatif teknologi terbaru bagi masyarakat yang kini mulai beralih ke kendaraan listrik yang lebih ‘clean and green’,” katanya.

Fadly juga memaparkan optimisme ekonomi Kota Padang pada tahun 2026 diproyeksikan terus meningkat. Pertumbuhan sektor otomotif menunjukkan tren positif dengan terbitnya 17 izin usaha mobil baru sepanjang 2025.

“Kehadiran BYD BIPO Padang secara langsung telah menyerap tenaga kerja lokal di Kota Padang,” ungkap wali kota.

Sementara, Managing Director PT Bimo Teknologi Otomotif, Andri Cahyadi, menekankan bahwa kehadiran BYD BIPO di Padang bukan sekadar urusan niaga, melainkan membawa standar layanan global Sales, Service, Spare Parts (3S).

"Kami menghadirkan layanan dealer yang terintegrasi, mulai dari penyediaan unit, teknisi tersertifikasi, hingga ketersediaan suku cadang resmi. Kami juga berkomitmen mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional melalui pengembangan stasiun pengisian daya ke depannya," ujar Andri Cahyadi.

Ia juga menambahkan bahwa BYD membawa filosofi global "Cool the Earth by 1 Degree" sebagai langkah nyata menurunkan emisi karbon di Sumatera Barat.

Showroom BYD BIPO Padang kini telah siap melayani masyarakat dengan berbagai model mobil listrik yang telah menjadi best-seller. Selain area pamer yang modern, dealer ini dilengkapi dengan fasilitas bengkel berstandar internasional untuk menjamin kenyamanan purna jual bagi para pemilik mobil listrik di Sumatera Barat, khususnya di Kota Padang.(Defrianto / Charlie)



Padang – Wali Kota Padang, Fadly Amran menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat masa transisi pemulihan bagi warga terdampak bencana. 

Hal ini disampaikannya saat memimpin penyerahan kunci Hunian Sementara Sehat dan Layak (HUNSELA) di Kampung Talang Pangka, Jembatan Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Senin (26/01/2026).

Sebanyak 11 unit rumah HUNSELA dibangun di atas lahan seluas 1.800 meter persegi untuk korban banjir bandang Pangka Jembatan Batu Busuk RT 03 RW 04 Kaum Suku Tanjuang.

Fadly Amran menekankan bahwa penyediaan hunian ini merupakan langkah krusial untuk memastikan warga tidak hanya memiliki tempat bernaung, tetapi juga mendapatkan standar hidup yang sehat dan manusiawi pasca-masa tanggap darurat.

“Hunian sementara ini adalah jembatan menuju pemulihan total. Fokus kita bukan sekadar membangun fisik bangunan, tetapi bagaimana menjamin keberlanjutan hidup dan mata pencaharian warga di lingkungan yang lebih aman," katanya. 

Lebih lanjut, Fadly Amran menjabarkan visi jangka panjang terkait penataan kawasan tersebut. Menurutnya, pembangunan infrastruktur rumah harus dibarengi dengan perencanaan kawasan yang produktif guna membangkitkan kembali ekonomi masyarakat setempat.

Ia juga mengungkapkan bahwa Pemko Padang tengah bergerak cepat dalam berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk merealisasikan pembangunan Hunian Tetap (Huntap).

"Kami sangat serius menangani pasca-bencana ini. Selain menyiapkan Huntap di beberapa titik, kami juga memprioritaskan penanganan aliran sungai untuk memitigasi risiko agar bencana serupa tidak terulang kembali di masa depan," tambahnya.

Dia juga menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi kuat dari berbagai elemen, mulai dari akademisi Universitas Andalas, para donatur, hingga personel TNI dan Polri yang telah bahu-membahu mendukung kebijakan pemerintah dalam melindungi warga terdampak.

Melalui langkah ini, Fadly Amran berharap warga Kampung Talang Pangka dapat segera memulai hidup baru dengan lebih stabil dan aman, sementara proses pembangunan infrastruktur permanen terus dipacu pemerintah. (Taufik/Amanda/Nilam)



Padang – Kepedulian terhadap ketersediaan air bagi masyarakat terus ditunjukkan oleh Perumda Air Minum (AM) Kota Padang. Pada Minggu (25/1/2026), BUMD kebanggaan masyarakat Kota Padang ini kembali menyalurkan bantuan kedua berupa pipa berdiameter DN 280 milimeter kepada warga Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh.

Bantuan tersebut diperuntukkan sebagai saluran sementara irigasi, menyusul adanya gangguan aliran air yang berdampak pada aktivitas masyarakat, khususnya sektor pertanian dan kebutuhan air harian warga setempat. Penyaluran pipa dilakukan langsung di lokasi dan diserahkan melalui Prof. Jamens Helyward, yang selama ini berperan aktif dalam menyampaikan aspirasi serta kebutuhan warga Lambung Bukit.

Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan fungsi sosial, terutama saat masyarakat menghadapi kondisi darurat yang berkaitan dengan air.

“Perumda AM Padang tidak hanya berorientasi pada pelayanan pelanggan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk hadir ketika masyarakat mengalami kesulitan air. Bantuan pipa DN 280 MM ini adalah bentuk respons cepat kami atas kebutuhan riil warga Lambung Bukit,” ujar Adhie Zein, Minggu (25/1/2026).

Menurut Adhie, pemilihan pipa dengan diameter besar tersebut telah melalui pertimbangan teknis agar mampu mengalirkan debit air yang memadai. Dengan demikian, saluran sementara ini diharapkan dapat menjaga kontinuitas aliran air, khususnya untuk keperluan irigasi lahan pertanian warga.

“Pipa DN 280 MM memiliki kapasitas aliran yang cukup besar. Ini penting agar distribusi air tetap optimal, meskipun sifatnya sementara. Kami ingin memastikan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pertanian, tidak terhenti akibat kendala infrastruktur air,” jelasnya.

Ia menambahkan, bantuan ini merupakan bantuan kedua yang disalurkan Perumda AM Padang untuk wilayah Lambung Bukit. Hal tersebut menunjukkan adanya perhatian berkelanjutan, bukan sekadar respons sesaat.

“Kami memahami bahwa persoalan air tidak bisa diselesaikan dengan solusi instan. Karena itu, bantuan ini menjadi langkah awal untuk menjaga kondisi tetap stabil, sembari mendorong solusi jangka panjang yang lebih permanen,” tegas Adhie.

