PADANG — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-42 Tingkat Kota Padang kembali menyuguhkan persaingan spiritual yang sarat makna. Salah satu cabang yang menarik perhatian adalah Qiraat Muratal Tingkat Remaja dan Dewasa, yang berlokasi di Masjid Al-Hijrah, Dadok, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Selasa (3/10/2026).
Lomba ini diikuti oleh total 33 peserta perwakilan dari berbagai kecamatan se-Kota Padang, yang terdiri atas 14 peserta tingkat remaja serta 19 peserta (putra dan putri) tingkat dewasa.
Panitera Qiraat Muratal MTQ Ke-42 Kota Padang, Humaira Lubis, menjelaskan bahwa rangkaian babak penyisihan hingga final diselenggarakan secara bertahap selama tiga hari berturut-turut.
"Pelaksanaan pada 11 Oktober diperuntukkan bagi tingkat remaja, sedangkan 12 Oktober difokuskan pada kategori dewasa. Sementara itu, babak final dijadwalkan berlangsung pada 13 Oktober," ujar Humaira Lubis.
Mengenalkan Keberagaman Riwayat dan Kaidah Qiraat
Cabang Qiraat Muratal pada MTQ kali ini tidak hanya sekadar menguji keindahan suara, tetapi juga memperkenalkan variasi bacaan Al-Qur’an (qiraat) berdasarkan tiga imam besar beserta riwayatnya masing-masing, yaitu:
Imam Nafi’ (Riwayat Qalun dan Warsy)
Imam Ibnu Katsir (Riwayat Al-Bazzi dan Qunbul)
Imam Abu Amr (Riwayat Ad-Duri dan As-Susi)
Ketua Dewan Hakim Qiraat Muratal, H. Adrizal, menyampaikan bahwa kriteria penilaian dalam cabang ini mencakup beberapa aspek krusial, mulai dari ketepatan tajwid hingga keharmonisan irama.
"Cabang Qiraat Muratal memperkenalkan variasi bacaan Al-Qur’an berdasarkan tiga imam qiraat beserta riwayat masing-masing. Penilaian peserta berfokus pada aspek tajwid—khususnya penerapan kaidah usuliah perbedaan riwayat—serta fashahah, adab (ketepatan makhraj dan etika membaca), hingga irama dan lagu," ungkap H. Adrizal.
Mendorong Penguatan Smart Surau
Mengusung tema “Membumikan Al-Qur'an, Menguatkan Smart Surau Menuju Padang Maju dan Sejahtera”, perhelatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata. Lebih dari itu, kegiatan ini ditujukan untuk menumbuhkan rasa cinta masyarakat terhadap Al-Qur’an serta memperdalam pemahaman akan keragaman bacaan yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui ajang ini, Kota Padang terus berkomitmen memperkuat nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang maju, religius, dan sejahtera.(A)

Post a Comment