Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Agam Agama Artikel ASBANDA Bank Nagari Baru Batam Bawaslu Tanah Datar Beeita DPRD Tanah Datar berita DPRD berita DPRD Maklumatnews berita DPRD Tanah Datar Berita DPRD Tanah Datat berita DPRD TD berita Maklumatnews Tanah Datar berita Pemkab Tanah Datar berita Tanah Daftar Berita Tanah Datar Berita Tanah Datar Maklumatnews berita TanahaDatar Maklumatnews berura DPRD Tanah Datar Beruta Tanah Datar Box Redaksi bpjs Bukit Tinggi Dharmasraya Dir narkoba Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar Ditkrimsus Polda Sumbar Ditlantas Polda Sumbar Dovy Djanas DPR RI DPRD DPRD Kota Padang Dprd payakumbuh DPRD Sumbar DPRD Tanah Datar DPRD TD Epyardi Asda HBT Padang Jabar Jakarta Jakarta. Jawa Tengah Kab. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Selatan. Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Solok KAI Sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Solok Selatan kejadian Kodaeral II Kodim 0312/Padang Korem 032/Wbr Kota Padang Kota Padang. Kota Pariaman Kriminal Legis Legislatif Liputan Khusus Luak Limopuluah Maklumatnews Maklumatnews Tanah Datar Medan MUA NasDem Nasional Nasional. Olahraga Opini Otomotif Padang padang panjang. Padang Pariaman Pariwara Bank Nagari Pasaman Barat pasaman. pay Payakumbuh PD TIDAR Sumbar PDAM Peduli korban bencana Pembangunan Pemkab Pemko Padang Pemko Padang. Pendidikan Peristiwa Perpani Sumbar PJN Wilayah II PoldaSumbar Politik Polres Polres Bukittinggi Polres Padang Pariaman Polres Pasaman Barat Polres Sijunjung PolresDharmasraya Polresta Padang Polri Polri. Polsek IV Nagari PPK 2.4 Sawahlunto Sijunjung Solok Sosial dan Budaya Sport Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Tanag Datar Tanah Data Maklumatnew Tanah Datar Tanah Datar Maklumatnews Terbaru TNI Uin Utama



PADANG — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang resmi menetapkan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau sistem dalam jaringan (daring) bagi seluruh satuan pendidikan di wilayah Kota Padang. Kebijakan ini diambil sebagai langkah responsif dalam menyikapi penurunan kualitas udara akibat kabut asap yang kian memprihatinkan.

Penerapan PJJ tersebut berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan mulai dari PAUD/TK, SD, hingga SMP, baik negeri maupun swasta di bawah naungan Disdikbud Kota Padang. Ketentuan ini tertuang secara resmi dalam Surat Edaran (SE) Kepala Disdikbud Kota Padang Nomor 400.3/35/Dikbud-Pdg/X/2026 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh akibat Kondisi Kabut Asap.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, menegaskan bahwa kebijakan ini diprioritaskan demi melindungi kesehatan warga sekolah.

"Langkah ini kami ambil menindaklanjuti kondisi kualitas udara yang tidak sehat akibat kabut asap. Keselamatan serta kesehatan peserta didik dan tenaga pendidik adalah prioritas utama kami," ujar Yopi pada Rabu (14/10/2026).

Skema Pelaksanaan Belajar dan Imbauan Orang Tua

Sebagai transisi awal pada Rabu (14/10/2026), aktivitas pembelajaran tatap muka di sekolah dipersingkat, di mana seluruh murid dipulangkan paling lambat pukul 12.00 WIB. Pelaksanaan PJJ secara penuh efektif berlangsung mulai Rabu, 14 Oktober 2026 hingga Sabtu, 17 Oktober 2026.

Meskipun para siswa belajar dari rumah (BDR), kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan (tendik) diwajibkan tetap hadir ke sekolah untuk memandu proses Pembelajaran Jarak Jauh dari satuan pendidikan masing-masing.

Pihak Disdikbud menginstruksikan sekolah agar memanfaatkan platform digital atau media komunikasi yang fleksibel dan tidak memberatkan peserta didik. Keaktifan siswa selama PJJ akan tetap dihitung dan dicatat sebagai kehadiran resmi.

Di samping itu, Disdikbud mengimbau para orang tua/wali murid untuk berperan aktif mendampingi dan mengawasi anak-anak selama jam belajar berlangsung.