Lebih lanjut, Adhie menyampaikan bahwa Perumda AM Padang akan terus melakukan pemantauan terhadap pemanfaatan pipa tersebut di lapangan, serta membuka ruang koordinasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan terkait.

“Kolaborasi adalah kunci. Kami akan terus berkomunikasi dengan tokoh masyarakat, pemerintah setempat, dan warga untuk memastikan bantuan ini benar-benar memberikan manfaat maksimal. Jika masih ada kebutuhan lanjutan, tentu akan kita kaji bersama,” katanya.

Sementara itu, warga Lambung Bukit menyambut positif penyaluran bantuan tersebut. Mereka menilai kehadiran Perumda AM Padang di tengah masyarakat menjadi bukti nyata bahwa perusahaan daerah tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan air minum, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap keberlangsungan hidup warga.

Dengan penyaluran bantuan pipa DN 280 MM ini, Perumda Air Minum Kota Padang kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan air masyarakat serta memperkuat peran BUMD sebagai garda terdepan dalam pelayanan publik dan kepedulian sosial.

(Mond)



#PerumdaAirMinum #Padang #Daerah



Padang – Pasar Raya akan bersolek di tahun 2026 ini. Rencananya, kawasan air mancur akan disulap menjadi “Time Square” (persimpangan jalan ikonik) seperti di New York, Amerika Serikat.

Rencana penataan kawasan Pasar Raya itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Padang, Tri Hadiyanto, Senin (26/1/2026). Menurutnya, di kawasan Air Mancur akan dibangun sejumlah bangunan yang akan menarik kunjungan wisatawan maupun pembeli.

“Kita akan ubah wajah Pasar Raya sehingga nanti banyak yang tertarik ke sana, karena ada yang dikunjungi,” ucap Tri Hadiyanto kepada awak Diskominfo Padang.

Tri mengatakan, khusus di Air Mancur akan dikembalikan ke konsep lama. Di mana di lokasi itu ada jam gadang dengan air mancur yang estetik.

Selain itu juga ada sentuhan baru di persimpangan jalan yang menghubungkan antara jalan M. Yamin, Hiligoo dan Jalan Pasar Raya. Di lokasi ini akan dibangun plaza bertingkat. Plaza itu berdiri di bekas kapal kuliner. Sementara tepat di dekat plaza itu nantinya dipasang videotron ukuran besar yang menempel ke dinding bangunan.

“Tentunya dengan adanya ‘Time Square’ ini akan banyak masyarakat yang bermain dan belanja ke Pasar Raya Padang,” kata Tri.

Selain memperindah kawasan persimpangan itu, Dinas PUPR juga akan membangun jembatan penyeberangan. Jembatan itu akan menghubungkan Fase 7 dengan bangunan sebelahnya.

Tidak itu saja. Di tahun ini juga akan dilakukan perbaikan terhadap drainase, trotoar dan jalan di kawasan Pasar Raya Padang. Mulai dari Jalan Permindo, Jalan Hiligoo, termasuk di Jalan Sandang Pangan.

“Jalan Sandang Pangan akan kita overlay, trotoar dibenahi, dan jalan dibuat dua jalur,” ungkap Tri.

Penataan kawasan Pasar Raya Padang ini merupakan tindak lanjut dari program unggulan wali kota. Saat ini proses tender sedang berlangsung. DIperkirakan pengerjaan kawasan ini dilakukan setelah lebaran nanti.(Charlie)



Padang  - Pemerintah Kota Padang mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Pendataan Bantuan Pascabanjir Bandang secara daring di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota, Jumat (23/1/2026). Di rapat itu ditegaskan urgensi validasi data agar bantuan perumahan, isi hunian, dan jaminan hidup (Jadup) dapat segera disalurkan secara tepat sasaran. 

Rapat diikuti Asisten I Tarmizi Ismail, Asisten III Corri Saidan, Kalaksa BPBD Hendri Zulviton serta sejumlah kepala OPD. Rapat yang diinisiasi oleh Ditjen Otoda Kemendagri itu berlangsung hangat. 

Di rapat itu, Pemerintah pusat memberlakukan alur verifikasi berlapis untuk menjamin akurasi data. Proses dimulai dari Surat Keputusan (SK) Kepala Daerah, pemadanan data identitas melalui BPS dan Dukcapil, hingga validasi lapangan.

Pemerintah pusat memberikan tenggat waktu pengumpulan data terverifikasi paling lambat Jumat (23/01/2026) pukul 17.00 WIB. 

Sementara itu,  berdasarkan update data kerusakan Kota Padang, terjadi penyusutan angka yang signifikan setelah dilakukan verifikasi lapangan menggunakan standar pengkajian hitung cepat pasca bencana (Jitupasna). 

Di Kota Padang, dari 6.423 kejadian yang dilaporkan, hanya 822 unit rumah yang dinyatakan masuk kategori rusak. Rinciannya yakni 136 rumah hanyut, 422 rusak berat, 112 rusak sedang, dan 212 rusak ringan. Sementara, sebanyak 5.541 kejadian lainnya dinyatakan tidak masuk kategori penerima bantuan pusat.

"Saat ini kita tengah melakukan tahap uji publik yang dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu pagi esok untuk memastikan transparansi data sebelum disahkan," jelas Kalaksa BPBD Padang, Hendri Zulviton.(Defrianto / Charlie)



Padang — Kementerian Hukum dan HAM Kanwil Sumatera Barat menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas HAM bagi Masyarakat Kota Padang, Jumat (23/1/2026). Kegiatan dengan tema “Peran Strategis Orang Tua dalam Menanamkan Nilai-nilai HAM Sejak Dini”, itu dilaksanakan di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang. 

Kegiatan tersebut dibuka Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Feri Mulyani Hamid. Nampak hadir sejumlah undangan yakni para orang tua dan wali murid tingkat SD dan SMP se-Kota Padang. 

Feri Mulyani menegaskan bahwa pendidikan HAM berbasis keluarga merupakan investasi jangka panjang dalam membentuk generasi berkarakter dan beretika. 

“Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh kesadaran kolektif bahwa pendidikan HAM berbasis keluarga adalah fondasi penting dalam membangun generasi yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan sesuai jati diri bangsa,” ujarnya. 

Ia juga menekankan peran strategis orang tua sebagai pendidik sekaligus teladan utama bagi anak. 

"Penanaman nilai HAM sejak dini dapat dimulai dari hal sederhana, seperti saling menghargai, menghormati perbedaan, menegakkan keadilan dalam keluarga, serta membiasakan musyawarah dan empati dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya. 

