Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Agam Agama Artikel ASBANDA Bank Nagari Baru Batam Bawaslu Tanah Datar Beeita DPRD Tanah Datar berita DPRD berita DPRD Maklumatnews berita DPRD Tanah Datar Berita DPRD Tanah Datat berita DPRD TD berita Maklumatnews Tanah Datar berita Pemkab Tanah Datar berita Tanah Daftar Berita Tanah Datar Berita Tanah Datar Maklumatnews berita TanahaDatar Maklumatnews berura DPRD Tanah Datar Beruta Tanah Datar Box Redaksi bpjs Bukit Tinggi Dharmasraya Dir narkoba Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar Ditkrimsus Polda Sumbar Ditlantas Polda Sumbar Dovy Djanas DPR RI DPRD DPRD Kota Padang Dprd payakumbuh DPRD Sumbar DPRD Tanah Datar DPRD TD Epyardi Asda HBT Padang Jabar Jakarta Jakarta. Jawa Tengah Kab. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Selatan. Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Solok KAI Sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Solok Selatan kejadian Kodaeral II Kodim 0312/Padang Korem 032/Wbr Kota Padang Kota Padang. Kota Pariaman Kriminal Legis Legislatif Liputan Khusus Luak Limopuluah Maklumatnews Maklumatnews Tanah Datar Medan MUA NasDem Nasional Nasional. Olahraga Opini Otomotif Padang padang panjang. Padang Pariaman Pariwara Bank Nagari Pasaman Barat pasaman. pay Payakumbuh PD TIDAR Sumbar PDAM Peduli korban bencana Pembangunan Pemkab Pemko Padang Pemko Padang. Pendidikan Peristiwa Perpani Sumbar PJN Wilayah II PoldaSumbar Politik Polres Polres Bukittinggi Polres Padang Pariaman Polres Pasaman Barat Polres Sijunjung PolresDharmasraya Polresta Padang Polri Polri. Polsek IV Nagari PPK 2.4 Sawahlunto Sijunjung Solok Sosial dan Budaya Sport Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Tanag Datar Tanah Data Maklumatnew Tanah Datar Tanah Datar Maklumatnews Terbaru TNI Uin Utama




Solok Selatan — Tragedi tanah longsor kembali menimpa kawasan penambangan emas tradisional di kawasan Sungai Paik Hulu, Pamong Gadang, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, pada Selasa (6/10/2026) dini hari. Empat pendulang emas lokal dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun material tanah dan bebatuan.
‎
‎Peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB ketika para korban sedang mengambil material galian di area tebing terjal. Kondisi lereng perbukitan yang tergerus akibat aktivitas penggalian tak berizin tersebut memicu longsor secara tiba-tiba. Meski pekerja lain di sekitar lokasi sempat berusaha memberikan pertolongan, tebalnya material tanah bercampur batu membuat nyawa keempatnya tidak dapat diselamatkan.
‎
‎Kapolres Solok Selatan, AKBP Andreanaldo Ademi, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan rasa duka atas musibah yang menimpa para warga.
‎
‎Adapun identitas keempat korban tewas yang merupakan warga lokal setempat adalah:
‎
‎Defriadi (40), warga Jorong Kampuang Dalam, Nagari Lubuk Gadang Utara, Kecamatan Sangir.
‎
‎Rafli (35), warga Jorong Sariak Taba, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir.
‎
‎Dani (25), warga Jorong Sungai Aro, Nagari Lubuk Gadang Timur, Kecamatan Sangir.
‎
‎Zul Fatrianto (35), warga Jorong Sungai Aro, Nagari Lubuk Gadang Timur, Kecamatan Sangir.
‎
‎Mengingat lokasi tambang yang terisolasi jauh di dalam hutan, proses evakuasi membutuhkan waktu cukup lama. Para korban berhasil dievakuasi oleh rekan sesama pendulang sekitar pukul 05.00 WIB dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka masing-masing. Pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian para korban sebagai musibah saat mencari nafkah.
‎
‎Komitmen Ketat Jajaran Polres Solok Selatan
‎
‎Musibah ini kian menegaskan besarnya risiko keselamatan dari aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Di tengah tantangan geografis lokasi tambang liar yang terisolasi, Polres Solok Selatan di bawah kepemimpinan AKBP Andreanaldo Ademi terus menunjukkan komitmen kuat dan tindakan responsif dalam memberantas praktik PETI di wilayah hukumnya.
‎
‎Jajaran Polres Solok Selatan secara intensif dan konsisten menggelar razia penertiban. Langkah-langkah tegas, mulai dari pemusnahan pondok-pondok tambang liar hingga penyitaan peralatan kerja, terus dilakukan untuk mencegah terjadinya insiden serupa. Bahkan hingga Oktober 2026, Polres Solok Selatan mencatat telah menertibkan belasan titik lokasi yang terindikasi menjadi area tambang ilegal.
‎
‎"Medan yang sulit dan terisolasi memang menjadi tantangan tersendiri bagi kami di lapangan. Namun hal tersebut tidak mengendurkan niat kami. Polres Solok Selatan tetap berkomitmen penuh untuk menegakkan hukum dan memberantas penambangan ilegal demi keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan," tegas AKBP Andreanaldo Ademi.(*)