"Kami meminta orang tua murid untuk mengawasi anak-anak agar tetap belajar dari rumah, membatasi aktivitas luar ruangan, dan selalu menggunakan masker medis atau pelindung pernapasan jika terpaksa harus keluar rumah," imbau Yopi menegaskan.

Melalui kebijakan ini, Pemerintah Kota Padang berharap proses belajar-mengajar tetap berjalan optimal tanpa mengesampingkan perlindungan kesehatan anak dari bahaya polusi udara dan ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut).(A)




PADANG — Dinas Perdagangan Kota Padang kembali menggelar kegiatan Pasar Murah sebagai langkah nyata menjaga keterjangkauan harga bahan pokok dan menekan inflasi daerah. Kegiatan yang berlangsung di Halaman Kantor Camat Nanggalo pada Rabu (14/10/2026) ini mendapat sambutan hangat serta apresiasi positif dari warga setempat.

Program ini menjadi angin segar bagi perekonomian rumah tangga di tengah melonjaknya harga sejumlah komoditas di pasar tradisional. Warga menilai selisih harga bahan pangan yang ditawarkan pada pasar murah tersebut cukup signifikan dan sangat membantu memenuhi kebutuhan harian.

Resti, salah seorang warga Siteba yang hadir di lokasi, mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran pasar murah ini. Menurutnya, potongan harga pada komoditas penting seperti cabai merah sangat terasa dampaknya bagi kaum ibu.

"Sangat apresiasi dan bagus sekali. Apalagi ibu-ibu kan butuh yang seperti ini. Walaupun mungkin harganya tidak terlalu murah, tapi lumayan dibanding di pasar. Cabai di pasar sekarang bisa mencapai Rp80.000 per kilogram, sedangkan di sini ada yang Rp75.000, bahkan ada yang Rp55.000. Sangat apresiasi sekali, semoga ini terus berlanjut," ujar Resti.

Senada dengan Resti, Novi yang juga merupakan warga Siteba, menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif pemerintah daerah ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan lebih rutin agar jangkauan manfaatnya semakin luas.

"Tanggapan saya terhadap adanya kegiatan pasar murah ini sangat mendukung sekali. Harapannya ke depan agar lebih sering dilakukan seperti ini agar masyarakat terbantu. Terima kasih untuk Dinas Perdagangan yang telah memberikan peluang bagi masyarakat untuk mengakses pasar murah ini," ungkap Novi.

Pelaksanaan Pasar Murah ini menegaskan komitmen Dinas Perdagangan Kota Padang dalam mengintervensi pasar secara positif, mempermudah masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah.(A)



PADANG — Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus berkomitmen mencetak generasi muda berprestasi di bidang olahraga. Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi membuka Turnamen Bola Tangan Antar Kecamatan se-Kota Padang Kategori U-17 Tahun 2026 yang digelar di Rafhely Futsal Bypass, Rabu (14/10/2026).

Ajang yang menjadi wadah penjaringan bibit unggul atlet daerah ini dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat. Di antaranya Anggota DPD RI Cherint Iralloza Tasya, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang Izmi Maylendra, Ketua Umum Pengcab Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kota Padang Manufer Putra Firdaus, serta Ketua Dewan Pembina Pengcab ABTI Kota Padang Argi Putra Finalo. Turut hadir Ketua Pelaksana Seprinaldi beserta para kepala sekolah dan guru pembina SMP negeri dan swasta se-Kota Padang.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyampaikan optimismenya terhadap penyelenggaraan turnamen usia muda ini. Ia berharap kejuaraan ini mampu melahirkan atlet-atlet penerus yang dapat mempertahankan tradisi prestasi dan mengharumkan nama Kota Padang di tingkat yang lebih tinggi.

“Olahraga bukan sekadar mengejar kemenangan, tetapi juga membentuk karakter, kejujuran, kerja sama, dan sikap saling menghargai. Melalui program Padang Balomba yang merupakan aktivasi dari Program Unggulan (Progul) Padang Juara, Pemko Padang berkomitmen mendukung generasi muda untuk terus berprestasi,” ujar Maigus.

Ia juga memberi pesan semangat kepada seluruh peserta yang bertanding. “Selamat bertanding dan junjung tinggi sportivitas. Mari jaga persahabatan, dan semoga ananda semua menjadi generasi penerus yang membawa olahraga Kota Padang semakin jaya,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengcab ABTI Kota Padang, Manufer Putra Firdaus, menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari sistem pembinaan berkelanjutan. Pembinaan sejak usia sekolah dipandang sangat vital untuk memperkuat regenerasi atlet sekaligus mempertahankan dominasi Kota Padang di ajang regional.