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenham RI Kanwil Sumbar, Dewi Nofyenti, menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan agar orang tua mampu membimbing anak-anak memahami hak dan kewajibannya sejak dini. 

"Ketika anak memahami haknya dan hak orang lain, mereka akan lebih menghargai sesama serta terhindar dari perilaku negatif seperti perundungan atau kekerasan di sekolah,” jelasnya. 

Menurut Dewi, keluarga tetap menjadi pondasi utama pembentukan karakter anak. 

“Sekolah adalah rumah kedua, namun peran orang tua di rumah adalah kunci utama dalam menanamkan nilai-nilai HAM,” tutupnya.(Viqi / Charlie)



‎JAKARTA – Mengawali tahun 2026, Bank Nagari kembali menegaskan dominasinya dalam industri perbankan syariah nasional. Bank kebanggaan masyarakat Sumatera Barat ini sukses memboyong dua penghargaan prestisius sekaligus dalam ajang bergengsi 6th Anniversary Indonesia 20 Top Syariah Awards 2026 dan 6th Anniversary 20 Best CEO Syariah Awards 2026.

‎Penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, pada Kamis (22/1) di Auditorium Kementerian Pendidikan Dasar Menengah RI, Jakarta. Raihan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengakuan nyata atas konsistensi Bank Nagari dalam menghadirkan layanan keuangan syariah yang unggul dan berkelanjutan.

‎Kinerja Tak Tertandingi: Pemimpin di Kelas BPD

‎Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari kini resmi menyandang predikat sebagai yang terbaik di antara UUS Bank Pembangunan Daerah (BPD) seluruh Indonesia. Prestasi ini didukung oleh data kinerja yang sangat impresif:

‎Dominasi Aset: UUS Bank Nagari mencatatkan pangsa aset tertinggi terhadap induk usaha mencapai 19,31 persen.

‎Profitabilitas Tinggi: Membukukan laba (unaudited) sebesar Rp224,6 miliar, angka tertinggi dibandingkan UUS BPD lainnya di tanah air.

‎Kontributor Strategis: Capaian ini menjadikan UUS Bank Nagari sebagai motor penggerak ekonomi syariah daerah yang solid dan kontributor signifikan bagi performa keuangan induk perusahaan.

‎Kepemimpinan Visioner di Balik Kesuksesan

‎Keberhasilan ini tidak lepas dari tangan dingin Gusti Candra. Melalui parameter penilaian yang ketat mencakup Popularity, Competency, Crisis Leadership, hingga Personality, ia dinobatkan sebagai salah satu Best CEO Syariah 2026.

‎"Prestasi ini adalah bukti bahwa Bank Nagari Syariah terus berjaya. Terima kasih atas dukungan pemegang saham, nasabah, mitra kerja, serta seluruh pegawai. Ini adalah pertanda rida Allah terhadap konsep syariah yang kami jalankan dengan konsisten," ujar Gusti Candra dengan penuh optimisme.

‎Fokus pada Pertumbuhan Berkelanjutan

‎Keunggulan Bank Nagari Syariah berakar pada strategi bisnis yang terukur, antara lain:

‎Penguatan Pembiayaan Sektor Produktif: Mendorong roda ekonomi lokal agar terus berputar.

‎Optimalisasi Dana Pihak Ketiga (DPK): Membangun kepercayaan masyarakat melalui produk simpanan berbasis syariah yang kompetitif.

‎Digitalisasi Layanan: Memastikan akses perbankan syariah yang lebih mudah, cepat, dan aman bagi seluruh lapisan masyarakat.

‎Menatap Masa Depan

‎Dengan raihan dua penghargaan dari The Iconomics Research ini, Bank Nagari tidak hanya sekadar bertahan, tetapi terus bertransformasi menjadi inspirasi bagi industri perbankan nasional. Bank Nagari membuktikan bahwa nilai-nilai syariah yang dikelola dengan profesionalisme tinggi mampu menghasilkan kinerja bisnis yang melampaui ekspektasi.(SRP)

 ‎

‎PADANG – Pasca-bencana hidrometeorologi yang melanda Kota Padang pada akhir November 2025 lalu, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang menunjukkan progres pemulihan yang signifikan. Hingga Jumat (23/1/2026), tingkat pelayanan distribusi air bersih dilaporkan telah menyentuh angka 99 persen, mendekati kondisi normal sepenuhnya.
‎Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, mengungkapkan bahwa krisis tersebut merupakan salah satu tantangan operasional terbesar dalam sejarah perusahaan. Pada puncak bencana, hampir 90 persen wilayah layanan terdampak akibat kerusakan infrastruktur pipa dan penurunan drastis kualitas air baku.
‎Akselerasi Pemulihan dan Solusi Teknis Melalui manajemen krisis yang terukur, Perumda AM berhasil memulihkan 77 persen layanan hanya dalam waktu satu minggu pertama. Fokus utama diarahkan pada fasilitas kesehatan, rumah ibadah, dan kawasan padat penduduk guna menjaga stabilitas sanitasi masyarakat.
‎Meskipun wilayah selatan telah pulih total, Hendra mengakui masih terdapat tantangan teknis di wilayah utara dan pusat kota. Kerusakan pipa berat di empat kompleks perumahan serta tingginya kadar sedimen (kekeruhan) pada air baku di transmisi Gunung Pangilun menjadi hambatan utama dalam mencapai kapasitas produksi ideal 500 liter per detik.
‎"Kami mengedepankan prinsip safety first. Produksi tidak akan dipaksakan jika standar keamanan dan kualitas air belum terpenuhi, meskipun infrastruktur sudah mulai stabil," tegas Hendra.
‎Komitmen Kemanusiaan dan Mitigasi Kemarau Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, Perumda AM telah mendistribusikan sedikitnya 27 juta liter air bersih secara gratis melalui armada mobil tangki dan unit penampungan (tedmon) di titik-titik kritis. Langkah ini didukung oleh kolaborasi lintas sektoral, termasuk bantuan dari Politeknik Negeri Padang.
‎Menghadapi transisi ke musim kemarau, Perumda AM kini mulai menyiagakan pompa cadangan untuk mengantisipasi penurunan debit air baku. Hendra juga menghimbau masyarakat untuk mulai menerapkan pola hemat air serta menjaga kelestarian lingkungan sungai sebagai sumber utama air baku kota.



Padang– Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyatakan komitmennya untuk ikut mengawal secara intensif proses pembebasan lahan pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik dan Tol Padang-Sicincin. 

