Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Agam Agama Artikel Bank Nagari Baru Batam Bawaslu Tanah Datar Beeita DPRD Tanah Datar berita DPRD berita DPRD Maklumatnews berita DPRD Tanah Datar Berita DPRD Tanah Datat berita DPRD TD berita Maklumatnews Tanah Datar berita Pemkab Tanah Datar berita Tanah Daftar Berita Tanah Datar Berita Tanah Datar Maklumatnews berita TanahaDatar Maklumatnews berura DPRD Tanah Datar Beruta Tanah Datar Box Redaksi bpjs Bukit Tinggi Dharmasraya Dirlantas Polda Sumbar Ditkrimsus Polda Sumbar Dovy Djanas DPR RI DPRD DPRD Kota Padang Dprd payakumbuh DPRD Sumbar DPRD Tanah Datar DPRD TD Epyardi Asda Jabar Jakarta Jakarta. Jawa Tengah Kab. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Selatan. Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Solok KAI Sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Solok Selatan kejadian Kodim 0312/Padang Korem 032/Wbr Kota Padang Kota Padang. Kota Pariaman Kriminal Legis Legislatif Liputan Khusus Luak Limopuluah Maklumatnews Maklumatnews Tanah Datar Medan MUA NasDem Nasional Nasional. Olahraga Opini Otomotif Padang padang panjang. Padang Pariaman Pariwara Bank Nagari Pasaman Barat pasaman. pay Payakumbuh PD TIDAR Sumbar PDAM Pembangunan Pemkab Pemko Padang Pemko Padang. Pendidikan Peristiwa Perpani Sumbar PoldaSumbar Politik Polres Polres Bukittinggi Polres Padang Pariaman Polres Pasaman Barat PolresDharmasraya Polresta Padang Polri Polri. Sawahlunto Sijunjung Solok Sosial dan Budaya Sport Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Tanag Datar Tanah Data Maklumatnew Tanah Datar Tanah Datar Maklumatnews Terbaru TNI Uin Utama

 

Dari Setetes Darah untuk Ribuan Harapan: Hendra Pebrizal Menumbuhkan Budaya Kemanusiaan di Lingkungan Perumda AM Kota Padang

Di balik tugas besar memastikan air bersih mengalir ke ribuan rumah warga Kota Padang setiap hari, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang ternyata juga sedang mengalirkan sesuatu yang jauh lebih berharga: harapan hidup bagi sesama manusia.

Rabu (24/6/2026) pagi, suasana di halaman parkir Kantor Perumda AM Kota Padang tampak berbeda. Tidak ada sekat jabatan, tidak ada perbedaan status antara pimpinan dan pegawai. Yang terlihat justru semangat kebersamaan yang berpadu dengan nilai kemanusiaan.

Satu per satu karyawan duduk di kursi donor, mengulurkan lengannya dengan penuh kesadaran bahwa darah yang mereka berikan hari itu akan menjadi harapan bagi seseorang yang sedang berjuang melawan penyakit, menjalani operasi, ataupun bertahan hidup di ruang perawatan rumah sakit.

Bagi sebagian orang, donor darah mungkin hanya berlangsung sekitar 15 menit. Namun bagi orang yang membutuhkan, waktu singkat tersebut bisa menjadi penentu antara harapan dan keputusasaan.

Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, memandang kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin perusahaan, melainkan sebuah gerakan sosial yang harus terus ditumbuhkan sebagai budaya bersama.

Menurutnya, perusahaan yang sehat bukan hanya diukur dari pencapaian kinerja, laba, ataupun kualitas pelayanan publik yang diberikan, tetapi juga dari seberapa besar kepeduliannya terhadap kehidupan manusia.

"Selama ini masyarakat mengenal Perumda AM sebagai perusahaan yang mengalirkan air bersih. Namun lebih dari itu, kami ingin menghadirkan budaya kepedulian. Sebab pada akhirnya, perusahaan hadir bukan hanya untuk melayani kebutuhan masyarakat, tetapi juga untuk menjaga nilai-nilai kemanusiaan tetap hidup," ujar Hendra.

Ia mengajak seluruh karyawan yang memiliki kondisi tubuh sehat untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup dan bentuk tanggung jawab sosial.

Sebab, menurutnya, stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) tidak pernah benar-benar aman jika hanya mengandalkan donor ketika ada kondisi darurat.