PADANG — Keberadaan meteran air (water meter) di setiap rumah pelanggan sering kali dipandang sebelah mata. Padahal, perangkat kecil ini memegang peran krusial dalam mencatat volume penggunaan air bersih sekaligus menjadi acuan utama penetapan tagihan rekening bulanan.

Guna memastikan proses pencatatan berjalan akurat dan transparan, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang mengimbau seluruh pelanggan untuk lebih peduli terhadap kondisi dan keterbacaan meteran air di hunian masing-masing.

Kendala Lapangan dan Risiko Penggunaan Estimasi
Dalam praktik di lapangan, petugas catat meter masih kerap mendapati kondisi meteran yang sulit dijangkau. Banyak meteran air tertimbun tanah, tertutup tumpukan barang bekas, terhalang semak belantik, hingga berada di area terkunci atau di balik bangunan.

Kondisi tersebut tak hanya menyulitkan petugas, tetapi juga berpotensi merugikan pelanggan. Saat angka meteran tidak dapat dibaca secara langsung, sistem pencatatan terpaksa menggunakan kalkulasi estimasi berdasarkan rata-rata pemakaian terdahulu. Dampaknya, nilai tagihan pada bulan berjalan bisa berbeda dari konsumsi air aktual.

Tiga Aspek Utama Perawatan Meteran Air
Untuk menghindari kendala pencatatan, Perumda Air Minum Kota Padang mengingatkan masyarakat akan tiga hal penting dalam merawat meteran air:

Keterlihatan (Visibilitas): Memastikan posisi meteran berada di lokasi yang jelas dan mudah dilihat tanpa tertutup benda apa pun.

Bebas Hambatan: Merawat dan membersihkan area sekitar meteran secara berkala dari sampah, material bangunan, tanah, maupun tanaman liar.

Perlindungan Fisik yang Tepat: Melindungi alat dari benturan atau potensi kerusakan fisik tanpa menutupi akses petugas untuk membacanya.

Meteran Air Sebagai "Kasir Pribadi" Pelanggan
Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, mengibaratkan meteran air sebagai "kasir pribadi" yang bertugas mencatat transaksi air bersih di setiap rumah.

"Meteran air itu analoginya seperti 'kasir pribadi' di rumah pelanggan. Setiap tetes air yang mengalir dan tercatat di sana adalah komitmen transparansi antara kami dan pelanggan. Jika alat catatnya terhalang atau rusak, transparansi itu ikut terganggu," ujar Afriyanto.

Ia menegaskan, menjaga keterbacaan meteran merupakan langkah mandiri pelanggan dalam melindungi hak transaksinya agar tetap efisien dan akurat.

Larangan Memperbaiki Mandiri dan Kanal Pengaduan
Perumda juga mengingatkan pelanggan untuk tidak membongkar atau memperbaikinya secara mandiri jika menemukan indikasi kerusakan—seperti jarum meteran tidak bergerak, kaca buram/pecah, atau terjadi kebocoran sambungan. Tindakan mandiri berisiko merusak segel resmi dan berimplikasi pada sanksi administratif.

Jika menemukan gangguan pada meteran air, masyarakat diimbau untuk segera melapor melalui kanal resmi berikut:

Call Center: 1500030

WhatsApp Layanan: 0811-669-123

Instagram: @perumdaairminumkotapadang

Kantor Pelayanan: Kantor cabang Perumda Air Minum Kota Padang terdekat pada jam kerja.

Melalui sinergi antara perawatan mandiri oleh warga dan pelayanan responsif dari Perumda, pencatatan pemakaian air bersih di Kota Padang diharapkan semakin akurat dan bebas dari potensi kesalahpahaman penagihan.