Hal tersebut ditegaskan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, saat menghadiri Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) serta konsinyering isu pembebasan lahan di Hotel Santika Padang, Jumat (23/1/2026).

Rapat strategis ini secara khusus membahas percepatan pengadaan 23 bidang lahan untuk Fly Over Sitinjau Lauik, termasuk penanganan khusus pada area sempadan sungai yang menjadi isu krusial agar tidak menghambat pelaksanaan konstruksi di lapangan.

Dalam arahannya, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar, Muhibuddin, memberikan penekanan serius mengenai perlunya kesamaan visi antar-instansi demi kelancaran Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut. "Pentingnya sinergi lintas sektor. Saya meminta seluruh pihak menghindari ego sektoral sehingga proses pembebasan lahan dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan tepat sasaran," tegas Muhibuddin.

Senada dengan hal itu, Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Raymundus Nggajo, memaparkan bahwa proyek dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) ini memerlukan gerak cepat dalam verifikasi dokumen. "Lakukan pengecekan berkas per bidang lahan, pastikan kelengkapan dokumen, lakukan paraf dan verifikasi bersama Satgas, serta proses segera data yang telah dinyatakan lengkap tanpa penundaan," ujar Raymundus.

Menanggapi instruksi tersebut, Pj Sekda Kota Padang, Raju Minropa, memastikan bahwa Pemerintah Kota Padang akan berdiri sebagai garda terdepan dalam mendukung kelancaran administrasi di tingkat daerah. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah kota akan bekerja ekstra untuk memastikan proyek ini tidak terhambat oleh kendala lahan.

“Sesuai arahan Bapak Wali Kota dan Wawako, Pemerintah Kota Padang akan terus mengawal proses ini secara intensif, agar PSN yang berada di Kota Padang bisa berlangsung dengan baik,” kata Raju Minropa. (Taufik)



Padang – Bencana hidrometeorologi mengakibatkan kerusakan di mana-mana. Di Padang, infrastruktur rusak berat, ekonomi merosot, sejumlah perumahan ikut terdampak. 

Wali Kota Padang Fadly Amran membenarkannya. Bencana yang melanda daerahnya pada 28 November 2026 lalu, telah menelan kerugian hingga triliunan rupiah. 

“Setelah diskusi bersama, total kerugian dan kerusakan tercatat mencapai sekitar Rp5,5 triliun,” ungkap Wali Kota Padang, Jumat (23/1/2026). 

Rincian kerusakan dan kerugian yakni sektor perumahan. Sektor itu menelan kerugian sekitar Rp2,4 triliun. Kemudian sektor infrastruktur sebesar Rp2,7 triliun, sektor ekonomi Rp154 miliar, termasuk sektor sosial Rp93 miliar, dan lintas sektor Rp140 miliar. 

Bencana banjir itu bahkan telah merusak ratusan rumah. Sebanyak 556 rumah rusak berat, 2.207 rusak sedang, dan 2.934 rusak ringan. Kemudian infrastruktur vital sebanyak 31 unit rumah, 13 jembatan terdampak, 74.000 meter jalan rusak, termasuk 22 bendungan. 

Tidak itu saja. Lima unit gedung pemerintahan ikut terdampak. Kemudian fasilitas pendidikan, kesehatan, rumah ibadah, irigasi, drainase, sistem air bersih, pertanian dan perikanan. 

Bencana hidrometeorologi berdampak pada 67.563 jiwa. Pemko Padang telah menyediakan hunian tetap (huntap) di Balai Gadang dan Kecamatan Pauh. Kebutuhan huntap yang harus disediakan Pemko Padang yakni 800 unit. Huntap tersebut untuk merelokasi warga yang ada di bibir sungai.(Charlie)



Padang - Memperkuat pengawasan internal, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang memiliki aplikasi berbasis android, "Satpol PP Mobile". Aplikasi ini sebagai sarana pendukung koordinasi dan pemantauan kinerja. 

Aplikasi "Satpol PP Mobile" dirancang untuk memudahkan pengawasan, pelaporan, serta pemantauan aktivitas personel di lapangan secara real time dan terintegrasi. Melalui aplikasi tersebut, dapat memantau kehadiran, aktivitas tugas, hingga progres kerja personel secara lebih cepat, transparan, dan terukur, sehingga koordinasi internal berjalan lebih efektif. 

Kasatpol PP Padang melalui Kepala Bidang Ketertiban Umum, Rizaldi Rosman, menuturkan bahwa penerapan "Satpol PP Mobile" menjadi langkah strategis dalam mendorong disiplin dan profesionalisme anggota. 

“Aplikasi ini sangat membantu dalam memantau kehadiran dan kinerja personel. Pengawasan bisa dilakukan secara langsung dan akurat, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas,” ujarnya, Kamis (22/1/2026). 

Penerapan "Satpol PP Mobile" diharapkan menjadi bagian dari modernisasi sistem kerja Satpol PP Kota Padang, guna mendukung penegakan Peraturan Daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(Viqi / Charlie)



Padang – Museum dan Galeri Arsip Statis Kota Padang menerima kunjungan edukasi dari SD Alam Unggul Tahfizh Raudhatul Ilmi Padang Pariaman, Rabu (21/1/2026). 

Sebanyak 98 siswa kelas III dan IV didampingi oleh 8 orang guru pendamping tampak antusias menelusuri jejak sejarah ibu kota Sumatera Barat tersebut.

Kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan sejarah lokal Kota Padang sekaligus memberikan pemahaman terkait pentingnya arsip sebagai sumber informasi dan memori kolektif bangsa kepada generasi muda sejak dini.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Padang, Heriza Syafani menyambut baik inisiatif sekolah yang membawa peserta didiknya belajar langsung di luar kelas. 

Menurutnya, museum dan galeri arsip adalah jendela bagi anak-anak untuk memahami identitas daerahnya.

"Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini. Mengenalkan arsip dan sejarah kepada anak-anak sejak usia sekolah dasar adalah langkah strategis. Kita ingin mereka memahami bahwa arsip bukan sekadar tumpukan kertas lama, melainkan bukti otentik perjalanan bangsa yang harus dijaga," ujar Heriza Syafani

Dia juga menambahkan bahwa Museum dan Galeri Arsip Statis Kota Padang dirancang untuk menjadi destinasi wisata edukasi yang menarik bagi semua kalangan, termasuk pelajar. Selama kunjungan, para siswa diajak melihat berbagai koleksi foto tempo dulu, dokumen bersejarah, hingga narasi perkembangan Kota Padang dari masa ke masa.