“Kontingen bola tangan Kota Padang berhasil meraih lima medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada Porprov Sumbar XVI 2026. Prestasi ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi besar bagi kami untuk terus membina atlet muda sebagai pelapis atlet senior di masa mendatang,” ungkap Manufer.

Ketua Pelaksana Turnamen, Seprinaldi, menambahkan bahwa ajang kategori U-17 tahun ini diikuti oleh 18 tim putra dari SMP negeri dan swasta se-Kota Padang. Selain menyajikan kompetisi yang sengit, turnamen ini dirancang sebagai ajang seleksi dan penjaringan atlet potensial.

“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wadah pembinaan sekaligus penjaringan atlet-atlet bola tangan berbakat yang nantinya dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi,” pungkas Seprinaldi.(A)



PADANG — Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi menutup gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-42 tingkat Kota Padang Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Upacara Balai Kota Padang, Aie Pacah, Rabu (14/10/2026).

Ajang keagamaan tahunan yang berlangsung pada 10–14 Oktober 2026 ini berjalan dengan sukses dan khidmat, mengusung tema “Membumikan Alquran dan Menguatkan Smart Surau untuk Menuju Padang Maju dan Sejahtera”.

Dalam sambutannya, Wawako Maigus Nasir menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh kafilah, ofisial, dewan hakim, panitia, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan perhelatan tersebut. Secara khusus, ia memberikan ucapan selamat kepada Kecamatan Koto Tangah yang tidak hanya sukses menjadi tuan rumah, tetapi juga berhasil mempertahankan gelar Juara Umum.

“Apresiasi kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan MTQ ini dengan baik, bahkan terasa bertaraf nasional, bukan lagi tingkat kota,” ujar Maigus Nasir.

Inovasi Pembinaan: Pondok Alquran di 11 Kecamatan
Guna memperkuat pembinaan generasi Qurani secara berkelanjutan, Maigus mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Padang tengah menyiapkan program Pondok Alquran yang akan direalisasikan di 11 kecamatan mulai tahun 2027.

“Pondok Alquran akan menjadi pusat pembinaan, pengasuhan, dan pelatihan anak-anak di setiap kecamatan guna melahirkan generasi Qurani yang berprestasi dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” tegas Wawako.

Persiapan Menuju MTQ Tingkat Provinsi
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Padang yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana MTQN ke-42, Raju Minropa, menjelaskan bahwa ajang ini menjadi pijakan penting untuk menyaring kafilah terbaik Kota Padang menuju MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2027 mendatang.

Raju mencatat, perhelatan tahun ini diikuti oleh 636 kafilah dari 11 kecamatan yang bertanding dalam 13 cabang lomba.

Selain itu, Raju juga mengumumkan penetapan tuan rumah penyelenggaraan MTQ tingkat Kota Padang untuk tiga tahun ke depan berdasarkan hasil musyawarah LPTQ bersama para camat:

Tahun 2027: Kecamatan Padang Barat

Tahun 2028: Kecamatan Padang Selatan

Tahun 2029: Kecamatan Padang Utara

Acara penutupan turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Padang, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang Yasril, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Padang, serta ratusan kafilah dan ofisial dari 11 kecamatan se-Kota Padang.(A)




PADANG PARIAMAN — Kontingen Kota Padang kembali menorehkan prestasi gemilang dengan mempertahankan gelar juara umum dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026. Penyerahan piala bergengsi tersebut dilangsungkan di Stadion Utama Sumbar, Kabupaten Padang Pariaman, pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Prestasi ini sekaligus memperpanjang rekor impresif Kota Padang yang tercatat belum pernah terkalahkan sebagai juara umum sepanjang sejarah penyelenggaraan Porprov Sumbar.

Acara penyerahan piala bergilir tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting daerah, di antaranya Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy, Wali Kota Padang Fadly Amran, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Ketua PB Porprov Sumbar 2026 Editiawarman, Ketua KONI Sumbar Hamdanus, serta Ketua KONI Padang Erianto Mahmuda.