ALAHAN PANJANG — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Alahan Panjang berhasil meraih predikat Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terbaik dalam Postingan Media Sosial Terbanyak yang Berkualitas kategori Edukasi di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sumatera Barat untuk periode September 2026.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap konsistensi Lapas Kelas III Alahan Panjang dalam mengelola dan menyajikan informasi melalui media sosial, khususnya konten yang memiliki nilai edukasi bagi masyarakat.

Capaian ini juga menunjukkan bahwa media sosial tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana publikasi kegiatan pemasyarakatan, tetapi juga sebagai media komunikasi publik untuk menyampaikan berbagai informasi positif, edukatif, dan informatif kepada masyarakat.

Melalui konten-konten yang dipublikasikan, Lapas Kelas III Alahan Panjang berupaya memperkenalkan berbagai program pembinaan, kegiatan warga binaan, serta aktivitas kedinasan kepada masyarakat secara terbuka dan mudah diakses.

Predikat tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi jajaran Lapas Kelas III Alahan Panjang untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan media sosial. Ke depan, publikasi diharapkan tidak hanya semakin aktif, tetapi juga tetap mengedepankan akurasi informasi, nilai edukasi, kreativitas, serta etika dalam penyampaian informasi kepada publik.

Penghargaan periode September 2026 ini menegaskan komitmen Lapas Kelas III Alahan Panjang dalam membangun komunikasi publik yang positif sekaligus memperkuat citra pemasyarakatan yang transparan, edukatif, dan dekat dengan masyarakat.



PADANG — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-42 Tingkat Kota Padang kembali menyuguhkan persaingan spiritual yang sarat makna. Salah satu cabang yang menarik perhatian adalah Qiraat Muratal Tingkat Remaja dan Dewasa, yang berlokasi di Masjid Al-Hijrah, Dadok, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Selasa (3/10/2026).

Lomba ini diikuti oleh total 33 peserta perwakilan dari berbagai kecamatan se-Kota Padang, yang terdiri atas 14 peserta tingkat remaja serta 19 peserta (putra dan putri) tingkat dewasa.

Panitera Qiraat Muratal MTQ Ke-42 Kota Padang, Humaira Lubis, menjelaskan bahwa rangkaian babak penyisihan hingga final diselenggarakan secara bertahap selama tiga hari berturut-turut.

"Pelaksanaan pada 11 Oktober diperuntukkan bagi tingkat remaja, sedangkan 12 Oktober difokuskan pada kategori dewasa. Sementara itu, babak final dijadwalkan berlangsung pada 13 Oktober," ujar Humaira Lubis.

Mengenalkan Keberagaman Riwayat dan Kaidah Qiraat

Cabang Qiraat Muratal pada MTQ kali ini tidak hanya sekadar menguji keindahan suara, tetapi juga memperkenalkan variasi bacaan Al-Qur’an (qiraat) berdasarkan tiga imam besar beserta riwayatnya masing-masing, yaitu:

Imam Nafi’ (Riwayat Qalun dan Warsy)

Imam Ibnu Katsir (Riwayat Al-Bazzi dan Qunbul)

Imam Abu Amr (Riwayat Ad-Duri dan As-Susi)

Ketua Dewan Hakim Qiraat Muratal, H. Adrizal, menyampaikan bahwa kriteria penilaian dalam cabang ini mencakup beberapa aspek krusial, mulai dari ketepatan tajwid hingga keharmonisan irama.

"Cabang Qiraat Muratal memperkenalkan variasi bacaan Al-Qur’an berdasarkan tiga imam qiraat beserta riwayat masing-masing. Penilaian peserta berfokus pada aspek tajwid—khususnya penerapan kaidah usuliah perbedaan riwayat—serta fashahah, adab (ketepatan makhraj dan etika membaca), hingga irama dan lagu," ungkap H. Adrizal.

Mendorong Penguatan Smart Surau

Mengusung tema “Membumikan Al-Qur'an, Menguatkan Smart Surau Menuju Padang Maju dan Sejahtera”, perhelatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata. Lebih dari itu, kegiatan ini ditujukan untuk menumbuhkan rasa cinta masyarakat terhadap Al-Qur’an serta memperdalam pemahaman akan keragaman bacaan yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui ajang ini, Kota Padang terus berkomitmen memperkuat nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang maju, religius, dan sejahtera.(A)



 PADANG — Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau para pelanggan, khususnya yang berada di sekitar tujuh titik proyek galian drainase, untuk meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan cadangan air bersih. Imbauan ini dikeluarkan guna mengantisipasi potensi gangguan aliran maupun penurunan tekanan air selama aktivitas konstruksi berlangsung.