"Kegiatan berjalan dengan lancar dan kami melihat respon yang sangat positif dari para siswa maupun guru. Semoga pengalaman ini dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kesadaran akan pentingnya literasi sejarah bagi mereka," pungkasnya.

Pihak sekolah berharap kunjungan ini dapat memberikan wawasan baru bagi siswa yang tidak didapatkan secara mendalam di dalam buku teks sekolah, sekaligus menjadi sarana rekreasi yang edukatif. (Taufik)



Padang – Kerusakan ekosistem di hulu sungai pasca-bencana hidrometeorologi akhir tahun lalu telah memicu krisis air bersih di sejumlah titik di Kota Padang. 

Kondisi itu menjadikan ibu kota Provinsi Sumbar itu kemudian dipilih sebagai lokasi launching dan penanaman perdana "Sejuta Pohon untuk Sumbar 2026" yang digagas Rumah Aktivis Sejahtera. Kegiatan itu berlangsung di Pemandian Jembatan Sitapuang, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (22/1/2026). 

"Penghijauan kembali kawasan hutan dan hulu sungai merupakan solusi mutlak untuk memperbaiki siklus air," kata Penjabat (Pj) Sekda Kota Padang, Raju Minropa yang hadir pada kegiatan itu. 

Dikatakannya, bencana yang melanda Kota Padang pada November dan Desember lalu membuat terjadinha pergeseran aliran sungai yang menyebabkan jaringan irigasi terputus dan cadangan air tanah menurun drastis.

Data pemerintah menunjukkan terdapat 121 titik kekeringan yang tersebar di Kota Padang, dengan dampak terparah berada di wilayah Kecamatan Kuranji. Krisis ini menjadi pelik karena sekitar 80 persen masyarakat di daerah tersebut tidak terjangkau layanan PDAM dan selama ini hanya bergantung pada sumur gali.

"Sungai-sungai berpindah daerah alirannya sehingga jaringan irigasi terputus. Hal ini mengakibatkan sumur-sumur masyarakat kering. Saat ini fokus kita adalah memastikan kebutuhan air warga kembali terpenuhi," ujar Raju Minropa.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemkot Padang telah menyusun rencana aksi yang terbagi dalam dua tahap, yaitu distribusi air bersih melalui BPBD Kota Padang bersama BPBD Provinsi dan PMI yang terus mengoperasikan mobil tangki untuk menyuplai air bersih langsung ke pemukiman warga di 121 titik terdampak.

Untuk solusi permanen, mulai Sabtu  ini, pemerintah bekerja sama dengan Balai Pembangunan Kawasan Permukiman Sumbar akan membangun sumur bor di lima lokasi prioritas sebagai sumber air baru bagi warga non-PDAM.

"Selain itu, gerakan penanaman satu juta pohon yang berkolaborasi dengan Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera diharapkan mampu mengembalikan fungsi resapan air di hulu. Melalui Dinas Pertanian yang juga membidangi urusan kehutanan, Pemkot berkomitmen mengawal pertumbuhan pohon-pohon ini demi ketahanan ekologi jangka panjang," tegasnya. 

Launching dan penanaman perdana  itu juga diikuti Gubernur Sumbar, Mahyeldi yang turut mengapresiasi langkah strategis dalam pemulihan ekologis pasca-bencana di Sumbar itu.  (Taufik)



Padang - Meski sudah berusia ratusan tahun, akan tetapi Kota Padang terus bersolek dan menjadi kota yang rancak penuh pesona. Masyarakatnya hidup tenang dan damai. Perekonomian bergerak kencang. Kota yang berada di bibir pantai Samudera Hindia ini selalu dikunjungi para pelancong. 

Di tahun 2024 ini, Kota Padang telah berusia 355 tahun. Usia yang terbilang cukup tua. Namun  begitu, tahun 2024 merupakan tahun penuh makna bagi Kota Padang. Betapa tidak, di tahun 2024 ini, kota yang berpenduduk hampir sejuta jiwa itu berganti wali kota. Dari wali kota defenitif berganti menjadi wali kota penjabat sementara. 

Meski berganti wali kota karena pilkada, bukan berarti kota ini menjadi minim prestasi. Justru sebaliknya, Padang terus menyabet penghargaan skala provinsi maupun nasional. Penghargaan yang diterima patut diacungi jempol. 

Tercatat, sebanyak 38 penghargaan mampu dikoleksi Kota Padang. Kran penghargaan mulai terbuka pada tanggal 8 Januari 2024. Ketika itu Kota Padang meraih penghargaan predikat kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik dengan nilai kualitas 82,64 dari Ombudsman RI. Kemudian pada tanggal 12 Januari, Padang meraih penghargaan dari BKKBN Pemprov Sumbar berkat keberhasilan menurunkan angka keluarga berisiko stunting.

Pada tanggal 22 Januari, Lembaga Akreditasu Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS-DHP) Kementerian Kesehatan menyerahkan penghargaan berupa sertifikat akreditasi paripurna dalam penialaian akreditasi rumah sakit. Di tanggal 5 Februari, Pemko Padang mendapatkan penghargaan peringkat I Nasional Pengelolaan DAK Non-Fisik BOK POM 2023 dari Kementerian Kesehatan.

Pada 1 Maret, Padang meraih penghargaan juara III Kategori Survival National Fire Fighter Skill Competition (NFCS) dari Kementerian Dalam Negeri. Kemudian di tanggal yang sama, Padang juga meraih dua penghargaan. Kedua penghargaan itu yakni Harapan III Kategori Leadr Pitching National Fire Fighter Skill Competition (NFCS) dari Kemendagri, serta penghargaan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) atas keberhasilan menerapkan sistem merit dalam pengisian jabatan tinggi tahun 2023.

Tanggal 5 Maret, Pemko Padang meraih dua penghargaan. Kedua penghargaan yang diraih yakni Anugerah Media Center (AMC) 2024 berupa peringkat pertama kontribusi konten berita, serta peringkat ketiga konten berita terpopuler. Kedua penghargaan diserahkan Menteri Kominfo RI.

Pada tanggal 6 Maret, giliran Pemprov Sumbar yang menyerahkan penghargaan kepada Pemko Padang. Penghargaan tersebut atas penginputan 100 persen evaluasi perkembangan kelurahan (tepat waktu). Kemudian tanggal 20 Maret, Majalah Top Business menyerahkan penghargaan atas tiga tahun berturut-turut menerima penghargaan TOP CEO BUMC 2024 dari majalah tersebut.