"Sering kali orang baru mencari darah ketika musibah datang. Padahal kebutuhan darah di rumah sakit tidak pernah berhenti. Ada ibu melahirkan, pasien kecelakaan, penderita talasemia, pasien operasi, hingga penderita kanker yang setiap hari membutuhkan bantuan kita. Karena itu, donor darah harus menjadi budaya, bukan sekadar kegiatan seremonial," katanya.

Di tengah kehidupan modern yang serba cepat dan cenderung individualistis, Hendra menilai donor darah menjadi pengingat bahwa manusia tetap saling bergantung satu sama lain.

Ia menyampaikan sebuah pesan sederhana namun sangat mendalam.

"Teknologi sudah berkembang sangat pesat, tetapi sampai hari ini belum ada mesin yang bisa menciptakan darah manusia. Artinya, kehidupan seseorang masih sangat bergantung pada kepedulian manusia lainnya. Inilah yang membuat donor darah menjadi sangat istimewa."

Baginya, mendonorkan darah merupakan bentuk sedekah yang paling universal. Tidak memandang suku, agama, jabatan, maupun status sosial.

"Ketika darah itu mengalir ke tubuh pasien, kita tidak pernah tahu siapa yang menerimanya. Bisa jadi seorang ibu, seorang anak, seorang ayah, bahkan seseorang yang belum pernah kita kenal seumur hidup. Tetapi di situlah letak keindahan kemanusiaan. Kita membantu tanpa syarat dan tanpa pamrih."

Selain menjadi investasi sosial, donor darah juga menjadi investasi kesehatan bagi para pendonor.

Hendra menjelaskan, donor darah yang dilakukan secara rutin dan sesuai prosedur medis dapat membantu menjaga kesehatan jantung, melancarkan sirkulasi darah, mengontrol kadar zat besi dalam tubuh, merangsang pembentukan sel darah merah baru, sekaligus menjadi sarana deteksi dini terhadap sejumlah penyakit menular.

Namun, menurutnya, manfaat terbesar bukan hanya terletak pada aspek fisik, melainkan pada ketenangan batin yang dirasakan setelah membantu sesama.

"Ada kebahagiaan yang tidak bisa dibeli dengan uang ketika kita mengetahui bahwa sebagian dari diri kita mampu menyelamatkan kehidupan orang lain. Perasaan itulah yang menjadi energi positif bagi kesehatan mental seseorang."

Di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini, Hendra berharap gerakan donor darah dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk memperkuat solidaritas dan empati sosial.

Ia ingin semangat berbagi terus tumbuh, tidak hanya di lingkungan Perumda AM Kota Padang, tetapi juga menginspirasi berbagai instansi pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat luas.

"Jangan menunggu kaya untuk membantu sesama. Jangan menunggu menjadi tokoh besar untuk berbuat baik. Ketika tubuh kita sehat, sesungguhnya kita sudah memiliki modal yang sangat berharga untuk menyelamatkan kehidupan orang lain."

Di akhir pesannya, Hendra menyampaikan satu kalimat yang menjadi refleksi mendalam bagi semua orang.

"Air bersih yang kami distribusikan menghidupi kota ini setiap hari. Tetapi darah yang kita donorkan hari ini, mungkin sedang menghidupkan masa depan seseorang. Karena sejatinya, peradaban yang maju bukan hanya tentang pembangunan fisik, melainkan tentang seberapa besar kepedulian manusia terhadap manusia lainnya."

Dari halaman parkir sederhana itu, lahirlah sebuah pesan besar. Bahwa kemanusiaan tidak selalu hadir dalam tindakan yang rumit dan megah.

Kadang, kemanusiaan hanya dimulai dari keberanian seseorang untuk menggulung lengan bajunya, mengulurkan tangan, dan membiarkan setetes darahnya mengalir menjadi kehidupan bagi orang lain.