Adapun tujuh wilayah yang berpotensi terdampak meliputi:

Jalan Maransi

Jalan Raya Gadut

Kawasan Pemugaran GOR H. Agus Salim

Kompleks Bayamas

Kawasan Klenteng Pondok

Dadok Tunggul Hitam

Bypass Lubeg (depan Kantor PLN)

Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, menjelaskan bahwa pengerjaan drainase di wilayah-wilayah tersebut bersinggungan langsung dengan jaringan utilitas pipa bawah tanah.

“Kami menyampaikan informasi ini lebih awal agar masyarakat dapat melakukan antisipasi sejak dini. Potensi gangguan ini bukan untuk memicu kekhawatiran, melainkan bentuk kesiapsiagaan agar kebutuhan dasar rumah tangga tetap terpenuhi,” ujar Afriyanto.

Prinsip Antisipasi: "Jangan Menunggu Air Berhenti Mengalir"
Afriyanto menekankan pentingnya menampung air secukupnya sebelum dampak pengerjaan mulai dirasakan di kran-kran rumah warga. Langkah ini sangat krusial terutama untuk menopang kebutuhan vital harian seperti memasak, minum, mandi, dan mencuci.

Selain menyiapkan pasokan darurat, warga juga diharapkan menggunakan air secara bijak dan hemat selama proses pemeliharaan infrastruktur tersebut berjalan.

Pemantauan Intensif dan Imbauan Waspada Hoaks
Perumda Air Minum Kota Padang memastikan tim teknis terus melakukan koordinasi dan pemantauan ketat di lapangan guna meminimalkan risiko kerusakan pipa penyuplai.

Masyarakat diminta untuk tetap tenang, tidak panik, serta bijak dalam menyaring informasi. Perumda mengimbau pelanggan agar selalu merujuk pada kanal media sosial dan saluran komunikasi resmi perusahaan untuk mendapatkan pembaruan (update) informasi tepercaya terkait layanan air bersih.

Dengan kerja sama dan kesiapsiagaan bersama, diharapkan pengerjaan proyek drainase kota ini dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan kendala berkepanjangan bagi pelayanan pasokan air masyarakat.



Alahan Panjang — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Alahan Panjang melaksanakan pelatihan budidaya sayuran dengan sistem hidroponik bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Solok dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, khususnya dalam bidang pertanian. 

Melalui pelatihan ini, warga binaan diberikan pengetahuan dan keterampilan mengenai teknik budidaya tanaman menggunakan sistem hidroponik yang dapat diterapkan setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.

Kalapas Kelas III Alahan Panjang, Harianto, menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena metode hidroponik memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dengan metode penanaman sayuran menggunakan lahan konvensional atau tanah.

“Berbagai keunggulan sayuran hidroponik antara lain dapat diterapkan di pekarangan yang sempit, lebih efisien dalam penggunaan air, serta memiliki pertumbuhan yang lebih cepat dan waktu panen yang lebih singkat karena kebutuhan nutrisi, air, dan oksigen dapat tercukupi secara lebih akurat. Selain itu, tanaman hidroponik relatif bebas dari hama dan penyakit yang berasal dari tanah,” ujar Harianto.

Menurutnya, keterampilan yang diberikan melalui pelatihan tersebut diharapkan tidak hanya bermanfaat selama warga binaan menjalani masa pembinaan, tetapi juga dapat menjadi bekal keterampilan produktif setelah mereka selesai menjalani masa pidana.

Sementara itu, salah seorang warga binaan Lapas Kelas III Alahan Panjang yang enggan disebutkan namanya mengaku bersyukur atas kesempatan mengikuti pelatihan yang diberikan melalui sinergitas pemerintah dan pihak Lapas.

“Program pembinaan ini sangat bermanfaat bagi semua kalangan, khususnya masyarakat di Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti. Mayoritas penduduk di sini bekerja sebagai petani,” ujarnya.

Ia berharap seluruh program pelatihan dan pembinaan yang diberikan oleh Lapas, baik di bidang pertanian, sosial maupun keagamaan, dapat menjadi bekal bagi warga binaan setelah bebas dan kembali ke lingkungan masyarakat.

Melalui kegiatan pembinaan tersebut, Lapas Kelas III Alahan Panjang berkomitmen untuk terus memberikan keterampilan yang produktif dan bermanfaat sebagai bagian dari upaya mempersiapkan warga binaan agar mampu hidup mandiri serta berkontribusi positif setelah kembali ke masyarakat.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.