Kemudian di bulan April, tepatnya di tanggal 24 April, Pemko Padang meraih penghargaan peringkat 5 terbaik nasional penilaian Standar Pelayanan Minimal SPM. Penghargaan diberikan Kemendagri kepada Pemko Padang.

Di tanggal 16 Juli, Kota Padang dinobatkan sebagai Kota Wakaf. Kementerian Agama RI menyerahkan penghargaan tersebut di Jakarta. Kemudian di tanggal 17 Juli, Pemprov Sumbar menyerahkan penghargaan atas kepedulian dalam memfasilitasi akses pembiayaan bagi koperasi dan UMKM.

Tanggal 27 Agustus, Padang lagi-lagi meraih dua penghargaan. Penghargaan pertama didapat dari Pemprov Sumbar berupa Anugerah Ayah Genre Tahun 2024 kategori pengayom. Kemudian di hari yang sama, Menteri Agama menyerahkan penghargaan sebagai kepala daerah yang telah berpartisipasi mendukung program penguatan dan fungsi penyuluh agama dan pembentukan kampung moderasi beragama.

Selanjutnya, tanggal 29 Agustus, giliran Kementerian Kelautan dan Perikanan RI yang menyerahkan penghargaan bagi Kota Padang. Penghagaan Wali Kota Penggerak Pengelolaan Sampah Laut diserahkan di Makassar.

Di tanggal 5 September, Kota Padang menerima penghargaan Anugerah Pandu Negeri Juara Kategori Silver-Pemerintah Daerah dengan Kinerja dan Governansi Kategori Memuaskan. Penghargaan diserahkan Indonesia Instituse for Publik Governance (IIPG) kepada Pj Wali Kota Padang di Jakarta.

Tanggal 6 September, Pemko Padang meraih penghargaan dari Ketua Umum DPP Matra Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Andi Bau Malik Barammamase Karaenta Tukkajannangang Satrio Sasmito atas dukungan dan kerjasama yang diberikan dalam pelaksanaan puncak Festival Adat Budaya Nusantara (FABN) III Sumatera Barat.

Di tanggal 9 September, Padang mendapatkan penghargaan dari Kemenparekraf RI. Penghargaan peringkat kedua ini diberikan untuk kategori video kuliner dalam lomba video kreatif bangga berwisata di Indonesia. Tidak itu saja. Dua penghargaan lain juga diraih di hari yang sama. Kedua penghargaan itu yakni peringkat keempat untuk kategori video event daerah, serta peringkat ketiga untuk kategori video seni dan buaya.

Di tanggal 10 September, Pemko Padang meraih penghargaan dari Kementerian Kominfo berupa penghargaan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) Tahun 2024 kategori sangat tinggi. Di hari yang sama, Padang juga meraih penghargaan dari Tempo Media Group. Dimana Wali Kota Padang didapuk sebagai Tokoh Pelestarian Lingkungan dan Mitigasi Bencana.

Selanjutnya, tanggal 14 September, Pj Wali Kota Padang menerima penghargaan Lencana Jasa Pratama dari PMI Kota Padang. Penghargaan itu diterima berkat kontribusi dan dukungan dalam memajukan PMI. Kemudian, tanggal 18 September, Kota Padang meraih penghargaan Nirwasita Tantra dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Tanggal 8 Oktober, Padang meraih penghargaan Top Inovasi Pelayanan Publik Kelompok Keberlanjutan Tahun 2024. Kementerian PANRB meyerahkan penghargaan ini berkat inovasi “Ayo Ceting” yang digagas oleh salah satu puskesmas.

Kemudian di tanggal 5 November, Padang mendapatkan penghargaan Warisan Tak Budaya Tak Benda (WBTB) dari Kemendikbud RI. Penghargaan ini berkat terus lestarinya tradisi Serak Gulo di tengah masyarakat.

 Tanggal 8 November, Padang meraih penghargaan dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Penghargaan yang diterima atas kepedulian Pemko Padang dalam penyiaran.

Di tanggal 18 November, tiga penghargaan diraih Pemko Padang secara berturut-turut dari Kementerian Perdagangan RI. Ketiga penghargaan itu yakni Penghargaan Daerah Tertib Ukur (DTU), Pasar Tertib Ukur bagi Pasar Alai, serta Pasar Standar Nasonal Indonesia (SNI) untuk Pasar Rakyat.

Pada tanggal 5 Desember, Kota Padang meraih penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2024 kategori Sangat Inovatif dari Kemendagri. Penghargaan diserahkan kepada Pj Sekda Kota Padang di Surabaya.

Tanggal 11 Desember, tiga OPD di Pemko Padang, yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, DPMPTSP, serta RSUD dr Rasidin meraih penghargaan sebagai Wilayah Bebas Korupsi WBK dari KemenPAN-RB. Kemudian di tanggal yang sama, Padang meraih predikat A dalam kepatuhan penyelanggaraan pelayanan publik dengan nilai 93,68 dengan zona hijau. Penghargaan ini diserahkan Ombudsman RI di Padang. Terakhir, di tanggal yang sama KPID Sumbar juga menyerahkan penghargaan sebagai Pemerintah Kota Peduli Penyiaran dengan Kategori Terbaik di Sumbar. Penghargaan diterima Pj Sekda Padang di Padang.

"Tentunya kami mengucap syukur atas segala prestasi yang diterima tahun ini," ungkap Pj Wali Kota Padang Andree Harmadi Algamar, di Padang, Minggu (22/12/2024). 

Dirinya berharap, tahun depan Kota Padang akan lebih baik lagi. Terutama dalam penataan kota serta prestasi yang diraih. Dirinya juga berterimakasih kepada seluruh warga yang telah mampu menjaga kondusifitas dan kebersihan lingkungan dengan baik.(Charlie Ch. Legi)


Sumber : Prokopim/Diskominfo



Padang - Wali Kota Padang Fadly Amran resmi melantik Raju Minropa sebagai penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Padang, Rabu (21/1/2026). Di pelantikan yang digelar di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota, Fadly Amran meminta Pj Sekda untuk fokus mempercepat pemulihan pascabencana hidrometeorologi. 

"Pemerintah kota harus bergerak lebih cepat, terutama dalam menuntaskan permasalahan infrastruktur pascabencana hidrometeorologi," ungkap Fadly Amran. 