 ‎

‎  PADANG – Langkah besar untuk menjamin ketahanan air bersih dan keselamatan warga Kota Padang resmi dimulai. Perumda Air Minum (AM) Kota Padang menandatangani kontrak paket kegiatan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berkapasitas 200 liter per detik (l/dtk), lengkap dengan bentangan jaringan perpipaan sepanjang kurang lebih 19 kilometer.
‎Proyek infrastruktur vital ini didanai dengan pagu anggaran fantastis mencapai kurang lebih Rp284 miliar, bersumber dari sinergi bersama Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, serta Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Sumatera Barat.
‎Hadirnya proyek ini menjadi angin segar sekaligus jawaban konkret atas kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di tiga wilayah kecamatan berpenduduk padat: Koto Tangah, Nanggalo, dan Kuranji. Tidak sekadar meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jangkauan distribusi, megaproyek ini dirancang khusus dengan aspek mitigasi bencana gempa bumi guna menjaga keberlanjutan layanan di masa depan.
‎Komitmen Pelayanan dan Mitigasi Bencana
‎Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas terealisasinya penandatanganan kontrak ini. Menurutnya, proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk kesejahteraan dan keselamatan warga Kota Padang.
‎"Alhamdulillah, penandatanganan kontrak ini adalah tonggak sejarah baru bagi pelayanan air bersih di Kota Padang. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Pekerjaan Umum, Ditjen Cipta Karya, serta Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Sumatera Barat atas dukungan luar biasa ini," ujar Hendra Pebrizal.
‎"Dengan anggaran mencapai 284 miliar rupiah, proyek SPAM 200 liter per detik dan jaringan pipa sepanjang 19 kilometer ini akan mengoptimalkan distribusi air bersih secara signifikan di Kecamatan Koto Tangah, Nanggalo, dan Kuranji. Lebih dari itu, infrastruktur ini kami rancang dengan standar tinggi sebagai langkah mitigasi gempa. Kita tahu Padang berada di wilayah rawan bencana, dan Perumda AM berkomitmen memastikan bahwa saat terjadi guncangan sekalipun, sistem pasokan air bersih bagi masyarakat tetap tangguh dan terjaga," tegasnya.
‎Sinergi untuk Padang Tangguh
‎Dengan dimulainya proyek ini, Perumda AM Kota Padang terus membuktikan posisinya sebagai badan usaha milik daerah yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan publik harian, tetapi juga visioner dalam menghadapi tantangan alam.
‎Pekerjaan fisik yang akan segera berjalan ini diharapkan dapat didukung penuh oleh seluruh lapisan masyarakat agar berjalan lancar, tepat waktu, dan segera mengalirkan manfaatnya ke rumah-rumah warga di Kota Tercinta.



BUKITTINGGI – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bukittinggi menunjukkan komitmen nyatanya dalam mengayomi dan mendekatkan diri dengan masyarakat. Hal ini dibuktikan melalui aksi kemanusiaan berupa penyaluran bantuan sosial (bansos) yang menyasar para lansia dan anak yatim di wilayah Kabupaten Agam.

Kegiatan bakti sosial yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto, S.I.K., M.Si. Didampingi oleh jajaran pejabat utama Polresta serta pengurus Bhayangkari Cabang Kota Bukittinggi, rombongan bergerak mengunjungi dua titik lokasi, yakni Panti Sosial Tresna Werdha IKHWANUS Shafa Hajjah Djusni dan Panti Asuhan An-Nur yang terletak di Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam.

Dalam kunjungan tersebut, Polresta Bukittinggi menyerahkan bantuan berupa paket sembako beserta berbagai kebutuhan logistik sehari-hari. Bantuan ini diserahkan secara simbolis dan personal kepada para lansia serta anak-anak asuh yang berada di kedua institusi sosial tersebut.

Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini sejatinya adalah momentum untuk memperkuat pengabdian Polri kepada masyarakat.

"Kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk empati dan kepedulian nyata dari seluruh personel Polresta Bukittinggi. Melalui semangat 'Polri Untuk Masyarakat', kami ingin terus hadir di tengah-tengah warga, bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung yang memberikan manfaat langsung," ujar Kombes Pol Ruly.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi serta menjaga hubungan yang harmonis antara kepolisian dan segenap lapisan masyarakat.

Kehadiran jajaran Polresta Bukittinggi dan Bhayangkari ini pun disambut dengan kehangatan dan rasa syukur oleh pengurus panti serta para penerima manfaat. Melalui bantuan yang disalurkan, diharapkan dapat meringankan pemenuhan kebutuhan harian panti sekaligus membawa kebahagiaan tersendiri bagi para lansia dan anak-anak asuh dalam menyambut hari jadi kepolisian nasional tahun ini.

Dengan terselenggaranya agenda sosial ini, Polresta Bukittinggi kembali menegaskan komitmennya untuk terus berjalan beriringan bersama masyarakat, menciptakan situasi yang aman, kondusif, dan sarat akan nilai-nilai kemanusiaan di wilayah hukum Kota Bukittinggi dan sekitarnya.