Dominasi Perolehan Medali
Pada perhelatan olahraga terbesar tingkat Provinsi Sumatera Barat yang diikuti oleh 8.794 atlet dari 53 cabang olahraga di 12 kabupaten/kota ini, Kota Padang tampil sangat dominan. Kontingen Kota Padang mengumpulkan total 609 medali, dengan rincian:

261 Medali Emas

181 Medali Perak

167 Medali Perunggu

Sementara itu, posisi kedua klasemen akhir diraih oleh Kota Solok dengan perolehan 350 medali, disusul oleh Kabupaten Padang Pariaman di peringkat ketiga dengan raihan 261 medali.

Apresiasi dan Komitmen Pemerintah Kota Padang
Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian luar biasa para atlet. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras bersama serta buah dari dukungan dan arahan langsung pimpinan daerah.

"261 keping emas tentulah ini akan menjadi motivasi bagi kita untuk tahun 2028 akan tetap kita pertahankan piala bergilir ini. Ini berkat dukungan dan arahan Wali Kota Padang Bapak Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Padang Bapak Maigus Nasir," ujar Raju.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, turut menyampaikan rasa bangga serta apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berjuang mengharumkan nama kota.

"Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, official, serta seluruh kontingen Kota Padang atas perjuangan dan prestasi luar biasa ini. Keberhasilan mempertahankan gelar juara umum adalah bukti kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah dari seluruh patriot olahraga Kota Padang. Selamat juga kepada KONI Sumbar dan KONI Kota Padang yang telah menyelenggarakan Porprov ke-XIV Sumbar," tutur Fadly Amran.

Bonus Atlet dan Proyeksi Porprov 2028
Sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras para atlet dan pelatih, Pemerintah Kota Padang memastikan komitmennya terkait pemberian bonus. Raju Minropa menyebutkan bahwa pencairan bonus akan segera dilakukan sesuai janji wali kota.

"Yang jelas setelah ini, bonus sesuai dengan janji Bapak Wali Kota akan kita cairkan lebih kurang dua hari setelah kita menerima SK penetapan dari panitia," tegasnya.

Menatap masa depan, Pemko Padang tidak ingin cepat berpuas diri. Pembinaan atlet akan terus berlanjut dan telah dianggarkan kembali pada tahun 2027. Dengan persiapan yang lebih matang dan status Padang sebagai ibu kota provinsi yang memiliki basis atlet potensial, pemerintah daerah optimis mampu kembali mempertahankan tradisi juara umum pada Porprov Sumatera Barat XVII mendatang.(A)




PADANG — Pemerintah Kota (Pemko) Padang resmi membentuk Tim Fasilitasi Sertifikasi Keamanan Pangan dan Sertifikasi Halal. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat pengawasan mutu pangan, mempercepat pemenuhan standar keamanan dan kehalalan produk, serta meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Padang.

Pembentukan tim tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Selasa (13/10/2026).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Sumatera Barat (Sumbar) Ikrar Abdi, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang Irwan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Padang Didi Aryadi, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Alfiadi, serta jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkup Pemko Padang.

Dalam arahannya, Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa fasilitasi sertifikasi ini tidak boleh sekadar menjadi formalitas administrasi, melainkan harus memberikan dampak nyata bagi perlindungan konsumen dan pengembangan usaha.

"Keamanan pangan dan sertifikasi halal harus berjalan bersama. Kita ingin produk yang beredar benar-benar aman, higienis, dan terjamin kehalalannya, sehingga masyarakat terlindungi dan produk lokal semakin dipercaya," ujar Fadly Amran.

Fadly menjelaskan, penerapan standar keamanan dan kehalalan pangan harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir—mulai dari Rumah Potong Hewan (RPH), pemasok, distributor, pasar, hingga produk siap konsumsi.

Ia juga menyoroti pentingnya pembenahan pada tempat pemotongan dan penjualan daging maupun ayam yang belum memenuhi standar. Hal ini mencakup perbaikan drainase, penyediaan fasilitas pemotongan yang layak, hingga pengawasan intensif terhadap para pelaku usaha.

“Tempat pemotongan harus tertata dan memenuhi standar, dengan solusi relokasi serta fasilitas yang layak jika diperlukan. Kita ingin proses pemotongan yang bersih dan sesuai standar agar hasilnya dapat dipasarkan dengan baik,” tegas Fadly.

Lebih lanjut, Wali Kota mendorong pelaksanaan kebijakan ini secara bertahap dengan merangkul koperasi serta pelaku usaha yang siap. Pemko Padang juga berencana mengkaji penyediaan fasilitas pemotongan higienis, penataan sistem penjualan, hingga penyederhanaan perizinan melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) guna mempercepat proses sertifikasi..(A)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.