Arahan wali kota saat pelantikan lebih menyoroti kondisi sungai, drainase dan jalan di Kota Padang yang terdampak bencana banjir lalu. Menurutnya, Pemko Padang tidak boleh hanya menunggu bantuan dari pemerintah provinsi maupun pusat. Akan tetapi, Pemko Padang harus menjadi garda terdepan dalam perbaikan. 

"Kita tidak mungkin menunggu-nunggu, tidak mungkin hanya 'wait and see' apa yang bisa dilakukan provinsi dan pusat. Pemko Padang harus menjadi garda terdepan," tegas Wali Kota Padang. 

Fadly Amran juga meminta agar penanganan bencana dijadikan prioritas utama dalam penggunaan APBD. Apalagi saat ini telah memasuki bulan ketiga setelah bencana. 

"Masyarakat ingin sejahtera, mereka ingin kehidupan yang layak. Mau ada bencana atau tidak, Sekda harus merealisasikan ini bersama seluruh pihak terkait," tambahnya.

Selain masalah bencana, Pj Sekda dituntut untuk menjadi teladan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya. Wali Kota menekankan pentingnya disiplin waktu dan integritas tinggi. 

"Sekda selalu hadir lebih awal dan pulang lebih akhir daripada staf lainnya sebagai bentuk komitmen kerja," kata wali kota. 

Selain itu, Pj Sekda mesti bertangungjawab mengawal program unggulan wali kota dan wakil wali kota. Semuanya satu komando di bawah Sekda. Hal ini dimaksudkan agar wali kota dan wakil wali kota dapat lebih fokus mencari peluang dan potensi pengembangan kota di tingkat yang lebih luas.

"Saya minta semua satu komando, khususnya aparat, agar kami (wali kota dan wakil wali kota) bisa bekerja leluasa mencari peluang-peluang dan potensi lainnya," tutup wali kota.(Defrianto / Charlie)



Padang — Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Daerah Sumatera Barat melaksanakan silaturahmi dengan Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sumbar, Kombes Pol Yudi Rumantoro. 

Dalam pertemuan tersebut, KBPP Polri Sumbar diwakili oleh jajaran pengurus, antara lain Syafrizal, Ucok, Eko, Yance, Desriyanti,Dani serta beberapa pengurus lainnya. Silaturahmi ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus menyampaikan agenda organisasi KBPP Polri ke depan.

Salah satu agenda utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah rencana pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) KBPP Polri Sumatera Barat dalam waktu dekat. Para pengurus menyampaikan harapan agar Dirbinmas Polda Sumbar dapat memberikan dukungan dan arahan demi kelancaran serta kesuksesan pelaksanaan Musda tersebut.

Dirbinmas Polda Sumbar Kombes Pol Yudi Rumantoro menyambut baik silaturahmi yang dilakukan oleh KBPP Polri Sumbar. Ia mengapresiasi peran KBPP Polri sebagai organisasi yang memiliki keterkaitan historis dan emosional dengan institusi Polri serta diharapkan dapat terus berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, dengan komitmen bersama untuk terus menjaga sinergi antara KBPP Polri dan Polda Sumatera Barat dalam mendukung kegiatan organisasi maupun program kemasyarakatan.( D-1)




Padang — Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama Padang TV akan menyiarkan berbagai program religi yang mengangkat program unggulan Pemko Padang, Smart Surau. Program ini menjadi bagian dari upaya pembinaan keagamaan dan penguatan karakter generasi muda di Kota Padang.

Nama program yang akan disiarkan adalah Bintang Smart Surau yang menampilkan anak-anak dan dai cilik yang memiliki potensi serta kompetensi dalam berdakwah, berpidato, dan berceramah. Program tersebut direncanakan tayang menjelang waktu berbuka puasa selama bulan Ramadhan.

Sebelum tampil di layar kaca, para peserta akan melalui proses audisi yang dilaksanakan di sekolah-sekolah dan masjid-masjid di Kota Padang. Setiap peserta nantinya akan ditampilkan lengkap dengan identitas asal masjid dan sekolah, sebagai bentuk apresiasi terhadap pembinaan keagamaan di lingkungan masing-masing.

Melalui program ini, Padang TV bersama Pemko Padang ingin menunjukkan bahwa Smart Surau tidak hanya berfokus pada presensi salat subuh, tetapi juga memiliki berbagai produk dan program pembinaan keagamaan lainnya yang telah dikembangkan, meskipun belum sepenuhnya dikenal oleh masyarakat.

Selama bulan Ramadhan, Padang TV berkomitmen untuk mengangkat dan memviralkan berbagai produk Smart Surau yang telah berjalan selama kurang lebih tiga bulan terakhir, agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat luas.

Diharapkan, melalui kolaborasi antara Pemko Padang dan Padang TV ini, masyarakat semakin mengenal dan turut mendukung kesuksesan Smart Surau sebagai upaya membentuk generasi muda yang religius, berakhlak, dan berkarakter di Kota Padang.(Amanda/Nilam/Taufik)



Padang – Dinas Pendidikan Provinsi Guangdong memberikan dukungan penuh terhadap penguatan kerja sama pendidikan dengan Pemerintah Kota Padang, khususnya dalam mendukung Program Unggulan (Progul) beasiswa ke luar negeri. 

Hal ini disampaikan Inspektur Jenderal Pendidikan Provinsi Guangdong, Xu Shimin saat dijamu Wali Kota Pasang, Fadly Amran bersama jajaran Pemko Padang di Rumah Gadang Baiturrahmah, Senin (19/1/2026) malam.

Xu Shimin menyatakan bahwa kunjungan delegasi Tiongkok ke Kota Padang bertujuan untuk mempererat pertukaran pelajar dan mendorong kemajuan bersama di sektor pendidikan.

Xu Shimin menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memfasilitasi kolaborasi strategis antara universitas di Guangdong dengan institusi pendidikan di Padang. Kerja sama ini mencakup penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk berbagai program, termasuk skema Study in China, Learning in Guangdong serta pengembangan institusi vokasional. 

Langkah ini dinilai sejalan dengan visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang, Fadly Amran - Maigus Nasir yang ingin mendorong mahasiswa daerah mendapatkan pengalaman belajar internasional melalui program gelar ganda (double degree).

Saat ini, sudah terdapat lebih dari 2.600 mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di Guangdong, dan jumlah ini diharapkan terus meningkat melalui sinergi dengan Pemko Padang. 

Xu Shimin berharap kolaborasi ini tidak hanya mencakup pertukaran akademisi, tetapi juga menjadi teladan kerja sama internasional yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia di kedua wilayah.