Penulis: Sukra Rahmat Putra




‎PADANG — Komitmen nyata dalam melayani dan memberikan solusi konkret bagi kebutuhan mendasar masyarakat terus ditunjukkan oleh Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar). Menyambut momentum istimewa Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumbar menggelar aksi bakti sosial dengan menyerahkan bantuan sumur bor yang dilengkapi fasilitas mesin pompa air ramah lingkungan.
‎Fasilitas air bersih siap pakai tersebut diserahkan langsung kepada pengurus Masjid Al-Ikhlas yang terletak di kawasan padat penduduk, Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang. Langkah progresif ini diambil sebagai wujud kepekaan dan kepedulian Polri terhadap pemenuhan sarana air bersih, yang krusial untuk mendukung kelancaran ibadah maupun aktivitas harian jamaah.
‎Bukan Sekadar Seremonial, Polri Hadir sebagai Solusi

‎Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumbar, Kombes Pol. Andry Kurniawan, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa program bakti sosial ini dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang. Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat harus membawa manfaat yang langsung dirasakan.
‎"Aksi sosial ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan bukti kehadiran dan kedekatan Polri sebagai problem solver di tengah-tengah masyarakat. Kami berharap fasilitas sumur bor dengan teknologi ramah lingkungan ini dapat dirawat bersama, memberikan dampak positif berkelanjutan, serta meningkatkan kenyamanan para jamaah dalam beribadah," ujar Kombes Pol. Andry Kurniawan.
‎Apresiasi dan Doa dari Masyarakat

‎Inisiatif humanis dari Ditreskrimsus Polda Sumbar ini mendapat sambutan hangat dan apresiasi mendalam dari warga serta pengurus rumah ibadah. Ketua Pengurus Masjid Al-Ikhlas, Bapak Haji Muhammad Abdullah, menyampaikan rasa syukur yang tidak terhingga atas bantuan yang dinilai sangat tepat sasaran tersebut.
‎"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran Ditreskrimsus Polda Sumbar. Fasilitas sumur bor ini adalah jawaban atas kebutuhan kami selama ini. Sekarang, kebutuhan air bersih untuk berwudu dan keperluan ibadah harian jemaah sudah sangat terpenuhi dan terjamin," ungkap Haji Muhammad Abdullah dengan penuh haru.
‎Di akhir kegiatan, pengurus masjid bersama tokoh masyarakat setempat turut menggaungkan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 untuk Kepolisian Republik Indonesia. Masyarakat menaruh harapan besar dan doa agar Polri, khususnya Polda Sumatera Barat, terus tumbuh menjadi institusi yang semakin sukses, profesional, unggul, dan selalu dicintai oleh masyarakat dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara.(*)



‎PADANG – Menyambut momentum bersejarah Hari Bhayangkara ke-80, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat menunjukkan bahwa pengabdian kepolisian tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui ketulusan berbagi dan kepedulian sosial yang nyata di tengah masyarakat.
‎Pada Jumat penuh berkah (19/6/2026), Ditreskrimsus Polda Sumbar menggelar aksi bakti sosial yang menyasar dua titik di Kota Padang, yakni Panti Asuhan & Rumah Qur'an Jannatul Firdaus serta Masjid Al-Ikhlas. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar, Kombes Pol. Andry Kurniawan, S.I.K., M.Si., didampingi jajaran personel Ditreskrimsus. Langkah nyata ini menjadi bukti kuat komitmen Polri dalam mempererat tali silaturahmi sekaligus merajut kedekatan emosional yang hangat dengan warga.
‎Kunjungan pertama diawali di Panti Asuhan Jannatul Firdaus. Kehadiran rombongan Ditreskrimsus disambut dengan senyuman hangat dan binar bahagia dari anak-anak panti serta para pengurus. Di lokasi ini, diserahkan bantuan paket kebutuhan pokok berupa beras, mi instan, minyak goreng, serta tali asih sebagai bentuk sokongan moril dan materiil bagi operasional panti.
‎Perjalanan menebar manfaat kemudian berlanjut ke Masjid Al-Ikhlas, Kota Padang. Seusai pelaksanaan ibadah salat Jumat, personel Ditreskrimsus Polda Sumbar langsung membagikan paket makan siang kepada para jemaah. Suasana kebersamaan begitu kental terasa saat para personel berbaur, menyapa, dan menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada warga.
‎Direskrimsus Polda Sumbar menyampaikan bahwa aksi sosial ini bukan sekadar rutinitas seremonial tahunan. Lebih dari itu, momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi refleksi pengabdian untuk hadir langsung membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan. Ditreskrimsus Polda Sumbar berharap sinergi yang harmonis antara Polri dan masyarakat terus terjaga, sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial demi mewujudkan Polri yang Presisi—prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan—yang kian dicintai oleh masyarakat Sumatra Barat.
‎Apresiasi mendalam pun mengalir dari para penerima manfaat. Di akhir kegiatan, keluarga besar Panti Asuhan Jannatul Firdaus bersama-sama menyampaikan rasa terima kasih dan harapan terbaik mereka.
‎"Kami keluarga besar Panti Asuhan Jannatul Firdaus mengucapkan, Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Sukses selalu, Polri Presisi!" tutur mereka kompak, menutup agenda penuh berkah hari itu dengan optimisme baru.
‎Penulis : Sukra Rahmat Putra 