Sebelumnya, epala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova menyatakan bahwa bagi para pelajar SMA/SMK sederajat di Kota Padang akan dilaksanakan pameran dan expo pendidikan  pada 20 Januari 2026 berlokasi di Gedung Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang. 

Dia menjelaskan, untuk eksibisi akan dilaksanakan pada 20 Januari 2026 di Balai Kota Padang, yang diikuti kurang lebih 1.000 siswa SMA dan SMK untuk melihat kampus-kampus dan peluang-peluang untuk kuliah di China.

Selanjutnya, pada 21-22 Januari 2026 akan dilaksanakan ujian seleksi bagi para calon mahasiswa yang ingin memperebutkan kuota beasiswa untuk kuliah di Provinsi Guangdong.

Dia menekankan bahwa jumlah penerima beasiswa nantinya akan sangat bergantung pada kualitas dan hasil ujian para siswa. 

"Jumlah delegasinya yang diterima itu tergantung dari siswa yang lulus tes. Skemanya beasiswa dari Pemerintah Kota Padang," tegasnya. (Taufik)



Padang – Pemerintah Kota Padang akhirnya menerapkan peribahasa lama. Rencananya, sejumlah siswa berprestasi akan dikirim ke Tiongkok (Cina) untuk menimba ilmu.

"Ada peribahasa yang sangat dikenal, yaitu 'Tuntutlah Ilmu Sampai ke Negeri Cina'. Hari ini, kita bersama-sama memulai tahapan untuk mewujudkan hal tersebut," ujar Wali Kota Padang Fadly Amran saat membuka kegiatan “Padang-Guangdong Education Exhibition Event 2026”, di Gedung Balai Kota Padang, Selasa (20/1/2026).

“Padang-Guangdong Education Exhibition Event 2026” merupakan kegiatan pengembangan dunia pendidikan. Di kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Balai Kota Padang itu, Pemerintah Provinsi Guangdong memperkenalkan keunggulan Universitas yang ada di Cina kepada seluruh siswa SMA/SMK yang berprestasi di Padang. Mereka yang tertarik, akan dikirim ke “Negeri Tirai Bambu”.

“Melalui pameran pendidikan ini, kita dapat melihat dan mendengarkan sendiri potensi kerjasama beasiswa pendidikan ke Cina menjadi semakin terbuka,” kata Fadly Amran.

Pemko Padang melalui program “Padang Juara” telah mengalokasikan anggaran untuk memberikan beasiswa penuh empat tahun atau beasiswa 1:1 dengan Pemerintah Provinsi Guangdong bagi siswa Kota Padang. Seluruh siswa dijaring setelah ujian untuk kuliah di Cina.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, saya menyampaikan sambutan hangat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para delegasi dari Provinsi Guangdong yang telah datang dan berpartisipasi dalam exhibition event ini. Kehadiran kita semua merupakan wujud nyata dari hubungan persahabatan, kerjasama, dan kepercayaan yang terus kita bangun antara Kota Padang dengan Provinsi Guangdong,” ujar Wali Kota Padang.

Sekitar 300 pelajar SMA/SMK memadati Gedung Balai Kota. Mereka mencari informasi mengenai peluang studi dan program beasiswa di Tiongkok. Universitas Guangdong menawarkan peluang studi bidang teknik.

“Tentunya ini kesempatan dan menjadi angin segar, kami berharap dapat lolos,” ungkap Rani, salah seorang siswa yang ikut hadir di kegiatan tersebut.

Hadir dalam kegiatan “Padang - Guangdong Education Exhibition Event 2026”  itu yakni Direktur Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudrstek, Yaya Sutarya. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemprov Sumbar, Habibul Fuadi. Selain itu juga hadir delegasi dari Tiongkok, seperti Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Guangdong, Inspektur Yue Shen, serta Presiden Asosiasi Pertukaran Internasional Pendidikan Guangdong.(Defrianto / Charlie)



Padang – Wali Kota Padang sekaligus Ayah GenRe Kota Padang, Fadly Amran menerima audiensi Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Padang di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (20/1/2026). Pertemuan ini merupakan bagian dari persiapan menuju Pemilihan Duta GenRe Kota Padang Tahun 2026.

Dalam audiensi tersebut, Wali Kota menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk mendukung keberlanjutan program Duta GenRe sebagai strategi memperkuat karakter generasi muda di Kota Padang.

Wako Fadly Amran menyampaikan bahwa peran Duta GenRe sangat krusial dalam membangun awareness atau kesadaran remaja terkait tantangan masa depan. 

Fokus utama yang ditekankan adalah pemahaman mengenai perencanaan kehidupan berkeluarga, kesehatan reproduksi, serta kemampuan membentengi diri dari pergaulan negatif.

“Kesadaran ini harus ditanamkan sejak dini. Remaja kita harus tahu apa yang perlu dijaga, apa yang harus dibatasi, dan bagaimana membangun masa depan yang terencana. Duta GenRe memiliki posisi strategis untuk menyampaikan pesan ini karena mereka bicara dengan bahasa yang dipahami teman sebaya mereka,” ujar Fadly Amran.

Dia memberikan arahan agar para finalis Pemilihan Duta GenRe 2026 tidak hanya terjebak pada kegiatan yang bersifat simbolis. Ia menuntut para duta untuk menjadi role model atau teladan nyata di tengah masyarakat, sekolah, maupun kampus.

"Padang adalah kota pendidikan. Generasi muda kita harus unggul secara akademik, namun juga harus memiliki etika dan kesadaran diri yang kuat. Duta GenRe harus hadir sebagai contoh nyata dalam membangun perilaku positif dan bertanggung jawab," tegasnya.

Komitmen Dukungan Pemko Padang

Terkait teknis pelaksanaan Pemilihan Duta GenRe 2026, Pemko Padang memastikan dukungan melalui sinergi lintas perangkat daerah. Meski dihadapkan pada tantangan anggaran, pemerintah berkomitmen memberikan pendampingan intensif agar program ini tetap berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak langsung bagi remaja.

“Pemerintah akan terus mendampingi. Kita ingin sinergi ini melahirkan agen perubahan yang mampu membawa remaja Kota Padang menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” pungkasnya. 

Sementara itu, perwakilan Duta GenRe menyatakan kesiapan mereka untuk menyukseskan Pildugen 2026 dan memperluas jangkauan edukasi melalui program-program inovatif di lingkungan pendidikan dan masyarakat luas. (Taufik/Manda/Gio/Nilam)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.