PADANG – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Padang sejak siang hingga malam hari menyebabkan debit air Sungai Guo meningkat drastis dan memicu gangguan serius pada sistem penyediaan air baku Perumda Air Minum Kota Padang.

Derasnya arus sungai mengakibatkan bendungan sementara (temporary weir) yang selama ini berfungsi mengarahkan aliran air baku menuju instalasi pengolahan hanyut terbawa arus. Kondisi tersebut menyebabkan pasokan air baku ke instalasi pengolahan terhenti total.

Tidak hanya itu, material berupa lumpur, pasir, bebatuan, ranting pohon, hingga sampah yang terbawa banjir juga menimbun mulut intake, sehingga memperparah kondisi dan membuat proses produksi air bersih tidak dapat dioperasikan.

Akibat gangguan tersebut, ribuan pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang yang berada di wilayah pelayanan Kecamatan Kuranji terdampak dan mengalami penurunan tekanan bahkan penghentian sementara distribusi air bersih.

Pihak Perumda Air Minum Kota Padang saat ini belum dapat melakukan penanganan di lapangan karena kondisi sungai masih sangat deras dan berisiko tinggi terhadap keselamatan petugas.

Keselamatan personel menjadi prioritas utama sebelum upaya perbaikan dilakukan.

Begitu intensitas hujan menurun dan kondisi sungai dinyatakan aman, tim teknis akan segera diterjunkan untuk membangun kembali bendungan sementara, membersihkan material yang menimbun intake, serta memulihkan operasional instalasi pengolahan air.

Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mengatakan fenomena cuaca ekstrem yang terjadi menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan dalam menjaga kontinuitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.

"Ini merupakan kondisi force majeure atau keadaan di luar kendali yang dipicu oleh tingginya curah hujan. Namun demikian, Perumda Air Minum Kota Padang tidak tinggal diam. Seluruh tim teknis telah bersiaga dan akan bergerak cepat begitu situasi memungkinkan," ujar Adhie Zein.

Ia menjelaskan bahwa peristiwa tersebut menunjukkan betapa pentingnya menjaga kelestarian daerah aliran sungai sebagai bagian dari sistem penyediaan air bersih masyarakat.

"Air bersih adalah kebutuhan dasar yang sangat bergantung pada keseimbangan alam. Ketika hujan ekstrem terjadi, seluruh rantai pelayanan ikut terdampak. Karena itu, menjaga kawasan hulu dan sungai bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat," katanya.

Adhie juga mengimbau pelanggan agar menggunakan cadangan air yang masih tersedia secara bijak dan mengutamakan kebutuhan pokok rumah tangga selama proses pemulihan berlangsung.

"Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Namun kami berharap masyarakat bersabar karena keselamatan petugas di lapangan juga menjadi prioritas. Kami tidak ingin memaksakan pekerjaan di tengah arus sungai yang masih membahayakan. Begitu kondisi aman, penanganan akan dilakukan secepat mungkin agar pelayanan dapat kembali normal," tegasnya.

Ia menambahkan, gangguan ini menjadi pengingat bahwa perubahan cuaca yang semakin ekstrem menuntut kesiapsiagaan bersama, baik dari sisi infrastruktur, petugas lapangan, maupun masyarakat sebagai pengguna layanan.

Perumda Air Minum Kota Padang juga mengimbau pelanggan di wilayah terdampak untuk terus memantau informasi resmi perusahaan terkait perkembangan perbaikan dan estimasi normalisasi distribusi air.

Sementara itu, daftar wilayah pelanggan yang terdampak telah disampaikan melalui kanal informasi resmi Perumda Air Minum Kota Padang.

Masyarakat diminta tetap tenang, menghemat penggunaan air yang masih tersedia, serta menyiapkan penampungan cadangan hingga proses perbaikan selesai dilakukan.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.